24 C
Medan
Tuesday, April 1, 2025

Camat Undang Muspika Selesaikan Konflik IPK-PP

Foto: Gatha Ginting/PM Puluhan polisi SABHARA memenuhi lokasi kericuhan antara Ormas PP yang diserang oleh IPK, Sabtu (14/6).
Foto: Gatha Ginting/PM
Puluhan polisi SABHARA memenuhi lokasi kericuhan antara Ormas PP yang diserang oleh IPK, Sabtu (14/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO โ€“ Bentrokan IPK-PP yang berlangsung di Jalan Sutomo, Sabtu (14/6) sore lalu, menjadi pembahasan serius. Camat Medan Kota telah merencanakan pertemuan dengan ketua-ketua OKP untuk duduk bersama. Dalam penyelesaian konflik tersebut, Kapolsek dan Danramil diajak duduk bersama.

Rencana tersebut menurut Parlindungan Nasution, Camat Medan Kota akan dilangsungkan, tepat hari Selasa (17/6) di Kantor Camat Medan Kota. Pihaknya akan mengundang kedua belah pihak. Dalam pertemuan yang melibatkan pimpinan muspika tersebut akan dihadiri Ketua PAC PP Medan Kota, Ketua PAC IPK Medan Kota, Kapolsek Medan Kota, dan Danramil.

โ€œPertemuan tersebut untuk melihat apa yang menjadi akar permasalahannya. Hal ini bertujuan supaya tidak menjadi permasalahan kedepannya,โ€ ucapnya.

Saat disinggung ini akibat kurangnya komunikasi kedua belah pihak, Parlindungan membenarkan hal itu. โ€œItu tugas kita. Maka itu kita wajib akan memonitor itu dan mengambil langkah-langkah. Dan jika di tingkat muspika ini saja tidak selesai, kita akan melakukan ke tingkat yang lebih tinggi,โ€ ujarnya.

Kemudian, saat disinggung kenapa pihaknya tidak melakukan muspika saat kejadian yang pertama, Parlindungan mengatakan, pada peristiwa yang pertama pihaknya melihat kejadian tersebut sudah normal. Namun, persoalan yang timbul saat ini setiap pulang pelantikan selalu timbul persoalan. โ€œBerarti inikan ada hal-hal yang perlu dibicarakan terhadap ketua-ketua organisasi supaya saling memahami,โ€ ucapnya.

Mendengar keterangannya tersebut, kru koran ini kemudian menanyakan apakah bentrokan antara OKP PP dan OKP IPK akan dibawa ke dalam musyawarah di tingkat yang lebih tinggi lagi, Parlindungan mengatakan, dirinya akan mencoba terlebih dahulu di tingkat kecamatan. โ€œPara ketua-ketua ini kan akan menyampaikan kepada pimpinannya masing-masing. Memang itu sebuah masukan juga. Saya juga berfikir ditingkat pimpinan ketua-ketua Medan barang kali perlu menyikapi ini juga. Tapi, tugas camat itu kan ditingkat kecamatan dulu harus diselesaikan,โ€ ucapnya.

Namun, lanjutnya, dirinya akan menyampaikan persoalan tersebut ke Walikota Medan supaya perlu diambil juga langkah-langkah di tingkat Kota Medan untuk membicarakan hal tersebut supaya lebih kondusif. โ€œTapi, tugas camat ini hanya ditingkat kecamatan. Walaupun begitu, kita optimis bisa membuat situasi ini kondusif. Asalkan jika kedua belah pihak bertemu maka tidak akan ada masalah. Soalnya, mereka kan orang-orang yang sering melakukan komunikasi,โ€ pungkasnya. (ind/bd)

Foto: Gatha Ginting/PM Puluhan polisi SABHARA memenuhi lokasi kericuhan antara Ormas PP yang diserang oleh IPK, Sabtu (14/6).
Foto: Gatha Ginting/PM
Puluhan polisi SABHARA memenuhi lokasi kericuhan antara Ormas PP yang diserang oleh IPK, Sabtu (14/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO โ€“ Bentrokan IPK-PP yang berlangsung di Jalan Sutomo, Sabtu (14/6) sore lalu, menjadi pembahasan serius. Camat Medan Kota telah merencanakan pertemuan dengan ketua-ketua OKP untuk duduk bersama. Dalam penyelesaian konflik tersebut, Kapolsek dan Danramil diajak duduk bersama.

Rencana tersebut menurut Parlindungan Nasution, Camat Medan Kota akan dilangsungkan, tepat hari Selasa (17/6) di Kantor Camat Medan Kota. Pihaknya akan mengundang kedua belah pihak. Dalam pertemuan yang melibatkan pimpinan muspika tersebut akan dihadiri Ketua PAC PP Medan Kota, Ketua PAC IPK Medan Kota, Kapolsek Medan Kota, dan Danramil.

โ€œPertemuan tersebut untuk melihat apa yang menjadi akar permasalahannya. Hal ini bertujuan supaya tidak menjadi permasalahan kedepannya,โ€ ucapnya.

Saat disinggung ini akibat kurangnya komunikasi kedua belah pihak, Parlindungan membenarkan hal itu. โ€œItu tugas kita. Maka itu kita wajib akan memonitor itu dan mengambil langkah-langkah. Dan jika di tingkat muspika ini saja tidak selesai, kita akan melakukan ke tingkat yang lebih tinggi,โ€ ujarnya.

Kemudian, saat disinggung kenapa pihaknya tidak melakukan muspika saat kejadian yang pertama, Parlindungan mengatakan, pada peristiwa yang pertama pihaknya melihat kejadian tersebut sudah normal. Namun, persoalan yang timbul saat ini setiap pulang pelantikan selalu timbul persoalan. โ€œBerarti inikan ada hal-hal yang perlu dibicarakan terhadap ketua-ketua organisasi supaya saling memahami,โ€ ucapnya.

Mendengar keterangannya tersebut, kru koran ini kemudian menanyakan apakah bentrokan antara OKP PP dan OKP IPK akan dibawa ke dalam musyawarah di tingkat yang lebih tinggi lagi, Parlindungan mengatakan, dirinya akan mencoba terlebih dahulu di tingkat kecamatan. โ€œPara ketua-ketua ini kan akan menyampaikan kepada pimpinannya masing-masing. Memang itu sebuah masukan juga. Saya juga berfikir ditingkat pimpinan ketua-ketua Medan barang kali perlu menyikapi ini juga. Tapi, tugas camat itu kan ditingkat kecamatan dulu harus diselesaikan,โ€ ucapnya.

Namun, lanjutnya, dirinya akan menyampaikan persoalan tersebut ke Walikota Medan supaya perlu diambil juga langkah-langkah di tingkat Kota Medan untuk membicarakan hal tersebut supaya lebih kondusif. โ€œTapi, tugas camat ini hanya ditingkat kecamatan. Walaupun begitu, kita optimis bisa membuat situasi ini kondusif. Asalkan jika kedua belah pihak bertemu maka tidak akan ada masalah. Soalnya, mereka kan orang-orang yang sering melakukan komunikasi,โ€ pungkasnya. (ind/bd)

Artikel Terkait

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terpopuler

Artikel Terbaru