RUMAH Sakit Umum Pemerintah Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan berhasil melakukan operasi clipping aneurisma perdana pada pasien stroke di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Operasi penanganan pecah pembuluh darah di otak ini dilakukan melalui kegiatan proctorship (pendampingan dan alih teknologi klinis) oleh RSUP HAM selaku RS pengampu regional untuk layanan prioritas, di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Operasi clipping aneurisma perdana di RSU Haji Medan tersebut, terlaksana dengan pendampingan dari Tim Pengampuan Layanan Stroke RSUP HAM, yang dipimpin Dokter Spesialis Neurologi dr Chairil Amin Batubara MKed(Neu) SpS(K). Tim yang terlibat, yakni Dokter Spesialis Bedah Saraf dr M Ihsan Z Tala SpBS(K) dan dr Muhammad Ari Irsyad MKed SpBS FBSV, Dokter Spesialis Anestesi dr Luwih Bisono SpAn-KAR, serta dibantu seorang perawat ahli.
Dijelaskan dr Ari, operasi clipping aneurisma intracranial ini dilakukan pada seorang pasien yang mengalami pecah pembuluh darah di bagian otak, pada 15 Agustus 2026.
“Di RSU Haji kita melakukan satu kasus clipping pada aneurisma yang pecah. Tindakan ini merupakan tindakan perdana. Kasus aneurisma tersebut berhasil kita lakukan clipping dengan menggunakan satu buah klip, kemudian dilanjutkan perawatan oleh Tim Stroke dari RS Haji,” katanya, Rabu (16/9).
Ke depannya, dr Ari berharap, dengan adanya pendampingan ini serta didukung tersedianya sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas, akan dapat membantu lebih banyak pasien stroke.
“Harapannya dengan adanya SDM, baik dokter neurologi, dokter bedah saraf, dan seluruh SDM serta dukungan fasilitas kamar operasi, stroke corner yang ada di RS Haji akan banyak pasien stroke yang tertolong,” tambahnya yang juga menjabat sebagai kepala Departemen Neurologi RSUP HAM ini.
Sementara itu, Ketua Tim Pengampuan Layanan Stroke RSUP HAM, dr Chairil Amin menyampaikan, bahwa bahwa RSUP HAM telah melakukan kegiatan proctorship untuk membantu sejumlah RS daerah di Sumut untuk dapat melakukan tindakan yang sama.
Ia berharap, dengan adanya pengembangan kompetensi ini, masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih baik dalam penanganan kasus stroke.
“Mudah mudahan dengan adanya pengembangan kemampuan ini, lebih banyak masyarakat khususnya di Sumatera Utara bisa terlayani untuk tata laksana menurunkan angka kecacatan dan kematian akibat stroke, khususnya stroke perdarahan,” harapnya.
Sebelumnya, RSUP HAM juga telah melaksanakan proctorship di bidang layanan yang sama, yaitu tindakan coiling aneurisma pada pasien stroke di RSUD Drs H Amri Tambunan Kabupaten Deliserdang.
Pelaksanan kegiatan proctorship ini menjadi salah satu bentuk nyata dari program transformasi layanan rujukan, salah satu dari enam pilar Transformasi Kesehatan yang digagas oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Bukan hanya layanan stroke, tetapi juga layanan kanker, jantung, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak (KIA) yang termasuk lima layanan prioritas.
RS Adam Malik sebagai RS pengampu regional bertanggung jawab mengampu setiap RS daerah di wilayah Sumut dan Aceh, serta sebagian Riau dan Kepulauan Riau.
Ke depannya, diharapkan setiap RS daerah memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar, sehingga layanan terbaik semakin mudah diakses masyarakat. (dwi/azw)

