MEDAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus memperkuat layanan kesehatan bagi warga binaan. Salah satunya melalui penyuluhan mengenai penyakit skabies yang digelar di Blok T7 Lapas Medan.
Kepala Lapas Medan Fonika Affandi, mengatakan penyuluhan kesehatan menjadi bagian dari program pembinaan yang rutin dilakukan kepada warga binaan.
“Melalui penyuluhan ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Jumat (17/4).
Menurutnya, peningkatan kesadaran soal kebersihan diri dan lingkungan menjadi kunci utama mencegah munculnya penyakit menular di dalam lapas. “Dengan pola hidup bersih, warga binaan akan terhindar dari penyakit menular,” tandasnya.
Kegiatan tersebut diikuti 30 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan didukung 14 petugas dari tim kesehatan klinik lapas. Penyuluhan berlangsung sekitar 30 menit, mulai pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB.
Dalam kegiatan itu, peserta diberikan pemahaman mengenai penyebab skabies, cara penularan, gejala yang ditimbulkan, hingga langkah pencegahan dan penanganannya. Edukasi ini dinilai penting, mengingat lingkungan hunian yang padat berpotensi mempercepat penyebaran penyakit menular bila kebersihan tidak dijaga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari peserta. Pihak lapas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal serta menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi seluruh warga binaan. (man/ila)
MEDAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus memperkuat layanan kesehatan bagi warga binaan. Salah satunya melalui penyuluhan mengenai penyakit skabies yang digelar di Blok T7 Lapas Medan.
Kepala Lapas Medan Fonika Affandi, mengatakan penyuluhan kesehatan menjadi bagian dari program pembinaan yang rutin dilakukan kepada warga binaan.
“Melalui penyuluhan ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Jumat (17/4).
Menurutnya, peningkatan kesadaran soal kebersihan diri dan lingkungan menjadi kunci utama mencegah munculnya penyakit menular di dalam lapas. “Dengan pola hidup bersih, warga binaan akan terhindar dari penyakit menular,” tandasnya.
Kegiatan tersebut diikuti 30 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan didukung 14 petugas dari tim kesehatan klinik lapas. Penyuluhan berlangsung sekitar 30 menit, mulai pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB.
Dalam kegiatan itu, peserta diberikan pemahaman mengenai penyebab skabies, cara penularan, gejala yang ditimbulkan, hingga langkah pencegahan dan penanganannya. Edukasi ini dinilai penting, mengingat lingkungan hunian yang padat berpotensi mempercepat penyebaran penyakit menular bila kebersihan tidak dijaga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari peserta. Pihak lapas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal serta menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi seluruh warga binaan. (man/ila)