MEDAN – Koperasi Produsen GTI membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara di Kota Medan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, dengan menyasar pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), penumpang, serta pedagang di Pasar Petisah. Masker medis dan respirator dibagikan untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara selama masyarakat beraktivitas.
Ketua Koperasi Produsen GTI, Suwarno, SE, MM, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang harus bekerja di luar ruangan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Menurutnya, para pekerja lapangan termasuk kelompok yang berpotensi terpapar polusi udara karena harus berada di jalanan dalam waktu cukup lama.
“Kami berharap bantuan masker ini dapat membantu masyarakat melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap,” ujarnya.
Sekretaris Koperasi Produsen GTI, Zullifkar AB, ST, bersama anggota Ibrahim Ahmad Tanjung, SE, dan Abu Bakar Nasution turut terlibat dalam kegiatan pembagian masker tersebut.
Salah seorang pedagang di Pasar Petisah, Nurita, menyambut baik kegiatan itu. Ia menilai pembagian masker bermanfaat bagi masyarakat yang tetap harus bekerja meskipun kualitas udara sedang menurun. (map/ila)
MEDAN – Koperasi Produsen GTI membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara di Kota Medan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, dengan menyasar pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), penumpang, serta pedagang di Pasar Petisah. Masker medis dan respirator dibagikan untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara selama masyarakat beraktivitas.
Ketua Koperasi Produsen GTI, Suwarno, SE, MM, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang harus bekerja di luar ruangan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Menurutnya, para pekerja lapangan termasuk kelompok yang berpotensi terpapar polusi udara karena harus berada di jalanan dalam waktu cukup lama.
“Kami berharap bantuan masker ini dapat membantu masyarakat melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap,” ujarnya.
Sekretaris Koperasi Produsen GTI, Zullifkar AB, ST, bersama anggota Ibrahim Ahmad Tanjung, SE, dan Abu Bakar Nasution turut terlibat dalam kegiatan pembagian masker tersebut.
Salah seorang pedagang di Pasar Petisah, Nurita, menyambut baik kegiatan itu. Ia menilai pembagian masker bermanfaat bagi masyarakat yang tetap harus bekerja meskipun kualitas udara sedang menurun. (map/ila)