29 C
Medan
Monday, February 23, 2026

Robi Barus Serap Aspirasi Warga: Simak Apa Saja Jadi Keluhan Warga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persoalan keamanan lingkungan hingga bantuan sosial menjadi keluhan utama warga dalam Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, di Jalan Gatot Subroto No.200, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (21/2/2026) siang.

Reses tersebut dihadiri Lurah Sei Putih Timur II Arizona Siregar, perwakilan Dinas Perhubungan Medan, Dinas Sosial Medan, Dinas SDABMBK, serta Dinas Kesehatan Kota Medan.

 Keluhan pertama datang dari Sugeng, warga Jalan Pasundan, Kecamatan Medan Petisah. Ia mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian di lingkungan tempat tinggalnya. “Banyak kali maling di tempat kami, pak. Semua dicuri, sampai pagar besi pun lenyap diangkut maling,” keluhnya.

Sugeng juga menyoroti banyaknya lampu penerangan jalan yang mati, sehingga membuat lingkungan semakin rawan tindak kriminal. Ia meminta Pemko Medan kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Menanggapi hal itu, Robi Barus meminta pihak kelurahan segera mengaktifkan kembali siskamling di setiap lingkungan. “Siskamling harus diaktifkan lagi. Tapi semua warga juga harus terlibat aktif, karena kamtibmas ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

 Sugeng juga menyampaikan keluhan lain terkait bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran. Ia mengaku sebagai penarik becak yang hidup pas-pasan, namun tak pernah menerima bantuan.

Perwakilan Dinas Sosial Medan, Linda Silalahi, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah fokus melakukan graduasi penerima bansos. Warga yang dinilai sudah mampu akan dicoret dari daftar penerima.

Robi Barus pun meminta agar seluruh kepala lingkungan (kepling) dilibatkan aktif dalam proses pendataan. “Kepling ini yang paling tahu kondisi warganya. Mereka harus dilibatkan supaya bansos tepat sasaran,” katanya.

Keluhan serupa datang dari Sri Tresnawati, warga Jalan Panci. Ia mengaku BPJS PBI yang sebelumnya aktif untuk keluarganya kini telah dinonaktifkan.“Kalau pakai BPJS Mandiri kami tak sanggup bayar iurannya. Lalu bagaimana kami kalau mau berobat?” tanyanya.

Menjawab hal tersebut, Robi menjelaskan bahwa pemerintah pusat memang tengah memperbaiki sistem pendataan BPJS PBI. Namun khusus warga Kota Medan, ia memastikan pelayanan kesehatan tetap terjamin melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Sejak Desember 2022, seluruh warga Kota Medan sudah dicover program UHC. Cukup bawa KK atau KTP Medan, sudah bisa berobat gratis di puskesmas dan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Selain keamanan, bansos, dan layanan kesehatan, warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan dan drainase yang perlu perbaikan.

Menutup kegiatan reses, Robi Barus berkomitmen membawa seluruh aspirasi tersebut ke Sidang Paripurna DPRD Kota Medan untuk disampaikan langsung kepada Wali Kota Medan.

Diketahui, pada hari yang sama Robi Barus juga menggelar reses lanjutan di Jalan Gelas No.26, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, sebagai bagian dari komitmennya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. (map/ila)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persoalan keamanan lingkungan hingga bantuan sosial menjadi keluhan utama warga dalam Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, di Jalan Gatot Subroto No.200, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (21/2/2026) siang.

Reses tersebut dihadiri Lurah Sei Putih Timur II Arizona Siregar, perwakilan Dinas Perhubungan Medan, Dinas Sosial Medan, Dinas SDABMBK, serta Dinas Kesehatan Kota Medan.

 Keluhan pertama datang dari Sugeng, warga Jalan Pasundan, Kecamatan Medan Petisah. Ia mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian di lingkungan tempat tinggalnya. “Banyak kali maling di tempat kami, pak. Semua dicuri, sampai pagar besi pun lenyap diangkut maling,” keluhnya.

Sugeng juga menyoroti banyaknya lampu penerangan jalan yang mati, sehingga membuat lingkungan semakin rawan tindak kriminal. Ia meminta Pemko Medan kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Menanggapi hal itu, Robi Barus meminta pihak kelurahan segera mengaktifkan kembali siskamling di setiap lingkungan. “Siskamling harus diaktifkan lagi. Tapi semua warga juga harus terlibat aktif, karena kamtibmas ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

 Sugeng juga menyampaikan keluhan lain terkait bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran. Ia mengaku sebagai penarik becak yang hidup pas-pasan, namun tak pernah menerima bantuan.

Perwakilan Dinas Sosial Medan, Linda Silalahi, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah fokus melakukan graduasi penerima bansos. Warga yang dinilai sudah mampu akan dicoret dari daftar penerima.

Robi Barus pun meminta agar seluruh kepala lingkungan (kepling) dilibatkan aktif dalam proses pendataan. “Kepling ini yang paling tahu kondisi warganya. Mereka harus dilibatkan supaya bansos tepat sasaran,” katanya.

Keluhan serupa datang dari Sri Tresnawati, warga Jalan Panci. Ia mengaku BPJS PBI yang sebelumnya aktif untuk keluarganya kini telah dinonaktifkan.“Kalau pakai BPJS Mandiri kami tak sanggup bayar iurannya. Lalu bagaimana kami kalau mau berobat?” tanyanya.

Menjawab hal tersebut, Robi menjelaskan bahwa pemerintah pusat memang tengah memperbaiki sistem pendataan BPJS PBI. Namun khusus warga Kota Medan, ia memastikan pelayanan kesehatan tetap terjamin melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Sejak Desember 2022, seluruh warga Kota Medan sudah dicover program UHC. Cukup bawa KK atau KTP Medan, sudah bisa berobat gratis di puskesmas dan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Selain keamanan, bansos, dan layanan kesehatan, warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan dan drainase yang perlu perbaikan.

Menutup kegiatan reses, Robi Barus berkomitmen membawa seluruh aspirasi tersebut ke Sidang Paripurna DPRD Kota Medan untuk disampaikan langsung kepada Wali Kota Medan.

Diketahui, pada hari yang sama Robi Barus juga menggelar reses lanjutan di Jalan Gelas No.26, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, sebagai bagian dari komitmennya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. (map/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru