30 C
Medan
Friday, July 12, 2024

Bos First Travel Sempat Pindahkan Harta Sebelum Ditangkap

Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, yang merupakan bos dan istri pemilik Biro Umrah First Travel ditangkap Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penyidik Bareskrim Polri mendapatkan informasi adanya pihak yang memindahkan barang berharga milik bos First Travel.

Pemindahan barang itu terjadi setelah bos First Travel yaitu Andika Surrachman dan Anniesa Hasibuan ditangkap.

“Masih ada yang ingin kami sita. Jadi pada saat penangkapan Anniesa dan Andika, ada beberapa barang di rumahnya yang dipindahkan,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Jumat (6/10).

Menurut Martinus, informasi pemindahan barang tersebut diraih atas kesaksian tetangga rumah Andika di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan.

Martinus menilai, informasi ini sangat berharga untuk ditindaklanjuti.

“Ini informasi yang didapat belakangan,” jelas Martinus.

Saat ini penyidik masih menggali keterangan dari petugas keamanan lingkungan sekitar untuk mengetahui lokasi barang yang dipindahkan.

“Dipindahkan ke mana kami periksa satpamnya. Pemindahan berkisar pada jam 02.00 WIB atau 03.00 WIB. Kami harus gali dan cari,” tandas Martinus.¬†(Mg4/jpnn)

Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, yang merupakan bos dan istri pemilik Biro Umrah First Travel ditangkap Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penyidik Bareskrim Polri mendapatkan informasi adanya pihak yang memindahkan barang berharga milik bos First Travel.

Pemindahan barang itu terjadi setelah bos First Travel yaitu Andika Surrachman dan Anniesa Hasibuan ditangkap.

“Masih ada yang ingin kami sita. Jadi pada saat penangkapan Anniesa dan Andika, ada beberapa barang di rumahnya yang dipindahkan,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Jumat (6/10).

Menurut Martinus, informasi pemindahan barang tersebut diraih atas kesaksian tetangga rumah Andika di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan.

Martinus menilai, informasi ini sangat berharga untuk ditindaklanjuti.

“Ini informasi yang didapat belakangan,” jelas Martinus.

Saat ini penyidik masih menggali keterangan dari petugas keamanan lingkungan sekitar untuk mengetahui lokasi barang yang dipindahkan.

“Dipindahkan ke mana kami periksa satpamnya. Pemindahan berkisar pada jam 02.00 WIB atau 03.00 WIB. Kami harus gali dan cari,” tandas Martinus.¬†(Mg4/jpnn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/