30.5 C
Medan
Thursday, July 18, 2024

Jokowi Harus Jamin Pejabat tak Ketakutan

Jokowi
Jokowi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selain masalah pengisian kursi menteri, tantangan Presiden Jokowi ke depan juga terkait penentuan jaksa agung.

Menurut mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Sarwono Kusumaatmadja, posisi jaksa agung sangat strategis untuk turut memastikan lembaga pemerintahan kedepan bisa berjalan baik.

Karena itu, lanjut dia, diperlukan sosok jaksa agung yang bukan hanya memiliki integritas yang teruji, tapi juga intelektualitas yang baik.

“Ini Pak Jokowi juga perlu diingatkan, karena dengar-dengar salah satu yang dipusingkan juga soal menentukan jaksa agung yang paling tepat,” kata Sarwono dalam acara diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, kemarin.

Dia lalu memaparkan tentang persoalan sejumlah pejabat begitu ketakutan mengelola anggaran karena khawatir tersangkut masalah hukum. Ujung-ujungnya, anggaran tidak terserap dengan baik menjadi program-program yang bermanfaat untuk rakyat.

Menurut dia, pengalaman tersebut harus jadi pelajaran penting kedepan. Agar, pengelolaan anggaran nanti bisa tetap terkelola dengan baik dan akuntabel di satu sisi, tapi juga bisa terserap dengan baik di sisi yang lain.

“Ini supaya pejabat yang bagus, kreatif, dan punya inisiatif tinggi tidak kemudian menjadi ketakutan, karena tidak ada yang memberi jaminan dan kepastian hukum. Di sini lah posisi penting jaksa agung nantinya,” tandas Sarwono.

Dari sejumlah informasi, beberapa nama muncul menjadi kandidat jaksa agung. Namun, belakangan, nama Jaksa Agung Basrief Arief yang makin menguat. Mantan wakil jaksa agung itu memiliki peluang besar kembali dipercaya memimpin korps adhyaksa tersebut. (aph/dyn)

Jokowi
Jokowi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selain masalah pengisian kursi menteri, tantangan Presiden Jokowi ke depan juga terkait penentuan jaksa agung.

Menurut mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Sarwono Kusumaatmadja, posisi jaksa agung sangat strategis untuk turut memastikan lembaga pemerintahan kedepan bisa berjalan baik.

Karena itu, lanjut dia, diperlukan sosok jaksa agung yang bukan hanya memiliki integritas yang teruji, tapi juga intelektualitas yang baik.

“Ini Pak Jokowi juga perlu diingatkan, karena dengar-dengar salah satu yang dipusingkan juga soal menentukan jaksa agung yang paling tepat,” kata Sarwono dalam acara diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, kemarin.

Dia lalu memaparkan tentang persoalan sejumlah pejabat begitu ketakutan mengelola anggaran karena khawatir tersangkut masalah hukum. Ujung-ujungnya, anggaran tidak terserap dengan baik menjadi program-program yang bermanfaat untuk rakyat.

Menurut dia, pengalaman tersebut harus jadi pelajaran penting kedepan. Agar, pengelolaan anggaran nanti bisa tetap terkelola dengan baik dan akuntabel di satu sisi, tapi juga bisa terserap dengan baik di sisi yang lain.

“Ini supaya pejabat yang bagus, kreatif, dan punya inisiatif tinggi tidak kemudian menjadi ketakutan, karena tidak ada yang memberi jaminan dan kepastian hukum. Di sini lah posisi penting jaksa agung nantinya,” tandas Sarwono.

Dari sejumlah informasi, beberapa nama muncul menjadi kandidat jaksa agung. Namun, belakangan, nama Jaksa Agung Basrief Arief yang makin menguat. Mantan wakil jaksa agung itu memiliki peluang besar kembali dipercaya memimpin korps adhyaksa tersebut. (aph/dyn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/