30 C
Medan
Tuesday, July 23, 2024

Kompolnas Kawal Penanganan Kasus Vina

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ikut memantau perkembangan kasus Vina Cirebon. Hadi sudah memerintahkan Kompolnas untuk turun ke lapangan dan melakukan pendalaman pada kasus tersebut. Keterangan itu disampaikan Hadi di sela pengumuman komposisi panitia seleksi Kompolnas di kantor Kemenko Polhukam kemarin (21/6). ’’Kompolnas juga sudah mendengar dan menerima gelar perkara,’’ kata dia.

Kompolnas, kata Hadi, akan mengikuti sidang praperadilan yang diajukan oleh tersangka Pegi Setiawan pada 24 Juni mendatang. Mantan panglima TNI itu memastikan, Kompolnas bekerja serius mengawal penanganan kasus yang kini menjadi perhatian publik tersebut.

Menurut Hadi, itu penting lantaran Kompolnas memiliki fungsi pengawasan kepada aparat kepolisian. Koordinasi dengan pimpinan Polri juga terus dilakukan.

’’Saya yakin Kompolnas memiliki integritas yang tinggi untuk menjaga kepolisian sesuai dengan proses hukum yang ada,’’ imbuhnya. Berkaitan dengan polemik yang mengiringi penanganan kasus Vina Cirebon, dia meminta semua pihak berpatokan pada fakta dan proses hukum.

Terkait dengan pansel Kompolnas, Hadi memastikan bahwa proses seleksi akan berlangsung transparan, terbuka, dan profesional. Dia berharap pansel akan mendapatkan calon-calon anggota Kompolnas yang terbaik. ’’Yang memiliki keinginan mewakafkan hidupnya untuk mengawasi kepolisian supaya polisi lebih profesional dan dicintai rakyat,’’ kata dia.

Berdasar pengalaman sebelumnya, seleksi calon anggota Kompolnas akan memakan waktu sekitar empat bulan. (syn/c6/bay)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ikut memantau perkembangan kasus Vina Cirebon. Hadi sudah memerintahkan Kompolnas untuk turun ke lapangan dan melakukan pendalaman pada kasus tersebut. Keterangan itu disampaikan Hadi di sela pengumuman komposisi panitia seleksi Kompolnas di kantor Kemenko Polhukam kemarin (21/6). ’’Kompolnas juga sudah mendengar dan menerima gelar perkara,’’ kata dia.

Kompolnas, kata Hadi, akan mengikuti sidang praperadilan yang diajukan oleh tersangka Pegi Setiawan pada 24 Juni mendatang. Mantan panglima TNI itu memastikan, Kompolnas bekerja serius mengawal penanganan kasus yang kini menjadi perhatian publik tersebut.

Menurut Hadi, itu penting lantaran Kompolnas memiliki fungsi pengawasan kepada aparat kepolisian. Koordinasi dengan pimpinan Polri juga terus dilakukan.

’’Saya yakin Kompolnas memiliki integritas yang tinggi untuk menjaga kepolisian sesuai dengan proses hukum yang ada,’’ imbuhnya. Berkaitan dengan polemik yang mengiringi penanganan kasus Vina Cirebon, dia meminta semua pihak berpatokan pada fakta dan proses hukum.

Terkait dengan pansel Kompolnas, Hadi memastikan bahwa proses seleksi akan berlangsung transparan, terbuka, dan profesional. Dia berharap pansel akan mendapatkan calon-calon anggota Kompolnas yang terbaik. ’’Yang memiliki keinginan mewakafkan hidupnya untuk mengawasi kepolisian supaya polisi lebih profesional dan dicintai rakyat,’’ kata dia.

Berdasar pengalaman sebelumnya, seleksi calon anggota Kompolnas akan memakan waktu sekitar empat bulan. (syn/c6/bay)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/