JAKARTA-FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum untuk membangkitkan semangat generasi muda Indonesia dalam meraih cita-cita.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Tanuwijaya mengatakan, kiprah Timnas Indonesia di turnamen tersebut dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk berani bermimpi, bekerja keras, serta memiliki tekad mengharumkan nama bangsa melalui prestasi.
“Sepak bola bukan hanya soal kemenangan atau gelar juara. Lebih dari itu, sepak bola menjadi sarana membangun karakter, menanamkan semangat pantang menyerah, dan menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda,” ujar Ronny, Sabtu (10/10).
Dia menilai, keberhasilan sebuah tim tidak semata-mata diukur dari trofi yang diraih. Proses perjuangan, kedisiplinan, kerja keras, dan kekompakan para pemain merupakan nilai penting yang dapat menjadi teladan bagi generasi muda.
Ronny menegaskan, nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memahami bahwa kesuksesan tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang, pengorbanan, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar dan berlatih.
Karena itu, ia berharap penampilan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 mampu mendorong anak-anak di berbagai daerah untuk menekuni sepak bola maupun cabang olahraga lainnya.
Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita selama berani bermimpi, percaya pada kemampuan diri, dan bersedia menjalani proses dengan sungguh-sungguh.
“Prestasi Timnas Indonesia harus menjadi inspirasi bagi anak-anak kita untuk berani bermimpi besar, rajin berlatih, tidak mudah menyerah, dan memiliki tekad untuk mengharumkan nama Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ronny memandang olahraga, khususnya sepak bola, sebagai salah satu sarana strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh, sportif, dan memiliki daya juang tinggi.
Nilai-nilai yang diperoleh melalui olahraga, lanjutnya, tidak hanya bermanfaat di lapangan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pendidikan dan upaya meraih masa depan yang lebih baik.
Dia berharap FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya meninggalkan euforia pertandingan dan hasil akhir kompetisi. Turnamen tersebut juga diharapkan menjadi pemantik lahirnya bibit-bibit atlet berbakat dari berbagai daerah yang kelak mampu membawa Indonesia meraih prestasi lebih tinggi di tingkat regional maupun internasional.
Bagi Ronny, semangat perjuangan Timnas Indonesia harus menjadi pesan bagi generasi muda bahwa mimpi besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni berani mencoba, disiplin berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak menyerah ketika menghadapi tantangan.
Dengan demikian, sepak bola diharapkan tidak hanya melahirkan pemain berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, semangat juang, dan kebanggaan terhadap bangsa. (dek)

