Home Blog Page 10

Dituding Tidak Rutin Cek Kondisi Pohon, Rico Waas Semprot Kadis LH

EVALUASI: Suasana Rapat Evaluasi Capaian Kerja Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (8/6/2026). (Markus Pasaribu/Sumut Pos)
EVALUASI: Suasana Rapat Evaluasi Capaian Kerja Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (8/6/2026). (Markus Pasaribu/Sumut Pos)

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegur Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Melvi Marlabayana karena kondisi banyaknya pohon tumbang di Kota Medan pada pekan lalu akibat hujan deras disertai angin kencang.

Rico Waas mengatakan, banyaknya pohon tumbang tersebut bisa terjadi akibat kelalaian DLH Kota Medan yang tidak mengecek kondisi pohon-pohon tua di badan-badan jalan.

“Kalian (DLH Medan) tidak mengecek pohon, makanya banyak pohon tumbang. Banyak sekali pohon kita yang tua-tua, pohon-pohon yang terlalu tua itu bukan hanya butuh di pangkas, tetapi harus diangkat karena sudah membahayakan,” tegas Rico Waas kepada Melvi Marlabayana saat Rapat Evaluasi Capaian Kerja Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (8/6/2026).

Ditegaskan Rico, dirinya tidak ingin kejadian pohon tumbang di Kota Medan hingga mencelakai masyarakat seperti yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) lalu terjadi kembali. “Intinya, saya gak mau kejadian ini terjadi lagi,” tegasnya.

Sebelumnya pada rapat itu, Rico Waas mempertanyakan kondisi progres pohon-pohon yang tumbang di Kota Medan akibat cuaca ekstrem beberapa hari yang lalu. Namun, Melvi Marlabayana hanya menjawabnya secara singkat tanpa penjelasan yang akurat. “Untuk masalah pohon on progres Pak wali,” jawab Melvi.

Mendengar hal itu, Rico Waas tampak berang. Dia pun meminta Melvi memberikan penjelasan yang akurat. “Dari kemarin-kemarin asal ditanya on progres terus. On progresnya bagaimana. Berapa total pohon yang tumbang, yang kemarin tertimpa pohon sudah bagaimana? Jelaskan lah, jangan cuma on progres saja,” ketusnya.

Menjawab hal itu, Melvi Marlabayana menjelaskan bahwa total pohon yang tumbang akibat hujan deras dan angin kencang pada beberapa hari yang lalu lebih dari 80 pohon. Tumbangnya pohon-pohon tersebut bahkan sampai menimpa 2 orang, sejumlah rumah dan mobil.

“Total pohon yang tumbang lebih dari 80 Pak Wali, ada korban 2 anak kecil, dan sudah ditangani, sudah dibawa ke rumah sakit dan kondisinya terus membaik. Ada rumah dan mobil yang tertimpa, itu juga sudah ditangani Pak Wali,” jawabnya.

Terkait pohon-pohon tua, Melvi Marlabayana mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan alat untuk mengukur usia dan kepadatan dahan pohon. “Kami sedang melakukan pengecekan, saat ini ada alat untuk mengukur usia pohon. Dengan alat itu, kita bisa tahu berapa usia pohon dan apakah dahannya padat atau kopong, supaya kita bisa mengetahui mana pohon yang harus dipangkas ataupun diangkat untuk diganti dengan pohon yang lain,” pungkasnya. (map/ila)

DPRD Sumut akan Panggil PLN

Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani.(Dok : Timbul Jaya Sibarani).
Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani.(Dok : Timbul Jaya Sibarani).

Gelombang keluhan masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara mendapat perhatian serius dari DPRD Sumut. Komisi D DPRD Sumut memastikan akan memanggil PT PLN (Persero) dalam rapat resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu mendatang guna meminta penjelasan terkait gangguan pasokan listrik yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani, mengatakan rapat tersebut akan menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kelistrikan PLN, termasuk mengupas penyebab terjadinya pemadaman yang belakangan semakin sering dikeluhkan warga.

Menurutnya, berbagai penjelasan yang selama ini disampaikan PLN, mulai dari gangguan jaringan transmisi hingga robohnya tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), akan dikaji dan dimintakan penjelasan secara rinci.

“Kami akan mengadakan pertemuan dengan PLN pada hari Rabu mendatang. Semua persoalan pelayanan akan kita bahas, terutama terkait pemadaman listrik yang sering terjadi belakangan ini,” tegas Timbul, Senin (8/6/2026).

Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa masyarakat sebagai pelanggan memiliki hak untuk mendapatkan layanan listrik yang andal dan berkesinambungan. Karena itu, Komisi D akan mendorong PLN melakukan langkah-langkah perbaikan agar gangguan serupa tidak terus berulang.

“Kita sebagai pengguna meminta PLN meningkatkan pelayanannya, supaya pasokan listrik kepada masyarakat tidak terganggu lagi,” tegasnya.

Tak hanya mempertanyakan penyebab pemadaman, DPRD Sumut juga akan mengangkat aspirasi masyarakat terkait tuntutan kompensasi atas terganggunya layanan listrik. Menurut Timbul, banyak warga dan pelaku usaha yang mengalami kerugian akibat pemadaman bergilir sehingga persoalan tersebut tidak bisa diabaikan.

“Masyarakat yang terkena dampak pemadaman tentu meminta adanya kompensasi. Hal itu juga akan menjadi salah satu agenda yang kita bahas bersama PLN nanti,” katanya.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemadaman listrik bergilir telah memicu keresahan di berbagai daerah di Sumatera Utara. Selain mengganggu aktivitas rumah tangga, kondisi tersebut juga berdampak pada sektor usaha, kegiatan ekonomi, hingga pelayanan publik yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil. (san/ila)

Wabup Sergai Bantu Korban Angin Puting Beliung

BANTUAN: Wabup Adlin Tambunan saat berikan bantuan ke korban angin puting beliung, Senin (8/6).( Kominfo)
BANTUAN: Wabup Adlin Tambunan saat berikan bantuan ke korban angin puting beliung, Senin (8/6).( Kominfo)

PERBAUNGAN – Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Dr H Adlin Tambunan, turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Pematangsijonam dan Desa Kotagaluh Kecamatan Perbaungan, yang terdampak bencana angin puting beliung, Senin (8/6).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai terhadap masyarakat yang mengalami musibah akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Perbaungan.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 20 unit rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung. Diantaranya, 1 rumah di Desa Sei Jenggi, 3 rumah di Desa Melati II, 6 rumah di Desa Pematangsijonam, 2 rumah di Desa Jamburpulau, 1 rumah di Desa Cinta-air, 1 rumah di Desa Lubukcemara, 3 rumah di Desa Tualang, dan 3 rumah di Desa Kotagaluh.

Dalam kesempatan tersebut, Adlin Tambunan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga. Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Sergai akan terus berupaya hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai akan terus berupaya membantu dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Adlin.

Selain menyerahkan bantuan, Wabup Sergai juga meninjau langsung kondisi rumah-rumah yang mengalami kerusakan untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik.

“Ini ada bantuan kami, baik sembako maupun material bangunan seperti seng, kayu, paku dan lainnya, semoga bisa membantu bapak/ibu ya,”ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim.

“Saat ini kondisi cuaca sedang tidak menentu, kita perintahkan seluruh aparat desa, Kecamatan dan OPD terkait agar bersiap disaat ada musibah melanda warga, harus cepat berkoordinasi dan bantu masyarakat kita. Begitujuga masyarakat, harus tetap waspada,” tambah Adlin.

Sementara itu,  salah seorang warga Kotagaluh yang terdampak Asniah mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sergai yang telah memberikan bantuan atas musibah yang melanda rumahnya.

“Terima kasih pak bupati, pak wakil, kalo tidak dibantu, kami bingung mau memperbaikinya. Syukurlah bantuan dari pemerintah datang,”ujarnya.

Turut hadir Kepala BPBD Rico Ebtian, Kadis Perkim Reza Firmansyah, Kadis Sosial dr Aldi Saragih, Camat Perbaungan Elmiyati dan sejumlah Kepala Desa dan aparat Desa. (fad/azw)

Bupati Karo Gelar Sambang Warga di Barusjahe

BERSAMA: Bupati Karo foto bersama warga Kecamatan Barusjahe
BERSAMA: Bupati Karo foto bersama warga Kecamatan Barusjahe

KARO – Bupati Karo Antonius Ginting, melakukan sambang warga di Losd Julun Desa Barusjahe,Kecamatan Barusjahe. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana bagi Pemerintah Kabupaten Karo untuk mendengar langsung aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menegaskan bahwa kegiatan Sambang Warga merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan responsif. Pemerintah daerah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk melihat dan memahami kondisi riil yang dihadapi warga.

  Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, serta pelestarian alam.

  Menurutnya, Kabupaten Karo telah lebih dahulu menerapkan semangat tersebut melalui kegiatan gotong royong yang rutin dilaksanakan oleh perangkat daerah dan kecamatan. Selain menjadi sarana dialog, kegiatan Sambang Warga juga menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat, seperti pelayanan administrasi kependudukan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh warga Kecamatan Barusjahe.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan demi mewujudkan Kabupaten Karo yang unggul, bersih, sehat, dan sejahtera berkelanjutan. (deo/ila)

Sekda Binjai Tegaskan Integritas ASN, Minta Jauhi Penyimpangan, Perkuat Pelayanan Publik

PIMPIN APEL: Sekda Binjai Chairin Simanjuntak, saat bertindak sebagai pembina apel.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)
PIMPIN APEL: Sekda Binjai Chairin Simanjuntak, saat bertindak sebagai pembina apel.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI – Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak, mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga integritas serta menjauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.

Pesan tersebut disampaikan Chairin saat memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Kota Binjai yang digelar di lingkungan Pemko Binjai, Senin (8/6/2026). Apel kali ini dilaksanakan oleh Kecamatan Binjai Selatan dan diikuti para pimpinan OPD serta jajaran ASN dari berbagai perangkat daerah.

Dalam arahannya, Chairin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Binjai terus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Saya mengingatkan agar seluruh perangkat daerah senantiasa menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah. Laksanakan setiap tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan jadikan integritas sebagai fondasi utama dalam bekerja,” tegasnya.

Selain menyoroti aspek integritas, Chairin juga memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pelayanan publik, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan warga.

“Kecamatan dan kelurahan merupakan wajah terdepan pemerintah. Kualitas pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan akan sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah secara keseluruhan,” ujarnya.

Chairin juga mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan, katanya, harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai.

Tak hanya itu, Sekda juga mengingatkan pentingnya disiplin ASN, termasuk dalam mengikuti apel dan menjalankan tugas sehari-hari. Disiplin, menurutnya, menjadi salah satu indikator komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Chairin turut meminta seluruh OPD mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi sejumlah agenda penting daerah, di antaranya kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat berkolaborasi sehingga Kota Binjai mampu tampil optimal dan memberikan citra positif dalam berbagai ajang tersebut.

Selain itu, Chairin juga mengingatkan setiap OPD agar segera menindaklanjuti rekomendasi yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semua rekomendasi harus segera ditindaklanjuti agar tata kelola pemerintahan semakin baik dan akuntabel,” pungkasnya. (ted/ila)

Perumda Tirtanadi Lakukan Perawatan JDU di Delitua, Distribusi Air Bersih di Lima Wilayah Terdampak

Perumda Tirtanadi akan melakukan perawatan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm di kawasan Jalan Purwo Gang Family, Delitua, Kabupaten Deliserdang. (Foto: Dok. Perumda Tirtanadi)
Perumda Tirtanadi akan melakukan perawatan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm di kawasan Jalan Purwo Gang Family, Delitua, Kabupaten Deliserdang. (Foto: Dok. Perumda Tirtanadi)

DELISERDANG, SumutPos.co– Pasokan air bersih ke sejumlah wilayah pelayanan Perumda Tirtanadi dipastikan akan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara. Kondisi ini menyusul ditemukannya kebocoran pada pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm yang berlokasi di kawasan Jalan Purwo Gang Family, Delitua, Kabupaten Deliserdang.
Manajemen Perumda Tirtanadi menjadwalkan proses perbaikan dan perawatan pipa raksasa tersebut akan dimulai pada Selasa (9/6) malam pukul 20.00 WIB hingga selesai. “Pekerjaan perawatan tersebut mengakibatkan terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan yang selama ini dilayani melalui jaringan pipa utama tersebut,” ujar Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi Lokot Parlindungan Siregar kepada wartawan, Senin (8/6) malam.
Menurut Lokot, tim teknis telah diterjunkan ke lokasi sejak kebocoran terdeteksi untuk melakukan penanganan darurat. Selama proses pengerjaan berlangsung, petugas akan menutup aliran air pada jaringan yang terdampak guna mempermudah teknisi di lapangan sekaligus mencegah kerusakan pipa meluas.
Pekerjaan teknis pada pipa transmisi utama ini berdampak langsung pada beberapa kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat. Perumda Tirtanadi merilis lima wilayah pelayanan cabang yang akan mengalami gangguan pasokan air, meliputi Cabang Deli Tua, Cabang Medan Kota, Cabang Medan Denai, Cabang HM Yamin, Cabang Tuasan dan sekitarnya.
Mengantisipasi terjadinya krisis air di tingkat pelanggan, Perumda Tirtanadi mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk segera menampung air secukupnya sebelum pemadaman aliran dimulai besok malam. Pelanggan juga diminta untuk menghemat penggunaan air selama masa perbaikan. “Tirtanadi berkomitmen berupaya meminimalkan dampak gangguan dengan mempercepat pekerjaan teknis di lapangan,” tambah Lokot.
Mewakili manajemen, Lokot menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang harus dihadapi oleh para pelanggan. Sebagai solusi darurat selama pipa diperbaiki, pihak Tirtanadi telah menyiagakan armada mobil tangki air bersih yang dapat disalurkan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan suplai.
“Saya atas nama Manajemen Perumda Tirtanadi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak manajemen menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga distribusi air bersih kembali normal,” pungkasnya.
Bagi pelanggan yang membutuhkan pasokan air darurat melalui mobil tangki atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan perbaikan, dapat langsung menghubungi Call Center resmi Perumda Tirtanadi di nomor 0811 601 5000 atau mendatangi kantor Cabang Perumda Tirtanadi terdekat. (adz)