Home Blog Page 1000

BRI Kisaran Serahkan Beasiswa kepada Mahasiswi Universitas Pertamina

IST/SUMUT POS SERAHKAN: Bank BRI Branch Office Kisaran melalui Persekutuan Karyawan/Karyawati Kristiani (PKK) BRI Kasih Bisa menyerahkan bantuan beasiswa.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bank BRI Branch Office Kisaran melalui Persekutuan Karyawan/Karyawati Kristiani (PKK) BRI Kasih Bisa menyerahkan bantuan beasiswa kepada Ingmaura Amelia Situmorang, mahasiswi semester IV Jurusan Ekonomi & Bisnis Manajemen Universitas Pertamina.

Branch Manager Bank BRI Branch Office Kisaran, Fajrul Haq menyampaikan penyerahan bantuan beasiswa ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian BRI untuk membantu masyarakat khususnya bidang Pendidikan terutama pekerja dan pensiunan pekerja BRI.

“Beasiswa ini adalah bentuk rasa kepedulian BRI Kisaran terhadap sesama dalam rangka berbagi kasih, salah satunya melalui bidang pendidikan yakni beasiswa yang kami serahkan melalui PKK BRI Kasih Bisa hari ini,” papar Fajrul Haq di Kisaran, Kamis (2/11). Sementara Ketua PKK BRI Kasih Bisa, Ebenezer Sirait menyampaikan penyerahan bantuan beasiswa ini menjadi bentuk kepedulian pekerja BRI dalam bidang sosial, kemanusian dan keagamaan.

“Puji syukur kepada Tuhan, hari ini kami serahkan bantuan beasiswa kepada Ingmaura Amelia Situmorang. Dalam terang Iman Kristiani untuk mewujudkan kasih Allah,” ujarnya.

Ia juga mengatakan enyerahan beasiswa ini menjadi wujud kepedulian PKK BRI Kasih Bisa di bidang Sosial, Kemanusiaan, Keagamaan, agar Ingmaura dapat semakin bersemangat menyelesaikan pendidikan perkuliahannya.

Roslinda Purba, selaku orangtua Ingmaura Amelia Situmorang merasa terharu dan berterima kasih atas bantuan beasiswa yang diberikan PKK BRI Kasih Bisa yang memotivasi anaknya untuk lebih berprestasi dalam bidang pendidikannya. “Kami terharu dan berterima kasih kepada BRI Kisaran, khususnya PKK BRI Kasih Bisa atas bantuan beasiswa kepada Ingmaura anak kami. Tentunya bantuan ini sangat membantu kami dan akan membuat Ingmaura semakin semangat melanjutkan kuliahnya,” pungkas pensiunan pekerja BRI ini penuh haru. (dat/han)

BSI Terpilih Sebagai Perwakilan Tunggal Perbankan Syariah

Nasabah sedang bertransaksi di Kantor BSI The Tower Jakarta. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus meningkatkan kualitas layanan sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan nasabah. (2/11)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi satu-satunya bank syariah diantara 5 bank yang menjadi sampling dalam proses asessment Mutual Evaluation Review (MER) FATF terkait penerapan APUPPT PPSPM (Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal) dalam rangka proses Indonesia menjadi Anggota penuh Financial Action Task Force (FATF). Artinya secara tidak langsung, BSI turut berkontribusi atas keberhasilan Indonesia sebagai anggota tetap FATF.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi mengucapkan selamat atas keberhasilan Indonesia menjadi anggota tetap FATF. “BSI siap ambil bagian dalam penerapan APUPPT di lingkungan BSI. Perseroan juga senantiasa mendukung penuh PPATK dalam tindakan pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme dan kegiatan lain yang merugikan negara” ujar Dewi lebih lanjut

FATF merupakan organisasi internasional yang fokus kepada upaya global pemberantasan pencucian uang, pendanaan terrorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah masal. Pentingnya keanggotaan Indonesia di dalam FATF akan membawa dampak positif bagi kredibilitas perekonomian negara yaitu meningkatnya persepsi positif terhadap sistem keuangan Indonesia yang akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi melalui investasi baik dalam maupun luar negeri. Selain itu, dengan bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh FATF diharapkan akan dapat memberikan kontribusi luas pada penentuan kebijakan strategis global terkait APUPPT sehingga semakin mempertegas Indonesia sebagai negara yang berintegritas dan mampu berkontribusi aktif di kancah internasional. Sumber siaran pers PPATK Februari 2023

Lebih lanjut Dewi menyampaikan bahwa BSI menjunjung tinggi kredibilitas dan GCG (Good Corporate Governance) sebagai upaya menjaga kepercayaan nasabah dalam menjalankan praktik keuangan di perbankan syariah.

Saat ini BSI juga telah memiliki standar SOP (standar operasional prosedur) dalam mendeteksi adanya kecurigaan transaksi APUPPT sebagai komitmen bersama dalam menjaga kerahasiaan nasabah serta dana yang disimpan di bank aman dan bersih.(rel)

Sidang Pencabutan Status PKPU PT Swarna Nusa Sentosa Ditunda Sementara Waktu

Kuasa hukum PT SNS Hadi Yanto. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang diketuai Dra Susanti Arsi Wibawani SH MH, kembali menggelar sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Swarna Nusa Sentosa (SNS).

Tim kuasa hukum PT SNS (Dalam PKPU) Hadi Yanto SH MH CLA mengatakan, dalam persidangan yang beragendakan permusyawaratan itu, majelis hakim menunda persidangan selama 14 hari dengan agenda memberi kesempatan kepada Hakim Pengawas untuk membaca Penetapan dan membahas biaya kepengurusan.

“Majelis hakim menunda persidangan selama 14 hari, pada persidangan kemarin, dihadiri oleh Pengurus dan Kuasa Hukum Debitur. Sementara Kuasa Pemohon/Kuasa Kreditur tidak hadir,” ungkapnya kepada wartawan di Medan, Kamis (2/11/2023) malam.

Dalam persidangan dengan register perkara nomor: 111/Pdt.sus-PKPU/2023/PN.Niaga itu, kata Hadi, terjadi sedikit perdebatan antara pihaknya dengan Pengurus terkait Penetapan dari Hakim Pengawas.

“Kami selaku tim kuasa hukum PT SNS menyatakan Hakim Pengawas sudah membaca penetapan dan menolak tagihan yang diajukan, sedangkan Pengurus menyatakan belum membacakan penetapan, maka Majelis Hakim menunda persidangan selama 14 hari,” katanya.

Selain itu, kata Hadi, dalam persidangan pihaknya kembali menyampaikan kepada Majelis Hakim bahwa debitur akan membayar Lunas dan Seketika. Bahkan, sambung dia, pihaknya sebelumnya telah menyurati Majelis Hakim dan Hakim Pengawas untuk mencabut PKPU dikarenakan sesuai pasal 259 ayat 1 UU Kepailitan dan PKPU.

“Dimana pada dasarnya debitur dapat memohon pencabutan apabila sudah bisa membayar dan melunasi keseluruhan tagihan,” sebut Hadi Yanto.

Apalagi, debitur bersama tim kuasa hukum PT SNS baik pada Rapat Kreditur di depan Hakim Pengawas maupun pada Sidang Permusyawaratan Majelis telah membawa dana berbentuk tunai untuk diberikan kepada para kreditur.

“Dan dalam persidangan, kami telah menyampaikan akan membayar keseluruhan tagihan dan melunasi keseluruhan serta untuk membayar maksimal imbal jasa pengurus sebesar 7,5% sesuai dengan Permenkumham terkait kepengurusan juga akan dibayar lunas,” tegas Hadi Yanto.

Dijelaskannya, Majelis Hakim yang diketuai Dra Susanti Arsi Wibawani pada perkara Aquo, didepan persidangan menyatakan apabila para kreditur tidak mau menerima pembayaran dari debitur. Maka, memerintahkan kepada kuasa hukum debitur untuk menyiapkan permohonan konsinyasi, baik untuk keseluruhan tagihan kreditur dan juga imbal jasa pengurus agar dititipkan di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan kepada pengurus agar memanggil para Kreditur untuk langsung hadir di depan persidangan. Dikarenakan Majelis Hakim akan mempertanyakan langsung kepada alasan kreditur kenapa menolak pembayaran yang dilakukan oleh debitur secara lunas. Sementara dalam PKPU adalah restruktur utang dan ini debitur akan membayar lunas seketika,” pungkasnya. (man/ram)

Polisi Tangkap Oknum Ibu Bhayangkari yang Diduga Terlibat Penggelapan Mobil

STABAT, SUMUTPOS.CO – Unit Reskrim Polsek Stabat akhirnya menangkap oknum kepala sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Langkat berinisial PSN (38). Tersangka yang juga berstatus sebagai istri polisi atau ibu bhayangkari ditangkap di kediamannya, Jalan Jamin Ginting, Lingkungan VII, Kelurahan Rambung Timur, Binjai Selatan.

“Tersangka PSN akhirnya ditangkap atas pengembangan dari tersangka lain berinsial KAL alias Anwar pada Kamis (2/11/2023),” ujar Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto, Jumat (3/11/2023).

Yudianto menjelaskan, PSN ditangkap atas laporan dari SHN (51), seorang guru yang menjadi korban tindak pidana penggelapan mobil Avanza BK 1185 PF, yang terjadi di Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat, pada akhir Desember 2022 lalu. “Kemudian laporan tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Mulanya KAL yang ditangkap dan didukung keterangan saksi-saksi, maka PSN ditangkap juga,” bebernya.

Sebelum membuat laporan polisi ke Polsek Stabat, kata Yudianto, korban bersama suaminya berinisial SH didatangi beberapa orang yang mengaku leasing dan mau menarik Toyota Avanza mereka. Kepada korban, orang tak dikenal yang mengaku dari leasing berujar bahwa BPKB mobil tersebut telah digadaikan.

“Namun, pelapor merasa tidak pernah menggadaikan BPKB tersebut. Karena selama ini, BPKB mobil dipegang temannya berinisial K dan korban juga sudah membuat laporan dengan terlapor K, dalam laporan terpisah,” katanya.

Karena didatangi orang yang mengaku dari leasing, sambung Yudianto, korban ketakutan sehingga menghubungi PSN agar datang ke rumah. Singkat cerita, korban menitipkan mobil kepada PSN dengan tujuan agar tidak ditarik oleh leasing.

Alasannya, karena korban tahu PSN merupakan istri polisi. Secara tidak langsung, korban meminta perlindungan.

“Kemudian tersangka PSN datang ke rumah pelapor bersama KAL dan F. Setelah itu, pelapor menceritakan tentang mobilnya dan kemudian menitipkan mobil tersebut kepada PSN. Namun karena tidak dapat menyetir, KAL yang membawa mobil. Setibanya di Binjai, PSN dan F turun di rumah masing-masing dan mobil dibawa pulang KAL,” urainya.

Beberapa hari kemudian, korban ingin menggunakan mobil dan menghubungi PSN. Oleh tersangka PSN, menemui KAL untuk menanyakan mobil tersebut.

“Berdasarkan keterangan KAL, mobil tersebut digadaikannya kepada seseorang berinisial Y di Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan senilai Rp15 juta. Mobil yang digadaikan ini atas inisiatif bersama, KAL, PSN dan F,” sambungnya.

Hasil gadaian, kata Yudianto, PSN menerima uang senilai Rp3,2 juta. Sementara F menerima Rp5 juta dan KAL mendapat Rp6 juta.

“Sisanya (Rp800 ribu) untuk komisi kepada penerima gadai,” pungkasnya.

Barang bukti disita polisi berupa selembar fotocopy BPKB atas nama korban, SHN. Kedua tersangka kini sudah meringkuk dan ditahan di Polsek Stabat. (ted/ram)

Truk Digadaikan ke Barak Sabu Selesai Langkat, 4 Tersangka Baru Ditangkap

DEPAN: Gedung Satreskrim Polres Binjai tampak dari depan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai terus bergerak dan berhasil menangkap 5 orang tersangka baru dalam kasus dugaan penggelapan truk warna oranye milik JS yang digadaikan ke barak narkoba di Kecamatan Selesai, Langkat. Adapun kelima tersangka baru dimaksud yakni berinisial RP (33), RI alias T (31), MKG (42), AW (30) dan N (41), yang ditangkap di lokasi serta waktu terpisah.

Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen melalui Kasat Reskrim, AKP Zuhatta Mahadi membenarkan adanya penangkapan tersebut, pada Jumat (3/11/2023). “Mulanya tersangka RP ditangkap di Desa Padangcermin, Kecamatan Selesai, Langkat. Penangkapannya atas pengembangan dari tersangka sebelumnya yang sudah ditangkap,” ujar Zuhatta didampingi Kanit Pidum, Ipda Benjamin Silaban.

Ketika diinterogasi, RP membeberkan ada tersangka lain yang terlibat dalam dugaan penggelapan truk tersebut. Pasalnya, truk yang digadaikan ini sudah tidak utuh lagi ditemukan.

“Pengembangan dari RP, ditangkap tersangka RI alias T dan MKG yang berada di Dusun Betengar, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai,” urai mantan Kasat Reskrim Polres Taput ini.

Lalu, tersangka AW juga dibekuk atas pengembangan dari RI dan MKG. “Tersangka AW ditangkap di Selesai dan kemudian dilakukan pengembangan lagi hingga akhirnya tersangka N ditangkap di Kecamatan Kuala,” pungkasnya.

Sebelumnya, barak narkoba dan judi di Dusun Betengar Desa Lau Mulgap dan Pasar IV Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Langkat, yang bebas beroperasi tanpa disentuh oleh aparat penegak hukum berbuntut, seorang warga Bahorok berinisial JS dirugikan. Truk tronton BK 9501 EO warna oranye yang dikemudian sopir berinsial AP digadaikannya di barak tersebut.

Ceritanya berawal dari si sopir AP mengangkut muatan batu pecah dari Kecamatan Bahorok, Langkat, Senin (16/10/2023) lalu. Tujuan pengantaran muatan senilai Rp8 juta ini ke Batubara.

Sesampainya di Kecamatan Selesai yang masuk wilayah hukum Polres Binjai, AP singgah ke barak judi dan narkoba tersebut. Dari sinilah, AP terlibat.

Uang jalan senilai Rp1.650.000 habis dipakainya untuk mengisap sabu dan bermain judi di barak tersebut. Lantaran kehabisan modal, AP diduga menggadaikan truk milik JS yang dilengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK) di barak tersebut.

Sedangkan muatan batu pecahnya diduga dibuang ke rumah salah seorang pemilik barak berinisial EP. Puas menghabiskan uang jalan dan truk yang digadaikannya, AP melarikan diri.

Terungkapnya truk milik JS sudah digadaikan, usai seseorang di Bahorok mengabarkannya. Karenanya, korban melakukan pencarian hingga akhirnya AP dibekuk di Kecamatan Kabanjahe, Tanah Karo, belum lama ini.

Selain AP (27), juga diamankan pria berinisial Dan alis Mar (24) yang disebut-sebut sebagai penjaga mesin tembak ikan dan penadah barang serta BR (51) yang dikenal salah seorang bos di usaha bisnis haram tersebut. Dalam hal ini, korban sudah membuat laporan polisi ke Polsek Patumbak, sesuai dengan nomor: STTLP/724/X/2023/SPKT/Polsek Patumbak/Polrestabes Medan pada 22 Oktober 2023. (ted/ram)

Sekretariat DPRD Medan Gelar Sosialisasi e-Katalog ke Perusahaan Media/Pers

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dalam rangka mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa (PBJ) melalui metode pemilihan penyedia secara e-purchasing dengan penyediaan barang/jasa pada katalog elektronik (e-Katalog) Pemerintah Kota Medan, Sekretariat DPRD Kota Medan bersama Bagian PBJ Setdako Medan menggelar sosialisasi kepada para pimpinan/wartawan perusahaan media/pers yang bertugas di DPRD Kota Medan, Kamis (2/11/2023).

Mewakili Sekretaris DPRD Medan M Ali Sipahutar, Kabag Persidangan dan dan Perundang-Undangan DPRD Kota Medan, Andres Willy Simanjuntak, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilakukan guna memberikan pemahaman tentang tata cara pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan sistem e-Katalog Pemko Medan.

“Rekan-rekan media adalah mitra kerja kami di DPRD Medan yang sangat penting. Untuk itu hari ini kami bersama rekan-rekan dari Bagian PBJ berbagi pemahaman tentang tata cara pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dengan menggunakan metode e-Katalog kepada rekan-rekan media,” ucap Andres.

Dikatakan Andres, sosialisasi sistem e-Katalog sangat penting untuk dipahami oleh setiap perusahaan yang bekerjasa dengan Pemko Medan. Sebab dalam waktu dekat, semua pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa akan menggunakan sistem tersebut.

“Dan pastinya sistem ini merupakan bentuk transparansi pemerintah sekaligus mempermudah rekan-rekan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa,” ungkapnya.

Sementara itu, saat menyampaikan sosialisasinya kepada para pimpinan maupun wartawan perusahaan media/pers, Ketua Tim Kerja Lingkup Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Medan, Johan mengimbau kepada setiap perusahaan media yang terdaftar di Sekretariat DPRD Kota Medan untuk segera mendafarkan diri ke e-Katalog Pemko Medan.

“Dengan terdaftar di e-Katalog Pemko Medan, maka kerjasama dalam pengadaan barang dan jasa akan semakin mudah untuk terjalin. Kami berharap, seluruh perusahan media/pers dapat segera mendaftarkan diri di e-Katalog Pemko Medan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Johan bersama tim dari PBJ Pemko Medan juga menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan media/pers, sekaligus memberikan penjelasan tentang tata cara pendaftaran di e-Katalog Pemko Medan.
(map/ram)

PT Pertamina Patra Niaga FT Medan Group Beri Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Medan Group bersama Human Initiative Sumut dan BPBD Sumut Wilayah Kota Medan melaksanakan kegiatan Pelatihan Dasar Pengurangan Risiko Bencana pada Lingkungan XII Kampung Nelayan, Kel. Belawan I, Medan Belawan, Kota Medan, Kamis (2/11/2023).

PT Pertamina Patra Niaga FT Medan Group pada pertengahan tahun 2023 telah membentuk KAGANA (Kampung Siaga Bencana Berbasis Pemberdayaan Masyarakat) yang berfokus pada melatih dan menyiapkan masyarakat Kampung Nelayan Sebrang untuk waspada dan siap atas segala resiko kebencanaan sehingga apabila terjadi kejadian bencana, masyarakat dapat turut serta tidak panik dan dapat melakukan penanganan pertama.

Kegiatan ini diinisiasi oleh PT Pertamina Patra Niaga FT Medan Group yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan tanggap terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan dan tanggap terhadap bencana yang dapat mengancam di kehidupan warga Lingkungan XII Kampung Nelayan.

Dani N. Hadiyanto selaku Perwakilan PT Pertamina Patra Niaga FT Medan Group dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk preventif dan selaras dengan aspek utama yang diprioritaskan perusahaan, agar semua lapisan masyarakat pun dapat membudayakan aspek safety di kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat senang bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik, juga kami berharap supaya tidak terjadi bencana bagi kita semua,” ujarnya.

Muhammad Hendra Ramli sebagai Fasilitator BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Wilayah Kota Medan ikut memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat terutama menjelaskan tentang bencana secara umum dan kaitannya dengan penanggulangan risiko bencana berbasis masyarakat.

Pada kesempatan kali ini bentuk pelatihan yang dilakukan adalah Praktik Pemadaman menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan fire blanket, praktik penyelamatan terhadap orang yang pingsan, tak sadarkan diri, tenggelam dan patah tulang.

Misran selaku Ketua Komunitas Nelayan Bersambut mengatakan, pihaknya senang dengan kegiatan ini.

“PT Pertamina Patra Niaga FT Medan Group peduli kepada kami warga Kampung Nelayan Sebrang dengan diberikan pelatihan seperti ini, kami jadi tahu harus berbuat apa kalau sewaktu-waktu musibah tidak diinginkan datang. Kami berharap, kegiatan bermanfaat ini tidak berhenti disini dan dapat berlanjut,” ujarnya.

Pelatihan ini juga dihadiri oleh Dani N. Hadiyanto dan Firdaus Ahda (CDO PT Pertamina Patra Niaga FT Medan Group), Joko Supranoto (Kabid Program Human Initiative Sumut), Muhammad Hendra Ramli (Fasilitator Daerah BPBD Wilayah Kota Medan), Roni (Tagana Sumatera Utara) dan Komunitas Nelayan Bersambut (Kelompok KAGANA binaan FT Medan Group di Kampung Nelayan). (rel/ram)

Program Masjid Mandiri Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BANTUAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan bantuan hibah pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan Letda Sujono, Kel. Bandar Selamat, Medan Tembung, Jumat (3/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution terus mendorong agar masjid di kota Medan dapat menjadi Masjid Mandiri. Melalui program tersebut, Bobby Nasution meyakini dapat membantu masyarakat sekitar Masjid untuk lebih sejahtera.

 Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri Safari Jum’at di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan Letda Sujono, Kel. Bandar Selamat, Medan Tembung, Jumat (3/11/2023).

“Mudah-mudahan apabila seluruh Masjid yang berjumlah 1.115 menerapkan program Masjid Mandiri ini tidak ada lagi masyarakat yang sedang membutuhkan dana usaha harus meminjam dari pinjol, melainkan dapat dibantu melalui koperasi masjid,” kata Bobby Nasution.

Untuk itu kehadiran Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi sejumlah pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemko Medan ke Masjid Taqwa Muhammadiyah tersebut membawa sejumlah bantuan untuk mendukung terwujudnya Masjid Mandiri.

Dalam kesempatan itu Bobby Nasution juga menginginkan agar pembinaan generasi muda juga dapat dilakukan dari masjid. Hal tersebut penting dilakukan karena dari data yang ada kota Medan merupakan kota dengan angka tertinggi peredaran narkoba di Provinsi Sumut.

  Artinya, kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pengurus masjid agar bagaimana menggalakkan kembali kegiatan remaja masjid untuk membina anak-anak mudanya. “Ini penting kita lakukan agar kita dapat mendukung terwujudnya Indonesia emas ditahun 2045,” ujar Bobby Nasution.

Di samping itu, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan tersebut juga berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama masyarakat. Bobby Nasution tidak ingin ada masyarakat yang menutup mata terhadap tetangga yang sedang membutuhkan bantuan. “Kepedulian sosial terhadap sesama harus terus kita tingkatkan,” kata Bobby Nasution.

 Sementara itu menyinggung soal pemilu yang semakin dekat akan berlangsung di tahun 2024, Wali Kota Medan berpesan agar jangan sampai saling menjelek-jelekan pasangan calon Presiden.  “Cukup kita saja yang tau siapa yang akan kita pilih, jangan pernah kita menjelek-jelekan yang tidak kita pilih,” pesan Bobby Nasution.

Seperti biasanya dalam setiap Safari Jumat Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya bantuan hibah pembangunan Masjid sebesar Rp50 juta, bantuan sosial sebesar Rp10 juta, lalu penyerahan akta pendirian koperasi masjid dan gerobak usaha serta steling usaha, dan satu set alat olahraga tenis meja beserta satu set buku.

 Semetara itu Ketua BKM Masjid Taqwa Muhammadiyah, H. Aswan Lubis mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan dari Pemko Medan. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk membangun lantai dua masjid sebagai tempat dakwah.

“Ini suatu kebahagiaan bagi kami, bantuan ini akan kami pergunakan dengan sebaiknya,” pungkasnya. (rel)

Cegah Peredaran Narkotika, Polsek Bandar Pasir Mandoge Bentuk Posko Kampung Bebas Narkoba

BEBAS NARKOBA: Kapolsek Bandar Pasir Mandoge AKP Juni Hendrianto diabadikan bersama aparatur Desa Bandar Pasir Mandoge, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, di sela-sela pembentukan Posko Kampung Bebas dari Narkoba.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya serius memerangi peredaran narkoba, Polsek Bandar Pasir Mandoge Polres Asahan membentuk Posko Kampung Bebas dari narkoba di Desa Bandar Pasir Mandoge, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.

Kapolsek Bandar Pasir Mandoge AKP Juni Hendrianto mengatakan, program ini merupakan inisiatif dari Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung, SH, SIK, MH yang bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba di setiap kecamatan wilayah hukumnya.

“Kampung Bebas Dari Narkoba ini adalah langkah konkret kami dalam menghadapi ancaman peredaran narkoba,” ujar AKP Juni Kamis(2/11).

AKP Juni Hendrianto menyebutkan, pihaknya telah membuat Posko Kampung Bebas Narkoba di Desa Bandar Pasir Mandoge Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.

Kampung Bebas Narkoba tersebut dibuat bukan hanya sebagai bentuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk upaya pencegahan seperti menerima laporan dari korban penyalahgunaan narkoba.

“Karena korban harus segera direhabilitasi guna dapat menekan peredaran narkoba sejak dini,” terangnya.(dat/han)

Pj Gubsu Optimis Dairi Jadi Lumbung Pangan

PESTA NJUAH-NJUAH: PJ Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin didampingi PJ Ketua PKK Sumut Dessy Hassanudin, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Ketua TP PKK Dairi Romy Frida Eddy Berutu, beserta para tokoh adat membuka secara resmi Pesta Njuah-Njuah dengan memukul gong. PJ Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan menyaksikan karnaval kirab budaya di Stadion Utama Sidikalang, Kabupaten Dairi, Kamis (2/11).istimewa/Sumut Pos.

SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menyebutkan Kabupaten Dairi bisa menjadi lumbung pangan dengan mengembangkan program 3F yakni Fruit, Flower, dan Food. Apalagi, Dairi merupakan daerah pertanian yang sangat dekat dengan alam.

“Karena itu, menjaga dan mengelola alam sekitar menjadi ikhtiar yang terus kita upayakan, agar alam dapat memberikan kebaikan bagi kehidupan,” kata Hassanudin pada acara Pesta Budaya Njuahnjuah yang diselenggarakan di Stadion Utama Panji, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Kamis (2/11).

Dengan mengenakan busana adat Pakpak, Hassanudin mengatakan dari pertunjukan yang ditampilkan semua kontingen, Dairi memiliki potensi buah-buahan (Fruit) yang sangat besar. Jenis buahnya seperti durian, jeruk siam, pisang, mangga, dan alpukat, yang semuanya bernilai ekonomi tinggi.Menurutnya ini sangat prospek untuk terus dikembangkan.

Kemudian F yang kedua atau Flower, kata Hassanudin yang hadir bersama Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin, sangat banyak diminati pasar, seperti di hotel-hotel maupun untuk diekspor.

“F yang ketiga adalah food. Semua tanaman pangan khususnya hortikultura seperti cabai, kubis, bawang, kentang, tomat, produksinya melimpah di Dairi, dan mampu untuk dijual ke daerah lain, bahkan bisa memenuhi ekspor,” kata Hassanudin, di hadapan Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan seluruh masyarakat Dairi, yang hadir saat itu.

Selain tanaman pangan, kata Hassanudin, Dairi juga identik dengan kopi Sidikalang, kopi robusta dengan jumlah produksi sekitar 3.736 ton. Jumlah ini merupakan produksi kopi terbesar di Sumut atau 40% dari total produksi kopi Sumut.

“Kopi ini sangat bernilai tinggi, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor, mengingat tingkat konsumsi kopi dunia mengalami peningkatan. Minum kopi saat ini sudah menjadi suatu lifestyle,” ujarnya.

Untuk itu pengembangan kopi dan program 3F agar dapat menjadi perhatian dan fokus Pemerintah Kabupaten Dairi.

Hassanudin menyebut sektor pertanian memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian yakni 43,47%.

“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Dairi bersama masyarakat agar bisa mengembangkan pertanian yang lebih modern dan presisi dengan mengadopsi teknologi dan good agriculture yang akan menjadikan Dairi sebagai sumber buah-buahan, sumber bunga, dan sumber lumbung pangan di Sumut,” ucapnya.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengakui pada saat Covid-19, pertumbuhan ekonomi Dairi sempat anjlok, hingga -0,94%. Dengan semangat bersama masyarakat, ekonomi Dairi pada 2022 sudah mendekati 4,5%.

“Sama seperti pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumut yang saat ini juga mengalami pertumbuhan. Optimisme perlu terus kita pelihara dan kita berupaya seperti yang disampaikan Bapak Pj Gubernur Sumut, pertumbuhan ekonomi Dairi terus tumbuh dengan mata pencaharian masyarakatnya yang didominasi dari pertanian dan perdagangan,” pungkasnya. (gus/azw)