Home Blog Page 1003

Polres Sergai Cek Gudang Logistik Pemilu dan Gelar Simulasi Pengamanan 24 Jam

KPU SERGAI: Kabag Ops Kompol Lengkap S Siregar bersama personel di gudang Logistik KPU Sergai.

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK melalui Kabag Ops Kompol Lengkap S. Siregar melakukan pengecekan sekaligus simulasi ke gudang logistik KPU dan Bawaslu di Dusun IV Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdangbedagai, Rabu (1/11/2023).

Pengecekan ini sebagai komitmen personel kepolisian siap untuk memberikan pengamanan (Pam) logistik dalam Pemilu 2024.

“Kita menyiapkan personel untuk melaksanakan Pam 24 jam di gudang KPU guna memberikan pengamanan maksimal selain itu juga kita menyiagakan personel pengawalan guna membawa logistik Pemilu,” Kata Kabag Ops.

Kegiatan dimulai dengan latihan fisik dilanjutkan simulasi langsung di gudang Logistik KPU selanjutnya Kabag Ops memberikan arahan semangat dan motivasi agar personel Dalmas tetap menjaga kesehatan melaksanakan kegiatan dengan semangat dan dengan penuh kepedulian.

Turut hadir Kabag Ops Kompol Lengkap SnSiregar, Kasat Samapta AKP Silvester Butar-butar, Kasi Propam AKP Adi Santika, Kbo Iptu Sunarto, Kanit Patroli Samapta PTU F. Manik, Wakapolsek Teluk Mengkudu Iptu Jhonson Butar-butar, Pelatih Dalmas Ipda Sarweli dan personel Dalmas inti. (fad/ram)

Imigrasi Belawan Gelar Sosialisasi ‘Sipoltak’

SOSIALISASI: Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Sistem Pemantauan Proses Pelayanan dan Tindakan Administratif Keimigrasian (Sipoltak) di Wings Hotel, Jalan Besar Kuala Namu, Kecamatan Batang Kuis, Kamis (2/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Sistem Pemantauan Proses Pelayanan dan Tindakan Administratif Keimigrasian (Sipoltak) di Wings Hotel, Jalan Besar Kuala Namu, Kecamatan Batang Kuis, Kamis, (2/11/2023).

egiatan kali ini, bertujuan untuk penegakan Undang-Undang demi terciptanya keamanan (security) dan kedaulatan negara di Kabupaten Deliserdang yang utamanya bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif terhadap keberadaan orang asing yang masuk ke Indonesia.

Dasar hukum undang undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2013 tentang peraturan pelaksanaan undang undang no.2011 tentang keimigrasian, peraturan menteri hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2022 tentang Intelijen Keimigrasian.

Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2016 tentang tim pengawasan orang asing, keputusan kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan nomor : w.2/imi/imi.3/gr/01/02 1988 tahun 2023 tentang panitia rapat tim pengawasan orang asing wilayah kerja kantor imigrasi kelas ii tpi belawan dan sosialisasi pembentukan desa binaan Imigrasi tahun anggaran 2023.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Ridha Sahputra, mengatakan sistem Sipoltak ini mendukung agar sistem administrasi yang ada di Kantor Imigrasi Belawan dapat berjalan dengan baik dan juga pelayanan kepada masyarakat bisa tepat guna dan tepat waktu agar pelayanan kami bisa memuaskan masyarakat

“Saya berharap kepada masyarakat yang ingin membuat paspor agar datang sendiri, datang sendiri, karena pelayanan yang sudah dibuat oleh Imigrasi Belawan sekarang serba mudah,” ucapnya.(mag-1/ram)

Manipulasi Data Timbangan Buah Sawit, Polres Langkat Tangkap 1 Buronan dan 3 DPO Diburu

PERKARA: Waka Polres Langkat, Kompol Hendri Barus (dua dadi kiri) didampingi Kasi Humas, AKP S Yudianto (dua dari kanan) saat memaparkan perkara.Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat menangkap 1 orang buronan dalam kasus tindak pidana penggelapan dengan korbannya pabrik kelapa sawit PT Sawit Jaya Makmur Sentosa. Pelaku bernama Sutrisno yang berperan sebagai pemasok buah dan bekerja sama dengan tersangka lain, Muhammad Suriyan Hafis.

“Ada 4 tersangka lainnya sudah masuk dalam tahap pembuktian di Pengadilan Negeri Stabat. Peran Sutrisno dalam kasus ini, menaikkan timbangan buah yang masuk ke pabrik dan mendapatkan bagian dari hasil manipulasi data,” ujar Waka Polres Langkat, Kompol Hendri Barus didampingi Plh Kasat Reskrim, Iptu Sihar Sihotang dan Kasi Humas, AKP S Yudianto, Kamis (2/11/2023).

Penangkapan terhadap Sutrisno dipimpin langsung Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Herman Sinaga. Dia menjelaskan pengungkapan ini atas adanya laporan dari PT SJMS dan kemudian dilakukan penyelidikan.

Dalam laporan pelapor, PT SJMS mendapati bukti adanya penyalahgunaan wewenang dari admin timbangan. “Kemudian dilihat dari CCTV, terlihat adanya praktik manipulasi yang dilakukan para tersangka. Modusnya melakukan manipulasi timbangan,” ujar dia.

Menurutnya, praktik ini diduga sudah dilakukan sejak Juni 2022 lalu. “Pabrik PT SJMS mengalami kerugian Rp3 miliar,” bebernya.

Adapun 4 tersangka yang tengah dalam tahap pembuktian di hadapan majelis hakim yakni, Muhammad Suriyan Hafiz alias Hafiz yang berperan merencanakan, meminta dan mengajak pemasok buah sawit untuk memanipulasi data jumlah timbangan, Fauzi Hamid alias Fauzi berperan ikut membantu merencanakan memanipulasi data jumlah timbangan yang masuk ke pabrik PT SJMS, Ilham Alfandy yang mengetahui adanya aksi tapi tidak memberitahukan kepada pimpinan PT SJMS karena mendapat hasil keuntungan dan Nata sebagai pemasok buah yang bekerjasama dengan tersangka Hafiz untuk menaikan timbangan buah sawit uang masuk. Aksi yang mereka lakukan terungkap pada Kamis (26/1) pagi lalu di PT SJMS, Lingkungan I Bukit Tangga, Kelurahan Bukit Kubu, Kecamatan Besitang, Langkat.

“Ada 3 orang yang masih DPO dan masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (ted/ram)

Jelang Pemilu, Masyarakat Diajak Perkuat Toleransi Antar Umat Beragama

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat toleransi antar umat beragama. Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, di tengah situasi politik yang menghangat, hendaknya masyarakat senantiasa saling menghargai dan menghormati yang merupakan pilar yang penting dalam merawat keberagaman.

“Masyarakat Sumut ini heterogen dan terkenal sangat tinggi toleransi antar sesama. Maka, jangan kita rusak citra ini hanya karena perbedaan pandangan politik,” ucap Baskami, Kamis (2/11/2023).

Dikatakan Baskami, Bung Karno dalam pidato Pancasila 1 Juni menekankan pentingnya nilai Ketuhanan yang berkebudayaan dan berbudi pekerti luhur.

“Setiap orang memiliki kebebasan beribadah pada sang Khalik yang disembahnya. Keyakinan adalah sesuatu yang tidak boleh dipaksakan oleh kekuatan eksternal. Poin utamanya adalah saling menghargai dan menghormati segala perbedaan,” ujarnya.

Baskami juga meminta masyarakat untuk cerdan menanggapi segala berita yang ada di seluruh platform media sosial. Baginya, era ledakan informasi saat ini mengharuskan pembaca memiliki filter dan tindakan verifikasi yang mumpuni.

“Jangan percaya satu berita saja. Kita harus perkuat literasi, pastikan kebenaran dan akuratnya berita itu. Bila ada ujaran kebencian yang mengandung SARA harus dilaporkan bukan malah disebar,” katanya.

Baskami juga mengapresiasi pihak kepolisian di daerah melalui divisi siber yang melakukan aksi cepat bila ada hal-hak yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Kepolisian kita sangat responsif menanggapi isu-isu yang sensitif dan memecahbelah ini. Maka mari bantu aparat kitadalam mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian ini,” pungkasnya. (map/ram)

Warga Sidikalang Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Manat Parulian Simbolon (50) warga Jalan Lestari, Kampung Karo, Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, ditemukan meninggal gantung diri dirumahnya, Rabu (1/11/2023) malam.

Sekretaris Desa (Sekdes) Hutarakyat, Erwin Manalu mengatakan, informasi terkait warga bunuh diri itu diperoleh dari warganya sekira pukul 20.00 Wib.

“Saat kerumahnya, pihak keluarga sudah ada dirumah dan melihat, Manat Parulian Simbolon sudah meninggal dan tergantung persis didepan pintu kamarnya.

Erwin menyebut, sehari-hari warganya itu diketahui berpofesi sebagai pedagang di Pusat Pasar Sidikalang. Pihak Kepolisian Polres Dairi sudah menangani kasus itu. Begitu juga jenazah, sudah dievakuasi ke RSUD Sidikalang, ucap Erwin. (rud/ram)

Kejuaraan Aquabike Jetski World Championship Ajang Promosi Wisata, UMKM & Potensi Dairi

KONFERENSI PERS: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu saat menghadiri konprensi pers terkait pelaksanaan kejuaraan Aquabike Jetski World Championship Lake Toba. Sumutpos.Jawapos.com/Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Sailahisabingan, Kabupaten Dairi menjadi salahsatu tempat penyelenggaraan kejuaraan dunia, Aquabike Jetski World Championship Lake Toba 2023. Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat mengatakan event tersebut akan dihelat pada, 22-26 November 2023 mendatang.

“Bupati Dairi mengatakan, event tersebut sebagai ajang untuk mempromosikan produk UMKM dan wisata Dairi,” ujarnya, Rabu (1/11/2023).

Dijelaskannyal, event ini menjadi strategi jangka panjang untuk mempromosikan dan meningkatkan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Danau Toba, khususnya pantai Silalahi.

Sementara itu, Bupati Eddy Keleng Are Berutu mengatakan menurut penyelenggara InJourney, lebih dari 60% penonton Aquabike berusia di atas 35 tahun, kalangan menengah ke atas, high income earner, berkarakter dinamis.

“Dan segmen pasar olahraga ini memiliki daya beli tingkat internasional yang tinggi dan sangat menikmati berwisata,” tambahnya.

Tidak hanya promosi Pariwisata dan UMKM, kejuaraan dunia Jetski ini menjadi ajang mempromosikan keseluruhan potensi, karakteristik dan keunggulan yang dimiliki Dairi. (rud/ram)

Dukung Bapenda, Mulia Syahputra Harap Kepling Sosialisasikan Pojok PBB

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution SH MH, mengaku mendukung berbagai inovasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan untuk percepatan capaian target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Adapun salah satu upaya itu, yakni membuka pojok pembayaran PBB di tempat keramaian dan memberikan undian hadiah Sepeda Motor kepada wajib pajak (WP) yang memanfaatkan program tersebut.

“Kita apresiasi langkah langkah Bapenda yang terus mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli akan hak dan kewajiban terkait Pajak. Apalagi dengan upaya ‘memancing’ WP untuk membayar PBB nya dengan menyiapkan hadiah yang fantastis,” ucap Mulia, Kamis (2/11/2023).

Mulia pun mendukung penuh Bapenda untuk melakukan kegiatan dengan memperbanyak pos pojok PBB di tempat keramaian.

“Kita harapkan melalui kegiatan itu target PBB Tahun ini terealisasi bahkan meningkat,” harapnya.

Selain itu, terkait kegiatan buka pojok PBB di Festival Kreatif dan Temu Wicara Pemuda Kota Medan di Jalan Rahmadsyah Kecamatan Medan Area pada 4 dan 5 November, Mulia juga meminta Sekda Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman untuk menginstruksikan kepada Camat, Lurah dan hingga Kepling untuk menyosialisasikannya kepada masyarakat acara dimaksud.

“Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk melunasi PBB nya. Tentu perlu sosialisasi sebelum hari H,” tandasnya.

Seperti diketahui, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan membuka pojok pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) di acara kegiatan Festival Kreatif dan Temu Wicara Pemuda Kota Medan.

Kepala Bapenda Kota Medan Benny Sinomba Siregar didampingi Sekretaris Bapenda Odi Anggia Batubara dan Kepala Bidang BPHTB dan PBB, Sutan Partahi, kepada wartawan, Rabu (1/11/2023) menyampaikan dengan dibukanya pojok PBB membantu WP mempermudah jangkauan tempat pembayaran.

“Maka kita harapkan WP apalagi yang berdomisili di Kecamatan Medan Area serta warga yang mengikuti Festival Kreatif dapat membayar PBB nya,” harap Benny.

Ditambahkan, bagi WP yang melakukan pembayaran di Pojok PBB berkesempatan mendapatkan hadiah 1 unit sepeda motor dengan melalui pengundian nantinya.

Adapun kegiatan Festival Kreatif Pemuda Kota Medan Tahun 2023 diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga guna penyadaran, pemberdayaan, pengembangan pemuda dan kepemudaan terhadap pemuda pelopor, wirausaha muda pemula.

“Kita diundang ikut berpartisipasi mengisi Stand pameran kegiatan itu. Dengan harapan berpeluang menjaring wajib pajak guna peningkatan PAD,” tutup Benny.
(map/ram)

Syukuran HUT ke 64 PP, Kodrat Shah: Kader PP Tetap Jaga Kondisifitas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam menyongsong pemilu mendatang, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut H Kodrat Shah menekankan pentingnya menjaga kondusifitas dan persatuan di antara para kader. Hal ini disampaikan dalam peringatan Harlah ke-64 Pemuda Pancasila (PP) yang digelar di Medan pada Kamis, (2/11/2023).

Kodrat Shah memahami bahwa para kader PP menduduki berbagai jabatan vital di berbagai lembaga, termasuk pemerintahan, yang dapat meningkatkan gesekan kepentingan. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar para kader tidak bersikap gegabah dalam bertindak, demi mencegah terjadinya perpecahan.

“Gesekan kepentingan pasti muncul karena itu kita saling mengingatkan agar para kader tidak gegabah dalam bertindak sehingga dapat memicu perpecahan”, tegas Kodrat Shah.

Karena itu, dalam upaya mengantisipasi konflik dan menjaga kesatuan, seluruh pimpinan pengurus PP telah sepakat untuk mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakorwil) guna menentukan calon legislatif yang akan didukung dalam pemilu mendatang.

Selain memperingati Harlah ke-64 PP, acara tersebut juga merayakan ulang tahun ke-62 H Kodrat Shah dengan ucapan selamat atas kesehatan dan umurnya yang berkah dari para tamu yang hadir.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Muhammad Jahari Sitepu, SH, MH, Pj Gubernur Sumut diwakili oleh Efendi Pohan mewakili Pemprovsu, dan Kapolda Sumut diwakili oleh AKBP Achmad Muhaimin SIk, MH Wadir Binmas Polda Sumut, Dr H Firmansyah Rektor UMN, El Adrian Shah, SE, Ketua DPD Partai Hanura Sumut, Ardiansyah Wakil Ketua MUI Sumut, Dr H Sakhyan Asmara Ketua MPO MPW PP Sumut, Prof, Manulang Ketua Dewan Pakar dan Rianto, SH selaku Ketua Bidang Informasi, Komunikasi dan Media Massa MPW PP Sumut, pengurus MPW Sumut.

Dalam sambutannya, Muhammad Jahari Sitepu, SH, mewakili undangan, menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan mengingatkan bahwa pemuda Pancasila harus bebas dari narkoba.

Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran para ketua MPC PP se Kabupaten/Kota dan para kader PP se Sumatera Utara. (rel/sih)

Dosen Polmed Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Santri

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dapat dilakukan melalui perbaikan ruang belajar. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan multimedia interaktif.

Upaya peningkatan kualitas belajar inipun telah dilakukan tim dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed), yang melakukan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raudhatul Musthofa, Medan Tembung.

Adapun dosen yang melakukan upaya tersebut, Amrizal ST MT, Hubbul Wathan SAg MA, Ir Alfiani MT, dan Anita Putri SE MSi. Ketua tim, Amrizal menjelaskan perbaikan ruang kelas menjadi sesuatu yang urgen dilakukan untuk meningkatkan kualitas belajar di pondok pesantren tersebut.

“Perbaikan ruang kelas yang dilakukan dengan mengganti keramik, pengecatan dinding yang kotor serta penyekatan ruang kelas. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dalam belajar bagi para santri,” ungkap Amrizal, Kamis (2/11/2023).

Selanjutnya, peningkatan kualitas belajar dilakukan dengan metode multimedia interaktif. Karena itu, tim pengabdian membeli dan menyerahkan sarana pembelajaran berupa laptop dan LCD untuk digunakan dalam pembelajaran.

Kemudian, diberikan pelatihan kepada 20 orang pihak pesantren mulai dari kepala sekolah, istri kepala sekolah yang merupakan ibu asrama yang bertanggungjawab terhadap peralatan di lingkungan pesantren, lima orang ustaz dan ustazah serta dua orang pembimbing santri. Lalu, 1 orang pembimbing perempuan dan 1 orang pembimbing santri laki-laki serta 11 santri.

“Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas pembelajaran karena disebabkan pemilihan media pembelajaran yang kurang tepat. Padahal, media pembelajaran adalah alat bantu yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran,” terangnya.

Dia menambahkan, media pembelajaran yang baik adalah media yang dapat melibatkan lebih dari satu indera. Sebab proses pembelajaran yang melibatkan lebih dari satu indera akan lebih efektif dibandingkan hanya dengan satu indera saja.

“Multimedia mampu melibatkan pendayagunaan seluruh panca indera, sehingga daya imajinasi, kreatifitas, fantasi, dan emosi peserta didik berkembang ke arah yang lebih baik,” tandasnya. (rel/azw)

Teks foto: Dosen Polmed meningkatkan kualitas pembelajaran melalui perbaikan ruang belajar dan multimedia interaktif, saat pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raudhatul Musthofa, Medan Tembung. (ist)

Pergeseran PMT Sumut untuk Optimalisasi Penanggulangan Stunting dan Menghindari Duplikasi Anggaran

RAPAT: Suasana rapat salah satu rapat di puskesmas di Kisaran, membahas penanganan stunting.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pergeseran anggaran belanja pemberian makanan tambahan (PMT) lokal tahun 2023 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumut hakekatnya untuk optimalisasi penanggulangan stunting.

“Pergeseran dari PMT lokal menjadi belanja susu balita usia di atas tiga tahun dan susu ibu hamil itu juga untuk efektivitas anggaran sekaligus menghindari duplikasi anggaran,” ujar Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Hamid Rijal Lubis SKM MKes, Rabu (1/11/2023).

Hal ini ditanyakan wartawan sehubungan info seolah-olah diduga ada penyimpangan petunjuk teknis (juknis) tentang PMT dalam penanggulangan masalah stunting di Sumut.

Kabid memaparkan Dinkes Sumut tahun 2023 ini memiliki anggaran belanja penambah daya tahan tubuh yang semula direncanakan untuk PMT Lokal. Sasarannya ibu hamil kurang energi kronis (KEK), balita berat badan tidak naik, balita berat badan kurang dan balita gizi kurang.

“Rencana lokasi pemberian PMT adalah di Kabupaten Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Dairi dan Batubara,” jelasnya.

Kemudian pada Mei 2023 Kemenkes RI menerbitkan Juknis PMT Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. Pada Bagian 3 Juknis disebutkan pembagian peran pada penyelenggaran PMT Lokal adalah Pusat sebagai Penyusunan Petunjuk Teknis, Sosialisasi dan Orientasi PMT kepada Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota/Puskesmas/Mitra serta Monitoring Evaluasi.

Kemudian Provinsi/Kabupaten/Kota berperan dalam Sosialisasi/Orientasi Kegiatan PMT dan Monitoring Evaluasi. Selanjutnya Puskesmas berperan dalam Pertemuan Tingkat Kecamatan untuk penentuan sasaran, lokasi pelaksanaan PMT, menu dan jadwal, pembekalan kepada penyelenggara PMT di desa dan pemantauan PMT.

Untuk Desa berperan dalam Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), Perencanaan PMT, Pelaksanaan PMT dan Pemantauan PMT dan terakhir Posyandu berperan dalam pendataan sasaran, deteksi gangguan tumbuh kembang, edukasi dan pencatatan

“Berdasarkan juknis PMT Lokal bahwa tahapan penyelenggaraan mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai pencatatan dan pelaporan, peranan utamanya adalah puskesmas dan desa,” jelasnya.

Masih dari Bagian 3 Juknis tersebut disimpulkan bahwa pelaksana PMT Lokal sebaiknya langsung dilaksanakan oleh Puskesmas bersama Desa. Sementara Dinas Kesehatan Provinsi berperan untuk Sosialisasi Orientasi Kegiatan PMT dan Monitoring Evaluasi.

Dalam hal ini lanjutnya Dinas Kesehatan Sumut juga kesulitan untuk melaksanakan langsung kegiatan PMT Lokal. Hal itu mengingat tahapan kegiatannya harus terlibat secara penuh pada seluruh proses, mulai dari pembelian bahan makanan, pengolahan bahan makanan, penyiapan makanan dan mendistribusikan makanan kepada sasaran termasuk pencatatan dan pelaporan pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak serta Aplikasi Sigizi Terpadu.

Faktor lain yang menjadi penyulit bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara adalah rentang kendali yang begitu jauh apabila langsung terlibat dalam pelaksanaan PMT Lokal, mengingat area geografis untuk daerah yang ditetapkan sebelumnya yaitu Kabupaten Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Dairi dan Batubara.

“Kemudian pada sisi lain, untuk Tahun Anggaran 2023, Kemenkes RI melalui mekanisme BOK Salur juga menganggarkan PMT Lokal senilai Rp 96.207.772.995 kepada 29 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara termasuk Kabupaten Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Dairi dan Batubara,” jelasnya.

Dikemukakan pelaksanaan PMT Lokal dari Kemenkes RI ini langsung dikelola oleh Puskesmas mulai dari Perencanaan, Pelaksanaan sampai kepada Pelaporan.

“Dengan adanya anggaran PMT Lokal di Puskesmas (BOK Salur) maka seluruh sasaran Ibu Hamil KEK dan Balita bermasalah gizi dinilai dapat diintervensi. Jadi apabila Dinas Kesehatan Sumut tetap melaksanakan PMT Lokal maka dikhawatirkan akan terjadi Duplikasi Sasaran atau Duplikasi Anggaran sehingga menyalahi prinsip pembiayaan sebagaimana pada Bagian 6 tentang Pembiayaan dan Administrasi Juknis PMT Lokal,” jelasnya.

Dikemuakkan penanggulangan Stunting tidak hanya melalui pendekatan Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk kelompok sasaran mulai dari remaja, pasangan usia subur, ibu hamil, bayi dan balita.

Beberapa kajian ilmiah menyebutkan pendekatan yang saling melengkapi dengan PMT Berbahan Lokal untuk mencegah Stunting antara lain Kajian Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS (Guru Besar Pangan dan Gizi IPB) pada 1.600 Balita di Sumba dengan intervensi susu dan telur selama 3-6 Bulan maka ditemukan anak berat badan sangat kurang turun dari 42,1 % menjadi 4,2 %. Selanjutnya ditemukan juga anak gizi baik naik dari 13,6 % menjadi 68 %.

Kemudian penelitian Nita Dwi Astikasari dan Wa Ode Sitti Apri Harliyanti menemukan bahwa Ibu hamil yang mengkonsumsi susu ibu hamil memiliki ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Berat Badan yang lebih besar dari ibu yang tidak mengkonsumsi susu ibu hamil.

Selanjutnya penelitian Sri Sumarni menyatakan terdapat peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil setelah pemberian susu ibu hamil maupun setelah pemberian tablet Fe dan terdapat perbedaan kadar hemoglobin antara ibu hamil yang diberi susu dan ibu hamil yang diberi tablet Fe.

Lebih jauh bila dilihat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/MENKES/1928/2022 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting pada bagian Pencegahan Primer (Promotif) disebutkan pencegahan dapat dilakukan pada saat Posyandu dengan mengupayakan PMT yang mengandung protein hewani, seperti telur, ayam, ikan, daging, susu dan produk olahan susu.

“Berdasarkan peran Dinas Kesehatan Provinsi dalam pelaksanaan PMT Lokal, Rentang Kendali Pelaksanaan yang terlalu jauh, Pengalokasian Anggaran PMT Lokal di Puskesmas TA 2023 (BOK Salur), Pencegahan Duplikasi Sasaran dan Anggaran, kajian ilmiah manfaat susu untuk Balita dan Ibu Hamil serta Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting maka Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melakukan pergeseran anggaran Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh dimana didalam rincian kegiatan semula Belanja Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal menjadi diantaranya Belanja Susu Balita untuk usia diatas 3 Tahun dan Susu Ibu Hamil,” pungkasnya. (ila)