Home Blog Page 1027

Tingkatkan Pelayanan, Kapolres Pelabuhan Belawan Sidak Pelayanan SIM dan SKCK

CEK: Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon melakukan pengecekan pelayanan terkait pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) dan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (26/10/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon melakukan pengecekan pelayanan terkait pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) dan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (26/10/2023).

Selama kunjungannya, Kapolres memberikan masukan konstruktif kepada Kasat Lantas dan Kasat Intel untuk meningkatkan standar pelayanan publik.

Kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembuatan SIM dan SKCK berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kapolres mengamati setiap tahap dalam proses pelayanan publik ini dan berbicara langsung dengan petugas yang terlibat.

Selama kunjungannya, Kapolres memberikan beberapa masukan terkait kekurangan yang perlu segera diperbaiki. Dia menekankan pentingnya pelayanan yang cepat dan efisien kepada masyarakat serta perlunya peningkatan dalam penggunaan teknologi untuk mempercepat proses administrasi.

Kapolres ketika dikonfirmasi, Jumat, (27/10/2023) menekankan pentingnya sikap ramah dan sopan dalam melayani masyarakat yang datang untuk mengurus SIM dan SKCK.

“Ini sebagai bukti komitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan publik di Polres Pelabuhan Belawan agar masyarakat merasa dihargai dan diberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Kegiatan pengecekan ini merupakan langkah positif dalam upaya Polres Pelabuhan Belawan untuk meningkatkan pelayanan publik terkait dokumen penting seperti SIM dan SKCK. Harapannya, hal ini akan memberikan perubahan signifikan dalam memberikan pelayanan publik terbaik. (mag-1/ram)

Pemprov Sumut Siap Bersinergi dengan KPK Demi Selamatkan Aset dan Pendapatan PAD

KOLABORASI: Rapat Koordinasi Daerah Kolaborasi Pemangku Kepentingan Dalam Rangka Penyelamatan Keuangan Negara/Daerah pada Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen menyelamatkan keuangan dan aset negara atau daerah. Serta berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan penghasilan asli daerah (PAD) Sumut.

Terkait hal tersebut, Pemprov Sumut memiliki beberapa fokus perhatian. Mulai dari penyelesaian sertifikasi tanah, optimalisasi pajak tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), optimalisasi pajak pemanfaatan air bawah tanah, hingga pemanfaatan ruang di kawasan Danau Toba.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin pada Rapat Koordinasi Daerah Dalam Rangka Penyelamatan Keuangan Negara/Daerah di Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Kamis (26/10).

“Pemprov Sumut berkomitmen melakukan berbagai upaya dalam hal penyelamatan keuangan negara, oleh sebab itu, Pemprov akan menjaga sinergi yang telah terbangun selama ini,” kata Hassanudin.

Hassanudin menilai, koordinasi dan sinergi sangat penting dilakukan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Apalagi tahun 2024 banyak agenda besar yang akan dilaksanakan sepanjang tahun.

“Koordinasi ini, sangat penting dilakukan, hal ini bagi kami sangat strategis, mengingat tahun depan ada pelaksaaan Pemilu dan Pilkada serentak, Sumut juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XXI,” kata Hassanudin.

Disampaikan juga, beberapa hal yang menjadi fokus perhatian Pemprov Sumut saat ini. Di antaranya sistem pemerintahan berbasis elektronik, peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), reformasi birokrasi, pembangunan zona integritas, pencegahan stunting, pencegahan dan penurunan kemiskinan ekstrim, penurunan pengangguran terbuka dan mengendalikan inflasi.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) Nurul Ghufron menyebut penyelenggara pemerintahan harus memperhatikan delapan sektor dalam pencegahan korupsi. Yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola dana desa.

“Jika delapan area tersebut itu bagus, maka penghasilan asli daerah (PAD) pun bisa naik,” kata Nurul.

Selain itu, Nurul mengharapkan, ada perbaikan sistem agar tata kelola pemerintahan dapat terjaga baik. Hal itu dilakukan guna menjaga atau membatasi agar tidak ada kesempatan untuk melakukan korupsi.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting mengharapkan, koordinasi lintas instansi tersebut dapat menambah pemahaman bagi para pemangku kebijakan atau penyelenggara pemerintahan, dalam hal pencegahan korupsi. Sehingga Sumut pun menjadi wilayah yang aman, nyaman bagi investasi.

“Bila korupsi dicegah, dapat dipastikan Sumut dapat menjadi daerah aman dan nyaman masuk investasi, mengingat Sumut juga memiliki potensi investasi yang besar,” kata Baskami.

Turut hadir pada kesempatan tersebut perwakilan Forkopimda Sumut, Bupati/Walikota se-Sumut dan OPD Pemprov Sumut.(gus/ram)

Ibu dan Anak Jadi Korban Kebakaran Pipa Penyalur BBM, Pertamina Ungkap Ulah Pelaku Pencurian

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruas pipa penyalur BBM, di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Kamis (27/10/2023) kemarin. Akibatnya, ibu dan anak menjadi korban kebakaran dan mengalami luka bakar di sekujur tubuh.

Ketika kebakaran tersebut terjadi, kedua korban berada di lokasi kejadian. Sedangkan, para pelaku melarikan diri. Ibu dan anak itu, langsung dilarikan warga sekitar ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kedua korban itu, masing-masing bernama
Ayu Yustika (31) seorang ibu rumah tangga dan anaknya, Agung Ibrahim (13) pelajar SMP kelas ll. Kedua korban mengalami luka bakar tersebut, merupakan warga Jalan Pulau Sinabang Lingkungan VIII Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Peristiwa itu, dibenarkan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria kepada wartawan, di Kota Medan, Jumat (27/10).

Satria mengatakan bahwa kebakaran di pipa BBM itu, hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, merupakan ulah pelaku pencurian BBM yang melubangi pipa penyalur BBM.

“Kami bisa sampaikan bahwa kebocoran diakibatkan oleh aksi pencurian dengan melubangi pipa penyalur BBM,” kata Susanto.

Satria menjelaskan, berdasarkan pada laporan yang diterima dari pihak pengamanan Pertamina Fuel Terminal (FT) Medan Grup bahwa sekitar pukul 15.30 WIB tim pengamanan jalur pipa yang sedang berpatroli mendapati adanya kebocoran pada pipa penyalur BBM di wilayah Kampung Kurnia, Belawan Bahari akibat dari aksi pencurian dengan cara melubangi pipa penyalur BBM.

“Mendapati hal tersebut, petugas pengamanan langsung berkoordinasi dengan FT Medan Group dan langsung melakukan tindakan awal dengan menutup lubang. Sementara serta meminta bantuan tim teknis untuk menutup kebocoran lebih lanjut,” jelas Satria.

Namun, menurut informasi warga sekitar, pada pukul 18.30 WIB para pelaku pencurian BBM kembali beraksi dengan membuka sengaja sumbatan lubang pipa BBM. Sehingga BBM keluar dari lubang tersebut dengan cukup deras dan pada saat bersamaan ada yang menyalakan api.

“Atas laporan insiden kebakaran tersebut, Pertamina segera menghentikan sementara aktivitas penyaluran BBM untuk mengurangi debit minyak yang keluar dari pipa yang dilubangi pencuri dan api berhasil dipadamkan atas bantuan warga setempat. Kondisi saat ini lokasi telah steril dan tim teknis Pertamina segera menutup lubang pipa secara permanen,” jelas Satria.

Pertamina telah melakukan berbagai upaya preventif agar pencurian BBM dengan melubangi pipa penyalur tidak terjadi di wilayah Belawan Bahari.

Atas peristiwa itu, Satria mengungkapkan pihaknya lakukan patroli rutin setiap hari bekerjasama dengan BKO Lantamal dan Kodim. Kemudian, juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait keselamatan lingkungan akibat illegal tapping BBM.

“Semua upaya preventif harus dibarengi dengan kesadaran dan kerjasama warga, karena beberapa kali aksi illegal tapping ini dilakukan oleh oknum warga yang berada tidak jauh dari sekitaran lingkungan tersebut,” tegas Satria.

Satria menyampaikan keprihatinan atas adanya 2 korban luka bakar, pihaknya memastikan akan membuat laporan resmi kepada aparat penegak hukum atas aksi pencurian BBM di jalur pipa ini.

“Jelas Pertamina dan warga sekitar dirugikan, sehingga kami akan melaporkan insiden ini kepada aparat yang berwajib agar pelaku pencurian dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum, yang berlaku,” tandas Satria.(gus/ram)

KPK Ajak Masyarakat Hajar Serangan Fajar

RAPAT: Deputi KPK RI di pada Rapat Sosialisasi Antikorupsi di Gedung DPRD Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada seluruh Bakal Calon Legislatif (Bacelag), untuk tidak bermain politik uang, dengan melakukan serangan fajar pada Pemilu tahun 2024, untuk mendulang suara masyarakat.

Hal itu, diungkapkan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana dalam pemaparannya saat mengikuti Rapat Sosialisasi Antikorupsi di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Sumut, Jumat (27/10/2023).

Wawan mengungkapkan untuk berhati-hati serangan fajar. Ia juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan masyarakat aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas transaksi politik setiap tahapan Pemilu 2024.

“Laporkan kalau ada, kita ingatkan masyarakat agar tidak menerimanya. Katakan, kami menolak politik uang,” ucap Wawan.

Wawan mengungkapkan pihaknya, melakukan pemantauan seluruh Indonesia dalam pencegahan politik uang. Termasuk, juga mengurai pengetahuan tentang korupsi, jenis, penyebab, pelaku, dan pencegahan serta penanggulangannya kepada seluruh peserta yang hadir “Tagline kami, hajar serangan fajar,” katanya.

Wawan menjelaskan bahwa KPK senantiasa mengampanyekan 9 nilai integritas antikorupsi yang disebut ‘Jumat Bersepeda KK’, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

“Hal terpenting dalam penanganan korupsi sejak dini adalah membangun nilai integritas yang dimulai dari diri kita sendiri terutama sebagai pelayan publik dan pemimpin. Menolak untuk menjadi korban korupsi dan menjadi pelaku korupsi itu sendiri,” jelas Wawan.

Wawan mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk anggota DPRD Sumut menerapkan budaya antikorupsi. Ia berharap, melalui sosialisasi antikorupsi yang digaungkan dapat menciptakan semangat dan perilaku antikorupsi dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya di Sumut.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, menyambut baik kegiatan sosialisasi antikorupsi tersebut. Ia berpesan kepada generasi muda calon pemimpin bangsa agar senantiasa mengikuti serangkaian program-program sosialisasi agar memahami langkah-langkah dalam bentuk pengawasan.

“Saya selaku ketua DPRD Sumut berpesan kepada generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan yang harus kita jaga. Ke depan kita harus memberantas korupsi dan mengetahui pendidikan tentang korupsi sejak dini agar tercipta pemimpin yang berintegritas untuk Indonesia,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Baskami mengungkapkan perlu dilakukan kordinasi antara KPK dengan DPRD Sumut, melakukan sosialisasi dalam sosialisasi dan pencegahan korupsi, dengan tujuan menciptakan budaya antikorupsi.

“Bila perlu dilaksanakan dua kali setahun, agar edukasi kepada masyarakat lebih tinggi khususnya bagi kami anggota dewan, sebab kami ini pengawasan dan sebagai pengawas agar lebih mengetahui langkah – langkah apa yang harus kami kerjakan,” tandas Baskami.(gus/ram)

PLN UPDK Belawan Gelar Nusantara Fest 2023

NUSANTARA FEST: Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Nusantara UPDK Belawan menggelar Nusantara Fest 2023 yang diselenggarakan di Halaman Kantor PLN Nusantara UPDK Belawan, Jumat (27/10/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Perusahaan Listrik Nasional (PLN)Nusantara UPDK Belawan menggelar Nusantara Fest 2023 yang diselenggarakan di Halaman Kantor PLN Nusantara UPDK Belawan, Jumat (27/10/2023).

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-78 yang jatuh pada 27 Oktober 2023, sekaligus memperingati ulang tahun PLN Nusantara UPDK Belawan yang ke 40.

Kegiatan diawali dengan Apel yang diikuti oleh seluruh Pegawai dan Staf PLN Nusantara UPDK Belawan, dengan pakaian serba putih, yang dipimpin langsung oleh Senior Manager PLN Nusantara UPDK Belawan, Harmanto.

Senior Manager PLN Nusantara PLN UPDK Belawan, Harmanto menyatakan, kegiatan ini untuk memperingati semangat dalam rangka transformasi PLN yang digaungkan melalui Accelerating Renewable Energy yang sudah sudah kita lakukan sejak tahun 2020.

“Kita akan tingkat energi pada seluruh pembangkit, kita optimis tahun 2060, PLN wajib New Energy,” ucapnya.

Setelah kegiatan apel, seluruh pegawai dan staf berganti baju untuk menyelenggarakan kegiatan acara yang disebut Nusantara Fest 2023, beragam acara menarik disuguhkan PLN Belawan mulai dari Sport Competition, Talk Show, Entertainment, dan juga acara Lucky draw dengan beragam hadiah menarik bagi peserta acara yang beruntung. (mag-1/ram)

Komisi II Dorong Dinkes Serius Tekan Angka TB di Kota Medan

Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy, memberikan perhatian serius terhadap tingginya angka penyakit Tuberkulosis (TB) di Kota Medan. Pasalnya dari total jumlah penyakit TB yang ada di Sumatera Utara, sepertiga kasusnya ada di Kota Medan.

Untuk itu, Rendy meminta Dinas Kesehatan Kota Medan untuk lebih serius dalam menekan angka TB. Mengingat, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku akan berupaya dalam melakukan percepatan penanganan tingginya angka penyakit TB kepada Kementerian Kesehatan.

“Kita minta Dinkes agar mendukung langkah Wali Kota Medan dalam melakukan percepatan penanganan TB dengan melakukan upaya-upaya yang lebih serius,” ucap Rendy kepada Sumut Pos, Jumat (27/10/2023).

Dikatakan Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Medan tersebut, upaya pemberantasan TB di Kota Medan harus dilakukan secara masif. Menurutnya, pemberantasan TB harus dimulai dari langkah pencegahan terlebih dahulu. Sebab bila tidak dicegah dengan baik, maka penularan TB di Kota Medan bisa semakin tinggi dan semakin sulit untuk diatasi.

“TB ini kan penyakit yang cukup mudah untuk menular, maka langkah pencegahan itulah yang paling penting. Sosialisasi kepada mereka yang sudah tertular dan yang belum tertular harus terus dilakulan, agar masing-masing bisa saling menjaga,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Rendy juga meminta perangkat di kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan hingga lingkungan untuk membantu Dinkes Medan dalam menyiapkan Data By Name By Address.

“Sebab dari data itulah nantinya Dinkes Medan akan melakukan pemetaan dan upaya pencegahan yang lebih luas,” katanya.

Kemudian, sambung Rendy, warga yang terkena penyakit TB juga harus terus diperhatikan untuk tetap menjaga protokol kesehatan serta meminum obatnya secara teratur.

“TB bisa disembuhkan, butuh perhatian dari kita semua agar kasus TB di Kota Medan dapat ditekan semaksimal mungkin. InsyaAllah tingginya angka TB di Kota Medan dapat teratasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengaku akan berupaya melakukan percepatan penanganan tingginya angka TB di Kota Medan. Sebagai langkah awal, Pemko Medan akan dilakukan adalah menyiapkan data by name dan by address terkait siapa saja warga yang terjangkit penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis tersebut.

Langkah itu dilakukan guna mempermudah melakukan pengobatan sekaligus pencegahan agar tidak terjadi penularan.

“Guna mempermudah dalam penanganan sekaligus pencegahan penyakit TB, kita harus mempersiapkan data by name dan by address, siapa saja warga yang terjangkit penyakit tersebut,” ucap Bobby Nasution saat menerima kunjungan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Imran Pambudi, MPHM di Balai Kota Medan, Rabu (25/10/2023) lalu.

Sebelumnya, Direktur P2PM Kemenkes dr Imran Pambudi, menyampaikan bahwa TB merupakan penyakit yang sudah lama ada dan tidak kunjung usai hingga saat ini. Dia pun mengungkapkan, bahwa dari total jumlah penyakit TB yang ada di Provinsi Sumatera Utara, sepertiga kasusnya ada di Kota Medan.

“Kita berharap Pak Wali dapat membuat kebijakan agar orang-orang yang terjangkit TB ini sadar dan mau memeriksakan dirinya agar tidak menularkan kepada orang lain,” harapnya.
(map/ram)

Jaksa Tuntut Mati Warga Pemukul 135 Kg Ganja

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap Dhody Andreanto, terdakwa kasus ganja secara virtual, Jumat (27/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Dodhy Adreanto Sidablok alias Dodi, dituntut jaksa dengan pidana mati. Warga asal Simalungun ini, dinilai terbukti memikul ganja seberat 135 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (27/10/2023).

Jaksa penuntut umum (JPU) Maria FR Tarigan dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan pidana kepasa Dodhy Adreanto Sidablok alias Dodi dengan pidana mati,” tegasnya.

Menurut JPU, hal memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah, dalam memberantas tindak pidana narkotika. “Hal meringankan tidak ditemukan,” katanya.

Setelah membacakan tuntutan, majelis hakim diketuai Sayed Tarmizi memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa, untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip dakwaan, kasus terungkap Putra alias Putra bersama Sabar Hasibuan alias Sabar (berkas terpisah) membawa ganja kering ke Medan dengan upah Rp250 ribu per kilogram dari Ipul.

Kemudian Ipul mentransfer uang Rp2 juta untuk mencari mobil. Lalu Ipul menyuruh terdakwa bertemu dengan Perdi di daerah Kampung Ureng, Aceh. Setelah ketemu, Perdi memuat karung yang berisi ganja tersebut.

Selanjutnya sampai di Tanjung Pura, Sumatera Utara, Ipul menghubungi dan mengirimkan nomor penerima, yaitu Dodi Andreanto Sidabalok alias Dodi (berkas terpisah), setelah itu mereka saling berkomunikasi.

Singkatnya, petugas Ditresnarkoba Polda Sumut mendapatkan informasi adanya peredaran narkotika jenis ganja dari Aceh ke Medan. Setelah itu terdakwa dan Sabar ditangkap petugas kepolisian di kawasan Stabat, Sumut.

Selanjutnya terdakwa dan Sabar Hasibuan dibawa ke mobil untuk interogasi. Terdakwa mengaku akan memberikan ganja kering ini kepada Dodi di Medan.

Setelah itu, petugas menyuruh terdakwa menghubungi Dodi. Kemudian mereka bersepakat bertemu di salah satu kampus swasta di Medan. Setelah bertemu, petugas langsung mengamankan Dodi. (man)

Kesehatan Merupakan Bagian Penting Mengawali Aktivitas

SENAM: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ikut dalam Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas serta kebugaran jasmani di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani menghadiri kegiatan pelaksanaan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas (Kardiovaskuler, DM, TBC/Tuberculosis) Serta Kebugaran Jasmani (Pelaksanaan Gerakan Kebugaran Jasmani) dan Deteksi Dini Faktor Resiko PTM (Penyakit Tidak Menular) Kota Tebingtinggi di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Jumat (27/10/2023).

Disampaikan Syarmadani bahwa kesehatan merupakan bagian penting dan awal dari prasyarat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. “Jadi supaya sehat itu bisa menjadi bagian dari kehidupan kita, menjadi bagian penting, membangun kesadaran pengetahuan sampai dengan tindakan-tindakan yang sifatnya mungkin intervensi, baik melalui obat-obatan maupun yang sifatnya dengan upaya operasi,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Syarmadani, gerakan masyarakat hidup sehat ini secara holistik perlu menjadi perhatian kita, mulai dari menjaga pola hidup, menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk dan menghindari potensi keluarnya segala macam penyakit.

Karena disadari atau tidak, terangnya, semakin usia, semakin menurun daya tahan tubuh yang dimiliki, kalau tidak kita pelihara, salah satu upaya bisa melalui senam.

“Saya kira kegiatan-kegiatan ini sekali lagi, jangan hanya sebuah program, mari kita jadikan kebutuhan. Kemudian mari pola hidup sederhana ini kita jalankan, termasuk tadi masalah Diabetes Melitus, kemudian terkait radiovaskuler terrmasuk juga TBC,” pungkas Syarmadani.

Sebelumnya, dalam laporan yang disampaikan Plt Kadis Kesehatan dr Henny Sri Hartati, mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk memasyarakatkan Gerakan Hidup Sehat (Germas) Kota Tebingtinggi.

“Dengan melakukan deteksi dini untuk penyakit prioritas tidak menular di Kota Tebing Tinggi, karena PTM ini telah menjadi penyakit pembunuh nomor satu untuk Indonesia, yaitu kanker, jantung dan ginjal,” terang Henny.

Kegiatan dirangkai dengan senam jantung sehat, senam kota lemang, aerobik zumba dan senam kolaborasi sumut di halaman Lapangan Merdeka, dilanjutkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. (ian/ram)

Sat Lantas Polres Tebingtinggi Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Usia Dini

KUNJUNGI: Personel Sat Lantas Polres Tebingtinggi memberikan edukasi rambu rambu lalulintas kepada anak didik usia dini.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Tebingtinggi melaksanakan program goes to school ke SD Negeri 163088 Kota Tebingtinggi, Jalan Nangka Kota Tebingtinggi, Jumat (27/10/2023).

Kegiatan Police goes to school yang dipimpin oleh Kanit Kamsel Ipda Andi ini juga dihadiri oleh Aipda Helida Sinukaban, Kepala SDN 163088 Ardini Novianti Harahap, para guru dan siswa siswi sekolah dasar.

Kanit Kamsel Ipda Andi dan Personel Sat Lantas melaksanakan kegiatan sosialisasi rambu rambu lalulintas dan pentingnya kesadaran berlalu lintas kepada siswa siswi SD Negeri 163088, juga memperkenalkan dan menanamkan disiplin serta tertib berlalulintas sejak usia dini.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini agar tersampaikannya pesan pesan Kamtibcar Lantas kepada para pelajar usia dini dan para guru,” ujar Ipda Andi.

Selain itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta menekan pelanggaran lalulintas dan menurunkan kejadian laka lantas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kepala Sekolah, Ardini Novianti menyambut baik kedatangan Sat Lantas Polres Tebingtinggi untuk mensosialisasikan rambu rambu lalulintas kepada anak didik pada usia dini.

“Dengan adanya sosialisasi ini, anak anak didik kita yang masih usia dini akan lebih tertarik belajar tentang rambu rambu lalulintas,” bilangnya. (ian/ram)

PT Aqua Farm Nusantara Pekerjakan 1.300 Tenaga Lokal

SEGAR: Ikan Tilapia sejenis Ikan Nila yang masih segar sebelum diolah.( fad )

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia atau PT Aqua Farm Nusantara sebagai pelopor bisnis budidaya Ikan Tilapia bertekad untuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.

Hal itu ditunjukkan dengan sejak beroperasi pada 1989 PT Aqua Farm Nusantara mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan di Sumatera Utara, 1.300 di antaranya adalah masyarakat Serdang Bedagai di mana tempat perusahaan ini berdiri.

Processing Plant Director Regal Springs Indonesia, Sri Rusmianawati mengatakan bahwa Regal Springs ingin memberikan lebih banyak akses dan peluang untuk masyarakat daerah.

“Keberadaan pabrik pengolahan Regal Springs Indonesia di Kabupaten Serdang Bedagai kami harapkan dapat memberikan lebih banyak akses dan peluang untuk masyarakat sekitar wilayah operasional kami,” katanya Kamis (26/10/2023) di Serdangbedagai.

“Baik itu untuk memberikan alternatif mata pencarian, peningkatan lapangan pekerjaan, menjaga tersedianya bahan pangan yang bergizi untuk masyarakat serta berkolaborasi bersama pemangku kepentingan,” imbuh Rusmianawati.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral perusahaan, tahun 2018 Regal Springs Indonesia meluncurkan program tanggung jawab sosial dan keberlanjutan “KAMI PEDULI”.

Program tersebut berfokus pada pilar lingkungan, sosial, kesehatan dan ekonomi. Ini adalah program berkelanjutan terpadu pertama untuk budidaya ikan Tilapia.

Dalam operasionalnya, Regal Springs Indonesia selalu mengedepankan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Hal tersebut dibuktikan dengan salah satu pencapaian yakni menjadi produsen Ikan Tilapia pertama di dunia yang menjalankan operasionalnya dengan bertanggung jawab sesuai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan GAA BAP.

Adapun produk ikan tilapia dari perusahaan yang berdiri di Lubuk Naga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut ini yaitu fillet ikan tilapia, loin, portion, kepala ikan, dan lainnya yang disebut sebagai produk utama. Adapun filet ikan tersebut sebagian besar diekspor ke Amerika Serikat.

Sementara produk sampingan seperti tetelan ikan, perut ikan, sisik, kulit, kepala ikan, dan lainnya dijadikan sebagai produk alternatif yang dipasarkan oleh pedagang binaan Koperasi Karyawan Aqua Farm Nusantara Makmur Sejahtera (ANMS).

Adapun pembelian sebagiannya melalui koperasi tersebut rata-rata pengambilan produk 50-150kg. Saat ini permintaan atas ketersediaan bahan pangan dari ikan tilapia di Serdang Bedagai terus bertumbuh, dengan rata-rata sekitar 5 persen.

Uniknya tak satupun bagian dari ikan Tilapia di Regal Springs ini terbuang sia-sia. Kebijakan nir limbah (zero waste) yang ketat serta sesuai prosedur membuat semua produk sisa dapat digunakan kembali oleh industri lain. Dengan begitulah Regal Springs meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.

“Walaupun hanya 35 persen dari ikan yang dipotong menjadi fillet, sisanya akan kami distribusikan untuk digunakan kembali untuk industri lain, seperti farmasi, kosmetik, pakaian, bahkan bahan bakar,” pungkasnya. (fad/ram)