Home Blog Page 1028

PT Aqua Farm Nusantara Pekerjakan 1.300 Tenaga Lokal

SEGAR: Ikan Tilapia sejenis Ikan Nila yang masih segar sebelum diolah.( fad )

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia atau PT Aqua Farm Nusantara sebagai pelopor bisnis budidaya Ikan Tilapia bertekad untuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.

Hal itu ditunjukkan dengan sejak beroperasi pada 1989 PT Aqua Farm Nusantara mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan di Sumatera Utara, 1.300 di antaranya adalah masyarakat Serdang Bedagai di mana tempat perusahaan ini berdiri.

Processing Plant Director Regal Springs Indonesia, Sri Rusmianawati mengatakan bahwa Regal Springs ingin memberikan lebih banyak akses dan peluang untuk masyarakat daerah.

“Keberadaan pabrik pengolahan Regal Springs Indonesia di Kabupaten Serdang Bedagai kami harapkan dapat memberikan lebih banyak akses dan peluang untuk masyarakat sekitar wilayah operasional kami,” katanya Kamis (26/10/2023) di Serdangbedagai.

“Baik itu untuk memberikan alternatif mata pencarian, peningkatan lapangan pekerjaan, menjaga tersedianya bahan pangan yang bergizi untuk masyarakat serta berkolaborasi bersama pemangku kepentingan,” imbuh Rusmianawati.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral perusahaan, tahun 2018 Regal Springs Indonesia meluncurkan program tanggung jawab sosial dan keberlanjutan “KAMI PEDULI”.

Program tersebut berfokus pada pilar lingkungan, sosial, kesehatan dan ekonomi. Ini adalah program berkelanjutan terpadu pertama untuk budidaya ikan Tilapia.

Dalam operasionalnya, Regal Springs Indonesia selalu mengedepankan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Hal tersebut dibuktikan dengan salah satu pencapaian yakni menjadi produsen Ikan Tilapia pertama di dunia yang menjalankan operasionalnya dengan bertanggung jawab sesuai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan GAA BAP.

Adapun produk ikan tilapia dari perusahaan yang berdiri di Lubuk Naga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut ini yaitu fillet ikan tilapia, loin, portion, kepala ikan, dan lainnya yang disebut sebagai produk utama. Adapun filet ikan tersebut sebagian besar diekspor ke Amerika Serikat.

Sementara produk sampingan seperti tetelan ikan, perut ikan, sisik, kulit, kepala ikan, dan lainnya dijadikan sebagai produk alternatif yang dipasarkan oleh pedagang binaan Koperasi Karyawan Aqua Farm Nusantara Makmur Sejahtera (ANMS).

Adapun pembelian sebagiannya melalui koperasi tersebut rata-rata pengambilan produk 50-150kg. Saat ini permintaan atas ketersediaan bahan pangan dari ikan tilapia di Serdang Bedagai terus bertumbuh, dengan rata-rata sekitar 5 persen.

Uniknya tak satupun bagian dari ikan Tilapia di Regal Springs ini terbuang sia-sia. Kebijakan nir limbah (zero waste) yang ketat serta sesuai prosedur membuat semua produk sisa dapat digunakan kembali oleh industri lain. Dengan begitulah Regal Springs meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.

“Walaupun hanya 35 persen dari ikan yang dipotong menjadi fillet, sisanya akan kami distribusikan untuk digunakan kembali untuk industri lain, seperti farmasi, kosmetik, pakaian, bahkan bahan bakar,” pungkasnya. (fad/ram)

Optimalisasi Pajak Daerah, Pemda Wajib Buat Payung Hukum Mengacu pada UU HKPD

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) implementasi undang-undang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (HKPD) dalam rangka optimalisasi pajak daerah. Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara, Meryl Rouli Saragih mengatakan, daerah mempunyai hak dan kewajiban mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Meryl, dalam menyelenggarakan pemerintahan dengan baik, diperlukan sumber-sumber pembiayaan yang sah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan bagi daerah, perlu menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang baru.

“Penyelenggaraan FGD ini agar UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan penerimaan daerah di Sumatera Utara,” kata Meryl dalam FGD UU HKPD dalam rangka optimalisasi pajak daerah, di Hotel Grandika Medan, Kamis (26/10/2023).

Meryl mengatakan, sebelum UU Nomor 1 Tahun 2022 ini diterbitkan, sudah ada aturan sebelumnya. Tetapi capaian-capaian UU yang lama dianggap oleh pemerintah pusat tidak memberi kontribusi yang signifikan. Oleh karena itu, untuk menyempurnakan pemungutan pajak di tingkat daerah khususnya di provinsi, diterbitkan UU tersebut.

“Setelah adanya UU ini, mentransformasikan sistem desentralisasi fiskal yang artinya memperkuat peran daerah. Mengatur di dalamnya tentang perbaikan dan pemerataan layanan publik, sebagai salah satu pilar penopang dari pembangunan di daerah adalah UU HKPD,” ujar politisi muda PDI Perjuangan ini.

Sehingga, setelah UU HKPD ini terbit, maka pemerintah daerah wajib membuat payung hukum berupa peraturan daerah (Perda) yang mengacu pada UU HKPD. Adapun peraturan pemerintah yakni PP Nomor 35 Tahun 2023 Tentang Ketentuan Umum Pajak dan Retribusi Daerah. Perda ini yang mengatur lebih detail dan menjadi pedoman daerah khususnya provinsi dalam membangun sebuah tata kelola penerimaan pajak untuk lebih komprehensif dan baik.

“Di mana penekanan dalam UU HKPD ini, bagaimana cara pemungutan pajak/retribusi dioptimalkan. Kedua, penekanan UU ini juga kerja sama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota. Kenapa harus kerja sama? Karena akan ada bagi hasil di pajak-pajak tertentu, ada bagi hasil di antara provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.

Didampingi Tenaga Ahli, MH Yunus, Meryl menambahkan, terkait pemungutan retribusi pajak dipusatkan dalam kebijakan satu perda. Sebab selama ini semua dibuat masing-masing misalnya dalam peraturan pergub dan perwal/perbup. Ke depan peraturan itu tidak boleh lagi dan semua diatur secar lengkap di dalam satu perda yaitu perda pajak daerah dan retribusi daerah.

Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara ini berharap, penyelenggaraan FGD ini bisa menjaring masukan dan pendapat peserta secara interaktif untuk bisa menyampaikan harapannya terkait pajak daerah. Ketika UU HKPD ini diimplementasikan dalam perda, ungkap Meryl, maka perda yang sudah jadi dapat memuaskan masyarakat khususnya masyarakat Sumut.

“Karena penerimaan lewat pajak adalah mencapai hampir sepertiga dari pendapatan daerah di Sumut. Hal ini sangat signifikan dan vital, maka kesadaran masyarakat dalam membayar pajak itu sangat diharapkan. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka sosialisasi seperti harus rajin kita sosialisasikan,” pungkasnya. (adz)

Jokowi Beri Berpesan kepada PLN untuk Wujudkan Ketahanan Energi hingga Menerangi Pelosok Negeri

JAKARTA,SUMUTPOS.CO – Tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Listrik Nasional (HLN). Sejak 78 tahun lalu pula, PT PLN (Persero) hadir menjadi terang untuk Indonesia. Pada HLN ke-78 ini, Presiden RI Joko Widodo berharap PLN terus melangkah maju untuk senantiasa menerangi Indonesia dan menjaga ketahanan energi Indonesia.

“Selamat hari listrik nasional yang ke 78. Kepada seluruh keluarga besar, perusahaan listrik negara di seluruh penjuru tanah air. Teruslah bertransformasi agar PLN semakin kokoh dan maju mewujudkan ketahanan energi di masa depan, dan menerangi Indonesia sampai ke pelosok negeri,” ujar Presiden Joko Widodo.

Komisaris Utama PLN Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menegaskan semangat PLN untuk mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang mandiri, andal dan bersih diselaraskan dengan konsep pembangunan Green Energy. Hal ini menjadi bagian komitmen PLN menghadapi berbagai tantangan serta mendukung upaya pemerintah dalam transisi energi.

“Kita memahami tantangan transisi energi ada di depan mata. Kita juga melihat tantangan untuk mewujudkan Net Zero Emissions yang kita harus capai di tahun 2060 dan ini semua adalah menambah tugas kita untuk mewujudkan sistem kelistrikan yang mandiri, berketahanan, dapat diandalkan, bersih, profesional dan tentu efisien dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Agus.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat memimpin upacara HLN ke-78 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (27/10 /2023) mengatakan PLN tak akan berhenti berkontribusi untuk negeri. Sebagai jantung pembangunan, pertumbuhan dan roda ekonomi PLN akan terus memberikan upaya terbaiknya.

“Puluhan tahun negara ini ada, negara ini terus tumbuh. Dan dari waktu ke waktu jugalah, PLN menjadi jantungnya pembangunan, jantungnya pertumbuhan, jantungnya roda ekonomi dan industri nasional,” kata Darmawan.

Ia mengatakan salah satu kunci untuk PLN terus bertumbuh adalah melalui langkah transformasi. Tiga tahun terakhir, PLN banyak melakukan pembenahan dan akselerasi proses bisnis. Transformasi ini membuahkan hasil dengan inovasi kelistrikan baru yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, pelaku bisnis, industri nasional serta mendorong bangkitnya perekonomian Indonesia pascapandemi Covid-19.

“Di Hari Listrik Nasional tahun ini, kita bukan hanya merayakan HLN ke-78. Tetapi menjadi lebih istimewa, karena kita merayakan juga keberhasilan tiga tahun perjuangan insan PLN menjalankan Transformasi. Itu karena kita ingin terus memastikan perusahaan yang kita cintai ini agar selalu kokoh. Selalu mampu menjadi jantungnya Indonesia,” tegas Darmawan.

78 tahun bukan waktu yang sebentar untuk PLN berkancah di negeri ini. Ke depan, PLN mempunyai target untuk tak hanya menjadi perusahaan listrik saja, tetapi sebagai perusahaan penyedia energi kelas dunia.

Untuk bisa mencapai target tersebut bukan tanpa rintangan, salah satunya perubahan iklim. Saat seluruh dunia menyepakati langkah pengurangan emisi, PLN mengambil langkah agresif dan menjadi lokomotif transisi energi di Indonesia.

“PLN membangun strategi baru. Kita jalankan transisi energi bukan hanya karena aturan-aturan global. Tetapi karena kita komit, pada generasi masa depan untuk menikmati hidup yang lebih baik dari sekarang,” kata Darmawan.

Upaya akselerasi pengembangan energi terbarukan yang dilakukan PLN melalui Accelerated Renewable Energy Development (ARED) akan mampu menambah porsi energi baru terbarukan (EBT) hingga 75% sampai dengan tahun 2040.

“Di tengah tantangan mismatch antara lokasi sumber EBT berskala besar di daerah terpencil dengan pusat demand listrik di Pulau Jawa, kami membangun Green Enabling Supergrid. Menjadikan sistem kelistrikan Indonesia yang sebelumnya terpisah antar pulau menjadi terhubung satu sama lain,” ucap Darmawan.

PLN juga mengembangkan Smart Grid dan Flexible Generations yang membuat sistem kelistrikan mampu mengatasi intermitensi pada pembangkit energi terbarukan. Dengan upaya yang dilakukan melalui ARED ini memungkinkan penambahan porsi pembangkit EBT meningkat tiga kali lipat hingga 60 Gigawatt pada tahun 2040.

“Potensi EBT yang tadinya tidak bisa kita manfaatkan, ke depan menjadi termanfaatkan. Selain itu, tentunya akan mampu membangkitkan kawasan dengan memunculkan episentrum ekonomi baru,” jelas Darmawan.

Dengan upaya-upaya ini, PLN bukan lagi sebagai perusahaan penyedia jasa listrik saja. PLN juga menjadi perusahaan terdepan yang mampu menjawab semua kebutuhan pelanggan. PLN menjadi garda depan dalam menjamin pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi motor penggerak ekonomi dunia lewat langkah strategis.

“Dulu, PLN selalu berada di kursi belakang dalam memenuhi _demand_ industri baru atau listrik desa. Sekarang, kita bukan saja hanya mampu memenuhi setiap kebutuhan listrik yang andal. Tetapi PLN akan mampu memenuhi setiap kebutuhan ekonomi, industri, dan untuk seluruh masyarakat Indonesia di masa yang akan datang,” jelas Darmawan.

Darmawan memastikan semangat PLN dalam menghadirkan listrik andal tidak akan luntur. Seluruh insan PLN berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi negeri.

“Tujuannya satu, untuk Indonesia. Untuk Indonesia yang akan menjadi lebih kuat lagi. Dengan industri yang tumbuh. Dengan ekonomi yang bergerak. Dengan 85 juta pelanggan yang bisa menikmati listrik yang andal, dengan layanan PLN yang terbaik, yang responsif, yang memuaskan. Demi seluruh rakyat Indonesia yang bisa menikmati terang dan masa depan yang cerah,” pungkas Darmawan. (ila)

Alfamidi Berikan Bantuan untuk Atasi Stunting di Langsa Aceh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) menyalurkan bantuan stunting di Kota Langsa, Aceh.

Kegiatan corporate social responsibility (CSR) ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk (DP3ADALDUKKB), dan Keluarga Berencana dan Dinas Kesehatan Kota Langsa.

Setiap anak yang masuk dalam kategori risiko stunting mendapat bantuan telur untuk kebutuhan selama satu bulan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Langsa Amrawati mengucapkan terima kasih kepada Alfamidi atas bantuan yang ditujukan untuk anak berisiko stunting.
“Dengan mengkonsumsi telur setiap hari diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi,” ujarnya pada Jumat (27/10/2023).

Branch Manager Alfamidi Medan Martadi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa yang telah mendukung kegiatan sosial yang ditujukan pada anak berisiko stunting.

“Tentu ini menjadi bagian kepedulian sosial kami. Semoga keberadaan kami bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (ila)

BPKPAD Gandeng Kejari Binjai Tagih Usaha Penunggak Pajak

DEPAN: Kantor BPKPAD Binjai di Jalan Jambi, Binjai Selatan tampak dari depan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah bersama Kejaksaan Negeri Binjai berkolaborasi melakukan penagihan pajak. Hal ini dikarenakan para pengusaha yang memiliki cafe, restoran, atau usaha lainnya diduga meninggal pembayaran pajak.

Ini dilakukan demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Binjai. “Kerja sama dengan Kejari Binjai dalam penagihan pajak sedang berjalan. Beberapa wajib pajak masih memiliki kekurangan bayar dan sudah diteruskan ke Kejari Binjai,” kata Kepala BPKPAD Binjai, Erwin Toga Purba.

Diungkapkannya, BPKPAD Binjai juga menongkrongi tempat usaha yang disinyalir menunggak pajak. Usaha dimaksud seperti rumah makan, restoran hingga kafe.

Teknisnya, ujar dia, petugas BPKPAD Binjai duduk dari jam buka hingga tutup. Hal tersebut untuk memantau pendapatan dari usaha tersebut.

“Ini dilakukan selama satu bulan penuh,” tegasnya.

Dia menambahkan, ada ditemukan beberapa usaha rumah makan dan restoran atau kafe yang menyetorkan pajaknya tidak sesuai atau tidak wajar. “Temuan kekurangan bayar ini kami koordinasikan ke Datun Kejari Binjai untuk ditindaklanjuti,” kata dia.

Penempatan petugas di tempat usaha ini akan terus dilakukan hingga tuntas. Menurut dia, BPKPAD Binjai tidak mampu menuntaskan persoalan penagihan pajak yang tak dapat dipungut.

Alasannya, karena keterbatasan petugas. “Kita lakukan bertahap sampai semuanya selesai,” kata dia.

Erwin membeberkan, usaha rumah makan dan restoran yang sedang dipantau BPKPAD Binjai, seperti Sawah Lukis, Median, Coffee Crowd, IAM, dan Nelayan.

Tahun 2023 Pemko Binjai menargetkan PAD sekitar Rp160 miliar. Meski target turun dari tahun sebelumnya, tetapi pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut.

“Maksimal 90 persen kita capai. Terkait target PAD turun, itu mempertimbangkan tunggakan PBB yang mencapai Rp68 miliar. Tagihan PBB ini tadinya dikelola oleh KPP Pratama Binjai, tetapi sudah dikembalikan lagi wewenangnya ke Pemko Binjai. Ada aturan, tunggakan yang sudah di atas 5 tahun bisa dihapus, sehingga kita pertimbangkan tunggakan PBB ini untuk dimasukkan sebagai target PAD tahun ini,” kata dia.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan MoU dengan BPKPAD, Jumatt (27/10/2023). Menurut dia, Kejari Binjai telah menerima surat kuasa khusus (SKK) terkait penagihan pajak dan retribusi.

“Benar telah dilakukan MoU antara Kejaksaan Negeri Binjai dengan BPKPAD. Dalam penandatanganan ini, kejaksaan melalui Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara membantu BPKPAD, yang salah satunya pajak,” pungkasnya. (ted/2023)

Pipa Penyaluran BBM Milik Pertamina Terbakar, 2 Warga Jadi Korban

BAKAR: Agung Ibrahim (13) menjadi korban pembakaran pipa Penyaluran BBM milik Pertamina di Jalan Pulau Sinabang, Keluarahan Belawan Bahari saat dirawat di rumah sakit.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Pipa Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Pertamina di Jalan Pulau Sinabang, Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, terbakar pada Kamis (26/10/2023) sekira pukul 18.30 WIB. Akibatnya, 2 warga yaitu Ayu Yustika (31) seorang ibu rumah tangga dan Agung Ibrahim (13) pelajar SMP kelas ll yang merupakan warga Jalan Pulau Sinabang Lingkungan VIII Kelurahan Belawan Bahari mengalami luka bakar 50 hingga 80 persen.

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, warga mencium aroma BBM jenis pertalite. Setelah dicari tahu, ternyata ada minyak tumpahan di bawah kolong jembatan Jalan Pulau Sinabang. Dan ada orang lain yang terlihat sedang berada di sekitar pipa sedang membakar.

Pada bersamaan, Ayu Yustika sedang melintas di jembatan tersebut dan Agung sedang bermain bersama beberapa temannya. Tiba-tiba dari bawah kolong jembatan itu mengeluarkan semburan api
Sehingga semburan api itu mengenai keduanya. Melihat luka bakar yang cukup parah, warga setempat dan pihak keluarga membawa korban ke rumah sakit PHC Belawan.

Bahkan warga, juga sempat melihat pelaku, yang sengaja membakar tumpahan minyak curian dari pipa penyalur milik PT Pertamina. Melihat api membesar dan mengenai warga pelaku pembakaran itu pun langsung melarikan diri.

Sri Yanti orang tua Agung Ibrahim meminta kepada aparat penegak hukum dapat menindak para pelaku pencuri minyak yang berada di dalam pipa penyalur milik PT. Pertamina.

“Saya mengharapkan kepada petugas keamanan untuk menangkap para pelaku pencuri minyak dari pipa dan pelaku yang sengaja membakar tumpahan minyak curian itu. Karena akibat ulahnya itu anak saya yang masih kecil itu terbakar,” harap Sri Yanti.(mag-1/ram)

Warga Deliserdang Curhat Soal Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan ke H Akhiruddin Lc

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS H Akhiruddin Lc kembali menggelar reses di Desa Jatibaru, Pagar Merbau, Deliserdang, Sabtu (21/10). Banyak persoalan yang disampaikan masyarakat pada reses yang turut dihadiri kepala desa, Babinsa l, dan Babinkamtibmas ini, termasuk soal pelayanan BPJS Kesehatan.

Seorang warga mengaku, dirinya tidak mampu membayar iuran BPJS Kesehatan mandiri, sehingga dia berharap bisa menjadi peserta penerimaan bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Namun hal itu terkendala karena dia sudah menunggak iuran.

“Jadi harus dilunasi terlebih dulu tunggakannya, sementara saya tidak mampu. Saya berharap kepada Bapak Akhiruddin agar bisa membantu saya. Paling tidak ada keringanan berupa pemotongan hingga 50 persen dari tunggakan itu,” keluh warga.

Selain persoalan BPJS Kesehatan, warga juga mengeluhkan masalah pemberantasan narkoba. “Kami meminta agar pemberantasan narkoba jangan hanya slogan. Harus benar-benar terlaksana, jangan hanya menjadi cakap-cakap kosong saja,” pinta warga lainnya.

Menanggapi permasalahan yang disampaikan konstituennya, Akhiruddin mengatakan akan membawa aspirasi tersebut kepada dinas dan instansi terkait. “Saya akan perjuangkan semaksimal mungkin keluhan warga ini, sehingga dapat memenuhi ekspektasi warga,” ujarnya.

Selain menggelar reses di Pagar Merbau, Akhiruddin juga menyambangi konstituennya di Desa Percut, Kecamatan Percut Seituan, Pasar V Kebun Kelapa Kecamatan Beringin, Sidourip Kecamatan Beringin, Paluh Kemiri Kecamatan Lubukpakam, Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa, Desa Sei Gelugur Kecamatan Pancurbatu, dan Desa Lama Kecamatan Hamparanperak. (adz)

Redha Valevi Ajak Masyarakat Mengawal Peradilan Bersih dan Bermartabat

Komisi Yudisial (KY) RI menggelar diskusi hukum.(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Yudisial (KY) RI mengundang Ketua Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho, Dr. Muhammad Redha Valevi, S.H.I., M.H, sebagai narasumber dalam diskusi hukum di Aula Kantor Bupati Aceh Besar, Kamis (26/10) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Redha Valevi mengangkat tema ‘Partisipasi Masyarakat dalam Penegakan Hukum Mewujudkan Peradilan Bersih’.

Menurut Redha Valevi, penting adanya edukasi kepada masyarakat terutama terkait kedudukan, wewenang dan tugas KY sebagai lembaga negara yang berperan dalam mewujudkan peradilan bersih.

Melalui edukasi, katanya, sehingga menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penegakan hukum sebagai upaya peningkatan access to justice untuk mempercepat terciptanya peradilan bersih dan berwibawa sebagai bagian dari fungsi KY itu sendiri.

“Peran serta masyarakat atau publik ini adalah hal penting dalam mengawal peradilan bersih dan bermartabat di Provinsi Aceh,” kata Redha Valevi di hadapan Tim KY- RI yang mendapat aplus dari segenap peserta dalam diskusi tersebut.

Dia menambahkan, KY dipandang perlu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga integritas hakim dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap hakim dan pengadilan.

Sehingga, tambahnya, kesadaran hukum di masyarakat menjadi tergugah pentingnya nilai– nilai luhur Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) menjadi hidup dalam masyarakat.

“Peran Serta Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Peradilan Bersih” dapat menjadi alternatif pembelajaran tentang isu kepastian hukum, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Ketua MS Jantho juga menjelaskan bahwa MS sebagai Pengadilan Agama yang memiliki tugas pokok menerima, memeriksa dan memutus perkara perdata agama juga memiliki kewenangan Absolute menerima, memeriksa dan memutus perkara Pidana yaitu Qanun Jinayat.

Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Daerah Istimewa Aceh dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Dikatakan, dalam menjalankan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Besar, semua pihak harus semangat satu dengan yang lain, baik Pemerintah Daerah, masyarakat dan juga stakeholder terkait. Tidak hanya memiliki semangat tetapi juga perlu mendapat sokongan atau dukungan riil dalam pelaksanaannya.

MS sebagai pengadilan yang memiliki kewenangan menerima, memeriksa dan memutus Perkara Pidana Qanun Jinayat perlu mendapat sokongan dan dukungan riil dari Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Lebih lanjut Redha Valevi menyampaikan kepada masyarakat terkhusus kepada audiens yang hadir mendengar agar berpartisipasi aktif dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Aceh Besar.

“Salah satu contohnya, masyarakat dapat mencegah dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada pelanggaran hukum khususnya di lingkungan pengadilan seperti kegiatan gratifikasi dan korupsi,” pungkasnya.

Selain Ketua Hakim MS, sejumlah narasumber lain juga menyampaikan materinya terkait edukasi hukum lain serta tugas fungsi KY. Beberapa narasumber tersebut antara lain Key Note Speech “Peran Komisi Yudisial Dalam Menegakkan Kode Eik dan
Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)”
oleh Anggota KY-RI, Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata, S.H., M.Hum.

Prof Mukti juga memaparkan kondisi ideal dunia peradilan yang dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan serta sejarah terbentuknya Komisi Yudisial.

Kemudian oleh Kepala Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY, Jumain, S.E bertema “Peran Komisi Yudisial Dalam Mewujudkan Peradilan Bersih”. Dia membahas penjabaran umum tentang wewenang dan tugas KY; Mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran KEPPH.

Selanjutnya oleh Sekretaris Daerah Aceh Besar berjudul “Peran Pemerintah Daerah dalam Memberikan Perlindungan Hukum Kepada Masyarakat”.

Kegiatan edukasi publik ini terdiri dari seluruh elemen masyarkat diantaranya Ketua Pengadilan Negeri Jantho, ASN Pemkab Aceh Besar, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Adat/masyarakat, Mahasiswa, dan sebagainya.

Menutup kegiatan masing-masing Narasumber menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan audiens dan berfoto bersama.(rel)

Smartfren Berikan Paket Data Terbaik di Kelasnya Mulai dari Rp15.000

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelanggan Smartfren kini bisa menikmati paket data terbaik di kelasnya, yaitu Smartfren Kuota dengan harga lebih terjangkau mulai dari Rp15.000. Dengan harga yang sangat kompetitif tersebut, pelanggan sudah bisa memenuhi berbagai kebutuhan digital sehari-hari, mulai dari akses streaming, media sosial, pesan instan, hingga untuk transportasi dan belanja online. Pilihan paket terbaru ini diharapkan jadi medium yang mendukung anak-anak muda mewujudkan cita-cita serta berkarya 100% untuk Indonesia.

Sukaca Purwokardjono, Chief Marketing Officer Smartfren mengatakan, “Smartfren ingin memberikan paket terbaik di kelasnya yang bisa mendukung aspirasi dan impian digital berbagai kalangan masyarakat. Baik itu para pelajar dan mahasiswa yang bisa memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan belajar dan berkarya; atau para kreator dan profesional yang memanfaatkan internet sebagai sarana berbagi konten positif serta bekerja. Sekarang semua pilihan terbaik dalam mendukung kegiatan digital mereka sudah ada di paket Smartfren Kuota ini.”

Smartfren Kuota bisa didapatkan dengan mudah di outlet terdekat atau dengan cara datang langsung ke Galeri Smartfren di berbagai kota. Pilihan paket data yang terbaru adalah Smartfren Kuota Rp15.000 untuk mendapatkan total kuota hingga 10 GB (2 GB kuota utama + 8 GB kuota lokal) dengan masa aktif 3 hari; Rp20.000 untuk mendapat total kuota hingga 15 GB (3 GB kuota utama + 12 GB kuota lokal) dengan masa aktif 5 hari; Rp 30.000 untuk mendapat total kuota hingga 25 GB (5 GB kuota utama + 20 GB kuota lokal) dengan masa aktif 7 hari; atau Rp60.000 untuk mendapatkan total kuota hingga 50 GB (12 GB kuota utama + 38 GB kuota lokal) dengan masa aktif 14 hari. Seluruh pilihan paket ini sudah termasuk manfaat gratis telepon berkualitas high definition (HD) ke seluruh nomor Smartfren.

Kuota utama dan kuota lokal tersebut bisa dipakai untuk mengakses aplikasi apapun selama 24 jam. Adapun kuota lokal dapat dinikmati oleh pelanggan dengan cara klaim melalui aplikasi MySmartfren atau melalui USSI dengan cara telpon ke *888*789#. Setelah diklaim, maka kuota lokal ini hanya bisa dinikmati oleh pelanggan ketika berada di lokasi dilakukan klaim.

“Tak perlu ragu lagi, langsung saja pakai Smartfren. Apapun impian digitalmu jadi selangkah lebih dekat dengan dukungan paket Smartfren Kuota ini,” imbuh Sukaca. (rel/sih)

Sambangi Medan, Perkenalkan realme 11 Series Smartphone Photography Terbaik

Public Relations Lead realme Indonesia, Krisva Angnieszca dan PR Manager Realme Southeast Asia, South Asia, and Latin America, Ian saat memperlihatkan produk terbaik realme.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian realme 5 th Anniversary Roadshow, menyambangi Kota Medan dan menjadi kota terakhir. Usai menyambangi Semarang, Surabaya, dan Denpasar Bali, dengan turut menghadirkan promosi menarik yang tidak boleh untuk dilewatkan.

realme, brand Favoritnya Anak Muda hari ini mengunjungi Medan dalam rangkaian realme 5 th Anniversary Roadshow ‘Closer Sight of Indonesia’ untuk memperkenalkan smartphone terbaru realme 11 Series.

realme 5 th Anniversary Roadshow merupakan langkah strategis realme untuk menjangkau lebih banyak anak muda di Indonesia, bertepatan dengan perayaan ulang tahun realme ke-5 dan pencapaian 20 juta unit pengiriman smartphone realme di Indonesia.

Tingginya minat anak muda di Medan terhadap teknologi khususnya smartphone, membuat kota terbesar ketiga di Tanah Air ini masuk ke jajaran Top 5 kota dengan penjualan produk realme terbanyak di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan pencapaian 20 juta unit pengiriman yang dicapai realme di Indonesia. Sejalan dengan pencapaian 20 juta unit pengiriman yang dicapai realme di Indonesia, area Sumatra khususnya turut memberikan sumbangsih besar dengan penjualan yang meningkat sebanyak 40% dan Kota Medan sebesar 55% pada tahun 2022 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

realme menargetkan peningkatan jumlah store sebesar 50% yang diiringi dengan kebutuhan penyerapan tenaga kerja profesional khususnya bagi para anak muda, dan menambah jumlah Service Center sebanyak lebih dari 11 titik mencakup seluruh area Sumatra untuk menjangkau dan lebih dekat dengan para pengguna.

Public Relations Lead realme Indonesia, Krisva Angnieszca menjelaskan selaras dengan pencapaian positif ini, realme turut berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, bagi para pengguna dengan menghadirkan pengalaman yang lebih baik.

“Melanjutkan euforia ulang tahun realme ke 5 serta pencapaian pengiriman 20 juta unit smartphone realme di Indonesia, kami bangga bisa menyambangi Medan sebagai penutup dari rangkaian realme 5 th Anniversary Roadshow,” ucap Krisva dalam jumpa pers, di Kota Medan, Jumat (27/10).

Selain memperkenalkan smartphone terbaru, melalui kesempatan ini, Krisva mengatakan pihaknya, juga ingin berbagi ilmu dan pengetahuan bersama para anak muda seputar fotografi.

“Kami juga berharap dengan promosi khusus yang telah disiapkan dapat memberi akses lebih luas untuk pelanggan bisa merasakan keandalan produk-produk realme dengan penawaran terbaik,” kata Krisva didampangi PR Manager Realme Southeast Asia, South Asia, and Latin America, Ian

Tidak hanya memperkenalkan produk terbaru, realme juga mengadakan berbagai acara seru khas anak muda dalam kunjungannya di Medan.

Salah satunya adalah mini workshop untuk realme Fans di tiap kota untuk meningkatkan skill fotografi para anak muda menggunakan smartphone realme. Rangkaian roadshow ini hadir lebih spesial karena realme mengangkat tema yang berbeda di tiap kota.

Hal ini dimaksudkan untuk bisa lebih mengangkat nilai keunikan masing-masing kota melalui lensa kamera realme 11 Series. Tema yang diangkat khusus untuk Medan adalah interaksi sosial, di mana sesuai dengan keadaan di Kota Medan yang didiami oleh penduduk dengan berbagai macam etnis, saling melebur dengan ciri khas masing-masing menciptakan interaksi sosial yang dinamis.

Para peserta diajak untuk mengeksplorasi fitur fotografi yang dimiliki oleh realme 11 Series. Tidak ketinggalan realme turut membawa smartphone Champion terbaru yaitu realme C51, sebagai smartphone sejutaan dari realme yang membawa konektivitas NFC.

realme 11 Pro Series 5G, Smartphone dengan Kamera Kelas Flagship dan Desain Premium realme 11 Pro Series 5G membawa lompatan besar dalam hal fotografi di industri smartphone saat ini melalui teknologi kamera dan berbagai fitur unggulan.

Pada realme 11 Pro+ 5G, realme menyematkan kamera kelas atas beresolusi 200MP dengan fitur 4x SuperZoom pertama di dunia. Sedangkan pada realme 11 Pro 5G disematkan kamera beresolusi 100MP dengan fitur 2x Lossless Single-lens Zoom.

Kedua smartphone ini dapat diandalkan oleh para anak muda untuk menghasilkan foto yang sangat jernih, detail, dan tajam walaupun diambil dari jarak yang jauh.

Kegiatan eksplorasi fotografi pada realme 11 Pro Series 5G juga semakin baik didukung dengan kehadiran berbagai fitur menarik, salah satunya SuperOIS dan pilihan filter yang atraktif hasil kolaborasi dengan Lonely Planet.

realme 11 Pro Series 5G juga menghadirkan desain mewah di smartphone kelas menengah dengan kehadiran Milan Luxury Design, desain smartphone yang biasanya hanya dapat ditemukan di kelas premium. Terinspirasi dari keindahan Kota Milan yang sarat akan fesyen kelas atas, realme Design Studio dan Matteo Menotto berkolaborasi menciptakan tampilan yang mewah.

Bagian belakang realme 11 Pro Series 5G dilapisi dengan Premium Lychee Vegan Leather untuk memberikan sentuhan kulit. Kehadiran 3D Woven Texture seperti pada pakaian modis ikut menunjukkan warna yang indah dan mewah.

Sementara itu di tampilan depan, realme 11 Pro Series 5G telah dilengkapi layar lengkung yang membuatnya terlihat semakin premium. Tersedia dalam dua pilihan, realme 11 Pro+ 5G dibalut dengan pilihan warna Sunrise
Beige dan Oasis Green dengan harga Rp6.999.000 untuk varian memori 12GB+12GB, 512GB.(gus)