Home Blog Page 1054

Pasokan BBM Dipastikan Aman dari Ancaman Konflik Hamas-Israel

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartika Wirjoatmodjo memastikan pasokan minyak di dalam negeri aman dari ancaman konflik Hamas-Israel.

“Yang pasti PT Pertamina tugasnya memastikan kepastikan stok untuk berbagai bahan bakar minyak (BBM) ke masyarakat, baik Pertalite maupun Solar, ini kita pasti jaga,” kata Tiko saat ditemui usai kegiatan groundbreaking Taman Kota Peruri di Jakarta, kemarin.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mencari sumber dengan harga yang lebih terjangkau. Saat ini, Indonesia mengimpor minyak dari beberapa negara.

“Kita cari sumber-sumber yang beragam, karena kita sekarang impor bukan hanya dari satu negara. Ada dari Nigeria, Amerika, dan sebagainya,” jelas Tiko.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Bidang Industri Manufaktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bobby Gafur Umar mengatakan bahwa konflik di Timur Tengah dan Israel berimbas pada naiknya harga bahan baku di Indonesia, khususnya energi.

Bob menyampaikan, tidak semua bahan baku energi seperti gas dan minyak bisa diproduksi atau jumlahnya terbatas di Indonesia. Menurut Bob, apabila harga kedua bahan baku tersebut naik maka dapat mengganggu pertumbuhan industri dalam negeri.

“Impact langsung dari krisis di Timur Tengah itu adalah energi. Contohnya, produksi minyak kita 600 ribu barel per hari, kebutuhan energi untuk bahan bakar kita saja sudah 1,2-1,5 juta barel per hari. Jadi kalau kita harus impor dan harganya naik, otomatis bisa terganggu dari pasokan harga energi yang dibutuhkan Indonesia,” katanya dalam konferensi pers “Isu Strategis APINDO di Masa Transisi Politik 2024” di Jakarta.

Ia menyampaikan, kenaikan harga minyak akan berpengaruh besar pada harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Selain mengganggu kesehatan keuangan pemerintah, juga dapat berimbas pada sektor industri yang membutuhkan sumber energi dari luar negeri. (jpc/han)

Pekan Olahraga Kabupaten Korpri Asahan Tahun 2023 Ditutup

PORKAB KORPRI ASAHAN: Sekda Kabupaten Asahan Drs John Hardi Nasution saat menyematkan mendali kepada pemenang Porkab Korpri Asahan Tahhn 2023.(foto: Istimewa).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution menutup Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Korpri Asahan Tahun 2023 di Hutan Kota Taufan Gama Simatupang (TGS) Kisaran, Minggu (15/10/2023).

John Hardi yang juga merupakan Ketua DPK Korpri Kabupaten Asahan mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, oficial, dan para atlet yang bahu membahu dalam pelaksanaan Porkab ini hingga berjalan lancar, sukses, dan prestasi.

“Selain untuk berkompetisi, kejuaraan yang diselenggarakan ini juga untuk meningkatkan persaudaraan diantara kita semua. Saya yakin bahwa olahraga mempunyai peranan penting sebagai memupuk jiwa korsa dan kesetiakawanan Korpri serta kesatuan dan persatuan bagi kemajuan Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Selaku Pimpinan Daerah, dirinya berharap agar melalui event ini, dapat menjadi ajang pengembangan serta peningkatan mutu Sumber Daya Manusia dalam bidang olahraga khususnya pada ASN anggota Korpri Asahan, sehingga dapat menjadi perwakilan di event Porda Korpri Provinsi mendatang.

“Kepada atlet yang meraih gelar juara, saya ucapkan selamat atas capaian yang membanggakan. Kiranya prestasi yang diraih tidak membuat cepat merasa puas, prestasi dapat menjadi pemacu untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Dan untuk atlet yang belum berhasil, agar tetap berlatih dan terus berusaha dengan tidak ada kata menyerah agar dapat mencapai hasil yang diharapkan kedepannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Korpri Kabupaten Asahan, M. Azmi Ismail pada laporannya menyampaikan, kegiatan Porkab Korpri Asahan Tahun 2023 dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 12-14 Oktober 2023 yang diikuti oleh seluruh unit Korpri di Asahan.

Untuk lomba sendiri, Azmi menyampaikan ada 34 tim yang mengikuti olahraga futsal, 87 orang putra-putri olahraga catur dan 36 orang putra-putri olahraga tenis meja.

Azmi menerangkan, untuk olahraga tradisional, seperti bakiak ada 24 tim putra-putri yang mengikuti olahraga tersebut, olahraga enggrang 26 tim putra-putri dan olahraga tarik tambang 31 tim putra-putri.

“Harapan kedepan, semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga kekompakan antar seluruh unit Korpri dapat terjalin dengan baik,” tandasnya.(mag-10)

Pembangunan BRT Mebidang Gunakan Dana World Bank dan AFD Perancis Senilai Rp 1,9 Triliun

BRT MEBIDANG: Para pihak terkait melakukan penandatangan WLA BRT Mebidang di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, akan membangun Bus Rapid Transit (BRT) Medan Binjai Deliserdang (Mebidang) Tahun 2024. Proyek ini akan menggunakan dana mitra dari World Bank dan AFD Perancis senilai Rp1,9 Triliun.

Hal ini diketahui dengan penandatanganan Working Level Agreement (WLA) dalam rencana kerja pembangunan BRT Mebidang, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Senin (16/10/2023).

Penandatanganan WLA, dilakukan oleh Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, Amirulloh dan diakhiri Pj Gubernur Hasanuddin.

Pj Gubenur Sumut Hassanudin mengatakan, proyek ini merupakan percontohan nasional, dukungan World Bank untuk proyek Mass Transit (Mastrans) di Indonesia, sekaligus target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2018-2023.

Pada tahun 2024, proyek ini akan memasuki tahap konstruksi koridor, halte, depo, perangkat IT dan pengadaan bus. Atas hal itu, pembangunan BRT memberikan transportasi terintegrasi, kenyamanan bagi masyarakat Sumut ini.

“Proses Data Flow Diagram (DFD) selesai Januari 2024, BRT Mebidang lintasannya 21 km, dedicated link dengan halte besar 31 halte, memiliki 17 rute menjangkau Medan, Binjai dan Deliserdang dengan 515 bus, dukungan depo, halte, jalur khusus ITS bus dengan anggaran Rp1,9 triliun,” kata mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Hassanudin berharap, kesepakatan yang telah ditandatangani nantinya menjadi pedoman para pihak terkait untuk mengimplementasikan Masstran Mebidang, sekaligus untuk mewujudkan transportasi yang lebih baik di masa depan.

Ditegaskan juga, para OPD yang terkait harus mempersiapkan dokumen secara detail, mulai dari perencanaan , kelembagaan perizinan, SDM, pengawasan hingga pemeliharaan.

“Saya harapkan seluruh pemangku kepentingan dalam WLA bisa bersinergi dan berkolaborasi, sehingga pembangunan BRT Mebidang ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumut,” ucap Hassanudin.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Amirulloh mengatakan, pembangunan BRT Mebidang ini merupakan langkah lanjutan untuk layanan publik yang lebih baik di kawasan metropolitan Medan.

Langkah tersebut dimulai dari stimulan angkutan umum yang diluncurkan oleh Kementrian Perhubungan melalui 5 Koridor Teman Bus, dengan nama Layanan Trans Metro Deli di Medan sejak akhir 2000.

“Teman Bus terbukti masih menjadi andalan banyak masyarakat Medan yang memerlukan sarana transportasi yang aman, nyaman, serta terjangkau,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam rangka percepatan pembangunan dan pengelolaan BRT di kawasan Mebidang maka diharapkan anggaran pembangunan fisik yang telah tersedia dapat direspons dengan komitmen anggaran oleh pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

Dalam rencana kerja ini, juga terdapat komitmen konkret bagi para pihak, khususnya pemerintah daerah untuk menerima aset, mengoperasikan layanan serta mengembangkan layanan.

“Kami harapkan kita semua dapat ikut berperan mewujudkan angkutan umum massal yang berkualitas untuk bangsa Indonesia khususnya masyArakat di kawasan Mebidang,” harapnya.

Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Sumut Hasmirizal Lubis, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Agustinus, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis.(gus/ram)

Komisi I Minta Polrestabes Medan Ikuti Langkah Poldasu

Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus SE M.AP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus memberikan apresiasi kepada Polda Sumut yang telah menggelar razia narkoba ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Medan. Pasalnya, THM kerap sebagai salah satu tempat maraknya peredaran narkoba di Kota Medan.

Terbukti, dari tes urine terhadap sejumlah orang yang terjaring hasil razia THM tersebut, belasan orang terbukti menggunakan narkoba, baik pengunjung maupun pegawai di THM tersebut.

“Merazia maraknya narkoba di tempat hiburan malam sudah jadi rahasia umum. Makanya, saya apresiasi betul langkah Polda Sumut yang sudah melakukan langkah tersebut di Kota Medan,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Senin (16/10/2023).

Dikatakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu, langkah tegas Polda Sumut ini harus diikuti dan dilanjutkan oleh Polrestabes Medan.

“Jadi dengan langkah yang dilakukan Polda Sumut ini, Polrestabes Medan harus terus melanjutkannya. Polrestabes sebagai petugas yang memiliki wilayah hukum harus lebih sering melakukan razia ke tempat hiburan malam, pastikan tidak ada lagi narkoba yang beredar di Kota Medan, termasuk di tempat hiburan malam,” ujarnya.

Tak hanya di tempat hiburan malam, Robi juga meminta Poltestabes Medan untuk memberantas narkoba ke setiap sudut di Kota Medan hingga ke akar-akarnya. Mengingat, Sumatera Utara merupakan provinsi dengan tingkat peredaran narkoba terbesar di Indonesia. Sementara, Kota Medan merupakan kota yang paling ‘subur’ peredaran narkobanya di Sumut.

“Masyarakat juga harus membantu kepolisian dalam memberantas narkoba. Laporkan bila ada peredaran narkoba di sekitar kita, jangan biarkan atau melindungi mereka. Melindungi atau membiarkan pengedar ataupun pengguna narkoba hanya akan membuat mereka semakin terjerumus, masyarakat lain pun akan terkeda dampaknya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Petugas gabungan menggelar razia ke sejumlah THM, belasan orang turut diamankan. Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes pol Hadi Wahyudi, razia yang melibatkan personel kepolisian, TNI dan BNNP Sumut itu berlangsung, pada Minggu (15/10/2023) dinihari.

Ia menyebutkan, razia tersebut dilakukan di beberapa lokasi THM, yakni Bistro dan Karaoke X-Tend di Jalan Kapten Muslim dan Pub Shoot di Jalan Pattimura, Kota Medan. Hasilnya, belasan orang terbukti positif menggunakan narkoba.
(map/ram)

BRT Mebidang, Ada 17 Rute dengan 515 Bus

TANDATANGANI: Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan penandatanganan Pembaharuan Working Level Agreement (WLA) BRT Medan Binjai Deliserdang (Mebidang) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Senin (16/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan menyambut baik dan mendukung penuh program Bus Rapid Transit (BRT) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang akan menjadi penghubung tiga wilayah yakni Medan, Binjai dan Deli Serdang (Mebidang).

 Diharapkan, kehadiran BRT dapat menjadi sarana perubahan budaya masyarakat, terutama di Kota Medan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

 Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution usai melakukan penandatanganan Pembaharuan Working Level Agreement (WLA) BRT Medan Binjai Deliserdang (Mebidang) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Senin (16/10/2023).  Nantinya, akan ada 17 rute dengan 515 bus yang akan dihadirkan menggunakan anggaran sebesar Rp1,9 triliun.

 “Hal apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung terwujudnya BRT Mebidang ini, Pemko Medan berkomitmen akan memenuhi segalanya agar bisa terwujud percepatan pembangunan fisiknya. Sehingga, harapan kita, kebiasaan atau budaya berkendara masyarakat dari kendaraan pribadi menjadi kendaraan umum,” kata Bobby Nasution.

 Penandatanganan tersebut dilakukan sebagai syarat mutlak untuk dapat dimulainya pembangunan infrastruktur dan merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU pembangunan BRT Mebidang sebelumnya.

 Prosesi penandatanganan dilakukan Bobby Nasution bersama Pj Gubernur Sumut Hasanuddin, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Amirulloh, Wali Kota Binjai Amir Hamzah serta Wakil Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar.

 Bobby Nasution juga menambahkan, Pemko Medan juga telah memulai pembangunan overpass di Jalan Stasiun Medan. Keberadaan overpass, imbuhnya, selain dapat mengatasi kemacetan di Kota Medan,  juga sekaligus mendukung penggunaan transportasi umum.

 “Di bagian bawah overpass nantinya akan dibangun jaringan pedestrian dan terintegrasi dengan rencana pembangunan BRT,” terang menantu Presiden RI Joko Widodo tersebut.

 Adapun, pembangunan infrastruktur BRT Mebidang ini dibiayai mitra pembangunan yakni World Bank dan AFD Perancis dengan total biaya Rp1,9 triliun. Di tahun 2024 nanti, proyek tersebut akan memasuki tahap pembangunan konstruksi koridor, halte, depo, perangkat IT dan pengadaan bus. (rel)

Raffi Ahmad Resmikan Rojo Sambel Si Aa di Ringroad Medan, Rencana Buka Outlet di Malaysia Hingga AS

Raffi Ahmad saat peresmian Rojo Sambel Si Aa di Jalan Ringroad, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Outlet Asli Rojo Sambel Si Aa, di Jalan Ringroad nomor 11, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, diresmikan langsung oleh Raffi Ahmad selaku Onwer, Minggu (15/10) malam.

Selain di Ringroad, Rojo Sambel Si Aa sudah terlebih dahulu, membuka outlet yang sama di Jalan Mataram no.2 Medan dan dalam waktu dekat, outlet yang sama juga akan di buka di Cemara, Kota Medan.

Dalam peresmian restoran Rojo Sambel Si Aa, Raffi Ahmad didampangi oleh Founder Rojo Sambal Si Aa, Putra dan Vice Presiden F&B Adhya Group, Sri Bimo Ariobuwono.

“Grand Opening Rojo Sambel Ringroad, semoga happy, tambah suka, harga murah. Rojo Sambel top mantap, is the best,” ungkap Raffi Ahmad dalam jumpa pers peresmian Rojo Sambel Si Aa, Ringroad Medan.

Suami Nagita Slavina ini, mengungkapkan bahwa outlet Rojo Sambel si Aa ini, merupakan outlet ke-18 dibuka secara nasional. Kemudian, ditargetkan hingga akhir tahun 2023 ini, sebanyak 35 outlet yang akan dibuka.

“Mas Putra ini, yang membuat Rojo Sambel itu, aku investasi, belum sampai satu tahun, mau ke 20 outlet. Ini cabang ke-18, akhir tahun 35 outlet dan tahun depan, 200 outlet,” sebut Raffi.

Raffi mengungkapkan dalam mengembangkan bisnis kuliner di Kota Medan. Pihaknya bekerja sama dengan F&B Adhya Group. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ini, ia mengajak pelaku usaha UMKM berkolaborasi dan bekerja sama dengan Rojo Sambel Si Aa.

“Ini membuat semangat UMKM dimana pun, berada kita kerja dan kolaborasi bersama. Adhya Group saya kenal dan temannya Baim Wong saya kenali. Untuk mencoba kolaborasi dan cocok, bikin lah di daerah Medan, Mataram (outlet perdana di Kota Medan),” jelas Raffi kepada wartawan di Kota Medan.

Raffi mengungkapkan dalam menjalankan bisnis kuliner ini, memiliki Roadmap 50 titik Rojo Sambel Si Aa bersama F&B Adhya Group. Yang membuka outlet di kawasan Pulau Sumatera.

“Kita buka pelan-pelan, profesional, persiapan dan lain-lain. Di Medan, toko pertama ramai banget, kita sisir Sumatera, dari Medan, Aceh, Batam sampai Lampung, sampai Palembang dan juga di luar pulau Sumatera,” jelas Raffi.

Raffi mengucapkan terima kasih warga Medan, sudah menerima Rojo Sambel si AA ini. Karena, masyarakat Medan ini. Menurutnya, salah satunya masyarakatnya, suka makan.

“Menurut aku dua kota, Bandung dan Medan. Kalau makanannya, laku di Medan dan Bandung, tandanya makannya enak. Karena, warga Medan itu tahu makanan yang enak. Di Medan laku, Bandung laku berarti makannya enak. Makanan enak harganya merakyat,” ucap Raffi.

Raffi mengungkapkan sejarah dirinya membuka Rojo Sambel Si Aa karena kesukaan dirinya dengan bebek bakar dan bebek goreng. Sehingga menu favoritnya, dua jenis makanan tersebut.

“Rojo Sambel ini, lahir dari kaki lima, ini merupakan UMKM. Kita bikin, kita kolaborasi untuk maju. Alhamdulillah, dari kaki lima sekarang sudah outlet. Di Jakarta ada versi bistronya, dibenar-benar Rojo Sambel si Aa ini, makanan Indonesia. Ada pedas-pedasnya,” jelas Raffi.

Raffi juga mengatakan kenapa dirinya tertarik membuka bisnis kuliner di Kota Medan. Karena, kota ini merupakan ‘surga’ kuliner dengan cap sangat enak di tanah air. Sehingga dengan kehadiran Rojo Sambel bisa membuat menambah keragaman kuliner di Ibu Kota Provinsi Sumut ini.

“Saat ini, produk lokal kita, yang memang bisa menjadi lebih dinantikan lah. Salah satunya, Kota Medan target kita. Kalau di Medan, satu Indonesia bisa menerima,” ucap Raffi.

Untuk diketahui, Asli Rojo Sambal Si Aa, dengan harga ditawarkan cukup ekonomis. Dengan berbagai menu disajikan ayam bakar asap Rp 20 ribu, ayam asap goreng Rp 20 ribu, bebek asap bakar Rp 35 ribu dan bebek asap goreng Rp 35 ribu serta menu-menu yang lainnya.

Dalam acara peresmian Outlet Rojo Sambel Si Aa Ringroad Medan ini. Raffi Ahmad menjadi incaran pelanggan, untuk berfoto bersama hingga selfi. Ia pun, menyapa konsumen yang sedang menikmati Rojo Sambel di outlet tersebut.

Disisi lain, Raffi Ahmad siap mengembangkan bisnisnya dibidang kuliner, dengan membawa kuliner khas Indonesia, yakni Asli Rojo Sambel Si Aa go internasional dan rencana akan membuka outlet di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS) dan Malaysia.

“Kita juga akan membuka di Amerika, di Los Angeles, di Malaysia. Ini UMKM yang benar-benar kita buat naik kelas. Tidak menghilangkan rasa UMKM dan harga murahnya,” ucap Raffi.

Raffi mengungkapkan dalam waktu timnya akan terbang ke Amerika untuk melakukan persiapan pembukaan outlet di Los Angeles. Menurutnya, direncanakan akan dibuka akhir tahun 2023 atau awal tahun 2024.

“Buka di Amerika tahun depan atau akhir tahun ini. Akhir tahun atau awal tahun depan. Kita akan berangkat ke Amerika,” ucap Raffi didampangi Founder Asli Rojo Sambal Si Aa, Putra dan Vice Presiden F&B Adhya Group, Sri Bimo Ariobuwono.

Raffi tujuan membuka Rojo Sambel Si Aa, bukan sekedar soal bisnis saja. Namun, ingin memperkenalkan makanan ciri khasnya Indonesia secara internasional dan mendorong UMKM naik kelas dan go internasional.

“Saat ini, produk lokal kita, yang memang bisa menjadi lebih dinantikan lah (secara nasional dan internasional). Salah satunya, Kota Medan target kita. Kalau di Medan diterima, satu Indonesia bisa menerima,” tandas Raffi.(gus)

Jemaat GMS Tetap Ibadah Meski di Demo Warga

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga mendemo kegiatan ibadah jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) di Komplek Pergudangan di Dusun I, Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Minggu (15/10). Sempat nyaris ricuh, saat warga berusaha masuk ke gedung membubarkan aktivitas jemaat, namun Polisi dan TNI yang berjaga mencegah warga.

Warga berteriak-teriak di depan gedung meminta proses ibadah yang dilakukan para jemaah GMS dihentikan, dan pindah ke daerah lain tidak di desa mereka.

“ Kami menolak kegiatan ini di sini, karena di sini dan gudang dan bukan gereja. Silakan ibadah di tempat lain,” ujar warga.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit terus berupaya melakukan dialog dengan warga agar kericuhan tidak terjadi.

“Kami menjaga di sini untuk menjaga Kamtibmas. Jadi warga jangan melakukan tindakan pelanggaran hukum, untuk hal ini kami dari Muspika dan instansi terkait terus berupaya yang terbaik,” ucap Kapolsek pada warga.

Sejumlah personel Polsek Tanjung Morawa, Kesbang Pol Deliserdang dan Babinsa TNI Koramil Tanjung Morawa berupaya meredakan warga yang terus bertambah banyak, dan mendesak dibubarkannya kegiatan ibadah jemaat GMS yang ada di dalam gedung.

Salah seorang jemaah yang menjaga pintu masuk gedung menyebutkan kalau mereka beribadah dan tidak mengganggu siapapun.

“ Kita tidak menggangu siapapun, mengapa kami tidak boleh beribadah. Dan lagi pula ini negara hukum yang memberikan kebebasan beribadah setiap umat beragama,” ujar seorang jemaat Gereja.

Sebelumnya, konflik sejumlah warga Dusun I Desa Tanjung Morawa A yang menolak aktivitas ibadah di komplek pergudangan itu sudah berlangsung selama empat bulan ini. Meski permasalahnya sudah berlangsung tiga tahun lalu. Berbagai upaya mediasi dilakukan Muspika dan Pemkab Deliserdang hingga memberikan tempat ibadah sementara bagi para jemaah Gereja dilakukan.

Tapi jemaat Gereja merasa hal yang dilakukan pihak Pemkab Deliserdang dan aparat terkait malah menyulitkan mereka hingga diambil kesimpulan untuk kembali melakukan ibadah di komplek pergudangan itu. (btr/han)

Januari hingga September 2023, 233 Ribu Wisatawan Kunjungi Toba Caldera Resort

TOBA, SUMUTPOS.CO – Selama periode Januari hingga September 2023, tercatat 233 ribu wisatawan kunjungi Toba Caldera Resort (TCR) di Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Objek wisata ini dikelola oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasaran Mancanegara BPODT, Elfridance Pardede, Minggu (15/10). Ia mengatakan, hari biasa kunjungan di TCR bisa 500 hingga 700 kunjungan. Sedangkan pada waktu weekend ada 1.000 hingga 3.000 kunjungan.

“233 ribu per September 2023, sudah meningkat hingga awal Oktober 2023. Tapi belum kita data, kita juga akan buat statistik kunjungan di sini,” ucap Elfridance.

Elfridance mengungkapkan, kunjungan wisata di TCR didominasi atau 90 persen berasal domestik lokal, dan sisanya wisatawan mancanegara dari sejumlah negara di Asia hingga Eropa.

“Wisatawan mancanegara sejauh ini kebanyakan Malaysia, Cina, dan Eropa,” ucap Elfridance.

Berbagai fasilitas dipersiapkan di lahan The Kaldera Toba Nomadic Escape, seperti Glamour Camping (Glamping), Bobocabin, kafe, points UMKM, points spot foto Jokowi, outbond, panahan, paintball, flyfox, ATV sport, points UMKM.

“Ada kafe untuk makan dan souvenir store,” ujar Elfridance.

Sementara itu, Kepala Divisi Umum BPODT, Mosanda Tampubolon mengatakan dilahan sekitar 386,72 hektare dikelola oleh pihaknya, akan dibangun fasilitas lainnya, seperti hotel, parking hub, dan wahana wisata dengan melibatkan investor nasional dan asing. Sehingga kawasan ini dapat berkembang maju seperti Kawasan Wisata Nusa Dua di Bali.

“Di sini kami ada beberapa investor ikut serta melakukan pengelolaan bisnis. Di sini ada restoran, dengan menyewakan lahan dan bagi hasil. Ada parking hub dan fasilitas lainnya,”sebut Mosanda.(gus/han)

Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun Desa Sempajaya

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menghadiri Gendang Guro-guro Aron Kerja Tahun Nimpa Bunga Benih Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, baru-baru ini. Kehadiran Cory bersama beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Kabupaten Karo disambut hangat dan antusias masyarakat di rumah Ketua BPD Sempajaya, Sovet Purba.

Pada kesempatan itu, Cory bersilaturahim dengan seluruh perangkat desa yang ada, sembari menikmati makanan yang telah dihidangkan, yang merupakan satu tradisi menghadiri Kerja Tahun.

Ada yang istimewa di Rumah Ketua BPD Sempajaya, Cory dan rombongan disuguhi hidangan makanan kehormatan, yakni ‘Manuk Sangkepi’, sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin daerah. Diiringi doa dan harapan dari masyarakat, agar kiranya Bupati Karo tetap sehat-sehat dan bijaksana dalam memimpin Kabupaten Karo.

Usai dari sana, Cory beserta rombongan beranjak menuju jambur untuk menyapa masyarakat Desa Sempajaya. Disambut dengan tarian budaya Karo oleh Karang Taruna Desa Sempajaya, Cory sangat bangga dan mengapresiasi seluruh Karang Taruna beserta seluruh panitia yang terlibat dalam acara tersebut.

“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat desa ini. Saya melihat Karang Taruna tetap mempertahankan budaya kita di dalam acara Kerja Tahun ini,” ungkap Cory.

“Saya juga mengapresiasi, Desa Sempajaya telah menorehkan prestasi di tingkat provinsi, yang membanggakan kita semua. Karena itu, saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap mendukung semua program-program pemerintah demi kemajuan desa kita ini,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, dia pun berpesan kepada seluruh masyarakat, untuk tetap menjaga dan merawat lingkungan sekitar, satu di antaranya mengenai kebersihan. Cory juga mengimbau kepada Karang Taruna agar tidak terlibat dalam segala bentuk penyakit masyarakat, baik itu pencurian, narkoba, dan lain sebagainya, yang dapat merusak generasi muda di desa tersebut. (deo/saz)

Ondim Dukung Bukit Lawang Jadi Lokasi BLOT 2024

BERSAMA: Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diabadikan bersama CEO Arras Adventure Jakarta Julita M Saragih, saat audiensi di Kantor Bupati Langkat, belum lama ini.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, menerima Audensi CEO Arras Adventure Jakarta Julita M Saragih, didampingi Event Director Bukit Lawang Orang Utan Trail (BLOT) 2024, Tense Manalu, di Kantor Bupati Langkat, belum lama ini.

Pada kesempatan itu, Julita menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Langkat yang telah menerima kunjungannya beserta rombongan. Menurutnya, audiensi tersebut bertujuan sebagai silaturahim sekaligus menyampaikan bakal digelarnya BLOT 2024 di kabupaten Langkat.

“Event ini merupakan perhelatan wisata olahraga bersekala internasional yang ketiga kalinya akan di gelar, yakni pada 10-12 Mei tahun depan di lokasi yang sama. Yakni di Desa Wisata Bukit Lawang, kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Langkat,” ungkap Julita. “Target peserta minimal 700 orang. Kegiatan ini untuk mencetak pelari dari Indonesia, khususnya Sumatera Utara (Sumut), dalam meraih prestasi kembali di BLOT 2024,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, dengan mengikuti ajang berlevel internasional ini, maka juga membuka peluang untuk mengikuti kejuaraan lari trail di negara lain, yakni Seri Asia Trail Master Championship 2024, yang bakal diikuti peserta dari 15 negara.

Adapun cabang yang diperlombakan, pada BLOT 2024 ini, yakni lomba lari trail 7 kilometer, 25 kilometer, dan 50 kilometer. Selain itu ada pertunjukan seni budaya Sumut, khususnya 3 etnis di Langkat, yakni Jawa, Melayu, dan Karo. Ada juga pameran UMKM dari masyarakat Langkat dan Sumut, serta konservasi orangutan. “Lewat event BLOT 2024 ini, kami akan menjelajahi kawasan lainnya yang dijadikan lintasan lari, yang memiliki keindahan alam dan kearifan lokal setempat, sebagai pelengkap kegiatan sport tourism ini,” sebut Julita.

“Untuk itu, kami mohon dukungan dan kerja sama dari Pemkab Langkat, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Langkat Syah Afandin, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi serta dukungan atas pelaksanaan BLOT 2024 tersebut.

“Ini adalah event besar yang tentunya sangat memberikan arti positif bagi daerah Bukit Lawang. Karena dengan kegiatan ini, juga mendukung dan mempromosikan wisata Bukit Lawang, sehingga terkenal sampai mancanegara,” jelas Ondim, sapaan karib Syah Afandin.

“Saya berharap, dengan event ini, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (mag-6/saz)