25 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1066

Galian C di Perbaungan diduga Ilegal Bebas beroperasi

OPERASI: Aktifitas galian C tanpa izin di Desa Pematang Sijonam tetap beroperasi meski sudah ada perintah berhenti. ( fad)

PERBAUNGAN, SUMUTPOS.CO – Aktifitas Galian C diduga ilegal di Dusun IV, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Sergai terus beroperasi meski perintah untuk berhenti sudah dilakukan.

“Surat perintah untuk melakukan pemberhentian sementara sudah kita layangkan, bahkan sudah turun ke lokasi untuk menghentikan aktivitas galian C tersebut,” ujar Kasat Pol PP Kabupaten Sergai M Wahyudhi kepada awak media, Rabu (4/10/2023).

Sejak aktifitas galian itu dimulai, Sat Pol PP sudah turun ke lokasi untuk menyetop kegiatan tanpa mengantongi izin dan sudah sempat terhenti, namun kembali lagi beroperasi.

Kepala Desa Pematang Sijonam Rusiadi, SH mengatakan pemerintah desa sudah menyurati kegiatan galian C tanpa izin tersebut ke Pemkab Sergai.

Dalam hal ini, pemerintah desa juga merasa keberatan adanya kegiatan galian C yang menggunakan angkutan truk jenis Fuso.

“Kami pemerintah desa sudah menyurati kegiatan galian C diduga ilegal itu dan harapan agar kegiatan itu segera dihentikan,” papar Rusiadi.

Tampak di lokasi aktifitas galian C tampak satu unit alat berat excavator serta angkutan truk fuso hilir mudik sejak pagi.

“Masih kerja, cuma ini masih istirahat makan siang nanti lanjut lagi,” ucap pengawas berinisial AR.

Terpisah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Sergai Reza Firmansyah, ST mengatakan Pemkab Sergai tidak bisa mengeluarkan izin galian C.

“Untuk izinnya berada di Provinsi,” ucapnya. (fad/ram)

Si Jago Merah Gosongkan Tiga Unit Rumah di Lubukpakam

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah warga terjadi di Jalan Lintas Lubukpakam – Perbaungan tepatnya di Dusun 7 Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Jumat (6/10/2023) sekitar pukul 20.15 wib.

Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa itu, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kobaran api memaksa pemilik rumah berhamburan menyelamatkan diri. Sementara warga yang mengetahui kebakaran itu berupaya membantu dengan menyiramkan air menggunakan alat seadanya.

Pemkab Deliserdang mengirimkan 3 unit mobil pemadam kebakaran. Setelah berupaya beberapa jam memadamkan api, akhirnya petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekira pukul 22.00 Wib.

Menurut Tokoh Masyarakat Lubukpakam, Indra Silaban SH yang berada di lokasi kejadian menyebutkan kalau tiga unit rumah warga yang terbakar itu milik Simamora, Siahaan dan Lumban Gaol.

“Api sudah padam. Ada tiga unit mobil pemadam turun kel okasi. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui, namun tadi sebelum kebakaran listrik PLN Padam. Kebakaran terjadi di salah satu rumah lalu menjalar ke dua rumah lainnya yang berada disebelahnya. Tidak ada korban luka dalam peristiwa itu,” ujar Indra.

Peristiwa kebakaran itu membuat para pemilik rumah mengalami shock. Dan mereka sedih karena tak menyangka, harta benda dan tempat tinggal mereka ludes terbakar. (btr/ram)

Kepengurusan PWI Pusat Periode 2023 – 2028 Diumumkan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2023 – 2028 yang dipimpin oleh Hendry Ch Bangun diumumkan di Sekretariat PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih Jakarta, Sabtu (7/10).

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekretaris Sayid Iskandarsyah mengatakan, fungsi PWI harus kembali ke khittohnya sebagai kontrol sosial. Dan sebagai program terdekat akan dilaunching PERS Kebangsaan pasa 1 November 2024 mendatang.

Ketua PWI Sumatera Utara H Farianda Putra Sinik SE yang merupakan salah satu tim formatur berharap setelah pengumuman struktur pengurus PWI Pusat ini tidak ada lagi kubu-kubuan. Karena pesta demokrasi telah selesai.

“PWI adalah rumah kita bersama. Dan saatnya kita bersatu,” ujar Farianda yang mengatakan penyusunan kepengurusan ini berlangsung lancar dan walapun agak sedikit alot.

Farianda juga berharap agar seluruh pengurus yang sudah terpilih bekerja maksimal untuk menjadikan PWI lebih baik dan harus amanah.

Dalam kepengurusan ini, PWI sumut memasukkan empat anggotanya menjadi pengurus pusat, yakni HM Yazid dan Immanuel Panggabean sebagai Dewan Penasehat. Kemudian Rizal Surya di Komisi Pendidikan dan Dr Nurhalim Tanjung di Komisi Hukum.

Ketua PWI Riau, H Zulmansyah juga mengungkapkan harapannya. Dia ingin PWI Pusat tetap mengutamakan kebersamaan, tanpa memandang kelompok.

“PWI adalah rumah besar kita semua, namun karena keterbatasan jumlah maksimal struktur ada beberapa nama yang tidak bisa masuk,” ungkap Zulmansyah yang juga salah satu tim formatur.

Adapun susunan kepengurusan PWI Pusat Periode 2023 – 2028 yaitu, tim Penasehat diketuai H. Ilham Bintang. Pengurus harian terdiri dari Ketua Umum: Hendry Ch Bangun, Ketua Bidang Organisasi: H. Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Pembinaan Daerah: Haris Sadikin, dan Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan: Kamsul Hasan.

Kemudian Ketua Bidang Pendidikan: M. Nasir, Ketua Bidang Kerja Sama & Kemitraan: Muhammad Sarwani, Ketua Bidang Luar Negeri: Ninuk Mardiana, dan Ketua Bidang Multimedia, Teknologi Informasi: Eko Ardianto. Lalu, Ketua Bidang Asset: Endang Werdiningsih, Ketua Bidang Media dan Penyiaran: Jimmy Silalahi.

Sekretaris Jenderal: Sayid Iskandarsyah, didampingi Wakil I: Raja Parlindungan Pane dan Wakil II: Ratna Susilowati. Bendahara Umum : Marten Slamet. (rel)

Bank Muamalat Gelar Gerakan Bersih Masjid

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar kegiatan sosial berupa Gerakan Bersih Masjid dengan membersihkan masjid – masjid yang ada di sekitar kantor Bank Muamalat.

SEVP Human Capital Bank Muamalat Riksa Prakoso mengatakan, kegiatan ini adalah implementasi dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat khususnya yang berdomisili di lingkungan sekitar kantor Bank Muamalat beroperasi. Selain itu, gerakan ini adalah bentuk perhatian Bank Muamalat terhadap pentingnya kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.

“Kami berharap dengan masjid yang bersih dan rapi dapat membuat masyarakat semakin khusyuk dalam beribadah dan masjid menjadi semakin makmur. Mudah-mudahan melalui kontribusi seperti ini kami dapat terus memberikan nilai tambah sebagai bank syariah yang berkomitmen untuk melayani umat,” ujarnya.

Sebanyak 31 masjid dibersihkan dalam Gerakan Bersih Masjid ini yang melibatkan karyawan Bank Muamalat di kantor pusat dan seluruh kantor regional. Bank Muamalat juga mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari remaja sampai tokoh masyarakat serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Selain aksi bersih-bersih masjid, pengurus juga diberikan alat kebersihan dan alat ibadah. Di samping itu, Bank Muamalat bersama dengan Baitulmaal Muamalat (BMM) juga memberikan santunan kepada anak yatim dan pengurus masjid.

Riksa menambahkan, pihaknya tidak hanya berkomitmen terhadap layanan perbankan yang berkualitas, tetapi juga dapat bermanfaat kepada masyarakat sekitar sesuai ajaran agama dan nilai-nilai sosial. Hal ini juga selaras dengan nilai IDEAL di Bank Muamalat yaitu Islami, Modern dan Profesional. (rel/ram)

PGN Jaga Penyaluran Gas Bumi di Jawa Bagian Barat, Batam, Sumatera Bagian Tengah & Selatan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT PGN Tbk berkomitmen dalam menjalankan fungsi midstream dan downstream dalam layanan gas bumi nasional. Sebagai pelaku usaha midstream yang menyalurkan gas bumi dari hulu migas ke pengguna gas bumi, PGN terus berkoordinasi dengan stakeholder dan pemerintah dalam menjaga kepastian, keamanan pasokan dan layanan gas bumi khususnya untuk wilayah yang terdampak berakhirnya kontrak dengan KKKS.

“PGN mengucapkan terima kasih kepada Menteri ESDM, Ditjen Migas, SKK Migas, dan pihak KKKS, atas arahan, komunikasi dan koordinasi yang intensif sehingga PGN telah mendapatkan sinyal positif akan kepastian penetapan alokasi dan harga gas untuk pasokan ke wilayah Jawa Bagian Barat, Batam, Sumatera Bagian Tengah dan Selatan. Kami telah menandatangani Kesepakatan Bersama sementara dengan KKKS sehingga gas dari hulu sudah dapat dialirkan ke jaringan pipa PGN dan dapat dimanfaatkan oleh pelanggan gas. Hingga saat ini kami masih menunggu penetapan alokasi serta harga secara resmi dari Bapak Menteri ESDM. Tentunya hal ini akan berdampak terhadap pelayanan kami dalam memenuhi kebutuhan gas di wilayah-wilayah tersebut dimana pelanggan tetap dapat menikmati pengaliran gas bumi sesuai dengan alokasi dan harga yang nantinya akan ditetapkan pemerintah ,” ujar Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz, (4/10/2023).

Volume pengelolaan di Jawa Bagian Barat yang mencakup Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat adalah sebesar lebih dari 500 BBTUD dan jumlah pelanggan lebih dari 200.000 yang terdiri dari segmen rumah tangga, pelanggan kecil, pelanggan komersial dan industri hingga pembangkit tenaga listrik.

Faris menerangkan bahwa infrastruktur gas bumi di Sumatera ke Jawa Bagian Barat didukung oleh infrastruktur yang terdiri dari infrastruktur jaringan pipa transmisi, distribusi, FSRU serta fasilitas pedukung lainnya. Infrastruktur ini terintegrasi menghubungkan multi pasokan dari berbagai sumber pasokan gas baik gas pipa maupun gas LNG yang dikelola secara baik oleh PGN Group. Hal ini merupakan komitmen PGN dalam menjaga keandalan penyaluran gas kepada para pelanggan, sehingga akan menciptakan kepastian, kontinuitas, dan dukungan bagi pemanfaatan energi ramah lingkungan dan peningkatan perekonomian.

Sedangkan di Batam, pengelolaan volume PGN telah mencapai lebih dari 90 BBTUD untuk melayani 5.971 pelanggan yang terdiri dari segmen rumah tangga, pelanggan kecil, pelanggan komersial dan industri hingga pembangkit tenaga listrik melalui infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 273,46 Km. Infrastruktur gas bumi PGN melewati beberapa Kawasan Industri dan pusat komersial di Batam seperti Tanjung Uncang, Panbil, Batamindo, Kabil, Batam Centre, dan Lubuk Baja.

Dengan didukung oleh infrastruktur yang handal serta personel yang kompeten, PGN terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan serta potensi pasar di wilayah Batam yang tersebar di Pulau Batam, Bintan, dan Kundur dengan total potensi volume pemakaian gas mencapai 118,60 BBTUD. Pasokan gas bumi yang andal merupakan salah satu faktor kunci dalam mengembangkan pemanfaatan gas bumi secara nasional, termasuk memenuhi kebutuhan potensi pasar di wilayah Batam.

Di wilayah Sumatera Bagian Tengah, area operasi PGN meliputi di Dumai dan Pekanbaru dengan volume penyaluran lebih dari 30 BBTUD untuk melayani hampir 14.000 pelanggan di segmen rumah tangga, pelanggan kecil, komersial, dan industri. Kemudian di Sumatera Selatan dan Lampung, PGN melayani lebih dari 68.000 pelanggan dengan total volume pengelolaan mencapai hampir 18 BBTUD.

“Kedepannya dalam menjaga pemenuhan kebutuhan gas bumi nasional, PGN terus mengupayakan ketersediaan volume gas bumi selain gas pipa juga melalui pasokan LNG sehingga tingkat layanan kepada pelanggan eksisting tercapai serta dapat memenuhi pertumbuhan potensi demand ke depan baik di Jawa Bagian Barat, Batam, Sumatera Bagian Tengah dan Selatan maupun di seluruh wilayah operasi PGN di Indonesia. Kami meyakini penyerapan gas bumi yang tinggi di berbagai sektor akan berdampak positif pada peningkatan perekonomian nasional,” ujar Faris.

PGN juga berkomitmen dalam pengembangan infrastruktur dan inovasi layanan gas bumi yang andal, sehingga ikut berdampak positif terhadap penyerapan energi ramah lingkungan di dalam negeri semakin meningkat. Gas bumi mempunyai nilai tambah sebagai energi alternatif di masa transisi energi menuju target Net Zero Emission tahun 2060 mendatang.

“PGN berprinsip untuk terus menjaga keandalan penyaluran gas dan pembangunan infrastruktur gas bumi secara optimal. Di lain sisi, kami juga terus mempertimbangkan skenario bisnis secara detail dan berkelanjutan baik pada sisi operasional maupun finansial,” tutup Faris. (rel/ram)

Korupsi Tunjangan Penghasilan, Mantan Bendahara Kecamatan Kotanopan Dituntut 21 Bulan Penjara

BACAKAN: JPU membacakan tuntutan terhadap Ahmad Syahnan Nasution, terdakwa kasus korupsi secara virtual, Jumat (6/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Bendahara Kecamatan Kotanopan, Ahmad Syahnan Nasution dituntut jaksa selama 21 bulan penjara. Dia dinilai terbukti atas kasus korupsi tunjangan tambahan penghasilan (TTP) yang merugikan negara Rp67.400.000.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Leo Karnando Caniago dalam nota tuntutannya, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, menuntut terdakwa Ahmad Syahnan Nasution selama 1 tahun 9 bulan penjara, denda Rp50 juta, subsider 3 bulan kurungan,” tegas JPU, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (6/10/2023).

Selain itu, jaksa juga menuntut terdakwa untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp67.400.000. Dengan sebulan perkaranya berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa disita dan dilelang JPU.

“Apabila tidak mencupi, maka diganti dengan pidana penjara 10 bulan,” katanya.

Menurut JPU, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Sementara hal meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya.

Setelah membacakan tuntutan, majelis hakim diketuai Andriyansah memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip dakwaan, bermula pada 2019, terdapat beberapa orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada kantor Kecamatan Kotanopan yang diangkat menjadi pelaksana tugas kepala desa berdasarkan Keputusan Bupati Mandailing Natal.

Singkat cerita, pada 2 Mei 2019, terdakwa selaku Bendahara menyusun dokumen Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Nomor : 003/SPP/LS-GJ-TNJ-KN-2009 tanggal 02 Mei 2019 untuk pembayaran tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja kantor Camat Kotanopan Bulan April 2019 sejumlah Rp38.407.894.

Berdasarkan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Inspektorat Daerah Pemerintah Kabupaten Madina, yang dituangkan di dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu atas dugaan Tindak Pidana Korupsi Pencairan Tunjangan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan sebagai pelaksana tugas kepala desa se-Kecamatan Kotanopan tahun anggaran 2019, 2020 dan 2021 Nomor: 018/LHP/DTT/2023 Tanggal 12 Mei 2023 yang ditandatangani oleh Mhd Syukur Siregar tanggal 12 Mei 2023 terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp69.460.000. (man)

PT Pos Cabang Tebingtinggi Kembali Salurkan Beras Ketahanan Pangan

TERIMA: Masyarakat Kota Tebingtinggi saat melakukan pengambilan beras bantuan dari Bapenas dari pihak PT Pos Cabang Kota Tebintinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – PT Pos Cabang Kota Tebingtinggi kembali menyalurkan bantuan beras ketahanan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapenas) kepada masyarakat Kota Tebingtinggi, Jumat (6/10/2023).

Tercatat penerima bantuan beras ketahanan pangan nasional di Kota Tebingtinggi 12.082 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini ditujukan kepada KPM yang belum menerima bantuan beras dari ketahanan pangan nasional dengan tujuan menstabilkan harga beras yang sempat naik.

Sedangkan pembagian bantuan beras ketahanan pangan ini dilakukan dihalaman Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Tampak juga pihak kepolisian melakukan pengamanan saat KPM melakukan pengambilan beras sesuai nama yang terdata dalam By Name By Andreas (BNBA).

Kepala Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi, Rahmad menyatakan penyaluran berjalan lancar dan terkendali. Warga yang datang sesuai jadwal perkelurahan yang ada di lima kecamatan se Kota Tebingtinggi tampak antre.

“Pihak PT Pos Cabang Kota Tebingtinggi sifatnya hanya menyalurkan sesuai dengan daftar nama penerima yang dikirim oleh pihak pemerintah dan tidak dapat dikurangi ataupun ditambahin, karena nama KPM sudah terdaftar secara aplikasi,” jelasnya.

Salah seorang penerima, Wagina (59) warga Kelurahan Rantau Laban mengatakan bantuan beras yang diterima seberat 10 kilogram perorangan. Dalam hal ini, Wagina mengucapkan sujud syukur kepada pemerintah telah memberikan bantuan beras karena saat ini beras dipasaran harganya masih terbilang mahal.

“Masih mahal pak harga beras dipasaran. Dengan ekonomi sulit saat ini, kami sangat terbantu adanya bantuan beras ini,” ujarnya.

Sementara untuk persyaratan pengambilan bantuan diwajibkan untuk membawa KTP elektronik dan KK asli. Apabila penerima diwakilkan, maka perwakilan harus berada di dalam satu KK dengan Penerima Bantuan Pangan. (ian/ram)

127 Karung Pakaian Bekas Ditangkap di Tanjungbalai

TANGKAP: Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Utara berhasil menangkap kapal pengangkut 127 karung pakaian bekas dari Kota Tanjung Balai, Jumat (6/10/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Utara berhasil menangkap kapal ikan yang mengangkut 127 karung pakaian bekas dari Kota Tanjung Balai, Jumat,(6/10/2023)

Dalam penangkapan tersebut, petugas hanya berhasil mengamankan kapal, 127 karung pakaian bekas dan sejumlah dokumen. Sedangkan para Nahkoda dan ABK kapal kabur sebelum petugas datang.

Wakil Direktur Polairud Polda Sumut AKBP Erwin Wijaya Siahaan dalam siaran persnya, mengatakan, sebelumnya petugas mendapat informasi akan adanya kapal pengangkut pakaian bekas dari Malaysia menuju Belawan.

“Berdasarkan informasi tersebut, kita langsung mengerahkan tim dengan menggunakan Kapal Patroli KP II- 1001 untuk melakukan pengejaran terhadap kapal tersebut,” ucapnya.

Petugas terus mencari keberadaan kapal tersebut, bahkan sampai masuk ke jalur – jalur yang kerap dilalui para pelaku ilegal.

“Saat tim melakukan patroli di sekitar Perairan Pantai Gading, Desa Karang Gading, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara menemukan satu buah Kapal Ikan KM. Bintang GT. 31 berbendera Malaysia dalam keadaan nyaris tenggelam karena mengalami kebocoran. Saat dilakukan pemeriksaan di dalam kapal terdapat 127 balpres atau pakaian bekas yang telah ditinggalkan oleh nahkoda dan anak buah kapal,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan Erwin, selanjutnya petugas langsung mengamankan karung – karung berisikan pakai bekas tersebut ke Mako.

“Kita angkut barang bukti dengan menggunakan truk untuk dibawah ke Mako, lantaran kapal yang digunakan para pelaku kandas karena mengalami kebocoran. Setelah kita lakukan perbaikan lalu kapal kita bawa juga kesini,” jelasnya.

“Selain mengamankan pakaian dan kapal, kita juga mengamankan tiga buah buku kelautan, satu bundel dokumen dan satu buah bendera Malaysia,” tambahnya.

Saat ini petugas masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap Nakhoda dan ABK yang melarikan diri.

“Untuk para pelaku masi kita buru, sedangkan untuk barang bukti yang telah kita amankan akan kita serahkan kepada pihak Bea Cukai Sumatera Utara untuk diproses lebih lanjut,” tandas Erwin. (mag-1/ram)

Dairi Jadi Tuan Rumah Kejurda Karate ASKI se Sumut

KARATE: Atlet Karate saat mengikuti pertandingan Kejuaraan daerah ASKI se Sumut di GOR Sidikalang, Jumat (6/10/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Kabupaten Dairi dipercaya jadi tuan rumah kejuaraan daerah (Kejurda) Akademi Seni Bela Diri Karate Indonesia (ASKI) se-Sumatera Utara.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat mengatakan, Kejurda berlangsung 2 hari, Jumat-Sabtu (6-7/10/2023). Dan, dibuka Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi, Surung Charles Bantjin di GOR Sidikalang, Jumat (6/10/2023).

Dalam kesempatan itu, Surung menegaskan, penyelenggaraan kejurda ini, menjadi aset penting bagi Kabupaten Dairi.

Dimana, 13 kontingen dari daerah lain se-Sumut, berlaga di Kejurda ini.

“Terimakasih kepada pengurus ASKI Dairi yang mampu meyakinkan pengurus ASKI Sumut, sehingga Dairi bisa jadi tuan rumah,” katanya.

Dirinya berharap, ajang Kejurda ini menjadi sarana untuk melahirkan bibit atau atlet baru berprestasi yang akan mampu mengharumkan nama Kabupaten Dairi.

“elaksanaan pekan olahraga nasional (PON) ke-21 Sumatera Utara-Aceh, akan segera bergulir. Kami berharap, dari peserta hari ini, lahir atet yang bisa menjadi juara pada PON mendatang sehingga mengharumkan Sumatera Utara,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Rahmat Syah Munthe, mewakili Pengurus ASKI Sumut, Bob Sinurat, Ketua ASKI Dairi, Romedi Bangun dan lainnya.(rud/ram)

Warga Korban Puting Beliung di Parbuluan Dairi Dapat Bantuan Dari Pemerintah

SERAHKAN: Penjabat Sekda Dairi, Surung Charles Bantjin secara simbolis menyerahkan bantua kepada para korban angin kencang dan hujan es di Desa Bangun dan Desa Bangun 1, Kecamatan Parbuluan, Kamis (5/10/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Para korban bencana alam angin kencang puting beliung dan hujan es di Desa Bangun dan Desa Bangun 1, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, mendapat bantuan dari pemerintah, Kamis (5/10/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Jumat (6/10/2023) mengatakan, bantuan yang diberikan berupa bahan makanan dan material bangunan yang diserahkan langsung oleh Pj Sekda, Surung Charles Bantjin.

Kepada para korban, Surung Charles Bantjin mengajak supaya warga terdampak, semangat dan tidak berlarut dalam kesedihan.

“Kami berharap kalian kembali melanjutkan aktivitasnya secara normal dan dalam keadaan sehat,” ucapnya.

Dirinya juga berharap, bantuan yang diberikan pemerintah ini, dapat meringankan beban. Surung menyampaikan terimakasih serta mengapresiasi Kepala Desa dan Camat Parbuluan yang sigap merespon serta membantu warga yang mengalami musibah.

Sementara itu, Camat Parbuluan, Saut Maruli Tua Sinaga serta Kepala Desa Bangun 1, Arles Pakpahan mewakili masyarakat, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Dairi yang telah memberikan kepedulian dengan penyaluran bantuan kepada para korban.

Begitu jiga kepada para korban, Camat maupun Kepala Desa mengatakan, jangan melihat nilai dan jumlah bantuan diserahkan.

Tetapi atensi yang ditunjukkan Pemerintah bisa menjadi motivasi bagi para korban supaya segera bangkit kembali melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat bencana iyu, puluhan rumah dan ratusan hektare lahan pertanian warga rusak diterjang angin puting beliung. (rud/ram)