28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1068

Sumut Jadi Tuan Rumah Rakornas PIP

Inspektur Daerah Provinsi Sumut, Lasro Marbun.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah (PIP). Rapat ini akan dihadiri 38 perwakilan provinsi dan 514 perwakilan Inspektorat Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Sumut dipercaya menjadi tuan rumah Rakornas PIP karena dianggap berhasil secara signifikan meningkatkan pencegahan korupsi dan layanan publik. Untuk pencegahan korupsi di tahun 2022, Sumut berada di peringkat keempat, sedangkan untuk layanan publik secara nasional berada di posisi lima besar.

“Ada peningkatan signifikan setelah kita bekerja keras dari tahun 2019, jadi teman-teman dari provinsi lain memberikan kepercayaan dan mereka juga ingin melihat langsung seperti apa cara Sumut membenahi diri yang sebelumnya peringkat 20-an sekarang di lima besar terbaik,” kata Inspektur Daerah Provinsi Sumut, Lasro Marbun saat konferensi pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran, Kota Medan, Jumat (6/10).

Menurut Lasro Marbun, ini kesempatan Sumut untuk menunjukkan perubahan besarnya kepada daerah lain. Selain itu, juga untuk mempromosikan berbagai potensi Sumut, baik potensi pariwisata, ekonomi, dan lainnya.

“Sebanyak 514 perwakilan inspektorat itu tidak sedikit, ditambah perwakilan provinsi, satu Pemda menugaskan tiga orang saja berarti hampir 2.000 yang akan datang ke daerah kita, tentu ini potensi menambah perputaran uang di Sumut, khususnya bidang perhotelan, wisata, kuliner dan lainnya dan juga kesempatan kita memperkenal daerah kita,” kata Lasro Marbun, didampingi Sekretaris Inspektorat Daerah Sumut Murdianto dan Sekretaris Dinas Kominfo Achmad Yazid Matondang.

Acara ini akan berlangsung tanggal 9-10 Oktober di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 7, Medan. Acara ini juga akan dimeriahkan artis ibu kota asal Medan, Lyodra Ginting.

“Selama dua hari para tamu kita akan berada di Sumut, kita harap mereka betah dan membawa cerita indah ke daerah masing-masing, ini butuh kerja sama kita semua, memberikan kesan yang baik kepada mereka, kalau mereka betah mudah-mudahan menambah waktu mereka di sini,” kata Lasro Marbun.

Bukan hanya Rakornas PIP, Sumut juga akan disambangi Roadshow Bus KPK 2023, pada 25-29 Oktober. Lasro Marbun juga berharap kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan terhadap pencegahan korupsi di Sumut.

“Setelah Rakornas PIP kita juga kedatangan Bus KPK yang melakukan roadshow di Pulau Sumatera, mudah-mudahan kegiatan-kegiatan ini berjalan lancar dan bisa kita manfaatkan maksimal,” tandas Lasro Marbun.(gus/ram)

KPU Sumut Perpanjang Masa Pencermatan DCT

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, melakukan masa perpanjangan pencermatan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Sumut periode 2024-2029 hingga 6 Oktober 2023.

“Hari ini, hari terakhir (kemarin), parpol menyerahkan pencermatan DCT pada masa perpanjangan tanggal 6 Oktober 2023, ada PKB, PSI, PKN,” ucap Ketua KPU Sumut, Agus Arifin saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (6/10/2023).

Begitu juga, 14 partai politik lainnya, juga mengajukan pencermatan DCT sebelum ditetapkan pada 4 November 2023, yang mengikuti Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 14 Februari 2024 mendatang.

Agus mengatakan dalam pencermatan DCT ini, parpol memiliki hak untuk menggantikan Bakal Calon Legislatif (Bacelag), yang diusung sebelum nanti akan ditetapkan KPU Sumut.

“Ada perpanjangan waktu, hari yang terakhir untuk pencermatan DCT, sebelum ditetapkan menjadi DCT. Perpanjangan pencermatan DCT selama tiga hari, 4 hingga 6 Oktober 2023,” jelas Agus.

Disinggung berapa Bacaleg diganti oleh Parpol pengusung. Agus belum bisa membeberkan karena masih dalam rekapitulasi dan vermin.”Belum nanti kita cek keseluruhannya,” sebutnya.

Selanjutnya, KPU Sumut akan melakukan verifikasi administrasi (Vermin) pencermatan DCT Anggota DPRD Sumut periode 2024-2029, hingga 18 Oktober 2023.

Sebelumnya, anggota KPU Sumut, Raja Ahab Damanik, mengatakan mengajukan pencermatan DCT disampaikan 18 Parpol yanh mengikuti Pemilu 2024.

“Kita menerima pengajuan rancangan pencermatan DCT, yang disampaikan oleh partai politik. Ada 18 partai politik mengajukan rancangan perbaikan DCT,” sebut Raja.

Raja mengatakan dalam proses vermin pencermatan DCT diajukan oleh 18 Parpol. Pihak KPU Sumut juga melibatkan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumut, untuk melakukan pengawasan.

“Dalam pengajuan, partai politik menggunakan waktu di hari-hari terakhir, akan sangat riskan bagi kami KPU dalam hal penginputan dokumen di Silon itu, tidak ada waktu dan waktunya terbatas untuk perbaikan,” tandas Raja.(gus/ram)

Eks Napi Tipikor Dilarang Jadi Caleg 2024, KPU Sumut Menunggu Juknis dari KPU RI

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, menunggu petunjuk teknis (Juknis) KPU RI terkait keputusan Mahkamah Agung (MA)soal persyaratan mantan tersangka kasus korupsi maju sebagai anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu, diungkapkan oleh Ketua KPU Sumut, Agus Arifin saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (6/10/2023). Ia mengatakan pihaknya menghormati keputusan MA tersebut.

“Terkait (putusan MA) itu, pertama KPU Sumut menghormati keputusan tersebut. Terkait dengan tindak lanjutnya di daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kita menunggu teknisnya (KPU RI) lebih lanjut. Posisi menunggu lah,” kata Agus.

Disinggung putusan tersebut, akan mengganggu tahapan Pemilu 2024 atau tidak. Agus mengungkapkan dipastikan mengganggu, meski ada pergantian bakal calon legislatif (Bacelag) dalam pencermatan Daftar Caleg Tetap (DCT) nantinya.

Namun, Agus mengatakan akan dilihat lebih lanjut dari Juknis dari KPU RI buntut dari putusan MA tersebut. Tapi, ia mengatakan KPU Sumut akan mengikuti seluruh peraturan lanjut kedepannya.

“Mengganggu atau tidak tahapan yang berjalan. Kita tidak bisa menjawab, karena juknis belum keluar. Kita masih menunggu lah,” kata Agus.

Sebelumnya, Komisioner Hukum KPU Sumut Elsuhaimi, mengaku KPU Sumut belum menerima putusan tersebut dari KPU RI. Adapun pasal yang dikabulkan untuk gugatan tercantum pada pasal Pasal 11 ayat (6) PKPU Nomor 10 Tahun 2023 dan Pasal 18 ayat (2) PKPU Nomor 11 Tahun 2023 terkait pencalegan mantan terpidana koruptor.

“Namun kita belum dapati surat tersebut dari KPU RI, belum ada yang terima atau sebagainya. Kami masih menunggu agar kemudian bisa melaksanakannya,” jelas Kordinator Hukum KPU Sumut itu.

Elsuhaimi mengatakan, belum mengetahui secara pasti mengenai bakal calon-calon anggota legislatif mantan koruptor yang mendaftar dari KPU Sumut. Karena, masa pendaftaran bacaleg berlangsung pada kepemimpinan KPU sebelumnya.

“Kita belum melihat itu, karena prosesnya masih dengan komisioner lama kita juga belum bongkar masih. Tapi kami akan cek untuk hal itu,” tandas Elsuhaimi.

Untuk diketahui, ICW, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), dan dua mantan pimpinan KPK, yakni Abraham Samad dan Saut Situmorang mengajukan permohonan uji materi dengan nomor perkara 28 P/HUM/2023 ke MA.

Mereka meminta agar Pasal 11 ayat 6 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD, serta Pasal 18 ayat 2 PKPU Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPD diubah.

Dalam pasal itu menyatakan bahwa mantan terpidana, termasuk mantan terpidana kasus korupsi, yang mendapatkan hukuman pencabutan hak politik tidak perlu melewati masa tunggu 5 tahun sejak bebas untuk bisa mencalonkan diri. Mereka boleh nyalon apabila sudah selesai menjalankan hukuman pencabutan hak politik.(gus/ram)

AXA Mandiri Gelar Talkshow Kesehatan dan Literasi Keuangan di Medan Untuk UMKM dan Nasabah

JELASKAN: Regional CEO I/Sumatera 1 Bank Mandiri, Lourentius Aris Budiyanto (kiri) saat menjelaskan kepada wartawan, Jumat (6/10). (Ist)

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Setelah Padang dan Surabaya, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) kembali menggelar talkshow di Medan, Jumat (6/10). Bertajuk Pencegahan Awalmu, Sehatkan Masa Depanmu, talkshow ini merupakan wujud komitmen AXA Mandiri meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat tentang perlindungan kesehatan dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Talkshow dihadiri oleh Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha, Regional CEO I/Sumatera 1 Bank Mandiri, Lourentius Aris Budiyanto; Executive Vice President Intermediary Business Schroders Indonesia, Reni Raharja, dan dr Ria Widya Marosa dari RS Hermina dan penyanyi Hedi Yunus sebagai narasumber. Dalam talkshow ini AXA Mandiri membahas tentang penyakit kritis, perkembangan makro ekonomi Indonesia, serta perlindungan kesehatan, keuangan dan deteksi dini penyakit kritis.

“AXA Mandiri terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendampingi keluarga Indonesia dalam meningkatkan gaya hidup sehat, hingga mengantisipasi risiko hidup melalui solusi perlindungan,” kata Direktur AXA Mandiri, Rudi Nugraha.

Kehadiran AXA Mandiri di Medan, tambahnya, adalah bukti pihaknya hadir melindungi seluruh nasabah di Indonesia. “Komitmen ini akan terus AXA Mandiri jalankan tanpa henti sebagai wujud semangat masa depan seharusnya tidak berisiko,” kata Rudi.

Melengkapi inisiatif AXA Mandiri tersebut, dr Ria Widya Marosa mengatakan, bahwa pencegahan deteksi dini bisa dilakukan dengan cara sederhana. Salah satunya dengan menghitung body mass index hingga mengukur denyut nadi. Tentunya deteksi dini tersebut perlu dilengkapi dengan medical check up secara reguler.

Di acara yang sama, AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis manfaat Asuransi Mandiri Elite Plan dan Asuransi Mandiri Rencana Sejahtera Plus sebesar Rp 1 miliar lebih ke Supriati, Lidya Chandra, dan Ricky Eman ahli waris dari nasabah bernama Herman Sembiring. Ia merupakan nasabah AXA Mandiri sejak tahun 2020. Asuransi Mandiri Elite Plan memberikan perlindungan berupa manfaat santunan meninggal dunia, loyalty bonus hingga 50 persen dari premi dasar hingga manfaat nilai tunai. Sedangkan manfaat Asuransi Mandiri Rencana Sejahtera Plus memberi manfaat perlindungan kesehatan dan nilai investasi.

Saat ini AXA Mandiri memiliki sederet solusi perlindungan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan masyarakat. Di antaranya, Asuransi Mandiri Secure CritiCare (MSCC) sebagai solusi perlindungan dwiguna yang berlimpah manfaat. Asuransi MSCC menyediakan manfaat perlindungan penyakit kritis, yaitu kanker, stroke, dan gagal ginjal dari stadium awal hingga akhir, manfaat meninggal dunia hingga 250 persen uang pertanggungan (UP) hingga kenaikan UP meninggal dunia sebesar 3 persen setiap tahun tanpa penambahan premi sesuai dengan ketentuan polis. Melalui Asuransi MSCC, nasabah akan terbantu dalam hal biaya pengobatan kanker yang menurut data BPJS sangat besar tersebut.

Selain itu, yang teranyar, bagi masyarakat yang berada di usia produktif dan ingin memiliki perlindungan komprehensif dalam satu produk, serta ingin mewujudkan mimpi masa depan, dapat memilih Asuransi Mandiri Flexi Proteksi (MFP). Solusi ini menyediakan manfaat meninggal dunia, kesehatan, perlindungan terhadap 77 kondisi kritis, serta pengembalian premi hingga 120 persen dari total premi dasar yang telah dibayarkan selama masa pembayaran premi, sesuai dengan ketentuan polis.

Hadirnya kedua produk ini merupakan wujud komitmen AXA Mandiri, untuk menyediakan solusi perlindungan kepada beragam segmen masyarakat, di setiap tahap kehidupan mereka yang selalu berubah. Hal ini juga menjadi bentuk respon AXA Mandiri terhadap kebutuhan proteksi yang selalu berkembang, guna mencapai kualitas hidup yang lebih baik, kerena masa depan seharusnya tidak berisiko.

Untuk itu, AXA Mandiri secara rutin menggiatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat termasuk kepada 60 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) Tbk di hari yang sama dalam rangka perayaan Hari Asuransi Nasional.

Komitmen AXA Mandiri dalam memberikan perlindungan juga tercermin dari nilai klaim dan manfaat asuransi yang diberikan sepanjang tahun 2022. Pada tahun 2022 AXA Mandiri telah membayarkan klaim dan manfaat asuransi senilai hampir Rp 12 triliun. Jumlah ini meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 9,05 triliun. Sedangkan di AXA Mandiri Regional I (Aceh, Pekanbaru, Batam, Dumai hingga Sumatera Utara) 2022 AXA Mandiri telah melindungi 8.500 lebih nasabah naik naik 6 persen dibandingkan pada tahun 2021. Sedangkan jumlah polis naik 2,4 persen menjadi 8592 di tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. (rel/tri)

Alween Ong Ajak Guru Raudhatul Athfal se-Tebing Tinggi Jadi Pelopor Transformasi Digital

FOTO BERSAMA: Alween Ong foto bersama para guru usai memberikan materi.

TEBING TINGGI, SUMUTPOS.CO – Transformasi digital menjadi semakin penting di dunia pendidikan. Sebab, transformasi digital bukan hanya tentang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga tentang mengambil peran aktif dalam mengubah cara pendidikan disampaikan dan diterima.

Begitulah kata Alween Ong yang merupakan calon legislatif DPR RI Dapil Sumut I (Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Tebing Tinggi) saat mengajak para guru-guru Raudhatul Athfal (RA) se-kota Tebing Tinggi menjadi Guru Kreator Digital lewat kegiatan Guru Kreator Digital di RA Yasin, pada 22 Agustus 2023 lalu.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gerakan Kawan Awen dan Sahabat Sapriadi. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para guru Raudhatul Athfal dalam hal digital marketing, desain grafis, video, dan kecerdasan buatan (AI).

“Transformasi digital menjadi semakin penting di dunia pendidikan, dan para guru Raudhatul Athfaldi Tebing Tinggi mengambil langkah proaktif untuk mempersiapkan diri,” ujar pemateri, Alween Ong.

Alween Ong adalah salah satu contoh sukses dari generasi muda Tebing Tinggi yang telah mencapai kesuksesan dalam dunia digital. Dalam presentasinya, Alween berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang digital marketing, desain grafis, video editing, dan penerapan kecerdasan buatan di konteks pendidikan dan langsung melakukan aktivasi google Profil bisnis setiap sekolah. Para peserta sangat antusias dan terinspirasi oleh wirausaha muda ini yang telah meraih sukses di dunia digital.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 87 guru RA dari seluruh Tebing Tinggi. Mereka aktif mengikuti berbagai sesi pelatihan dan diskusi yang dipandu oleh Alween Ong.

Dikatakan Alween Ong, transformasi digital bukan hanya tentang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga tentang mengambil peran aktif dalam mengubah cara pendidikan disampaikan dan diterima.

Dalam kegiatan itu, para peserta belajar cara menggunakan media sosial untuk mempromosikan sekolah dan mengembangkan kehadiran online mereka. Mereka juga mendapatkan wawasan tentang bagaimana menciptakan desain grafis yang menarik dan video berkualitas tinggi untuk keperluan pendidikan.

Selain itu, diskusi tentang kecerdasan buatan menggugah pikiran para guru tentang potensi penggunaannya dalam mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif.

Mereka berdiskusi tentang bagaimana AI dapat digunakan untuk memberikan pendekatan individual kepada setiap siswa dan mendukung pengajaran berbasis data.

Inisiator dari acara ini, Gerakan Kawan Awen dan Sahabat Sapriadi, berharap bahwa acara ini akan menjadi langkah awal bagi para guru Raudhatul Athfal di Tebing Tinggi untuk menjadi lebih mahir dalam teknologi digital.

Dengan semangat baru dan keterampilan yang mereka peroleh itu, para guru Raudhatul Athfal Tebing Tinggi siap untuk menjadi pelopor dalam memimpin transformasi digital di dunia pendidikan mereka

Acara ini mencerminkan semangat inovasi dan keinginan untuk terus maju dalam menghadapi tantangan masa depan. (ila)

Bangun Indonesia dalam SDGs 2030, Perlu Kolaborasi dan Sinergi Seluruh Sektor

SEMINAR: Suasana seminar Series 2023 : Sinergi Nasional dalam Katalisasi Pencapaian SDGs 2030

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sustainability atau keberlanjutan dalam upaya eliminasi TBC, penanganan limbah plastik, peningkatan standar kualitas pendidikan, serta transisi energi menuju energi baru terbarukan, menjadi sorotan dari pelaksanaan The SDGs National Seminar Series 2023: Sinergi Nasional dalam Katalisasi Pencapaian SDGs 2030.

Kegiatan ini telah berlangsung selama 4 hari dimulai dari tanggal 2 hingga 5 Oktober 2023. Dalam forum diskusi ini, lintas sektor duduk bersama membahas topik terkait dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Selama 4 hari penyelenggaraan, terdapat 61.754 peserta yang mengikuti forum diskusi ini melalui sambungan zoom maupunlive streaming. Hasil dari diskusi dalam The SDGs National Seminar Series 2023 ini berupa rekomendasi dari sudut pandang lintas sektor untuk mendorong implementasi kebijakan dari setiap topik. Partisipasi aktif masyarakat dibutuhkan untuk mewujudkan implementasi regulasi yang dapat berdampak positif untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan lestari.

Kegiatan ini didukung oleh kehadiran perwakilan pejabat publik, diantaranya Menteri Kesehatan dan jajarannya, Kementerian KoordinatorBidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan Tinggi,Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Bappenas, sertaKementerian Keuangan.

Selain itu, perwakilan lintassektor yang turut hadir sebagai moderator maupun narasumber berasaldarilembagamultinasional dan nasional, korporasi, pemerintahdaerah, berbagailembaga, organisasi, dan komunitas kesehatan, pendidikan dan lingkungan. Ada 54 narasumber terlibat dalam rangkaian seminar ini.

Founder & Chairman Bakrie Center Foundation, Anindya Novyan Bakrie turut hadir secara daring pada hari terakhir penyelenggaraan seminar. Ia menyatakan bahwa perlu kolaborasi dan sinergi dari seluruh sektor untuk membangun Indonesia berdasarkan prioritas dalam SDGs 2030.

“Ini merupakan sebuah kolaborasi dan sinergi yang sangat besar dalam sejarah penyelenggaraan acara berbasis sosial Kelompok Usaha Bakrie, dan tentunya pengejawantahan dari visi Home of Leaders untuk terlibat dalam percepatan pembangunan berkelanjutan,” tutur Anindya.

Rangkaian The SDGs National Seminar Series 2023 turut didukung oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Otsuka Group, dan PT Kaltim Prima Coal, yang turut memiliki kontribusi dalam eliminasi TBC, peningkatankualitaspendidikan, pelestarian lingkungan, sertatransisi energi menuju energi bersih. (rel/ila)

Pemprov Sumut Evaluasi dan Rombak Kepengurusan BPTCUGGp

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Arief Sudarto Trinugroho.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemprov Sumut melakukan evaluasi terhadap kinerja Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopar (BPTCUGGp) Sumut. Hal itu, bertujuan untuk meningkatkan kinerja lebih baik kedepannya dalam pengelolaan geo park di kawasan danau terbesar di Asia Tenggara ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Arief Sudarto Trinugroho mengatakan evaluasi dan rombak pengurusan ini bertujuan untuk mengembalikan kejayaan GEO Park Danau Toba. Dengan kata lain, kartu kuning yang diberikan UNESCO dapat berubah menjadi warna hijau.

“Kemudian, untuk pengurus atau pengelola, jadi kita sedang merevisi (mengevaluasi). Artinya, bukan hanya orang orangnya, tetapi strukturnya, karena perubahan terjadi begitu cepat. Pemprov melihat, ini harus lebih lincah, harus lebih bisa menjawab tuntutan, kekinian dan sebagainya,” jelas Arief, Jumat (6/10/2023).

Arief mengungkapkan dari hasil evaluasi tersebut, ada inovasi dan terobosan akan dilakukan. Karena, saat ini sedang dilakukan penyusunan pengelolaan baru dari BPTCUGGp Sumut.

“Badan pengelola yang baru sturukturnya seperti apa, kemudian kita rombak. Ditargetkan minggu depan sudah selesai,” ucap Arief.

Arief berharap dengan kepengurusan baru BPTCUGGp Sumut, dapat membawa dampak baik bagi geo park di Danau Toba, menjadi Green Card. Setelah dilakukan perbaikan dalam kurun waktu dua tahun depan. Kembali akan dilakukan revalidasi oleh tim UNESCO.

“Nanti setelah pengurus yang baru ini ya bekerja, yang kita harapkan bukan hanya menyangkut kartu kuning dan hijau. Tapi, bagaimana memang geopark ini bisa kita tingkatkan pemasarannya,” kata Arief.

Arief mengungkapkan pokoknya semua tujuannya untuk mengundang banyak wisatawan. Maka lihat aja, pengurus yang baru ini nanti lebih lincah atau tidak. Bila tidak, dilakukan evaluasi hingga mendapatkan kepengurusan BPTCUGGp Sumut, yang ideal membawa dampak positif bagi geo park di Danau Toba nantinya.

“Kita akan rekrut namanya profesional, birokrat tetap ada sebagai penasehat dan sebagainya, tapi nanti yang lebih banyak bekerja adalah profesional,” tambahnya.

Arief juga membantah bahwa BPTCUGGp Sumut tidak bekerja untuk Geo Park Danau Toba. Dengan kartu kuning, sebagai memicu bekerja lebih baik kedepannya.

“Keluarnya kartu kuning karena pengurus tidak bekerja ini, dua hal yang berbeda. Pengurus (BPTCUGGp) menurut saya sudah bekerja,” ucap Arief. (gus/ram)

Sungai Belawan Meluap, 155 Rumah Terendam Banjir di Medan

PANTAU: Personel BPBD Medan saat memantau lokasi banjir dampak dari meluapkan Sungai Belawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah wilayah di Kota Medan terendam banjir sejak Kamis (5/10/2023) malam hingga Jumat (6/10/2023) pagi. Setidaknya terdapat dua kecamatan yang terendam banjir, yakni Kecamatan Medan Helvetia dan Medan Sunggal. Banjir yang merendam permukiman warga tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Belawan.

“Banjir terjadi karena meluapnya Sungai Belawan. Ada dua kecamatan yang terdampak, yakni Kecamatan Medan Helvetia dan Medan Sunggal,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Husni kepada Sumut Pos, Jumat (6/10).

Dikatakan Husni, di Kecamatan Medan Helvetia, banjir terjadi di Kelurahan Cinta Damai, tepatnya di kawasan Jalan Pantai Barat lingkungan V dan Jalan Makmur Lingkungan IV.

“Total yang terdampak di Kecamatan Medan Helvetia ada 130 rumah, 130 KK dan 110 jiwa,” ujarnya.

Sementara di Kecamatan Medan Sunggal, sambung Husni, banjir merendam 25 rumah. Akibatnya, 30 KK dan 110 jiwa merasakan dampak dari banjir tersebut.

“Total rumah yang terendam di dua kecamatan itu, yakni 155 rumah, 160 KK dan 510 jiwa. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Diterangkan Husni, meskipun hujan di Kota Medan pada Kamis malam tidak turun dalam intensitas tinggi, namun permukaan air Sungai Belawan naik cukup signifikan hingga meluap ke permukiman warga.

Meluapnya Sungai Belawan disebut akibat intensitas hujan yang tinggi di kawasan pegunungan.

“Hujan intensitas tingginya justru di gunung, Sungai Belawan meluap karena hujan dari gunung,” ujarnya.

Namun, kata Husni, menurut pantauan tim BPBD Kota Medan di lapangan, kondisi ketinggian air mulai surut pada Jumat pagi. Meskipun begitu, masih ada sejumlah wilayah yang terendam meskipun ketinggian air terus berkurang.

“Ketinggian air sekitar selutut orang dewasa, tapi saat ini ketinggiannya terus menurun,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, sambung Husni, tidak ada satupun warga yang di evakuasi dari tempat tinggalnya masing-masing. Warga memilih untuk tetap tinggal di rumah atau mengungsi ke rumah sanak saudara yang aman dari banjir namun posisinya tidak begitu jauh dari lokasi.

“Tidak ada yang dievakuasi, namun semua tetap kita pantau. Kita juga sudah siapkan posko di sekitar lokasi, petugas dari BPBD Medan juga terus berjaga-jaga dan memantau situasi disana,” pungkasnya. (map/ram)

Banjir Tahunan Kembali Terjang Klambir Lima Kebun

KAMPUNG: Banjir tahunan kembali menerjang wilayah Desa Klambir Lima Kebun dan Klambir Lima Kampung, Jumat (06/10/23). Meski tak separah tahun tahun lalu, namun banjir kali ini cukup membuat panik warga, terutama yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Belawan.

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Banjir tahunan kembali menerjang wilayah Desa Klambir Lima Kebun dan Klambir Lima Kampung, Jumat (6/10/23). Meski tak separah tahun tahun lalu, namun banjir kali ini cukup membuat panik warga, terutama yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Belawan.

Meluapnya air sungai akibat tingginya intensitas hujan di daerah pegunungan. Sungai Belawan yang melintasi desa Klambir tak mampu menampung.

Warga Klambir Lima Kebun, Klambir Lima Kampung, Klumpang Kebun, bersiap-siap mengamankan barangnya berharga untuk mengantisipasi banjir semakin tinggi. Bahkan, posko banjir sudah dibuka di kantor desa.

Kades Klambir Lima Kebun Suprayogo terlihat aktif memantau sejumlah titik rawan yang berdampak banjir.

“Ini banjir kiriman, dipastikan daerah pegunungan hujan deras mengguyur. Kita minta masyarakat jangan panik, posko sudah kita buka di kantor desa. Bagi warga yang terkena dampak banjir monggo datang ke posko. Semoga banjir kali ini tak sehebat tahun lalu, insya Allah tidak ada berdampak buruk,” ujarnya.

Menurut Suprayogo, usulan membangun benteng sungai Belawan sudah beberapa kali diusulkan di acara reses anggota dewan DPRD Deliserdang, DPR Provinsi dan DPR-RI.

Bangunan benteng sungai yang sudah terbangun di dusun 4 Sidomulyo cukup bermanfaat menahan terjangan air, Seperti yang dirasakan dusun dusun seperti Dusun 2 Gang Sedar, Dusun 3 Gang Gembira, Dusun 4 Sidomulyo, Dusun 5 Kapas Satu, Dusun 6 Kapas tiga, Dusun 7 Kapas Tiga, dusun 8 Gang Waru, Gang Ustad, Gang Ridho, Dusun 9 Gang Pendidikan. Keseluruhan Dusun itu bebas dari banjir. (mag-1/ram)