31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1088

Cegah Radikalisme, Polres Sergai Gelar FGD bersama Tokoh Masyarakat

BERSAMA: Wakapolres Sergai Kompol DC Aritonang bersama perwakilan Tokoh Masyarakat se Serdangbedagai berfoto bersama di Aula Mapolres Sergai. ( fad)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Polres Serdangbedagai (Sergai) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Tokoh masyarakat se Serdangbedagai dalam rangka mencegah Radikalisme di wilayah hukum Polres Sergai,di Aula Patriatama Polres Sergai Seirampah, Senin (2/10/2023).

Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta diwakili Wakapolres Kompol DC Aritonang saat membuka kegiatan meminta para peserta untuk menjaga keutuhan NKRI, dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks.

“Semoga, penjelasan dari narasumber nanti dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua,” katanya.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Nurul Azizah selaku ketua tim mengatakan teroris adalah musuh bersama. Oleh karenanya, ia mengajak untuk mencegah faham radikalisme dan menjaga keutuhan NKRI .

“FGD Kontra Radikal ini merupakan program Kapolri, yang juga upaya preventif untuk mencegah faham radikalisme,” katanya.

Nasir Abbas, mantan anggota terorisme yang bertindak sebagai narasumber dalam FGD tersebut menyampaikan sebagai mantan anggota Jamaah Islamiyah, ia sangat bersyukur ditangkap dan disadarkan melalui program deradikalisasi untuk memahami ajaran agama Islam yang sebenarnya

“Saya berasal dari Singapura dan mantan Pimpinan Jamaah Islamiyah yang sudah pernah berperang di Afganistan. Dan saya mempengaruhi orang untuk menjadi pelaku bom bunuh diri dan mengajak orang berjihad,” ujarnya.

Nasir Abbas menyebut dirinya adalah contoh yang salah, dan meminta para peserta untuk tidak mencontoh dirinya. “Saya sangat menyesal melakukannya. Karena di umur 18 tahun, saya sudah meninggalkan keluarga pergi ke Afganistan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika kelompok terorisme seperti, JI, JAD, ISIS, NI, dan HTI, ingin menegakkan negara Islam sesuai dengan khilafah dengan jalan berjihad memerangi negara Indonesia.

“Untuk itu, kita harus memperkokoh Negara Indonesia dan NKRI harga mati,” tegasnya.

Dengan tema “Terorisme adalah musuh kita bersama”, FGD dihadiri Kasubbag Renmin Humas Polda Sumut AKBP Gatot Hendro Hartono, Kabag Ops Polres Sergai Kompol LS Siregar, Kasat Intelkam AKP Siswoyo, Kasat Binmas AKP R Panjaitan, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut B Manullang, Kabid SMP Dinas Pendidikan Sergai Maryam, serta diikuti pengurus FKUB Sergai, para tokoh agama, Bhabinkamtibmas Polres Sergai dan Babinsa Kodim 0204/DS, serta pelajar. (fad/ram)

Telkomsel Luncurkan “Orbit Star G1”, Modem Wifi Orbit Paling Terjangkau

Telkomsel meluncurkan Orbit Star G1, modem wifi dengan layanan internet rumah terbaru yang semakin terjangkau dengan harga Rp 399.000 yang memberikan ragam nilai tambah termasuk paket data Orbit sebesar 150 GB selama enam bulan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel meluncurkan modem wifi Orbit Star G1 terbaru yang semakin terjangkau dengan paket data yang bernilai tambah. Inisiatif ini merupakan keberlanjutan dari upaya nyata Telkomsel dalam mendukung percepatan adopsi layanan internet rumah nirkabel untuk segmen rumah tangga (household)

Telkomsel Orbit hadir untuk mempertegas konsistensi perusahaan sebagai leading convergence services baik di rumah maupun di luar rumah yang senantiasa membawa kemudahan akses internet untuk memaksimalkan pengalaman gaya hidup digital, yang didukung cakupan konektivitas digital berteknologi jaringan terkini 4G/LTE terluas dan berkualitas andal dari Telkomsel.

Orbit Star G1 hadir dengan harga Rp 399 ribu, dengan nilai tambah yang termasuk paket data Orbit sebesar 150 GB selama enam bulan, dan dapat digunakan sejak aktivasi pertama kali. Orbit Star G1 dapat terkoneksi dan digunakan secara bersamaan hingga 32 perangkat, dan dapat diperoleh dengan mudah melalui www.myorbit.idofficial store Telkomsel dan Orbit di berbagai e-Commerce, GraPARI, serta mitra outlet Telkomsel terdekat. Pelanggan juga akan mendapatkan garansi perangkat Orbit Star G1 selama 2 tahun.

Strategic Advisor Home Wireless Access Product and Pricing Telkomsel, Lemen Koh mengatakan, “Dengan semangat menghadirkan inovasi terdepan, Telkomsel berkomitmen untuk mendorong percepatan adopsi pemanfaatan layanan internet rumah di Indonesia melalui ragam solusi atas kebutuhan akses digital masyarakat segmen keluarga. Melalui hadirnya Orbit Star G1 yang kini lebih terjangkau, kami meyakini dapat memberikan kemudahaan pengalaman layanan internet rumah berkualitas yang semakin merata dan setara yang didukung teknologi broadband terdepan 4G/LTE andal dan stabil dari Telkomsel, guna mengoptimalkan dan meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia, khususnya segmen household.”

Modem wifi Orbit Star G1 juga tersedia dalam paket bundling dengan beberapa merek smart home appliances dari Ezviz, Philips, dan Xiaomi, di antaranya seperti Orbit Star G1 + Smart WiFi LED, Orbit Star G1 + Smart CCTV Camera, dan Orbit Star G1 + WiFi Extender yang akan semakin melengkapi pengalaman smart home solution yang nyaman di mana peralatan dan perangkat dapat dikontrol secara otomatis dari jarak jauh dari mana saja dengan koneksi internet paling andal dari Telkomsel Orbit. Perangkat Orbit Star G1 bundling smart home appliances dapat diperoleh dengan harga mulai dari Rp 459 ribu.

Telkomsel Orbit juga menghadirkan promo potongan harga khusus sebesar Rp 100 ribu untuk perangkat lainnya, yakni Orbit MiFi N1 yang kini dapat diperoleh dengan harga Rp 499 ribu yang bisa diperoleh melalui laman www.myorbit.id hingga 31 Oktober 2023. Guna melengkapi paket video streaming lain yang sudah ada sebelumnya seperti Catchplay+, Disney+ Hotstar, Lionsgate Play, Prime Video, Vidio, & WeTV, Telkomsel Orbit kini juga menghadirkan paket hiburan Netflix dengan tiga varian paket, yakni Netflix Basic, Netflix Standard, dan Netflix Premium yang bisa dinikmati oleh pelanggan dengan harga mulai dari Rp 77 ribu per bulan dan akan mendapatkan kuota Orbit sebesar 6 GB. Paket Orbit Entertainment Netflix bisa didapatkan melalui Aplikasi MyOrbit.

“Sukses dengan langkah strategis integrasi IndiHome ke Telkomsel beberapa waktu lalu, Telkomsel terus menegaskan komitmen untuk memperluas pasar home broadband bagi para pelanggan di segmen rumah tangga (household) atau keluarga. Dengan diluncurkannya layanan internet rumah nirkabel terbaru Orbit Star G1 yang semakin terjangkau, kami berharap dapat memperluas segmen pasar di sejumlah daerah yang belum terjangkau oleh jaringan fiber optic, sehingga akan saling melengkapi layanan IndiHome. Dengan seluruh inisiatif yang telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan home broadband, diharapkan semua pelanggan di seluruh wilayah Indonesia dapat menggunakan layanan internet rumah berkualitas yang juga dapat mengakselerasi digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah Indonesia,” tutup Lemen.

Dengan menggunakan Telkomsel Orbit, pelanggan juga dapat membayar kuota sesuai kebutuhan, tanpa perlu membayar biaya langganan, mengaktivasi modem secara mandiri, dan melakukan kontrol penggunaan internet melalui aplikasi MyOrbit. Informasi lebih lengkap mengenai beragam keunggulan layanan Telkomsel Orbit dapat diakses melalui website www.myorbit.id.(rel)

Terkait Satu Data Indonesia, Penting Standarisasi Aplikasi

BIMTEK: Kadis Kominfo Provsu Ilyas Sitorus bersama Kepala Bappelitbang Provsu Hasmirizal Lubis pada Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Penghubung Layanan Pemerintah yang dilaksanakan Kementerian Kominfo RI di Medan, Selasa (3/10).ISTIMEWA.

SUMUTPOS.CO – KEPALA Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Provsu Ilyas Sitorus mengingatkan pentingnya standarisasi aplikasi layanan pemerintah. Standarisasi ini akan mempermudah pengintegrasian aplikasi layanan pemerintah.

Langkah ini perlu untuk memaksimalkan dan akurasi pada Satu Data Indonesia Sumut. Selama ini, menurut Ilyas Sitorus, masalah standarisasi menjadi salah satu penghalang penggabungan aplikasi-aplikasi pemerintah.

”Kita perlu memastikan sistem aplikasi memiliki standar yang sama. Berkomunikasi dengan protokol dan bahasa yang sama. Ketika berbeda akan sulit diintegrasikan. Harusnya interoperabilitas atau aplikasi yang ada bisa berkomunikasi, berinteraksi, bertukar data dengan cepat,” kata Ilyas Sitorus.

Ia berbicara pada acara Bimbingan Teknis Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) di Medan, Selasa (3/10).

Melalui sosialisasi dan Bimtek SPLP untuk Sumut dan Aceh yang diadakan Kementerian Kominfo ini, Ilyas Sitorus berharap, permasalahan tersebut bisa diselesaikan. Pemerintah kabupaten/kota memiliki standar yang sama untuk aplikasi layanan masyarakat, terutama yang berhubungan dengan Satu Data Indonesia.

”Kegiatan ini kita harapkan dapat menyelesaikan hal tersebut, kita menggunakan standar yang sama, berkomunikasi dengan protokol yang sama,” kata Ilyas Sitorus, yang juga merupakan Sekretaris Wali Data Indonesia Sumut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Provsu
Hasmirizal Lubis mengatakan bahwa tantangan untuk membangun super aplikasi seperti Satu Data Indonesia, salah satunya adalah perbedaan kemampuan setiap Pemda.

Menurutnya, bagi beberapa daerah membuat aplikasi cukup mudah, tetapi belum tentu untuk daerah lainnya.
”Bagi kota atau kabupaten yang cukup besar membuat aplikasi ini mudah, tetapi tidak juga bagi daerah lain, ini tantangan yang harus kita selesaikan, belum lagi kalau kita bicara super APP (Aplikasi Super) harus bisa diadopsi semua pihak, bisa berkomunikasi dengan yang lain,” kata Hasmirizal.

Ketua Tim Interoperabilitas Big Data dan Kecerdasan Buatan Sinta Nur Haryanti mengatakan bahwa permasalahan yang sering terjadi juga dikodefikasi, kode induk atau bahasa yang digunakan.

Ia mencontohkan, penggunaan perempuan/laki-laki dan wanita/pria yang bisa membuat aplikasi sulit diintegrasikan. ”Itu baru jenis kelamin, belum lagi kalau kita bahas aplikasi anggaran yang jenisnya banyak banget dan programernya kode. Bahasa yang belum tentu sama, karena itu kita harus punya standarisasi agar interoperabilitas,” kata Sinta.

Sosialisasi dan Bimtek selama dua hari ini diisi pemateri Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Bappenas Erwin Dimas.

Kemudian Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kemendagri Erikson Manihuruk, Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Bambang Dwi Anggono dan Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Aries Kusdaryono. (dmp)

STMIK Triguna Dharma Tingkatkan Kreativitas Anak Lewat Tools Robotik Berbasis STEAM

EDUKASI: Dosen STMIK Triguna Dharma saat education fieldtrip untuk meningkatkan kreativitas anak di SD Swasta Nurul Huda, Medan, baru-baru ini. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah dosen STMIK Triguna Dharma berinovasi dalam meningkatkan kreativitas anak. Lewat education fieldtrip atau studi lapangan, para dosen mengimplementasikan tools robotik berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math (STEAM). Inovasi ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Adapun dosen yang melakukan, Devri Suherdi SKom MKom, Syarifah Fadillah Rezky Skin MKom, dan Kartika Sari SKom MKom. Para dosen juga dibantu mahasiswa dan Robobrick Lab (Robotik dan Bricks Laboratory).

Ketua Tim Pengabdian, Devri Suherdi menyampaikan berkembangnya teknologi industri menuntut manusia untuk berpikir maju. Karena itu, mau tidak mau harus mengikuti perkembangan zaman. “Upaya meningkatkan kreativitas anak ini dilakukan lewat education fieldtrip, tentunya dengan memanfaatkan teknologi. Hal ini akan diterapkan sejak usia dini dan remaja agar mereka melek IT. Namun demikian, support dan peran orang tua sangat membantu agar anak-anaknya tercapai menjadi anak yang berkreativitas tinggi, berinovasi tinggi serta berkarakter di masa depan,” ungkapnya, Selasa (3/10).

Devri menjelaskan, metode education fieldtrip ini merupakan studi lapangan yang akan dilakukan oleh siswa dan siswi sekolah atau lembaga untuk melakukan kegiatan belajar yang dilaksanakan baik di lingkungan sekolah atau di luar sekolah. Tujuannya, untuk memberikan pengalaman belajar nyata kepada siswa dan siswi apalagi dengan diterapkannya media yang mendukung teknologi dan pembelajaran sekarang. Maka dari itu, sangat penting rasanya dukungan orang tua, sekolah dan para penggiat teknologi dan pendidikan.

Akan tetapi, mungkin tidak semua sekolah atau lembaga yang melakukan atau melaksanakan kegiatan fieldtrip ini. Hal itu mengingat jumlah siswa dan anggaran yang terbatas. “Kita, peneliti berupaya untuk mewujudkan kegiatan fieldtrip ini ke lembaga lembaga sekolah terkait agar siswa dan siswinya dapat menunjang pembelajaran sekolah dengan mengikuti kegiatan education fieldtrip, trial robot building,” terang Devri.

Dia menuturkan, permasalahan yang sering ditemukan adalah kurangnya wawasan siswa dan siswi mengenai keilmuan teknologi yang dapat menunjang pembelajaran mereka. Padahal, media teknologi dapat membantu cara mereka untuk berfikir sistematis, meningkatkan motorik halus pada anak usia dini, keterampilan imajinasi, merangsang keterampilan inovatif, melatih kerja sama serta melatih kesabaran dan ketekunan yang notabenenya hanya untuk mendukung kegiatan belajar formal mereka.

“Saat ini, robotik lah yang merupakan salah satu teknologi dan hadir di lingkungan masyarakat. Dimana, nantinya robot ini akan diciptakan dan dibuat untuk mampu membantu tugas manusia baik itu dalam skala besar maupun kecil. Sebuah robot yang nantinya dibuat dan akan dilengkapi dengan brain susunan komponen fisik serta software yang akan ditanamkan, hingga menghasilkan sifat dan tingkah laku. Salah satu media yang akan kita gunakan nantinya dalam kegiatan education fieldtrip ini adalah Wedo Education 1.0,” papar Devri.

Wedo Education 1.0 merupakan alat edukasi yang memperkenalkan sebuah bentuk pola dua dan tiga dimensi, hingga perpaduan warna untuk mengekspresikannya. Serta, programming puzzle dan blok untuk pengaplikasiannya. “Hal yang dipelajari dari media ini adalah tentang bagaimana kekokohan project yang dibangun dengan melatih sensor motorik anak. Tentunya banyak keuntungan yang didapat dari media edukasi ini, yaitu dapat mengembangkan kreatifitas dan imajinasi anak, mengasah keterampilan yang ada, membentuk cara berfikir sistematis, melatih kesabaran dan meningkatkan logika programming pada anak usia dini dan remaja,” sambung Devri.

Ia menambahkan, dengan menggunakan media ini dapat membantu anak anak untuk menunjang pembelajarannya di sekolah seperti ilmu pengetahuan, matematika, biologi dan fisika. Hal itu telah dilakukan di Kelas 4 Plus SD Swasta Nurul Huda pada beberapa waktu lalu (29/8).

Wali Kelas 4 Plus SD Swasta Nurul Huda, Sri Andalusiawati, SPdi memberikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen STMIK Triguna Dharma karena sudah mau memberikan sumbangsihnya. Yaitu, pengabdian kepada anak-anak sehingga kelak nantinya mereka bisa berinovasi, berkarya sesuai dengan bakat dan minatnya yang dapat teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari. “Ini juga merupakan salah satu tujuan dari kurikulum merdeka. Artinya, memberikan kemerdekaan kepada anak didik untuk berkarya, belajar sesuai dengan bidang yang ditekuninya,” ujar Sri. (rel/azw)

Accor Undang Tamu Rayakan Kekayaan Indonesia melalui KarnavALL Batik Nusantara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Accor, grup perhotelan terkemuka di Indonesia, dalam rangka Hari Batik Nasional, mengundang para tamu untuk merayakan kekayaan lokal Indonesia melalui penawaran KarnavALL Batik Nusantara di hotel dan resor di lebih dari 30 destinasi di seluruh negeri. Tema “Wonders of Nature” mengambil inspirasi dari keindahan flora dan fauna Indonesia yang menawan, yang mewujudkan semangat harmoni dan warisan budaya.

Hari Batik Nasional secara resmi diperingati setiap tanggal 2 Oktober, bertepatan dengan pengakuan resmi UNESCO pada tahun 2009 atas Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pada perayaan spesial ini, bekerja sama dengan komunitas lokal dan UMKM batik, Accor mengajak para tamu untuk menyelami dunia batik yang mempesona dengan penawaran kamar eksklusif termasuk sarapan lezat, oleh-oleh batik yang dipilih dengan cermat, atau suvenir berbahan batik.

Pengalaman membatik yang mendalam lainnya juga disediakan di hotel-hotel, seperti hidangan teh sore bernuansa batik, pameran UMKM lokal yang menginspirasi, peragaan busana batik yang indah, lokakarya membatik, talkshow batik yang menarik, dan banyak lagi.

“Kami dengan bangga mempersembahkan KarnavALL Batik Nusantara – Wonders of Nature sebagai sarana untuk mempromosikan keunikan dan kekayaan batik, tidak hanya mencakup hotel dan resor kami di seluruh Indonesia, namun juga menginspirasi lebih dari sekadar pengalaman menginap. Kami dengan sepenuh hati mendukung inisiatif pemerintah dan menyadari pentingnya pemberdayaan komunitas lokal. Dukungan kami diperluas ke mitra ekonomi kreatif dan UMKM, dan tujuan kami adalah menginspirasi kejayaan Indonesia melalui seni batik,“ kata Garth Simmons, Chief Executive Officer of Accor’s Premium, Midscale and Economy Division in Asia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas perayaan yang memancarkan semangat dan keindahan budaya batik yang begitu berharga dalam sejarah dan warisan budaya ini. “Batik bukan hanya sebuah kain indah, tapi juga sebuah cerita tentang identitas kearifan lokal dan kreativitas tanpa batas,” kata Sandiaga Uno.

Grand Mercure Medan Angkasa, merayakan hari Batik Nasional dengan aktivitas membatik bersama Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Pomdam I/Bukit Barisan. Berkonsep ramah lingkungan, Grand Mercure Medan Angkasa berkolaborasi dengan Yagasu (Yayasan Gajah Sumatera) dalam pengadaan tinta batik yang terbuat dari ranting pohon mangrove yang direbus sehingga menghasilkan warna alami. Bangga dengan budaya lokal, para peserta begitu antusias membatik dengan corak Batik Gorga, batik khas Batak. Selain membatik, juga terdapat bazar UMKM, seni hena, kue batik hingga souvenir bernuansa batik.

Rachmad Suwardi, General Manager menyampaikan, tujuan terselenggaranya acara batik ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat Indonesia terhadap budaya lokal khususnya batik. “Grand Mercure Medan Angkasa konsisten dalam mempromosikan beragam budaya lokal dan KarnavALL Batik Nusantara merupakan wujud kepedulian dalam menegakkan kearifan lokal dalam rangkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Para tamu dapat melakukan reservasi untuk penawaran menarik ini di https://all.accor.com/promotions-offers/hot-deals-offers/owm016387-001-karnavall-batik-nusantara.id.shtml mulai 2 Oktober hingga 31 Desember 2023, untuk masa menginap antara tanggal 4 Oktober sampai 31 Desember 2023. Sebagai suguhan istimewa dalam perayaan meriah ini, anggota ALL – Accor Live Limitless akan menikmati diskon eksklusif sebesar 5%, sedangkan anggota Accor Plus dapat menikmati diskon eksklusif sebesar 10%. Menjadi anggota ALL – Accor Live Limitless sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. (rel/adz)

400 Personel Bersihkan Aliran Sungai Deli di Jalan Pertempuran Medan Barat

BERSIAP: Para personel TNI bersiap akan memberihkan aliran Sungai Deli di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Senin (2/10/2023). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 400 personel gotong-royong membersihkan aliran Sungai Deli di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Senin (2/10/2023).

 Personel dari Kecamatan Medan Barat, Petisah, Sunggal, Perjuangan Amplas, Dinas SDABMBK, BWSS II, Satpol PP, BPBD, dan TNI AD ini bahu-membahu membersihkan lereng kiri-kanan aliran sungai tersebut.

 Camat Medan Barat, T. Roby Chairi saat ditemui di lokasi mengatakan, kegiatan ini bagian dari Gotong Royong Bersih Sungai Deli kolaborasi Pemko Medan dengan TNI AD.

 “Hari ini, kita fokus membersihkan kiri kanan lereng Sungai Deli di aliran Jalan Pertempuran sepanjang 200 meter,” ujarnya.

 Roby menambahkan, peserta gotong-royong membabat ilalang dan tanaman keras yang menyemak di lereng sungai. Sedangkan pengorekan sedimentasi juga akan dilakukan dengan menggunakan alat berat yang kini masih melakukan penyisiran di aliran Kecamatan Medan Belawan.

 “Kegiatan ini berlangsung 64 hari kerja. Telah dimulai pekan lalu. Waktu itu hadir  Kasad Jenderal Dudung Abdurachman dan bersama Pak Wali Kota Bobby Nasution. Bahkan, keduanya menyusuri Sungai Deli dengan menggunakan perahu karet,” ujarnya.

 Roby menyebutkan, aliran di Jalan Pertempuran ini termasuk Sektor III Gotong Royong Bersih Sungai Deli ini.  “Sektor III dimulai dari RS Martha Friska  sampai ke Jalan Palang Merah. Panjangnya kurang lebih 7,5 km,” pungkas dia. (rel)

Gandeng IJTI Sumut, Kejari Simalungun Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Ketua Korda IJTI Siantar-Simalungun Daud Sitohang menyerahkan plakat kepada Kajari Simalungun, Irfan Hergianto saat beraudiensi di Kantor Kejari Simalungun.(ist/SUMUT POS)

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun bersama Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dalam melaksanakan pembekalan keahlian mengemas video (content creator) bagi masyarakat di Kabupaten Simalungun.

Hal ini tertuang dalam audensi Pengurus IJTI Sumut dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun Irfan Hergianto, S.H, M.H di Kantor Kejari Simalungun, Jalan Asahan, Senin (2/10).

Dalam pertemuan tersebut hadir Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi Pengda IJTI Sumatera Utara, Agus Supratman, Ketua Koordinator Daerah (Korda) IJTI Siantar-Simalungun Daud Sitohang dan Kasi Intel Edison Sumitro Situmorang, SH.

“Ya kita (Kejari) sangat terima kasih atas kunjungannya, ini adalah program yang sangat baik,” jelas Irfan, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/10).

Irfan juga menjelaskan bahwa pihaknya dapat peran untuk memberikan pemahaman tentang hukum kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Simalungun agar bijak untuk mengelola konten di media sosial.

“Tupoksi Kejari adalah memberikan pemahaman tentang hukum kepada masyarakat,” tambah Irfan.

Sementara itu Kordinator Bidang Hukum dan Advokasi Pengda IJTI Sumatera Utara, Agus Supratman mengatakan bahwa IJTI ingin ikut berperan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana menggunakan smartphone khususnya untuk audio visual dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDA) di daerah masing-masing, khususnya masyarakat Kabupaten Simalungun.

“Bagaimana saat ini masyarakat butuh dasar untuk mengetahui cara mengemas audio visual agar bisa menyampaikan informasi disekitarnya dengan baik dan tepat, melalui saluran media sosial,” jelas Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa peran masyarakat dalam program ini nantinya akan bisa dapat pemahaman aturan dan dasar menjadi konten kreator.

“Yah, dalam program ini tentunya IJTI Sumut sangat berterimakasih kepada Kejari Simalungun dan semoga program ini bermanfaat,” ucap Agus.(gus)

Hingga September 2023, Kejatisu Hentikan Penuntutan 101 Perkara dengan Humanis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hingga September 2023, Kejati Sumut berhasil menghentikan penuntutan 101 perkara dengan pendekatan humanis, berdasarkan Perja No 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice atau Keadilan Restoratif.

Kajati Sumut Idianto SH MH melalui Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan SH MH, Minggu (1/10/2023), saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan, penerapan Perja No 15 tahun 2020 tidak semudah dibayangkan.

Perlu proses dan tahapan yang jelas agar tidak sampai terjadi kesalahan. Bukan kuantitasnya diutamakan, tapi kualitas dari perkara yang berhasil dihentikan berdasarkan sisi kemanusiaan.

“Misalnya, seorang ayah mencuri berondolan kelapa sawit milik perkebunan swasta atau BUMN, dari hasil jual berondolan mendapatkan uang Rp120.000 demi membeli beras untuk keberlangsungan dapurnya tetap bisa berasap (bisa makan dengan keluarganya),” kata Yos.

Untuk perkara seperti ini, lanjut Yos JPU perkaranya harus melihat esensi dari kasus ditangani, kenapa ayah tadi mencuri. Mengacu pada alasan kemanusiaan, jaksa dituntut untuk menggunakan hati nuraninya.

“Karena, kalau ayah tadi dimasukkan ke penjara, ada dua alternatif menjadi dampaknya. Bertobat atau malah makin jahat di kemudian hari. Jaksa Agung menjalankan program ini sudah banyak menolong orang agar tidak sampai masuk penjara, antara tersangka dan korbannya dimediasi untuk berdamai dan tidak ada dendam di kemudian hari,” tandasnya.

Untuk memediasi perkara-perkara tindak pidana ringan yang hukumannya di bawah lima tahun, kata Yos A Tarigan Kejati Sumut juga sudah membentuk rumah Restorative Justice, dan baru-baru ini Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum) meresmikan Rumah RJ di Kabupaten Samosir.

Seperti disebut di awal, penghentian penuntutan dengan pendekatan RJ di wilayah hukum Kejati Sumut sudah mencapai 101 perkara, urutan teratas dengan jumlah RJ tertinggi adalah Kejari Asahan 10 perkara, disusul Kejari Langkat 9 perkara dan Kejari Simalungun 8 perkara. Kemudian disusul Kejari Labuhan Batu dan Cabjari Deli Serdang di Labuhan Deli sebanyak 7 perkara.

Sementara Kejari dan Cabjari lainnya yang ada di bawah wilayah hukum Kejati Sumut bervariasi dari 1 perkara sampai 6 perkara.

Proses penghentian penuntutan dengan pendekatan keadilan testoratif dilakukan secara berjenjang dengan syarat utama tersangka belum pernah melakukan tindak pidana dan ancaman hukumannya di bawah lima tahun.

“Setelah perkara yang diusulkan disetujui JAM Pidum, kesepakatan damai antara tersangka dan korban akan menciptakan harmoni di tengah masyarakat dan tidak ada lagi rasa demdam berkepanjangan,” ujarnya.(rel)