27 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 1106

Masyarakat Terbantu Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

PEDULI: Ganjar Pranowo saat meninjau salah satu rumah warga yang perlu mendapatkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Sukoharjo. (Foto : Humas Pemprov Jateng)

SALAH satu program penanganan masyarakat kurang mampu di Jawa Tengah adalah bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Di masa kepemimpinannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah meningkatkan target RTLH dari 11.417 unit rumah pada 2022, menjadi 15.000 unit rumah pada 2023 ini.
Selain untuk membantu renovasi rumah masyarakat kurang mampu, lewat program RTLH tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berupaya membangkitkan ekonomi masyarakat melalui dana padat karya. Karena itu, nilai bantuan RTLH pun dinaikkan menjadi total Rp 20 juta per unit. Rinciannya, Rp 18 juta untuk material dan Rp 2 juta untuk padat karya.
Sudah banyak masyarakat kurang mampu yang menerima manfaat dari program bantuan tersebut. Untung Supriyadi, warga RT 2 RW 4 Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, menjadi salah satu penerima bantuan renovasi RTLH. Pria yang bekerja sebagai pekerja bangunan ini bahagia karena tidak lagi khawatir rumahnya akan roboh.
Untung tidak pernah membayangkan jika tidak mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Ganjar Pranowo. Pasalnya, jika harus mengandalkan upah sebagai pekerja bangunan sebesar Rp 600 ribu per minggu, sangat sulit untuknya merenovasi rumah hingga nyaman dihuni.”Dulu kalau hujan, air masuk dan kalau cuaca panas jadi panas sekali. Kalau angin kencang saya takut rumah roboh,” kenangnya.
Dia bersyukur, rumahnya didatangi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada 2019 silam. Kini rumah Untung tampak jauh lebih nyaman. Dindingnya kokoh dengan susunan batako terpasang di sekeliling rumah. Lantainya juga telah diplester semen, dan kerangka atap diperkuat. Kusen pintu dan jendela menggunakan jenis bahan berkualitas yakni kayu jati lokal.
Selain Untung, banyak masyarakat Jawa Tengah lainnya yang telah mendapatkan bantuan RTLH. Seperti dua warga kurang mampu di Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jemisah (75), dan Sumarno (49). Bantuan tersebut langsung diberikan Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja di desa tersebut.
“Rumah saya dulu sangat memprihatinkan. Tiang-tiang penyangga rawan ambrol karena konstruksi lama, tidurpun jadi nggak tenang. Sekarang rumah jadi baik karena bantuan Pak Ganjar di tahun 2022. Terima kasih Pak Ganjar,” ungkapnya.
Mengenai program RTLH, Ganjar Pranowo mengaku hal itu terwujud juga berkat bantuan berbagai pihak.”Segala daya upaya kami kerahkan, baik dari kabupaten, provinsi hingga pusat. Namun itu semua belum cukup, kami dapat kekuatan lain seperti Baznas, CSR atau para filantropi untuk keroyokan sehinga masyarakat bisa tinggal di rumah yang sehat, layak huni, dan hidup bahagia,” ungkap Ganjar.

Menanggapi program bantuan renovasi rumah tidak layak huni ini, Pengamat Sosial dari Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi mengatakan program RTLH memang sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Agus mengungkapkan bahwa untuk RTLH ini, memang harus ada kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan stimulan. Apa-apa yang harus dilakukan terhadap rumah tidak layak huni itu.

Rumah layak huni, sambungnya juga sebagai penekanan angka stunting. Dua hal ini, ada kolerasi yang erat. Antara stunting dan kemiskinan ekstrim. Salah satu indikator adalah rumah layak huni.
Karena itu Agus berharap, pemimpin daerah dapat berkolaborasi dalam memberikan bantuan RTLH dan menekan kemiskinan ekstrim. (rel/gus/sih)

5363 Mahasiswa Baru Akan Hadir di PKKMB UMSU

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 5363 mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Taaruf IMM UMSU 2023 mulai Senin (25/9).

“Insya Allah PKKMB dan Masta UMSU yang digelar di Kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan dihadiri seluruh mahasiswa baru UMSU yang berjumlah 5363 orang,” ungkap Wakil Rektor III, Dr. Rudianto, MSi yang sekaligus ketua panitia pelaksana kepada wartawan, Minggu (24/9) disela persiapan pembukaan acara yang dipusatkan di lapangan parkir kampus.

Dijelaskan dia, PKKMB dan Masta UMSU akan dimulai Senin (25/9) sampai Jumat (29/9). Berbeda dari tahun sebelumnya, pada Sabtu (30/9) bersama RCTI akan menggelar RCTI Invasion yang menghadirkan grup band papan atas Indonesia.

Sedikit bocoran, dalam acara bertajuk RCTI Invasion yang menghadirkan grup band papan atas Indonesia, juga dimeriahkan performance sejumlah unit kegiatan mahasiswa, diantaranya UMSU Band, tari dan teater.

PKKMB UMSU sendiri rencananya akan dibuka Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya I.E., SH., SIK., M.Si. “Kehadiran Kapolda Sumut kita harapkan, selain membuka PKKMB juga memberikan motivasi kepada mahasiswa baru UMSU untuk sukses mengikuti pendidikan dan meraih masa depan lebih baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, selaku Ketua Panitia, Rudi memgimbau, para mahasiswa baru UMSU yang mengikuti PKKMB dan Masta bisa menjaga disiplin dengan hadir tepat waktu dan mengenakan atribut berupa almamater dan tanda fakultas. Para peserta PKMB juga diharapkan tidak memakai kendaraan pribadi atau diantar orang tua.

“Saya juga berharap seluruh mahasiswa baru UMSU bisa mengikuti seluruh rangkaian PKMB dan Masta dengan tertib. Ada banyak informasi penting yang perlu dipahami oleh para mahasiswa baru agar bisa mengikuti perkuliahan dengan baik sehingga sukses dalam pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu terkait pascasarjana, Wakil Rektor III, menjelaskan, PKKMB akan dilaksanakan secara terpisah. Konsep pelaksanaan juga akan berbeda dari PKKMB program sarjana.

Pascasarjana UMSU memiliki 11 program studi magister dan satu program doktor hukum. Program magister yakni, magister manajemen, akuntansi, hukum, notariat, komunikasi, manajemen pendidikan tinggi. Selanjutnya magister matematika, pendidikan Agama Islam, ilmu pertanian, elektro dan magister bio medis. (rel/sih)

PLN Peduli Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Cuaca Ekstrem di Mandailing Natal

Manager PLN ULP Natal, Muhammad Faiz menyalurkan bantuan sembako ke masyarakat terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (23/9).

NATAL, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Peduli melakukan aksi peduli bencana dengan menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Sabtu (23/9/2023).

PLN Peduli hadir untuk menyalurkan puluhan paket sembako kepada para korban banjir di 3 desa paling parah terdampak yakni Desa Patiluban Mudik, Desa Kampung Sawah dan Desa Banjar Aur.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awalduddin Hafid mengatakan pembagian paket sembako ini di fokuskan pada korban cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat sore pukul 17.00 WIB (22/9/2023). Upaya tersebut untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat setelah terdampak bencana.

“Terdapat 3 desa dengan kondisi paling terdampak cuaca ekstrem terdiri dari 2 desa di Kecamatan Natal dan 1 desa di Kecamatan Sinunukan. Untuk itu, PLN melalui PLN Peduli menyerahkan sebanyak 70 paket sembako kepada masyarakat di desa tersebut,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin menyampaikan kegiatan ini merupakan aksi cepat tanggap dan solidaritas PLN kepada korban cuaca ekstrem untuk meringankan beban yang dirasakan mereka. Penyaluran dilakukan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang Sidimpuan dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natal.

PLN juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang akan terjadi di beberapa daerah di Sumatera Utara. PLN juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan potensi maupun gangguan kelistrikan yang terjadi selama musim hujan.

“Alhamdulillah PLN telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak cuaca ekstrem, semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya,” ujar Awaluddin.

Awaluddin juga memastikan personel PLN akan selalu bersiaga di lapangan untuk menjaga pasokan listrik tetap aman saat cuaca ekstrem. (rel/ila)

Ketua PCI Sumut Sambut Atlet di Bandara Kualanamu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumatera Utara Wangsa Amin menyambut tim cricket putra Pelatda Sumut di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (23/9/2023) pukul 16.35 WIB.

Wangsa Amin didampingi Sekretaris Abdul Hakim Siregar ran pengurus PCI Sumut lainnya. Selanjutnya, Wangsa Amin menjamu makan bersama tim cricket putra Pelatda Sumut di Restoran Kembang Jalan Medan-Tanjungmorawa, Medan Amplas.

“Kita menyambut dan menjamu makan atlet cricket putra Pelatda Sumut yang telah mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Rektor Udayana Bali yang digelar 18-21 Agustus 2023. Selanjutnya, berlaga di ajang Kejuaraan Internasional Cricket Open Tournament pada 23 Agustus hingga 2 September 2023, dilanjutkan Training Camp (TC) selama 40 hari di Lapangan Cricket Kampus Udayana Jimbaran mulai16 Agustus 2023 sampai 23 September 2023,” ujar Wangsa Amin di Medan, Minggu (24/9/2023).

Dijelaskan, penyambutan dan jamuan makan ini sebagai bentuk kepedulian pengurus PCI Sumut agar para atlet sehingga semakin termotivasi untuk fokus latihan. Kemudian mempererat tali silaturahmi antara atlet, pelatih, dan pengurus serta menyatukan misi untuk meraih prestasi terbaik di PON XXl/2024 Aceh-Sumut.

“Cukup banyak manfaat bagi tim cricket putra Sumut menjalani TC di Bali. Selain mendapatkan program latihan bertaraf profesional serta lawan tanding yang kuat. Pembentukan karakter dan mental para pemain cricket putra Sumut sebelum berlaga di PON 2024,” sebut Wangsa Amin.

Sementara itu, Abdul Hakim Siregar menuturkan Sport Tourism 2023 Kejuaraan Internasional Cricket Open Tournament yang digelar di Bali mendapat support dari KONI Sumut dan TC selama 40 hari penuh di Bali disupport Ketum PCI Sumut.

“Pada Sport Tourism 2023 Kejuaraan Internasional Cricket Open Tournament di Bali, dua atlet atas nama Ramadhan dan Leonardo bergabung dengan salah satu klub Australia. Kedua atlet tersebut mendapat kesempatan untuk bergabung dengan tim luar negeri,” tutur Hakim.

Hakim menambahkan tim cricket putra Sumut dengan kekuatan 19 putra dan 3 pelatih. Mereka diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh saat TC di Bali saat latihan di Sumut.

Kemudian pelatih diharapkan dapat membuat program latihan, sehingga cricket Sumut menjadi tim yang handal dan tangguh mampu bersaing dengan provinsi lainnya pada PON nantinya.

“Saya mewakili pengurus PCI Sumut memberikan apresiasi kepada Ketua PCI Sumut, beliau memikirkan cabor cricket Sumut demi prestasi PON. Insya Allah peluangnya memang cukup kuat untuk mewujudkan keping emas untuk kontribusi kontingen Sumut,” pungkasnya. (dek)

Dua Sejoli Diamankan Miliki Sabu Saat Berduaan

Pasangan sejoli, Efendi dan Amelia diamankan didalam sebuah kamar oleh Sat Narkoba Polres Tebingtinggi karena memiliki sabu.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dua sejoli yang sedang asyik berduan didalam kamar, berhasik diciduk Anggota Sat Narkoba Polres Tebingtinggi. Kedua pasangan tersebut langsung dijebloskan kedalam tahanan Mapolres Tebingtinggi.

Kedua pasangan sejoli yang diamankan, Efendi (31) warga Jalan Bani Hasyim, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi dan pacarnya, Amelia Kurnia Putri (23) warga Dusun III Desa Tanah Besi, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kedua pelaku diamankan disebuah kamar, tepatnya Dusun III, Simpang Molen, Desa Penggalangan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai, Jumat (21/9) malam.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, Minggu (24/9) membenarkan penangkapan kedua pelaku, setelah menjalani pemeriksaan beberapa hari, kedua pelaku langsung ditahan di tahanan Mapolres Tebingtinggi.

“Barang bukti yang diamankan dari pelaku Amelia dan Efendi berupa tiga bungkus plastik klip yang didalamnya berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih 2,60 gram, 1 bungkus plastik klip transparan yang didalamnya berisi beberapa plastik klip transparan kosong, 1 lembar tisu warna putih, 1 buah alat hisap sabu, 1 buah timbangan digital, 1 unit handphone merek Oppo warna hitam, 1 unit handphone merek Vivo warna biru dan 1 buah dompet warna hitam kulit yang didalamnya berisi uang sebanyak Rp 415.000,” bilangnya.

Sedangkan Amelia mengaku bahwa barang haram tersebut adalah milik kekasihnya (Efendi), selama pacaran, dirinya mengajak untuk menjual sabu kepada pelanggan. “Karena tidak memiliki uang, saya nekad jual narkoba jenis sabu,” bilangnya.

Pasal yang dipersangkakan pasal 114 Ayat (1), Subs Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. (ian/tri)

Berikan Diskon Kepada Nasabah, BRI BO Medan Gatsu Kerjasama dengan 5 Merchant

Nasabah BRI saat belanja di salah satu merchant gunakan kartu debit/kredit BRI. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Gatot Subroto bekerja sama dengan sejumlah merchant untuk memanjakan dan memberikan yang terbaik kepada para nasabahnya dengan banjir diskon.

Branch Manager BRI BO Medan Gatot Subroto, Wisnu Wirawan kepada wartawan, Sabtu (23/9) mengatakan, sejumlah merchant yang bekerja sama dengan BRI Medan Gatot Subroto, yakni ada lima outlet, yaitu Beauty in the Pot, Marutama Ra-Men, Fish And Co Seafood In a Pan, Paradise Dynasty Legend Of Xiao Long Bao dan Pepper Lunch.

Ia menambahkan, diskon mulai dari 10 persen sampai dengan up to 30 persen. Transaksi mulai dari Rp250 ribu-Rp750 ribu. Maksimal diskon hingga Rp200.000 bagi pengguna kartu debit dan kartu kredit BRI. Maksimal diskon Rp10.000 jika transaksi menggunakan BRImo.

“Periode program berlaku sejak 1 September sampai dengan 31 Desember 2023,” ujarnya. (dwi/tri)

Sambut Baik Dandim Cup U 15, Darma Wijaya Harap Muncul Arkhan Fikri Selanjutnya

Bupati Serdang Bedagai H.Darma Wijaya saat berikan kata sambutan. (M.Fadli/Sumut Pos)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya menyambut baik gelaran turnamen sepak bola U-15 Dandim Cup Komando Distrik Militer (Kodim) 0204/Deli Serdang dalam menyambut Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia ke-78.

“Saya mewakili Forkopimda mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Dandim atas terselenggarangya turnamen sepak bola ini. Semoga dengan adanya turnamen ini menyemarakkan semangat berolahraga kita semua,” ujarnya, Jumat (22/9).

Pria yang akrab disapa Wiwik ini berharap turnamen ini dapat menjadi wadah dalam menjaring bibit-bibit atlet pesepakbola dari Sumatera Utara, Insya Allah akan muncul Arkan fikri selanjutnya pada turnamen ini, ia juga mengajak para peserta untuk bermain secara sportif sepanjang turnamen berlangsung.

“Kita sudah punya Arkhan Fikri, sebelumnya ada juga Dimas dan semoga terus berlanjut. Ingat, kalau main bola ya main bola, jangan ada tinju,” tambahnya.

Sementara itu Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto, SH, M.Si mengungkapkan turnamen U-15 ini terselenggara berkat inisiasi Bupati Darma Wijaya.

“Karena dorongan Pak Bupati Sergai juga ini. Pemda sudah buat, Polres juga sudah, dan sekarang ini giliran kami, tiga wilayah kami jadikan satu. Masing-masing daerah mengirim 4 timnya,” papar Yoga.

Senada dengan Wiwik, pihaknya juga berharap turnamen U-15 ini dapat menjaring bibit-bibit pesepakbola untuk generasi penerus. “Junjung tinggi sportifitas. Semoga turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet Sumatera Utara,” pungkasnya.

Turut disaksikan Wakil Bupati Deli Serdang, M Ali Yusuf Siregar, pembukaan turnamen U-15 Dandim Cup ditandai dengan pemberian bola kepada tim wasit yang bertugas kemudian dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi old crack Forkopimda Sergai vs Forkopimda Deliserdang. Peluit panjang wasit mengakhiri pertandingan dengan berakhir imbang 2-2. ( fad/tri)