28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1122

PUD Pasar Medan Pastikan Tak Ada Revitalisasi Pasar Dalam Waktu Dekat

RAPAT: Komisi III DPRD Medan saat menggelar rapat dengan pedagang pasar tradisional pusat pasar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan pedagang pasar tradisional Pusat Pasar, mengaku resah akan kabar akan direvitalisasinya pusat pasat oleh pihak ketiga. Pasalnya tak hanya akan direvitalisasi, mereka juga mendengar kabar bahwa pasar tersebut juga akan dikelola oleh pihak ketiga. Kabar tersebut pun membuat mereka khawatir akan tergusur dari pasar yang telah menjadi lokasi mereka berjualan selama puluhan tahun.

Keresahan itu pun disampaikan seratusan pedagang pusat pasar dengan menggelar aksi di depan gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1 Medan, Senin (18/9/2023).

Aksi mereka pun langsung disambut baik oleh Komisi III DPRD Medan dengan menggelar rapat di ruang rapat Badan Musyawarah (Banmus) gedung DPRD Medan.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah, Wakil Ketua Abrar Mustafa Tarigan, Sekretaris Hendri Duin Sembiring, dan para Anggota Komisi seperti Dhiyaul Hayati dan Mulia Syahputra tersebut, turut hadir Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Medan Zulkarnain, dan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno beserta jajarannya.

“Tolong jelaskan pak, benar nggak pusat pasar akan direvitalisasi. Kabar-kabarnya mau direvitalisasi sama pihak ketiga, nanti mereka juga yang mau kelola. Kami butuh kejelasan, jangan sampai kami tidak berjualan lagi disana,” ujar para pedagang.

Atas keresahan para pedagang tersebut, Komisi III pun meminta BKAD Kota Medan untuk menjawabnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Kota Medan, Zulkarnain mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan soal teknis revitalisasi pasar-pasar di Kota Medan, termasuk pusat pasar.

“Akan tetapi kita harus sama-sama mengetahui bahwa kondisi pasar tradisional di Kota Medan saat ini memang harus ditingkatkan sarana dan prasarananya. Namun di kami Pemko Medan, (revitalisasi) ini masih sebatas wacana. Bila ingin direvitalisasi, seperti apa sistem perencanaannya harus dibahas lagi,” jawab Zulkarnain.

Zulkarnain menjelaskan, dalam melakukan revitalisasi, butuh perencanaan secara teknis. Semua itu harus dikolaborasikan oleh PUD Pasar Kota Medan sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) Pemko Medan sebagai pihak pengelola pasar-pasar di Kota Medan, termasuk pusat pasar.

“Jadi yang lebih berhak mengomentari revitalisasi pasar tersebut adalah PUD Pasar sebagai pihak pengelola pasar. Justru, kami butuh info dari PUD Pasar revitalisasi seperti apa yang diharapkan pedagang untuk meningkatkan jumlah pembeli,” ucapnya.

Untuk itu, Pemko Medan membutuhkan perencanaan yang lebih jauh terkait wacana revitalisasi pusat pasar dari PUD Pasar, pedagang, maupun stakeholder.

“Apapun istilahnya, pada dasarnya revitalisasi pasar itu merupakan perencanaan teknis yang masih pematur bagaimana menyediakan sarana dan prasarana pasar-pasar yang ada. Untuk wacana dan perencanaan yang lebih jauh ada di PUD Pasar, pedagang dan stakeholder,” tutupnya.

Terkait hal itu, Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno mengaku telah mendatangi pusat pasar untuk menenangkan para pedagang agar tidak melakukan aksi pada Jumat kemarin.

Ia pun menegaskan, bahwa kabar revitalisasi pusat pasar dalam waktu dekat merupakan kabar hoax atau bohong.

“Karena ada kabar hoax yang mengatakan bahwa pusat pasar akan direvitalisasi dan nantinya setelah direvitalisasi akan dikelola oleh pihak ketiga. Itu hoax, saya tegaskan itu hoax. Jadi, belum ada rencana kami dari PUD Pasar untuk merevitalisasi pusat pasar, baik tahun ini maupun tahun depan,” tegas Suwarno yang disambut tepuk tangan para pedagang.

Menyikapi penegasan Suwarno, Ketua Komisi III Afif Abdillah pun meminta para pedagang untuk tidam khawatir dan tetap beraktifitas atau berdagang seperti biasanya di pusat pasar.

“Jadi jelas, itu kabar hoax. Sampai saat ini tidak ada wacana revitalisasi oleh pihak ketiga dan pengelolaan pasar dialihkan ke pihak ketiga. Apalagi kalaupun kabar itu benar, tentu kami di Komisi III mengetahuinya. Bapak/ibu bisa kembali berjualan dengan tenang dan tolong jaga baik-baik semua fasilitas yang ada di pasar,” pungkasnya.
(map/ram)

Warga Medan Diminta Manfaatkan Bank Sampah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPRD Medan, M Rizki Nugraha SE, mengajak seluruh warfa Kota Medan untuk memanfaatkan bank sampah yang ada di tiap-tiap kelurahan. Sebab, sudah saatnya masyarakat sadar bahwa sampah juga bernilai ekonomis jika kita tahu tata cara pengolahannya.

Hal itu dikatakan Rizki Nugraha saat menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bromo Gang Panjang Nomor 31 Lingkungan 9 Kelurahan Tegal Sari III Kecamatan Medan Area, Senin (18/9).

“Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan selalu siap memberikan pelatihan-pelatihan pengelolaan sampah yang diajukan masyarakat. Syaratnya mudah bapak dan ibu, cukup dengan membentuk kelompok minimal 10 orang dalam satu kelompok dan diajukan ke kelurahan. Selanjutnya, akan diproses pihak kelurahan untuk diatur jadwal pelatihannya,” ucapnya.

Politisi muda Partai Golkar ini menambahkan, sampah yang dibuang sembarangan terlebih lagi ke saluran drianase sangat berdampak terhadap buruk, salah satunya banjir.

“Syukur alhamdulillahnya Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution sudah mulai membenahi drainase-drainase kita. Sekarang drainase kita semakin lebar dan banjir pelan-pelan teratasi, tapi bukan berarti sampah bisa dibuang begitu saja ke saluran drainase ya bapak ibu,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Indra Utama, berharap kepada seluruh warga Kecamatan Medan Area agar tidak memasukkan semua sampah ke dalam plastik penampungan yang kemudian diserahkan kepada petugas.

Sebab, sampah basah yang dihasilkan dari limbah rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan untuk budidaya ulat magot yang bernilai ekonomis karena banyak diburu pecinta burung.

“Seperti yang dikatakan pak dewan kita, bapak M Rizki Nugraha, kami siap memberikan pelatihan pengolahan sampah kepada kelompok-kelompok yang mengajukan diri. Nanti kita akan ajarkan caranya mulai dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Di samping membahas soal sampah, M Rizki Nugraha juga menyampaikan sejumlah program yang menjadi prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution. Satu diantaranya adalah berobat gratis cukup dengan KTP dan penanganan infrastruktur di 21 kecamatan.

Seperti diketahui, pada hari yang sama, Rizki Nugraha menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 tahun 2015 sebanyak dua sesi. Selain di Kecamatan Medan Area pada sesi pertama, Rizki Nugraha juga menggelar kegiatan yang sama oada sesi kedua di Jalan Speksi, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas. (map)

Efek Elektoral Dukungan Demokrat ke Prabowo: SBY adalah Superstar di Zamannya

Oleh: Denny JA

Partai Demokrat mendukung Prabowo maju sebagai calon presiden. Itulah berita politik paling hot hari-hari ini. Pertanyaannya adalah, seberapa besar efek elektoral dukungan Demokrat kepada Prabowo?

Kita mulai dulu dengan data untuk melihat perimbangan mesin kekuatan partai politik masing-masing calon presiden. Ini data dari survei terakhir LSI Denny JA, bulan Agustus 2023. Kini partai yang mendukung Prabowo di parlemen adalah Gerindra, Golkar, PAN dan Demokrat. Total dukungan empat partai itu berdasarkan survei: 35,7%. Rinciannya: Gerindra (16,7%), Golkar (12,7%), PAN (4.0%), Demokrat (3.3%).

Sementara Ganjar didukung oleh dua partai, yaitu PDIP dan PPP. Total dua partai ini, berdasarkan survei LSI Denny JA, Agustus 2023, dukungannya sebesar 25,2%. Terdiri dari PDIP (23. 2%), dan PPP (2.0%).

Sedangkan Anies didukung oleh PKS, Nasdem dan PKB. Total dukungan partai ini sekarang (survei Agustus 2023), perolehannya 17,8%. Yaitu Nasdem (5.6%), PKB (6.6%) dan PKS (5.6%).

Berdasarkan perimbangan kekuatan mesin partai politik, Prabowo unggul cukup telak sekali di atas 10% (Prabowo: 35,7% VS Ganjar: 25.2 % VS Anies: 17,8%).

Lalu bagaimana dengan elektabilitas capres Prabowo VS Ganjar VS Anies? ini datanya, berdasarkan survei LSI Denny JA yang sama (Agustus 2023).

Jika tiga capres yang maju, Prabowo unggul tipis, memperoleh 36,2%. Ganjar 35,8% dan Anis jauh di bawahnya: 19,7%. Maka jika pilpres hari ini, Ganjar dan Prabowo masuk ke putaran kedua.

Di putaran kedua, Prabowo melawan Ganjar, unggul Prabowo cukup telak. Prabowo: 51,5%. Ganjar 43,1%. Selisih keduanya di atas margin of error: 8,4%.

Per hari ini, lima bulan sebelum Pilpres 2024 (Febuari), Prabowo unggul baik untuk dirinya sendiri (capres), ataupun untuk mesin partai politik yang mendukung di belakangnya.

Lalu di mana peran Demokrat untuk Prabowo? Peran pertama yang dapat memberi efek elektoral adalah jika SBY all out, dan turun gunung. SBY akan membantu Prabowo banyak sekali. Mengapa? SBY adalah Superstar di zamannya. Dalam Pilpres 2004, ia menang telak sekali dengan selisih 20% di atas saingan terdekatnya (di putaran kedua).

Bahkan di tahun 2009, SBY menang lebih 30% di atas saingan terdekatnya (Satu putaran saja dalam kondisi tiga pasang capres). Saya ingat di tahun itu, 2009, menggemakan slogan Satu Putaran Saja. Begitu kuat gema slogan itu, menjadi polemik pro- kontra. Saya pun diberi penghargaan News Maker of Election 2009, oleh perkumpulan wartawan (PWI Jaya), karena slogan yang saya buat itu terbukti dan menjadi perhatian utama.

Jika SBY all out banyak sekali para pendukung lama SBY bisa datang. SBY bisa mengajak kembali komunitas lamanya untuk mendukung calon presiden pilihannya, Prabowo.

Kedua, Demokrat juga dapat diberikan tugas khusus fokus di Jawa Timur. Karena itulah wilalyah Battleground, yang menentukan menang dan kalah seorang capres.

Terutama ketika Ganjar melawan Prabowo di putaran kedua misalnya, karena Prabowo unggul di Jawa Barat, dan Ganjar unggul di Jawa Tengah, maka Jawa Timur itu menjadi pertaruhan. Siapa yang unggul di Jawa Timur besar kemungkinan akan unggul di keseluruhan pertarungan calon presiden.

SBY lahir di Pacitan, Jawa Timur. Ia mendirikan museumnya di sana. Dibandingkan wilayah lain, Jawa Timur lebih hangat ke SBY (dan Demokrat). Dua peran itulah yang dapat membuat dukungan Demokrat memberikan efek elektoral sangat signifikan kepada Prabowo.(rel)

Manulife Luncurkan Manulife Saving Protector

Manulife Indonesia meluncurkan Manulife Saving Protector (MSP), sebuah asuransi dwiguna yang diperuntukkan bagi nasabah perorangan untuk mempersiapkan dana hari tua dan pendidikan anak.

JAKARTA, METRODAILY – Manulife Indonesia hari ini meluncurkan Manulife Saving Protector (MSP), sebuah asuransi dwiguna yang diperuntukkan bagi nasabah perorangan untuk mempersiapkan dana hari tua dan pendidikan anak. Melalui MSP, nasabah dapat memperoleh perlindungan dan kemudahan untuk mempersiapkan serta mengamankan masa depan mereka dan keluarga.

Data dari Manulife Asia Care Survey 2023 menunjukkan bahwa 78 persen responden di Indonesia mencapai tujuan keuangan mereka dengan menyimpan uang tunai atau deposito.

Berdasarkan survei yang sama, tiga tujuan keuangan teratas responden adalah mempersiapkan dana pensiun (54 persen), dana darurat (49 persen), dan dana pendidikan anak (40 persen). Kendati demikian, dalam mencapai tujuan keuangan, ada beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti tingginya biaya pendidikan dan risiko hidup.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terkait faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tujuan keuangan mereka. Oleh karena itu, melalui Manulife Saving Protector, inovasi produk terbaru kami, kami menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan kemudahan dalam merencanakan dan mengamankan masa depan keuangan mereka,” ujar Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia.

Selain manfaat tunai yang dibayarkan setiap tahun mulai dari tahun polis kelima hingga akhir masa pertanggungan, Manulife Saving Protector memiliki manfaat meninggal dunia yang dapat meningkatkan manfaat tunai hingga 3 kali lipat, serta manfaat akhir masa pertanggungan yang dibayarkan apabila tertanggung masih hidup di akhir masa pertanggungan dengan polis yang masih aktif.

“Manulife Saving Protector menyediakan proses pembelian yang mudah tanpa pemeriksaan kesehatan dan usia masuk yang fleksibel bagi nasabah hingga 80 tahun untuk mendapatkan perlindungan. Selain itu, nasabah juga diberikan pilihan jangka waktu pertanggungan yang fleksibel, yaitu 10, 15, atau 20 tahun, serta pilihan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat,” Ujar Novita Rumngangun, Direktur dan GM Agency Manulife Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Manulife Saving Protector, hubungi perencana keuangan Manulife Indonesia di seluruh Indonesia atau kunjungi Manulife Saving Protector |Manulife Indonesia. (rel)

PKS Siap Menangkan AMIN di Pilpres 2024, Siap Ketuk Pintu Rumah Warga

Anggota Fraksi PKS DPRD Sumut, Hendro Susanto.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hasil Musyawarah Majelis Syuro (MMS) ke-9 yang diumumkan pada Jumat kemarin, 15 September 2023. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendukung pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden, Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Menyikapi putusan MMS ke-9 tersebut, anggota Fraksi PKS DPRD Sumut, Hendro Susanto mengungkapkan PKS ditingkat Sumut, Kabupaten/Kota hingga akar rumput turun bersama untuk memenangkan Anies Baswedan dan Cak Imin.

“Kita akan bekerja keras dan totalitas tentunya setelah mengamankan keputusan hasil sidang MMS ke-9 PKS,” ucap Hendro, Senin (18/9/2023).

Hendro menjelaskan ada dua tahap yang akan dilakukan sebagai anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS, yakni pertama melakukan konsolidasi struktur partai PKS hingga ke Kelurahan dan Desa serta Lingkungan/Dusun. Memastikan soliditas dan bersemangat dalam menjalankan hasil sidang MMS PKS tersebut.

“Kedua yakni Kita akan ketuk pintu rumah rumah warga Sumut, lebih khusus di Dapil Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, untuk menyampaikan hasil sidang MMS ke IX PKS dengan menyapa warga dan simpul relawan Anies di Sumut,” sebut anggota DPRD Sumut itu.

Hendro juga mengungkapkan pihaknya akan menyiapkan segala kegiatan bersama masyarakat, untuk bersama-sama memenangkan Anies dan Cak Imin di Pilpres tahun 2024, terkhusus di Provinsi Sumut ini.

“Kita akan buat ngopi bareng, dan buat agenda bersama untuk pemilih milenial dan gen Z, serta mengumpulkan emak-emak yang mendukung agenda perubahan bagi bangsa Indonesia,” jelas Hendro.

Hendro berharap semoga dengan militansi kader PKS bersama dengan partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan, bersama Nasdem dan PKB, dengan bergerak bersama simpul relawan Anies di Sumut.

“Insya Allah akan berdampak positif bagi percepatan sosialisasi Bacapres dan Bacawapres AMIN (Anies-Muhaimin), yang kita dukung ke rumah-rumah masyarakat di Provinsi Sumatera Utara, yang rindu dan ingin perubahan yang lebih baik,” tandas Hendro.(gus/ram)

Layanan Pengiriman Melalui Kontainer KM Kelud Melebihi Target

Kepala Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Medan Biwa Abi Laksana.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelayanan pengiriman dengan menggunakan kontainer melalui KM Kelud dari Pelabuhan Belawan Periode Januari Sampai Juli tahun 2023 sudah mencapai bahkan melebihi target untuk tahun 2023.

Kepala Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Medan Biwa Abi Laksana, mengatakan masyarakat sudah mengetahui pelayanan ini dan sekaligus memanfaatkannya.

Biwa menambahkan sepanjang tahun 2023, Pelni Medan menargetkan mampu melayani pengiriman hingga 421 kontainer. Hingga Bulan Juli 2023 saja, Pelni Medan telah mampu 519 kontainer, dimana 95 persen berisi sayur-sayuran dan buah-buahan, yang tujuan utamanya adalah Batam.

“Dengan kemampuan memuat 22 kontainer sekali berlayar (dengan masing-masing berat sekitar 12 ton), KM Kelud dapat mengangkut rata-rata 15-17 kontainer per sekali keberangkatan dari Pelabuhan Belawan,” sebut Biwa.

Bahkan ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri, jumlahnya dapat menjadi maksimal 22 kontainer per Embarkasi.

Sebelum tahun 2023, KM Kelud cuma mengirimkan rata-rata sembilan kontainer sekali berlayar.

Melihat adanya potensi, PT Pelni Medan pun terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada calon konsumen terutama para pengusaha perkebunan seperti di Kabupaten Simalungun dan Karo.

“PT Pelni hadir untuk memfasilitasi pendistribusian komoditas khususnya pertanian di Sumatera Utara,” ucap Biwa.

Meskipun berbeda dengan kontainer yang digemari masyarakat, pengiriman kontainer seperti fasiltas pengantaran paket (red pack) masih perlu untuk ditingkatkan.

Sampai akhir Agustus ini, baru satu ton barang yang diantarkan dengan fasiltas red pack, yang diselimuti bungkus berwarna merah, sampai ke tangan penerima.

PT Pelni Medan menargetkan pada tahun 2023 ini ada 16 ton barang yang diangkut dengan fasiltas ini.

Pengiriman paket, yang berdimensi sampai batas 100 centimeter x 50 centimeter x 50 centimeter atau bervolume 0,25 meter kubik dengan berat maksimal barang 120 kilogram, bertujuan untuk membawa barang barang hasil UMKM. (mag-1/ram)

World Clean-Up Day 2023, Upaya Pemprovsu Bersih dari Sampah

SAMBUTAN: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut, Yuliani Siregar saat memberikan kata sambutan pada gerakan World Clean-Up Day (WCD) 2023.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ribuan Relawan Sumatera Utara bersama relawan Indonesia melaksanakan aksi bersih-bersih, di Kawasan Istana Maimun Jalan Brigjen Katamso Medan, dan jalan-jalan protokol sekitarnya, Minggu (17/9/2023). Kegiatan ini merupakan rangkaian gerakan ‘Hari Bersih-Bersih Sedunia’ atau World Clean-Up Day (WCD) 2023.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut, Yuliani Siregar mengatakan bahwa WCD 2023 adalah aksi bersih-bersih terbesar di dunia yang diikuti 193 negara, dengan jumlah relawan tercatat 24,6 juta relawan.

“Relawan Indonesia adalah yang terbesar dengan jumlah 13 juta relawan, dan Sumut termasuk ambil peran di dalamnya,” ucap Yuliani, dalam keterangan tertulis, Senin (18/9/2023).

Mewakili Pj Gubernur Sumut Hassanudin, Yuliani Siregar membuka resmi kegiatan WCD Sumut 2023 yang dikuti relawan dari ASN lingkungan Pemprov Sumut, Ormas, pelajar, mahasiswa, komunitas dan masyarakat umum. Kegiatan dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kelestarian alam.

“Melalui WCD ini kita bersinergi untuk menularkan budaya bersih-bersih sampah dan menumbuhkannya di dada anak cucu kita sehingga lingkungan kita makin baik dan asri ke depannya,” ujar Yuliani.

Kolaborasi kampanye WCD, menurutnya, juga dalam rangka perubahan perilaku, sebagai mana Pemprov Sumut juga telah menerbitkan Instruksi Gubernur tentang Gerakan Sumut Diet Kantong Plastik Sekali Pakai.

Dalam kegiatan WCD Sumut 2023 ini, para relawan membawa kantong sampah berjalan sambil memungut sampah-sampah yang ada.

Para relawan berhasil mengumpulkan puluhan kantong penuh sampah. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan untuk proses selanjutnya.(gus/ram)

Tim PPM USU Latih Masyarakat Desa Mekar Jaya Kembangkan Produk Olahan Purun

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) kembali melakukan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dengan program utama pelatihan lanjutan pengembangan produk olahan purun bagi masyarakat Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari mulai 6-8 September 2023 yang diikuti Kelompok Purun Serasi di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat.

Kegiatan PPM ini dilakukan tim yang terdiri Dr Ridwanti Batubara SHut MP, Dr Ir Luthfi Hakim SHut MSi, Dr Oding Affandi SHut MP, dan Dr Saleha Hannum SSi MSi. Kegiatan PPM tahun 2023 ini merupakan lanjutan PPM tahun 2022 dengan kegiatan utama berupa edukasi tentang pengolahan purun sebagai bahan kerajinan, tahapan-tahapan pengolahan purun sampai dihasilkan produk olahan purun, serta pemberian alat pengolah purun berupa alat pemipih purun dan mesin jahit purun.

Pada tahun 2023 ini, guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah purun menjadi berbagai produk maka dilakukan pelatihan lanjutan keterampilan membuat beragam produk olahan purun di workshop Purun Serasi Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Langkat. Pada pelatihan ini, peserta dilatih tidak hanya membuat berbagai produk olahan purun produk yang dianyam tapi sudah dikembangkan menjadi beberapa produk yang dalam pembuatannya menggunakan alat bantu teknologi seperti mesin jahit listrik.

Kegiatan PPM ini mendapat sambutan dan dukungan penuh dari pemerintah Desa Mekar Jaya. Muhammad Ripin, selaku Kepala Desa Mekar Jaya mengucapkan terima kasih kepada Tim PPM USU yang telah memberi dukungan dalam pengembangan pengolahan purun kepada warga masyarakat perajin purun. “Kami sampaikan bahwa selama ini, warga kami hanya mengolah purun menjadi tikar dengan teknologi yang sederhana. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap agar warga yang ikut pelatihan bisa memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga bekal dalam membuat beragam produk berbahan baku purun melalui penggunaan teknologi tepat guna,” katanya.

Ripin berharap, di masa depan Desa Mekar Jaya bisa menjadi pusat kerajinan purun atau bahkan menjadi Kampung Purun yang menjadi tujuan wisata kerajinan purun di Kabupaten Langkat. “Dengan keberadaan itu, diharapkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu Dr Ridwanti Batubara selaku Ketua Kegiatan PPM USU mengatakan, pada pelatihan ini peserta dilatih langsung oleh pelatih sekaligus pengrajin purun yang ada di Desa Mekar Jaya. Nantinya warga akan dilatih terkait cara mengoperasikan mesin jahit dan membuat beragam produk dari purun. “Warga ini, nanti akan langsung berlatih dan praktik menggunakan mesin jahit dalam membuat produk berbahan baku purun. Produk yang akan mereka buat antara lain topi, dompet, tas, tempat tisu, dan sandal,” jelasnya.

Selain menjahit dan membuat beragam produk purun, pada pelatihan ini juga diberikan gambaran tata laksana dan sistem manajemen usaha purun yang sudah dijalankan pelatih yaitu pengelolaan usaha Purun Serasi di Desa Lubuk Kertang. Nantinya warga yang dilatih bisa mengambil contoh untuk pengembangan usaha purun di Desa Mekar Jaya.

“Setelah kegiatan pelatihan ini, kami juga akan melakukan dampingan dan kegiatan lanjutan berupa pengembangan usaha purun kepada masyarakat Desa Mekar Jaya Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat ini. Masih ada serangkaian kegiatan lain yang akan dilakukan yaitu: pembuatan badan usaha, edukasi dan pelatihan pemasaran secara online dan offline, serta pelatihan pembuatan media sosial untuk menunjang lebih luasnya pemasaran beragam produk olahan purun yang dihasilkan warga”, pungkas Ridwanti.

Salah satu peserta pelatihan, Ibu Nasriati mengatakan, pelatihan ini selain membuka wawasan mereka khususnya dalam membuat beragam produk kerjaninan purun, juga membuat mereka semakin terampil dalam menggunakan mesin jahit ketika membuat beragam produk kerajinan purun. “Setelah pelatihan ini, tentu kami juga akan mengajarkan kepada warga lain di kampung kami bagaimana cara membuat produk-produk dari purun ini,” katanya.

“Kami juga berharap agar Tim USU untuk terus memberikan dukungan kepada kami sehingga kami mampu menghasilkan produk kerajinan purun dari Desa Mekar Jaya yang lebih beragam dan inovatif serta bisa masuk ke pasar yang lebih luas melalui pemasaran secra offline maupun online (market place),” pungkasnya. (adz)

Guru Ngaji Bubarkan Pengajian Karena Tak Melihat Lagi

Para lansia penderita katarak sumringah usai operasi mata, Kamis (14/9/2023) di RS Bhayangkara tk IV Batangtoru, Tapsel. (Samman/MetroDaily)

TAPSEL, SUMUTPOS – Abdus Somad Nasution, mulai merasa lega. Ketika mata sebelah kirinya telah dioperasi dan dalam proses penyembuhan pada program Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe, Kamis (14/9/2023) di RS Bhayangkara tingkat IV Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Abdus Somad merupakan guru mengaji di desanya di Bandar Hapinis, Kecamatan Batangtoru. Kakek berusia 60 tahun dengan 13 cucu ini telah puluhan tahun mengajar anak-anak desa dalam membaca dan melafazkan kitab suci Al-Quran. Saban hari, selepas magrib, anak-anak desa akan berduyun ke rumahnya, hingga nanti selepas isya sekitaran pukul 20.00 Wib.

Setahun lalu sang istri meninggal dunia, Abdus Somad pun menanggung duka yang mendalam. Kesedihannya yang begitu berlebihan membuat ia sering menangis sendiri, hingga lima bulan lamanya. Itu pula yang membuat penglihatannya semakin kabur dan gelap. Lalu terjangkit katarak.

“Kalau kabur itu sudah lama sebenarnya, itu setelah gigi bagian atas dicabut. Tapi lima bulan lamanya saya menangis terus, setelah Inangudamu (istri/bibimu) meninggal, semakin parah pula rasa penglihatan ini,” cerita tokoh agama Desa Bandar Hapinis ini.

Pencitraan dari indra penglihatannya semakin hari kian parah, dan bahkan tak lagi mampu membedakan wajah orang atau membaca. Oleh karena itu, Abdus Somad memilih membubarkan pengajiannya, dan kini murid-muridnya telah bertebaran mencari guru lain ke luar desa.

Abdus Somad sudah menjalani operasi katarak mata pada mata sebelah kirinya. Namun, mata di sebelahnya belum melakukan tindakan yang sama. Ia pun kini mulai optimis, bisa kembali melihat, menangkap pencahayaan sekitar. Kemudian berbakti di sisa umur, mengajarkan anak-anak desa dalam beribadah dan mengaji.

“Itu juga permintaan kepala desa, nanti kalau sudah sembuh saya ajar lagi,” harap ustad kampung yang menjelang usia senja itu.

PTAR, sebagai pengelola Tambang Emas Martabe Batangtoru melaksanakan operasi katarak gratis dengan membawa editorial; Buka Mata Lihat Indahnya Dunia . Bekerja sama dengan berbagai rumah sakit di Sumatera Utara, salah satunya RS Bhayangkara tingkat IV Batangtoru.

Direktur CFO PTAR Noviandri menerangkan, program operasi katarak gratis ini telah sembilan kali dilaksanakan. Dalam program yang sama tahun ini akan dilakukan tindakan operasi terhadap 1.000 mata. Selain di sini, juga dilakukan di RSUD Sipirok, RS Mata 77 Pematang Siantar dan RS Mata Mencirim 77 Kota Medan.

“Kami meyakini memberikan dampak baik besar bagi masyarakat khususnya di Batangtoru, Tapanuli Selatan dan umumnya untuk masyarakat Sumut,” katanya.

Dengan operasi ini, PTAR berharap para penderita katarak bisa kembali bekerja lagi, produktif dan menjalankan aktifitas ibadah serta sosial kemasyarakatan.

Dalam kegiatan seremoni pembukaan perban dan tetes obat mata. Hadir Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni, Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar dan Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe serta tokoh masyarakat.

Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, mengapresiasi kerjasama yang terbangun antara Pemkab Tapsel, Polri dan PTAR dalam pelaksanaan operasi katarak yang secara umum bagi masyarakat Tapsel.

“Kegiatan sosial seperti ini akan merambah bukan Batangtoru saja tapi Tapsel seluruhnya. Semoga tahun ke depan tetap terlaksana demi mengentaskan penyakit katarak,” katanya.

Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni menyebut, momentum seperti ini begitu luar biasa. Kegiatan bersama, dengan kolaborasi yang holistik dapat menjalankan operasi katarak gratis.
“Menciptakan berlangsungan agar masyarakat mendapatkan manfaat terkait kehadiran PTAR di Sumatera Utara,” ungkapnya mengapresiasi dan menyampaikan salam Kapolda Sumut. (SAN)

Baznas Sibolga Salurkan Program Daya Zakat Tahap II

SERAGKAN: Wali Kota Jamaluddin Pohan menyerahkan dana bergulir dari Program Daya Zakat Tahap II Baznas Sibolga kepada penerima manfaat. (DODY/SUMUTPOS)

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Badan amil zakat nasional (Baznas) Kota Sibolga menyalurkan Program Daya Zakat Tahap II dengan pagu anggaran senilai total Rp 75 juta, diberikan kepada 15 orang, masing-masing menerima Rp5 juta.

“Masa pengembaliannya 52 minggu, dengan cicilannya Rp96.000 per minggu, dan saat pelunasan dibayarkan Rp104.000,” kata Ketua Baznas Sibolga, Kamil Gulo, di acara penyaluran Program Daya Zakat Tahap II di Aula Kantor Wali Kota Sibolga, Senin (18/9/2023).

Menurut Kamil, Program Daya Zakat (Dana Pendayagunaan Zakat) ini merupakan program unggulan Baznas di bidang ekonomi. Disalurkan secara bergilir kepada masyarakat pelaku usaha mikro, terutama pedagang kecil.

“Dana bergulir yang kami salurkan harus dikembalikan dalam bentuk cicilan sebesar dana yang diterima tanpa bunga, agunan dan potongan. Dana yang dikembalikan akan digulirkan kembali kepada yang lain. Sehingga maslahat dan manfaat zakat semakin luas kepada masyarakat,” kata Kamil Gulo.

Kamil menjelaskan, ini merupakan penyaluran Program Daya Zakat Tahap II, setelah penyaluran pertama dengan pagu anggaran Rp200 juta dilaksanakan pada Januari 2023 yang lalu.

Menurut dia, penerima manfaat dana bergulir ini seluruhnya direkomendasikan oleh BKM. Ada penjual ikan, sepatu, warung kopi, misop, sarapan pagi, bengkel, tambak lele dan lainnya.

Kamil Gulo mengatakan, dana yang disalurkan ini merupakan hasil cicilan yang dihimpun dari penerima manfaat pada tahap pertama periode Januari-Agustus 2023.

“Ini potret tingkat pengembalian cukup baik. Dan kami yakin, program ini sesungguhnya sangat membantu perputaran ekonomi penerima manfaat,” kata dia.

Kamil menjelaskan, pada 2024 nanti, Baznas Sibolga akan menambah pagu anggaran Program Daya Zakat menjadi Rp300 juta, sehingga jumlah penerima manfaat semakin meningkat.

Besaran dana bergulir yang diberikan kepada penerima manfaat pun bisa bervariasi antara Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Pihaknya berharap wali kota menempatkan 2 tenaga honorer di Baznas yang nantinya bertugas sebagai tenaga pengutip dilengkapi aplikasi perbankan.

“Kami juga berharap, dana bergulir ini dikembalikan. Jangan dianggap sebagai sumbangan sukarela, karena ini akan digulirkan lagi kepada pelaku usaha lainnya,” kata Kamil.

Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan mengaku bangga dengan keberhasilan Baznas Kota Sibolga menyalurkan dana bergulir lewat Program Daya Zakat untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat terutama mereka yang bergelut sebagai pelaku usaha mikro.

Melihat fakta tersebut, Wali Kota Jamaluddin Pohan mengungkap akan memberikan zakat pribadinya sebesar Rp25 juta untuk ditambahkan pada porsi pagu anggaran Program Daya Zakat 2024 mendatang.

Wali Kota Jamaluddin Pohan mengatakan, dana bergulir yang dikelola Baznas Sibolga ini bersumber dari zakat ASN, diberikan hanya berdasarkan kepercayaan kepada warga penerima manfaat.

“Ternyata, proses pengembalian dana bergulir tanpa bunga, agunan dan potongan ini berhasil dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu pelaku usaha lainnya,” kata Wali Kota Jamaluddin Pohan.

Wali Kota Jamaluddin Pohan kemudian meminta perbankan untuk berkolaborasi dengan Baznas Sibolga dan BKM dalam penyaluran zakatnya agar lebih bermanfaat dan tepat sasaran.

“Sejak awal saya sudah tegaskan, ini bukan dana hibah. Dana yang berasal dari zakat ASN ini harus dikembalikan, agar pelaku usaha yang lain bisa memanfaatkan dana bergulir dari Baznas Sibolga pada kesempatan berikutnya,” katanya.(mag-5/Han)