30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1143

Korupsi ADD, Mantan Kepala Desa Dituntut 5,5 Tahun Penjara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Kepala Desa (Kades) Petuaran Hilir, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sugiono dituntut 5,5 tahun penjara. Dia dinilai terbukti korupsi anggaran dana desa (ADD), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 2 Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (7/9).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imam Margono dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Sugiono dengan pidana selama 5 tahun 6 bulan penjara, denda Rp200 juta subsider kurungan 3 bulan,” ujarnya.

Selain itu, terdakwa juga dituntut untuk membayar uang kengganti kerugian negara sebesar Rp593.920.050. Dengan ketentuan, sebulan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap, harta benda terpidana nantinya disita kemudian dilelang JPU.

“Bila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara 2 tahun 6 bulan,” kata JPU.

Adapun hal memberatkan, menurut JPU, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tidak mengembalikan kerugian keuangan negara. Hal meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Cipto Hosari Nababan menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda pembelaan (pledoi) terdakwa.

Mengutip dakwaan, APBDes Petuaran Hilir TA 2021 total sebesar Rp1.190.088.144. Uang tersebut kemudian diserahkan Kaur Keuangan Lia Yustika yang diperuntukkan pembangunan sarana dan prasarana serta honor perangkat desa.

Belakangan, sejumlah kegiatan pekerjaan fisik tidak bisa dipertanggung jawabkan terdakwa. Antara lain, pekerjaan umum dan tata ruang sebesar Rp442.323.400. Pemasangan 60 lampu jalan desa Rp18 juta, pemasangan paving block Rp165.321.300.

Perawatan jalan Dusun III, IV dan V Rp26.600.000, pembangunan plat beton jalan Rp.38.843.200, pembangunan drainase Dusun VI Rp126.015.100.

Selain itu, penghasilan tetap (Siltap) berupa honor bulanan perangkat Desa Petuaran Hilir yang belum dibayarkan. Di antaranya untuk sekretaris desa (sekdes), para kepala seksi (kasi), kepala urusan (kaur) dan para kepala dusun (kadus) total sebesar Rp37.612.920.

Akibat perbuatan terdakwa berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Sergai, keuangan negara dirugikan sebesar Rp593.920.050. (man/han)

Siti Suciati Bersyukur Terbentuknya Perda RTRW Kota Medan

SOSIALISASI:  Siti Suciati saat mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No 1 tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan, dalam dua sesi, yakni di Lingkungan 2 dan 3 Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (10/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan, Siti Suciati, mengaku bersyukur atas terbentuknya Peraturan Daerah (Perda) No.1 tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).  Sebab Perda tersebut sudah diusulkan sangat lama, sementara perannya sangat penting untuk mengatur zonasi, mulai dari kawasan bisnis, kawasan permukiman, kawasan pendidikan, kawasan industri, serta kawasan pemerintahan.

Hal ini diungkapkan Siti Suciati saat mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No 1 tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan, dalam dua sesi, yakni di Lingkungan 2 dan 3 Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (10/9/2023).

Sekitar pukul 10.00 WIB, di sesi pertama, Siti Suciati mengaku berharap bahwa Perda RTRW Kota Medan ini dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kota Medan.

Salah satunya dalam memberikan kemudahan untuk berinvestasi di Kota Medan, namun tetap mempertahankan keberlangsungan lingkungan hidup melalui penyediaan ruang terbuka hijau.

“Saya berharap seluruh warga dapat mempedomani Perda Kota Medan ini, sehingga pembangunan di kota Medan tidak terhambat,” ucap Siti.

Selain itu, sambung dewan yang duduk di komisi I DPRD Medan tersebut, selama ini terjadi ketimpangan pembangunan di Kota Medan, tepatnya antara kawasan Medan Utara dengan Medan Selatan.

“Hal itu dibuktikan dari analisis densitas pusat pelayanan yang cenderung berada di pusat kota. Padahal secara ke ruangan, kawasan utara memiliki potensi untuk dikembangkan dengan lebih baik,” ujarnya.

Menurut Suci, potensi tersebut didukung dengan adanya ketersediaan lahan yang relatif lebih banyak di Medan Utara dibandingkan dengan pusat kota. Selain itu, keberadaan pelabuhan juga dinilai memudahkan sistem logistik dan potensi untuk dikembangkan.

“Hal inilah yang menjadi latar belakang dilakukannya revisi terhadap Perda rencana tata ruang terdahulu, apalagi ini juga sejalan dengan implikasi undang-undang cipta kerja pada aspek penataan ruang, dimana penataan ruang merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan investasi dan penciptaan lapangan kerja,” ucapnya.

Di sesi kedua Sosperda sekitar pukul 13.00 WIB, Siti Suciati menambahkan, pada tahun 2023 telah dianggarkan dana sekitar Rp1,2 triliun untuk pembangunan jalan dan saluran drainase di Kota Medan. “Agar seluruh warga Kota Medan tidak merasakan jalan yang rusak dan banjir lagi,” ujarnya.

Siti Suciati juga memberikan apresiasi dan mensupport kinerja Wali Kota Medan, Bobby Nasution dengan kolaborasi Medan Berkahnya. Sebab, banyak program-program Bobby Nasution telah menyentuh masyarakat, seperti program UHC.

Ia menyebutkan, Pemko Medan telah mengcover seluruh fasilitas kesehatan warga Kota Medan melalui program yang disebut Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2022, dimana warga berobat gratis dengan menunjukkan KTP.

“Soal bantuan warga tidak mampu,  ada mekanisme administrasi dan harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Pemko Medan juga telah membuat aplikasi SIDUTA bagi warga yang ingin mencari pekerjaan,” pungkasnya.

Amatan awak media, di akhir kegiatan dua sesi Sosialisasi Perda tersebut, Siti Suciati membagikan souvenir kepada tokoh masyarakat serta ratusan undangan yang hadir. (map/ila)

Soal Jalur SUTT 70 kV Gunungsitoli-Teluk Dalam, PLN Ekspose Masalah Sosial di Kejari Nisel

EKSPOS: PLN UPP SBU3 melakukan ekspose permasalahan sosial di Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan (Nisel) terkait jalur SUTT 70 kV Gunungsitoli - Teluk Dalam, Rabu (6/9). 

TELUK DALAM, SUMUTPOS.CO – PLN UPP SBU3 melakukan ekspose permasalahan sosial di Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan (Nisel) terkait jalur SUTT 70 kV Gunungsitoli – Teluk Dalam, Rabu (6/9). Kejaksaan Negeri Nias Selatan sebagai stakeholder yang selalu mendukung dan mendampingi PT PLN UIP SBU dalam menjalankan tugas membangun proyek kelistrikan di Sumatera Utara mengadakan pertemuan bersama.

Pada kegiatan yang digelar di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, tampak hadir Manager UPP SBU3 Joko Purnomo AMN, Perizinan dan Umum Enri Siahaan, TL Perizinan & Pertanahan PLN UPP Sumbagut 3 Alexander J Sihite, Staf UPP SBU 3 Ardiansyah P Hutagalung, Manager ULTG Nias Ernest G Malau, dan TL jaringan ULTG Nias Rio C Siregar.

Sedangkan dari stakeholder di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Dr Rabani M Halawa SH MH, Kasi Datun Yaatulo Hulu SH, Kacabjari Telo Virgo SH, Kasipidsus Heriyanto SH MH, Kasubsi Penyidikan Aries P Zebua SH, Kasubsi Datun Yafila Kania Irianto SH, serta 3 Jaksa Pengacara Negara (JPN) yakni Julian I. Parinusa SH, Windy Grace Simbolon SH, dan Sartika Dewi SH.

Pada kesempatan itu, Kajari Nias Selatan Dr Rabani M Halawa SH MH menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk memetakan permasalahan sosial yang dikhawatirkan mengganggu jalannya proses pekerjaan.

Terpisah, GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas berharap, dengan dilakukannya ekspose pendampingan hukum diharapkan dapat dilakukan pemeliharaan jaringan transmisi pada jalur SUTT 70 kV Gunungsitoli-Teluk Dalam. (ila)

Dosen Farmasi USU Manfaatkan Kopi sebagai Bahan Baku Kosmetik

PENGABDIAN: Dosen Fakultas Farmasi USU melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan memanfaatkan kopi sebagai bahan baku kosmetik.

SUMUTPOS.CO – Dosen Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) memanfaatkan kopi sebagai bahan baku kosmetik. Inovasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Adapun dosen Fakultas Farmasi USU yang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu apt Dwi Lestari P SSi MSi PhD, Prof Dr apt Julia Reveny MSi, Dr apt Sumaiyah MSi, dan Dr apt Aminah Dalimunthe SSi MSi.

“Program pengabdian kepada masyarakat kali ini, khususnya ditujukan kepada siswa Jurusan Asisten Keperawatan SMK Martabe, Sipirok dan juga dihadiri oleh siswa jurusan Agribisnis. Kegiatan telah dilaksanakan di Jalan YPMHB Komplek SMA Plus, Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan pada 31 Agustus 2023 lalu,” ungkap Dwi Lestari di Medan, Jumat (8/9).

Kata Dwi, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari SMK Martabe, Sipirok maupun pengurus Yayasan Pendidikan Marsipature Hutana Be (YPMHB) sebagai pengelola pendidikan di SMK tersebut.

Dwi menjelaskan, penggunaan kosmetik diperlukan untuk perawatan kulit dan perbaikan penampilan diri yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia. Dengan demikian, kosmetik harus diproduksi dengan standar tertentu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penggunaannya pada kulit manusia yang fungsi utamanya sebagai pelindung tubuh. Selain itu, cara penggunaan kosmetik yang baik dan benar penting diketahui oleh para pengguna kosmetik.

“Kopi robusta yang menjadi produk kebanggan Sipirok diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan yang terdapat dalam ekstrak kopi dapat berkhasiat dalam mencegah penuaan dini kulit yang gejalanya tampak sebagai kulit keriput, kusam dan gelap. Selain itu, ampas seduhan biji kopi yang dikeringkan dan dihaluskan dapat berfungsi sebagai skin exfoliating yang membantu pengelupasan kulit mati sehingga memberikan efek bersih pada kulit. Sebagai tambahan, produk samping pengolahan kopi yang berupa kulit buah kopi yang dikeringkan juga dapat dimanfaatkan sebagai skin exfoliating,” terangnya.

Karena itu, kopi maupun produk sampingnya yang seringkali dibuang begitu saja, sangat menarik untuk dimanfaatkan dalam produk kosmetik pembersih wajah berupa face wash gel and scrub yang mengandung butiran halus ampas seduhan kopi dan kulit kopi. Serta, dalam kosmetik krim pelembab wajah yang mengandung zat aktif ekstrak kopi.

Dwi menuturkan, SMK Martabe memiliki Jurusan Asisten Keperawatan yang mana salah satu bidang peminatan yang diajarkan adalah memanfaatkan potensi alam, seperti tanaman dalam upaya peningkatan kesehatan maupun asuhan keperawatan. Jenis dan teknologi pembuatan sediaan kosmetik beraneka ragam dan sebagian siswa telah diberi wawasan tentang pembuatan sediaan kosmetik perawatan. Akan tetapi, masih terkendala pada pengembangan ilmunya dalam formulasi dengan bahan alam yang ada di Sipirok. Selain itu, terdapat masalah tumpukan produk samping dalam pengolahan kopi maupun kedai kopi yang banyak terdapat di Sipirok.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu diadakan pelatihan untuk mengembangkan sediaan kosmetik mulai dari pemilihan metode pengolahan untuk kosmetik, pemanfaatan kopi dalam bentuk ekstrak kopi sebagai bahan baku kosmetik, termasuk cara formulasi sediaan kosmetik hingga pengemasan dan evaluasinya sehingga dihasilkan produk yang baik yang berdaya jual.

“Tim pengabdian mengedukasi tentang pemilihan kosmetik yang baik dan cara penggunaannya yang benar, serta memberikan pelatihan pengolahan kulit kopi segar yang biasanya dibuang begitu saja untuk dimanfaatkan dalam pembuatan ecoenzyme,” papar Dwi. Kegiatan pengabdian dilakukan menjadi dua bagian. Pertama, dilakukan dengan cara demonstrasi serta praktik langsung pembuatan kosmetik dan edukasi tentang pemilihan maupun penggunaan kosmetik yang baik dan benar. Sediaan yang akan dibuat adalah kosmetik perawatan wajah berupa face wash gel and scrub dan krim pelembab wajah.

Sedangkan yang kedua adalah demonstrasi dan praktik langsung pengolahan kulit kopi segar menjadi ecoenzyme yang dapat berguna sebagai bahan pembersih, pupuk, juga bahan baku kosmetik. Khalayak yang dikader adalah siswa asisten keperawatan SMK Martabe Sipirok dan beberapa utusan siswa dari jurusan Agrobisnis.

“Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan khalayak sasaran terhadap pemanfaatan potensi alam Sipirok yang terkenal berupa kopi sebagai alternatif pemanfaatan kopi yang biasanya dijual sebagai produk minuman. Lebih jauh lagi diharapkan mereka dapat mengembangkan produknya dengan lebih baik dan terinspirasi n memanfaatkan bahan alam di sekitarnya,” imbuh Dwi. (rel/azw)

Sementara itu, Kepala SMK Martabe Sipirok, Muhammad Khoir Syahbana SSi sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran ibu-ibu dosen beserta adik-adik mahasiswa yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat ini, sehingga siswa-siswi SMK Martabe, Sipirok mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan biji dan ampas kopi dalam produk kosmetik. Kami berharap pengabdian masyarakat ini akan tetap berlanjut di masa yang akan datang,” ujarnya.

Pihak Yayasan Pendidikan Marsipature Hutana Be, Siti Yulita Siregar ST mengharapkan para siswa dapat menerapkan ilmu yang sudah diajarkan. “Diharapkan juga para siswa dapat secara bersama-sama nantinya bisa memiliki usaha sendiri dari pengalaman yang didapat selama sekolah di SMK,” sebutnya. (rel/azw)

Selama Ops Zebra Toba 2023, Polres Humbahas Tilang 230 Pengendara

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 230 kendaraan tercatat telah melakukan pelanggaran selama 6 hari, sejak tanggal 4 sampai 9 September digelar Operasi Zebra Toba 2023 oleh Polres Humbang Hasundutan. Itu disampaikan Kapolres Humbahas Harry Ardianto didampingi Kasat Lalulintas AKP Henry Bangun kepada sejumlah wartawan, di Dolok Sanggul, Minggu (10/9).

Dijelaskan, dari jumlah pelanggaran, kepada 230 pengendara terdiri dari sebanyak 112 STNK roda dua, 14 STNK roda empat, 33 SIM C, 11 SIM A,B dan B1 dan 60 ranmor roda dua. Sementara, kepada 256 pengendara lainnya dilakukan teguran tanpa tindakan langsung.

Lebih lanjut, kata Henry, dalam Operasi Zebra Toba ini pelanggaran lalulintas didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm. Selain itu, boncengan lebih dari satu orang, dan menggunakan knalpot brong.

“Dan ada juga tidak menggunakan sefty belt dan overload (lebih muatan), bagi pengendara roda empat,” sebutnya.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan, di sela Operasi Zebra Toba, pihaknya juga go to school guna penyuluhan ke sekolah-sekolah agar para pelajar mulai dari SD hingga SMA sederajat, paham dan mengerti akan pentingnya keselamatan berlalulintas.

Selain itu, juga dilakukan sosialisasi ke tempat ibadah dan mendatangi stasuin kendaraan di pusat kota Dolok Sanggul. Serta memasang spanduk, membagikan brosur, dan melaksanakan kegiatan pengaturan lalulintas.

Dijelaskannya, bahwa tujuan operasi adalah untuk keselamatan lalulintas. Agar sasaran yang dicapai dapat menurunkan angka lakalantas dan ketertiban masyarakat dalam berlalulintas dapat terwujud.

Selain, menciptakan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas dapat meningkat. Ia juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama dalam menjaga ketertiban berlalulintas, dengan tujuan menyelamatkan generasi penerus. ” Saya berharap masyarakat juga ikut bekerjasama dalam menjaga ketertiban berlalu lintas, demi mengurangi angka pelanggaran lalu lintas, dan fatalitas kecelakaan dalam berlalulintas,” harap Kapolres.(des/han)

DPRD & Pemkab Dairi Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2023

TANDATANGAN: Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua, Halevensius Tondang dan Wanseptember Situmorang bersama Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (2kiri) menandatangi nota kesepakatan bersama pengesahan Perubahan KUA-PPAS TA 2023, Jumat (8/9).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu dengan DPRD Dairi yakni Ketua DPRD, Sabam Sibarani serta Wakil Ketua, Halvensius Tondang dan Wanspetember Situmorang, mengesahkan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2023 dalam Sidang Paripurna Dewan, Jumat (8/9).

Sebelum menantangani nota kesepakatan, Ketua DPRD, Sabam Sibarani, selaku pimpinan sidang menyampaikan, sidang Paripurna untuk pengesahan Perubahan KUA-PPAS dinyatakan sudah kourum.

Sebanyak 19 orang anggota DPRD, katanya sudah membubuhkan tandatangan dalam absensi kehadiran. Sepanjutnya, Sabam Sibarani, perintahkan Sekretaris Dewan (Sekwan), Bahagia Ginring, membacakan konsep atau draf nota kesepakatan antara Pemkab Dairi-DPRD Dairi.

Sebelumnya, dalam nota pengantar Bupati Dairi, disampaikan struktur rancangan perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2023 yaitu arget pendapatan daerah bertambah sebesar Rp.36.559.067.798 menjadi sebesar Rp.1.195.289.092.798. Adapun belanja daerah pada Tahun Anggaran 2023 bertambah sebesar Rp.97.691.458.299 dari anggaran semula menjadi sebesar Rp.1.333.662.083.299.

Penerimaan pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD tahun anggaran 2022 bertambah sebesar Rp.57.332.390.501 menjadi sebesar Rp.142.072.990.501. Sementara pengeluaran pembiayaan daerah berkurang sebesar Rp.3.800.000.000 dari anggaran semula menjadi sebesar Rp. 3.700.000.000, ucapnya.

Diakhir sidang, Sabam Sibarani menyatakan, kesepakatan bersama perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2023, menjadi pedoman atau dasar Pemkab Dairi menyusun rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang P-APBD Dairi tahun anggaran 2023 untuk dibahas bersama DPRD. (rud/hah)

Plt Bupati Langkat Berikan Apresiasi Hadirnya Pamah Semelir Cottage Bernuansa Klasik

Istimewa klasik: Pamah Semelir Cottage Bernuansa Klasik di Dusun Pamah Semelir Desa Tangkahan Kecamatan Sei Bingai.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara berpenduduk satu juta orang lebih dengan 23 kecamatan, kini semakin memikat para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Sebab, di Dusun Pamah Semelir Desa Tangkahan Kecamatan Sei Bingai ini sudah ada sebuah Villa bernama “Pamah Semelir Cottage” yang menambah pesona keindahan desa itu. Sebab dilokasi ini dikelilingi gunung dan hanya terdengar suara burung berkicau, disini berdiri bangunan penginapan klasik yang pertama di Kabupaten Langkat.

Kehadiran lokasi wisata alam di daerah Pamah Semelir yang asri dengan keheningan dan desingan suara angin membuat pengunjung betah dilokasi ini, serta pemandangan gunung dan udara dingin mencapai 19 derajat dengan bangunan beberapa penginapan bernuansa klasik membuat Plt Bupati Langkat H.Syah Afandin,SH memberikan apresiasi atas adanya sebuah tempat ber akhir pekan masyarakat baik itu dari Kabupaten Kota di Sumatera Utara, bahkan dari Provinsi Aceh.

Dengan puluhan kamar penginapan yang berkelas, fasilitas kolam renang, lokasi lintasan untuk lari jogging serta adanya kolam pancing dan ada lagi internet membuat para pelancong, pecinta wisata dalam negeri maupun luar negeri yang ingin ketenangan akan merasa nyaman dengan ber istirahat bersama istri, anak dan keluarga besarnya.

Suasana dingin di suhu 19 derajat celcius semakin membuat selera makan muncul,disini tersedia restoran dengan menu makanan berbagai macam, sehingga tidak usah kemana mana lagi mencari makanan keluar lokasi ini.

Bahkan Plt Bupati Langkat H.Syah Afandin, SH ketika diminta tanggapannya mengatakan, dengan bertambah lokasi wisata di derahnya selain Bukit Lawang dengan pesona orang hutannya, dan kini ada “Pamah Semelir Cottage” yang khusus tempat menghilangkan hiruk pikuk kebisingan di kota dengan kesibukan berbagai macam kegiatan sehari hari.

Di Pamah Semelir Cottage diyakini para pendatang yang menginap disini akan merasa nyaman, tenang, dan jauh dari kebisingan karena lokasinya dikelilingi pergunungan dengan udara sejuk dan suasana perpohonan hijau yang alami.

Lokasinya dari Kota Binjai ditempuh dengan naik mobil berkisar 1,5 jam dari kota Medan sekitar 2,5 jam. Orang tua yang membawa anak anaknya tidak akan direpoti oleh anaknya, karena di sini disediakan permainan anak-anak dan pasti membuat penasaran masyarakat sehingga ingin berkunjung ke Pamah Semelir Cottage ini ujar Syah Afandin Plt Bupati Langkat.

Menurut Plt Bupati Langkat ini, Kabupaten Langkat terus berbenah untuk mengiatkan kegiatan pariwisata sehingga destinasi wisata dengan potensi alam yang banyak belum tersentuh, akhirnya sebuah tujuan wisata alam yang diinginkan masyarakat sudah ada di Pamah Semelir dengan penginapan yang berkelas dan ada restoran dengan harga terjangkau bagi kantong kelas bawah, menengah.

Ia merasa bangga ada warga yang membangun sarana wisata bernama Pamah Semelir Cottage yang bangunan bernuansa klasik yang tujuannya mengenalkan Kabupaten Langkat ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri dengan brosur dan postingan melalui face book, IG serta mendia online dan media cetak.

“Pamah Semelir Cottage ini salah satu lokasi icon wisata yang patut kita beri dukungan dan beri apresiasi, sebab telah memberikan kontribusi kepada warga dalam menampung dan menciptakan tenaga kerja,” ujar Plt Bupati Langkat.

Sedangkan pihak managemen Pamah Semelir Cottage menjelaskan, saat ini bangunan penginapan sudah tersedia sebanyak 25 kamar dengan berbagai type dan untuk tipe Edelwis kamar dengan 5 tempat tidur juga ada type Melati room dan Mawar Room.

“Saat ini kita sedang membangun sebanyak 10 kamar lagi. Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan dan tidak mengecewakan, sebaiknya yang ingin berkunjung untuk menghubungi pihak manager ke nomor HP 0811-6197-477,” ujar Hj.Nuraidah. (rel/ila)

Kolaborasi Tengah People & Place dan DPMPTSP Kota Medan Dorong Pertumbuhan UMKM

Kolaborasi Tengah People & Place Sediakan Ruang Bagi UMKM di Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tengah People & Space, yang dikenal sebagai inovator dalam menyediakan lokasi untuk bisnis kuliner dan berbagai kegiatan lainnya, dengan mengumumkan kolaborasi terbaru mereka dengan beberapa Usaha Mikro Kecil (UMK) yang berpotensi di Kota Medan.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan peluang lebih besar bagi UMK untuk berkembang dan bersinar di tengah komunitas yang bersemangat di Tengah People & Space.

Kemitraan ini berawal dari partisipasi Tengah People & Space dalam Temu Pelaku Usaha yang diselenggarakan oleh DPMPTSP Kota Medan pada tanggal 18 Juli 2023 di Hotel Four Points Medan.

Dalam rangka mengambil tindakan konkret untuk mendukung UMK, Tengah People & Space kemudian mengundang sejumlah UMK untuk berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya pada tanggal 27 Juli dan 11 Agustus 2023.

Beberapa UMK yang menghadiri pertemuan tersebut antara lain adalah Sekar Handycraft, Rumah Briket Medan, dan Mom Clean. Kemudian, narasumber pelatihan gratis, dari CEO Adhya Group Ricky Wijaya.

Penting untuk dicatat bahwa Tengah People & Space telah mencapai kesepakatan kemitraan dengan Sekar Handycraft. Melalui kemitraan ini, Tengah People & Space akan menyediakan ruang untuk Sekar Handycraft guna melaksanakan pelatihan bagi UMK serta menghadirkan galeri produk-produk UMK. Kegiatan Sekar Handycraft akan berlangsung setiap Hari Minggu, dimulai pada hari Minggu, 10 September 2023.

Selanjutnya, Tengah People & Space berencana untuk memperluas pola kemitraan yang mereka tawarkan kepada UMK dengan berdiskusi lebih lanjut bersama DPMPTSP Kota Medan.

Langkah ini, diambil dalam upaya mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMK di Medan serta menciptakan peluang-peluang kolaboratif yang berkelanjutan.

Tengah People & Space adalah tempat yang menawarkan konsep ruang hijau unik dengan fasilitas premium seperti restoran, kafe, dan marketplace kreatif. Mereka berkomitmen untuk memperkaya gaya hidup dinamis dan modern, memberikan kenyamanan, inspirasi, dan kolaborasi kepada generasi muda, keluarga, dan komunitas dalam suasana yang hangat dan kreatif.

Adhya Group yang tumbuh pesat di Indonesia, juga menjadi bagian penting dari kolaborasi ini. Sebagai grup perusahaan yang menawarkan ekosistem bisnis terintegrasi, Adhya Group berfokus pada berbagai sektor, termasuk F&B, properti, retail, industri kreatif, hiburan, dan media. Mereka mendukung inisiatif ini dengan tekad untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tengah People & Space, UMK yang berpartisipasi, dan Adhya Group menyatakan komitmen mereka untuk menjalankan kolaborasi ini dengan integritas dan semangat yang tinggi, dengan harapan bahwa hal ini akan membantu memajukan dan memperkaya komunitas bisnis di Kota Medan.(gus)

Mega akan Diskusikan Cawapres dengan Jokowi

KERJA SAMA: Dari kanan, Oesman Sapta Odang, Megawati Soekarnoputri, dan Ganjar Pranowo di kantor DPP PDIP, Jakarta, kemarin (28/8).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) semakin santer disebut sebagai kandidat pendamping Ganjar Pranowo. RK bahkan sudah menemui Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, pertemuan itu membahas pembangunan beberapa monumen yang berkaitan dengan Bung Karno.

Misalnya, momen ketika Bung Karno membentuk PNI di Kota Bandung. “Kemudian, monumen ketika Bung Karno ditahan di penjara di Banceuy,” kata Hasto seusai acara senam Sicita di kawasan Senen, Jakarta Pusat, kemarin (9/9).

Hasto menambahkan, RK juga membuat sejumlah monumen bersejarah di Sukamiskin dengan sangat baik. Begitu juga area pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika. Menurut mantan anggota DPR tersebut, RK juga menjadi bagian dari arsitek yang bersama-sama menginisiasi pembangunan monumen Bung Karno di Aljazair bersama dengan Dolorosa Sinaga.

PDIP memberikan apresiasi atas program yang membangun kesadaran terhadap jasmerah (jangan sekali-kali melupakan sejarah). “Atas perjuangan Bung Karno sebagai proklamator dan bapak bangsa Indonesia,” ujarnya.

Hasto menyatakan, RK masuk lima nama yang berpeluang menjadi cawapres Ganjar. Selain RK, ada pula Sandiaga Uno, Mahfud MD, Erick Thohir, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, politikus asal Jogjakarta itu menuturkan, pihaknya masih terus mengkaji nama RK dan beberapa nama lainnya. “PDI Perjuangan proaktif melakukan kajian secara mendalam terhadap nama-nama tersebut,” kata Hasto.

Kendati demikian, kata Hasto, penentuan cawapres menjadi kewenangan para ketua umum partai politik pendukung Ganjar. Yaitu, PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo. Mereka akan mengadakan pertemuan khusus untuk memutuskan nama cawapres. Selain itu, lanjut Hasto, Megawati akan berdiskusi dengan Presiden Jokowi untuk membahas sosok yang cocok mendampingi Ganjar.

Terkait rencana pertemuan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Megawati, Hasto mengakui bahwa komunikasi dengan Partai Demokrat memang semakin intens. Namun, Hasto belum bisa memberikan jawaban pasti terkait dengan detail rencana pertemuan SBY-Mega. “Komunikasi politik dijalankan sejak rapat kerja nasional yang ketiga,” ujar Hasto.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga sudah menemui Ketua Umum Partai Demokrat AHY. Hasto juga sudah menemui Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky. Komunikasi politik yang intens akan terus dilakukan, termasuk melalui jajaran elite PDIP lainnya.

Hasto mendengar beberapa partai politik pengusung Ganjar juga akan mengadakan pertemuan dengan Partai Demokrat. Itulah bentuk komunikasi politik yang membangun kesepahaman. “Tetapi, kami tegaskan, kalau bekerja sama dengan partai politik pengusung Pak Ganjar, harus mengedepankan kepentingan bangsa dan negara sehingga kerja sama itu akan kokoh,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan, rencana pertemuan SBY-Mega masih dalam tahap proses. Dia berharap pertemuan itu tidak dilakukan secara terburu-buru. Jadi, kata dia, tidak perlu didesak-desak. Biarlah prosesnya berjalan dengan baik. “Keduanya tokoh bangsa. Belum bertemu saja sudah banyak memberikan kebijaksanaan,” kata Herzaky di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, kemarin.

Dia menegaskan, SBY dan Megawati merupakan tokoh bangsa yang memiliki peran sangat penting. Jika keduanya bertemu, akan ada sinyal-sinyal lain. Herzaky menambahkan, rencana pertemuan itu akan diputuskan Majelis Tinggi Partai Demokrat. “Kami menunggu keputusan dari majelis tinggi. Kami tidak mematok batas waktu. Tapi, kalau bisa, jangan terlalu lama,” tuturnya.

Sementara itu, Polling Institute merilis hasil survei nasional terkini soal peta calon presiden dan calon wakil presiden 2024. Survei merekam bakal calon wakil presiden yang potensial mendampingi Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Menurut survei dengan simulasi sejumlah tokoh politik, eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil paling unggul jadi cawapres pendamping Ganjar. Ia ada di posisi puncak dengan elektabilitas 31,7 persen, disusul politikus PPP Sandiaga Uno, dan eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa. “Nama Ridwan Kamil 31,7 persen, Sandiaga Uno 27,1 persen, dan Andika Perkasa 9,2 untuk dipasangkan dengan Ganjar,” kata peneliti Polling Institute Kennedy Muslim, dalam konferensi pers, Minggu (10/9).

Menurut Kennedy, nama Ridwan Kamil paling banyak dipilih sebagai bakal cawares karena kinerjanya. Sementara itu, menurut survei, Menteri BUMN Erick Thohir unggul sebagai bakal cawapres pendamping Prabowo. Ia meraih elektabilitas 28,8 persen.

Kemudian, disusul Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka 17,3 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 8,8 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 8,5 persen, dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto 4,2 persen. Lalu, untuk bakal cawapres pendamping Anies Baswedan, nama yang unggul adalah Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan elektabilitas 32,4 persen. Disusul Khofifah 17,1 persen dan Yenny Wahid 13,8 persen.

Namun, saat ini Anies telah menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapresnya. Pasangan Anies-Muhaimin dideklarasikan pada Sabtu (2/9).

Adapun survei Poling Institute digelar pada 21-25 Agustus 2023. Survei dilakukan dengan metode wawancara lewat telepon dengan 1.201 responden. Sampling dilakukan dengan random digit dialing. Margin of error survei sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut survei Litbang Kompas yang digelar 27 Juli-7 Agustus 2023, Ridwan Kamil unggul sebagai cawapres dengan elektabilitas 8,4 persen. Kemudian, disusul Sandiaga 8,2 persen, Erick Thohir 8,0 persen, AHY 5,1 persen, dan Mahfud MD 3,7 persen.

Sementara itu, menurut survei LSI pada 1-8 Juli 2023, Erick Thohir unggul di bursa cawapres dengan elektabilitas 14,3 persen. Posisi kedua ditempati Ridwan Kamil dengan elektabilitas 13,5 persen. Disusul Mahfud MD 9,9 persen, AHY 9,5 persen, Sandiaga 8,9 persen, dan Gibran 7,6 persen. (lum/idr/c14/oni/jpg)