26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 1164

Tingkatkan Silaturahim, IKW RPM Gelar Fun Football

DIABADIKAN: Warga Kompleks Rumah Pondok Mansion, Jalan Besar Namorambe, Desa Ujung Labuhen, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, diabadikan bersama, sebelum bertanding fun football di Sanobar Mini Soccer, Sabtu (2/9) malam. (Istimewa)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Kompleks Rumah Pondok Mansion (RPM), Jalan Besar Namorambe, Desa Ujung Labuhen, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, menggelar fun football, Sabtu (2/9) lalu. Aktivitas olahraga yang diklaim dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh ini, digelar di Sanobar Mini Soccer, Jalan Kebun Kopi, Pasar 1, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Kondisi cuaca yang pada Sabtu malam itu dilanda hujan, pun tak menyurutkan semangat warga RPM untuk datang dan ikut meramaikan kegiatan fun football tersebut. Fun football ini dilangsungkan pada pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Ketua Ikatan Kerukunan Warga (IKW) RPM, Ronald Syafriansah mengatakan, fun football ini digelar untuk semakin meningkatkan silaturahim antarwarga Kompleks RPM.

“Yang utama adalah untuk menjalin dan meningkatkan silaturahim antarwarga. Nah kalau sehat dan bugar, itu jadi bonus dan nilai tambah dari kegiatan ini. Olahraga tentu akan membuat tubuh kita bugar dan sehat,” ungkap Ronald.

Lebih lanjut Ronald menjelaskan, adapun kegiatan-kegiatan seperti ini dimaksudkan guna semakin menyolidkan kerukunan warga di Kompleks RPM.

“Sudah banyak kegiatan yang kami gelar di RPM ini, baik sosial masyarakat maupun perayaan hari-hari besar keagamaan. Seperti perayaan HUT ke-78 Kemerdekaan RI bulan lalu, berjalan sangat meriah, dan antusias warga juga cukup tinggi untuk menghadirinya,” tuturnya.

“Dan ini semua, pun tak terlepas dari kerja sama seluruh warga di RPM, termasuk para remaja dan anak-anak muda. Untuk itu, saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam setiap kegiatan-kegiatan yang kita gelar di kompleks kita tercinta ini,” kata Ronald lagi.

Sementara itu, Official Fun Football IKW RPM, Hadi menuturkan, sedikitnya ada 21 warga yang hadir untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut.

“Kami datangnya rombongan, berangkat dari kompleks sama-sama, sambil seru-seruan. Ada juga yang datang membawa keluarga, karena di Sanobar itu juga ada cafenya untuk tempat nyantai. Jadi bawa keluarga pun tetap nyaman,” ujarnya.

“Ada 21 bapak-bapak dan abang-abang warga RPM yang datang untuk tanding bola. Laganya pun bukan serius, olahraga tipis-tipis saja. Yang penting silaturahimnya,” beber Hadi.

Menurut Hadi, sebenarnya ada 32 orang yang sudah terdaftar untuk mengikuti fun football tersebut. Namun, karena cuaca yang sedikit kurang mendukung, banyak jadi berhalangan hadir.

“Fun football ini, rencananya akan digelar berkesinambungan. Kalau kata orang, untuk cari-cari keringat gitu lah. Tapi belum dipastikan, akan dibuat 2 bulan sekali, atau sebulan sekali, atau per 2 minggu sekali. Nanti akan dirembukkan lagi. Jadi, bapak-bapak dan abang-abang yang belum berkesempatan hadir di pembuka fun football ini, semoga bisa ikut di gelaran selanjutnya,” harapnya.

Pada pertandingan sepak bola 7 versus 7 pemain itu, berlangsung sambil hujan-hujanan. Dan sesuai nama kegiatannya, laga berjalan fun, sambil tertawa-tawa, tak ada tackling keras, ataupun body charge berlebihan. Namun nafsu untuk mencetak gol, tetap terpancar dari semua striker yang ada di tiap tim. (saz)

Peduli Kebersihan, Petugas dan Warga Binaan Bersihkan Lingkungan Disekitar Rutan

BERSIH : Petugas Rutan dan sejumlah Warga bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar Rutan Kelas I Labuhan Deli, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (3/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut melakukan kegiatan bersih – bersih di sekitar lingkungan Rutan, Minggu (3/9/2023).

Kegiatan pembersihan dilakukan oleh Warga Binaan yang diawasi langsung oleh petugas Rutan, dimulai dengan membersihkan area depan Rutan, seputaran gang sekitar Rutan dengan membersihkan rumput-rumput liar yang dicabut oleh Warga Binaan dan petugas agar lingkungan sekitar terlihat bersih dan enak dipandang.

Kepala Rutan, Erwin F. Simangunsong mengatakan bahwa kegiatan kebersihan memang rutin dilakukan dan kebersihan lingkungan kerja merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan sekitar Rutan Labuhan Deli selalu bersih, indah dan nyaman.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kedepannya seluruh petugas Rutan Labuhan Deli dapat lebih meningkatkan kepedulian dan peka terhadap lingkungan,” ujarnya.

Rutan Labuhan Deli terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan dalam segala aspek guna mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan.

Kegiatan sabtu bersih ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi seluruh pegawai Rutan Labuhan Deli agar selalu peduli terhadap kebersihan lingkungan.(mag-1/ram)

Pasca Deklarasi Anies-Cak Imin di Pilpres 2024, NasDem Yakin Menang Satu Putaran di Sumut

JUMPA PERS: Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST saat jumpa pers di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPW NasDem Sumatera Utara siap memenangkan Bacalon Presiden dan Wakil Presiden, Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, satu putaran di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan program untuk memenangkan Anies-Cak Imin di Pilpres tahun 2024.

“Salah satu program kerja yang akan dilaksanakan adalah, kami akan meluncurkan program, bagaimana pasangan presiden yang diusung ketiga partai ini menang dalam satu putaran di Sumut,” ucap Iskandar kepada wartawan di Kantor DPW NasDem Sumut, di Kota Medan, Sabtu (2/9) kemarin.

Untuk diketahui, deklarasi Anies dan Cak Imin digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pasangan tersebut, diusung Partai NasDem, PKB dan PKS bergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Sedangkan, Demokrat memilih keluar dari koalisi tersebut, pasca Cak Imin ditunjuk sebagai pasangan menemani mantan Gubernur DKI itu, di Pilpres 2024.

Dalam jumpa pers tersebut, dihadiri Sekretaris DPW NasDem Sumut, H. Syarwani, SH, Bendahara Iqbal Panantuan Simangungsong, ST, Ketua Bappilu H. Salman Ginting, SH. M. AP, Wakil Ketua Suriadi Bahar, SH. MH, Wakil Ketua Elfiana, S.Kom, Wakil Ketua dr. Selly Gustika Zaman dan Wakil Sekretaris Anderson King Junior, M .TI

Iskandar menjelaskan, keinginan kuat itu didasari karena sistem Pilpres di tanah air melalui dua putaran. Jika hasil suara tidak melebihi 50+1, maka akan dilaksanakan pemilihan putaran kedua. Namun, NasDem Sumut tidak menginginkan hal itu terjadi.

Dengan itu, Iskandar mengatakan pihaknya akan berjuang keras turun bersama masyarakat untuk menjemput kemenangan Anies dan Cak Imin di Pilpres tahun 2024.

“Kami akan berjuang bersama partai koalisi, semua relawan, simpatisan dan seluruh masyarakat untuk memenangkan pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Muaimin Iskandar satu putaran di Sumut,” tutur Iskandar.

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Iskandar, NasDem Sumut bergerak cepat melakukan konsolidasi di tingkat internal. Baik kepada seluruh kader, Caleg dan struktur partai maupun simpatisan.

Kemudian, NasDem Sumut akan melakukan konsolidasi dengan partai koalisi untuk menyusun program-program kerja. Terakhir NasDem akan bekerja sama dengan para relawan.

“Dalam waktu dekat ini kami segera melakukan konsolidasi. Jadi, semua tingkatan dan semua kekuatan yang ada akan kami satukan untuk memenangkan pasangan ini satu putaran di Sumut,” ucapnya dengan keyakinan kuat.

Menurut Iskandar, keyakinan NasDem bahwa pasangan Anies-Cak Imin menang dalam satu putaran bukan tanpa dasar. Pertama, NasDem merasakan denyut nadi masyarakat ingin akan perubahan, dan perubahan itu ada pada sosok Anies Rasyid Baswedan. Kemudian hari ini diperkuat lagi oleh Ketum PKB, Muhaimin Iskandar yang diketahui mempunya basis cukup kuat di Jawa Timur, Jawa Tengah dan beberapa daerah lainnya.

“Kami yakin dengan kerja keras dan semua usaha yang dilakukan, kami yakin Sumut akan 50 persen + 1. Mudah-mudahan di daerah lain juga punya keyakinan dan keinginan yang sama untuk memenangkan pasangan ini satu putaran,” katanya.

Menanggapi bagaimana menghadapi tudingan-tudingan miring pascapendeklarasian pasangan ini, Iskandar menyebut bahwa seorang Anies Rasyid Baswedan sudah kenyang dengan ucapan atau kampanye yang memang memojokkannya. Namun dia tidak memberikan respon, sebab semua itu pada akhirnya akan menghilang karena rekam jejak Anies Baswedan sendiri.

Begitu juga dengan tuduhan seolah-olah Anies dan Partai NasDem disebut pengkhianat. Bagi Iskandar siapa sebenarnya yang berkhianat? Menurutnya seseorang bisa disebut pengkhianat jika dia meninggalkan koalisi dan komitmen.

Iskandar mengatakan sampai saat ini Anies dan Ketum Partai NasDem, Surya Paloh justru masih tetap dalam komitmen, yaitu membawa pasangan yang diusung partai koalisi untuk menang.

“Artinya apa? Artinya NasDem sendiri tidak punya kepentingan apapun. Ketum kita juga tidak mau untuk dicalonkan sebagai Capres atau Cawapres. Malah Ketum kita tidak ingin masuk dalam kandidat wakil presiden mendampingi Anies,” ucap Iskandar.

Bukan sekadar mengikuti kontestasi Pilpres dan hanya untuk hura-hura atau melengkapi, tapi untuk menang. Dan untuk menang tentu perlu strategi. Perlu mencari pasangan yang sangat cocok untuk Anies Baswedan. Pasangan yang bisa memberi daya dorong atau kekuatan baru untuk menambah suara Anies. NasDem dan Anies melihat potensi itu ada pada Muhaimin Iskandar.

“Menurut kami, siapa yang meninggalkan koalisi itu sebenarnya yang layak disebut sebagai pengkhianat, kerena dia yang meninggalkan. Kalau memang ikhlas dan tulus, dia tidak akan tinggalkan koalisi ini. Sebab, koalisi ini mengusung Anies untuk membawa kebaikan kepada masyarakat Indonesia,” tandas Iskandar.(gus)

FKG USU Kolaborasi dengan Universty Kebangsaan Malaysia, Gelar Edukasi Kesehatan Gigi & Mulut

KOLABORASI: FKG USU berkolaborasi dengan Universty Kebangsaan Malaysia, gelar bersama pengabdian kepada masyarakat.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) dan Fakulti Pergigian Universiti Kebangsaan Malaysia, bersama Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah dan Asian Muslim Charity Foundation (AMCF) berkolaborasi menggelar pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, serta sosialisasi tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut khususnya. Hal tersebut, dalam mencegah dan merawat gigi sensitif atau gigi ngilu.

Kegiatan ini, melibatkan sebagian besar dosen dan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi USU yakni dari Departemen Periodonsia, Departemen Konservasi Gigi, Departemen Prostodonsia, Departemen Ortodonsia.

Kemudian, Program Studi Magister dan Doktor, Departemen Ilmu Penyakit Mulut serta Ikatan Alumni Spesialis Periodonsia FKG USU dan juga melibatkan organisasi profesi yaitu Ikatan Periodonsia Indonesia Komisariat Medan. Kegiatan ini dihadiri juga oleh tiga dosen dan sepuluh mahasiswa spesialis Periodonsia dari Universiti Kebangsaan Malaysia.

Kegiatan pengabdian ini, berlangsung pada Senin sampai dengan Selasa, tanggal 21 hingga 22 Agustus 2023 di Gedung Pusat Kemanusiaan AMCF Sumatera Utara di Jalan Beo No.39 A, Kota Medan.

Kegiatan itu, dihadiri langsung oleh pengabdian masyarakat yaitu Wakil Dekan III Dr. Pitu Wulandari, drg., S.Psi., Sp.Perio (K) dan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud implementasi Kerjasama antara FKG USU, UKM dan Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan kolaborasi pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan gigi, penyuluhan dan konsultasi terkait kesehatan gigi dan mulut serta tindakan perawatan berupa pembersihan karang gigi, perawatan gigi ngilu yang non karies, pencegahan karies gigi dan pencabutan gigi.

“Semua pelayanan ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis,” ucap Pitu, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/9).

Ia menambahkan tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini bukan hanya memenuhi tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi melainkan juga mewujudkan upaya pemerintah dalam mengurangi intensitas penyakit gigi dan mulut khususnya di Sumatera Utara.

Adapun tema dari Kegiatan ini, ‘Penanganan Hipersensitif Dentin Sebagai Salah Satu Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup’.

Sementara itu, kegiatan pengabdiaan kali ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah yang menjadi mitra dari FKG USU, seperti yang disampaikan oleh pimpinan Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah H. Fajar Hasan Mursyid, Lc.,MA.

“Bahwa kegiatan ini, diharapkan dapat berjalan setiap tahunnya sehingga dapat membantu mengatasi penyakit gigi dan mulut khususnya pada pelajar tahfidz di Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah,” katanya.

Dalam kegiatan kolaborasi pelayanan ini menargetkan sebanyak 120 peserta yaitu pelajar dan pegawai tahfidz dari Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini yaitu Lembaga Pengabdian Masyarakat USU, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara, Universiti Kebangsaan Malaysia, Mahad Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah, Pusat Kemanusiaan AMCF Sumatera Utara, IPeri Komda Medan serta seluruh Pihak-pihak yang terkait di dalamnya,” ucapnya.

“Semoga pelaksanaan kegiatan ini dapat membawa manfaat kepada seluruh pihak khususnya dalam mendukung program peningkatan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat,” tandasnya.(gus)

Korupsi di PT Pegadaian Syariah Cabang Setiabudi, PT Medan Perberat Hukuman 2 Terdakwa

KORUPSI PEGADAIAN: Dua terdakwa kasus korupsi menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Medan beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Tinggi (PT) Medan memperberat hukuman dua terdakwa korupsi hilangnya 1,8 kilogram emas di PT Pegadaian Syariah Cabang Setiabudi, Medan. Putusan itu sekaligus mengubah putusan Pengadilan Tipikor Medan, Nomor 102/Pid.Sus-TPK/2022/PN MDN tanggal 27 April 2023.

Majelis hakim banding diketuai Panusunan Harahap, menghukum eks Kepala Cabang (Kacab) Pegadaian Setiabudi, Medan, Afriady selama 4 tahun penjara, denda Rp100 juta, subsider 2 bulan kurungan.

Selain itu, terdakwa Afriady tetap dihukum membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp670.686.099. Dengan ketentuan satu bulan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak mampu membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang jaksa untuk menutupi uang pengganti.

“Apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan penjara,” kata hakim, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (3/9/2023).

Kemudian, terdakwa Munawwarah selaku eks Pengelola Agunan Pegadaian Syariah Cabang Setiabudi, Medan, dihukum 5 tahun penjara, denda Rp100 juta, subsider 2 bulan kurungan. Selain itu, terdakwa Munawwarah tetap dihukum membayar uang pengganti kerugian negara, sebesar Rp1.077.499.217, subsidair 2 tahun penjara.

“Perbuatan kedua terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah dakwaan subsider kesatu, Pasal 2 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” tegas hakim.

Vonis PT Medan lebih berat dari putusan PN Tipikor, yang sebelumnya menghukum terdakwa Afriady selama 3 tahun penjara dan terdakwa Munawwarah selama 4 tahun penjara. Sebelumnya, JPU Kejari Medan menuntut kedua terdakwa masing-masing selama 7 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Diketahui, kasus dugaan korupsi terkait raibnya 1,8 kg emas tersebut terungkap setelah adanya nasabah yang meminta ganti rugi karena emasnya tidak ada saat kreditnya lunas.

Informasi tersebut kemudian didalami pihak internal yang kemudian melakukan audit. Setelah diaudit, tersangka Munawwarah selaku pegawai pengelola penyimpanan emas yang bertanggung jawab atas hilangnya 36 kredit emas nasabah, dengan estimasi senilai Rp919.099.000.

Terungkap juga fakta bahwa sepanjang tahun 2021, atau selama Afriady menjabat sebagai Kacab Pegadaian Syariah Setia Budi Medan, ada 1 kg emas agunan nasabah yang hilang dari brankas. Selanjutnya, berdasarkan hasil audit, negara mengalami kerugian mencapai Rp1.825.431.565. (man)

Wali Kota Binjai Terima Penghargaan Lencana Darma Bakti

PENGHARGAAN: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah saat mendapatkan Penghargaan Lencana Darma Bakti dari Gubsu, Edy Rahmayadi.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka memberikan penghargaan kepada 62 Kwartir Pramuka, dalam rangka peringatan Hari Pramuka tahun 2023, di Lapangan Astaka Dispora Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (2/9/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka (Mabicab) Kota Binjai menerima penghargaan Lencana Darma Bakti.

Amir mengaku bangga dengan penghargaan yang didapatkannya.

“Ini adalah bentuk peran serta kepala daerah dalam meningkatkan kerja dari gerakan Pramuka,” ujarnya.

Lencana Darma Bakti merupakan salah satu lencana jasa yang diberikan kepada seseorang yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, milik, dana dan fasilitas yang cukup besar terhadap pembinaan serta pengembangan Gerakan Pramuka. (ted/ram)