29 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 1166

Mantan Dirut Telkom Diduga Pernah Dibayar Tersangka Korupsi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, tahun 2018-2019, RH diduga pernah meminta tolong kepada mantan Dirut Telkom berinisial AR dan adiknya menjadi penerima cessie atau pengalihan hutang.

Informasi tersebut diharapkan jadi masukan kepada Penyidik KPK yang sedang mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, tahun 2018-2019.

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman, Minggu (3/9) di Kota Medan. “Untuk permintaan itu, RH diketahui beberapa kali telah melakukan pembayaran kepada AR. Menurut informasi yang kami peroleh bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui telah menyita catatan-catatan tersebut,” ungkap Yusri.

Dalam kasus korupsi tersebut, lanjut Yusri, RH diduga melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp120 miliar. Aliran uang itu diduga sebesar Rp70 miliar di antaranya untuk membayar ke Bank Hongkong dimana diduga masih ada kekurangan Rp5 miliar untuk hutang pokok dan bunga Rp27 miliar.

Sementara itu, dilansir dari sejumlah media massa, edisi 14 Agustus 2023, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa pendiri TEZ Capital dan Finance AR sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, tahun 2018-2019, Senin (14/8).

Namun belum diketahui keterkaitan mantan Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (2005-2007) itu dengan perkara ini. Termasuk materi pemeriksaan yang dilakukan terhadap Direktur Utama Bank CIMB Niaga (2008-2015) tersebut.

Berdasarkan informasi, AR sudah diperiksa tim penyidik KPK pada 14 Agustus 2023. “Bertempat di gedung Merah Putih, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi, AR dkk,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Adapun kasus Pulo Gebang ini merupakan pengembangan perkara korupsi pengadaan tanah di wilayah Munjul, Jakarta Timur, yang ditangani KPK.

Pengadaan tersebut dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya. Perkara tersebut sudah disidangkan. Sudah ada tersangka yang dijerat dalam kasus ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya YCP dan RHI selaku Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM).

Dikutip dari website Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengutip Media Jawa Pos edisi 30 September 2005, Mantan Wakil Dirut PT Bank BNI AR pernah diperiksa di Bareskrim Mabes Polri.

AR yang kala itu menjadi Dirut PT Telkom Tbk itu diperiksa terkait dengan kasus pembobolan BNI Cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,3 triliun pada 2002.

Dia dimintai keterangan seputar kredit ekspor yang diajukan AHW. Menurut prosedur, pencairan kredit sebesar itu harus diketahui direksi. Karena itulah, AR diperiksa. Selain itu, diduga, dia diperiksa terkait dengan aliran dananya. (dek)

Komisi IV Minta Kontraktor Segera Selesaikan Drainase dengan Tepat

Anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengerjaan drainase yang dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di 21 kecamatan di Kota Medan menimbulkan berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat.

Betapa tidak, akibat pengerjaan yang berlangsung, aktivitas masyarakat menjadi sangat terganggu. Kondisi jalanan yang menjadi sempit, rusak dan berdebu menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution meminta pihak kontraktor agar bekerja secara efisien guna bisa mengurangi dampak pengerjaan yang tengah berlangsung.

“Harus kita akui, setiap pembangunan yang berlangsung pasti ada dampak yang akan ditimbulkan. Oleh sebab itu, pihak ketiga (kontraktor) harus bisa bekerja cepat dan tepat. Sebab, mereka yang bisa menentukan pengerjaan itu bisa segera selesai. Karena Pemko bersama DPRD Medan dan masyarakat hanya bisa mengawasi,” ucap Ketua Fraksi PAN DPRD Medan ini, Minggu (3/9/2023).

Tak hanya sekadar melakukan pengerjaan, Edwin juga menyarankan kepada pihak kontraktor agar selalu tanggap terhadap semua keluhan masyarakat atas pengerjaan yang tengah berlangsung.

“Di setiap pengerjaan yang berlangsung, pihak kontraktor harus menempatkan humasnya guna menampung keluhan masyarakat. Dengan begitu, pengerjaan yang berlangsung tidak sangat berdampak ke masyarakat dan bisa langsung diatasi. Sehingga masyarakat juga tidak bingung harus menyampaikan keluhannya kemana,’ sarannya.

Edwin mengungkapkan, dampak yang sering terjadi di lapangan terkadang karena ulah nakal para kontraktor. Sebab sebelum pengerjaan berlangsung, masyarakat terkadang ada membuat komitmen terkait pengerjaan, hanya saja itu tidak ada realisasinya.

“Banyak kita menerima aduan terkait pengerjaan drainase ini. Dari awalnya akan dibersihkan, namun selesai pengerjaan tidak dibersihkan kontraktor. Ini yang sering terjadi. Kemarin juga saat Pak Wali melakukan pengecekan ke salah satu titik pengerjaan, di sana tampak jalanan sangat berdebu, sehingga Pak Wali langsung memerintahkan untuk dilakukan pembersihan di jalan itu. Kita harap hal ini tidak terulang lagi. Jangan tunggu ada yang melakukan sidak baru dibersihkan,” ungkapnya.

Selain itu, Edwin juga berharap agar Pemko Medan melalui OPD terkait agar lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap pengerjaan drainase yang saat ini tengah berlangsung.

“Jika memang kontraktornya nakal, tindak saja dan jangan jalin lagi kerjasama dengan mereka. Kita paham setiap pembangunan pasti ada dampaknya, tapi jangan dampak tersebut sampai membuat masyarakat menjadi susah. Pemko Medan juga diharapkan lebih selektif dalam memilih rekanan, sehingga dampak pembangunan yang dilakukan bisa berkurang,” pungkasnya. (map/ila)

Jika Pasien BPJS dan UHC Tak Dapat Kamar Rawat Inap di RS, Laporkan ke Dinkes Medan

ILUSTRASI: Pasien BPJS saat berobat di salah satu rumha sakit swasta.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Banyaknya keluhan warga Kota Medan yang berstatus sebagai pasien BPJS Kesehatan dan UHC (Universal Health Coverage) JKMB (Jaminan Kesehatan Medan Berkah) karena seringkali tidak mendapatkan kamar rawat inap di rumah sakit, mendapatkan tanggapan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Medan, Surya S Pulungan, meminta pasien yang hendak rawat inap di RS agar terlebih dahulu mengecek ketersediaan ruang rawat inap melalui aplikasi Sistem Informasi Rawat Inap (Siranap) yang disiapkan Dinkes Kota Medan.

Surya menjelaskan, adapun tujuan mengecek aplikasi tersebut, agar pasien mengetahui penuh atau tidaknya kamar rawat di rumah sakit. “Selain itu, melalui aplikasi Siranap pasien juga bisa mengajukan rawat inap. Nantinya apabila penuh, maka pihak rumah sakit yang akan merujuk ke rumah sakit yang setara,” ucap Surya, Sabtu (2/9/2023).

Kemudian, sambung Surya, warga juga dipersilakan melapor ke Dinkes Medan apabila ada pasien yang merasa kesulitan mendapatkan kamar rawat inap di RS.

“Sebenarnya gini, kalau dapat laporan pasien UHC, BPJS atau yang umum kesulitan mendapatkan kamar inap, laporkan saja langsung ke kantor Dinkes Medan, biar kami langsung cek,” ujarnya.

Surya menegaskan, apapun alasannya, pihak RS tidak boleh menolak pasien untuk rawat inap.”Tentunya alasan apapun mereka (pihak RS) tidak boleh menolak. Misal, pasien BPJS kelas 3 mau rawat inap, ternyata penuh, maka pihak RS harus berkoordinasi dengan rumah sakit lainnya dengan kelas yang setara,” katanya.

Sebab secara regulasi, kata Surya, pihak RS tentu tidak akan menolak jika kamar rawat inap tidak penuh. “Karena pada prinsipnya mereka pihak RS tidak mungkin menolak, sebab biaya rawat inap tetap dibayarkan sama pihak BPJS. Dengan catatan, RS yang dituju sudah bekerjasama dengan BPJS,” jelasnya.

Surya menerangkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan meminta seluruh RS di Kota Medan untuk mendata ketersediaan kamar pasien setiap harinya.”Selain kita minta warga untuk melapor. Kami juga akan mulai mendata kamar pasien di setiap rumah sakit Medan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Komisi II DPRD Medan mengaku menerima banyak keluhan atas sulitnya pasien BPJS Kesehatan dan UHC mendapatkan kamar di sejumlah RS di Kota Medan.

Hal itu diketahui pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak  Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan BPJS Kota Medan di Ruang Banggar Gedung DPRD Medan, Senin (21/8) lalu.

“Rapat ini dilaksanakan menanggapi banyaknya keluhan masyarakat peserta BPJS Kesehatan mengenai program UHC dan JKMB yang tidak berjalan dengan baik,” ucap Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari.

Katanya, ia mendapat banyak laporan masyarakat yang menggunakan BPJS dan program UHC ditelantarkan saat hendak mau rawat inap di rumah sakit.

“Dampaknya, banyak pasien yang harus keliling mencari rumah sakir yang bekerjasama dengan BPJS. Namun, RS di Kota Medan ini pun lagi-lagi mengatakan full,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya pun mempertanyakan alasan atau penyebab kamar di RS selalu penuh untuk pasien yang menggunakan program UHC ataupun  BPJS Medan.

“Ini telah lama menjadi sorotan kami. Untuk itu kami memanggil seluruh rumah sakit yang ada di kota Medan agar mengetahui permasalahan dan solusi yang akan dilakukan nantinya,” ujarnya. (map/ila)

2 Dump Truk Saling Senggol di Teluk Mengkudu

BERSAMA: Kasat Lantas Polres Sergi AKP Andita Sitepu bersama personel sat lantas polres sergai saat di TKP

TELUK MENGKUDU, SUMUTPOS.CO – Dua dump truck yang berlawanan arah saling senggol di Dusun Darul Aman Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Jumat ( 1/9/2023). Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Andita Sitepu, kejadian bermula pada saat mobil Dump Truk No Reg BK 9615 LE datang dari arah Medan menuju arah Tebingtinggi tepatnya di Jalan Umum Medan -Tebingtinggi di depan Dusun Darul Aman Desa Sei Buluh. Dumo truk mengalami patah terot sehingga oleng ke kanan dan langsung menabrak mobil truk tronton trailer merk Hino no rek BK 8622 DB yang di kemudikan Rapian Silaban (65) warga Sei Mati, Kota Medan yang datang dari arah berlawanan yaitu arah tebing tinggi menuju arah Medan.

“Kecelakaan dari kedua truk tak bisa di elakkan, setelah bersentuhan bagian depan sebelah kanan mobil dump truk tersebut dengan bagian depan sebelah kiri Mobil Truk tronton trailer merk Hino,” ujarnya.

Sementara itu sopir dari mobil dump truk No Reg BK 9615 LE belum di ketahui keberadaannya karena setelah kejadian langsung meninggalkan truknya di lokasi kejadian “.sambung kasat.

Akibat kejadian tersebut jalan besar medan tebing tinggi mengalami kemacetan beberapa Kilometer, kondisi kedua unit mobil truck mengalamai kerusakan yang parah di bagian depan sedangkan Rapian Silaban atau sopir, mengalami luka bagian kaki kanan dan kaki kiri lecet, tetapi tidak berobat. Kedua barang bukti serta supir diamankan di kantor sat lantas polres sergai untuk penanganan lebih lanjut. (fad/ram)

Manajemen PSMS Bantah Tunggak Gaji Pemain, Andry Mahyar: Ingat, Liga 2 Berhenti karena Force Majeur

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar PSMS Medan menunggak pembayaran gaji dua pemain yang pernah memperkuat klub tersebut di Liga 2 musim 2022/2023 mendapat bantahan. Manajemen PSMS Medan menegaskan saat Liga 2 musim lalu yang dihentikan karena force majeure (keadaan memaksa) pihaknya sudah mencapai kesepakatan dengan pemain yang ada.

Pengelola PSMS Medan diwakili Direktur Teknik PT Kinantan Medan Indonesia Andry Mahyar Matondang membantah adanya tunggakan pembayaran gaji pemain.

“Tidak ada tunggakan terhadap pemain PSMS Medan musim lalu. Saat Liga 2 dihentikan karena force majeure oleh PSSI dan PT Liga (Liga Indonesia Baru atau LIB) kita bertemu dengan pemain dan lewat zoom, sudah disepakati soal penyelesaian gaji pemain,” ujarnya, Sabtu (2/9/2023).

Andry Mahyar menyebut, kesepakatan antara manajemen dan pemain terjadi pada saat pembubaran tim PSMS di Liga 2 musim lalu. Pada saat rapat kesepakatan, pihaknya sudah menyampaikan di hadapan pemain, suporter yang hadir dan pelatih Putu Gede, terkait hal yang menjadi tawaran PSMS Medan. Diakui Andry saat itu, dua pemain tersebut tidak berkomentar.

“Semua pemain sepakat untuk tidak meminta PSMS membayarkan full gajinya. Sampai bulan itu lalu diberikan kompensasi dan tiket pulang bagi yang sudah datang. Yang dua ini nggak mau, maunya sampai selesai. Tapi anehnya, pada saat rapat mereka tidak mengajukan itu, tapi setelahnya. Intinya mereka tidak sampaikan keberatan di dalam rapat, jadi saat sudah disepakati, ternyata mereka berbeda maunya,” papar Andry Mahyar.

Kata Andry, dua pemain yang bersangkutan malah memperkarakan hal itu dan saat ini ditangani National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional. Tuntutannya, PSMS Medan harus membayarkan gaji dua pemain itu hingga akhir masa kontrak.

“Ada dua mantan pemain yang menuntut berbeda, dan saat ini perkaranya masih di NDRC dan maaf, yang mereka minta itu tidak sampai Rp 100 juta, bukan di atas Rp100 juta,” ucapnya.

Menurutnya, tuntutan mantan pemain yang saat ini ditangani NDRC itu merupakan suatu hal yang irasional. Alasannya, pemain tersebut masih meminta pembayaran gaji hingga kontrak usai pada saat force majeure yang membuat Liga 2 dihentikan.

“Mereka minta gaji diselesaikan sampai akhir musim Kan irasional kemudian PSMS harus membayar mereka saat liga dihentikan karena force majeure,” jelasnya.

“Kecuali PSMS terhenti di tengah jalan, masih ada sisa kontrak, itu wajib dibayarkan. Apalagi saat itu kita salah satu tim yang meminta Liga 2 dilanjutkan dan tentunya kita bertanggung jawab atas hal itu, tetapi ini kan Liga 2 dihentikan. Kecuali kalau misalnya langkah kita terhenti di Liga 2, mereka (pemain) tidak mau renegosiasi kontrak, kita harus selesaikan seluruh gajinya,” jelas Andry Mahyar lagi.

Yang menarik kata Andry Mahyar, satu dari dua pemain yang menuntut gaji hingga akhir musim langsung memperkuat klub Liga 1 pasca Liga 2 dihentikan. Menurutnya, hal itu membuat pemain tersebut tidak mendapatkan haknya lagi di PSMS.

“Salah satu pemain yang menuntut itu sudah langsung main di klub Liga 1, secara statuta pemain itu tidak mendapatkan haknya lagi,” kata dia.

Andry Mahyar menegaskan, jika nanti keputusan NDRC dinilai merugikan manajemen PSMS Medan, pihaknya akan melakukan upaya hukum.

“Jadi kalau keputusan NDRC nanti merugikan kita, akan ada upaya hukum dari manajemen PSMS Medan,” pungkasnya.(dek/ram)

Usbat Ganjar Sumut Ajarkan Warga Tentang Amalan Sunah Bulan Muharam di Tapteng

Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar mengajarkan soal amalan-amalan sunah selama bulan Muharam kepada jemaah Majelis Taklim Nurul Imam di Desa Paranginan, Kecamatan Manduamas,Tapteng, Sumut.

TAPANULI TENGAH, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) melanjutkan agenda positif untuk merangkul masyarakat luas. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan maupun penyampaian materi kepada jemaah Majelis Taklim Nurul Imam yang ada di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Koordinator Usbat Ganjar Sumut Syabrun Jukhoir mengatakan kali ini mereka menyasar warga dan jemaah majelis taklim di Desa Paranginan, Kecamatan Manduamas,Tapteng, Sumut.

“Kami mengajarkan soal amalan-amalan sunah selama bulan Muharam,” ujar Syabrun dalam siaran persnya, Sabtu (2/9).

Dia mengakui memang bulan Muharam saat ini sudah lewat, namun pihaknya berusaha untuk terus memberikan edukasi kepada warga. “Kami juga ingin menjalin silaturahmi, selain memang memberikan edukasi,” ujar Syabrun.

Dalam kesempatan itu, para sukarelawan Ganjar Pranowo mendapat sambutan positif dari para warga dan jemaah.

Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah peserta dan warga yang hadir. Total ada 30 orang warga ikut kajian itu dengan seksama.

“Alhamdulillah sambutan mereka sangat positif kepada kami. Semoga materi yang disampaikan bisa bermanfaat,” ungkap Syabrun.

Pada kesempatan itu, Usbat Ganjar Sumut tak hanya hadir dan memberikan edukasi, mereka turut membawa bantuan. “Kami berusaha memenuhi kebutuhan dan memberikan kipas angin untuk menunjang aktivitas di majelis taklim,” kata dia.

Fatimah, salah satu jemaah majelis taklim mengaku senang bisa ikut dalam kajian dari Usbat Ganjar Sumut. “Apa yang disampaikan dalam kajian ini sangat bermanfaat, terima kasih juga atas bantuannya,” ucapnya. (rel/tri)

DP3AP2KB Dairi Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Khusus

DIABADIKAN. Narasumber dan para peserta pelatihan diabadikan usai acara. Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), menggelar pelatihan manajemen dan penanganan khusus.

Pelatihan berlangsung selama 3 hari, tepatnya mulai 30 Agustus-1 September 2023.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Sabtu (2/9/2023) mengatakan, pelatihan itu sebagai penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus.

Anggara menambahkan, adapun peserta pelatihan yakni dari kementerian agama, perwakilan gereja, kepolisian, tenaga kesehatan dari rumahsakit Sidikalang dan perwakilan masyarakat.

Dalam laporannya, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak, Nelfita Tanjung menyampaikan, tujuan pelaksanaan pelatihan manajemen khusus untuk menambah pengetahuan dan pemahaman peserta dalam upaya mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap anak.

“Melalui pelatihan ini, kita harap dapat memperkuat jaringan dan koordinasi antar lembaga penyedia layanan anak sebagai wujud nyata memberikan jaminan atas perlindungan seluruh anak,” ujarnya.

Komisioner Komnas Perempuan, Verianto Sitohang yang menjadi narasumber dalam acara ini, mengapresiasi Pemkab Dairi, karena telah menyelenggarakan pelatihan ini dengan menghadirkan seluruh lembaga yang menyediakan layanan anak.

Verianto mengatakan, pelatihan ini sangat penting supaya masing-masing pihak memiliki pengetahuan tentang penanganan kasus yang baik sehingga upaya perlindungan terhadap anak semakin baik.

“Kita berharap, dengan pelatihan ini tidak ada lagi anak menjadi korban kekerasan. Kalaupun ada anak yang telah menjadi korban kekerasan, maka dia bisa mendapat upaya-upaya pemulihan dan perlindungan,” ungkapnya. (rud/ram)

Bupati Dairi Salurkan Bansos ke Warga Lansia

SALURKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani menyalurkan bansos ke warga lansia di Kecamatan Berampu.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Kaleng Ate Berutu menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga lanjut usia (Lansia) di Kecamatan Berampu, Kamis (31/8/2023). Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Sabtu (2/9/2023) mengatakan, adapun bansos yang diserahkan Bupati itu seperti, beras, susu dan lainnya.

Anggara menyebut, dalam kunjungan Bupati itu, selain bagi bansos juga dirangkai pemeriksan kesehatan serta pengurusan administrasi kependudukan oleh OPD terkait.

Dalam pertemuan, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata, mengajak para lansia supaya tetap semangat dimasa tua mereka.

“Walau sudah ansia, kita harus tetap berkarya. Kita tidak boleh kalah, mari tetap berkarya tentunya dengan kemampuan fisik kita masing-masing,” kata Eddy.

Bupati meminta lansia, tetap mengedukasi kaum muda masalah budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebab, pengaruh media sosial, secara perlahan telah melunturkan nilai budi pekerti anak muda kita saat ini,” tambahnya. (rud/ram)

Surya Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baiturrahman

BATU PERTAMA: Bupati Asahan H Surya BSc Lakukan Peletakan Batu Per-tama Pemba-ngunan Masjid

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati H Surya BSc dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baiturrahman Dusun I Desa Sei Kepayangkiri, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, Kamis (31/8). Turut hadir Asisten, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, mewakili Dandim 0208/AS, mewakili Kapolres Asahan, organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimcam Sei Kepayang Barat, tokoh pemuda, tokoh agama serta tamu hadirin lainnya.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agus Salim menyampaikan peletakan batu pertama merupakan simbolis dimulainya pembangunan masjid yang nantinya dapat digunakan sebagai tempat ibadah. Untuk memaksimalkan fungsinya, Farid, berharap agar pembangunan tempat ibadah itu bisa cepat selesai dan digunakan sebagaimana fungsi dan manfaatnya.

Di tempat yang sama Bupati Asahan mengimbau panitia untuk terus bekerja keras, jangan pernah lelah, karena apa yang dilakukan saat ini pasti akan mendapat ganjaran pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT jika dilakukan dengan penuh ketulusan dan keiklasan. “Membangun sarana ibadah ini tidak hanya tanggung jawab Pemkab, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya berharap keterlibatan kita semua”, ungkapnya.

Lebih lanjut bupati juga berharap partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid pasca selesai dibangun nantinya. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak yatim oleh Bupati dan Wakil Bupati Asahan didampingi tamu dan undangan. (dat/azw)

Arsenal vs Manchester United: Misi Bangkit

LONDON, SUMUTPOS.CO – Laga Arsenal vs Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (3/9) malam pukul 22.30 WIB, akan memanaskan pekan keempat Liga Inggris. Kedua tim saat ini cuma berselisihkan satu n poin di papan klasemen. The Gunners belum terkalahkan di tiga laga pertama, meraih dua kemenangan dan sekali imbang. Sementara MU dua kali menang dan sekali menelan kekalahan.

Misi kebangkitan kembali dikobarkan Arsenal dan MU jelang laga ini. Hanya bermain imbang 2-2 kontra Fulham akhir pekan lalu, membuat The Gunners turun ke posisi 5 klasemen sementara dengan mengemas 7 angka. Hasil Derby London tersebut sekaligus jadi kali pertama pasukan Mikel Arteta gagal meraih poin penuh di Liga Inggris musim ini.

Di sisi lain, Manchester United bertekad melakukan perbaikan. Di pekan terakhir, MU memang menang 3-2 atas Nottingham Forest, namun hasil itu belum melepaskan kenyataan bahwa The Red Devils belum sepenuhnya tertata dalam 3 laga. MU bahkan harus tertinggal 0-2 terlebih dulu dalam laga tersebut.

Bertandang ke markas Arsenal jelas tak akan menjadi tugas mudah bagi Manchester United. Tim besutan Erik ten Hag kini menempati posisi 8 klasemen Premier League 2023/2024 dengan 6 poin. Berkaca pada head to head (H2H) kedua tim, MU belum pernah menang di Emirates sejak Januari 2019 lalu pada ajang Piala FA. Sedangkan terakhir MU menang tandang di laga EPL kontra Arsenal ialah pada Desember 2017 silam.

Manchester United mencoba mengurai lagi masalah yang membuat laju mereka terasa terjal di 3 pekan pembuka. Harapan untuk menuntaskan krisis kini ada pada sosok striker anyar Rasmus Hojlund yang belum diturunkan dalam 3 laga. Melansir situs resmi klub, striker muda Denmark yang didatangkan dari Atalanta itu telah disiapkan untuk memulai debut di Emirates.

“Bos (Erik ten Hag) mengonfirmasi bahwa striker muda tersebut (Hojlund) sudah dapat bergabung dalam latihan dan siap untuk memulai debut di pertandingan selanjutnya (melawan Arsenal),” tulis rilis resmi MU, Rabu (30/8) waktu setempat.

Lini serang memang jadi salah satu masalah penting bagi MU dengan minimnya opsi. Anthony Martial yang menjadi starter pada laga terakhir dianggap belum mampu menunjukkan performa terbaik. Begitu pula dengan Marcus Rashford yang amat diandalkan musim lalu dan menjadi starter pada 2 laga awal musim ini juga belum sepenuhnya stabil. Selain lini serang, barisan tengah dan belakang United juga kerap disorot.

Di laga terakhir, The Red Devils tertinggal 0-2 lebih dulu hanya dalam waktu 4 menit pertama. Satu dari skema counter attack, sedangkan satu lagi dari bola mati. Ten Hag tampaknya masih akan berjudi untuk membereskan permasalahan tersebut dengan amunisi yang tersedia.

Pasalnya, hingga tenggat jendela transfer ditutup, MU masih belum berhasil mendatangkan Sofyan Amrabat dari Fiorentina. Di barisan belakang, Manchester United kini mengalami krisis. Raphael Varane, Tyrell Malacia, dan Luke Shaw, bakal absen dalam lawatan ke London.

Beralih ke kubu Arsenal, sang pelatih Mikel Arteta menghendaki perbaikan, berkaca pada hasil terakhir melawan Fulham dengan hasil 2-2. Keseluruhan 2 gol lawan tercipta dari lengahnya pemain The Gunners.

Gol pertama Fulham datang karena kesalahan passing pada menit 1. Setelahnya Arsenal merespons dengan sempat unggul 2-1. Lalu, gol penyeimbang Fulham tercipta dari situasi bola set piece pada menit 87.

Ini akan jadi evaluasi khusus bagi Arteta. Namun, sang pelatih menyebut jika timnya sebenarnya sudah mampu menunjukkan performa cukup apik. “Kalau saya bandingkan permainan yang kami mainkan melawan Fulham musim ini dan musim lalu, kami 10 kali lebih baik dari musim lalu,” kata Arteta menilai hasil laga Arsenal vs Fulham, dilansir laman klub. (bbs/adz)