27 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 1188

Satu Rumah Permanen di Medan Marelan Habis Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia

PADAMKAN API: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Medan saat memadamkan api di Jalan Marelan 9, Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (30/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu rumah permanen Jalan Marelan 9, Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan habis terbakar, Rabu (30/8/2023). Nahas, satu orang pemilik rumah bernama Evi Juliani (29) meninggal dunia karena peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Medan, peristiwa tersebut dilaporkan pada Pukul 09.13 WIB. Petugas pemadan pun tiba di lokasi pada Pukul 09.30.

“Pemadaman dilakukan pada Pukul 09.31 hingga 10.08 WIB,” ujar operator informasi Dinas PKP Kota Medan, Nita, Rabu (30/8/2023).

Dikatakannya, objek yang terbakar merupakan satu unit Rumah permanen dengan perkiaraan luas 15×5 meter persegi dengan nama pemilik Indra Nawan (35). Rumah tersebut ditinggali oleh 1 KK dengan jumlah 5 jiwa.

“Atas kebakaran tersebut, satu orang perempuan meninggal dunia. Luka-luka nihil,” ujarnya.

Atas peristiwa kebakaran tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” katanya.

Informasi yang diperoleh, rumah milik Indra Nawan tersebut sehari-hari dijadikan sebagai usaha bengkel sepeda motor.

“Bengkel sepeda motor juga ada di rumahnya,” ucap warga yang tak mau disebutkan namanya.

Warga tersebut mengatakan, Juliani yang meninggal dunia atas peristiwa kebakaran tersebut merupakan istri Indra Nawan. (map/ram)

Kadisdik Deliserdang: Literasi Digital dan Pendidikan Karakter Penting Bagi Pelajar

Kadis Pendidikan Deliserdang, Yudy Hilmawan, SE, MM (tengah) dan Ketua Literasi Digital Sumut, Indra Prawira ST MM berfoto bersama peserta pada kegiatan Literasi Digital di Pesantren Darul Arafah, Selasa (29/8)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Kegiatan sosialisasi Literasi Digital dengan tema Pendidikan Karakter Gen Z di Era Digital dilaksanakan di Pesantren Darul Arafah, Deliserdang, Selasa (29/8). Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Deliserdang Yudy Hilmawan SE MM yang menghadiri kegiatan, menyampaikan pentingnya kemampuan digital untuk bisa berkompetisi di masa depan.

Tema pendidikan karakter bagi Gen Z menjadi topik pembahasan untuk memberikan penguatan karakter yang positif dan produktif sesuai nilai kebangsaan bagi generasi milenial. “Penguatan karakter sangat penting agar iman dan ilmu dapat menjadi pondasi bagi pelajar,” ujar Yudy Hilmawan.

Sementara itu, Ketua Tim Literasi Digital Sumatera Utara Indra Prawira ST MM menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia #MakinCakapDigital dan Pendidikan Karakter bagi pelajar.

“Bagian dari upaya bersama dalam penguatan karakter pelajar di tengah arus besar globalisasi dan digitalisasi. Karena literasi digital bukan hanya tentang kecakapan atau keahlian digital, tapi juga terkait etika digital, budaya digital dan keamanan digital,” jelas Indra Prawira.

Hadir sebagai narasumber yaitu Rektor UNPI Cianjur Dr Astri Dwi Andriani MIKom, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deliserdang Muriadi SH MPd, dan Influencer, Kreator konten Muhammad Hafidz Al-Furqan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Dinas Pendidikan Deliserdang, Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama Deliserdang, Lembaga Perlindungan Anak Deliserdang dan Pondok Pesantren Darul Arafah.

Kegiatan diikuti lebih dari 1.200 pelajar di Pesantren Darul Arafah dan secara online oleh pelajar SD di Kabupaten Deliserdang. Turut hadir di kegiatan Pengurus Yayasan Pesantren Darul Arafah H Muhammad Hasan SH MH, Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Deliserdang Dr Joemakir MPd, perwakilan Kementerian Kominfo RI dan lainnya. (adz)

Dukung Program Sejuta Rumah, PT PND Buka Cluster Baru di Kota Mandiri Bekala

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 lalu, merupakan program pro-rakyat dan harus dilanjutkan, mengingat masih banyaknya kebutuhan rumah masyarakat. Per Agustus 2023, pemerintah menyebut, kesenjangan kepemilikan perumahan rakyat mencapai 12,1 juta.

Direktur PT Propernas Nusa Dua (PND) Rizqi Aswaransyah Pratama menyampaikan, sebagai badan usaha pemerintah (Anak Usaha BUMN Properti Sinergi Perumnas dan PTPN II), PT PND mendukung penuh program Presiden Joko Widodo untuk masyarakat memiliki hunian yang layak dan sehat.

“PT Propernas Nusa Dua memiliki izin sesuai perundang-undangan dan hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia, baik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan Non-MBR dengan pembiayaan konsumen (KPR) baik bank pemerintah, bank daerah dan BPR serta KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan beberapa cluster dan type,“ kata Rizki Aswaransyah kepada wartawan, Selasa (29/8/2023).

Saat ini PT PND memiliki Cluster Cammelia yang telah selesai pembangunan, kemudian Cluster Elaeis dalam tahap pembangunan serta ke depan akan buka cluster baru, Cluster Hevea yang bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).

Kemudian sesuai dengan Kepres Nomor 63 tahun 2004 tentang pengamanan objek vital, di tubuh Polri ada Direktorat Pam Obvit yang akan memberikan pendampingan dan pengamanan terhadap objek vital nasional yang ada di wilayah masing-masing sehingga Polri memiliki kewajiban besar untuk memberikan pendampingan pengamanan. Jangan sampai masalah berkembang jadi masalah perekonomian nasional. Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah mengadakan MoU dengan PT Propernas Nusa Dua dalam hal bantuan pengamanan pada tanggal 14 April 2022.

“Dengan banyaknya pihak terlibat di proyek Kota Mandiri Bekala, baik lembaga-lembaga pemerintah termasuk Kepolisian, pihak swasta dan membuka lapangan pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan upaya kami dalam rangka mendukung proyek investasi di Sumatera Utara sesuai arahan Bapak Jokowi,“ pungkasnya.

PT Propernas Nusa Dua (PND) merupakan anak usaha BUMN Properti Sinergi Perumnas dan PTPN II. PT PND memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 1938 dan 1939 dan Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu satu pintu Kabupaten Deli Serdang No.503.570.648/02111/DPMPPTSP -DS/H/VIII/2020 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang mengkonsep “Kota Mandiri Bekala” di Desa Simalingkar A, Pancurbatu, Deliserdang, Sumatera Utara.

PT PND membuka layanan call center Untuk informasi lebih lanjut atau pemesan unit rumah silahkan hubungi : 081262404545. (adz)

Gubsu Ajak Hidupkan Kembali Semangat Marsipature Hutanabe

FOTO BERSAMA: Gubsu Edy Rahmayadi, Ketum DPP PPRPI Dr Ir Benny Pasaribu dan ribuan keturunan Pasaribu se-Indonesia foto bersama pada acara partangiangan bolon di Pardede Hall Medan.DOK PANITIA FOR SUMUTPOS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dr Ir Benny Pasaribu Mec dikukuhkan menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Punguan Pomparan Raja Pasaribu Indonesia (PPRPI) di hadapan ribuan keluarga besar Pasaribu se-Indonesia di Pardede Hall Medan, Minggu (27/8).

Pengukuhan ini ditandai dengan penyerahan Pataka oleh dewan penasehat diwakili AKBP Purn Surdimal Pasaribu dan mendapat penyematan seperangkat pakaian adat berikut Tongkat Tunggal Panaluan yang menggambarkan sosok pemimpin.

Acara diawali dengan ibadah Kristen, khotbah disampaikan Pdt Oloan pasaribu MTh, Bishop GKPI Emeritus. Selanjutnya Benny Pasaribu melantik kepengurusan DPP PPRPI se-Indonesia untuk membantunya di dalam menggerakkan roda organisasi. Kemeriahan acara semakin semarak ketika Gubernur Sumut Edy Rahmayadi hadir di acara tersebut.

Benny Pasaribu mengatakan, PPRPI baru terbentuk setahun lalu, tepatnya 1 Mei 2022 dan baru disahkan pada Mubes di aula Raja Inal Siregar kantor Gubernur Sumut. Perkumpulan sama seperti Ormas yang berdiri sebagai mitra kerja pemerintah yang sudah terdaftar di Menkumham. “Pasaribu siap membantu pemerintah. Jangan kita beroposisi atau melawan pemerintah, kami akan membangun SDM. Kami berharap gubernur juga memberi dana pendidikan kepada putra-putri Pasaribu yang kurang mampu tapi semangat sekolahnya luar biasa,” kata Benny Pasaribu.

PPRPI kata Benny, bukan hanya melaksanakan program adat istiadat, tapi memberdayakan SDM lewat bantuan pendidikan dan pemberdayaan UMKM serta membangun peradaban bangsa. Sehingga keturunan Pasaribu akan menjadi orang lebih beradab dan mengikuti budaya sekaligus kemajuan ilmu pengetahuan teknologi (Iptek). “Partangiangan bolon ini bisa disebut silaturahmi nasional dan doa bersama. Kita hadir mulai dari Aceh sampai Merauke, berkumpul di sini sebagai rasa ucapan syukur kami kepada Tuhan,” ujarnya.

Dia juga berharap, hadirnya organisasi ini bisa menjadi mitra pemerintah, untuk kembali membangun kampung halaman. “Saya kira kampung Pasaribu ada di mana-mana. Nenek moyang kami hidup berpindah-pindah. Mereka membuka lahan, membangun kerjaan, jadi kalau Pasaribu kembali ke kampungnya masing-masing diharapakan bisa ikut memajukan Sumut ,” harapnya.

Sementara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, mengajak puta-putri Marga Pasaribu yang tergabung dalam PPRPI menggalakkan kembali konsep pembangunan “Marsipature Hutanabe”. Karena konsep tersebut merupakan salah satu keunggulan Sumut, yang ingin menjadikan putra-putri daerah sebagai orang terdepan untuk pembangunan daerahnya.

“Ada pepatah suku Batak “Marsipature Hutanabe”, di mana pun Pasaribu, pasti tahu kampungnya, walau mereka saat ini ada di Jakarta, Belanda, hingga Sabang sampai Merauke. Tapi mereka harus tahu asal usul nenek moyang mereka ada di Sumatera Utara. Kita harapkan, mereka sukses di perantauan untuk pulang ke kampung, bangunlah kampung nenek moyang kita,” kata Edy.

Marga yang dimilki masyarakat Sumut, kata Edy, merupakan sebuah identitas memperkuat ikatan keluarga yang erat. Inilah kebesaran Sumut, ada stempel marga yang membuat sebuah ikatan yang kokoh dan pemersatu untuk saling memberikan dukungan. Dikatakannya juga, Pemprov Sumut memiliki banyak program pembangunan, baik pertanian, peternakan dan kehutanan, yang bisa dikolaborasikan dengan PPRPI, sehingga Sumut ini bisa terus maju.”Kita ada DPR RI, DPRD dan DPD RI, ayo sama-sama kita bergandengan tangan, kita besarkan kampung kita ini, “ harapnya.

Edy pun mengungkapkan, dia juga bagian dari Marga Pasaribu. Karena bapa tuanya (abang bapaknya) menikah dengan boru Pasaribu. Dia juga berbesan dengan Marga Pasaribu. Istrinya (Ketua Tim penggerak PKK Sumut adalah boru Lubis (Nawal Lubis) yang juga masih ada kaitan dengan marga Pasaribu. (adz/ila)

Bupati Toba Serahkan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas

BANTUAN: Bupati Toba Poltak Sitorus menyerahkan bantuan tongkat kepada penyandang disabilitas.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Sosial kembali menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas untuk Kecamatan Uluan dan Kecamatan Siantar Narumonda. Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Camat Siantar Narumonda, Kamis(24/8)siang.

Sebelum menyerahkan bantuan, Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan bahwa pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, baik secara ekonomi maupun fisik atau disabilitas.

Bupati juga berpesan agar para penerima bantuan bisa semakin semangat dalam menjalani hari-harinya setelah menerima bantuan tersebut. “Bapak-Ibu harus semakin semangat, pasti ada tujuan Tuhan, karena kita ini berada dalam rancangan Tuhan. Ayo sama-sama kita ucapkan ;

“Aku berharga di Mata Tuhan” ujar Bupati dan serentak diikuti oleh para penerima bantuan.

Dirinya juga berharap agar para penerima bantuan bisa semakin produktif, mandiri dan mampu memperluas ruang geraknya. “Kita sama-sama bekerjasama, khususnya yang masih produktif, kita sama-sama merubah kelemahan itu menjadi kekuatan,” ujar Poltak Sitorus memotivasi para penyandang disabilitas.

Adapun bantuan yang diserahkan adalah kursi roda, walker, tongkat ketiak dan tongkat kaki tiga. Pada penyerahan batuan itu, turut hadir Camat Siantar Narumonda, Camat Uluan dan sejumlah Kepala Desa yang mewakili penerima bantuan yang tidak dapat hadir.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba, Lalo Hartono Simanjuntak menyampaikan, saat ini terdapat 1. 670 penyandang disabilitas di Kabupaten Toba yang terdaftar di DTKS (Data terpadu Kesejahteraan Sosial). “Adapun penerima bantuan saat ini terdapat 10 orang, tiga orang berasal dari Kecamatan Siantar Narumonda dan 7 orang dari Kecamatan Uluan,” kata Lalo Hartono Simanjuntak. (*/mag-10/han)

Bupati Asahan Tinjau Pelayanan KB MOW

TINJAU: Bupati Asagan H Surya BSc didampingi Wakil Bupati meninjau pelaksanaan KB MOW.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya Bsc bersama Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin meninjau pelayanan KB Medis Operasional Wanita (MOW) di Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manan Simatupang, Selasa (29/8). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Bulan Bakti Sosial TNI Manunggal KB-Kesehatan 2023.

Disela-sela peninjauan tersebut, Bupati menyampaikan tujuan kegiatan ini, untuk memenuhi target pengendalian penduduk di Kabupaten Asahan dengan menggunakan metode KB-MOW tahun 2023. Metode KB ini ditujukan kepada wanita berusia 35 sampai 45 tahun, atau wanita yang tidak menginginkan keturunan lagi.

Bupati juga mengatakan, adapun tujuan umum dari perencanaan KB adalah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera khususnya bagi ibu dan anak serta mengendalikan pertumbahan penduduk suatu negara sesuai dengan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS) yaitu dengan jalan mengendalikan jumlah kelahiran. Selain itu, KB juga bertujuan adalah meningkatkan kesejahteraan suatu keluarga dengan penjarangan angka kelahiran atau jumlah kelahiran bayi, salah satunya dengan pemakaian alat kontrasepsi.

“Kepada pasangan keluarga, utamanya yang baru saja membina keluarga diharapkan mengikuti program keluarga berencana dengan menjadi akseptor KB baik menggunakan IUD, pil, Implant atau kondom maupun operasi steril. Dengan mengikuti program KB berarti keluarga dapat menyelamatkan kehidupan serta meningkatkan status kesehatan ibu dan anak.

Terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran, serta mengurangi tingkat risiko kematian pada bayi. Selain itu, program KB juga dapat memberi keuntungan bagi kehidupan ekonomi sebuah keluarga dan masyarakat. Selain itu, program KB juga telah membuktikan bahwa pria juga ikut bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka dan keluarganya”, ungkapnya. (dat/han)

Kendalikan Angka Inflasi di Kota Tebingtinggi, Pj Wali Kota Minta OPD Kawal Distribusi Beras

SOPIAN/SUMUT POS RAKOR: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani bersama OPD, TPID ketika melakukan rapat koordinasi terkait pengendalian inflansi daerah.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani bersama stakeholder terkait kembali mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah secara virtual di ruang kerja Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Senin (28/8).

Rakor yang rutin dilaksanakan setiap minggunya ini, dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian dan diikuti seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati, Wali Kota dan Forkopimda, bersama TPID di wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Mendagri RI mengatakan masih terdapat beberapa daerah yang tercatat berada di posisi terendah inflasi. Kemendagri memberikan apresiasi kepada Pimpinan Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka inflasinya sehingga saat ini sudah deflasi. Namun dari data-data yang ada, untuk minggu lalu ada beberapa daerah yang tercatat berada di posisi terendah inflasi.

Tito juga menjelaskan kondisi lain di tingkat internasional, di mana kebijakan menahan beras sudah mulai dilakukan. Hal ini dilakukan oleh India yang tidak melakukan ekspor beras, dan lebih ditujukan untuk kepentingan dalam negeri sendiri.

Kemudian, di negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam juga melakukan hal serupa. Beberapa negara bahkan mengambil kebijakan beras kelas medium yang relatif lebih murah digunakan untuk konsumsi dalam negeri, sementara beras premium yang lebih mahal dijual ke luar negeri.

Pinta Tito, agar pasokan beras tidak menipis, tetapi di tingkat distributor malah melakukan penahanan sehingga rantai distribusi menjadi macet. “Itu rantainya cukup panjang, jangan sampai tidak lancar, ditahan, ditimbun, dan kemudian harganya naik, ini bisa saja terjadi, ini perlu kita awasi sama-sama,” ujar Tito.

Sedangkan Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadano usia rakor meminta kepada OPD terkait dan Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) Kota Tebingtinggi untuk menyusun langkah pengendalian inflasi, terutama komoditas beras yang mengalami kenaikan harga pada minggu keempat Agustus 2023.

“Beras menjadi komoditas penting yang perlu dijaga, apalagi saat ini sudah mulai mengalami kekeringan karena dampak El Nino,” ungkap Syarmadani.

Dijelaskan Syarmadani, bahwa soal distribusi beras, kita harus melakukan koordinasi dan meminta bantuan dari penegak hukum dan pengawas dari TNI Polri. (ian/han)

Rumah Iskandar Diserang OTK di Medan Denai

Tokoh Masyarakat Iskandar Sembiring menunjukan lokasi penyerangan rumahnya di Jalan Selam I No.53. (Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Medan Denai menyerang rumah Tokoh Masyarakat Iskandar Sembiring di Jalan Selam I No.53. Penyerangan oleh sekelompok OTK ke kediaman Tokoh Masyarakat Medan Denai itu dilakukan pada hari Minggu, (27/8) malam.

Ironisnya, saat penyerangan, oleh sekelompok OTK itu, putri Iskandar Sembiring hanya seorang diri di rumah tersebut.

“Sehingga, putri saya mengalami trauma berkepanjangan hingga harus diungsikan ke rumah lain,” ujar Iskandar Sembiring ketika ditemui di kediamannya, Senin, (28/8).

Kemudian, dijelaskan Ayahanda dari Umar Thoriq, Ketua Koordinator Komisariat Satma Pemuda Pancasila Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini, sekelompok OTK itu sempat juga melakukan penganiayaan terhadap teman putranya di kediamannya tersebut.

“Jadi begini, kediaman saya itu juga dijadikan sebagai Sekretariat Organisasi kemasyarakatan (ormas) 234 Solidarity Community (SC). Nah, sekelompok orang yang menyerang rumah saya itu juga melakukan penganiayaan dan membuka secara paksa pakaian Ormas 234SC yang dikenakannya,” jelas Iskandar.

Selain itu, Iskandar menerangkan, OTK yang melakukan penyerangan rumahnya itu seolah mengetahui situasi di kediamannya itu.

“Di rumah cuma ada putri saya seorang diri. Sedangkan anak saya Umar Toriq sedang mengikuti Musyawarah Nasional Satma Pemuda Pancasila (PP) di Bandung. Seolah mereka tau situasi di rumah tersebut sehingga melakukan penyerangan,” terang eks Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai ini.

Ketika ditanya perihal motif dugaan penyerangan di kediamannya tersebut, Iskandar mengaku tidak mengetahui secara pasti. “Namun yang jelas, sebelum penyerangan terjadi, baru selesai rapat Ormas 234SC di kediaman saya,” katanya.

Demikian juga halnya ketika ditanya siapa kelompok yang melakukan penyerangan di kediamannya, Iskandar tidak mau menduga-duga.

“Namun yang jelas, saya curiga dan bisa jadi kenal siapa yang melakukan penyerangan. Akan tetapi, biar lah aparat penegak hukum yang menanganinya. Sebab, saya yakin dan percaya, Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi dan Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda mampu mengungkap dan menangkap pelaku serta dalang dari penyerangan ini,” pungkas Iskandar Sembiring. (tri/azw)

Bupati Toba Pimpin Raker Forkopimda, Bahas Pajak, KJA, dan Penertiban Sempadan Danau Toba

RAKER: Bupati Toba Poltak Sitorus saat memberikan kata sambutan pada raker Forkopimda. ist/SUMUT POS.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Bupati Toba, Poltak Sitorus membuka Rapat Kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba di Ruang Balai Data Lantai IV Kantor Bupati Toba, Senin(28/8) 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Poltak Sitorus menyampaikan bahwa rapat kerja dilaksanakan untuk dapat mengatasi masalah yang terjadi di Kabupaten Toba, dengan tiga hal utama yang menjadi fokus pembahasan untuk kedepannya ditindaklanjuti dengan baik.

Adapun pembaha tiga hal dimaksud adalah penertiban dan pembahasan pemungutan pajak mineral bukan logam dan batuan di Kabupaten Toba; Penertiban daerah sempadan Danau Toba yang dipergunakan masyarakat;

Penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba yang dimana ketiga hal tersebut tidak kunjung selesai dan selalu berulang.

“Harapannya, ketiga hal ini dapat dibahas bersama dan difokuskan agar ada solusi dalam penyelesaian masalah terlebih dalam ketiga permasalahan di atas telah menjadi perbincangan masyarakat yang tak kunjung ada titik terang dan bahkan ada beberapa yang berulang ditertibkan,”tandasnya.

Dikatakan juga, rapat kerja kali ini bertujuan untuk mengendalikan dan menertibkan serta mencari solusi dari ketiga persoalan tersebut selain beberapa persoalan lain yang ada sehingga melalui rapat kerja ini dapat dibahas untuk mendapatkan kesepakatan bersama oleh pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat dan LSM yang ada di Kabupaten Toba

Melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di bidang Pertambangan Mineral dan Batuan, diharapkan juga masyarakat di Kabupaten Toba dapat mengurus izin pertambangan rakyat.

“Oleh karena itu, kepada seluruh OPD terkait agar dapat menyosialisasikan dimana usaha penambangan juga harus mematuhi ketentuan perundangan-undangan agar tidak merusak lingkungan hidup disekitarnya,”pintanya mengakhiri.

Turut mendampingi Bupati Toba, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Augus Sitorus Asisten Bidang Pemerintahan, Eston Sihotang, Asisten Bidang Administrasi Umum, Verry S. Napitupulu, pimpinan perangkat daerah terkait serta para camat se-Kabupaten Toba. (*/mag-10/han)

Lebah Begantong dan Agak Laen Hadir di Konser Toba Harmoni 2023

Arif dari Era Production bersama Vicky Sianipar dan Arif dari Lebah Begantong bicara soal Konser Toba Harmoni 2023 (Triadi Wibowo)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca sukses di tahun pertama, konser musik Toba Harmoni hadir kembali dengan konsep berbeda dan lebih segar. Konser ini akan digelar pada 14 Oktober 2023 mendatang di Pardede Hall Medan.

Pada konser Toba Harmoni tahun ini, banyak talent asal Sumatera Utara yang bakal beraksi, diantaranya Viky Sianipar, Anggi Marito, Rony Parulian, Lebah Begantong, Alsant Nababan, DJ Cliff, Ogar Nababan, dan penampilan spesial dari Agak Laen.

Arif selaku promotor dari Era Production menjelaskan, kita ingin konser Toba Harmoni ini menjadi event tahunan karena tahun lalu itu animo penonton sangat luar biasa.

“Banyak yang minta kapan lagi diadain konser Toba Harmoni, dan juga konser kali ini banyak yang spesial yakni salah satunya adalah kehadiran Lebah Begantong dan teman-teman Agak Laen,” ungkapnya saat sesi jumpa pers di Medan, Selasa (29/8).

Ditambahkannya, untuk konser kali ini kita buat di Pardede Hall dengan kapasitas penonton yang lebih besar dari tahun sebelumnya sehingga harga tiket masuknya lebih murah daripada tahun lalu.

“Kalau tahun lalu kapasitasnya sekitar dua ribu penonton, tahun ini kapasitas gedung yang besar kita targetkan sekitar empat ribuan penonton yang hadir. Untuk harga tiket tahun ini yakni yang termurah itu Rp 150 ribu dan yang termahal hanya satu juta rupiah,” Ungkapnya.

Sementara itu musisi sekaligus komposer Viky Sianipar mengungkapkan untuk tahun ini konsep musiknya tetap mengedepankan musik budaya Batak Toba dan dengan kemasan internasional dengan segala macam genre ada disitu.

“Esensi musiknya gak hilang, bagaimana jika musik rock ada suling bataknya, taganing, ada gordang bataknya, tapi bisa juga masuk gendang melayu, akordeon, tanpa jadi kisruh tetap tagline nya harmoni,” ucap Viky.

Ditambahkannya, tahun ini kita coba mengharmonikan konser dengan podcast dengan mengundang Agak Laen, ini tentunya sesuatu yang baru.

Saat ditanya wartawan apakah Konser ini juga akan mengharmonikan dengan komedi, karena pengisi acara konser ini mengundang komedian dan Lebah Begantong yang mempunyai konsep musik menghibur dan lucu, viky mengatakan kita tetap menggali dari masing-masing kelebihan, kalau tema dari komedi itu ya why not, selama komedi bisa berkolaborasi dilingkup budaya, buat aku keren ya.

“Mau komedi dan non komedi intinya bagaimana orang setelah nonton konser ini, terngiang-ngiang terus dan dapat sesuatulah,” pungkasnya.

Sementara itu Arif salah satu personil Lebah Begantong mengaku kaget saat diundang untuk main di Konser Toba Harmoni.

“Awalnya sih kaget, musik Melayu diajak bang Viky konser dengan konsep Toba Harmoni, kalau temanya konser musik Toba nggak selamat ini musik Melayu. Tetapi karena ada kata Harmoni jadi musik Melayunya selamat, jadi kita bisa menyatu dengan bunyi,” ujarnya.

Para personil Lebah Begantong juga berterima kasih atas apresiasinya kepada pihak promotor dan bang Viky yang telah mempercayakan kita mewakili musik Melayu main di konser Toba Harmoni. (tri)