31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1200

SDM Unggul, Tangguh dan Service Excellent untuk Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045

PENGHARGAAN: Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes bersama undangan dan wisudawan/wisudawati terbaik dan berprestasi penerima penghargaan pada kegiatan wisuda Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi, Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga dan Prodi Keperawatan Program Diploma Tiga, Sabtu (26/8).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan menggelar wisuda bersama Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi, Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga dan Prodi Keperawatan Program Diploma Tiga.

WISUDA STIKes Mitra Husada Medan tahun akademik 2022/2023 diadakan di aula perguruan tinggi tersebut, Sabtu (26/8). Wisuda dipimpin Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes.

Acara juga dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD dan Ketua Pengurus Yayasan Mitra Husada Medan Dr Imran Saputra Surbakti MM.

Turut hadir Ketua Balai Pelayanan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumut Harold Hamonangan SE, Ketua AIPKIND Sumut Rinawati Sembiring SSiT MKes, keluarga wisudawan/wisudawati dan undangan lainnya.

Pengucapan sumpah lulusan perawat dipimpin Ketua DPW PPNI Sumut Mahsyur Al Hazkiyani SKep Ns. Pengucapan sumpah bidan dipimpin Sekjen Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Dr Ade Jubaedah MM MKM secara daring.
Sedangkan pelantikan lulusan STIKes Mitra Husada Medan dilakukan Kabid SDK Dinas Kesehatan Provsu Yetty Syahriany S SKM MKes.

STIKes Mitra Husada Medan yang banyak mengukir prestasi nasional dan internasional kembali melahirkan tenaga kesehatan kompeten 100 persen yang siap pakai di dunia industri era 4.0. STIKes Mitra Husada Medan bermartabat dan6 sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan service excellent dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Program akademik membangun karakter, kemandirian dan kompeten melalui iklim akademik yang kondusif dengan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) membentuk para lulusan berbudaya Profesional, Acuntabel, Collaborative, Empathy dan Reliability (PACER).

Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes mendorong alumni untuk dapat bekerja di luar negeri bekerja sama dengan BP3MI Sumut. Ia pun meminta lulusan STIKes Mitra Husada Medan untuk jujur, kreatif dan inovatif.

Dalam kesempatan ini, Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, Yetty Syahriany S SKM MKes dan Harold Hamonangan SE memberi apresiasi terhadap raihan prestasi dan komitmen STIKes Mitra Husada Medan dibidang kesehatan.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga berbagi pengalaman dalam melakukan penelitian dan menjadi guru besar dengan bekal bekerja dengan konsisten. Ia mendorong STIKes Mitra Husada Medan untuk menambah program studi.

Yetty Syahriany S SKM MKes meminta tenaga kesehatan lulusan STIKes Husada Medan yang telah kompeten untuk berperan aktif dalam peningkatan kesehatan di Sumut. Sedangkan Harold Hamonangan SE mengutarakan peluang bekerja di luar negeri seperti ke Jepang, Timur Tengah dan Jerman. (dmp)

Dadak tidak Pernah Pergi: Mengabdi untuk Mengabadi

PELUNCURAN BUKU: H Musa Rajekshah bersama Rektor UIN Sumatera Utara dan peserta peluncuran buku Almarhum H Anif bin H Gulrangshah, Jumat (25/8).ISTIMEWA.

Kebahagiaan yang luar biasa dirasakan keluarga besar Almarhum H Anif Bin H Gulrangshah saat haul kedua tokoh nasional dari Sumatera Utara tersebut yang dihadiri Presiden Republik Indonesia H Joko Widodo beserta ribuan umat, Jumat (25/8).

PRESIDEN Republik Indonesia H Joko Widodo ziarah ke makam H Anif Bin H Gulrangshah di komplek Masjid Al-Musannif Cemara Asri Percutseituan Deliserdang. Sebelum ziarah, presiden melaksanakan Salat Jumat juga di Masjid Al-Musannif.

”Atas nama keluarga, Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jokowi. Semoga keikhlasan Bapak dan semua orang yang berziarah serta mendoakan almarhum hidup tenang di sisi Allah mendapat balasan dari Tuhan. Semoga Bapak Presiden selalu diberkahi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan semua aktivitas dan Insya Allah dalam lindungan Allah SWT,” ungkap H Musa Rajekshah, putra Almarhum H Anif Bin H Gulrangshah.

Dalam haul juga diluncurkan buku: Dadak Tidak Pernah Pergi: Mengabdi untuk Mengabadi. Buku dilaunching di Masjid Al-Musannif Cemara Asri Percut sei tuan Deliserdang.

Buku ini adalah buku kedua. Buku pertama berjudul: Hidup Ikhlas Tanpa Tipu Muslihat. ”Almarhum Ayah yang kami panggil Dadak bilang mau buat buku lagi karena banyak yang belum dimasukkan di buku pertama,” ujarnya.

Buku belum dibuat, lanjutnya, Dadak sudah berpulang pada dua tahun lalu. ”Jadi Saya ingin menunaikan keinginannya. Semoga kisah-kisah Almarhum Haji Anif yang dituangkan dalam buku ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi siapa saja yang membacanya, khususnya generasi muda,” kata H Musa Rajekshah yang juga wakil gubernur Sumut.

H Musa Rajekshah mengutarakan bahwa banyak sekali nasehat Dadak yang tertuang di buku tersebut. Nasehat ini menguatkan dirinya saat menghadapi masalah.

Dadak pernah bilang tidak ada yang tak mungkin. ”Kita harus punya cita-cita tinggi. Tidak usah juga merasa tidak mampu karena semua mungkin terjadi dalam hidup. Yang tak mungkin adalah makan kepala sendiri,” ungkapnya.

Dalam haul kedua Almarhum H Anif bin H Gulrangshah juga dihadiri penceramah Ustadz Dr H Adi Hidayat Lc MA yang menyampaikan tausyiah dalam kegiatan ngaji bareng. Rangkaian haul kedua Almarhum H Anif Bin H Gulrangshah ini diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah di Masjid Al Musannif.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada jemaah yang sudah hadir. Insya Allah diridhoi oleh Allah SWT,” ujar H Musa Rajekshah.

Ustadz Dr H Adi Hidayat Lc MA dalam tausyiah mengingatkan agar keluarga dan umat Islam untuk melaksanakan berbagai petuah dan ilmu yang diajarkan Almarhum H Anif yang telah banyak membangun masjid, peduli pada anak yatim, memiliki klinik dan berbagai amalan. (dmp)

Warga Medan Polonia Keluhkan Maraknya Narkoba dan Begal

SOSIALISASI: Anggota Komisi I DPRD Medan, Rizki Lubis saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang digelar di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (28/8/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kecamatan Medan Polonia mengeluhkan maraknya peredaran narkoba di Kota Medan, khususnya di sekitar tempat tinggal mereka. Akibat maraknya peredaran narkoba, aksi-aksi kejahatan seperti pencurian hingga begal juga turut meningkat sehingga sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan warga saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, M Afri Rizki Lubis SM M.IP di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (28/8/2023) sore.

“Di daerah sini banyak sekali narkoba pak. Saking banyaknya narkoba, maling pun banyak pak, begal juga merajalela. Kami warga jadi khawatir dan was-was,” ucap warga Jalan Pipa 1-4 kepada Rizki Lubis.

Maraknya aksi-aksi kriminalitas itu, kata warga, sudah seringkali disampaikan kepada perangkat pemerintah, baik di tingkat lingkungan, kelurahan dan seterusnya. Akan tetapi, aksi kejahatan di Medan Polonia, khususnya di kawasan Kelurahan Sari Rejo seperti tak terbendung.

“Kuncinya di narkoba itu pak. Narkoba ini lah biang keladinya. Dulu belum narkoba, aman-aman saja kampung ini. Tapi sejak narkoba marak, tak ada lagi ketenteraman dan ketertiban di kampung ini,” keluhnya.

Menanggapi keluhan warga, Anggota Komisi I DPRD Medan, Rizki Lubis, meminta aparatur pemerintah mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan hingga kecamatan untuk bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga.

“Kita akan minta agar fungsi siskamling kembali diaktifkan dan dimaksimalkan untuk mencegah peredaran narkoba, begal dan aksi kejahatan lainnya,” ujar Rizki.

Selain itu, Rizki Lubis juga meminta kepada aparatur di tingkat kewilayahan, yakni kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kolaborasi dengan pihak TNI/Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas dalam memberantas peredaran narkoba.

“Saya setuju kalau narkoba adalah kunci dari aksi kejahatan lainnya, seperti maling, begal dan lain-lain. Makanya semua harus berkolaborasi, berantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Namun begitu, lanjut Rizki, kerjasama pemerintah dan aparat hukum dalam memberantas narkoba tidaklah cukup. Sebab, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam memberantas peredaran narkoba.

Rizki pun mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat ataupun mengetahui adanya peredaran narkoba di sekitar tempat tinggal mereka. Dengan begitu, ketenteraman dan ketertiban di Kota Medan dapat terjaga dengan baik.

“Jangan tutupi meskipun orang tersebut adalah keluarga, tetangga, ataupun teman kita. Dengan membiarkan, kita justru menjerumuskan mereka. Laporkan, maka kita sedang menyelamatkan mereka dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (map/ila)

Buntut Pernyataan soal Pemecatan Budiman, PDIP Asahan Bakal Evaluasi Syukri Jamil

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pernyataan M Syukril Jamil mengatasnamakan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan terkait pemecatan Budiman Sudjatmiko yang menyebut sebagai sikap arogan DPP dan tergesa-gesa, merupakan pernyataan pribadi, bukan atas nama partai. Hal ini ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan Rosmansyah melalui siaran persnya, Minggu (27/8/2023).

Menurut Romansyah, sejak tahun 2021 M Syukril Jamil sudah tidak aktif lagi mengikuti kegiatan kepartaian, seperti konsolidasi dan rapat-rapat partai. “Sehingga, apa yang disampaikannya bukan merupakan keputusan DPC PDI Perjuangan dan tidak dapat mewakili pandangan politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan,” kata Rosmansyah.

Selanjutnya Rosmansyah menyatakan, apa yang disampaikan M Syukril Jamil bertentangan dengan keputusan partai tentangan pencalonan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden RI dari PDI Perjuangan. “Kongres PDI Perjuangan menyatakan, keputusan calon presiden tahun 2024 adalah menjadi hak proregatif Ketua Umum PDI Perjuangan. Siapapun yang diputuskan, maka seluruh kader tegak lurus, patuh, dan berkewajiban memenangkannya,” tegasnya.

Sikap Budiman Sudjatmiko yang mendukung Capres dari partai lain, sebut Romansyah, tentu melanggar keputusan kongres dan merupakan tindakan indisipliner berat, maka penegakkan disiplin harus dilakukan oleh DPP PDI Perjuangan. “Pemecatan saudara Budiman Sudjatmiko adalah bagian dari penegakkan disiplin partai, sehingga tidak ada polemik terhadap pemecatan tersebut,” tegasnya lagi.

Untuk itu, Rosmansyah menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan akan mengevaluasi pernyataan M Sukril Jamil dan meminta kepada DPP melalui DPD Partai untuk menindak tegas yang bersangkutan sesuai aturan partai. (rel/adz)

Witya Pusen dan Uhum Enesty Merasa Janggal Jelang Kongres Askot PSSI Medan

DATANG: Witya Pusen dan Uhum Enesty ketika mendatangi Kantor Asprov PSSI Sumut, Sabtu (26/8). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bakal Calon Ketua Umum Askot PSSI Medan Witya Pusen dan Bakal Calon Wali Ketua Umum Uhum Enesty merasakan kejanggalan jelang pelaksanaan Kongres Askot PSS Medan. Pasalnya, keduanya dinyatakan gagal lolos verifikasi tanpa alasan yang jelas.

“Saya dikabarkan gagal lolos verifikasi menjadi Calon Ketua Umum Askot PSSI Medan. Namun hingga sekarang saya belum menerima keputusan resmi. Saya justru dapat informasi dari orang lain,” ujar Witya Pusen didampingi Uhum Enesty saat mendatangi Kantor Asprov PSSI Sumut di Jalan Sekip Baru, Sabtu (26/8).

Witya Pusen dan Uhum Enesty datang ke Kantor Asprov PSSI Sumut sekitar pukul 10.30 WIB untun mempertanyakan kepastian informasi tersebut. Namun keduanya merasa kecewa. Tidak ada satu orang pun panitia atau komite pemilihan di lokasi.

Keduanya hanya menemui staf wanita di kantor itu. Oleh staf wanita yang ada di kantor tersebut, Witya Pusen dan Uhum Enesty disarankan menemui Komisi Banding. Tapi Komisi Banding juga tidak ada di lokasi. Padahal sesuai tahapan, Sabtu (26/8) merupakan pengajuan banding.

“Saya disuruh menemui Komisi banding. Sesuai dengan tahapan, hari ini merupakan pengajuan banding. Tapi mereka tidak ada di kantor. Jadi saya banding ke mana?” sebut Witya Pusen.

Pusen menjelaskan, dia mendaftarkan diri menjadi Bakal Calon Ketua Askot PSSI Sumut dengan dengan didukung empat klub. Keempatnya adalah PS Kinantan. POR Darma Putra, Kurnia Medan City, dan Indian Football Club.

“Saat pendaftaran berkas saya diterima. Panitia juga tidak ada menyebutkan kekurangan berkas yang harus dilengkapi,” ungkap pemain PSMS tahun 90-an tersebut.

Pusen menegaskan, panitia sehatusnyabmemberikan kesempatan kepada calon untuk melengkapi kekurangan berkas. Bukan langsung memutuskan tidak lolos.

“Kalau memang berkas saya kurang, seharusnya diberi tau. Bukan langsung diputuskan gagal. Sekelas KPU saja memberikan kesempatan kepada Caleg untuk melengkapi berkas. Begitu juga dengan Askot dan Askab daerah lain. Minimal diberikan waktu untuk melengkapi kekurangan berkas. Bukan seperti Askot PSSI Medan ini,” tegasnya.

Pusen menyebutkan, dirinya ikut mendaftar Calon Ketua Askot PSSI Medan karena kepedulian terhadap sepak bola di Kota Medan. Sepak bola Kota Medan disebutkan mengalami kemunduran dalam beberapa tahun belakangan ini. (dek)

Warga Medan Polonia Keluhkan Maraknya Narkoba dan Begal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kecamatan Medan Polonia mengeluhkan maraknya peredaran narkoba di Kota Medan, khususnya di sekitar tempat tinggal mereka. Akibat maraknya peredaran narkoba, aksi-aksi kejahatan seperti pencurian hingga begal juga turut meningkat sehingga sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan warga saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, M Afri Rizki Lubis SM M.IP di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (28/8/2023) sore.

“Di daerah sini banyak sekali narkoba pak. Saking banyaknya narkoba, maling pun banyak pak, begal juga merajalela. Kami warga jadi khawatir dan was-was,” ucap warga Jalan Pipa 1-4 kepada Rizki Lubis.

Maraknya aksi-aksi kriminalitas itu, kata warga, sudah seringkali disampaikan kepada perangkat pemerintah, baik di tingkat lingkungan, kelurahan dan seterusnya. Akan tetapi, aksi kejahatan di Medan Polonia, khususnya di kawasan Kelurahan Sari Rejo seperti tak terbendung.

“Kuncinya di narkoba itu, pak. Narkoba ini lah biang keladinya. Dulu belum narkoba, aman-aman saja kampung ini. Tapi sejak narkoba marak, tak ada lagi ketenteraman dan ketertiban di kampung ini,” keluhnya.

Menanggapi keluhan warga, Anggota Komisi I DPRD Medan, Rizki Lubis, meminta aparatur pemerintah mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan hingga kecamatan untuk bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga.

“Kita akan minta agar fungsi siskamling kembali diaktifkan dan dimaksimalkan untuk mencegah peredaran narkoba, begal dan aksi kejahatan lainnya,” ujar Rizki.

Selain itu, Rizki Lubis juga meminta kepada aparatur di tingkat kewilayahan, yakni kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kolaborasi dengan pihak TNI/Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas dalam memberantas peredaran narkoba.

“Saya setuju kalau narkoba adalah kunci dari aksi kejahatan lainnya, seperti maling, begal dan lain-lain. Makanya semua harus berkolaborasi, berantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Namun begitu, lanjut Rizki, kerjasama pemerintah dan aparat hukum dalam memberantas narkoba tidaklah cukup. Sebab, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam memberantas peredaran narkoba.

Rizki pun mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat ataupun mengetahui adanya peredaran narkoba di sekitar tempat tinggal mereka. Dengan begitu, ketenteraman dan ketertiban di Kota Medan dapat terjaga dengan baik.

“Jangan tutupi meskipun orang tersebut adalah keluarga, tetangga, ataupun teman kita. Dengan membiarkan, kita justru menjerumuskan mereka. Laporkan, maka kita sedang menyelamatkan mereka dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (map)

CEKRI Sumut Gelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Literasi Digital untuk Dai dan Daiyah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yayasan Cendekia Kreatif Indonesia (CEKRI) Sumatera Utara menggelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Pelatihan Literasi Digital untuk dai dan daiyah, di Asrama Haji Medan pada Sabtu (26/8/2023) dan Minggu (27/8/2023). Ketua CEKRI Sumut Ir Khairul Rahmi MSc berharap, pelatihan ini dapat memberikan pemahaman tentang cyber law dan cyber crime kepada dai dan daiyah dalam bermedia sosial.

“Saat ini para pengurus masjid banyak yang menggunakan medsos seperti Facebook, IG, Twiter, dan sebagainya ntuk berdakwah. Maka dari itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pencerahan agar dakwah semakin baik ke depannya,” kata Khairul Rahmi di sela kegiatan.

Khairul juga berharap, dengan adanya pelatihan ini para peserta dapat menjadi unsur perubahan ( agent of change) yang dapat membawa negeri ini menjadi negeri yang baldatun, thayyibatun wa robbun ghafur. Untuk itu, Khairul menghadirkan AKBP Dr JHS Tanjung MH sebagai keynote speaker yang memaparkan materi tentang Cyber Law dan Cyber Crime dalam bermedia sosial berkaitan dengan dakwah. “Sekarang zamannya media sosial, mau tidak mau kita harus ada di zona ini juga (media sosial) seperti Facebook, YouTube, IG, Twitter dan lainnya,” sebutnya.

Dalam paparannya, AKBP Dr JHS Tanjung mengingatkan jika dalam berdakwah dengan menggunakan media sosial, dai dan daiyah harus mempedomani atau mengikuti aturan hukum cyber law dan cyber crime. “Adapun ruang lingkup cyber law meliputi beberapa hal seperti pencemaran nama baik, fitnah atau penghinaan, keamanan pribadi dan transaksi elektronik,” paparnya.

Pelatihan Manajemen Masjid dan Pelatihan Literasi Digital bagi Generasi Milenial yang berlangsung secara paralel selama dua hari ini dihadiri 100 orang peserta yang berasal dari Medan, Deliserdang dan Binjai. Untuk Pelatihan Manajemen Masjid pesertanya berasal dari para pengurus BKM, sedangkan untuk pelatihan literasi digital, pesertanya berasal dari para generasi milenial penggiat media sosial.

Sementara Sanusi Gazali Pane selaku Ketua Panitia dari CEKRI mengatakan, para pemateri pada pelatihan kali ini didatangkan langsung dari Jakarta (Yayasan Wafaa Indonesia) dan menyampaikan materi seperti Pengenalan Literasi Digital dan Media Sosial, Dakwah di Era digital, Undang-Undang ITE, Cerdas Menggunakan Smartphone dan Medsos sebagai Sarana Dakwah, Teknik Dasar Fotografi dan Teknik Dasar Script Writing, dan Video Editing Menggunakan CapCut. Sedangkan untuk Pelatihan Manajemen Masjid, para pelatih diantaranya menyampaikan materi tentang Manajemen Keuangan Masjid, Kebersihan dan Keamanan Masjid, Penyusunan Rencana Strategis, Fundraising, Pemberdayaan Ekonomi dan Badan Usaha Milik Masjid (BUMM). (adz)

Rizki Nugraha Ajak Warga Medan Manfaatkan Layanan Pengaduan Sampah di Kecamatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution, menjadikan penanganan masalah sampah sebagai salah satu program prioritas. Salah satunya, dengan mengalihkan tanggungjawab pengangkutan sampah ke pihak kecamatan.

Usai dialihkan, pihak kecamatan juga diminta untuk membuka layanan pengaduan sampah. Dengan harapan, masyarakat bisa dengan lebih mudah melapor ke pihak kecamatan apabila terdapat keterlambatan ataupun kendala dalam proses pengangkutan sampah.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Golkar, M Rizki Nugraha SE saat menggelar sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bromo/Pancasila, Rawa Cangkuk No.23, Kelurahan Tegal Sari Mandala (TSM) III, Kecamatan Medan Denai, Minggu (27/8/2023).

“Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution sangat konsen dalam menyelesaikan masalah persampahan. Salah satunya, dengan membuka layanan pengaduan sampah di tiap-tiap kecamatan,” ucap Rizki.

Untuk itu, dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Indra Utama, perwakilan Kecamatan Medan Denai Fairuddin Madjrul, dan perwakilan kecamatan TSM III Jerman Purba tersebut, Rizki meminta masyarakat untuk memanfaatkan program pelayanan pengaduan sampah di kecamatan tersebut.

“Layanan pengaduan ini harus dimanfaatkan. Bila ada sampah bapak/ibu yang tidak diangkut selama dua hari, silakan hubungi nomor layanan pengaduan sampah yang sudah disiapkan di kecamatan, khususnya di Medan Denai,” ujarnya.

Pun begitu, Rizki Nugraha yang kini duduk di Komisi III DPRD Medan, meminta masyarakat untuk tidak hanya menuntut pemerintah untuk mengangkut sampah tepat waktu. Akan tetapi, masyarakat juga harus proaktif dalam melakukan menjaga kebersihan.

“Mohon supaya sampah tidak dibuang sembarangan. Kemudian, pilah dan pilih lah sampah terlebih dahulu sebelum dibuang,” katanya.

Terkait masalah pengangkutan sampah yang terkendala minimnya armada, baik becak sampah ataupun truk pengangkutan sampah, Rizki Nugraha menegaskan bahwa DPRD Medan siap mendukung Pemko Medan dari sisi penganggarannya.

“Ini bentuk dukungan kita kepada Pemko Medan agar proses pengangkutan sampah dapat lebih maksimal,” tuturnya.

Terakhir, Rizki Nugraha juga mengaku mendukung langkah Pemko Medan yang terus bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengelola sampah menjadi bernilai ekonomis. Salah satunya, mengubah sampah menjadi energi terbarukan.

“Dan guna merealisasikan hal itu, Bapak Wali Kota Medan bersama jajarannya sampai berkunjung ke Belanda untuk belajar bagaimana cara Belanda dalam mengelola sampah menjadi sumber energi terbarukan. Mari kita dukung semua upaya pemerintah dalam mengelola sampah, mulai lah dari bersikap disiplin dengan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya. (map)

PLN Gandeng 2 Perusahaan Listrik Malaysia Kembangkan Sistem Interkoneksi Antar Negara

MoU pengembangan interkoneksi kelistrikan Kalimantan - Sabah antara Perusahaan Listrik Negara (PLN), ASEAN Centre for Energy (ACE), dan Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB). Kiri ke kanan: Nuki Agya Utama (Executive Director of ACE), Darmawan Prasodjo (Direktur Utama PLN, Indonesia), dan Mohd. Yaakob Jaafar (Chief Executive Officer of SESB, Malaysia).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) dan dua perusahaan listrik asal Malaysia, Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengembangkan sistem interkoneksi antar negara. Kolaborasi tiga perusahaan listrik dan organisasi ASEAN ini direalisasikan dengan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) pada salah satu rangkaian acara ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 dan ASEAN Energy Business Forum_ (AEBF) di Bali, Jumat,(25/8/2023).

Penandatanganan MoU yang turut disaksikan oleh para menteri energi negara-negara ASEAN ini bertujuan untuk menjaga ketahanan energi kawasan Asia Tenggara lewat sistem interkoneksi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan salah satu kesepakatan pertemuan menteri energi se-ASEAN ini mengusung ketahanan energi sebagai landasan penting. Untuk bisa mendukung ketahanan energi terutama di kawasan Asia Tenggara, para menteri sepakat untuk mengembangkan sistem interkoneksi energi.

“Deklarasi ini berfokus kepada interkonektivitas energi yang merupakan prioritas keekonomian Indonesia pada Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. Deklarasi ini bertujuan mengejar target kawasan ASEAN untuk interkoneksi antar negara melalui ASEAN Power Grid (APG),” ujar Arifin.

Langkah agresif Indonesia dalam mendukung APG ini, PLN mengambil peran penting dalam melanjutkan kerja sama dengan perusahaan listrik asal Malaysia Sabah Electricity Sdn Bhd untuk pengembangan interkoneksi listrik antara dan Kalimantan-Sabah dan Tenaga Nasional Berhad dalam pengembangan jalur interkoneksi listrik Sumatera-Semenanjung Malaysia

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan perseroan mendukung penuh adanya interkoneksi antar negara ini. Kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sudah lama terjalin dan akan semakin diperkuat lewat kajian bersama untuk pengembangan lebih lanjut.

“Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi. Terlebih lagi, Asia Tenggara adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan sejalan dengan langkah mendukung interkoneksi antar negara se-ASEAN, PLN dan pemerintah Indonesia juga fokus melakukan pengembangan sistem interkoneksi antar wilayah di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tugas untuk mengalirkan listrik bagi seluruh masyarakat yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau.

“Kami saat ini sedang membuat terobosan dalam membuat green super grid, di mana jaringan interkoneksi antar pulau menjadi prioritas kami. Sehingga langkah ini juga sejalan dengan semangat ASEAN Power Grid (APG) sebagai bagian menjaga ketahanan energi di kawasan ASEAN,” tegas Darmawan.

President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato’ Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Lewat kerja sama ini mampu memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral kedua negara. Di satu sisi, kerja sama ini juga mampu mempercepat pengembangan energi bersih di kedua negara.

“Hal ini juga merupakan tonggak penting dalam upaya TNB untuk memperdalam inisiatif kolaborasi ramah lingkungan, memperkuat keandalan dan ketahanan jaringan listrik ASEAN yang saling terhubung, serta mendorong integrasi energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara,” terang Baharin.

Baharin menambahkan kerja sama ini menjadi pondasi untuk pemanfaatan sumber daya energi terbarukan yang melimpah, mendorong pendistribusian kapasitas listrik yang berlebih, memicu pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan ketahanan energi di seluruh negara ASEAN.

Sementara itu Chief Executive Officer of Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) Mohd. Yaakob Jaafar juga sepakat atas terobosan pembangunan jaringan listrik ASEAN. Menurutnya, hal ini sejalan dengan cita-cita ASEAN dalam mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan.

“Kerja sama ini mempunyai manfaat besar bagi ketahanan dan keberlanjutan energi. Khususnya untuk hubungan antara Sabah dan Kalimantan yang mampu memberikan pembagian sumber daya dan mendorong pertumbuhan energi berkelanjutan, pembangunan ekonomi dan meningkatkan ketahanan energi,” tegas Yaakob. (rel/ila)

PLTU Suralaya dan 5 Pembangkit PLN Grup Raih 7 Penghargaan Tingkat ASEAN

PLTU Suralaya Raih 2 Penghargaan ASEAN Energy Award 2023 Kategori Combine Cycle Thermal (CCT) Utilisation for Power Generation dan Implementasi Biomassa pada Jumat (25/08) di Bali yang dipimpin langsung oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Pengakuan internasional tersebut merupakan bukti bahwa PLTU Suralaya adalah salah satu pembangkit listrik terbaik di Asia Tenggara dengan pengelolaan operasional dan pengendalian emisi yang excellent. (Kiri ke kanan: General Manager PLN Indonesia Power Suralaya PGU (Power Generation Unit) Irwan Edi Syahputra Lubis, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya dan 5 pembangkit PT PLN (Persero) Grup lainnya mendapatkan 7 penghargaan internasional atas tata kelola operasional pembangkit yang baik, mampu mengurangi emisi dan menjadi pendorong perekonomian.

Adapun 7 penghargaan tersebut diberikan kepada PLTU Suralaya, PLTU Lontar, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Paiton, PLTU Jeranjang dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Gunung Wugul. Pengakuan internasional ini diserahkan langsung oleh perwakilan Komite ASEAN yang terdiri dari gabungan Menteri Energi negara-negara di Asia Tenggara saat Gala Dinner ASEAN Ministers Energy on Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, Jumat (25/8/2023).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan penghargaan ini menjadi bukti bahwa PLN dalam menjalankan operasional pembangkit sangat patuh terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). PLN sebagai perusahaan global selalu memastikan operasional pembangkit yang efisien, andal dan ramah lingkungan.

“Kita semua di sini menghadiri acara ASEAN Energy Forum yang dipimpin langsung oleh Pak Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Apresiasi dari ASEAN menjadi bukti pengakuan internasional atas pengelolaan pembangkit kita di mana kualitas dari operasional pembangkit excellent dan tak lepas dari prinsip keberlanjutan. Apresiasi ini adalah cambuk bagi kita semuanya bahwa kerja keras kita, dedikasi kita, pengorbanan kita di acknowledge atau diakui hingga di tingkat ASEAN,” kata Darmawan.

Darmawan menjelaskan dalam pengelolaan pembangkit, PLN menerapkan sistem yang berbasis digital. Monitoring sistem pembangkit membuat operasional semakin efektif dan efisien karena seluruhnya dapat dipantau langsung secara real time.

“Kami juga memastikan bahwa penggunaan teknologi terbaru di pembangkit dilakukan, sehingga emisi yang dihasilkan dari operasional pembangkit bisa diminimalisir,” ujar Darmawan.

Inovasi teknologi juga terus dilakukan perusahaan dengan membuat terobosan pengelolaan waste management yang mumpuni. PLN juga memanfaatkan sumber daya sekitar dan keterlibatan masyarakat sehingga kinerja operasional bisa memberikan multiplier effect menggerakan ekonomi kerakyatan.

Secara total PLN Grup meraih 8 penghargaan dalam ASEAN Energy Award 2023 dengan rincian sebagai berikut:

PLTU Suralaya (PLN Indonesia Power) meraih dua penghargaan dalam kategori Combine Cycle Thermal (CCT) Utilisation for Power Generation dan Implementasi Biomassa.

Selanjutnya, PLTU Lontar (PLN Indonesia Power), PLTU Pelabuhan Ratu (PLN Indonesia Power), PLTU Paiton (PLN Nusantara Power), dan PLTU Jeranjang (PLN Indonesia Power) mendapatkan predikat winner dalam kategori pengelolaan PLTU yang ramah lingkungan serta satu penghargaan diberikan kepada Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Gunung Wugul (PLN Indonesia Power) karena teknologi digital yang dikembangkan mampu menekan emisi gas rumah kaca (GHG Emissions).

Selain untuk pembangkit, subholding PLN Indonesia Power juga meraih penghargaan atas langkahnya dalam waste solution approach melalui program Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang berhasil mengurangi emisi di Kaota Cilegon. (ila)