27 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 1203

Pemain Asal Korea dan Brasil Merapat ke PSMS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Belum dapat pemain yang dinilai sesuai, PSMS Medan dalam waktu dekat akan mendatangkan tiga pemain asing sekaligus. Satu akan menjalani percobaan atau trial dan cek medis, sementara satu lainnya, pemain asal Korea Selatan akan memperkuat PSMS Medan mengarungi musim kompetisi Liga 2 musim 2023-2024.

Informasi itu disampaikan Direktur Teknik PSMS Medan, H Andry Mahyar Matondang, saat dikonfirmasi Jumat (25/8). Menurutnya, dari tiga pemain asing yang akan tiba di Medan, pemain Korea yang didatangkan sudah dipastikan akan memperkuat PSMS Medan

“Ada tiga pemain asing yang akan datang, asal Brasil posisi striker dan Uzbekistan, ada yang dari Korea Selatan yang memperkuat klub K League 1 Korea Selatan,” ujarnya.

Untuk pemain Korea, Andry Mahyar menyebut direkrut PSMS Medan dari klubnya di K League 1. “Jadi kita rekrut saat dia masih membela klubnya di Korea. Bukan setelah jadi mantan pemain di klub itu,” ucapnya.

Andry Mahyar mengatakan, dijadwalkan, para pemain asing itu akan tiba di Medan sekitar tiga hari ke depan. Tidak mau berkomentar terlalu jauh, menurut Andry Mahyar, pemain asing yang akan datang berposisi sebagai striker dan gelandang.

“Kalau posisi yang dari Brasil striker, sedangkan yang dari Korea Selatan gelandang. Kalau namanya, nanti saja kita beritahu setelah mereka sampai di Medan,” ujar pria yang baru saja menunaikan ibadah haji ke Mekkah, Arab Saudi itu.

PSMS Medan tidak punya banyak waktu untuk merekrut pemain asing lantaran Liga 2 akan bergulir sekitar 15 hari ke depan (kick-off 10 September 2023). Untuk itu menurutnya, pemain Korea yang didatangkan diyakini sesuai dengan yang diinginkan tim pelatih Ridwan Saragih cs. Apa lagi, pemain Korea didatangkan setelah adanya kesepakatan antara pelatih dan manajemen PSMS Medan.

“Yang pemain Korea itu sudah kita daftarkan di PT LIB sebagai pemain asing PSMS, begitu juga yang Brasil, kita daftarkan juga dan akan melakukan tes medis. Sementara yang asal Uzbekistan itu trial,” ungkapnya.

Andry Mahyar juga membeberkan alasan PSMS Medan tidak jadi merekrut tiga pemain asing yang didatangkan sebelumnya. Menurutnya, dari tiga yang datang, dua di antaranya dinilai tak lolos pada saat uji medis.

Seperti diketahui, penyerang asal Portugal, Carlos Lomba dan asal Brasil, Mateus Toto sebelumnya berada di Medan untuk melakoni percobaan (trial) sebagai syarat masuk ke PSMS Medan. Namun, belum pernah diturunkan di laga ujicoba PSMS termasuk kompetisi pra musim turnamen Gubsu Edy Rahmayadi Cup 2023 lalu, keduanya sudah tak terlihat lagi di PSMS.

Hanya pemain asal Jepang, Hiroya Konno yang sempat turun membela PSMS Medan di dua laga turnamen Gubsu 2023. Tapi, dia juga akhirnya batal direkrut.

“Sedangkan Hiroya Konno (asal Jepang) kalau soal performa tak masalah, tapi posisinya tidak sesuai dengan yang dicari pelatih. Dari agen bilang dia penyerang nomor 10, sementara kenyataannya dia lebih di posisi sayap, posisi yang bukan kebutuhan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS, Ridwan Saragih mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari Direktur Utama (Dirut) PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana untuk pemain asing. “Nanti saja informasinya setelah Dirut kembali dari Jakarta, kita akan sampaikan,” ucapnya singkat. (dek)

P-APBD Sibolga 2023 Defisit Rp 71 miliar

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Sibolga tahun anggaran 2023 mengalami defisit sebesar Rp71 miliar lebih. Ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Sibolga, Jumat (25/8/2023).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik didampingi Wakil Ketua, Jamil Zeb Tumori, dihadiri Wakil Wali Kota, Pantas Maruba Lumbantobing, pimpinan OPD, dan Forkopimda tersebut, agendanya penyampaian pendapat akhir fraksi DPRD terhadap Ranperda P-APBD Sibolga 2023.

Empat fraksi DPRD Sibolga, yakni, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi Perindo, dan Fraksi Gabungan Bintang Keadilan (GBK) lewat perwakilannya menyatakan menerima Ranperda P-APBD Sibolga 2023.

Ketua DPRD, Akhmad Syukri Nazry Penarik mengetok palu setelah semua anggota DPRD Sibolga yang hadir menyatakan setuju terhadap Perda tersebut.

“Total pendapatan daerah Kota Sibolga tahun anggaran 2023 sebesar Rp747 miliar lebih, terdiri dari; PAD Rp226 miliar lebih, pendapatan transfer Rp 512 miliar lebih, dan pendapatan lain-lain yang sah Rp8,9 miliar lebih,” kata Sekretaris DPRD Sibolga, Budi Mulia Darma Sibuea membacakan naskah Ranperda PAPBD Sibolga 2023.

Dijelaskan, belanja daerah totalnya Rp818 miliar lebih, di antaranya, belanja operasi Rp709 miliar lebih, belanja modal Rp105 miliar lebih, belanja tak terduga Rp3,2 miliar lebih, dan belanja transfer Rp72 juta. Defisit sebesar Rp71 miliar lebih.

Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing mengatakan, disetujuinya Ranperda P-APBD Kota Sibolga tahun anggaran 2023 merupakan pertanda adanya semangat menyelesaikan semua tahapan program pembangunan.

“Ini juga menunjukkan semangat kita bersama dalam mengupayakan program yang belum terakomodir.
Kita minta OPD terkait segera melaksanakan evaluasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Utara,” kata Pantas Maruba Lumbantobing.

Pada kesempatan itu, Pantas Maruba Lumbantobing mengungkap, terkait rencana kenaikan gaji ASN, sudah dirancangkan anggaran Rp15 miliar pada 2024. Pihaknya telah menyusun sesuai dengan petunjuk Presiden Republik Indonesia.

Untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024, pihaknya mengimbau semua pihak yang terkait, KPU, Bawaslu beserta jajarannya, begitu juga pemerintah kecamatan, agar mempersiapkan segala administrasi dan regulasi dan kandungan yang termasuk didalamnya.

“Kita berharap partisipasi politik masyarakat Kota Sibolga dapat meningkat secara signifikan dari Pemilu sebelumnya,” Pantas menambahkan. (mag-5/hab)

Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK Pencawan, Eks Kepsek dan Bendahara Segera Disidang

BERKAS: PN Medan menerima berkas dua terdakwa dugaan korupsi dana BOS SMK Pencawan, Jumat (25/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berkas dua terdakwa dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) senilai Rp1,8 miliar dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (25/8/2023). Kedua terdakwa, Restu Pencawan selaku mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Pencawan Medan dan Ismail Tarigan, selaku mantan Bendahara dana BOS, segera disidangkan.

Kasi Pidsus Kejari Medan, M Ali Rizza membenarkan baru saja melimpahkan perkara korupsi atas nama Restu Pencawan dan Ismail Tarigan.

“Iya. Berkas perkaranya baru tadi dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Medan. Kita tunggulah pemberitahuan selanjutnya kapan perkaranya mulai disidangkan,” katanya.

Terpisah, Simon Sembiring selaku Humas III juga Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Medan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan berkas perkara kedua terdakwa.

“Belum tahu kapan sidangnya. Ini juga masih mau kita beri nomor berkas perkaranya. Nanti kami kabari lagi,” katanya.

Diketahui, kedua terdakwa diduga kuat tidak mampu mempertanggung jawabkan penggunaan dana BOS pada SMK Pencawan Medan, TA 2018 dan 2019. SMK swasta tersebut, mendapatkan dana BOS tahun 2018 sebesar Rp1.139.880.000 dan di 2019 sebesar Rp749.760.000.

Dalam penyaluran dan pengeluaran dana BOS itu melalui rekening Bank BRI atas nama SMK Swasta Pencawan yang tidak diyakini kebenaran penggunaan dananya di TA 2018 dan triwulan I dan II TA 2019. Hasil audit Inspektorat akibat perbuatan kedua tersangka, keuangan negara dirugikan sebesar Rp1.889.640.000.

Baik Restu maupun Ismail Tarigan masing-masing disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (I) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. (man/ram)

Gugatan Prihatinah Eks Staff Ahli Bupati Sergai Ditolak PTUN Medan

Kabag Hukum Kabupaten Sergai Abdul Hakim SoriMuda Harahap, SH. ( fad)

SERGAI, SUMUTPOS.CO- Gugatan Prihatinah, mantan Staf Ahli Bupati Serdangbedagai bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan ditolak PTUN Medan, terkait Pemberhentian Jabatan.

Penolakan tersebut, tertuang dalam putusan perkara dengan nomor perkara 59/G/2023/PTUN.MDN, yang ditetapkan, Kamis (24/8/2023) oleh PTUN Medan.

Dikutip dari laman resmi PTUN Medan, “Amar Putusan Mengadili, Dalam Eksepsi, Menyatakan Eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi tidak diterima, Menolak Gugatan Penggugat dan Menghukum Penggugat untuk membayar Biaya Perkara sejumlah Rp627.000,- (Enam Ratus Dua Puluh Tujuh Ribu Rupiah)

Bupati Sergai Darma Wijaya selaku tergugat ketika dikonfirmasi awak media melalui Kabag Hukum Kabupaten Sergai Abdul Hakim Sorimuda Harahap, SH membenarkan mengenai ditolaknya gugatan Prihatinah oleh PTUN Medan dan dengan ditolaknya berarti gugatannya gugur.

“Keputusan PTUN Medan tersebut setelah menjalani masa persidangan sebanyak 12 kali dengan memeriksa sejumlah saksi hingga pada masa penolakan gugatan Prihatinah selalu penggugat oleh PTUN Medan,” jelasnya

Putusan penolakan yang dilakukan oleh PTUN Medan sudah benar dan kita secara mekanismenya untuk memberikan materi yang sebenarnya sehingga hasil keputusan untuk menolak gugatan Prihatinah selaku penggugat dan Bupati Sergai H Darma Wijaya memenangkan akan gugatan tersebut.

“Prihatinah dalam hal gugatannya di PTUN Medan terhadap Bupati Sergai telah sah di Tolak dan kalau mau melakukan banding itu haknya dan kita siap dalam hal itu, jadi kita tunggu lah tujuh hari kedepan.Kalau Dia banding tentu PTUN Medan akan menyurati dan mengkabari kita,”tutupnya. (fad/ram)

Aspelindo Tergerak Ikut Berperan Aktif Membantu Pemerintah Berantas Pemalsuan Pelumas

TALKSHOW: Aspelindo mengadakan talkshow di Jakarta, Kamis (24/8/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Pelumas Indonesia (ASPELINDO) merupakan asosiasi produsen pelumas dalam negeri dan kumpulan perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran pelumas yang berdiri sejak tahun 1997. Visi berdirinya ASPELINDO adalah menjadi Asosiasi Produsen Pelumas yang dapat secara optimal melindungi kepentingan Industri dan konsumen pelumas Nasional.

Sejalan dengan visi utama tersebut, maka Aspelindo menggelar talkshow interaktif dengan tema ‘Upaya Bersama Memerangi Pelumas Palsu’. Kegiatan yang diselenggarakan pada 24 Agustus 2023 di Hotel Manhattan, Jakarta ini turut menghadirkan pembicara yang berasal dari Ditjen PKTN Kemendag RI Binsar Panjaitan, Bareskrim Polri Kasubdit 1 Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono, S.H, M.Si , Ketua Umum Masyarakat Pelumas Indonesia (MASPI) Dr. Ing. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ketua Umum Persatuan Bengkel Otomotif UMKM Indonesia (PBOIN) Hermas Efendi Prabowo dan Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP).

“Sejak awal pendirian, kami memiliki harapan agar ASPELINDO dapat menjadi jembatan antara produsen pelumas dalam negeri dengan pemerintah untuk mendorong pengembangan industri pelumas yang sejalan dengan peraturan dan standardisasi yang ditetapkan.

Salah satu upaya Aspelindo diantaranya pada saat mendorong SNI Wajib Pelumas yang telah berlaku sejak tahun 2019 lalu, sehingga konsumen Indonesia dapat memperoleh produk -produk yang sudah terstandardisasi secara kualitas” ujar Sigit Pranowo – Ketua Umum ASPELINDO Periode 2023 – 2026.

ASPELINDO juga hadir dan ikut mengambil peran untuk membantu pemerintah dalam menghadapi isu-isu yang selama ini menjadi tantangan, seperti pemalsuan dan penjiplakan pelumas yang dapat merugikan kepentingan serta keselamatan konsumen. Hal ini dikarenakan semakin maraknya pemalsuan pelumas kendaraan yang menawarkan harga lebih murah dan kemasan yang menyerupai produk aslinya sehingga masyarakat kesulitan dalam membedakan.

Seperti yang diketahui, pelumas sangat berperan penting untuk mengurangi gesekan antar komponen di ruang mesin dan melindungi keausan mesin kendaraan. Jika pelumas palsu terus digunakan, efek jangka panjang penggunaan pelumas palsu dapat menimbulkan kerusakan pada komponen mesin kendaraan. Pemalsuan merupakan bentuk pelanggaran yang terbilang sudah meluas di masyarakat dan cukup meresahkan. Aspelindo ikut ambil peran dalam memberikan edukasi dan jaminan terhadap masyarakat supaya menggunakan produk asli.

“Tindakan pemalsuan ini memang marak dan harus segera diberantas untuk kepentingan keselamatan konsumen. Selain konsumen yang dirugikan, kami selaku pemilik merek dagang juga merasa dirugikan,” Sigit Pranowo menambahkan.

Tidak hanya melakukan pemalsuan, tetapi pelaku juga mampu melakukan penjiplakan atau plagiat. Pelaku tindak penjiplakan ini meniru banyak persamaan pokok dari merek terlaris di pasaran. Pelaku dengan mudah membuat detail produk menggunakan produk dan logo yang mirip produk asli. Bentuk kemasan juga dibuat sedemikian rupa menyerupai bentuk aslinya, sehingga menimbulkan kebingungan pada konsumen.

Tindakan pemalsuan ini mengakibatkan pelanggaran atas kepercayaan masyarakat terhadap pelumas asli yang sering digunakan. Dari pemalsuan dan plagiat yang memilki banyak persamaan pokok ini dapat dijerat dengan Pasal 100 ayat (1) dan/atau ayat (2) serta Pasal 102 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

“ASPELINDO optimis bahwa kolaborasi dan koordinasi antara pelaku industri pelumas, pemerintah dan konsumen dapat mendorong perkembangan industri pelumas yang lebih baik ke depannya,” tutup Sigit Pranowo. (rel/ram)

Pemimpin Perusahaan Listrik Asia Tenggara Bahas Pengembangan ASEAN Power Grid

Perusahaan-perusahaan listrik di Asia Tenggara siap berkolaborasi mewujudkan interkoneksi ASEAN Power Grid. Kiri ke kanan: Prasertsak Cherngchawano (Deputy Governor-Strategy of EGAT, Thailand), Dato' Indera Ir. Baharin (President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad, Malaysia), Darmawan Prasodjo (Direktur Utama PLN, Indonesia), Chanthaboun Soukaloune (Managing Director of Electricite du Laos, Laos), Beni Suryadi (Manager of Power Fossil Fuel Storage and Alternative Fuel ASEAN Center for Energy).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) dengan tiga perusahaan listrik asal Malaysia, Laos dan Thailand membahas peluang adanya sistem interkoneksi listrik antar negara-negara Asia Tenggara pada ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, Kamis, (24/8). Penjajakan awal ini dilakukan untuk mendukung semangat dalam menjaga ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya di AMEM ke-41 menjelaskan di tengah pencapaian target transisi energi dan pengurangan emisi global, negara-negara ASEAN sepakat bahwa ketahanan energi di atas segalanya.

” Tagline energi ASEAN memuat tiga pilar energi: keberlanjutan, keamanan, dan interkonektivitas. Pilar-pilar ini mewakili tantangan utama kami dalam mempercepat konektivitas energi untuk mencapai pertumbuhan ASEAN yang berkelanjutan,” ujar Arifin.

Arifin juga menjelaskan fokus pembahasan dalam pertemuan menteri energi se-ASEAN kali ini adalah membuat sistem interkoneksi kelistrikan. Sebab, sistem interkoneksi ini bisa menjadi backbone jika suplai listrik di sebuah wilayah berlebih, maka bisa dialirkan sesuai dengan kebutuhan kawasan.

“Untuk mewujudkan hal ini, kami akan meningkatkan interkonektivitas melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG) untuk energi ASEAN yang berkelanjutan,” tambah Arifin.

Empat perusahaan listrik dalam pertemuan AMEM kali ini adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN), Tenaga Nasional Berhad, perusahaan listrik asal Malaysia, Electricite du Laos, perusahaan listrik asal Laos dan perusahaan listrik asal Thailand, Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT). Keempatnya duduk bersama untuk membahas peluang pengembangan sistem interkoneksi listrik antar negara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam sesi diskusi panel menjelaskan sistem interkoneksi di ASEAN ini dapat membawa manfaat yang besar antar negara-negara di Asia Tenggara.

“Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi,” ujar Darmawan.

Interkoneksi ASEAN bukanlah hal yang baru bagi PLN. Sebelumnya Indonesia dan Malaysia sudah membuat langkah agresif dengan menghubungkan sistem Kalimantan dengan Sarawak. Selanjutnya PLN juga akan melanjutkan kolaborasi dengan Tenaga Nasional Berhad untuk interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia dan kolaborasi dengan Sabah Electricity Sdn. Bhd untuk interkoneksi Kalimantan-Sabah.

Meski bukan hal yang asing, namun untuk mewujudkan sistem interkoneksi antar negara ini bukanlah perkara mudah, ada tantangan dari sisi kebijakan, teknis maupun komersil. Namun tantangan tersebut bukanlah hal yang mustahil apabila semua pihak mempunyai semangat yang sama.

“Pertanyaannya adalah bagaimana kita akan mewujudkan rencana ini. Kita membutuhkan suatu semangat kolaborasi, persatuan, dan kesejahteraan bersama,” terang Darmawan.

Darmawan menambahkan semangat untuk duduk bersama mewujudkan ketahanan energi di kawasan ASEAN merupakan langkah yang baik. Apalagi, ASEAN merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia yang cukup kuat.

“Pertemuan ini juga akan menguatkan hubungan antar negara ASEAN yang dahulu terfragmentasi menjadi satu kesatuan yang solid. Saya yakin dengan semangat kolaborasi ini, kita bisa menghadapi segala tantangan yang ada bersama-sama, hanya ada satu arah, yaitu maju,” ujarnya.

Sementara itu President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato’ Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, rencana interkoneksi sistem listrik ini merupakan peluang investasi ke depan. Meski membutuhkan alokasi anggaran yang tak sedikit, namun dengan kolaborasi yang kuat maka bisa menjadi peluang yang menguntungkan bagi seluruh negara.

“Iklim investasi yang menarik, dan juga daya tarik secara pengembalian modal menjadi tantangan tersendiri. Meski memang model interkoneksi ini sukses diterapkan di Eropa. Peluang kolaborasi ini akan bisa ditingkatkan,” terang Baharin.

Managing Director of Electricite du Laos, Chanthaboun Soukaloune menyambut baik wacana membangun interkoneksi antar negara ASEAN. Ia menjelaskan selama ini skema interkoneksi sudah bisa dijalankan oleh Laos. Proyek interkoneksi listrik Laos Thailand Malaysia Singapura (LTMS) menjadi salah satu contoh terjalinnya interkoneksi sistem kelistrikan.

“LTMS merupakan salah satu proyek kebanggan kami dan merupakan wujud terlaksananya interkoneksi listrik. Kami mengapresiasi kerja sama bilateral antar negara ini khususnya antara Laos dan Thailand yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun ini. Kerja sama ini juga semakin memperat hubungan bilateral antar negara,” ujar Chanthaboun. (rel/ila)

Banyak Bacaleg dari Luar Sumut, Pengamat Politik: Berpeluang Menang, Tapi Tidak Kenal Rakyatnya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Politik pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 menurunkan line Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) berasal dari luar Sumatera Utara. Hal ini, menjadi warna tersendiri dalam merebutkan kursi di DPR RI untuk periode 2024-2029.

Pengamat Politik asal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor Siregar menilai meski tidak ada larangan, secara verbatim dalam regulasi Indonesia. Bagi siapa saja yang memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari partai mana saja dan di dapil mana saja dia mau.

“Namun, secara moral dan nilai demokrasi tidak berarti orang bisa sebebas itu. Mengapa?. Pertama, pemilu itu adalah sarana penting dan satu-satunya untuk menentukan secara demokratis siapa yang layak,” ucap Shohibul saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (25/8/2023).

Ia mengatakan jika bisa menjadi orang terbaik, untuk menjadi wakil yang didudukkan di lembaga legislatif dengan 3 tugas pokok, proses dan mekanisme pembuatan legislasi, perumusan anggaran dan pengawasan.

“Kedua, dengan praktik ini partai-partai dan para caleg itu dengan tega telah mereduksi nilai demokrasi menjadi sebatas kalkulasi kuantitatif belaka. Partai mengalihkan perhatian agar tak usah memikirkan kualitas caleg. Karena itu partai dan caleg itu wajib diajarkan kembali makna substantif wakil dan perwakilan dalam demokrasi Indonesia,” jelas Dosen FISIP UMSU itu.

Ia mengungkapkan ada syarat kebathinan kewakilan, dalam arti seseorang yang terorbit menjadi wakil itu adalah cerminan dan gambaran utuh dari rakyat yang diwakilinya. Ia adalah, kurang lebih, intelektual publik yang secara organik tak dapat terpisahkan dari rakyat yang diwakilinya.

“Ketiga, dengan fenomena ini juga menjadi terjelaskan secara terang-benderang bahwa partai dan caleg itu memiliki asumsi berpeluang menang meski tak mengenal rakyat di dapilnya dan begitu juga sebaliknya. Pada titik ini civil society sangat penting bertanya, metode apa yang akan digunakan untuk memenangkan perebutan kursi yang amat terbatas itu? Mungkin metode paling buruk politik uang,” katanya.

Keempat, Ia menjelaskan hal ini adalah malapetaka besar yang akarnya ada pada buruknya legal framework demokrasi dan politik Indonesia.

“Kelima, secara lebih berterus terang partai memperagakan oligarki politik kepartaian yang membayakan demokrasi dan menjemput kepastian penelantaran urusan rakyat dalam bernegara,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa oligarki kepartaian adalah budaya politik anti demokrasi bermantel formal demokrasi. Sehingga masyarakat diimbau untuk mencari sosok yang layak menjadi wakilnya di DPR RI kedepankan.

“Apa yang harus dilakukan? Rakyat harus dibekali untuk tak tergoda memilih orang asing di dapilnya karena kelak tak akan peduli nasib mereka. Seberapa pun uang yang ditebar, terima saja lah jika memang terpaksa. Namun jangan terikat apalagi merasa terpaksa untuk memilihnya,” tandasnya.(gus/ram)

Medan Kota Kawinkan Emas Basket Porkot 2023

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XIII/2023 cabang olahraga basket berakhir Jumat (25/8) di GOR Basket Pradipa, Medan Labuhan. Kecamatan Medan Kota sukses mengawinkan medali emas putra dan putri.

Emas kategori putra diraih Medan Kota usai menundukkan Medan Labuhan 71-63 pada laga final. Hasil itu membuat Labuhan harus puas meraih perak. Perunggu diraih Medan Denai.

Sementara Emas kategori putri didapat Medan Kota setelah mengalahkan Medan Timur 46-41 di final. Perunggu diraih Medan Labuhan.

Medan Kota pun keluar sebagai juara umum dengan koleksi dua emas. Posisi kedua diraih Labuhan 1 perak dan 1 perunggu. Tempat ketiga diisi Medan Timur dengan 1 perak.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan, Drs Eddy H Sibarani memberi apresiasi tinggi karena antusiasme peserta basket Porkot yang mencapai 300 atlet. Itu membuat dia yakin prestasi basket di Medan juga bakal terdongkrak.

“Dari 24 cabor di Porkot Medan 2023 ini, peserta terbanyak itu memang basket. Kami melihat, event basket Medan juga sudah bagus dengan banyak kompetisi. Kami berharap dengan banyaknya peserta dan event prestasi juga ikut terdongkrak,” ucap Eddy H Sibarani

Eddy pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengkot Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Medan, karena pembinaan berada di jalur yang tepat.

“Tetap semangat melakukan pembinaan. Kepada atlet juga, tetap berlatih harus serius. Ada banyak kompetisi dan itu menguntungkan atlet untuk menjadi atlet terbaik,” sambung Eddy.

Sementara Ketua Perbasi Medan, Pelangi Widjaja, melalui Wakil Ketua I Dr Huliman mengatakan, pelaksanaan Porkot Medan mendapat sambutan positif dengan jumlah peserta hampir 300 atlet. Ada 13 tim untuk putra dan 10 tim putri yang bertanding.

“Ini jadi salah satu indikator, bahwa basket merupakan cabor favorit. Tantangannya ke depan tentu dibutuhkan komitmen dan konsistensi untuk perkembangan basket. Kami Perbasi dan KONI percaya memiliki tujuan yang sama untuk itu sebagai wujud Medan kota atlet,” katanya. (dek)

Marelan Terbaik di Kodrat, Bobby Sindir Camat dan KONI Belawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kontingen Medan Marelan jadi yang terbaik pada pertandingan cabang olahraga tarung derajat Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XIII Tahun 2023 yang berlangsung di Kawah Derajat Sumut, Jalan Marelan I Medan Marelan, 23-25 Agustus 2023).

Marelan mengumpulkan 5 medali emas dan 4 perak. Posisi kedua ditempati Medan Johor dengan 2 emas dan 1 perunggu. Pososo ketiga ditempati Tembung dengan 1 emas,,4 perak dan 1 perunggu.

Pengalungan medali turut dihadiri Ketua Pengprov Kodrat Sumut, Ketua Pengkot Kodrat Medan, serta mewakili pihak Yayasan Pendidikan Islam Al Fatih Medan Marelan.

Ketua Pengkot Kodrat Medan Bobby Zulkarnain mengatakan, event Porkot ini adalah wadah kompetisi bagi atlet-atlet muda. “Mereka ini sebagai pelapis seniornya, yang diharap bisa meraih prestasi di masa depan,” kata Bobby.

Terbukti, banyak petarung muda potensial yang terpantau dari kejuaraan ini, yang diyakini bisa lebih berkembang jika dibina lebih lanjut dan diberi wadah kompetisi atau kejuaraan.

Di lain hal, Bobby juga mengapresiiasi Camat Medan Marelan Ansari Hasibuan yang memberi perhatian besar kepada kontingen olahraganya termasuk atlet–atlet cabor tarung derajat sehingga bisa memberikan prestasi membannggakan.

“Semoga perhatian seperti ini terus berlanjut untuk event lainnya nanti. Dan camat-camat lain juga bisa melakukaan hal yang sama,” kata Bobby.

Sebab, Bobby melihat masih ada camat yang kurang perhatiaan terhadap atletnya, sehingga kesannya kurang selaras dengan semangat Wali Kota Bobby Nasution yang ingin menjadikan Medan Kota Atlet.

Dia menunjuk Camat serta KONI Medan Belawan yang dinilai kurang perhatian terhadap atletnya bertanding di tarung derajat. Diungkapkan, atlet Medan Belawan ada yang tidak mendapatkan kostum serta biaya makan.

Sebaliknya, ada yang bukan atlet yang mendapat seragam. “Ini kami sayangkan, karena sebenarnya potensi atlet Medan Belawan cukup besar, terbukti di kejuaraan ini mereka bisa meraih satu medali emas,” ketusnya. (dek)

Sunggal Kuasai Karate Porkot Medan 2023

MEDALI: Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani bersama peraih medali cabang karate Porkot Medan 2023. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Medan Sunggal tampil sebagai juara umum pada cabang olahraga (cabor) karate Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XIII Tahun 2023 yang berakhir di Gelanggang Olahraga Medan, Jumat (25/8/2023) siang.

Kontingen Medan Sunggal menyabet gelar juara umum dengan raihan 4 medali emas, 1 perunggu. Peringkat kedua direbut Medan Amplas yang hanya berjarak 1 emas dengan Sunggal. Medan Amplas meraih 3 medali emas, 4 perunggu.

Sementara di peringkat ketiga direbut Medan Baru dengan torehan 1 medali emas, 3 perak, 3 perunggu disusul peringkat empat Medan Denai dengan 1 emas, 2 perak, 2 perunggu serta peringkat lima diraih Medan Belawan dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Kejuaraan ini resmi ditutup Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani yang dalam keterangannya mengucapkan terima kasih kepada pengurus FORKI Medan yang sukses menggelar Porkot Medan XIII.

“FORKI Medan sangat kita beri apresiasi, walau Porkot kali ini mempertandingkan kategori junior atau biasa kita sebut atlet lapis kedua, namun itu sudah tepat karena lapis pertama kita kan sedang fokus pada persiapan PON,” kata Eddy Sibarani.

Menurut Eddy Sibarani lagi, pada prinsipnya kejuaraan Porkot Medan cabor karate sedang cukup sukses meskipun jumlah pesertanya tidak membludak.

“Soal jumlah pesertanya, mungkin juga karena FORKI Medan baru saja menggelar event sehingga jumlahnya segini. Tapi Pada prinsipnya ini sudah bagus dan yang terlahir dari sini adalah atlet jangka panjang menuju ‘Medan Kota Atlet’,” tegasnya lagi lagi.

Eddy Sibarani juga salut dengan pembinaan prestasi yang terus dilakukan FORKI Medan.

“Apa yang kita harapkan selama ini adalah prestasi itu lahir dari intensitasnya pertandingan. Nah, FORKI Medan sudah berhasil menyahutinya, sebab dalam satu tahun ini saja mereka sudah banyak menggelar pertandingan sehingga terlihat dari banyaknya atlet berprestasi milik Kota Medan,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Umum FORKI Medan Hasrul Benny Harahap didampingi Ketua Harian Helty Susilo dan Sekretaris Yudi Atmadja juga mengatakan terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang terus dilakukan KONI Medan dalam pengembangan maupun pembinaan prestasi atlet karate di Kota Medan.

“Kolaborasi ini kami harapkan bisa terus terjalin demi prestasi karateka di masa depan,” tandas Benny. (dek)