30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1204

Terdepan di Sektor Bank Syariah, BSI Sabet Berbagai Penghargaan

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi (kanan) menerima penghargaan The Best Financial Performance Bank in 2022 (KBMI 3) Asset > IDR 200 Trillion dan Excellent Financial Performance Bank in 2022 dari 28th Infobank Award pada acara Infobank Banking Mastery Forum 2023 di The Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Jumat (25/08).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan komitmen membangun ekosistem keuangan syariah di Indonesia melalui berbagai kerja sama dan program strategi yang berhasil memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan kinerja perseroan. Berkat hal ini, sampai Agustus 2023 BSI berhasil meraih 68 penghargaan di tahun 2023.

Kali ini, BSI mendapatkan apresiasi sebagai “The Best Financial Performance Bank in 2022 (KBMI 3) Asset > IDR 200 Trillion dan Excellent Financial Performance Bank in 2022” dalam acara Infobank Banking Appreciation 2023 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group dan “The Most Outstanding Bank Syariah” dalam acara Bisnis Indonesia Financial Award 2023.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas berbagai penghargaan yang diterima oleh BSI. “Terima kasih kepada yang telah mengapresiasi kinerja kami di Bank Syariah Indonesia melalui penghargaan ini. Tentunya award ini kami dedikasikan kepada stakeholder, karyawan, dan nasabah yang tersebar dari Sabang-Merauke. Karena jika tanpa mereka, tentunya kami juga tidak akan mendapatkan award ini,” kata Hery dalam acara Infobank Banking Appreciation 2023 di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta (25/8).

Menurut penilaian juri, BSI menunjukkan kemajuan digitalisasi dan tata kelola perusahaan yang baik. Tidak hanya itu, dari sisi kinerja BSI juga membukukan pembiayaan yang solid yaitu Rp207,12 triliun. Selain itu, BSI juga berhasil menunjukkan pertumbuhan kinerja keuangan yang baik dengan membukukan laba Rp4,26 triliun, atau bertumbuh signifikan 40,68%. Kinerja keuangan ini membawa BSI tumbuh di atas rata-rata industri pada tahun 2022.

Terkait hal ini, Hery menyatakan rasa bangganya atas pertumbuhan bank syariah yang semakin pesat, sehingga dapat bersaing dengan bank konvensional.

“Melihat penilaian yang disampaikan oleh Infobank, kami sebagai bank yang baru merger pada Februari 2021, atau baru berumur 2 tahun 6 bulan, ternyata bisa mematahkan mitos bahwa bank syariah susah untuk bersaing dengan bank konvensional. Hari ini, BSI sebagai bank syariah bisa bersaing dengan bank konvensional yang sama-sama berada di liga KBMI-3,” kata Hery Gunardi.

Ignasius Jonan, Infobank Expert Council, mengatakan bahwa BSI juga membuktikan peran sentralnya sebagai garda pertumbuhan ekosistem syariah dan keuangan halal dengan terus mempertajam kiprahnya di pasar keuangan nasional dan internasional.

Jonan berharap BSI dapat terus ikut serta mengembangkan ekosistem keuangan syariah tidak hanya di Indonesia tetapi juga di panggung internasional.

“Kami mengharapkan BSI terus menjadi pionir pertumbuhan ekosistem keuangan syariah di Indonesia, dan membawa perbankan syariah tanah air ke industri keuangan global,” ujar Jonan.

Adapun, Dewan Juri Bisnis Indonesia Financial Award 2023 Raden Pardede mengatakan ajang BIFA 2023 mengangkat arah digitalisasi dan inklusi keuangan karena sektor keuangan ke depan akan dipengaruhi oleh peran strategis aspek digital.(rel)

Menurut Jokowi, KPK Perlu Dievaluasi dan Perlu Diperbaiki

Presiden RI, Joko Widodo di Pasar Brahrang, di Kota Binjai.(ist/SUMUT POS)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Presiden RI, Joko Widodo merespon pernyataan Megawati Soekarnoputri, yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dibubarkan. Mantan Wali Kota Solo itu, menilai sistem di KPK saat ini masih terbilang bagus.

Hal itu, diungkapkan Presiden RI, Joko Widodo didampingi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi kepada wartawan, disela-sela meninjau Pasar Brahrang, di Kota Binjai, Jumat (25/8/2023).

“Ya, lembaganya kan bagus, sistemnya sudah bagus, setiap bulan ada OTT (operasi tangkap tangan),” tutur Jokowi.

Jokowi mengunggakapkan sebuah sistem di lembaga negara, harus ada evaluasi berkelanjutan dalam menerapkan sistem. Apa lagi, dalam menegakkan hukum terhadap tindakan pidana korupsi.

Dengan itu, lembaga antirasuah itu, memiliki kinerja terus baik dinilai masyarakat. Jokowi mengharapkan ada peningkatan dalam kinerja KPK kedepannya.

“Ya, mesti ada yang perlu dievaluasi, perlu diperbaiki. Saya kira semua lembaga pasti ada kekurangannya itu, yang harus diperbaiki, dievaluasi,” kata Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri mengaku pernah meminta Presiden Jokowi untuk membubarkan KPK karena dinilai sudah tidak efektif.

“Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi, sudah deh, bubarin aja KPK itu Pak, jadi menurut saya nggak efektif. Ibu nih kalau ngomong ces pleng,” ujar Megawati dalam Acara BPIP di Jakarta Selatan, Senin (21/8) lalu.(gus/ram)

Wagubsu Ketemu Dubes Malaysia, Bahas Kerja Sama dan Peluang Investasi

KUNJUNGAN: Wagub Sumut, Musa Rajekshah menyambut kunjungan Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin bin Tengku Hussin.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah menyambut kunjungan Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin bin Tengku Hussin di Rumah Dinas Jabatan Wagub, Jalan Teuku Daud, Kota Medan.

Kunjungan ini menjadi wadah silaturahim sekaligus membahas berbagai hubungan bilateral antar dua negara serumpun ini. Wagub dan Dubes sepakat kerja sama yang telah terjalin harus terus dipererat.

“Pertemuan tadi, kita sampaikan ada beberapa peluang yang ada di Sumatera Utara untuk bisa dijajaki Pemerintah Malaysia atau pengusaha asal Malaysia untuk bisa berinvestasi di sini, yang kita harapkan ini bisa menjadi hal yang baik untuk peningkatan ekonomi, baik itu di Indonesia juga untuk Malaysia,” ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, dalam keterangan tertulis, Jumat (25/8/2023).

Ijeck menyampaikan hubungan bilateral baik sektor pariwisata, kesehatan, pendidikan, pertanian dan lainnya, antara Malaysia dan Sumatera Utara sudah lama terjalin baik, apalagi sebelah utara batas daratan Pulau Sumatera adalah Malaysia dan Singapura.

“Pariwisata, kita juga banyak destinasi wisata apalagi sekarang kami Pemerintah Sumatera Utara termasuk juga dari pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi Danau Toba yang telah ditetapkan menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Kita harapkan juga kunjungan turis-turis dari Malaysia bisa lebih meningkat,” kata Ijeck.

Tak sampai itu saja, kerja sama di bidang pendidikan juga masih terus berlangsung. “Kita mau meningkatkan kembali. Ini menjadi hal baik karena kita tahu Sumut datarannya dan perairannya lebih dekat dengan Malaysia,” tutup Ijeck.

Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin bin Tengku Hussin menyampaikan harapan yang sama. Hubungan bilateral dengan Indonensia khususnya Sumatera Utara harus bisa terus ditingkatkan, khususnya sektor pariwisata dan pendidikan.

“Harapannya kita mau hubungan ini dipererat lagi, khususnya di bidang yang mungkin berpotensi besar untuk kita kembangkan diantaranya kerja sama bidang pendidikan. Bukan hanya pertukaran pelajar tapi juga dari segi riset, pertukaran dosen dan sebagainya,” ujarnya.

Lanjutnya, hubungan baik antara Malaysia dan Indonesia sudah berlaku sejak lama. “Sebagai ukurannya tahun ini Pimpinan Malaysia dan Pemimpin Indonesia sudah saling berkunjung. Perdana Menteri Malaysia telah berkunjung ke Jakarta dan kali kedua ke Labuhan Bajo. Di peringkat kerja sama ekonomi, Indonesia merupakan rekan dagang terbesar keenam secara nasional,” katanya.

Sementara itu, tambah Dubes Malaysia, Sumut jadi provinsi terbesar keempat di Indonesia yang menyumbang besarnya jumlah perdagangan Malaysia dan Indonesia. “Sumatera Utara ini jadi yang terbesar keempat di Indonesia sebagai rekan dagang. Insya Allah, kita berusaha untuk meningkatkan jumlah dagangan ini ke depannya,” tutupnya.

Hadir mendampingi Dubes, Konjen Malaysia di Medan Aiyub Omar, Menteri Perwakilan Kedubes Malaysia Mohd Fuad Mat Sari, Menteri Penasihat Kedubes Malaysia Mohd Najeeb Abdullah, Atase Petahanan Kedubes Malaysia Brig Gen Azrin Iskandar Zulkaply dan lainnya.(gus/ram)

Bunda Literasi Dairi: Perpustakaan Menjadi Penyedia Bacaan Bermutu

Bunda Literasi Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bunda Literasi Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata mengatakan, di tengah kepungan dunia digitalisasi dan media sosial saat ini, peminat perpustakaan pasti berkurang. Kendati demikian, perpustakaan tetap berguna karena menyediakan bacaan bermutu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Jumat (25/8/2023) mengatakan, hal itu disampaikan Romy, saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan tahun 2023 kepada pengelola perpustakaan sekolah SD dan SMP diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dairi, Kamis (24/8/2023).

Romy menyebutkan, perpustakaan menjadi akses yang menyediakan bacaan bermutu. Juga menjadi perlindungan bagi buku bermutu itu sendiri.

“Namun yang paling penting, output dari apa yang kita baca tersebut bisa kita aplikasikan dan kita bagikan kepada sekitar kita,” kata Romy.

Romy menyebut, literasi adalah kemampuan seseorang tentang apa yang dibaca, menganalisa dan menghasilkan output positif, terangnya. (rud/ram)

Tawuran Masih Jadi Momok bagi Warga Kecamatan Medan Belawan

Kapolsek Belawan, Kompol Henman Limbong, S.I.K, M.H.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Tawuran antar pemuda masih menjadi masih momok yang sangat menakutkan bagi warga Belawan dan sekitarnya. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Belawan, Kompol, Henman Limbong, S.I.K,.MH kepada Sumut Pos di Mapolsek Belawan, mengatakan pihaknya masih terus berusaha untuk mencari solusi untuk permasalahan ini.

“Kami sudah melakukan pembinaan melalui Unit Binmas berkordinasi dengan Satuan Binmas Polres Pelabuhan Belawan kepada seluruh pemuda, agar masalah bisa diselesaikan dengan cara yang baik. Tapi syukur, untuk beberapa bulan ini, tawuran bisa berangsur menurun, namun masih ada tawuran-tawuran kecil yang masih saja terjadi,” ucap Henman.

Selain permasalahan tawuran, kasus begal masih sering terjadi, namun pihak Polsek Belawan, selalu melakukan patroli patroli di setiap Sabtu malam, untuk mengantisipasi tindakan tindakan begal ataupun geng motor.

“Kasus begal terakhir, yang dialami oleh tukang becak, beberapa Minggu yang lalu, masih kami lakukan pengejaran dan pencarian terhadap pelaku, kami sudah mengidentifikasi pelaku, namun sampai sekarang belum juga berhasil diringkus,” ujarnya.

Polsek Belawan saat ini terus berkordinasi dengan pihak terkait, baik itu Polres, Camat Medan Belawan, Pada Bhabinkamtibmas, maupun polisi RW, yang beberapa bulan lalu terbentuk.

Henman yang baru menjabat Kapolsek Belawan sekitar 8 bulan yang lalu ini pun mengapresiasi dengan terbentuknya Polisi RW ini, selain bisa menjadi ujung tombak polri dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas, juga bisa menjadi pengayom dan pelindung bagi masyarakat, karena Polisi RW langsung berhubungan dan bersentuhan dengan masyarakat, ucapnya.(mag-1/ram)

Lawan Hoaks di Tahun Politik, ISKI Sumut Ajak Semua Pihak Cerahkan Informasi

PESERTA  : Para narasumber dan peserta Seminar Nasional ‘’Melawan Hoax di Tahun Politik 2024’’ yang digelar ISKI Sumut di Aula FISIP USU, Kamis (24/8) foto bersama.  (ist)  

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tahun politik menjadi tantangan bagi masyarakat untuk mampu menyerap informasi yang berkualitas. Pasalnya, hoaks atau informasi palsu masih menjadi ancaman yang mungkin menyergap ruang publik dan digital masyarakat. Mengantisipasi maraknya hoaks jelang Pemilu 2024, Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemkab Batubara serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Seminar Nasional ‘’Melawan Hoax di Tahun Politik 2024’’ dan dan Rapat Kerja di Aula FISIP USU, Kamis (24/8).

Seminar nasional ini dihadiri berbagai pihak penting, termasuk Dirjen IKP Kementerian Kominfo Usman Kansong MSi dan Ketua Umum ISKI Pusat Dr Dadang Rahmat Hidayat SH MSi secara virtual. Hadir sebagai narasumber Ketua STIK-P Medan Dr H Sakhyan Asmara MSP dan Dr H Dedi Sahputra MA dari Universitas Medan Area (UMA).

Dr Dadang memberikan apresiasi kepada ISKI Sumut atas langkah proaktif dalam melawan arus informasi palsu yang kerap meresahkan, terutama menjelang pesta demokrasi di tahun 2024. Baik itu di ruang publik maupun ruang digital masyarakat. “Informasi politik yang berkualitas menjadi hak masyarakat, dan ISKI berkomitmen untuk memberikan pengetahuan literasi untuk pencerahan dalam lautan informasi yang kompleks,” katanya. “Kegiatan yang dilaksanakan oleh ISKI Sumut untuk menghindari informasi tidak benar dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Jadi saya sangat senang dengan kegiatan ini,” tutur Dadang.

Ketua ISKI Sumut Prof Dra Lusiana Andriani Lubis MA PhD menegaskan, muatan informasi palsu kini menjadi fokus utama ISKI untuk menyelenggarakan kampanye literasi. Meski berada di Sumut, peran ISKI tetap dibutuhkan dalam membangun fondasi informasi yang transparan dan berkualitas bagi Indonesia.

.Dekan Fisip USU yang diwakili Staf Ahli FISIP USU Dra Fatma Wardy Lubis MA menyoroti bahwa lautan informasi kini dihiasi oleh sekitar 800 ribu situs pembawa berita hoaks. Baik individu maupun kelompok dengan tujuan khusus turut meramaikan panggung digital, menciptakan gelombang kecemasan dan konflik di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, Fisip USU berharap ISKI Sumut mampu menjadi fajar pencerahan, membantu masyarakat melabuhkan diri diantara arus informasi yang keruh.

Sekdakab Batubara Norma Deli Siregar SE MM yang mewakili Bupati Ir H Zahir MAP mengimbau generasi muda untuk menggunakan kekuatan digital dalam menyebarkan kebenaran dan menolak penyebaran informasi palsu. “Kalau dulu mulutmu adalah harimaumu, sekarang jarimu adalah harimaumu,” tegas Norma.

Apresiasi diberikan Ketua Panitia Seminar Nasional dan Rapat Kerja ISKI Sumut, Dewi Kurniawati MSi PhD kepada panitia yang telah mengoptimalkan kerja sama untuk kegiatan tersebut.

Seminar Nasional dan Rapat Kerja yang digelar ini telah menjadi bukti nyata upaya bersama dalam melawan arus informasi palsu yang dapat mengganggu stabilitas masyarakat menjelang Pemilu 2024.

“Dengan sinergi antara ISKI Sumut, Pemerintah, dan akademisi, diharapkan literasi informasi yang berkualitas dapat merata dan mencerahkan, memandu bangsa ke masa depan yang lebih terang,” pungkasnya. (rel/sih)

Perpustakaan Raja Naga Jambe Jadi Loncatan Baru Dunia Literasi di Dairi

BIMTEK: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu diabadikan bersama peserta Bimtek pengelola perpustakaan SD dan SMP. Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Perpustakaan dan Kearsipan Dairi, menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan kepada pengelola perpustakaan SD dan SMP, di Aula Perpustakaan Pemkab Dairi Raja Naga Jambe Sidikalang, Kamis (24/8/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Jumat (25/8/2023) mengatakan, kegiatan Bimtek ini dibuka Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu. Adapun tujuan kegiatan untuk meningkatkan pelayanan bagi siswa agar menjadi generasi cerdas.

Dalam sambutanya, kata Anggara, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menginginkan kegiatan itu menghasilkan terobosan. Gagasan inklusi sosial sangat mudah dikatakan, namun sulit dilakukan.

Dan perpustakaan ini jadi loncatan baru bagi Kabupaten Dairi, bahwa inklusi sosial itu bisa dipraktekkan.

“Kita belajar literasi di sini lalu kita praktekkan dengan membagikan ilmu yang kita peroleh pada sekitar kita,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, ide membangun perpustakaan daerah guna meningkatkan minat baca bagi masyarakat Dairi.

Hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Marisi Sianturi, Bunda Literasi Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata.

Panitia menghadirkan nara sumber dari Dinas Perpustakaan Sumatera Utara, Erikson Pakpahan dan Ketua Advokasi Jurusan Perpustakaan Universitas Sumatera Utara, Hotlan Siahaan. (rud/ram)

Bupati Dairi Minum Kopi Bersama Masyarakat Tumpak Raja

AKRAB: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata terlihat akrab dengan warga Desa Tumpak Raja, Kecamatan Gunung Sitember saat kunjungan ke daerah itu.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata, minum kopi bersama masyarakat Desa Tumpak Raja, Kecamatan Gunung Sitember di Jamburta Ras Barisan Mesin, Rabu (23/8/2023).

Bupati juga turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Henry Manik dan Camat Gunung Sitember, Jonathan Ginting.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Kamis (24/8/2023) mengatakan, kopi bareng masyarakat itu dalam rangkaian kegiatan praktek percepatan penurunan stunting melalui kegiatan bina keluarga balita holistik integratif.

Eddy mengatakan, Desa ini dipilih sebagai praktek penanganan stunting, karena angka stuntingnya sangat tinggi.

“Data diperoleh, dari 112 bayi di desa ini, terdapat 42 bayi atau sekitar 37,5% yang terkena stunting. Kita harus bersama-sama mengatasi dan menuntaskan stunting di Desa Tumpak Raja inj,” ucap Eddy.

Anggara menambahkan, dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan bantuan kepada keluarga berisiko stunting berupa beras. Bantuan itu diserahkan Dinas Sosial dan bibit sayur dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Dairi. (rud/ram)

Musim Penghujan, DPRD Sumut Desak Pemprovsu Genjot Perbaikan Bendungan Cinta Maju di Batubara

DAMPINGI: Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting didampingi Camat Air Putih, Muliadi saat mengunjungi Kabupaten Batubara, Jumat (25/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, menggenjot pengerjaan Bendungan Cinta Maju yang berada di Sungai Dalu-Dalu, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.

Pasalnya, memasuki musim penghujan ini, bendungan tersebut memiliki fungsi yang sangat vital.

“Saya mendengar laporan dari masyarakat, bendungan ini telah lama rusak di beberapa titik dan bisa jebol sewaktu-waktu,” ujarnya, Jumat (25/8/2023).

Dikatakan Baskami, selain mengantisipasi kenaikan debit air maupun banjir, bendungan juga berfungsi untuk mengalirkan air di kawasan persawahan milik warga di kecamatan itu.

Disebutkan Baskami, keluhan masyarakat melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sumut memang telah di eksekusi dan pengerjaan perbaikannya mulai dilakukan.

“Akan tetapi saya meminta supaya pengerjaannya lebih cepat lagi agar bendungan bisa diperbaiki, sehingga tidak menjadi ancaman bencana ketika debit air naik,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebutkan, dengan maksimalnya pengerjaan bendungan tersebut, fungsi bendungan akan mampu meningkatkan manajemen irigasi yang nantinya berimplikasi pada peningkatan produktivitas pertanian.

“Bendungan yang kewenangannya oleh pemprovsu ini sedang dikerjakan oleh Dinas PUPR. Kita akan pantau terus hingga selesai,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Air Putih, Muliadi mengharapkan pengerjaaan bendungan itu selesai tepat waktu.

“Kami telah lama menunggu perbaikan bendungan ini dan syukurlah telah mulai pengerjaan sejak minggu lalu,” ungkapnya.

Menurut Muliadi, kerusakan terparah Bendungan Cinta Maju terdapat di dua titik. Pengerjaannya telah dilakukan oleh Pemprovsu melalui Belanja Tidak Terduga bersumber dari APBD.

“Ada dua titik sudah mulai dikerjakan. Kita harapkan bendungan ini dapat kembali sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Muliadi mengungkapkan, kenaikan debit air di musim penghujan dan air kiriman dari kawasan Parapat dikhawatirkan dapat membebani bendungan bila tak rampung dalam waktu dekat.

“Kami khawatir bendungan ini jebol sehingga banjir dan luapan air ke pemukiman serta sawah penduduk,” pungkasnya.
(map/ram)