29 C
Medan
Thursday, January 1, 2026
Home Blog Page 121

Polres Tebingtinggi Bagi-bagi Bendera Merah Putih untuk Pengendara

BAGIKAN BENDERA: Jajaran Satreskrim Polres Tebingtinggi membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna kendaraan sepeda motor di Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi.
BAGIKAN BENDERA: Jajaran Satreskrim Polres Tebingtinggi membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna kendaraan sepeda motor di Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan, Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Budi Sihombing membagi-bagikan Bendera Merah Putih kepada pengendara di depan Mako Polres Tebingtinggi, Jalan Pahlawan, Kamis (14/8). Pada kesempatan itu, ada 100 bendara yang dibagi-bagikan Kasat Reskrim, KBO Reskrim Iptu Tomson Simanjuntak, seluruh Kanit Reskrim dan personel Satreskrim Polres Tebingtinggi .

Kasat Reskrim AKP Budi Sihombing mengatakan kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengendara dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 nanti.

“Pembagian bendera merah putih ini untuk memberikan semangat kepada personil kepolisian Polres Tebingtinggi dan masyarakat untuk bersama sama memperingati HUT Kemerdekaan RI dengan semangat kebersamaan,” jelas AKP Budi Sihombing.

Seorang pengguna sepeda motor, Rizal (45) warga Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi mengatakan bahwa masyarakat tetap mendukung kegiatan Polres Tebingtinggi. Apa lagi membagikan bendera merah putih kepada pengguna kendaraan sepeda motor.

“Kami sangat mendukung apa yang sudah Polres Tebingtinggi lakukan, saat ini banyak masyarakat yang lupa hari kemerdekaan itu, dikarenakan banyak pengguna sepeda motor yang tidak memasang bendera merah putih,” ujarnya. (ian/azw)

Polres Labuhanbatu Jual 4 Ton Beras Murah

JUAL BERAS: Sebanyak empat ton beras murah digelontorkan Polres Labuhanbatu dengan penjualan harga murah di dua titik di Kecamatan Rantau Utara, Kamis (14/8) (fajar)
JUAL BERAS: Sebanyak empat ton beras murah digelontorkan Polres Labuhanbatu dengan penjualan harga murah di dua titik di Kecamatan Rantau Utara, Kamis (14/8) (fajar)

LABUHANBATU – Sebanyak empat ton beras murah digelontorkan dengan penjualan harga murah di dua titik di kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, Kamis (14/8).

Yakni, di Taman Binaraga, Jalan Binaraga, Kelurahan Siringoringo, Kecamatan Rantau Utara sebanyak 2 ton. Serta di Halaman Pos Lantas Kota, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kota Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara sebanyak 2 ton.

Kegiatan itu rangkaian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Polri bersama Perum Bulog secara serentak di seluruh Indonesia dengan upaya stabilitas pasokan dan harga pangan beras.

“Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program GPM, Polres Labuhanbatu juga menggelar penjualan beras murah di dua titik lokasi di kecamatan Rantau Utara,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Plt Kasi Humas Polres Labuhanbatu IPTU Arwin di Mapolres setempat.

GPM bertujuan membantu masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, sehingga kebutuhan pangan pokok dapat terpenuhi tanpa memberatkan ekonomi keluarga,” ujarnya. (fdh/azw)

LPA Deliserdang Bentuk Panitia Forum Daerah 3

PANITIA: Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deliserdang diabadikan usai Rapat Pembentukan Panitia Forum Daerah 3, Rabu (13/8).(Istimewa)
PANITIA: Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deliserdang diabadikan usai Rapat Pembentukan Panitia Forum Daerah 3, Rabu (13/8).(Istimewa)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deliserdang resmi membentuk Panitia Pelaksana Forum Daerah 3 dalam rapat yang digelar di Kantor LPA Deliserdang, Perumahan Kualanamu Indah Nomor 250, Dusun Cempaka, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Rabu (13/8).

Forum Daerah 3 ini akan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan rekomendasi strategis, serta memilih kepengurusan baru LPA Deliserdang untuk periode 2025-2030.
Ketua LPA Deliserdang Junaidi Malik SH dalam sambutannya menyampaikan, forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah konsolidasi gerakan perlindungan anak di Deliserdang.

“Forum Daerah 3 ini adalah ruang kita untuk memperkuat komitmen dan kerja kolaboratif dalam melindungi anak-anak di Deliserdang. Saya berharap, panitia yang terbentuk dapat bekerja profesional dan solid demi suksesnya kegiatan ini,” ujar Junaidi.

Dalam rapat pembentukan Panitia Pelaksana Forum Daerah 3 tersebut, terpilih sebagai ketua panitia Haru Yudhistira, Sekretaris Jendrial Siregar, dan Bendahara Ahmad Yani. Selain itu, juga dibentuk seksi-seksi.

Pembentukan panitia dilakukan secara musyawarah dengan melibatkan pengurus LPA tingkat kabupaten, koordinator kecamatan, relawan perlindungan anak, serta perwakilan mitra strategis. Rapat pembentukan panitia ini dihadiri unsur pengurus LPA Deliserdang, antara lain Amirul Khair, OK Hendri, M Habilsyah, Rony Nababan, Tri Adi Irawan, Wan Irfan Khudry, dan Reja.

Rencananya, Forum Daerah 3 LPA Deliserdang ini akan digelar pada Senin, 1 September 2025 mendatang. Adapun tema yang diusung, “Anak Deliserdang Bersaudara, Bersama Kita Bersatu Melindungi menuju Deliserdang Sehat, Cerdas, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

Acara ini akan mengundang berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, media, serta perwakilan anak. Dengan terbentuknya panitia ini, diharapkan Forum Daerah Ketiga dapat berjalan sukses, menghasilkan keputusan strategis, dan semakin memperkuat peran LPA Deliserdang sebagai garda terdepan dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak di tingkat kabupaten. (rel/adz)

Ribuan Masyarakat Padati Lokasi Brandan Bumi Hangus

AKSI: Para pemeran drama kolosal peringatan Brandan Bumi Hangus saat beraksi di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalanbrandan.(Teddy Akbari/Sumut Pos)
AKSI: Para pemeran drama kolosal peringatan Brandan Bumi Hangus saat beraksi di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalanbrandan.(Teddy Akbari/Sumut Pos)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ribuan masyarakat memadati lokasi peringatan Brandan Bumi Hangus di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalanbrandan, Rabu (13/8). Peringatan yang digelar saban tahun ini, berjalan dengan lancar.

Ribuan masyarakat menunggu penampilan drama kolosal yang menyajikan peristiwa Brandan Bumi Hangus tersebut. Adapun peristiwa itu adalah mengenang pemusnahan atau peledakan sumur minyak di era kemerdekaan.

Referensi sejarah menyebutkan, Brandan Bumi Hangus diawali dengan invasi pasukan sekutu bersama Belanda, yang dikenal dengan sebutan Agresi Militer 21 Juli 1947 ke wilayah Sumatera Utara (Sumut). Akibat peristiwa ini, Pangkalan Brandan beserta industrinya luluh lantak dan terbakar, sehingga sistem ekplorasi yang biasanya berjalan akhirnya berhenti total.

Pada peringatan Brandan Bumi Hangus, beragam kegiatan dapat dilihat. Mulai dari Expo UMKM, ragam perlombaan bertema Brandan Bumi Hangus, napak tilas, malam keakraban, penghargaan untuk veteran, hingga drama kolosal kilas balik perjuangan Brandan Bumi Hangus.

“Hari ini kita kembali memperingati Brandan Bumi Hangus ke-78. Ini merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Langkat khususnya Pangkalanbrandan,” ungkap Bupati Langkat, Syah Afandin.

Menurut Ondim, sapaan karib Syah Afandin, peringatan Brandan Bumi Hangus adalah peristiwa bersejarah dan besar yang terus diperingati jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan di Kabupaten Langkat.

“Para pejuang kita mengambil sikap yang sebenarnya tidak mendapat persetujuan dari masyarakat Pangkalanbrandan. Tapi demi mengempang masuknya Belanda ke Pangkalanbrandan, maka Brandan itu dibumihanguskan,” jelas Ondim.

“Ini menjadi satu momen besar bagi masyarakat Pangkalanbrandan. Dan In sya Allah, setiap tahun kita peringati bentuk dari rasa terima kasih kita pada para pejuang, khususnya pejuang Langkat,” sambungnya.

Momentum ini, lanjut Ondim, akan terus dilaksanakan untuk menambah kecintaan masyarakat terhadap pejuang, dan mengerti kuatnya persatuan Republik Indonesia.

“Bahwa pejuang itu berjuang untuk memberikan yang terbaik buat bangsanya. Karena generasi ke depan tetap menjaga keutuhan dari cita-cita dari pejuang itu,” ujarnya.
Camat Sei Lepan, M Iqbal Ramadhan menjelaskan, peringatan Brandan Bumi Hangus adalah agenda setiap tahunnya di Langkat.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 sampai 13 Agustus 2025 di Lapangan Petrolia Pertamina Pangkalanbrandan,” tuturnya.
Makna peringatan Brandan Bumi Hangus, adalah Pangkalanbrandan telah dibumihanguskan agar penjajah tidak masuk menguasai kilang minyak.

“Jadi dengan cara meledakkan tambang minyak, alhasil, dilakukan pembumihangusan oleh pahlawan kita. Jadi kegiatan ini memperingati hal tersebut,” kata Iqbal lagi.
Saat ini ada lima unit operasi daerah produksi di bawah Pertamina, Unit 1 yang membawahi daerah Aceh dan Sumut, berkantor pusat di Pangkalanbrandan. (ted/saz)

PLN Sukses Kawal Laga Perdana Indonesia vs Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki bersama Senior Manager Distribusi, Hariadi Fitrianto saat melakukan pemantauan sistem kelistrikan di DCC mobile Sumatera Utara (12/8).
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki bersama Senior Manager Distribusi, Hariadi Fitrianto saat melakukan pemantauan sistem kelistrikan di DCC mobile Sumatera Utara (12/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil memastikan keandalan pasokan listrik pada laga perdana Piala Kemerdekaan 2025 yang mempertemukan Timnas U17 Indonesia melawan Tajikistan di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (12/8/2025) malam.

Dalam pertandingan yang digelar penuh semangat kemerdekaan dan disaksikan 12.513 penonton tersebut, PLN menerapkan pengamanan kelistrikan berlapis meliputi penyulang utama, penyulang cadangan, UPS, dan genset. Upaya ini memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, tanpa gangguan listrik dari awal hingga peluit akhir dibunyikan.

Dari sisi pertandingan, Timnas Indonesia tampil menjanjikan dan mampu dua kali unggul, meski akhirnya harus puas berbagi poin dengan skor 2–2. Gol Indonesia dicetak oleh Mierza Firjatullah di menit ke-34 dan Fadly Alberto di menit ke-50. Tajikistan berhasil menyamakan kedudukan lewat Zarifzoda Zarif pada menit ke-37 dan Nazrullo Ashuralizoda pada menit ke-90.

General Manager PLN UID Sumut, Ahmad Syauki, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim siaga kelistrikan yang telah bekerja maksimal.

“Alhamdulillah, malam ini kita sukses mengawal laga perdana Piala Kemerdekaan 2025 dengan pasokan listrik yang andal dan aman. Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, menerapkan pengamanan berlapis, serta mengutamakan keselamatan kerja. Laga ini menjadi perhatian publik, dan kita telah memberikan pengalaman terbaik bagi penonton, baik di stadion maupun yang menyaksikan melalui siaran langsung,” ujar Ahmad Syauki.

Selain itu, Ahmad Syauki juga melakukan pengecekan langsung melalui Distribution Control Center (DCC) untuk memastikan keseimbangan beban listrik di seluruh area stadion sehingga pasokan tetap stabil sepanjang pertandingan.

PLN UID Sumut akan terus siaga hingga seluruh rangkaian Piala Kemerdekaan 2025 selesai, dengan memastikan pasokan listrik yang andal, fast respon, dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat serta penonton. (ila)