31.8 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1227

Ombudsman: Pelayanan RSUD Sikalang Makin Baik

DIABADIKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu dan Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar diabadikan usai bertemu, Sabtu (19/8).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Ombudsman wilayah Sumatera Utara, Abyadi Siregar mengatakan, Ombudsman menilai pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Kabupaten Dairi, semakin membaik.

Penilaian itu disampaikan, Abyadi Siregar usai bertemu Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Jumat (18/8). Demikian dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Minggu (20/8).

Anggara menerangkan, dalam pertemuan dengan Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar menyampaikan, pelayanan dirumahsakit Pemkab Dairi itu, sudah berprogres baik khususnya layanan obgyn atau kandungan.

Abyadi menyebut, kunjungan mereka ke Dairi khususnya ke RSUD Sidikalang, melakukan kajian inisiatif untuk melihat alur dan standar pelayanan di RSUD Sidikalang khusus obgyn.

Menurutnya, sepintas dilihat sudah ada perbaikan dari sebelumnya. Perbaikan dimaksud, ketersedian dokter obgyn sekarang sudah ada 3, sesuai dengan standar rumah sakit kecil.

Abyadi menyatakan, manajemen RSUD Sidikalang sudah melakukan upaya mendapatkan dokter. Hal itu dibuktikan surat permohonan. Tetapi, karena adanya beberapa tahapan yang harus dilalui sehingga permohonan tersebut belum bisa diwujudkan.

Kami sudah wawancara ke sejumlah pasien, mereka mengaku pelayanan dirumahsakit itu sudah mulai bagus dan cepat.

Sudah ada perubahan, namun kajian ini masih berproses, mungkin dalam waktu dekat akan ada outputnya.

“Hal itu kita lakukan memperbaiki pelayanan yang ada, sehingga fasilitas kesehatan semakin dapat dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Anggara melanjutkan, sementara, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, menyampaikan terimakasih kepada Ombudsman Sumut, telah membantu memperbaiki kinerja RSUD Sidikalang, sehingga bisa memperkuat peranan RSUD Sidikalang di tengah masyarakat.

Kata Anggara, bupati berharap tidak ada lagi ibu hamil dan bayi yang meninggal. Diakui, ada variabel yang tidak bisa dikontrol seperti, niat untuk melakukan pemeriksaan rutin oleh sipasien.

“Kita harapapkan, tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di fasilitas kesehatan ditingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten harus pro aktif mengarahkan masyarakat untuk pemeriksaan kesehatan,” kata Eddy disampaikan Anggara.

Turut mendampingi Bupati, Penjabat Sekda, Surung Charles Bantjin, Kepala Dinas Kesehatan, Henry Manik dan Direktur RSUD Sidikalang, Pesalmen Saragih. (rud/azw)

Oknum Jaksa Pemeras Lolos Pemecatan

DIPERIKSA: Oknum Jaksa Kejari Batubara, EKT yang viral diduga memeras guru SD di Batubara menunduk usai diperiksa di Kejati Sumut, beberapa waktu lalu.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Oknum jaksa yang bertugas di Kejari Batubara, EKT yang viral karena memeras guru sekolah dasar, lolos dari sanksi pemecatan. EKT hanya dihukum pemecatan dari jabatan jaksa dan kini telah berubah status menjadi pegawai biasa.

“Yang besangkutan (Jaksa EKT), seperti pemberitaan yang ada kemarin yang telah kita sampaikan, oknum Jaksa EKT saat itu telah dicopot dari jabatannya sebagai jaksa,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Yos A Tarigan, kepada Sumut Pos, Minggu (20/8).

Penurunan status itu setelah yang bersangkutan terbukti melakukan pemerasan terhadap keluarga tersangka, dalam hal ini seorang guru.

“Statusnya, dicopot Jaksanya. Saat ini hanya pegawai biasa, dipecat dari jabatan Jaksanya,” tegasnya.

Terpisah, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menyesalkan sikap Kejati Sumut yang tak memecat EKT. Menurut Direktur LBH Medan, Irvan Saputra perbuatan EKT tergolong pelanggaran berat dan mencorong lembaga adhyaksa tersebut. “Kita menilai Kejaksaan Tinggi Sumut setengah hati dan tidak sungguh-sungguh memberikan sanksi kepada Jaksa yang terbukti melakukan pelanggaran berat. Kita khawatir akan muncul EKT lainnya, karena tiadanya sanksi tegas terhadap jaksa nakal,” tegasnya.

Diketahui, EKT telah dicopot dari jaksa fungsional dan ditarik ke Kejatisu dalam rangka pemeriksaan dugaan pemerasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah mengambil langkah-langkah tindakan. Pertama, telah melakukan pengamanan terhadap oknum Jaksa berinisial EKT tersebut, dan oknum jaksa tersebut telah dibebaskan dari jabatan jaksa untuk sementara waktu.

Kedua, dari hasil pemeriksaan Jumat tanggal 12 Mei 2023, Jaksa EKT telah diserahkan ke bidang Pengawasan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ketiga, Pemeriksaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Inspeksi Kasus dengan nomor Surat Perintah Nomor: PRINT-23/L.2/H.I.1/05/2023 tanggal 12 Mei 2023 untuk melakukan Inspeksi Kasus terhadap oknum Jaksa EKT.

Keempat, atas dasar surat perintah tersebut hari Senin tanggal 15 Mei 2023 akan dilakukan pemeriksaan terhadap oknum Jaksa EKT, Pihak Pelapor dan pihak-pihak terkait. (man/azw)

GMC Sumut Silaturahmi dan Konvoi Bersama 1.000 Pengemudi Betor di Medan

GMC Sumut bersama Sekitar 1.000 pengemudi betor berkumpul di Lapangan Wilayah Kecamatan Medan Denai untuk mengikuti kegiatan silaturahmi yang dilanjutkan dengan konvoi di jalanan Kota Medan, Minggu ((20/8)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekitar 1.000 becak motor (Betor) berkumpul di Lapangan Wilayah Kecamatan Medan Denai untuk mengikuti kegiatan silaturahmi yang dilanjutkan dengan konvoi di jalanan Kota Medan.

Kegiatan yang digagas oleh kelompok sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) wilayah Sumatera Utara (Sumut) itu berlangsung meriah, Minggu (20/8) siang.

“Kegiatan kami hari ini silaturahmi bersama abang betor di Kota Medan. Sekaligus, konvoi bersama abang betor. Tujuannya, kesolidan tetap terbangun bersama milenial dan abang-abang betor,” kata Koordinator Wilayah (Korda) GMC Sumut, Yusuf Elpa Sagala.

Para pengemudi betor dari berbagai wilayah di Kota Medan dan daerah sekitarnya itu sudah memadati lapangan yang menjadi lokasi kegiatan kali ini sejak pagi hari.

Mereka terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dijadwalkan mulai dari acara hiburan, sosialisasi Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (Bacapres) 2024-2029 hingga ditutup dengan konvoi di jalanan Kota Medan.

Menurut Yusuf, sambutan para pengemudi betor untuk kegiatan kali ini jauh lebih besar dibandingkan dengan dua kegiatan serupa yang digelar sebelumnya oleh para sukarelawan GMC Sumut.

“Peserta semangatnya tinggi untuk mendukung Ayah Ganjar sebagai Presiden Republik Indonesia. Karena, seperti yang kita ketahui, ini ketiga kalinya kita melakukan kegiatan bersama abang-abang becak motor,” ujarnya.

Para peserta kegiatan tampak menikmati hiburan seperti pertunjukan musik dan quiz yang dilakukan di atas panggung. Di sela-sela kegiatan itu pun terdengar teriakan mendukung Ganjar menjadi Presiden 2024-2029.

“Antusiasmenya sangat luar biasa dari abang-abang becak motor. Sehingga, bahkan di kegiatan kita ini hadir ribuan becak motor. Semangatnya tinggi lah untuk kegiatan bersama (sukarelawan) Ayah Ganjar ini,” kata Yusuf menegaskan.

Meskipun berlangsung di tengah terik sinar matahari, para pengemudi betor memilih untuk tetap bertahan di lokasi hingga akhir kegiatan yang ditutup dengan konvoi di jalanan Kota Medan.

Pengorbanan dan kekompakan para pengemudi betor itu pun membuktikan keseriusan mereka mendukung Ganjar untuk menjadi Presiden Republik Indonesia selanjutnya.

“Dukungan untuk Ayah Ganjar sendiri sangat luar biasa dari abang-abang becak motor dan juga dari kalangan milenial. Yang di mana, harapannya Ayah Ganjar ini menjadi Presiden Republik Indonesia di 2024,” tutur Yusuf.

Dukungan dan apresiasi terhadap kelompok sukarelawan GMC itu salah satunya disampaikan pengemudi betor bernama Boni yang cukup dikenal di tengah komunitas betor wilayah Sumatera Utara.

“Kegiatannya kita menjalin silaturahmi dengan abang Betor se-Sumatera Utara dan memberikan sesuatu yang berarti untuk kawan-kawan semua,” kata Boni berterima kasih kepada GMC Sumatera Utara.

Melalui kegiatan tersebut, para pengemudi betor berharap Ganjar dapat memperhatikan kehidupan mereka dengan memberikan bantuan sosial hingga program-program pemulihan ekonomi, setelah terpilih menjadi presiden.

Oleh karena itu, Boni memastikan para pengemudi betor di wilayah Sumatera Utara, khususnya Kota Medan mendukung sepenuhnya Ganjar dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

“Antusiasme kawan-kawan siap mendukung Ayah Ganjar menjadi Presiden Republik Indonesia 2024. Harapan (para pengemudi) bentor, semakin diperhatikan dan ke depannya semakin istilahnya diperhatikan lah,” katanya.

Sambil mengenakan kaos dan spanduk berisi dukungan untuk Ganjar menjadi Presiden 2024, para pengemudi betor konvoi ke sejumlah jalan raya di Kota Medan hingga akhirnya membubarkan diri secara tertib. (rel/tri)

Alumni dan Mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum USU Gelar Jalan Santai dan Baksos

IKA dan mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum USU saat menggelar acara Jalan Santai dan Baksos, di Prodi S3 Doktor Ilmu Hukum USU (Pascasarjana Hukum USU), Jalan DR Mansyur Medan, dan di LazNas Rumah Yatim, Jalan Setia Budi Medan, Minggu (20/8). (Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Ikatan Keluarga Alumni (IKA) beserta mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar acara Jalan Santai dan Bakti Sosial (Baksos), di Prodi S3 Doktor Ilmu Hukum USU (Pascasarjana Hukum USU), Jalan DR Mansyur Medan, dan di LazNas Rumah Yatim, Jalan Setia Budi Medan, Minggu (20/8).

Kegiatan yang bertemakan, ‘IKA Prodi Doktor Ilmu Hukum USU Mewujudkan Persatuan’ tersebut, bekerja sama antara Prodi Doktor Ilmu Hukum USU dengan IKA Prodi Doktor Ilmu Hukum USU.

Hadir dalam acara itu, Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum USU Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH MLi, Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Hukum USU Dr T Keizerina Devi Azwar SH CN MHum, Ketua IKA Alumni Prodi Doktor Ilmu Hukum USU Dr Ir Martono Anggusti SH MM MHum, alumni beserta mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum USU.

“Kegiatan jalan santai di lingkungan USU ini, bertujuan untuk memperat tali silaturahim antar alumni dan mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum USU,” ujar Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum USU Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH MLi usai acara.

Sedangkan, lanjut Ningrum, kegiatan Baksos ditujukan sebagai wujud dari rasa kepedulian atau rasa kemanusiaan sesama manusia serta memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Bakti sosial ini, dalam bentuk pemberian sembako di lingkungan USU dan dalam bentuk sarapan pagi kepada anak yatim piatu,” imbuhnya.

Pemberian bantuan, jelas Ningrum, dilakukan dengan memberikan langsung kepada pegawai Pasca Sarjana Ilmu Hukum USU, satpam USU dan anak yatim piatu.

“Kita berharap kegiatan jalan santai dan bakti sosial ini dapat terus dilakukan, begitu juga dengan program-program kegiatan IKA Alumni Prodi Doktor Ilmu Hukum USU yang ada akan segera dilakasanakan,” tandasnya. (dwi)

Belawan Unggul Tipis di Dayung Porkot 2023

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Medan Belawan Unggul tipis pada cabang olahraga dayung Pekan Olahraga Kota (Porkot) XIII/2023 yang digelar di Tambak Chili Belawan, Minggu (20/8/2023). Kecamatan Medan Belawan berhasil mendulang 4 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Emas Belawan ditoreh Nanda Melinda di nomor K1 200 m dan 500 m putri, Suci Ramadhani di nomor canoe 200 m, dan M. Irfan di nomor canoe 500 m putra. Sementara itu, 2 perak diraih lomba perahu tradisional 200 m dan 500 putra. Perunggu disumbang Rasyid di nomor K1 200 m putra dan K1 500 putra.

Peringkat kedua ditempati Medan Marelan dengan torehan 3 emas dan 4 perak. Posisi ketiga diraih Medan Amplas dengan raihan 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Medan Deli peringkat ke-4 dengan memperoleh 1 perak dan 1 perunggu

Ketua Panitia Wendri mengatakan cabor dayung diikuti sebanyak 11 Kecamatan terdiri dari Medan Belawan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Tembung, Medan Denai, Medan Barat, Medan Helvetia, Medan Timur, Medan Area dan Medan Amplas.

“Nomor perlombaan yang dipertandingkan sebanyak 8 nomor kayak 1 (K1) 200 m dan 500 m putra, canoe 500 putra, K1 200 dan 500 m putri, canoe 200 m putri, dayung tradisional 200 m dan 500 putra. Kegiatan ajang adu prestasi antar atlet kota Medan ini diikuti 80 peserta,” pungkasnya. (dek)