26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1233

Bakal Dibuka Wali Kota, 3.545 Atlet Bersaing di Porkot Medan 2023

GLADI BERSIH: Sejumlah pelajar mengikuti proses gladi bersih pembukaan Porkot Medan 2023 di Stadion Teladan, JUmat (18/8). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 3.545 atlet bakal bersaing pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2023 yang berlangsung pada 19-26 Agustus. Mereka bersaing pada 24 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani MSi pada temu pers di Kantor KONI Medan, Jalan Stadion, Jumat (18/8). “Porkot tahun ini mempertandingkan 24 cabang olahraga,” ujar Eddy Sibarani.

Dijelaskan, persyaratan cabang olahraga untuk mengikuti Porkot Medan 2023 lebih ketat dari sebelumnya. Setiap cabang olahraga wajib diikuti minimal 11 kecamatan. Kemudian jumlah atlet yang bersaing di setiap cabang olahraga minimal 75 atlet.

“Persyaratan untuk mengikuti Porkot Medan tahun ini lebih serius. Kita ingin Porkot ini bisa mendongkrak pertumbuhan dan perkembangan klub-klub di kecamatan,” ujar Eddy Sibarani didampingi Ketua Bidang Humas Armansyah Taher.

Eddy menambahkan, Porkot Medan 2023 akan dibuka di Stadion Teladan, Sabtu (19/8) pukul 14.00 WIB. Event ini rencananya dibuka langsung oleh Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution.

“Pembukaan akan dimeriahkan dengan defile kontingen 21 kecamatan. Kemudian atraksi tarian massal pelajar SMP se-Kota Medan. Atraksi beberapa cabang olahraga,” jelasnya.

Pembukaan juga akan dimeriahkan lucky draw dan artis lokal. Lucky draw memperebutkan hadiah utama satu unit sepeda motor. “Selain hadiah utama sepeda motor, lucky draw juga menyediakan banyak hadiah lainnya,” tandasnya.

Selain lucky draw, satu unit sepeda motor juga akan diberikan kepada juara umum Porkot Medan 2023. “Pembukaan juga akan menampilkan penyalaan obor oleh mantan atlet berprestasi,” pungkasnya.

Adapun 24 cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni arung jeram, bola basket, bola voli, bulu tangkis, catur, cricket,  dayung, drumband, gateball, gulat, judo dan kempo. Kemudian karate, kick boxing, menembak, panahan, pencak silat, petanque, sepak takraw, taekwondo, tarung derajat, tenis, softball/baseball, serta cabor wushu.
(dek)

Warga Rumah Pondok Alam Sigara-gara Patumbak Gelar 17-an Perdana

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO- Ratusan warga Perumahan Pondok Alam Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, menggelar perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dengan berbagai perlombaan, Kamis (17/8/2023). Suasana komplek yang baru dihuni sekitar 100-an Kepala Keluarga (KK) ini terlihat meriah dengan gelaran perlombaan merayakan Hari Kemerdekaan RI.

Macam-macam perlombaan yang digelar yakni lomba makan kerupuk, panjat pinang, tarik tambang, dan pukul bola dengan terong, yang diikuti oleh anak-anak hingga orang dewasa. Perayaan semakin meriah dengan iringan musik, sehingga seluruh warga menikmati kebersamaan.

“Ini perayaan 17-an perdana kita di komplek Perumahan Pondok Alam. Walaupun jumlahnya sudah 100 KK, namun semuanya kompak dan sepakat menggelar perlombaan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Jadi selain silaturahmi, ini juga jadi momentum menguatkan kekompakan kita di sini,” kata warga, M Farid Alfaridzi.

Komplek Perumahan Pondok Alam yang terletak di kawasan Jalan Tangkahan Batu, Desa Sigara-gara ini katanya, dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan profesi. Meskipu begitu, kebersamaan seperti menjadi yang utama dalam hubungan sosial kemasyarakatan di perumahan ini.

“Dengan kegiatan ini, semoga di tahun depan, atau momentum kegiatan besar lainnya, bisa terus terjaga, seiring bertambahnya jumlah penghuninya. Sehingga suasana di Komplek Perumahan Pondok Alam ini, selain asri, juga nyaman untuk ditinggali,” ucapnya.

Usai berbagai perlombaan yang berlangsung meriah itu, warga komplek, khususnya anak-anak merasa gembira karena dapat bercengkrama satu sama lain dalam suasana Hari Kemerdekaan. (adz)

KFC Indonesia Rayakan HUT Kemerdekaan Bersama Sekolah Penerima Bantuan di Tasikmalaya

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan KFC Indonesia tahun ini, serasa lebih istimewa dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, KFC Indonesia merayakan HUT RI ke-78 itu bersama guru dan murid SDN Banjarwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dari siaran pers diterima SumutPos.co di Medan, Jumat (18/8), SD Negeri yang berlokasi di Kampung Banjaran, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya itu, merupakan sekolah penerima bantuan dari KFC Indonesia dalam bentuk pembangunan kembali kelas dan renovasi fasilitas lainnya. Sudah beberapa tahun ini siswa harus belajar dengan kondisi yang kurang memadai.

Sebab 2 dari 6 kelas yang ada di sekolah tersebut ambruk akibat termakan usia dan terkena dampak gempa bumi. Akibatnya, sebagian siswa harus belajar di bawah tenda darurat pinjaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya. Tenda berukuran sekita 5x10m itu harus dibagi dua, agar dapat dipakai untuk dua kelas berbeda. Kendati masih dapat belajar di bawah tenda, tentu saja kenyamanannya berbeda jika belajar di ruang kelas. Jika matahari terik, murid-murid kepanasan, sementara jika hujan turun, kelas akan basah karena tampias.

Melihat kondisi SDN Banjarwangi yang memprihatinkan tersebut, KFC Indonesia dan Yayasan Benih Baik kemudian bekerja sama dalam menyalurkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) restoran cepat saji di bawah naungan PT Fast Food Indonesia, Tbk (PT FFI) itu. Bantuan tersebut berupa dana untuk membangun kembali kelas yang ambruk sekaligus merenovasi ruang guru dan ruang kelas lainnya.

Donasi yang disalurkan KFC Indonesia merupakan dana yang terkumpul dalam program #JagonyaBerbagi melalui penjualan Paket Duk Duk selama bulan Ramadhan 2023 lalu. Setiap paket Duk Duk yang terjual, KFC menyisihkan Rp 1.000 sebagai donasi, dan berhasil mengumpulkan uang Rp 415 juta.

Hendra Yuniarto selaku Chief Marketing Officer PT FFI sangat berterima kasih atas antusiame dan pertisipasi konsumen setia KFC pada Paket Duk Duk. “Antusiasme dan pertisipasi pelanggan setia KFC Indonesia pada program #JagonyaBerbagi terutama lewat pembelian paket Duk Duk cukup luar biasa. Hal tersebut dapat terlihat dari donasi yang berhasil kami sisihkan yang mencapai Rp 415 juta. Kami sangat berterima kasih atas peran serta konsumen KFC Indonesia yang demikian besar,” papar Hendra Yuniarto.

Di sisi lain, Uu Sutari S.Pd selaku Kepala Sekola SDN Banjarwangi sangat bersyukur atas kehadiran KFC Indonesia dan Yayasan Benih Baik dalam membantu sekolah mereka. “Bantuan yang diberikan KFC Indonesia sangat membantu kami. Selama ini siswa harus belajar di tenda darurat, yang tentu saja membuat proses belajar menjadi agak terhambat. Pembangunan kembali kelas yang ambruk serta renovasi pada ruang kelas yang ada tidak lama lagi akan selesai, hal itu tentu akan memberi motivasi, terutama bagi siswa, untuk belajar lebih giat lagi. Terima kasih KFC Indonesia!” ucap Uu Sutari.

Kehadiran rombongan KFC Indonesia lengkap dengan Chaki, maskot KFC, menambah semarak perayaan 17 Agustus di SDN Banjarwangi. Wajah-wajah riang siswa SD yang didampingi orang tua siswa terlihat jelas saat mengikuti berbagai lomba yang digelar hari itu. Tidak hanya karena merayakan Hari Kemerdekaan RI, wajah riang tersebut juga terpancar karena mereka akan belajar di kelas yang lebih memadai berkat bantuan KFC Indonesia. (adz)

Siaga El Nino 2023, Asian Agri Antisipasi Karhutla di 5 Desa di Sumatera Utara

Selain melakukan pemantauan hotspot, petugas patroli Perusahaan juga mengajak masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya karhutla,terutama di desa yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran.

LABUHANBATU, SUMUTPOS – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak fenomena iklim El Nino akan memicu cuaca panas ekstrem di Indonesia pada Agustus-Oktober 2023, dan akan berlanjut hingga awal 2024.

Adapun sejumlah daerah yang diperkirakan akan terdampak cukup parah akibat adanya El Nino adalah Sumatera bagian tengah hingga Selatan, Riau bagian Selatan, Jambi, Lampung, Banten, hingga Jawa Barat.

Mengantisipasi ancaman dan dampak El Nino Tahun 2023, pemerintah telah mempersiapkan berbagai langkah mitigasi, terutama dalam hal pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan dengan memastikan ketersediaan air bersih dan pangan pada musim kemarau.

Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di Sumatera Utara, Riau dan Jambi ikut berperan aktif membantu pemerintah dalam pencegahan karhutla dan juga dampak yang disebabkan oleh El Nino.

Selain melakukan pemantauan hotspot, petugas patroli Perusahaan juga mengajak masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya karhutla,terutama di desa yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran.

“Sejak 2014,Asian Agritelah menerapkan kebijakan zero burning dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini merupakan bentuk komitmen untuk mencegah terjadinya karhutla di area sekitar konsensi Perusahaan. Selain itu, Asian Agri melalui unit-unit usahanya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa sekitar dan juga petani kelapa sawit akan bahaya api di musim kemarau ini,” ujar Manajer Program Desa Bebas Api (DBA) Asian Agri, Hafiz Hazalin Sinaga.

Asian Agri telah melakukan beragam program pencegahan karhutla, seperti program DBA yang bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya api, dan juga sosialisasi atas bencana kebakaran kepada petani swadaya binaan Perusahaan.

“Sebagai antisipasi pencegahan karhutla, Asian Agri telah melakukan sosialisasi kepada petani swadaya yang terletak di 5 (lima) desa sekitar konsensi Perusahaan di Sumatera Utara. Kelima desa tersebut adalah Desa Tinggi Pangkatan dan Desa Kampung Padang yang terletak di Kecamatan Pangkatan, kemudian Desa Gunung Selamat, Desa Menanti dan Desa Pematang Seleng di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Harapan kami dengan adanya sosialisasi ini warga semakin memahami bahaya karhutla sekaligus mau peduli untuk melakukan antisipasi karhutla. Terlebih lagi dalam menghadapi El Nino yang diperkirakan akan terjadi kisaran Agustus sampai Oktober 2023,” ujar Hafiz.

Kepala Desa Gunung Selamat, Wiyono, SP berterimakasih kepada PT Indo Sepadan Jaya, unit usaha Asian Agri, yang telah berperan aktif mengingatkan warga untuk ikut mencegah dan mengantisipasi bencana karhutla.

“Kami berterima kasih terhadap sosialisasi dan edukasi terkait bahaya dan upaya antisipasi bencana api oleh PT Indo Sepadan Jaya. Harapan kami agar kegiatan ini dapat terus dilakukan oleh Perusahaan,” ucapnya.

Koordinator CSV Sumut, Hendra Jaminsyah berharap dengan melalui pelatihan ini, maka petani kelapa sawit dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap karhutla.

“Asian Agri secara berkelanjutan senantiasa mengajak petani kelapa sawit mitra Perusahaan untuk melakukan budidaya kelapa sawit secara berkelanjutan. Sehingga dengan adanya sosialisasi dan edukasi terkait karhutla ini, maka kami berharap agar mereka dapat turut peduli untuk mencegah terjadinya bencana api di areal-areal kebun kelapa sawit. Sehingga resiko karhutla di lingkungan petani kelapa sawit bisa minim, bahkan menjadi nol,” ujar Hendra. (rel)

ASPADIN Tolak Pelabelan Galon Isi Ulang PC

aspadin
Pengurus DPP dan DPD Aspadin se Indonesia menyampaikan surat pernyataan sikap ke kantor BPOM RI di Jakarta. (Foto: DOK ASPADIN)

JAKARTA, SUMUTPOS – Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) se Indonesia, menolak isi Rancangan Perubahan PERBPOM 31/2018 dan PERBPOM No. 20/2021 yang berisi pelabelan ”berpotensi mengandung BPA” pada galon guna ulang Policarbonate (GGU PC), dan/atau ”BPA Free” pada kemasan non Policarbonate.

“Pelabelan itu diskriminatif, dan mengancam kelangsungan hidup usaha kami. Tetapi menguntungkan usaha pihak lain yang menggunakan galon non Polikarbonat (galon non PC),” kata ASPADIN dalam surat pernyataan sikap yang mereka sampaikan saat audiensi ke BPOM RI di Jakarta, Kamis (3/8/2023).

ASPADIN diwakili para ketua Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) seluruh Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua, didampingi pengurus DPP yakni Sekretaris Jenderal dan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi DPP ASPADIN, diterima jajaran pejabat pihak BPOM RI, pada Kamis pagi.

“Kedatangan kami untuk menyampaikan aspirasi anggota ASPADIN, terkait dengan tanggung jawab pemerintah sebagai regulator dan stabilisator. Pemerintah seharusnya mengayomi dan melindungi pelaku usaha dengan cara menciptakan stabilitas iklim usaha yang kondusif dan tidak diskriminatif,” kata mereka.

Menurut ASPADIN, para pelaku usaha AMDK Galon Guna Ulang Polikarbonat (GGU PC) resah dengan rancangan peraturan BPOM yang dianggap akan mengancam keberlanjutan usaha mereka di daerah masing-masing.

“ASPADIN juga menolak isi Rancangan Perubahan PERBPOM No. 20 tahun 2019 tentang perubahan ekstrem level standar migrasi BPA (dari 0,6 bpj menjadi 0,05 bpj). Karena level 0,6 bpj masih sesuai dengan standar yang berlaku di beberapa negara lain. Seperti Jepang (2,5 bpj), Korea Selatan (0,6 bpj), RRC (0,6 bpj),” kata mereka.

BPA atau bisphenol A merupakan sebuah bahan kimia industri yang digunakan pada pembuatan plastik polikarbonat serta resin epoksi tertentu.

Mereka juga menyampaikan fakta, bahwa selama 40 tahun keberadaan galon guna ulang PC (GGU PC) di Indonesia, tidak pernah ada kasus kesehatan apapun.

ASPADIN juga menolak isi Rancangan Perubahan PERBPOM tentang pelarangan BPA untuk pembuatan botol dan artikel kontak pangan polikarbonat lainnya, untuk produk yang diperuntukkan untuk bayi dan anak kurang dari tiga tahun. Alasannya, tidak sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan No. HK.02.03/I/769/2014 tentang Pedoman Pelayanan Izin Edar Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga, yang hanya melarang untuk botol susu bayi bukan untuk semua kemasan pangan.

“Kami meminta BPOM untuk menghentikan dan menindak iklan ”BPA Free” pada galon sekali pakai dan/atau galon PET, serta kampanye yang mendiskreditkan AMDK GGU PC seperti yang dilakukan oleh dua pemain industri AMDK pengguna galon PET,” tegas mereka.

Alasannya, hal itu bertentangan dengan PERBPOM No. 6 Tahun 2021 tentang Pengawasan Periklanan Pangan Olahan khususnya beberapa poin sebagaimana dimaksud pada pasal 14 Ayat (1), sebagai berikut:

Ayat (1) Setiap Orang Dilarang Mengiklankan Pangan Olahan Dengan:

  1. Memuat pernyataan perbandingan produk, kecuali apabila perbandingan dilakukan dengan pangan olahan sejenis yang diproduksi oleh perusahaan yang sama dan telah beredar;
  2. Memuat pernyataan yang melecehkan, mendiskreditkan, atau merendahkan baik secara langsung maupun tidak langsung pangan lain;

Juga bertentangan dengan PERBPOM No. 20/2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan pasal 67 ayat 2 huruf g: ”dilarang mencantumkan pernyataan yang memuat ketiadaan suatu komponen yang secara alami tidak ada dalam Pangan Olahan, kecuali diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan”c. Menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat yaitu mematikan satu pihak serta menguntungkan pihak lain.

Kedua Rancangan PERBPOM tersebut, menurut penilaian ASPADIN,  sangat diskriminatif karena mematikan usaha AMDK Galon Guna Ulang Polikarbonat (GGU PC) dengan alasan mengandung BPA. Tetapi di saat yang sama menguntungkan AMDK Galon PET.

Fakta yang ada menunjukkan, menurut PERBPOM No. 20/2019 bahan PET mengandung senyawa kimia berbahaya Etilen Glikol (EG), Dietilen Glikol (DEG) dan Asetaldehida yang sangat beracun dan berbahaya.

Paparan EG dan DEG menurut pemberitaan di dunia internasional dan Indonesia baru-baru ini telah menjadi penyebab kematian ratusan anak-anak di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Fakta juga menunjukkan belum pernah ada pemberitaan gangguan kesehatan pada anak-anak maupun dewasa akibat terpapar BPA apalagi kematian.

ASPADIN berharap agar BPOM RI mendengarkan dan mengakomodasi aspirasi para anggota ASPADIN ini demi kemaslahatan industri, investasi, dunia usaha, masyarakat dan Negara Republik Indonesia. (rel)

Jadi Inspektur Upacara HUT RI, Hanafi Lc Ajak Kader PKS Jaga Kesatuan dan Persatuan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Amplas menggelar upacara bendera Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di sekretariat mereka di Jalan Selamat, Kamis (17/8/2023) pagi. Hadir pada upacara ini dihadiri Ketua DPC PKS Medan Amplas, Suwarno, Kabid Kaderisasi Taufik Tembal, Bendahara Devi, Kabid Kepemudaan Akhmad, Kabid Humas Nasir, Ketua BPJE PKS Kota Medan Syahril Siregar, dan anggota Dewan pakar dr Ade Taufik SPOg

Anggota DPRD Sumut Hanafi Lc yang didaulat sebagai inspektur upacara, dalam pesan kebangsaannya mengatakan, kemerdekaan Republik Indonesia adalah pemberian dari Allah SWT. “Maka dari itu, kita harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan yang sudah ada selama ini. Apalagi di tahun politik seperti sekarang, kita harus selalu mengedepankan kepentingan bersama ketimbang kepentingan kelompok dan pribadi,” katanya.

Hanafi juga mengajak para peserta upacara untuk mendoakan para pendiri bangsa ini agar mendapatkan tempat yang terbaik disisi Allah SWT. “Mari kita doakan semoga para pendiri bangsa ini diterima segala amal kebaikannya dan diberikan tempat yang terbaik disisi Allah SWT,” pungkasnya.

Meski dibarengi hujan gerimis upacara bendera kali ini tetap berlangsung khidmat, bertindak sebagai pimpinan upacara Irfan. (adz)

Wali Kota Medan Saksikan Lomba Masak Menu Stunting

SAKSIKAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution, menyaksikan lomba memasak menu stunting yang di selenggarakan Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (15/8/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution, menyaksikan lomba memasak menu stunting yang di selenggarakan Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (15/8/2023).

 Dalam kesempatan itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution berpesan kepada para peserta agar tidak hanya sekadar melakukan demo memasak menu stunting saja, melainkan juga harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara menangani stunting yang benar.

 “Saya melihat banyak menu masakan yang dibuat yang dapat mencegah stunting baik itu untuk ibu yang sedang hamil maupun untuk anak yang menderita stunting itu sendiri, jadi saya berharap ini tidak hanya sekadar demo memasak saja, tetapi bagaimana kita dapat mengajarkan kepada masyarakat mengenai penanganan stunting yang benar, sehingga masyarakat dapat mempraktekannya dirumah,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam acara Kolaborasi Penanganan Stunting di Kecamatan Medan Tuntungan dan Lomba Memasak Menu Stunting di Lapangan Segitiga, Jalan Kemenyan Raya, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan.

 Dalam lomba memasak menu stunting tersebut, sebanyak 15 tim menunjukkan kebolehannya dalam mengolah berbagai bahan masakan menjadi menu-menu makanan yang memiliki nilai gizi tinggi namun dengan bahan baku yang relatif mudah didapatkan.

 Salah satu tim peserta lomba memasak menu stunting dari Kelurahan Mangga yang diketuai oleh Ketua TP PKK Kel. Mangga, Ny. Yohana Optima Manalu menyebutkan dalam lomba tersebut kelompoknya memasak menu stunting berupa Sigule (singkong gulung lele) yang berbahan baku singkong, rumput laut dan ikan lele. “Kita ambil karbohidratnya dari singkong, proteinya dari ikan lele dan digulung dengan rumput laut,” kata Yohana Optima Manalu.

 Selain masakan Sigule tersebut, Yohana beserta kelompoknya juga memasak soup sayur, nugget tempe, pudding buah dan susu kedelai.

 Dari semua menu stunting yang telah dimasak tersebut, Yohana meyakini dapat membantu memenuhi gizi anak sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.

 “Saya berharap dengan adanya menu sehat ini dapat dipratekan dirumah oleh ibu-ibu yang anaknya menderita stunting sehingga pertumbuhan anak kita semakin baik,” ujarnya.

 Sementara itu Camat Medan Tuntungan Hendra Arjudanto menjelaskan, lomba memasak menu stunting ini di ikuti sebanyak 15 tim yang terdiri dari 9 Kelurahan, 2 Puskesmas, PLKB, Bhayangkari, Persit dan Poltekkes Medan, dimana semua tim akan menunjukkan kemampuannya dalam memasak menu stunting.

 “Semua menu yang dimasak oleh peserta akan menjadi pilihan bagi orangtua anak-anak stunting, untuk memilih menu seperti apa yang murah dan mudah untuk dipraktekan dirumah.”kata Hendra Arjudanto.

 Dikatakan Hendra lagi, nantinya semua menu stunting yang telah dimasak ini akan dijadikan satu buku menu masakan yang kemudian akan dibagikan kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Medan Tuntungan.

 “Semua menu akan kita jadikan satu buku lalu kita distribusikan kepada masyarakat sehingga dapat menjadi informasi dan edukasi bagi masyarakat untuk menyajikan masakan yang bergizi guna mencegah terjadinya stunting,” ucap Hendra Arjudanto. (rel)

60 Persen Reklame di Jalan Sudirman Binjai ‘Bodong’

IMBAUAN: Kepala DPMPPTSP Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu saat melakukan penertiban sekaligus memberi imbauan kepasa pelaku usaha untuk mengurus izin reklame di Jalan Jenderal Sudirman.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kota Binjai bersama Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan penertiban papan reklame yang ada di Jalan Jenderal Sudirman Binjai, Selasa (15/8/2023). Hasilnya, masih banyak papan reklame di jalan inti Kota Binjai yang tidak memiliki izin alias “bodong”.

Kepala DPMPPTSP Kota Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu menjelaskan, penertiban yang dilakukan tim terpadu dilakukan karena reklame di Jalan Jenderal Sudirman tersebut, banyak yang ilegal alias tidak mengantongi izin.

“Reklame yang sudah ada izinnya di Binjai ini cuma Alfamidi dan Indomaret. Untuk yang sedang berproses mengurus izin ada Mixue,” kata Heny, Kamis (17/8/2023).

Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Binjai ini menyebut, pihaknya akan melanjutkan penertiban dalam waktu dekat. Artinya, penertiban yang dilakukan tim terpadu tidak hanya sekali saja.

“Pada hari pertama, penertiban dilakukan dari depan Bank Sumut sampai ke depan Bakso Mataram. Semua sepanjang Jalan Jenderal Sudirman ini bakal disisir yang tidak bayar pajak dan tidak memiliki izin,” kata Heny.

Dia mengakui, banyak reklame di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Binjai khususnya, tidak memiliki izin. “Tapi rata-rata memang mereka sudah bayar pajak, sekitar 40 persen reklame di Binjai yang sudah bayar pajak,” kata dia.

Karenanya, Heny menyerukan kepada pengusaha yang memiliki usaha di Jalan Jenderal Sudirman, untuk mengurus izin reklamenya. “Mengurus izin reklame tidak dikenakan retribusi. Pengusaha datang ke Kantor Dinas Perizinan dengan membawa dokumen bukti pembayaran pajak dan selanjutnya mengisi formulir yang kami sedikakan. Jangan lupa bawa KTP dan NPWP,” urai Heny.

Penertiban ini dilakukan tim terpadu untuk menggenjot Pendapat Asli Daerah yang saat ini diketahui dari sektor pajak sedikit menurun. Sehingga tim terpadu mengimbau kepada pelaku usaha untuk patuh dan taat membayar pajak sekaligus mengurus izin reklame usaha mereka.

Heny menambahkan, tidak ada halangan dan kendala saat penertiban berlangsung. Malah sebaliknya, menurut Heny, penertiban yang dilakukan mendapat antusias dan sambutan baik dari pelaku usaha.

“Pengusaha banyak yang bertanya bagaimana cara mengurus izin. Ini artinya disambut baik oleh pelaku usaha,” ujar dia.

Jika membandal, kata Heny, pihaknya akan memberi tindakan tegas. “Jika selama sepekan kedepan ini pelaku usaha tidak juga mengurus izin reklamenya, Pemko Binjai akan bertindak tegas dengan menurunkan paksa reklame yang tidak memiliki izin dan tidak bayar pajak,” pungkasnya. (ted)

Upacara Peringatan HUT ke-78 RI, Gubsu Kenakan Pakaian Adat Karo, Wagubsu Nias Selatan

BERSAMA: Gubsu dan Wagubsu serta jajaran Forkopimda berfoto bersama usai mengikuti upacara bendera HUT RI ke-78 di Lapangan Astaka, Kabupaten Deliserdang, Kamis (17/8/2023).(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengenakan pakaian adat Karo, dan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menggunakan pakaian Nias Selatan, saat mengikuti upacara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Lapangan Astaka Jalan Pancing, Deliserdang, Kamis (17/8/2023).

Dalam upacara tersebut, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menjadi inspektur upacara. Ribuan pasang mata menyaksikan khidmatnya upacara memperingati detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia yang terjadi 78 tahun silam, 1945.

Jajaran dari seluruh Forkopimda Sumut turut serta dalam barisan. Ada TNI AD, AL, AU, Polri, Satpol PP, BPBD, Korpri, Mahasiswa, Siswa SLTA, SMP, SD. Serta para siswa terbaik pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang dikukuhkan Gubenur, di hari sebelumnya.

Selain itu, sebanyak 70 anggota Paskibra yang hadir juga turut didampingi para orangtua yang duduk di tempat khusus agar dapat menyaksikan anak-anak mereka bertugas mengibarkan bendera pada momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Begitu juga ratusan warga yang menonton kegiatan upacara dari kejauhan, bahkan rela berdiri di atas tangga bagian luar Gedung Serbaguna (GSG) yang berjarak sekitar 20 meter dari barisan pasukan.

Sementara bertugas sebagai Komandan Upacara Mayor Inf M Edwin Sangkakala, selaku Danyon Inf Mekanis 121/Macan Kumbang, Alumni Akmil 2005. Kemudian Komandan Paskibra Letnan Satu Inf Infan Setia Nugraha dari Batalyon Inf 100/Prajurit Setia, alumni Akmil 2017.

Serta komandan pengibar bendera Muhammad Azfa Hidayat (SMA Negeri 3 Medan), pembawa baki bendera Najla Raihana Tsabitah (SMA Negeri 2 Binjai), petugas pengibar bendera Endy Septian (SMA Negeri 2 Binjai), Ade Nugroho (SMA Negeri I Stabat), Bobbie Hermawan (SMA Negeri I Kotapinang) yang dilatih oleh Infan.

Usai upacara pengibaran bendera Merah Putih, Gubernur bersama para tamu undangan didampingi seluruh pimpinan OPD kemudian berfoto bersama, setelah sebelumnya turun memberi penghormatan kepada Komandan Upacara, Mayor Inf M Edwin Sangkakala, dari podium.

“Kita berharap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, harus lebih baik dari hari ini. Perlu kerja sama dan kolaborasi antara pemimpin dengan yang dipimpin,” sebut Gubsu Edy.

Pesan Gubernur dalam wawancaranya kepada wartawan, bahwa momentum Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia tahun 2023 ini, ditandai dengan evaluasi dalam sidang paripurna di DPRD Sumut, tentang capaian tugas pembangunan yang telah berjalan selama ini.

“Semoga ini menjadi pekerjaan rumah kita. Merdeka adalah kebebasan, tetapi kebebasan terpimpin, dalam rangka menyejahterakan rakyatnya,” ucap mantan Pangkostrad itu.

Sementara itu, Wagub Sumut, Musa Rajekshah mengenakan baju daerah Nias Selatan, Baru Oholu dalam upacara HUT ke-78 RI memakai baju berwarna kuning dengan corak segi empat atau dikenal dengan istilah Ni’obakola.

Wagub atau akrab disapa Ijeck, menggunakan baju dengan motif ini biasa dipakai kaum bangsawan karena menggambarkan kejayaan dan kekuasaan. Baju ini dijahit langsung oleh perajin asal Teluk Dalam, Nias Selatan bernama Diami Maru’ao.

Diami Maru’ao atau pemilik usaha Sanora Art ini juga turut menghadiri upacara HUT RI di Astaka Pancing menyampaikan baju adat yang dipakai Wagub hasil karyanya yang diberikan Pemkab Nias Selatan kepada Wagub saat kunjungan kerja sekitar dua tahun lalu.

“Kebetulan saya ada di Medan jadi saya dipanggil Bapak Wagub biar tidak salah cara pakainya. Baju yang dipakai Pak Wagub ini khas Nias Selatan, warnanya dominan Kuning dan Merah serta ada sedikit dasar hitam. Kuning atau emas melambangkan kekayaan, kemuliaan dan kesuksesan sementara merah ini artinya keberanian dan keganasan. Hitam bermakna tanah malambangkan tanah airnya Nias. Baju ini biasa dipakai acara adat, pesta pernikahan bermakna raja atau bangsawan,” katanya.

Lanjutnya baju ini dilengkapi dengan Mahkota (Laeru), Kalung (Kalabubu) yang terbuat dari tempurung kelapa dan Rompi Ni Obowogafasi, Cawan (Ondrora) dan Pedang (Tologu).

Sementara itu Ijeck mengungkapkan kebahagiaannya bisa mengenakan pakaian adat asal Sumut, Nias Selatan. “Saya senang adat budaya di Sumatera Utara ini cukup banyak, tapi hari ini saya mau menampilkan pakaian adat Nias Selatan. Harapannya dengan saya pakai pakaian ini menjadi satu hal memperkenalkan suku adat Nias Selatan dan Nias secara keseluruhan. Tak hanya itu, dalam hal pembangunan, pemerintah juga selalu membangun seluruh wilayah termasuk Nias,” katanya.

Kemerdekaan RI, lanjut Ijeck menjadi hal penting khususnya untuk para generasi muda. “Moment ini mengingatkan kita semua khususnya anak-anak kita semua bahwa kemerdekaan itu tidak mudah, mengorbankan banyak nyawa para pahlawan kita dan sekarang kita sudah menikmati hari kemerdekaan ini,” ujarnya.

“Tugas kita anak bangsa ke depan bagaimana memanfaatkan hari-hari di negara kita yang sudah merdeka ini dengan memanfaatkan ilmu, kesempatan waktu untuk mengelola potensi-potensi daerah dan negara kita. Hal peting lainnya adalah bagaimana kita bisa menjaga kekompakan dan kebersamaan karena negara kita negara yg besar tidak akan bisa maju tanpa kekompakan,” tutur Ijeck.

Pada upacara tersebut, turut hadir pula Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting yang membacakan Teks Proklamasi, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya, Pangdam I/BB Mayjend TNI Achmad Daniel Chardin, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dengan baju adat Nias, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Jonahes Djanarko Wibowo.

Kemudian, Kajati Sumut Idianto, Kabinda Sumut Brigjen Asep Jauhari, Danlanud Soewondo Kol Pnb Ucok Enrico Hutajulu, Sekdaprov Sumut Arief Trinugroho, Walikota Medan Bobby Afif Nasution, serta turut mendampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis beserta para istri dari unsur pimpinan Forkopimda lainnya.(gus)