30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1240

Mobil Konsep BEV Daihatsu VIZION–F Tebar Pesona di GIIAS 2023

TANGERANG, SUMUTPOS.CO – Sebagai produsen otomotif mobil kompak dengan kapasitas produksi terbesar, serta fasilitas R&D Center terbesar di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bersama dengan Daihatsu Motor Company, Japan (DMC) berkomitmen untuk turut aktif dalam upaya pengembangan kendaraan listrik menuju era elektrifikasi.

Komitmen ini diwujudkan dengan menampilkan mobil listrik konsep Daihatsu VIZION-F, sebuah kendaraan bersegmen komersil untuk aktivitas logistik yang efisien bagi para pelaku bisnis, sekaligus mendukung netralitas karbon untuk masa depan yang lebih baik.

“Mobil listrik konsep Daihatsu VIZION-F merupakan mobil konsep BEV (Battery Electric Vehicle) yang dapat menjadi solusi mobilitas baru dalam beragam aktivitas penggunaan. Mobil istrik konsep VIZION-F ini sekaligus menunjukkan kapabilitas R&D Daihatsu Indonesia dalam melakukan pengembangan konsep mobil listrik sesuai dengan strategi utama Dari Indonesia Untuk Indonesia.” ujar Yasushi Kyoda saat membuka booth Daihatsu di GIIAS 2023.

Mobil listrik konsep Daihatsu VIZION-F mengambil basis platform dari mobil GranMax, yang dikonversikan dari ICE (Internal Combustion Engine) menjadi EV (Electric Vehicle). Sesuai namanya, VIZION–F ini didesain dengan konsep Vision, Zero Emission dan Futuristic, Functional, Fun & Friendly. Nama ini menggambarkan sebuah mobil masa depan ramah lingkungan yang dapat mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk bisnis maupun pribadi.

Ditambah, mobil ini juga cocok untuk berbagai aktivitas penggunaan seperti unit rescue (kendaraan penyelamat yang dipasangi baterai yang dapat memasok listrik saat keadaan darurat), truk makanan (kafe keliling) tanpa memerlukan genset, tempat berkemah (camper van), dan kendaraan dinas atau operasional yang dapat memberikan suplai listrik darurat ke kendaraan listrik.

Dalam hal desain keseluruhan, Daihatsu VIZION-F memiliki mengadopsi konsep Stylish dan Futuristic yang terlihat dari warna dominan silver & grey, ditambah aksen warna electric yellow pada bodi mobil yang menjadi representasi dari kendaraan listrik. Desain bumper depan dan pintu belakang yang dilengkapi layer digital membuatnya tampil futuristik, ditambah desain velg 16 inch yang modern.

Pada sisi interior, desain mobil konsep BEV ini juga tampil modern berkat tampilan desain dashboard yang didominasi digital, mulai dari layer meter cluster sebesar 8 inch, ditambah panel display touch screen pada bagian tengah dashboard sebesar 15,6 inch yang modern dan informatif.

Sebagai referensi, dalam hal spesifikasi teknis, mobil listrik konsep Daihatsu VIZION-F menggunakan baterai berkapasitas 28 kWh dan motor listrik dengan daya 35 kW. Dengan spesifikasi tersebut, Mobil listrik konsep ini mampu menempuh jarak sekitar 200 KM dengan kecepatan maksimal 100 KM/Jam.(rel)

The Reiz Suites, Artotel Curated Medan Resmikan Penambahan 30 Unit Kamar Terbaru

MEDAN, SUMUTPOS.CO — The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengumumkan pembukaan unit kamar barunya yang berada di lantai 7 pada tanggal 1 Agustus 2023.

Sebanyak 30 unit kamar baru telah ditambahkan yang terdiri dari empat tipe, yaitu one bedroom, two
bedrooms, deluxe room dan suite room. Penambahan unit ini dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan
para wisatawan yang semakin meningkat di kota Medan. Ditambah lagi, dengan fasilitas yang nyaman
dan lengkap, seperti spa, playground untuk anak-anak dan kolam renang, membuat The Reiz Suites,
ARTOTEL Curated – Medan menjadi salah satu hotel yang banyak dinimati.

Anton Subiyakto, General Manager The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengatakan, “Sudah menjadi bentuk komitmen kami untuk menyediakan akomodasi yang bisa memberikan kepuasan lebih dan kesan mendalam untuk para tamu kami. Harapannya, unit baru ini bisa menjawab kebutuhan
para wisatawan baik untuk bisnis, wisata maupun weekend escape bagi para keluarga.”

Pembukaan unit baru Service Apartment yang berlokasi di tengah Kota Medan ini tentu dengan fasilitas yang lengkap dan kualitas pelayanan yang bagus akan kami dedikasikan bagi para tamu The Reiz Suites ARTOTEL Curated.

Kunjungan kerja, momen staycation maupun kebutuhan tinggal long stay akan sangat cocok di service apartment ini, selain itu promo harga juga kami tawarkan disaat spesial
kemerdekaan RI. “

Harga yang ditawarkan untuk unit terbaru ini yaitu mulai dari Rp 850.000,-net/malam. Namun dalam
rangka peresmian unit terbaru ini yang dimana bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Indonesia, maka
The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan menghadirkan promo spesial dengan harga Rp
784.500,-net/malam para tamu sudah bisa menginap di kamar time one bedroom. Promo spesial ini
berlaku untuk pemesanan kamar di periode 1 – 17 Agustus 2023. Untuk informasi dan pemesanan dapat
menghubungi nomor telepon/Whatsapp ke +62 61 5030 0603.(rel/sih)

Sambut HUT ke-78 RI, Pemrovsu Gelar Puluhan Lomba, Gubsu Ajak Bangkit Berkontribusi

JELASKAN: Gubsu Edy Rahmayadi memberikan penjelasan kepada wartawan terkait gelaran acara HUT RI. Dalam menyambut HUT RI, Pemprovsu menggelar puluhan lomba dan acara untuk masyarakat.bagus syaputra/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengajak warga Indonesia, terutama Sumut, untuk bangkit bersama-sama berkontribusi dalam memajukan Indonesia secara global.

Gubsu Edy mengungkapkan, bahwa Indonesia saat ini masih tertinggal dari negara-negara lain di dunia ini. Namun, semua itu dapat dikejar dengan menggali potensi yang ada demi Indonesia maju.

“78 tahun kita merdeka, kalau kita lihat. Kalau dengan negara-negara lain. Kita masih jauh,” ungkap Gubsu Edy kepada wartawan di Kota Medan, Senin (14/8) pagi.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, mengajak seluruh rakyat Sumut, untuk berbuat untuk kemajuan Indonesia dan pemimpinnya dapat mampu mensejahterakan rakyat.

“Kita ayo bersemangat untuk mensejahterakan rakyat kita. Sehingga dapat bersaing dan maju dengan negara-negara yang lain,” jelas Gubsu Edy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Ilyas Sitorus mengatakan, Pemprov Sumut dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-78 RI, akan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Total ada puluhan rangkaian acara yang akan digelar dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia.

“Banyak sekali ini, kita semarakkan HUT RI dengan banyak kegiatan, ada pasar murah, pawai mobil hias, ada taptu, banyak,” ucap Ilyas Sitorus.

Ada pameran sejarah perjuangan bangsa di Museum Negeri Provinsi Sumut. Selain itu ramahtamah dan silaturahmi dengan keluarga perintis dan pejuang kemerdekaan RI, sekaligus peringatan hari veteran.

Selanjutnya upacara Taptu direncanakan dimulai dari Kantor Gubernur dan berakhir di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan. Upacara apel kehormatan dan renungan suci.

“Malamnya renungan suci, paginya lanjut upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Astaka Jalan Pancing, usai upacara juga ada penampilan tarian serta drama rakyat kolosal perjuangan rakyat Sumut,” kata Ilyas.

Ilyas juga meminta masyarakat untuk menghentikan kegiatannya selama 3 menit pada saat Peringatan Detik Proklamasi pada pukul 10.17. “Kami mengimbau masyarakat Sumut untuk menghentikan kegiatannya sementara selama tiga menit selama peringatan detik proklamasi, ini dilakukan di seluruh Indonesia.

Di siang hari juga akan ada pawai mobil hias mulai dari Kantor Gubernur Sumut. “Pawai mobil hias direncanakan mulai pukul 14.00 WIB, masyarakat sudah bisa menyaksikan pawai siang hari,” ujar Ilyas.

Di sore hari, ada upacara penurunan bendera di Lapangan Astaka. Di sela rangkaian kegiatan itu ada penampilan drum band, barongsai, serenade pelajar, bahkan pemberian penghargaan oleh Gubernur kepada perwakilan desa atau kelurahan terbaik tingkat Sumut.

“Malamnya di Aula Tengku Rizal Nurdin ada resepsi kenegaraan seperti biasa,” ujar Ilyas.

Meski 17 Agustus sudah usai nantinya, rangkaian kegiatan masih berlanjut. Dimulai dari peresmian museum juang 45, bazar atau pasar murah, pesta rakyat di Lapangan Astaka Pancing, hingga bakti sosial di panti asuhan dan rumah keluarga pejuang dan pahlawan.

“Pemprov Sumut juga ikut ambil bagian dalam menyukseskan program nasional gerakan 10 juta bendera merah putih,” pungkas Ilyas.(gus/ila)

Atasi Banjir, DPRD Medan Dukung Pemko Kebut Perbaikan Drainase, Solusi Lain, Bangun Sumur Resapan

Seorang warga mendorong motornya yang mogok saat melintasi genangan banjir si jalan gatot subroto medan, selasa (21/1/2023).  Menurut salah satu warga memaparkan banjir di jalan ini selalu hadir di setiap intensitas hujan yang tinggi dan harapannya pihak terkait segera meninjau drainase di lokasi tersebut. Refinaldi Setiawan / Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan, Rudiawan Sitorus, mendukung Pemko Medan untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dan pembangunan drainase guna mengantisipasi terjadinya banjir di Kota Medan. Salah satu solusi atasi banjir dengan membangun sumur resapan.

“Solusi lain juga harus dipikirkan. Seperti sumur resapan, itu sangat bagus sekali. Sebab, air hujan yang turun bisa diserap terlebih dahulu dan tidak langsung mengalir ke rumah-rumah warga maupun terjadi genangan,” katanya, Senin (14/8).

Dikatakan Rudiawan, untuk mengatasi banjir di Kota Medan bukan hal yang mudah. Sebab dari hulu sampai hilir harus menjadi perhatian, sehingga penanganannya nantinya bisa dilakukan secara tepat.

“Dari masa ke masa Wali Kota Medan di-pimpin oleh siapapun, banjir di Kota Medan belum juga bisa teratasi. Maka dari itu, kita mendukung Pemko Medan untuk terus mengebut perbaikan drainase yang ada sekaligus mencari solusi lain membangun sumur resapan,” ujar­nya.

Terakhir, Rudiawan juga meminta Pemko Medan untuk terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dalam normalisasi sungai-sungai yang ada maupun melintasi Kota Medan.

Hal yang sama dikatakan politisi Gerindra Medan, Dedy, mendorong agar pembangunan drainase di Kota Medan dapat selesai tepat waktu. “Kita harapkan semua (pengerjaan drainase) dapat selesai di akhir tahun ini, seperti yang ditargetkan oleh Pemko Medan,” ucap Dedy kepada Sumut Pos.

Tak hanya selesai tepat waktu, anggota DPRD Kota Medan ini juga berharap agar seluruh drainase yang dikerjakan betul-betul berfungsi secara efektif dalam mengalirkan debit air se-hingga dapat bekerja maksimal dalam mencegah banjir.

“Kita juga berharap agar jangan ada drainase yang dibangun sia-sia. Jangan ada drainase yang tidak berfungsi atau justru membuat genangan baru. Kita mau anggaran yang ada untuk pembangunan drainase ini betul-betul bermanfaat,” ujarnya.

Dinas SDABMBK, kata dia, harus benar-benar bekerja keras dalam membangun drainase yang baik dan terintegrasi untuk dapat mengalirkan air ke sungai. Mengingat, masalah pena-nganan banjir merupakan salah satu dari lima program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Kita harus mendukung program Medan Tanpa Banjir yang digaungkan Wali Kota Me-dan, Pak Bobby Nasution. Kita harap, OPD terkait bisa memaksimalkan hal ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengatakan, bahwa saat ini proses pengerjaan drainase tengah dilakukan di 21 Kecamatan di Kota Medan.

“Saat ini masih terus berlangsung pengerjaannya secara serentak. Ada beberapa kawasan yang pengerjaannya sudah selesai, namun kalau dikalkulasi sekitar 20 persen yang sudah selesai,” ucap Gibson.

Gibson menyebutkan, pihaknya menargetkan seluruh pengerjaan drainase selesai pada bulan Desember 2023 nanti.

Saat disinggung mengapa kawasan Lapang-an Merdeka yang terus banjir, Gibson menyebut bahwa hal itu dikarenakan adanya revitalisasi Lapangan Merdeka dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan.

“Karena ada pengerjaan, tanah-tanah bekas galian itu akan masuk ke drainase. Sehingga, drainase terganggu dan banjir saat hujan turun. Tapi meski begitu, seminggu sekali kita tetap melakukan normalisasi di sana,” ujarnya.

Untuk kawasan Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya, kata Gibson, semua muara air nya ke Sungai Sei Sikambing. Dan saat ini, pihaknya masih menunggu pengerjaan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) yang akan membuat sodetan dari Sungai Sei Sikambing ke Sei Belawan.

“Jadi nanti air dari Sungai Sei Sikambing akan diarahkan ke Sei Belawan, sehingga debit air nya berkurang. Saat ini masih tahap lelang di BWS dan ditargetkan selesai tahun ini juga. Sembari menunggu pengerjaan BWS, normalisasi terus kita lakukan bersama kelurahan dan kecamatan. Sebab kita tidak ingin menunggu karena keterbatasan waktu,” katanya.

Dalam mengatasi permasalahan banjir, sambung Gibson, pihaknya juga tengah melakukan normalisasi di pertemuan antara Sungai Sei Sikambing dan Sungai Deli.

“Saat ini masih digali karena sudah banyak sedimen-sedimen di sana. Dengan normalisasi itu, mudah-mudahan banjir di Kota Medan bisa teratasi,” pungkasnya.

Medan Memasuki Musim Hujan

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, tiga hari ke depan, Kota Medan masih diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Hal ini dikarenakan di Sumut sudah memasuki musim penghujan. Demikian disampaikan Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Nora Sinaga kepada Sumut Pos di Medan, Senin (14/8).

“Kota Medan diprakirakan berpotensi hujan ringan hingga lebat sampai tiga hari ke depan, dan juga Kota Medan sudah kembali memasuki musim hujan. Suhu udara berkisar antara 16-32 derajat Celcius di wilayah Sumut,” ujarnya.

Dijelaskannya, penyebab kondisi cuaca untuk saat ini dipengaruhi oleh adanya wilayah konvergensi di wilayah Pantai Timur Sumut. Hal ini mendukung adanya pertumbuhan awan yang cukup kuat, khususnya di wilayah Langkat, Medan, dan Deliserdang. “Selain itu, kondisi udara atas cukup labil atau jenuh yang semakin mendukung intensitas pertumbuhan awan penyebab hujan,” paparnya.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya mengimbau masyarakat Medan agar waspada terhadap potensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai petir di sebagian wilayah pantai timur, lereng timur, pegunungan, lereng barat, dan pantai barat Sumut yang dapat menyebabkan banjir, longsor, genangan air, dan bencana hidrometeorologis lainnya. (map/dwi/ila)

Ajakan Bupati Toba untuk Ubah Karakter Masyarakat

DIABADIKAN: Bupati Toba Poltak Sitorus dan istri diabadikan bersama jemaat Gereja Katolik St. Yosef Stasi Sileaen.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Tagline ‘Pature Torus, Torus Pature’ (Memperbaiki secara terus-menerus) terus disosialisasikan oleh Bupati Toba, Poltak Sitorus. Pada setiap kesempatan, Poltak Sitorus selalu menyampaikan pesan itu kepada masyarakat, termasuk di gereja.

Minggu (13/8) pagi, Bupati Toba, Poltak Sitorus bersama istri, Rita Marlina Poltak Sitorus didampingi beberapa pimpinan perangkat daerah beribadah di Gereja Katolik St.Yosef Stasi Silaen, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. Usai ibadah yang khusuk itu, Poltak Sitorus menyampaikan pesan ‘Pature Torus, Torus Pature’ kepada para jemaat.

Lewat sebuah kisah di Okinawa, Jepang, yang dikutip oleh Poltak Sitorus, beliau sampaikan, bahwa masyarakat di kota tersebut rata-rata berusia panjang. “Di Okinawa, sepertiga masyarakatnya berusia di atas 100 tahun. Dan ternyata setelah dilakukan penelitian, masyarakat di sana menyebut bahwa mereka sangat rajin bekerja dan mengatakan bahwa bekerja itu adalah kebahagiaan,” ujar Poltak Sitorus mengawali pesannya.

Mencontoh kebiasaan yang baik tersebut , Poltak Sitorus mengajak seluruh jemaat agar semakin rajin bekerja, atau dalam bahasa batak disebut ‘Padot’ dan menjadikan pekerjaan itu sebagai kebahagiaan. “Masalahnya, banyak orang berpikir bahwa bekerja adalah beban. Maka ketika dia bekerja, mengeluarkan tenaga yang terpaksa. Jadi ayo sama-sama kita merubah pola pikir kita bahwa bekerja itu adalah kesenangan, bukan beban,” lanjut Poltak Sitorus.

Beliau menambahkan, saat ini ada banyak yang dapat dilakukan untuk merubah kehidupan menjadi lebih baik dan dimulai dari hal kecil, misalnya beternak ayam.

“Terutama kaum bapak, daripada menghabiskan waktu 1 jam di lapo (kedai), lebih baik kita ternak ayam 10 ekor saja. Untuk merawat 10 ekor itu kita hanya butuh waktu setengah jam, dan setengah jam lagi kita di lapo,” lanjutnya.

Melakukan perubahan dimulai hal kecil demikianlah yang diharapkan oleh Bupati Toba, Poltak Sitorus bagi seluruh masyarakat.

“Termasuk soal sampah, jangan lagi buang sampah sembarangan. Itu adalah perubahan kecil yang berdampak besar bagi kita semua,” ujar Poltak Sitorus mengakhiri pesannya. (*/mag-10)

Mambaringini, Ajang Cari Jodoh Dalam Budaya Batak

IKUTI: Bupati Toba Poltak Sitorus mengikuti acara ‘Toba Arts and Music Culture Performance’ yang digelar di Lapangan Parbalean Silaen, Minggu (13/8).ist/SUMUT POS.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Jika di televisi ada acara Take Me Out untuk mencari jodoh, dalam budaya Batak juga ada hal demikian, namanya ‘Mambaringini’. Namun secara teknis, banyak perbedaan antara ‘Mambaringini’ dengan ajang Take Me Out yang dikomandoi oleh Coky Sihotang itu.

Dalam budaya batak, ‘Mambaringi’ biasanya menjadi bagian dari budaya ‘Gondang Na Poso’ di tanah Batak. Selain mempererat silaturahmi antar pemuda, ‘Gondang Na Poso’ juga menjadi ajang mencari jodoh. Dalam rangkaian acara ‘Gondang Na Poso’ terdapat acara ‘Mambaringini’. Dalam acara itu, kaum perempuan akan berbaris di depan sambil menari tortor, selanjutnya sang ‘pariban’ atau kekasih akan datang membawa setangkai beringin sambil manortor bersama kaum perempuan. Disaat itulah kaum lelaki akan memberikan setangkai beringin dan menaruh beringin itu ke sanggul perempuan pilihannya, jika kaum perempuan menerima setangkai beringin itu, berarti dirinya menerima lelaki itu menjadi suaminya.

Budaya ‘Mambaringini’ kini kembali digali oleh Pemerintah Kabupaten Toba lewat acara ‘Toba Arts and Music Culture Performance’ yang digelar di Lapangan Parbalean Silaen, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Minggu (13/8) malam.

“Jadi dalam gondang na poso ada istilah mambaringini yang mana kaum perempuan akan manortor, lalu paribannya (laki-laki) akan datang memberinya beringin. Jika perempuan itu menerima beringin itu, artinya dia bersedia menjadi istri lelaki itu,” sebut Bupati Toba, Poltak Sitorus, di Lapangan Parbalean Silaen, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

Pemkab Toba sengaja memilih Kecamatan Silaen sebagai tempat acara ‘Toba Arts and Music Culture Performance’ dengan tujuan agar Kecamatan Silaen menjadi pusat wisata budaya, sedangkan Balige sebagai pusat Kabupaten Toba menjadi pusat akomodasi pariwisata, terutama hotel.

“Jadi Silaen ini kita pilih sebagai tempat acara ini, agar Kecamatan Silaen ini menjadi pusat wisata budaya, termasuk budaya mambaringini,” lanjut Poltak Sitorus.

“Jadi nanti bule-bule dari luar kita bawa ke sini untuk mencari rokkap (jodoh) lewat budaya mambaringini apalagi para bule suka dengan perempuan Asia,” Poltak Sitorus melanjutkan.

Acara Toba Arts and Music Culture Performance merupakan acara seni budaya yang dipadu dengan hiburan. Berbagai seni budaya ditampilkan seperti fashion show, gondang na poso, tortor, opera ‘Simardan’ yang dibawakan oleh Sanggar Nauli Basa dan acara musik. Puncak acara ‘Toba Arts and Music Culture Performance’ dimeriahkan oleh musisi tanah Batak yang sangat fe­no­me­nal.Demikian liputan di lapangan. (*/mag-10)

Pujakesuma Sumut Serahkan 2 Unit Ambulans

TERIMA: Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, saat menerima 2 unit ambulans dari Ketua Pengurus Wilayah (PW) Pujakesuma Sumut, Irawan.istimewa/Sumut Pos.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati Zonny Waldi, menghadiri acara pelantikan Pengurus Cabang dan Pengurus Ranting Pujakesuma se-Kecamatan Bandar Masilam di halaman Kantor Camat Bandar Masilam, Sabtu (12/8) lalu.

Acara tersebut juga dirangkai dengan penyambutan HUT Kemerdekaan ke-78 RI, memperingati HUT ke-43 Pujakesuma, dan perinagatan 1 Muharram 1445 Hijriah. Pada malam harinya juga diadakan pagelaran wayang kulit.

Dalam sambutannya, Zonny menyampaikan apresiasi kepada Pujakesuma.

“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pujakesuma, yang sudah memberikan kontribusi positif sebagai satu etnis terbesar di Simalungun ini,” ungkap Zonny.

Menurut Zonny, Kabupaten Simalungun merupakan miniaturnya Indonesia, dengan beragam suku, agama, dan golongan ada di dalamnya. Untuk itu, dia berharap, keberadaan Pujakesuma bisa jadi garda terdepan pengikat tali persaudaraan dengan etnis lain.

“Selamat kepada pungurus cabang dan pengurus ranting Pujakesema Kecamatan Bandar Masilam yang dilantik. Susunlah rencana kerja yang baik agar tercapai visi dan misi organisasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Pujakesuma Sumatera Utara (Sumut), Irawan menyampaikan harapannya agar PD (Pimpinan Daerah) Pujakesuma ke depannya bisa ambil andil di tengah masyarakat, dalam mewaranai pembangunan di Kabupaten Simalungun.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan 2 unit ambulans oleh Pengurus PD Perkupulan Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma Simalungun, Girun, kepada Wakil Bupati Simalungun. Selanjutnya Wakil Bupati Simalungun menyerahkan langsung kepada Pangulu Nagori Bandar Masilam 2 dan Bandar Tinggi, didampingi Forkopimcam Bandar Masilam untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Terkait dengan penyerahan 2 unit ambulans tersebut, Wakil Bupati Simalungun menyampaikan rasa terima kasih kepada Girun, atas kemurah hatinya, telah memberikan bantuan berupa ambulans untuk Nagori Bandar Masilam 2 dan Bandar. (mag-7/saz)

Sekda Karo Tinjau Kesiapan HUT ke-78 RI

TINJAU: Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba, meninjau kesiapan penyambutan HUT ke-78 RI di lapangan bola Samura Kabanjahe, baru-baru ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Kamperas Terkelin Purba, meninjau kesiapan penyambutan HUT ke-78 RI di lapangan bola Samura Kabanjahe, baru-baru ini.

Dalam kegiatan tersebut, Terkelin memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan HUT ke-78 RI, mulai dari pengecekan peserta Paskibra dan kesiapan sarana penunjang lainnya. Seperti kebersihan kamar mandi, kebersihan bangunan, rumput stadion, tiang bendera, kerapian bendera di pinggir lapangan, serta tempat transit Forkopimda.

Pada kesempatan ini, Terkelin juga memberikan semangat kepada peserta Paskibra dan memberikan pesan agar tetap menjaga kesehatan, serta selalu patuhi arahan instruktur. Dia berharap, apa yang dicita-citakan peserta Paskibra tercapai melalui kedisiplinan yang dibangun sejak dini. Peserta Paskibra juga menampilkan yel yel kekompakan dan semangat.

Terkelin juga berkoordinasi dengan Ketua Panitia Perayaan HUT ke-78 RI, didampingi Asisten Pemerintahan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata, Kabag Prokopim, Kabag Umum, Seketaris Dinas PU Kabupaten Karo, dan OPD terkait. (deo/saz)

Bona Tindaon Minta Polres Dairi Usut Penimbunan 3,5 Ton Pupuk Subsidi & Pupuk tanpa Izin Edar

DUGAAN PUPUK PALSU: Sekretaris Komisi 2 DPRD Dairi, Bona Tindaon (kiri), meminta Polres Dairi serius mengusut temuan timbunan 3,5 ton pupuk bersubsidi serta puluhan ton pupuk nonsubsidi diduga palsu di Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang, beberapa waktu lalu.Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Dairi, Bona Tindaon, meminta Polres Dairi serius menuntaskan temuan penimbunan pupuk bersubsidi dan puluhan ton pupuk diduga palsu dari satu kios pengecer pupuk nonsubsidi di Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang.

Bona yang juga Sekretaris Komisi 2 DPRD Dairi, mengatakan, pihaknya meminta Polres Dairi serius menindaklanjuti temuan 3,5 ton (70 zak) pupuk bersubsidi serta puluhan ton pupuk diduga palsu di satu kios pengecer UD GJ, Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang.

Dijelaskan Bona, Komisi 2 DPRD Dairi bersama Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Dairi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios pupuk nonsubsidi di Kecamatan Sidikalang dan Siempat Nempu Hulu, 27 Juli 2023 lalu.

“Sidak yang dilakukan Komisi 2, dalam rangkaian kunjungan lapangan atas pembahasan nota pengantar Bupati Dairi, terkait Ranperda Pertanggungjawaban Bupati Dairi, tentang pelaksanaan APBD 2022,” ungkap Bona, Senin (14/8).

Bona mengatakan, temuan penimbunan pupuk bersubsidi selalu ditanyakan masyarakat, terkait penuntasan kasus itu. Masyarakat kesulitan memperoleh pupuk subsidi, di sisi lain, ada ditemukan penimbunan 3,5 ton pupuk bersubsidi di satu kios pupuk nonsubsidi.

“Saya meminta kepada Kapolres Dairi, supaya menyelidiki secara serius serta menuntaskan temuan pupuk diduga palsu dan pupuk bersubsidi dimaksud,” tuturnya.

Menurutnya, maraknya peredaran pupuk palsu, sangat merugikan petani di Kabupaten Dairi. Bona mengatakan, temuan pupuk palsu itu, tidak kali ini saja terjadi. Pada 2022 lalu, menurutnya, dia juga sudah melaporkan ke Polres Dairi. “Pupuk diduga palsu yang ditemukan 2023 ini, sama dengan pupuk diduga palsu yang dilaporkan ke Polres Dairi 2022 lalu,” bebernya.

Sebelumnya, Sekretaris KP3 Dairi, yang juga Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakan Dairi, Lipinus Sembiring, membenarkan temuan timbunan 3,5 ton pupuk bersubsidi di UD GJ. Menurutnya, itu menyalahi aturan. Karena UD GJ, bukan kios pengecer pupuk bersubsidi. Pemilik UD GJ, Hammer Sitepu, hanya sebagai anggota Kelompok Tani (Poktan) Teratai di Desa Hutarakyat.

“Kami sudah kroscek langsung ke kios pengecer, jatah yang boleh diperoleh Hammer Sitepu sebagai anggota poktan, hanya 800 kilogram per tahun. Sehingga kami pastikan, terkait timbunan pupuk bersubsidi itu, sudah melanggar aturan karena tidak sesuai dengan kebutuhan anggota poktan,” jelas Lipinus.

Hal sama disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi, Robot Simanullang. Menurutnya, ada beberapa pihak terkait dalam pemgawasan pupuk bersubsidi dan nonsubsidi serta pestisida.

Kapolres Dairi AKBP Reinhard Nainggolan, melalui Kasat Reskrim AKP Meetson Sitepu, dikonfirmasi via WhatshApp, terkait temuan timbunan pupuk bersubsidi sebanyak 3,5 ton di kios UD GJ, belum bersedia menjawab atau memberikan keterangan. (rud/saz)