32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1272

Pemko Medan Dukung Digelarnya Jambore Nasional Volkswagen Indonesia

KUNJUNGAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Volkswagen Indonesia Sumatera Utara di Balai Kota, Selasa (1/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mendukung Volkswagen Indonesia Sumatera Utara menggelar Jambore Nasional Volkswagen Indonesia (JNVI) Ke-52 di Kota Medan. Melalui Jambore Nasional ini, diharapkan dapat memperkenalkan pariwisata dan budaya daerah yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara kepada seluruh peserta.

 “Kita sangat mendukung kegiatan positif yang dilakukan para komunitas yang ada di Kota Medan seperti komunitas pencinta mobil VW ini. Apalagi event ini dapat mengajak masyarakat Kota Medan untuk ikut serta melakukan kegiatan positif,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima Volkswagen Indonesia Sumatera Utara di Balai Kota, Selasa (1/8/2023).

 Didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Laksamana Putra  Siregar dan Plt Kadis Pariwisata Viza Fandhana, orang nomor satu di Pemko Medan ini berpesan agar komunitas Volkswagen Indonesia Sumatera Utara untuk ikut serta mendukung kelestarian alam melalui penggunaan kendaraan listrik. “Mungkin bisa (penggunaan kenderaan listrik) sharing ke sesama penggiat otomotif lainnya,” harapnya.

 Sebelumnya, Ketua Umum Volkswagen Sumatera Utara Heri Purwoko menyampaikan, JNVI Ke-52 akan digelar di Sumut. Dengan target memperkenalkan pariwisata dan budaya daerah, jelasnya, Kota Medan dipilih sebagai tuan rumah. Dikatakannya, JNVI akan di gelar di Pekan Raya Sumatera Utara pada 19-20 Agustus 2023 mendatang.

 Dengan digelarnya JNVI ini, Heri berharap masyarakat dapat merasakan manfaat adanya komunitas otomotif, khususnya Volkswagen Indonesia. Selain itu, imbuhnya, guna  membangkitkan generasi muda terampil dalam bidang otomotif. “Kami berharap Pak Wali dapat hadir nantinya. Apalagi nanti juga akan ada city tour di Kota Medan,” ujar Heri. (rel)

Awasi Stabilitas Harga Sembako dan LPG, Polres Labuhanbatu Sidak Pasar

OPERASI PASAR: Polres Labuhanbatu laksanakan Operasi Pasar guna mengawasi dan menjamin ketersediaan, distribusi, dan kestabilan harga Bahan Pokok serta LPG 3 kg.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Polres Labuhanbatu laksanakan Operasi Pasar guna mengawasi dan menjamin ketersediaan, distribusi, dan kestabilan harga Bahan Pokok serta LPG 3 kg di dua kabupaten. Yakni, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara, Senin (31/7).

Operasi pasar ini dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Labuhanbatu dengan melibatkan stake holders terkait. Di antaranya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labura dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Kab Labuhanbatu.

“Pelaksanaan sidak atau Operasi Pasar kali ini dilakukan di 10 lokasi,” kata Kasi Humas Polres Labuhanbatu Iptu Parlando Napitupulu kepada wartawan.

Adapun ke 10 lokasi itu, Pasar Inpres Aek Kanopan Kecamatan, Kualuh Hulu, Pasar Gelugur Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu. Kemudian, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Damuli Kecamatan Kualuh Selatan. Kilang padi Damuli Pekan Kecamatan Kualuh Selatan. Agen tabung gas LPG Damuli Kualuh Selatan.

Lanjut ke Pasar Sigambal Kecamatan Rantau Selatan, Pasar Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu. Agen Gas LPG di Desa Bulu Cina, Bilah Hulu. Pasar Modern Suzuya dan Pasar Modern Brastagi Kecamatan Rantau Utara Kab. Labuhanbatu.

“Tujuan dilaksanakan sidak atau operasi pasar ini adalah untuk menjamin ketersediaan, distribusi, dan stabilitas harga sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun hambatan dalam distribusi serta kestabilan harga sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi),” katanya.

Hal ini juga dilakukan sebagai respons dalam menindaklanjuti adanya isu kelangkaan LPG 3 kg di beberapa daerah. Dari hasil sidak pasar yang dilakukan, tidak ditemukan adanya kelangkaan bapokting maupun lonjakan harga serta tidak ditemukan adanya penimbunan maupun penyimpangan yang dilakukan.

Operasi Pasar oleh Satgas Pangan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Program Prioritas Kita yg disampaikan oleh Kapolda Sumut khususnya pada Program Ketiga, “Percepatan Penanganan Program Prioritas Pemerintah” yaitu dalam hal Percepatan Transformasi Ekonomi.

“Polres Labuhanbatu siap mendukung pelaksanaan Program Prioritas Kita guna terwujudnya Polri Presisi menuju Sumatera Utara maju,” tandasnya. (fdh/han)

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022 Bupati Dairi, Minus Golkar, Sebanyak Enam Fraksi DPRD Menolak

TOLAK: Sebanyak 6 dari 7 fraksi di DPRD Dairi, menolak laporan per­tanggungjawaban Bupati Dairi, tentang pelaksanaan APBD TA 2022 pada Sidang Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi, Senin (31/7). Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 6 dari 7 fraksi di DPRD Dairi, menolak atau tidak dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Dairi Tahun Anggaran (TA) 2022, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Adapun keenam fraksi tersebut, yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem), Gerindra, Demokrat, Hanura, PDIP, dan Pertaki. Sementara Fraksi Partai Golkar, dalam pandangan akhir fraksi mereka, menyatakan dapat menerima.

Pendapat akhir fraksi disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Dairi, Senin (31/7) lalu. Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD Sabam Sibarani, didampingi Wakil Halvensius Tondang dan Wanseptember Situmorang.

Pada awal sidang, Sabam mempersilakan Sekretaris Badan Anggaran (Banggar) DPRD Dairi Juangga Silaban, menyampaikan hasil keputusan Rapat Banggar atas pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Dairi TA 2022. Banggar merekomendasikan Ranperda dimaksud, dibahas di masing-masing fraksi dan mendapatkan pengesahan.

Disampaikan Juangga, dalam hasil rapat yang disampaikan masing-masing komisi serta fraksi, maka Banggar DPRD Dairi memberikan sejumlah catatan untuk perhatian serta dilakukan perbaikan oleh Pemkab Dairi. Seperti, ditemukan penempatan fungsional guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak sesuai formasi, pengangkatan pejabat yang tidak sesuai kompetensi. Banggar juga meminta bupati, supaya pejabat yang diangkat menduduki jabatannya, paling sedikit 2 tahun pada posisi yang ditempatkan.

Selanjutnya, dalam kunjungan lapangan terkait laporan pertanggungjawaban bupati, Komisi 2 DPRD Dairi menemukan, puluhan ton pupuk tidak berizin edar, dan penumpukan pupuk bersubsidi di satu kios non-subsidi. Hal itu dianggap sangat merugikan petani. Karena sebagian besar petani sulit mendapatkan pupuk bersubsidi, namun di sisi lain, ada penimbunan dilakukan oknum pemilik kios. Dewan menuding, pemerintah melalui Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) tidak melakukan tugas pengawasan secara maksimal.

DPRD mendorong tugas KP3 dimaksimalkan, sehingga pengawasan lebih baik, sebagai upaya peningkatan produksi pertanian Kabupaten Dairi. “Karena ada ratusan juta Rupiah dana monitoring pupuk dan pestisida, serta pengawasan minyak dan gas (migas) yang dikelola KP3 setiap tahunnya,” ungkap Juangga. DPRD juga menyoroti mobil ambulance di RSUD Sidikalang yang tak memiliki dokumen atau BPKB, agar dibereskan. Selanjutnya, DPRD mendorong Pemkab Dairi, agar upah honorer disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Selanjutnya, pada penyampaian pandangan akhir fraksi, ada 6 fraksi yang hampir semua memberikan penilaian negatif, terhadap kinerja pemerintahan pasangan Bupati/Wakil Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy Andrea Lukita Sihombing. Sehingga, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2022, tidak dapat diterima dan ditolak.

Ketua Fraksi Partai Nasdem, Nasib Marudur Sihombing dalam pandangan akhir fraksi, menyatakan, Eddy-Jimmy gagal melaksanakan reformasi birokrasi. Dia juga menyoroti, keberadaan layanan 119 yang tidak optimal menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Saya minta supaya layanan itu dihentikan, dan aset seperti ambulance, dikembalikan ke RSUD Sidikalang yang sangat membutuhkan,” tegasnya.

Setelah semua menyampaikan pandangan akhir fraksi, pimpinan sidang, Sabam menyampaikan, dari 7 ada 6 fraksi menyatakan menolak Ranperda dimaksud ditetapkan jadi Perda.

Sementara itu, usai melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Bantjin, Eddy mengatakan, sangat menghargai semua proses persidangan yang dilaksanakan legislatif bersama eksekutif, dalam pembahasan Ranperda tersebut. Terkait dinamika penolakan Ranperda oleh 7 fraksi, dia juga sangat menghargai.

“Itu dinamika, di sisi lain pemerintahan dan pembangunan harus berjalan terus. Atas kondisi ini, pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah bagaimana supaya P-APBD TA 2023 bisa digunakan,” katanya.

“Supaya anggaran itu bisa digunakan, kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Terkait penolakan laporan pertanggungjawaban itu, kondisi TA 2022 dengan 2023 berbeda. Pada 2022, legislatif sama sekali tidak melakukan pembahasan terhadap Ranperda yang diajukan tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Dairi TA 2021,” imbuh Eddy.

Namun, lanjut Eddy, pada Ranperda yang diajukan pada 2023 ini, dibahas legislatif. Hanya saja tidak disahkan, karena dominan fraksi menolak Ranperda tersebut. “Anggaran bisa tetap digunakan dengan dasar hukum melalui Peraturan Kepala Daerah,” pungkasnya. (rud/saz)

Bupati Simalungun Tinjau Lokasi Pembangunan PT Sheel Oil Indonesia

BINCANG: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, saat berbincang di lokasi pembangunan PT Sheel Oil Indonesia.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, didampingi Asiaten Perekonomian dan Pembangunan Ramadhani Purba, meminpin Rapat Koordinasi dengan pegawai administrator dan meninjau langsung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.

Rapat tersebut dilaksanakan terkait Perpres No 8 Tahun 2022, Permenko No 10 Tahun 2023, yang digelar di Gedung Pusat Inovasi KEK Sei Mangkei, Kantor Administrator KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Selasa (1/8).

Dalam rapat itu, Radiapoh meminta agar para pegawai KEK Sei Mangkei lebih aktif mengetahui perkembangan, dan juga membantu dalam pembuatan dokumen bagi perusahaan, agar para investor yang datang ke Kabupaten Simalungun merasa nyaman.

“Kita juga harus mengetahui perusahaan yang berada di KEK Sei Mangkei. Hal itu terkait dengan kewajibannya ke Kabupaten Simalungun apakah sudah dipenuhi atau belum?” ungkap Radiapoh.

Plt Kepala Administrator KEK Sei Mangkei Ronald Banjarnahor, memaparkan terkait izin perusahaan yang melakukan pembangunan di KEK Sei Mangkei. Menurutnya, perusahaan yang ada di kawasan tersebut sudah ada izinnya. “Pihak perusahaan yang mengurus langsung ke PT Kinra. Dan pihak merekalah yang menyerahkan ke kita (Pemkab Simalungun),” tuturnya.

“Kalau kewajiban PT Sheel Oil Indonesia itu, dokumennya belum ada diserahkan ke Pemkab,” jelas Ronald.

Mendengar penjelasan Ronald, Radiapoh langsung mengajak ke lokasi pembangunan PT Shell Oil Indonesia, yang masih dalam proses pembangunan, untuk menanyakan terkait izin dan kewajibannya kepada Pemkab Simalungun.

Setiba di lokasi, Radiapoh berdialog dengan Firman Marunduri, seorang penanggung jawab dalam pembangunan PT Sheel Oil Indonesia. Firman menjelaskan, pembangunan sudah mencapai 23 persen, dan terkait pengurusan izin serta dokumen lainnya, itu sudah langsung ke pihak PT Kinra.

“Semua pembayaran serta kewajiban, sudah langsung berkomunikasi dengan pihak PT Kinra,” katanya lagi.

Kemudian, dia mangatakan, air dan listrik yang digunakan perusahaan itu, semuanya langsung dari PT Kinra, yang sudah ada disediakan pipa air maupun listrik.

Dari penjelasan Firman, Radiapoh meminta agar dalam melaksanakan pembangunan, harus memperhatikan lingkungan dan juga keselamatan.

“Kalau nanti PT Shell Oil Indonesia sudah beroperasi, agar memprioritaskan masyarakat Simalungun untuk direkrut bekerja, dan bekerja sama dengan Disnaker Simalungun,” imbaunya.

Usai berdialog dengan pihak PT Sheel Oil Indonesia, Radiapoh meminta kepada Administrator KEK Sei Mangkei, agar melihat dan mempelajari perjanjian dengan pihak PT Kinra saat pembangunan KEK Sei Mangkei.

“Perjanjian awalnya dengan pihak PT Kinra itu, harus diketahui. Dan dokumennya harus ada sama kita (Pemkab Simalungun). Biar kita nantinya tidak salah melangkah. Dan apa saja yang dibutuhkan di sini, harus disiapkan. Terkait tenaga kerja, kalau bisa harus masyarakat Simalungun,” pungkasnya. (mag-7/saz)

Aktivitas Diduga Ilegal di Padangtualang, Penambangan Darat Bebas Beroperasi

BEBAS: Aktivitas penambangan tanah urug diduga ilegal bebas beroperasi di Desa Bulu Telang, Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat, Selasa (1/8).Teddy Akbari/Sumut Pos.

SUMUTPOS.CO – Aktivitas penambangan diduga ilegal, sepertinya banyak terjadi di sejumlah lokasi Kabupaten Langkat. Ditambah lagi, dengan adanya pembangunan jalan tol dari Kota Binjai menuju Kota Langsa, Aceh, oknum-oknum mafia pertambangan pun kian gencar melakukan aktivitas penambangannya, yang diduga berlangsung secara ilegal.

Setelah jurnalis Sumut Pos yang melakukan penelusuran terkait aktivitas ilegal penambangan pasir dan batu di Kecamatan Batangserangan, Kabupaten Langkat, kali ini ada temuan lain. Adalah penambangan darat atau pengerukan tanah urug, yang berlokasi di Kecamatan Padangtualang.

Keuntungan dapat mereka raup, karena material tanah urug dibutuhkan untuk proyek pembangunan jalan tol. Namun sayangnya, aktivitas penambangan diduga ilegal itu, berdampak kepada kerugian negara. Selain itu, aparat penegak hukum juga diduga tutup mata. Alhasil, penambang tanah urug di Desa Bulu Telang, Kecamatan Padangtualang ini, pun terkesan kebal hukum. Sebab, persyaratan izin yang belum lengkap, tapi para pengusaha tambang tetap eksis melakukan eksplorasi dan eksploitasi.

Informasi diperoleh di lapangan, Selasa (1/8), lokasi penambangan tersebut diduga ilegal, alias belum mengantongi izin. Meski demikian, alat berat ekskavator tetap melakukan aktivitas penambangan. Bahkan, truk berukuran besar terus hilir-mudik membawa dan menunggu antrean agar bak pengangkutnya diisi dengan tanah urug itu.

Menanggapi adanya dugaan tanah urug yang mengalir ke proyek pembangunan jalan tol, Manajer PT Hutama Karya Indonesia (HKI), Sunardi menyatakan, pihaknya tidak pernah atau tak mengizinkan pengambilan material dari quary yang ilegal, atau tidak mengantongi izin penambangan.

Atas informasi dugaan ilegal penambangan tanah urug, menurutnya, pihaknya akan melakukan pengecekan. Disebut-sebut, penambangan tanah urug ini diduga dilakukan PT APPP.

“Kami akan cek ke lapangan, setelah diketahui ketidaksesuaian antara izin penambangan dan lokasi pengambilan,” ungkap Sunardi.

Pantauan wartawan, aktivitas penambangan tanah urug ini diduga sudah berjalan sejak beberapa tahun belakangan. Akibatnya, bukit-bukit bekas kerukan, sudah menjadi tebing cadas dan berpotensi terjadi longsor. Namun demikian, tidak ada penindakan yang dilakukan aparat penegak hukum untuk menyikapi hal tersebut.

Dugaan, hasil penambangan tanah urug ini dijual ke proyek pemba­ngunan jalan tol, karena jaraknya tidak jauh. Artinya, dari lokasi penambangan tanah urug menuju proyek pembangunan jalan tol, jaraknya hanya sekitar 3 kilometer.

Humas PT HKI Proyek Tol Binjai-Langsa, Candra menjelaskan, pihaknya sudah menghubungi PT APPP, agar untuk tidak mengisi lagi material.

“Sudah kita stop penerimaan barang dari APPP,” bebernya.

Akibat aktivitas penambangan tanah urug ini, kabarnya, sempat terjadi adu mulut antara masyarakat dengan pengawas, yang diduga berasal dari oknum TNI. Masyarakat dari Desa Bukit Mengkirai, Kecamatan Gebang, sempat menghentikan laju truk pengangkut material tanah urug, karena lahan sawit mereka longsor akibat dari aktivitas penambangan tersebut. (ted/saz)

AC Milan vs Barcelona: Misi Bangkit Rossoneri

SUMUTPOS.CO – AC Milan vs Barcelona dalam jadwal uji coba 2023 bakal sengit berdasarkan skor head to head (H2H) kedua tim. Digelar di Stadion Allegiant, Las Vegas, siaran langsung laga pramusim 2023/2024 ini bisa ditonton via live streaming Trans7 pada Rabu 2 Agustus 2023 pukul 10.00 WIB

Duel AC Milan dan Barcelona menjadi big match pramusim 2023/2024 di Amerika Serikat yang digelar pekan ini. Kedua kesebelasan terakhir kali berjumpa pada 2018. Kala itu, AC Milan dan Barcelona bermain dalam laga uji coba bertajuk International Champions Cup. Di pramusim 2023/2024 yang saat ini digelar di Stadion Allegiant, Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (2/8) pagi ini pukul 10.00 WIB, AC Milan telah melakoni 2 laga uji coba di pramusim 2023. Namun, hasil yang diperoleh Rossoneri kurang begitu memuaskan.

Pada pertandingan pertama, AC Milan disikat Real Madrid dengan skor tipis 3-2. Dalam laga kontra Los Blancos itu, AC Milan sejatinya unggul 2 gol lebih dulu via Fikayo Tomori (25’) dan Luka Romero (42’). Namun, Real Madrid mampu membalikkan keadaan di babak kedua dengan 3 gol sekaligus.

Kasus serupa dialami Il Diavolo Rosso kala meladeni sesama tim Italia, Juventus. Sudah 2 kali AC memimpin laga, tetapi 2 kali pula Juventus menyamakan kedudukan. Skor waktu normal menjadi 2-2. Ketika berlanjut ke babak adu penalti, Rossoneri kalah dalam kedudukan 4-3.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli berkilah, kekalahan beruntun pasukannya disebabkan faktor kesiapan tim. Tidak semua pemain yang diturunkan kontra Juventus dalam kondisi siap tempur. “Ini bukan langkah mundur dari pertandingan melawan Real Madrid. Mereka yang memulai pertandingan melawan Bianconeri baru berlatih selama tujuh hari,” ujar Stefano Pioli, kepada media.

Terlepas dari hasil itu, AC Milan tetap dituntut untuk memperbaiki permainan tim. Olivier Giroud dan kawan-lawan perlu lebih berkonsentrasi saat sedang dalam posisi unggul. Dengan demikian, Rossoneri punya peluang untuk menyegel kemenangan.

Laga nanti juga bisa menjadi kesempatan lagi bagi Rossoneri untuk menjajal sejumlah rekrutan barunya. AC Milan cukup agresif dengan menggaet nama-nama baru macam Marco Sportiello, Luka Romero, Ruben Loftus-Cheek, Christian Pulisic, Noah Okafor, Tijjani Reijnders, Samuel Chukwueze, hingga Yunus Musah.

Misi bangkit AC Milan bakal menemui tantangan dari Barcelona. Sejauh ini, penampilan Blaugrana lebih baik daripada AC Milan. Meski telah melakoni 1 laga uji coba lebih banyak, Barcelona telah merasakan 2 kemenangan.

Barca mencatatkan kemenangan pertama ketika mengalahkan Vissel Kobe 0-3. Paling mutakhir, Blaugrana menaklukkan rival abadinya Real Madrid 3 gol tanpa balas. Agenda pramusim Barca baru tercoreng k­ekalahan dari Arsenal lewat ke­du­dukan 5-3. Kemenangan di laga El Clasico memang cukup memuaskan Xavi Hernandez. Hanya saja, juru taktik Barca itu tak memungkiri terda­pat beberapa hal yang mesti dibenahi.

Salah satunya dalam mengurangi kesalahan tim saat kehilangan penguasaan bola. “Kami senang dan selalu lebih baik menang daripada kalah di Clásico, tapi masih banyak hal yang perlu diperbaiki,” ujar Xavi Hernandez, dikutip dari laman resmi klub. Pada laga ini, AC Milan diprediksi masih akan mengandalkan jasa Olivier Giroud sebagai juru gedor tim.

Terlebih, striker asal Prancis itu menyumbang 1 gol ketika AC Milan menghadapi Juventus, pekan lalu. Di kubu seberang, ketajaman Barca bakal ertumpu pada Robert Lewandowski. Sejauh ini, Lewy telah mencatatkan 1 gol di pramusim 2023. (trt/adz)

514 Guru PPPK Dairi Terima SK Pengangkatan

SELAMAT: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Kepala BKPSDM, Junihardi Siregar mengucapkan selamat kepada ratusan tenaga guru honorer yang diangkat dan menerima SK PPPK di GOR Sidikalang, Senin (31/7/2023)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan SK pengangkatan kepada 514 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru formasi Tahun 2022, di Gedung Olah Raga (GOR) Sidikalang, Senin (31/7/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informarika, Anggara Sinurat mengatakan, laporan disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), ke-514 fungsional guru yang menerima SK merupakan formasi tahun 2022.

“Mereka yang lulus dan menerima SK PPPK adalah tenaga guru honorer dan terdaftar pada data pokok pendidikan (Dapodik),” ujarnya.

Anggara menyampaikan, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, 514 PPPK guru ini berhak menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saudara-saudara yang hadir di tempat ini merupakan yang terbaik tahun ini. Banyak yang mendaftar tetapi kalian yang bisa lulus dan berhak mendapatkan status ASN PPPK,” ujarnya.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti seleksi pengadaan P3K ini,” tambahnya.

Eddy menyebut, sejak ada peluang tenaga honorer bisa diangkat jadi PPPK, pihaknya bersama jajaran terus berupaya supaya kuota yang diperoleh sebanyak-banyaknya setiap tahun.

Kepada guru PPPK yang baru menerima SK, Eddy menegaskan, perjuangan ke depan tentu makin sulit. Zaman keterbukaan informasi dan digital menuntut guru harus lebih kreatif dalam memberi sajian ilmu pengetahuan pada anak.

“Zaman sudah berbeda, anak didik sekarang dihadapkan dengan dunia digital. Sehingga, guru harus lebih kreatifndan harus mampu menjadi guru penggerak yang bisa menjaga anak didik berpikir global,” lanjutnya.

Bupati berpesan, manusia boleh modern, namun tetap memegang teguh falsafah Pancasila. Oleh karena itu, kejarlah status guru penggerak itu dan teruskan pada anak didik.

Bupati menambahkan, sejatinya jumlah guru yang lulus PPPK sebanyk 517 orang. Namun 2 orang, pada saat pengurusan kelengkapan berkas sampai waktu ditentukan tidak diurus sehingga keduanya dianggap mengundurkan diri.

Sementara, 1 orang lagi yakni, Natalina Sinaga, sebelum menerima SK, yang bersangkutan meninggal.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Pendidikan, Jonny Waslin Purba, Kepala Kepala BKAD, Dekman Sitopu, Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata, mewakili Kepala PT Taspen Siantar, Mila Adriana, dan Kepala BPJS Dairi, Jesika Sitanggang.(rud/ram)

Kriminal Marak Akibat Tingginya Pengangguran

Wakil Ketua Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan menilai, kualitas pendidikan di Kota Medan terbilang masih lemah. Hal itu dapat dilihat dari tingginya angka pengangguran di Kota Medan karena ketidakmampuan bersaing dalam dunia kerja dan minimnya ketrampilan.

“Semua berawal dari rendahnya tingkat dan kualitas pendidikan. Selain pendidikan, juga minimnya keterampilan. Hal itu membuat seseorang tidak punya daya saing, sehingga sulit untuk memiliki pekerjaan atau menjadi seorang wirausaha,” ucap Wakil Ketua Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani.

Alhasil, sambung Rani, pengangguran dan kemiskinan terus terjadi di Kota Medan, hal ini pun berdampak pada maraknya tindak kejahatan mulai dari peredaran narkoba, aksi begal, dan pencurian. Hal itu pun kerap membuat solidaritas dan moralitas masyarakat terus menurun dan terdegradasi.

“Masyarakat khususnya pemuda yang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran, kerap kali melampiaskan ekspresinya ke hal-hal negatif, apalagi bila mereka berada di lingkungan yang negatif,” ujarnya.

Untuk itu, kata Abdul Rani yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Medan tersebut, semua persoalan itu harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan.

Terkhusus kepada Pemko Medan, Rani mengingatkan agar segera memikirkan langkah dan kebijakan untuk menanganinya. Untuk salah satu bagian dari penangannya, dirinya mendorong Pemko Medan supaya melakukan evaluasi kualitas pendidikan untuk masyarakat Kota Medan yang lebih baik.

“Kemudian tingkat pengangguran harus terus ditekan dan peredaran narkoba harus diberantas, inilah kunci untuk menekan angka kriminalitas,” katanya.

Terkhusus narkoba, sambung Rani, kerap menjadi faktor utama terjadinya aksi begal dan aksi kriminalitas lainnya. Hal itu terbukti dari para pelaku begal yang berhasil ditangkap aparat hukum, kebanyakan terindikasi bahkan terbukti menggunakan narkoba.

Rani meminta Pemko Medan untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di tingkat lingkungan sebagai langkah antisipatif untuk menimalisir peredaran narkoba yang semakin merajalela. (map/ila)