31 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 1320

Kasus Penggelapan Barbuk Narkoba, Kompol Sawangin Buang Badan dan Salahkan Anggota

SAKSI: Mantan Kapolsek dan Kanit Reskrim Medan Area, memberikan kesaksian dalam kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba, Selasa (11/7/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Mantan Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin Manurung selalu berkelit menyalahkan anggotanya, dalam persidangan kasus penggelapan barang bukti narkoba dengan terdakwa Aipda Suhendri (48) selaku mantan penyidik pembantu di Polsek Medan Area.

Kompol Sawangin dihadirkan sebagai saksi bersama mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Philip Antonio Purba di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (11/7/2023) sore.

Dihadapan hakim ketua Oloan Silalahi, Kompol Sawangin selalu menyalahkan AKP Philip Purba selaku Kanit Reskrim dengan dalih tidak ada menerima laporan dari anggotanya.

“Ini salahnya dia (sambil menuju ke arah AKP Philip Purba), semua yang saya tugaskan tidak dikerjakan,” ucap Sawangin.

Perwira berpangkat melati satu emas itu pun bahkan beralasan sejak Petrus Parsaoran Sinaga ditangkap, terdakwa Aipda Suhendri selaku penyidik pembantu tidak ada memberikan laporan kepadanya sebagai pimpinan di Polsek tersebut.

“Jadi bagaimana saya bisa tahu ada barang bukti yang digelapkan itu karena laporannya sama sekali tidak ada diberitahu ke saya,” kilah Kompol Sawangin.

“Kalau terdakwa Suhendri ini jujur pasti semua kena, semua masuk,” ucapnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Oloan Silalahi.

Mendengar pernyataan Kompol Sawangin, hakim Oloan Silalahi pun bertanya apakah ada kerjasama antara mereka dengan Parsaoran Sinaga? Namun, Kompol Sawangin tidak bisa membuktikannya. Ia malah menjawab. “Kalau kerjasama tidak ada, namun keluarga Parsaoran Sinaga ada bertemu ke ruangan Kanit,” katanya.

Hakim Oloan Silalahi pun bertanya kepada AKP Philip Purba yang duduk di samping Kompol Sawangin. Menjawab itu, AKP Philip Purba pun membantah pernyataan Kompol Sawangin yang dinilai buang badan selaku pimpinan dan selalu menyalahkan anggotanya.

Padahal, apa yang ditugaskan kepadanya selaku Kanit Reskrim selalu dikerjakan. Bahkan langsung melaporkan hal itu kepada pimpinan yakni Kompol Sawangin. Baik melalui pesan Whatsapp pribadi maupun ke Grup WhatsApp Polsek Medan Area. Namun, laporannya malah tidak ditanggapi oleh Kompol Sawangin selaku Kapolsek Medan Area.

“Sudah saya laporkan Yang Mulia, langsung ke beliau melalui pesan Whatsapp, tapi tidak ada jawaban, jangankan ditanggapi bilang terima kasih pun gak ada, ditelpon pun malah tidak diangkat,” beber AKP Philip Purba.

Padahal, sambung Philip, Kanit Reskrim itu perpanjangan tangan dari Kapolsek. Oleh karena itu, dirinya pasti patuh apa yang diperintahkan oleh pimpinan. Ia menilai Kompol Sawangin’ buang badan’ sebagai pimpinan di Polsek Medan Area.

“Jadi mana mungkin, kami tidak mengerjakan apa yang telah ditugaskan beliau, tugas yang telah kami kerjakan selalu kami laporkan ke pimpinan. Pernyataan saksi (Kompol Sawangin) sudah mengada-ngada,” katanya.

Setelah mendengarkan keterangan kedua saksi, majelis hakim Oloan Silalahi pun bertanya kepada terdakwa Aipda Suhendri apakah benar keterangan yang telah disampaikan dua saksi tersebut.

Menjawab hal itu, terdakwa Suhendri membantah keterangan Kompol Sawangin. Dirinya selaku penyidik pembantu mengaku telah melaporkan kasus tersebut.

“Itu tidak benar Yang Mulia, kami sudah melaporkan tapi tidak ada perintah untuk selanjutnya. Selain itu, terkait pernyataan Kompol Sawangin yang mengatakan istri saya dipanggil gara-gara saya itu tidak benar, malah saya yang menyampaikan kepada istri saya bahwa saya dipanggil Kapolsek, ternyata saya dilaporkan. Sementara untuk keterangan AKP Philip Purba semua keterangan benar Yang Mulia,” kata terdakwa Aipda Suhendri.

Mengutip dakwaan JPU Trian Adhitya mengatakan, kasus tersebut bermula pada 2022 lalu, dimana saat Unit Reskrim dari Polsek Medan Area yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Area AKP Philip Antonio Purba melakukan penangkapan terhadap Petrus Persaoran Sinaga (berkas perkara terpisah) di Jalan Berdikari, Kelurahan Sei Putih, Kecamatan Medan Petisah.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pada Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Subsider Pasal 140 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (man/ram)

Persis Sumut Tolak Rencana Pertemuan Komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Islam (Persis) Sumatera Utara, Muhammad Nuh menolak keras rencana pertemuan komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta pada 17—21Juli mendatang. Pasalnya, perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) bertentangan dengan norma agama dan budaya Timur, seperti sopan santun, adat istiadat.

“Sebagai umat beragama, khususnya kaum muslimin, sudah barang tentu panduan dan arahannya para ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI). Rencana pertemuan komunitas LGBT ini menjadi perhatian kita,” kata Nuh melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/7).

Nuh yang saat ini mengemban amanah sebagai anggota DPD RI asal Sumatera Utara, juga meminta kepada pemerintah khususnya lembaga-lembaga negara terkait, dapat segera mencegah kegiatan yang sangat tidak meng-Indonesia ini. Apalagi memasuki tahun politik seperti sekarang ini, tegas Nuh, hal-hal yang dapat memicu kegaduhan harus dijauhi dan dihindari.

“Saya mengajak para ulama, ustad, mubaligh, dan rohaniawan untuk menjelaskan kepada masyarakat luas tentang buruknya perilaku LGBT. Meski tetap harus menghindari tindakan anarkis, tetapi unjuk rasa bisa menjadi salah satu sarana untuk mencegah kegiatan yang merusak moral tersebut,” ujarnya.

Disebut Nuh, informasi rencana pertemuan LGBT se-ASEAN diperoleh dari akun IG mereka @aseansogiecaucus yang berbunyi: “Apakah kalian kalian aktivis Queer yang berdomisili di Malaysia, Thailand, Laos, Singapura dan negara lain di Asia Tenggara, Mari bergabung bersama kami dalam Asean Queer Advocacy Week (AAW) Juli ini. (rel/adz)

Betadine Luncurkan Kampanye The Unstoppable Family, Ajak Keluarga Indonesia Lebih Aktif

KAMPANYE INSPIRATIF: Mundipharma Healthcare Indonesia melalui rangkaian Betadine meluncurkan Kampanye The Unstoppable Family yaitu kampanye inspiratif, yang mengajak keluarga Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama anggota keluarga agar lebih aktif.

SUMUTPOS.CO – Mundipharma Healthcare Indonesia melalui rangkaian Betadine meluncurkan Kampanye The Unstoppable Family yaitu kampanye inspiratif yang mengajak keluarga Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama anggota keluarganya agar lebih aktif, dan menjadi Unstoppable Family dengan The Unstoppable Tape dan berbagai rangkaian Betadine Wound Care. Inisiatif ini dilakukan dalam rangka Hari Keluarga Nasional tanggal 29 Juni lalu dan menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2023.

Kampanye ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa di tahun 2022, 1 dari 3 anak usia 0-6 tahun sudah mulai menggunakan gadget. Aktivitas tersebut memicu ketergantungan terhadap gadget yang membuat anak memiliki hubungan kurang baik dengan anggota keluarga, serta memicu gaya hidup sedentari yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Dokter ahli, dr. Gia Pratama mengatakan, peran keluarga sangat penting dalam membentuk lingkungan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan pengertian. Keluarga merupakan lingkungan paparan pertama dan tersering bagi anak-anak. Pembentukan karakter dan proses tumbuh kembang pertama kali juga dimulai dari sini.

Dr Gia menambahkan, salah satu aktivitas mudah yang dapat dilakukan bersama adalah bermain bersama. Tentu saja ketika bermain, orang tua wajib memastikan lingkungan maupun peralatan yang digunakan untuk bermain tetap aman. Meskipun aktivitas dilakukan di rumah, faktanya, berdasarkan riset kesehatan dasar menemukan bahwa 44,7 persen kecelakaan terjadi di rumah dan 31,4 persen kecelakaan terjadi di jalan. Oleh karenanya, orang tua wajib menyediakan produk antiseptic khususnya yang mengandung Povidone Iodine yang mampu membunuh kuman penyebab infeksi, di rumah maupun dibawa kemana saja dalam aktivitas bersama keluarga. Selain menjaga keselamatan dan kesehatan anak-anak, orang tua juga harus menjaga kesehatannya juga dengan senantiasa memperhatikan personal hygiene.

Head of Marketing PT Mundipharma Healthcare Indonesia, Anastasia Damayanti menyampaikan, dalam rangka Hari Keluarga Nasional tanggal 29 Juni lalu dan menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2023, Betadine kembali ingin menginspirasi keluarga Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama anggota keluarganya agar lebih aktif dan menjadi keluarga yang aktif atau The Unstoppable Family. Salah satu ide unik yang bisa dilakukan bersama keluarga dalah memainkan permainan tradisional dengan The Unstoppable Tape. Engklek, Gobak Sodor maupun Bentengan adalah permainan tradisional yang mengajak anak bermain tapi juga melakukan aktifitas fisik tanpa mereka sadari.

“Untuk menemani selama beraktivitas, baik bagi anak maupun bagi orang tua, Betadine melalui rangkaian Betadine Wound Care (Betadine Antiseptic Solution, Betadine Antiseptic Ointment, Betadine Plaster Waterproof Transparent dan Betadine Plaster Elastic Fabric), Cold & Flu (Betadine Mouthwash & Gargle, Betadine Throat Spray, Betadine Lozenges, dan Betadine Nasal Spray) dan Feminine Care (Betadine Feminine Hygiene, Betadine Feminine Wash Foam, Betadine Feminine Wipes dan Betadine Feminine Wash Natural Daun Sirih) hadir sebagai solusi yang tidak saja mengobati luka, tetapi juga dapat melindungi kesehatan tenggorokan, mulut dan hidung, serta tubuh,” tambah Anastasia.

Pengguna Betadine, Caca Tengker menyampaikan, saat ini kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak merupakan prioritas saya. Selain melindungi kesehatan fisik anak, saya dan suami juga berusaha mendorong kreatifitas dan imajinasi anak, termasuk dengan cara memberikan suasana menyenangkan bagi anak-anak lewat berbagai cara, salah satunya dengan bermain. The Unstoppable Tape ini memberikan banyak ide kreatifitas bagi kami untuk berinteraksi dengan anak-anak. Selain itu, Betadine juga memberikan rasa aman jika sesuatu terjadi pada anak-anak ketika bermain, dengan berbagai rangkaian produknya. Bagi saya sendiri, Betadine juga menjawab kebutuhan personal hygiene yang terus menjadi prioritas saya. (rel/sih)

Maju Caleg, Wabup Batubara Ajukan Mundur

SURAT MUNDUR: Bupati Batubara Zahir bersama Ketua DPRD Batubara Safi’i (kanan), Wakil DPRD Batubara Ismar Khomri (empat kiri) tunjukkan surat pengajuan pengunduran Oky dari jabatan Wakil Bupati Batubara.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Batubara periode 2018-2023 Oky Iqbal Frima mengajukan pengunduran diri. Surat pengunduran diri Oky dari jabatan wakil bupati dibacakan oleh yang bersangkutan dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batubara yang mengagendakan pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2022.

Dalam sidang paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Batubara, Senin (10/7), Oky membacakan surat pengunduran dirinya di depan Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, Ketua DPRD Batubara M Safi’I, dan 23 anggota DPRD Batubara lainnya.

Adapun alasan pengunduran Oky sebagai Wakil Bupati Batubara dikarenakan dirinya akan maju pada kontestasi politik Tahun 2024 sebagai calon legislatif (caleg) Kabupaten Batubara.

Dalam hal ini Oky mengungkapkan terima kasih kepada Bupati Zahir, Forkopimda dan masyarakat Batubara yang telah bersama-sama dalam membangun Kabupaten Batubara.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, seluruh instansi pemerintah, Forkopimda Batubara, stakeholder, dan masyarakat Kabupaten Batubara atas kepercayannya selama 5 tahun saya ikut menjalankan roda pemerintahan,” ucap Oky lagi.

Selanjutnya Bupati Zahir bersama Ketua DPRD M Safi’i menandatangani surat pengajuan pengunduran diri tersebut dan akan diserahkan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Sementara itu terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Batubara 2022, seluruh fraksi DPRD memberikan apresiasi kepada Pemkab Batubara yang telah bekerja keras mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD tersebut. Dewan menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara konsisten terhadap visi misi dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hal itu dibuktikan dengan pencapaian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Batubara selama 5 tahun berturut-turut memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. (aci/azw)

PAN-Golkar Berencana Bentuk Poros Baru Pilpres

BERBINCANG: Ketum Golkar Airlangga Hartarto (kiri) dan Ketum PAN Zulkifli Hasan berbincang saat keduanya bertemu, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Viva Yoga Mauladi menanggapi hasil rekomendasi Dewan Pakar Golkar terkait poros baru di Pilpres 2024. Viva mengatakan pihaknya terbuka dan senang untuk bekerja sama dengan Golkar.

Viva mengatakan pengusungan calon presiden dan wakil presiden mesti memenuhi ambang batas presiden atau Presidential Threshold 20 persen. Ia menyebut jika Golkar bergabung dengan PAN maka persyaratan itu sudah memenuhi, di mana Golkar 14,78 persen dan PAN 7,65 persen. “Golkar tidak dapat maju sendirian karena hanya memperoleh 85 kursi DPR atau 14.78 persen. Untuk itu Golkar harus bekerjasama atau berkoalisi dengan parpol lainnya. Yang intensif melakukan komunikasi adalah PAN” kata Viva dikonfirmasi, Selasa (11/7).

Viva menyebut PAN terbuka akan rekomendasi tersebut. Ia berharap ada tindakan yang serius terkait poros baru.

“PAN membuka lebar dengan tangan terbuka dan merasa senang jika dapat bekerjasama dengan Golkar. PAN berharap serius agar dapat seiring sejalan, berjuang bersama dengan Golkar di pilpres 2024,” tutur Viva.

Menurut Viva adanya poros baru akan mempercepat proses pemasangan calon presiden dan wakil presiden yang kini mengemuka. Ia menyarankan Ketum Golkar Airlangga Hartato dan Ketum PAN Zulkifli Hasan untuk maju dari poros baru. “Akan mempercepat ijab kabul politik sehingga masyarakat akan mengetahui sedini mungkin komposisi paslon, tidak diujung last minute. Poros Tengah Baru wacananya mengawinkan Airlangga – Zulkifi Hasan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Dewan Pakar Golkar menggelar rapat pleno ke-VIII beberapa waktu lalu. Rapat itu menghasilkan 3 rekomendasi.

Berikut 3 hasil rekomendasi dalam Rapat Pleno Dewan Pakar Golkar ke-VIII: 1. Membentuk poros/baru di luar bakal koalisi pencapresan yang sudah ada, sejauh memenuhi Electoral-Presidential. Poros baru ini akan menguntungkan kedudukan dan posisi Partai Golkar, dimana Partai Golkar akan memiliki ‘kendaraan politik’ dalam Pencapresan. Selain itu, poros baru ini akan membangkitkan mori seluruh Caleg Partai Golkar sebagai pejuang-pejuang partai di garis depan dalam menuju kemenangan Pileg Partai Golkar dalam Pemilu 2024.

2. Sejalan dengan rekomendasi angka (1) di atas, maka Ketua Umum DPP Partai Golkar sebagai Mandataris MUNAS X yaitu, Sdr Airlangga Hartarto mendeklarasikan diri sebagai Calon Presiden dari Partai Golkar, dan sekaligus menentukan pasangan Cawapresnya sesegera mungkin dengan batas waktu selambatnya sebelum bulan Agustus 2023 berakhir.

3. Dalam rangka menyukseskan Pemilu 2024, Dewan Pakar Partai Golkar mengusulkan agar Sdr. Airlangga Hartarto bersama Partai Golkar menyelenggarakan Program Airlangga Hartarto Menyapa Rakyat di seluruh Indonesia, demi memenangkan Pilpres dan Pileg 2024. (jpc/dtk/azw)

Jabatan segera Berakhir, Ketua KPU Tanjungbalai Mundur Demi Ganjar

Ketua KPU Kota Tanjungbalai, Luhut Parlinggoman

TANJUNGBALAI, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai, Luhut Parlinggoman Siahaan, memilih mengundurkan diri dari jabatannya di tengah proses verifikasi dan persiapan Pemilu 2024. Dia memilih mundur karena ingin fokus mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. “Surat pengunduran diri itu sudah diajukan sejak tanggal 7 Juli 2023 kemarin ke KPU Provinsi yang ditembuskan di Pusat,” kata Luhut yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/7).

Luhut menjelaskan, meski surat pengunduran dirinya baru dikirimkan beberapa hari lalu, ia meyakini pimpinan tertinggi di KPU baik tingkat provinsi atau pusat pada pleno memaklumi keputusannya itu. “Itu bisa ditanyakan nanti ke KPU provinsi soal ini. Yang jelas sejak tanggal 7 Juli itu saya sudah tidak aktif lagi,” kata dia.

Untuk diketahui, masa jabatan Luhut bersama komisioner lainnya di KPU Tanjungbalai memang akan segera berakhir. Sebenarnya ia masih memiliki satu kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi pimpinan penyelenggara pesta demokrasi itu.

“Sebenarnya kan saya masih punya satu kesempatan lagi (KPU). Namun hari ini saya sudah komitmen putuskan untuk ikut berjuang memenangkan Pak Ganjar jadi presiden,” kata dia.

Luhut mengatakan sosok Ganjar Pranowo yang jadi alasan dirinya meletakkan jabatan sebagai Ketua KPU di Tanjungbalai. Bahkan saat ini ia sedang berada di Jakarta dan baru dilantik sebagai relawan pendukung bernama Barisan Nasional Ganjar Pranowo (Barnas GP).

“Saya melihat sosok Pak Ganjar hari ini memiliki energi yang positif dan memang dibutuhkan bangsa Indonesia untuk menjadi presiden ke depan. Itu yang membuat saya ingin terlibat berjuang memenangkan beliau,” pungkasnya. (jpc/dtk/azw)

Menangkan Prabowo Head to Head Lawan Ganjar dan Anies, PDIP Sindir LSI Denny JA

CAWAPRES: Tiga cawapres yang diprediksi bakal bertarung di Pilpres 2024 mendatang.

SUMUTPOS.CO – Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil survei terkait Pilpres 2024. Hasilnya, Prabowo Subianto mengungguli dalam simulasi head to head lawan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Hasil survei LSI dirilis pada Selasa (11/7), target populasi survei LSI adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional. Survei dilakukan pada 1-8 Juli 2023.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD).

RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.242 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan ±2.8% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

Simulasi Head to Head: Anies Baswedan 34,1%, Ganjar Pranowo 48,0%, tidak tahu/tidak jawab (TT/TJ) 17,9%. Anies Baswedan 27,9%, Prabowo Subianto 50,9%, TT/TJ 21,2%. Ganjar Pranowo 38,1%, Prabowo Subianto 48,1%, TT/TJ 13,8%.

“Kalau (Pilpres 2024) dua putaran, yang lebih banyak unggul ada Prabowo Subianto diikuti dengan Ganjar. Anies sementara menjadi pihak yang lebih banyak tertinggal dibanding dua nama tersebut,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyindir Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait hasil survei bakal capres Ganjar Pranowo yang masih tak stabil. Hasto mengatakan PDIP sudah berpengalaman dengan survei.

“Ya kalau Pak Denny JA, kan kami sudah tahu, sudah berpengalaman lah,” kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (11/7).

Hasto mengatakan PDIP banyak dibantu hasil survei lain dalam Pilkada. Dia mengatakan lembaga lain itu lebih objektif dan metodologinya ­tepat.

“Maka dalam Pilkada-pilkada, kami banyak dibantu oleh lembaga survei yang lain, yang objektif, yang berdasarkan metodologi yang tepat,” ujarnya.

LSI Denny JA sebelumnya merilis hasil survei elektabilitas bacapres potensial yaitu, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Hasilnya, Prabowo mendapat elektabilitas paling tinggi dibanding dua nama lainnya.

Survei digelar selama periode 30 Mei-12 Juni 2023. Metode survei menggunakan multistage random sampling yang melibatkan 1.200 responden. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan bantuan kuesioner. Adapun margin of error survei sebesar plus minus 2,9%.

Dalam survei itu, responden diberikan pertanyaan: ‘Bila pemilihan Presiden diadakan sekarang ini, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai Presiden di antara 3 nama-nama berikut?’. Hasilnya, elektabilitas Prabowo unggul dalam simulasi 3 nama tertutup bersama Ganjar dan Anies tersebut.

“Delapan bulan jelang Pilpres 2024, Prabowo Subianto masih unggul atas Ganjar dan Anies. Elektabilitas Prabowo semakin menanjak sebesar 34,3%, sementara Ganjar turun naik di 32,7% dan Anies stagnan pada 22,1%,” papar peneliti LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas dalam paparannya, Senin (10/7).

Hanggoro membeberkan, selama periode survei Januari, Mei, dan Juni, Prabowo Subianto mengalami kenaikan elektabilitas secara signifikan. Sementara itu, Ganjar Pranowo mengalai naik turun dan Anies stagnan.

“Secara tren yang diamati dari tiga survei (Januari, Mei, Juni) tahun 2023, Prabowo elektabilitasnya menanjak. Ganjar elektabilitasnya turun naik. Anies elektabilitasnya stagnan,” ujar dia.

Dalam pemaparannya, LSI Denny JA juga menunjukkan hasil survei elektabilitas tiga nama itu pada Januari 2023, yakni Prabowo memperoleh 25,4%, Ganjar 37,8% dan Anies 22,1%.

Selain itu, LSI Denny JA juga merilis hasil survei elektabilitas pada Jumat (19/5) yang hasilnya Prabowo Subianto 33,9 persen, Ganjar Pranowo 31,9 persen dan Anies Baswedan 20,8 persen. (jpc/dtk/azw)

Warga Belawan: Sudah Tidak Ada lagi Banjir Rob

Istimewa/Sumut Pos PENGENDALI BANJIR ROB: Pintu Air yang didirikan di Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan untuk mengendalikan banjir rob di Belawan, Selasa (11/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SEJUMLAH warga yang tinggal di Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan saat ini sudah tidak lagi mengeluhkan banjir rob. Hal ini, dikarenakan adanya rumah pompa air yang dibangun atas kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rumah pompa air ini juga telah berfungsi dengan baik.

Selain rumah pompa air, tanggul sepanjang 329 meter yang berada di zona A (Kelurahan Belawan I) juga telah selesai dibangun.

Dengan berfungsinya rumah pompa air dan selesainya tanggul, komitmen Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam penanganan banjir (Medan tanpa banjir) khususnya banjir rob di Belawan terealisasi.

“Dibangunnya rumah pompa air dan tanggul di Belawan merupakan salah program prioritas bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam penanganan banjir Rob,” kata Camat Medan Belawan, Subhan Fajri Harahap, Medan, Selasa (11/7).

Menurut Subhan, saat ini sudah ada satu unit rumah pompa air yang sudah selesai dibangun oleh kementerian PUPR. Rumah pompa air yang berada di Kelurahan Belawan I ini ada tiga pompa yang ketiganya berfungsi dengan baik.

 

“Penanganan banjir rob Belawan merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota Merdan dan program penataan kawasan Belawan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR secara bertahap mulai dari tahun 2022 hingga beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.

Penataan ini dilakukan untuk mengatasi ancaman banjir rob, kemiskinan ekstrem, dan masalah kesehatan di Kecamatan Medan Belawan,” ujarnya.

Hal itu senada dikatakan Khairil, warga Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, sejak berdirinya tanggul banjir rob sudah lama tidak terjadi.

“Dulu rasanya kalau ada banjir rob, harus berjibaku mengantisipasi dari mulai menyelamatkan barang barang dirumah, hingga melakukan siskamling,” pungkasnya.(mag-1/azw)

Ops Patuh Toba 2023, Polisi Jaring 1.194 Pengendara

SPANDUK IMBAUAN: Kepolisian membentang spanduk imbaun taat berlalu lintas saat menggelar Ops Patuh Toba 2023 di Kota Medan, Selasa (11/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Direktorat Lalu Lintas Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) mendata pelanggaran lalu lintas di hari pertama Operasi (Ops) Patuh Toba 2023, yakni sebanyak 1.194 pelanggaran

Selain itu, Ditlantas Polda Sumut juga memberikan tilang manual kepada tujuh pelanggar lalu lintas yang terjaring secara kasat mata.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (11/7). “Untuk sistem tilang elektronik berupa, tilang e-Tle stastis dan mobile serta teguran pada hari pertama Ops Patuh Toba 2023, yang naik 100 persen,” ujarnya, Selasa (11/7).

Dijelaskannya, penindakan tilang E-Tle statis di hari pertama sebanyak 50 pengendara. Sedangkan untuk tilang e-Tle mobile sebanyak 10 pelanggar lalu lintas.

“Untuk jenis pelanggaran mayoritas pengendara tidak memakai helem dan melanggar marka jalan,” sebutnya.

Dikatakannya, angka kecelakaan di hari pertama pelaksanaan Ops Patuh Toba 2023 tidak ada kejadian. “Kita berharap dengan pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2023 ini, masyarakat tertib dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan,” ungkapnya.

Hadi mengimbau, kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar mematuhi aturan berlalu lintas dengan baik dan benar, agar terhindar dari kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Polda Sumut tetap mengedepankan tindakan persuasif dan humanis dalam Operasi Patuh Toba 2023 ini, dengan harapan kepatuhan masyarakat dalam berkendara dapat meningkat,” pungkasnya. (dwi/azw)