Home Blog Page 13206

LPIS Gugat Everton dan Galatasaray

Java Cup Akhirnya Mundur

JAKARTA- Kegagalan datangnya klub English Premier League Everton benar-benar membuat panitai penyelenggara Java Cup dan sponsor kalang kabut. Akibatnya, turnamen empat tim tersebut urung digelar pada 26-29 Juli mendatang.

Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai penyelenggara bersama PSSI akhirnya sepakat menndur jadwal Java Cup.  Kemungkinan, pertandingan digelar pada Agustus mendatang karena jika dalam waktu dekat akan berbenturan dengan jadwal pertandinga Olimpiade London 2012.

“Hasil perundingan tadi pagi, kami sepakat untuk mengumumkan secara resmi adanya pengunduran java cup,” kata CEO LPIS Widjadjanto dalam jumpa pers di Hotel Shangri La, Jakarta, Rabu (25/7) sore.

Widja menjelaskan, sampai kemarin LPIS pun belum menerima notifikasi resmi dari pihak Everton maupun Galatsaray mengenai pembatalannya. Menurut dia, masalah utama pembatalan Everton datang ke Indonesia adalah transportasi.
“Kami diminta cari klub pengganti sudah kami penuhi. Tapi masalahnya ada di transportasi,” terangnya.

Karena semua persyaratan sudah dipenuhi, pihak LPIS mengaku sangat kecewa. Terlebih, dia mengklaim permasalahan keuangan untuk mendatangkan mereka sudah lunas. Bahkan, lanjutnya, tim Advance Everton sampai Selasa (24/7) masih di Indonesia.

Karena itu, pihaknya tidak curiga bahwa Everton akan menarik diri dari Java Cup . Namun, setelah mendengar kabar ada pernyataan dari situs resmi Everton, LPIS langsung menghubungi Richard Scudamore. Namun, lanjut Widja, saat Richard mempertanyakan kesediaaan Everton di ruangan klub tersebut, mereka bergeming dan tak mengubah keputusan pembatalan.

Menyikapi hal ini, Patrick M’baya, agen sekaligus penghubung antara pihak investor -LPIS dengan klub Everton akan meminta penjelasan dan ganti rugi kepada Everton. Dia meminta agar klub dengan kostum kebesaran biru tersebut membayar ganti rugi.

Bahkan, permintaan pembayaran gantu rugi itu sudah dikirimkan sejak kemarin pagi dan diminta untuk segera diberikan respon. Hanya, sampai batas konfirmasi kesediaan memberi ganti rugi yang diminta olehnya, Everton belum memberikan jawaban. Untuk itu, dia siap membawa kasus ini ke badan arbitrase olahraga dunia (CAS).

“Kami sudah mengirim surat peringatan. Tapi, sampai deadline (pukul 15.00 WIB, kemarin) tidak ada respon dari Everton.  Maka kami akan membawa masalah ini ke CAS,”  tegasnya.
Gugatan itu bukan hanya untuk Everton. Galatasaray juga akan dituntut karena kedua klub tersebut menurut M’baya sudah terikat kontrak  untuk tampil di Java Cup dan membatalkan secara sepihak. Surat gugatan kepada CAS akan segera dikirimkan olehnya.

“Kami kalkukalasikan dahulu jumlah kerugian setelah itu kami tuntut. Jika bersalah Everton dan Galatasaray harus mengembalikan match fee dan mungkin mereka juka disanksi,” tandasnya. (aam/jpnn)

Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur

Banyak orang puasa merasakan haus atau badan lemas di siang. Ini bisa jadi akibat makanan yang dikonsumsi saat sahur kurang tepat sehingga tidak mampu memberikan dukungan cairan kepada tubuh yang sedang diajak berpuasa.

Ahli gizi dr. Wisnu Wardhana mengingatkan, saat berpuasa tubuh banyak kehilangan cairan. Untuk itulah, katanya,  saat berbuka maupun sahur, konsumsi air putih harus memadai guna menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.

Berikut ini tips sahur sehat bagi yang berpuasa, seperti dituturkan dr. Wisnu Wardhana, agar tubuh tetap bugar walaupun menjalankan puasa.

Konsumsi wajib
1.     Utamakan mengonsumsi air putih secukupnya untuk menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.
2.     Konsumsi vitamin dan minuman elektrolit, misalnya air kelapa, untuk menggantikan elektrolit dalam tubuh selama berpuasa.
3.     Makan buah yang banyak mengandung air, seperti semangka. Atau kalau mau praktis, bisa juga mengonsumsi jus buah.
4.     Perbanyak konsumsi makanan kaya serat.
5.     Konsumsi menu dengan karbohidrat kompleks yang banyak terdapat pada gandum, nasi merah, dan ubi. Jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dapat menstabilkan gula darah dan dapat memberikan efek kenyang lebih lama.

Ketika menjalankan ibadah puasa, dia menyarankan untuk menghindari olah raga berat. Alasannya, gerak badan seperti itu membutuhkan energi yang tinggi.  Selain itu, ada juga sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama sahur, sehingga tidak memberikan dampak buruk pada tubuh saat berpuasa:

Yang harus dihindari
1.     Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung yakni kopi, minuman beralkohol, sari buah sitrus seperti jeruk yang memberikan kesegaran sesaat, serta susu.
2.     Makanan sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung. Misalnya kue tart, coklat, dan keju.
3.     Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, serta merica dan bumbu yang merangsang.
4.     Makanan yang menyebabkan cairan lambung dapat naik kekerongkongan antara lain alkohol, coklat, makanan tinggi lemak
5.     Harus dihindari juga, antara lain makan permen. (bbs)

Tibo Tetap Pakai Nomor 25

BANGKOK– Punggawa Timnas Indonesia Titus Bonai resmi bergabung dengan klub Premier League Thailand BEC Tero Sasana. Di klub yang bermarkas di Bangkok itu, Tibo akan mengenakan nomor punggung kesayangannya saat di Persipura maupun tim nasional Indonesia, 25.

Seperti dirilis situs resmi BEC Tero, Rabu (25/7), di atas kostum bernomor punggung 25 tersebut akan terpampang nama Bonai. Di klub berjuluk Fire Dragons tersebut, Tibo akan diikat kontrak selama satu tahun.

BEC Tero kini menempati peringkat keempat Liga Thailand dengan 30 poin atau tertinggal 11 angka dari sang pemuncak Muang Thong United. Thai Premier League musim 2012 ini sendiri sudah memainkan 17 laga dan masih menyisakan 17 pertandingan lagi.

Tibo menjadi satu dari tiga pemain yang direkrut BEC Tero pada jendela transfer kali ini. Selain Tibo, BEC juga merekrut Arturo Garcia Munoz atau yang lebih dikenal Arzu dan Thanaboon Keesarat. Arzu didatangkan dari klub Segunda Division B-Grup 3 (Divisi Tiga Spanyol) Gimnastic de Terragona. Arzu juga sempat bermain di Liga Champions musim 2005/2006 silam bersama Real Betis. (net/bbs)

Anggar Sumut Target Perunggu

MEDAN- Sosialisasi cabang olahraga (cabor) anggar binaan Persatuan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) khususnya di Sumatera Utara hingga saat ini masih terbilang minim. Hal ini mengakibatkan pembinaan bibit-bibit muda relatif sedikit.

Hal itu dikatakan Dermawan, pelatih anggar, ketika dijumpai wartawan koran ini di Gedung Olahraga Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Jalan Setia Budi Medan, disela-sela latihan bersama atlet anggar Sumut yang akan bertarung di PON XVIII September mendatang, Rabu (25/7).
“Hal itu terasa ketika beberapa musim di ajang yang sama termasuk pada PON 2008 tim kita belum berhasil meraih satu medalipun,” katanya.

Namun demikian, pelatih yang pernah memperkuat kontingen cabang anggar Sumut di tahun 2000-an itu mengaku tetap optimis untuk meraih target minimal medali perunggu. “Kegagalan yang lalu itu akan kita buat menjadi pelajaran dan motivasi untuk lebih maju ke depannya,” harapnya.

Dermawan yakin, pada PON kali ini bersama ketujuh atletnya diantaranya Dian Rahmayati yang pernah meraih medali perunggu pada Sea Games yang lalu, dan Jihan Siska, Yuliani Fadila, serta Fika di kelompok putri akan mampu memberikan yang terbaik.
“Pelajaran dari pengalaman PON lalu yang perlu dievaluasi saya rasa hanya pada mental atlet,” katanya.

Selain itu, Dermawan juga mengaku telah membawa anak asuhnya ujicoba ke beberapa daerah diantaranya Jakarta, Kaltim serta Maluku.(mag-10)

‘Parasi’ Siap Edukasi Warga Rura Silindung

JAKARTA- Organisasi sosial para perantauan asal Rura Silindung di Jakarta, ‘Partungkoan Rura Silindung (‘Parasi’) menyadarkan masyarakat Sumut, khususnya warga Rura Silindung di Tapanuli Utara untuk memilih pemimpin yang berpengalaman dan visioner di perhelatan Pilgubsu Maret 2013.

“Organisasi ini sedari awal sebetulnya menjauhkan diri dari politik praktis. Kami sebatas mitra yang mencerahkan masyarakat. Jangan sampai ada trik-trik yang menyesatkan. ‘Parasi’ ingin menjadi perekat persaudaraan antar-warga Rura Silindung, khususnya, dan masyarakat Batak umumnya,” ungkap Ketua Umum Parasi, Rudi Siahaan, kepada koran ini di Jakarta, Rabu (25/7).

Menurut Rudi, visi ‘Parasi’ hanya mengingatkan bakal calon (balon) yang akan maju soal kemajuan dan perbaikan hidup masyarakat di Rura Silindung, Tapanuli Utara. Sejauh ini, Parasi akan mendukung tokoh yang benar-benar terbukti track record-nya, paham karakter masyarakat setempat, dan berpengalaman mengelola masyarakat Rura Silindung pada masa-masa lalu.

Rudy mengingatkan organisasi masyarakat itu tidak berpolitik praktis dalam artian tidak bersifat pragmatis. ‘Parasi’ siap memberikan eduksi politik bagi masyarakat bona pasogit menjelang Pilgubsu. ‘’Parasi tidak bisa tinggal diam,’’ tukasnya. ‘Parasi’ akan memberikan pemahaman pada masyarakat Rura Silindung bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang komitmen memajukan masyarakat lokal.

‘’Pemimpin itu sudah terbukti pekerjaannya dan kepedulian itu datang dari hati karena ada ikatan genealogis yang tidak bisa dilepaskan dari akar masyarakat itu,’’ ujarnya. “Parasi bertujuan membantu masyarakat Silindung menyediakan  sarana pendidikan, pertanian, dan kesehatan,” dia menambahkan.

Mayjen (Purn) F Parapat pada pengukuhan ‘Parasi’, Minggu (22/7), mengharapkan Parasi menjadi mitra pemantau pembangunan wilayah Rura Silindung.

Di lain pihak, Bintjen Simajuntak, tokoh lainnya, mengingatkan situasi menjelang Pilgubsu yang mulai dimanfaatkan oknum-oknum tertentu. “Situasi di masyarakat bonapasogit mulai panas menjelang Pilgubsu. ‘Parasi’ berusaha menetralisir. Kami akan ajak masyarakat Rura Silindung berpikir rasional soal pilihan mereka lima tahun ke depan,” katanya. (gir)

Sutan dan Cornel Sama Kuat

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Siantar

AKRAB: Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bersalam komando  Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana sebelum acara nonton bareng film ‘Soegija’, Jumat (15/6) lalu.  kunjungan  Kota Siantar, Selasa (24/7), Anas mengatakan peluang Sutan  Cornel Simbolon sama kuat untuk terpilih sebagai Cagubsu dari Partai Demokrat.//Mustafa Ramli/Jawa Pos/jpnn
AKRAB: Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bersalam komando dengan Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana sebelum acara nonton bareng film ‘Soegija’, Jumat (15/6) lalu. Dalam kunjungan ke Kota Siantar, Selasa (24/7), Anas mengatakan peluang Sutan dan Cornel Simbolon sama kuat untuk terpilih sebagai Cagubsu dari Partai Demokrat.//Mustafa Ramli/Jawa Pos/jpnn

SIANTAR – Dua kader Partai Demokrat yang tengah bertarung merebut ‘perahu’ di Pilgubsu 2013 yakni Sutan Batoegana dan Cornel Simbolon memiliki peluang yang sama kuat. Demokrat tak akan membatasi siapa yang akan diunggulkan partai apakah orang itu kader atau non-kader. Demikian diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang ditemui METRO (Sumut Pos Grup) di Hotel Sapadia di Jalan Diponegoro, Siantar, Selasa (24/7).

Menurut Anas kedua kadernya itu punya potensi yang sama besar dan peluang yang sama kuat. Hingga saat ini, lanjutnya, Demokrat belum menetapkan calon pasti untuk cagubsu mendatang sebab untuk bakal calon (balon) yang akan berlaga di Pilgubsu mendatang semuanya harus masih mengikuti tahapan seleksi.  ‘’Semua bisa jadi calon. Tak ada pengistimewaan, mereka sama-sama kuat. Kami masih menunggu tahapan seleksi,” katanya.

Anas hadir untuk melantik Wali Kota Siantar Hulman Sitorus sebagai ketua DPD Partai Demokrat Kota Sianta. Dalam pertemuan itu hadir pula anggota DPR RI Sutan Batuegana,  Ketua DPP Partai Demokrat Cornel Simbolon, anggota DPRDSU Jhon Hugo Silalahi dan Megalia, dan ratusan kader Demokrat Sumut dan Kota Siantar.
Seusai jamuan makan malam di hotel yang sama, Anas yang menumpang  Toyota Alphard hitam langsung bertolak ke Jakarta.

Ditemui terpisah, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, Borkat Hasibuan, mengatakan, tercatat ada 10 nama yang mendaftar sebagai cagubsu/cawagubsu ke partai berlambang mercy itu. Hanya saja belum ada sinyal siapa nama yang akan diusung. ‘’Kalau yang daftar sudah banyak, dari berbagai kalangan. Kami tidak batasi mereka. Semua punya hak dan kesempatan yang sama, tapi soal peluang kan ada hitungannya sendiri,” tukasnya.

Pemerhati politik Yose Rizal Saragih , mengatakan, pertarungan yang ketat antar-kader dan non-kader merupakan salah satu indikator Partai Demokrat punya daya tarik tersendiri bagi para balon. “Masyarakat, kader, simpatisan berarti masih sangat tertarik dengan Demokrat. Selain bisa mengusung caloonya sendiri karean memenuhi ambang batas minimal suara Pemilu 15 persen di tingkat provinsi, juga ada harapan besar bagi para cagubsu untuk mendompleng sisa popularitas Demokrat di Pemilu 2009,” ungkapnya.

Dia mengatakan Partai Demokrat masih memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan partai-partai lain. Penegasan lain yang menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari para balon itu adalah pernyataan salah seorang balon, Letjen (Purn) AY Nasution sesaat setelah menyerahkan dokumen pendaftaran balon gubsu di markas DPD Partai  Demokrat Sumut di Jalan Multatuli Medan, Sabtu (2/6) lalu.

Dia amat optimistis akan mendapatkan ‘perahu’ dari partai yang didirikan oleh Presiden SBY tersebut. “Saya tak pernah berpikir tidak akan diusung Partai Demokrat di Pilgubsu nanti,” katanya mantap.

Sebagaimana diketahui, AY memiliki hubungan emosional yang cukup dekat dengan Presiden SBY saat dirinya menjabat Komandan Korem 011/Lilawangsa di Nangroe Aceh Darussalam (NAD).
Saat itu dikabarkan SBY terkesan dengan cara kerja cekatan AY dalam membantu evakuasi korban dalam peristiwa gempa dan tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 silam. (mag-02/smg)

Masjid Raudhatul Islam Butuh Perhatian

MEDAN – Masjid-masjid yang mapan dalam segi bangunan dan pengelolaannya, seperti Masjid Agung Medan, Masjid Raya Al-Mashun dan banyak lagi di Kota Medan, selayaknya tidak membiarkan kondisi masjid-masjid yang lain darurat keadaannya.

Seharusnya masjid-masjid yang mapan perlu membackup masjid-masjid yang lemah, dindingnya tepas dan beratapkan nipah. Pasalnya, seluruh kedudukan masjid di hadapan Allah sama.

“Karena di masjid-masjid yang beratap nipah itu ada orang yang membersihkan dirinya,” kata Drs Anwar Bakti, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PD Muhammadiyah Kota Medan, didampingi Sekretaris Affan Al-Quddus, Rabu (25/7) Siang.

Hal itu disampaikan Anwar ketika memberikan tausiyah Ramadan 1433 H di reruntuhan Masjid Raudhatul Islam, di belakang Hotel Emeral Garden Medan. Seperti diketahui, Masjid Raudhatul Islam, kini pelan-pelan kembali dibangun umat Islam, walau masih berdinding tepas dan beratap nipah, setelah diruntuhkan  oleh pengembang dan pengelola Hotel Emerald. “Tidak ada salahnya kalau Masjid Agung misalnya membantu memakmurkan masjid Raudhatul Islam.

Kan mereka banyak infaknya, bangunannya pun sudah bagus. Masjid-masjid lain yang bagus juga begitu. Memakmurkan masjid adalah kewajiban kita bersama,” ujar Anwar.

Sementara itu, Affan menambahkan semangat warga  untuk beribadah di masjid ini setiap malamnya sangat tinggi.  Affan yang juga  Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PD Muhammadiyah Kota Medan menambahkan, di lokasi tersebut tidak hanya ada Masjid Raudhatul Islam, tapi juga mesjid Al-Khairiyah dan Madrasah Nurul Hidayah yang kini sudah rata dengan tanah akibat dihancurkan oleh pengembang.“ Ada masjid dan madrasah yang harus dibangun dan diperjuangkan,” katanya.(gus)

Tujuh Atlet Binjai Dikirim ke PON

BINJAI- Dinas Pariwisata dan Olahraga Kota Binjai mengutus tujuh atlet ke Pekan Olahraga Nasional (PON) yang digelar di Riau. Selain itu, juga mengutus lima atlet untuk bertanding di Porcanas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Eka Edi Syahputra ketika dikonfirmasi, Rabu (25/7) mengatakan, pihaknya sudah mngutus tujuh atlet PON dan lima atlet Porcanas serta empat pelatih dan wasit.

Adapun atlet yang diberangkatkan ke Riau  yaitu, dua orang dari cabang olahraga (cabor) atletik, satu polo air, satu balap sepeda, satu pencak silat, satu sepak takraw dan satu orang lagi dari cabor sepak bola.

Sedangkan lima atlet dari Porcanas yaitu, tiga dari cabor atletik, satu catur dan satunya lagi dari cabor renang. Sementara wasit atau pelatih yang dikirm yaitu,  satu atletik, satu wusgu dan dua gulat.

“Mereka sudah kita kirim ke karantina Sumut untuk menjalankan serangkaian pelatihan sebelum diberangkatkan ke Riau,September nanti,” kata Eka.

Lebih jauh dikatakan Eka, sebagian besar atlet merupakan pentolan dari Popdasu yang berhasil meraih prestasi di ajang olahraga tingkat pelajar itu, serta atlet yang berprestasi di tingkat nasional.(ndi)

Mahasiswa pun tak Ketinggalan

Dagang Panganan di Bulan Ramadan

MEDAN – Satu pemandangan yang kerap terlihat di bulan Ramadan adalah ramainya para penjual makanan berbuka.

Di beberapa ruas jalan kota Medan, mereka mencoba mengais rezeki lewat bebagai sajian. Seperti terlihat di Jalan Prof HM Yamin tepatnya di seputaran Mesjid Perjuangan, beragam jenis makanan berbuka dengan mudah dapat dijumpai. Mulai dari kue-kue dan gorengan, toge panyabungan, surabi, kolak, bubur kacang hijau, hingga sop buah dan minuman-minuman yang menyegarkan.

Lebih dari dua puluh pedagang panganan berbuka puasa berbaris rapi di seputaran Jalan Serdang. Salah satunya Ita Nasution (36) yang menjual Toge Panyabungan di seputaran Jalan HM Yamin. Ita mengakui memanfaatkan momen Ramadan ini untuk mencari nafkah. ‘’Sudah empat tahun saya meneruskan. Sebelumnya Ibu saya yang 10 tahun berjualan disini (Jalan HM Yamin-Red),” katanya.

Ita menjajakan Toge Panyabungan dengan Rp8 ribu, bubur kacang hijau Rp7 ribu, serta serabi dan jongkong seharga Rp3 ribu. Menurut Ita keuntungan yang didapat sangat lumayan. “Kalau di awal-awal puasa gini bisa dapat Rp900 ribu sehari. Tapi kalau nanti sudah dua minggu atau tiga minggu barulah menurun sekitar Rp500 ribu – Rp600 ribu,” ujar warga Jalan Gurila ini.

Pemandangan serupa juga terlihat di ruas Jalan Dr.Mansyur Medan, seputaran kampus Universitas Sumatera Utara (USU). Selain para pedagang mi ayam atau bakso yang biasa mangkal, para penjual takjil juga menyemut. Beberapa mahasiswa juga ikut menjual berbagai panganan berbuka puasa. Seperti Desi (23), mahasiswi Fakultas Ekonomi USU bersama tiga rekannya ikut berjualan. Mereka menjual rujak serut, es buah dan pulut seharga Rp5000.

Mereka berjualan dengan menggunakan mobil. Cukup praktis karena tak perlu repot membongkar lapak. Menurut Desi ini kali pertama ia dan rekan-rekannya ikut berjualan. Desi mengaku dirinya hanya sekedar meramaikan suasana bulan Ramadan. “Baru tahun ini mulai. Mulai dari jam 4 sore hingga menjelang berbuka. Tujuannya mencari berkah agar uangnya bermanfaat,” katanya.  (mag-18)

PS Kwarta Genjot Latihan meski Puasa

DELISERDANG- Persatuan Sepakbola (PS) Kwarta Deliserdang yang berlaga akan di Divisi I Liga Indonesia tetap menjalani latihan, meski mayoritas pemain sedang menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan ini. Hal itu dikatakan Reswandi, pelatih kepala PS Kwarta kepada wartawan ketika dijumpai di Lapangan Kwarta, Simpang Beo, Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (25/7).

“Kita tetap menjalankan semua proses latihan sesuai dengan peraturan manajemen. Hanya saja, waktunya sedikit dikurangi untuk menjaga kesehatan pemain dan juga untuk menjaga kebugaran fisik mereka,” kata Reswandi kepada wartawan koran ini.

Apalagi, lanjut Reswandi, para pemain yang dimenejeri Fadli Ismadi itu diperkuat pemain-pemain yang mayoritas masih berusia muda seperti Jefri, Bayu, Syamsul, Dicky K serta Indra Kembar Bungsu serta Ganda, yang mayoritas usianya di bawah 21 tahun.

“Kita akan tetap melakukan persiapan sebaik mungkin mengingat perjalanan anak-anak masih panjang untuk menjadi pemain yang akan diperitungkan di kancah sepak bola tanah air. Apalagi target kita, PS Kwarta bisa berlaga di kompetisi divisi utama meski waktunya belum dipastikan,” kata mantan pemain PSMS Medan ini.(mag-10)