31 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 1321

Festival Bunga dan Buah Tingkatkan Perekonomian Karo

TUTUP: Bupati Karo Corry S Sebayang didampingi Ketua Panitia menutup Festival Bunga dan Buah 2023.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang dan Ketua Panitia Festival Bunga dan Buah memberikan hadiah kepada para pemenang perlombaan festival tahun ini, sekaligus menutup acara Festival Bunga dan Buah, Minggu (9/7).

Ketua panitia Festival Bunga dan Buah Tahun 2023 Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Dapatkita Sinulingga, menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas berjalannya kegiatan Festival Bunga dan Buah selama 3 hari mulai dari tanggal 7-9 Juli 2023.

“Diperkirakan mencapai 65.000 masyarakat ikut serta hadir memeriahkan Festival Bunga dan Buah tahun ini, tingkat hunian Berastagi dan sekitarnya hampir mencapai 109 persen. Nilai perputaran uang selama kegiatan berlangsung diestimasi mencapai lebih dari Rp3,5 miliar. Sehingga dapat dipastikan perputaran ekonomi wilayah Berastagi dan sekitarnya meningkat pesat,” ucapnya.

Dalam laporan tersebut, ketua panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam festival tahun 2023 dan besar harapan agar tahun tahun berikutnya Festival Bunga dan Buah dapat dilaksanakan lebih meriah lagi. Seluruh panitia menerima kritik dan saran yang membangun untuk dapat menjadi acuan dalam perayaan Festival Bunga dan Buah Tahun 2024.

Bupati Karo memberikan apresiasi kepada panitia dan kepada setiap peserta yang telah ambil bagian dalam acara Festival Bunga dan Buah, dan merasa bangga karena semua rangkaian acara berjalan dengan lancar.

“Saya merasa bangga dan terharu, festival ini berjalan dengan sangat baik. Seluruh masyarakat dapat menjaga ketertiban dan UMKM di daerah kita meningkat pesat dengan adanya festival ini,’’ ucap bupati karo.

“Saya harapkan untuk tahun-tahun kedepannya, seluruh masyarakat Kabupaten Karo khususnya masyarakat Berastagi ikut mengambil bagian dan mendukung acara Festival Bunga dan Buah,” tandasnya. (deo/han)

Pemkab Asahan Rakorpem Juli 2023, Tingkatkan Produk Negeri dengan E-katalog

RAKORPEM: Bupati Asahan H. Surya BSc membuka Rakorpem Juli 2023.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Juli di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (11/7). Dalam sambutannya, Bupati Asahan H. Surya BSc mengatakan saat ini telah memasuki triwulan ke- III, untuk itu, OPD dalam pelaksanaan kegiatan perlu memperhatikan waktu dan diharapkan kegiatan terlaksana sesuai dengan perencanaan dan regulasi.

“Laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan dedikasi, loyalitas, prestasi dan tidak tercela”, ujar Bupati.

Tidak bosan – bosannya Bupati menyampaikan kepada OPD agar tetap memperhatikan prinsip 3T dalam melaksanaan kegiatan, yakni Tertib Administrasi, Tertib Anggaran dan Tertib dalam melaksanakan tugas.

Bupati juga berharap agar OPD melakukan upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam melaksanakan kegiatan dengan menggunakan e- Katalog.

Kegiatan dilanjutkan dengan Ekspos dari Dinas Pendapatan Sori Muda Siregar, Kepala Kesbangpol Ali Mughofar, Kadis Pendidikan Supriyanto dan Inspektorat Zulkarnaen Nasution.(dat/han)

Mahasiswa FISIP USU KKN di Kawasan Pesisir Batubara

FOTO BERSAMA: Bupati Zahir, Kepala BKAD Batubara Hakim Hasibuan, Camat Medang Deras Syahrizal foto bersama kepada para dosen FISIP USU Medan.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Ratusan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) sedang menjalani masa kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Batubara.

Kedatangan ratusan mahasiswa beserta sejumlah dosen FISIP USU disambut Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP bersama sejumlah OPD Pemkab Batubara serta Camat Medang Deras di Aula Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batubara, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Senin(10/7).

Para mahasiswa FISIP USU ini akan melakukan penelitian dan praktik kerja lapangan dibeberapa desa di Kecamatan Medang Deras selama 40 hari. Kecamatan Medang Deras menjadi pilihan, dikarenakan banyaknya potensi desa yang bisa dimanfaatkan untuk bahan penelitian dan membantu membangun desa khususnya di wilayah pesisir.

Bupati Zahir dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta KKN agar belajar dengan sungguh-sungguh, dan tetap menjaga etika dan nama baik almamater.

Pemerintah Kabupaten Batubara juga menjamin kenyamanan dan keamanan bagi seluruh mahasiswa peserta KKN agar kegiatan proses belajar di lapangan berjalan lancar. Selain itu bagi seluruh peserta mahasiswa agar dapat membawa hasil yang baik bagi sasaran KKN

Dengan adanya bukti kerja nyata, saya harapkan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Batubara, terutama di desa yang adik-adik jadikan tujuan belajar, ujar Bupati Zahir.

Selanjutnya Bupati Zahir bersama dosen pembimbing melakukan serah terima peserta KKN FISIP USU kepada Pemerintah Kabupaten Batubara yang ditandai dengan saling bertukar cinderamata. (aci/han)

Pemkab Labuhanbatu Rakor Ketahanan Pangan, Dibutuhkan Sinergitas Stakeholder

RAKOR: Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, Hobol Z Rangkuti memimpin rapat koordinasi tim jejaring keamanan pangan. fajar/sumut pos.

LABUHAN BATU, SUMUTPOS.CO – Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti mengatakan keamanan pangan diselenggarakan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat.

Itu dikatakannya saat rapat koordinasi (Rakor) tim jejaring keamanan pangan di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, Kecamatan Rantau Selatan, Selasa(11/7).

Dikatakan Hobol, keamanan pangan memiliki aspek yang sangat luas dengan melibatkan beberapa stakeholder untuk bersinergi secara sinergi positif dan kemitraan antar instansi.

“Untuk menjamin keamanan pangan di Kabupaten Labuhanbatu diperlukan penguatan legalitas di bidang pangan, sistem kelembagaan keamanan pangan, sistem pengawasan keamanan pangan, sarana dan prasaranya,” lanjutnya.

Untuk itu, lanjut Hobol, diharapkan seluruh stakeholder yang tergabung dalam tim jejaring keamanan pangan dapat bersinergi dalam mewujudkan keamanan pangan untuk mewujudkan konsumsi pangan yang aman bagi masyarakat.

Rapat juga dihadiri narasumber Kepala Loka POM Tanjung Balai Deny S Purba dan Pengawas Farmasi dan Makanan Loka Pom Tanjung Balai Tiffany Sihite yang dihadiri oleh OPD yang tergabung dalam tim jejaring pangan Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam sambutannya, Deny S Purba meminta masyarakat untuk bisa mengecek apakah makanan dan minuman sudah terdaftar di BPOM melalui aplikasi BPOM mobile yang bisa di unduh pada aplikasi play store. (fdh/han)

Operasi Patuh Toba 2023 Polres Simalungun, Patuh dan Tertib Berlalulintas Cerminan Moralitas Bangsa

TUNJUKKAN: Personel Satlantas Polres Simalungun saat menunjukkan spanduk terakit Operasi Patuh Toba 2023.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bertempat di Pekan Tiga Raja, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Polres Simalungin menggelar Operasi Patuh Toba 2023.

Pada giat yang digelar mulai 10-23 Juli mendatang ini, jajaran Polres Simalungun melakukan imbauan dan sosialisasi, serta penegakan hukum kepada masyarakat dan pengguna jalan raya yang melakukan pelanggaran.

Kapolres Simalungun, AKBP Ronald FC Sipayung mengatakan, personel di lapangan harus menyampaikan kepada pengguna jalan umum, agar tetap mengikuti peraturan lalu lintas, sehingga tercipta kamseltibcar lantas.

Kemudian memberikan edukasi terkait pentingnya berkeselamatan di jalan, yakni dengan jangan mengoperasikan handphone saat berkendara, dilarang mengemudi di bawah umur, jangan berboncengan lebih dari satu orang, dilarang menggunakan helm/tidak menggunakan sefety belt, dan mengemudi dalam pengaruh alkohol, serta tak diperbolehkan melawan arus jalan.

“Kami juga menempelkan stiker pesan-pesan keselamatan dalam rangka Operasi Patuh Toba 2023 kepada masyarakat dan pengguna jalan umum. Kami juga menekankan kepada petugas, agar melaksanakan teguran simpatik kepada 7 pelanggaran prioritas, guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Lalu pemasangan spanduk Operasi Patuh Toba 2023, serta imbauan kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap tertib berlalu lintas,” ungkao Ronald.

Ronald juga mengatakan, dengan pelaksanaan kegiatan Operasi Patuh Toba 2023, Polres Simalungun dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, mengurangi korban fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. (mag-7/saz)

Begal Makin Marak, Sugianto Makmur Minta Kapoldasu Berani Bersikap Tegas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyikapi semakin maraknya begal di Kota Medan, anggota DPRD Sumut, Sugianto Makmur meminta Kapolda Sumut untuk berani mengambil sikap tegas. Bahkan untuk situasi saat ini, Sugianto Makmur meminta supaya polisi tidak takut untuk tembak di tempat bagi pelaku begal.

Seperti diketahui, hampir setiap hari, ada beberapa kejadian begal di Kota Medan. Terbaru, pelaku begal beraksi di kawasan Jalan Gatot Subroto, tepatnya di Simpang Ayahanda Medan. “Sekarang, jangankan berjalan kaki, naik kendaraan bermotor pun, masyarakat takut. Kejadian begal belakangan ini cukup sadis. Pelaku tidak segan-segan membacok dan menyerempet kendaraan bermotor,” kata Sugianto kepada wartawan, Rabu (12/7/2023).

Legislator PDI Perjuangan ini berharap, baik Polisi maupun TNI, bahkan Satpol PP Kota Medan dan Provinsi Sumut, untuk melakukan operasi besar-besaran guna menghentikan begal sesegera mungkin. “Juga disarankan, supaya para Kepling, mengintensifkan ronda malam untuk menghentikan begal di Kota Medan,” pungkasnya. (adz)

UPT. SD Negeri 30 Pasar Lapan Gelar Karya P5, Tanamkan Karakter Wirausaha dan Cinta Lingkungan

Hasil kerajinan dari bahan bekas kreasi siswa UPT SD Negeri 30 Pasar Lapan yang dipamerkan pada kegiatan gelar karya P5 di sekolah tersebut (22/6)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gelar karya merupakan puncak kegiatan pembelajaran P5 ( Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ) yang menjadi bagian dari implementasi kurikulum merdeka di UPT. SD Negeri 30 Pasar Lapan sebagai sekolah penggerak angkatan 2 tahun 2022-2023. Gelar karya ini merupakan ajang pameran hasil karya ataupun kreatifitas peserta didik selama proses pembelajaran dalam kurun waktu 1 tahun.

Memanfaatkan waktu yang ada, kegiatan gelar karya ini dirangkaikan dengan pelepasan siswa siswi kelas VI UPT. SD Negeri 30 Pasar Lapan Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara pada 22 Juni lalu.

Kegiatan gelar karya P5 yang telah dilaksanakan mengusung tema “ Gaya Hidup Berkelanjutan dan Kewirausahaan “. Adapun esensi dari P5 gaya hidup berkelanjutan ( Kelas I,II,III ) adalah menanamkan karakter pada peserta didik untuk cinta lingkungan yaitu dengan cara bergotong royong membuat taman apotik hidup.

Dengan tema ini, produk yang dihasilkan adalah wedang jahe. Sedangkan tujuan P5 dengan tema Kewirausahaan ( Kelas IV,V,VI ) adalah mengajarkan peserta didik untuk dapat mengolah tanaman sekitar dengan memanfaatkan lahan yang ada sehingga dapat menghasilkan keripik ubi jalar.

Guru UPT. SD Negeri 30 Pasar Lapan, Hotma Wulansari Sitohang mengatakan, dalam proses menghasilkan keripik ubi jalar, diawali dengan penanaman ubi jalar di lahan sekolah. Dikarenakan lahan yang sempit maka penanaman ubi jalar sebagian ditanam menggunakan bahan bekas. Seperti karung dan wadah semen yang diisi tanah. Peserta didik juga diajarkan bagaimana merawat tanaman.

‘’Mereka menyiram dengan rutin kemudian mencabut rumput yang tumbuh disekitar kebun ubi jalar dan dalam tahap pemupukan didampingi dengan koordinator kelas tinggi yaitu ibu Julyani, S.Pd,’’ujarnya. Setelah beberapa bulan,tibalah masa panen. Hasil panen memang tidak begitu berlimpah dikarenakan keterbatasan lahan.

Namun peserta didik tetap antusias karena mereka merasa berhasil sebagai petani cilik. Peserta didik kelas tinggi itu membagi tugasnya masing-masing.Sebagian bertugas memanen ( mencabut ubi jalar ) dan sebagian lagi mengupas ubi jalar itu lalu mencucinya sampai bersih. Sedangkan peserta didik lainnya memarut ubi jalar itu. Yang lainnya melakukan penggorengan dengan pendampingan guru dan sampai tahap akhir yaitu membungkus kripik ubi jalar dengan plastik dan diberi label “ kripik ubi jalar SD 30 “.

Ditambahkan Wulan, panggilan akrab Hotma Wulansari, selain kedua P5 itu ada juga pameran karya lainnya. Yaitu segala kreatifitas peserta didik yang dibuat dari bahan bekas. Seperti sedotan,stik,plastik, ranting pohon, daun kering,kardus dll. Dari bahan-bahan itu terciptalah bunga hias, rumah-rumahan, jam dinding dan lain sebagainya.
Wedang jahe, keripik ubi jalar serta hasil kerajinan lainnya disusun rapi di kegiatan gelar karya tersebut.

Gelar karya sekaligus pelepasan siswa kelas VI merupakan kali pertama diadakan di sekolah UPT.SD Negeri 30 Pasar Lapan. Beberapa tamu undangan berkunjung ke stand pameran bahkan salah seorang dari mereka tertarik dengan hasil kreatifitas siswa yaitu totebag dengan motif ecoprint ( teknik pewarnaan dengan bahan alam ),’’ujar Fasda Komunikasi Batu Bara Program Pintar Tanoto Foundation ini.

Wedang jahe dan keripik ubi jalar disuguhkan kepada para tamu undangan. Merekapun sangat menikmatinya. Bupati Batu Bara, Ir.H.Zahir, M.AP turut menghadiri gelar karya tersebut. Bupati pun menyampaikan bahwa kegiatan positif ini hendaknya dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa.

Turut hadir, kepada desa setempat, pengawas sekolah, komite, wali murid dan tamu undangan lainnya. Perwakilan komite sekolah, Sarmilayanti mengatakan, cukup terharu dengan adanya kegiatan ini dan berharap tahun berikutnya akan ada lagi gelar karya seperti ini.

Sementara kepala sekolah UPT.SD Negeri 30 Pasar Lapan, Sugiatik SPd.SD mengatakan, kegiatan ini sebagai wadah mengasah potensi anak. ” Melalui gelar karya ini kita melihat bahwa semua peserta didik memiliki potensi yang berbeda-beda,dan kita sebagai guru harus bisa mengembangkannya,’’ucapnya.

Acara Gelar Karya juga diisi dengan penampilan peserta didik seperti pembacaan ayat suci, tarian, stand up comedy, drum band dan sholawatan.Dan yang tak kalah menarik adalah penampilan dari guru-guru UPT. SD Negeri 30 Pasar Lapan yang membawakan tarian tor-tor. Sepanjang acara terlihat tamu undangan tampak begitu antusias menikmati acara.
Dan sebagai kegiatan penutup adalah pelepasan siswa kelas VI dengan balon impian.

Melepaskan balon gas ke udara bertujuan memberikan semangat peserta didik untuk menggapai cita-citanya setinggi langit di angkasa. Gelar karya ini merupakan aksi nyata yang dirancang sebagai upaya peningkatan kompetensi dan apresiasi sehingga berdampak pada karakter peserta didik yang sesuai dengan profil pelajar pancasila dan terciptanya kolaborasi yang baik antara kepala sekolah dan tenaga pendidik. (rel/sih)

Ini Penyebab dan Solusi, Bila Klaim Asuransi Jiwa Ditolak

Prudential.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sudah rutin bayar polis, tapi pengajuan klaim asuransi ditolak. Siapa yang tidak kesal dibuatnya? Eits, tunggu dulu!. Apakah Anda sudah benar-benar paham tentang kontrak proteksi yang Anda (pihak tertanggung) sepakati dengan perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung?.

Saat awal konsultasi dengan tenaga pemasar, Anda pasti sudah dijelaskan tentang syarat, kewajiban, dan hak dalam berasuransi. Tentunya setiap calon nasabah diminta menjabarkan riwayat kesehatan dengan jujur, sebagai salah satu landasan dalam menentukan profil risiko saat pembuatan polis.

Tahapan tersebut penting karena kondisi kesehatan dan kemampuan finansial setiap nasabah berbeda, sehingga manfaat perlindungannya pun juga berbeda.

Jadi, pastikan Anda memanfaatkan masa tunggu (free look period) yang diberikan saat proses pengajuan Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ), untuk membaca dan memahami dengan teliti seluruh poin-poin yang tertuang sebelum menandatangani rencana polis.

Perlu dipahami juga bahwa perusahaan asuransi, berwenang memberi tahu nasabah apakah klaimnya ditolak atau hanya membayar sebagian dari nilai manfaat yang diajukan berdasarkan ketentuan yang tertera pada masing-masing polis nasabah. Setidaknya ada lima alasan paling umum mengapa klaim asuransi jiwa atau kesehatan ditolak.

Pertama, bisa karena polis asuransi tidak aktif (lapse) akibat tidak terbayarnya premi atas polis yang sudah jatuh tempo. Kedua, tidak jujur mengungkapkan riwayat penyakit saat membeli polis asuransi, alias memiliki kondisi kesehatan tertentu yang sudah ada sebelum berlakunya manfaat perlindungan terkait (pre-existing condition).

Ketiga, pastikan saat mengajukan klaim, Anda telah melengkapi semua dokumen yang diminta perusahaan asuransi, karena dokumen yang tidak lengkap akan menyebabkan pembayaran klaim Anda tertunda.

Keempat, klaim termasuk dalam pengecualian, alias risiko yang terjadi tidak termasuk yang tercantum pada perjanjian polis nasabah.

Sementara faktor kelima yang menyebabkan klaim ditolak adalah masa pengajuan yang melewati kadaluarsa, sebab setiap klaim asuransi mempunyai tenggat waktu tertentu bagi nasabah untuk mengajukan permohonannya.

Lantas bagaimana caranya agar proses pengajuan klaim berjalan dengan lancar? Kata kuncinya adalah “tinjau ulang dokumen polis secara seksama”, apakah faktanya sesuai dengan alasan penolakan atau tidak.

Beberapa langkah terkait yang perlu dilakukan, yakni Periksa kembali detail informasi pribadi yang disampaikan saat awal membuat polis, apakah ada yang luput atau tidak sesuai dengan fakta.

Garis bawahi kata-kata yang menyatakan perlindungan (baik tersirat maupun tersurat) untuk kebutuhan konsultasi lebih lanjut dengan pihak penanggung.

Pahami pengecualian dalam polis asuransi yang Anda beli, seperti misalnya pre-existing condition, meninggal dunia karena turut serta dalam tindak kejahatan atau bunuh diri, kecelakaan yang disengaja atau direkayasa, serta masih banyak lainnya.

Lengkapi dokumen dan informasi yang dibutuhkan saat mengajukan klaim, seperti di antaranya mengisi formulir klaim yang telah disediakan, menyertakan surat berita acara kronologi terjadinya kerugian (bisa juga langsung berupa tagihan rumah sakit), polis asuransi asli, dan lain-lain tergantung kebutuhan masing-masing nasabah.

Perhatikan masa kadaluarsa klaim, di mana rata-rata batas waktu pengajuan klaim berkisar antara 30-60 hari. Rutin membayar premi agar tidak mengalami lapse (polis tidak aktif) akibat tunggakan yang memicu masa tenggang atau bahkan masa berlaku polis habis.

Namun, jika penolakan klaim terjadi di luar alasan-alasan yang telah disebutkan di atas, maka nasabah disarankan untuk segera menghubungi perusahaan asuransi dan melaporkan keluhan melalui formulir atau layanan call center resmi.

Keluhan terkait akan melalui proses peninjauan internal perusahaan asuransi, di mana nasabah berhak meminta rinciannya jika diperlukan.

Apabila polis asuransi dibeli melalui agen, maka ada baiknya konsultasi terlebih dahulu dengan mereka untuk kemudian dibantu penanganannya secara profesional. Atau Anda bisa menghubungi Customer Service baik datang langsung maupun menghubungi via call center.

Selain memahami tata cara pengajuan klaim yang baik dan benar, hal lain yang tak kalah penting adalah Anda juga perlu melihat kredibilitas penyedia jasa dan produk asuransi yang sudah terbukti berpengalaman.

Prudential Indonesia adalah salah satunya, yang mana selama hampir 27 tahun telah dipercaya melindungi keluarga Indonesia untuk #YakinMelangkah dengan penuh percaya diri dalam mengejar masa depan yang lebih sehat dan lebih sejahtera.

Di sepanjang 2022 lalu, perusahaan ini telah membuktikan komitmennya melalui pembayaran klaim terhadap 1,8 juta tertanggung telah terlindungi oleh asuransi Prudential Indonesia serta manfaat sebesar Rp16,6 triliun.(gus)

Buat Bimbel untuk Anak Kurang Mampu, Junimart: Redi is The Best

BANTUAN: Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI Junimart Girsang, diabadikan bersama anak-anak yang mendapat bantuan untuk bimbel gratis binaan Redi Antonius Nababan di Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI Junimart Girsang, mendukung upaya yang dilakukan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Redi Antonius Nababan, yang membuka bimbingan belajar (bimbel) untuk para siswa dari ekonomi kurang mampu. Bimbel tersebut dilaksanakan tanpa dipungut bayaran alias gratis.

Redi mengatakan, kegiatan tersebut sudah berlangsung selama satu tahun di 2 lokasi, yakni Jalan Persada, Desa Huta Rakyat, dan Jalan Air Bersih Centrum, Kecamatan Sidikalang. Adapun jumlah peserta didik, tercatat 106 orang, mulai dari level belum sekolah, SD, hingga SMP.

“Mereka, anak-anak itu berasal dari keluarga kurang mampu. Di antaranya anak petani atau buruh tani, pedagang musiman/parrengge-rengge, dan abang becak,” ungkap Redi, Senin (10/7).

“Kalau bukan kita yang peduli terhadap masa depan anak di kampung kita, lalu siapa lagi? Kalau ikut bimbel di lokasi tertentu, biayanya mahal, bisa sampai Rp5 juta per tahun,” imbuhnya.

Sementara, lanjutnya, jika ikut les, biasanya akan dikenakan biaya Rp300 ribu per bulan.

“Kalau segitu, untuk pelajar dari keluarga ekonomi lemah, bagaimana? Tidak mungkin kita membiarkan mereka tertinggal,” jelas Redi, yang merupakan ASN alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

Redi juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga Josua Manalu dan Serti Sianturi, atas pemberian rumah untuk tempat bimbel. Kedua keluarga ini memiliki visi peduli pendidikan. Namun menurutnya, bimbel dimaksud belum memiliki legalitas. Pihaknya dibantu 7 pengajar yang notabene berstatus pelajar si SMKN 1 Sidikalang. Saat ini, Redi pun sedang merekrut pendidik yang bersedia mencurahkan waktu dan pikiran.

“Selama ini, biayanya kami tanggung sendiri, termasuk pemberian susu. Jadwal belajar, 3 kali seminggu,” bebernya.

Dia mengaku bangga, karena kegiatan yang dilakukannya ini, mendapat atensi dari Junimart. Legislator ini telah memberi tas ransel kepada semua pelajar binaan Redi, pekan lalu. Junimart pun mengaku kagum atas kegigihan Redi.

“Redi is the best. Mantap orangnya,” ujarnya.

Bentuk dukungannya terhadap apa yang sudah dimulai Redi, Junimar pun memberi kontribusi Rp5 juta per bulan, untuk membantu operasional pendidikan nonformal itu. Dia bersedia membangunkan gedung untuk tempat belajar, lahannya ada di Lae Gerat, Kecamatan Sitinjo. Junimart juga menyatakan, akan meyediakan satu unit mobil untuk antar jemput anak-anak tersebut.

Dia pun mendorong Redi untuk mendaftarkan bimbel itu ke dalam bentuk yayasan. Biaya administrasinya akan ditanggung Junimart.

“Mari sama-sama kita membangun kampung halaman tercinta ini,” ajaknya.

Junimart pun mengaku kagum, atas mentalitas para siswa. Menurutnya, secara umum mereka cukup cakap, santun, dan rapi, serta pintar. Beberapa di antaranya pun bisa diajak berbahasa Inggris. (rud/saz)

Usbat Ganjar Sumut Gelar Pelatihan Tahsin Bagi Warga di Serdang Bedagai

Usbat Ganjar Sumut saat memberikan pelatihan Tahsin Surah Al-Fatihah bagi jemaah Majelis Taklim Nurjannah di Dusun III Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (11/7).

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) kembali memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumatera Utara (Sumut). Harapannya agar kualitas ibadah mereka terus semakin meningkat.

Kali ini, para pendukung Ganjar Pranowo tersebut memberikan pelatihan Tahsin Surah Al-Fatihah bagi jemaah Majelis Taklim Nurjannah di Dusun III Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, Selasa (11/7).

Koordinator Daerah (Korda) Usbat Ganjar untuk Sergai, Bima Wardani Damanik mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan edukasi kepada para jemaah Majelis Taklim di wilayah setempat, agar dapat lebih menyempurnakan tata cara dalam membaca Al-Quran. Hal ini menjadi bukti nyata Ganjar untuk semua.

“Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi ke Majelis Taklim agar dalam melaksanakan perwiritan (perkumpulan ibu-ibu pengajian) bacaannya lebih baik. Sehingga amalan-amalan itu bisa lebih baik lagi,” ujar Bima di sela-sela acara.

Pelatihan Tahsin Surah Al-Fatihah bagi jemaah Majelis Taklim Nurjannah dipimpin oleh Ustaz Zailandi Nasution. Menurut Bima, para jemaah Majelis Taklim sangat antusias dalam mengikuti kegiatan.

“Respons masyarakat yang ada di sini, alhamdulillah sangat antusias dan baik yang mana mereka sangat berterima kasih karena kegiatan seperti ini jarang dilakukan,” tegas Bima.

Dalam kesempatan ini, Usbat Ganjar Sumut turut memberikan bantuan berupa kipas angin bagi Majelis Taklim Nurjannah. Diharapkan bantuan tersebut bisa menunjang saat menjalankan ibadah di Dusun III Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai.

Mereka juga menggelar doa agar bakal calon presiden (Bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo dapat memenangkan perhelatan Pemilihan Presiden 2024 dan memimpin Indonesia.

“Kami doa bersama dan mereka bersemangat mengamini doa itu. Mudah-mudahan doa yang dipimpin ustaz dan diamini jemaah bisa dijabah,” harap Bima.

Sementara itu, Ketua Wirit Dusun III Cut Jamal mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh Ustaz Ganjar alias Usbat Sumut. Dia berharap hal serupa dapat rutin diselenggarakan oleh Relawan Ganjar.

Cut Jamal juga mendoakan Ganjar Pranowo agar dapat terpilih menjadi Presiden di 2024, sehingga dapat menyongsong Indonesia Tangguh.

“Mudah-mudahan tahun 2024 Bapak Ganjar Pranowo menang dan bisa jadi pemimpin negeri ini,” kata Cut Jamal. (rel/tri)