Home Blog Page 13247

PS Kwarta Lolos ke Divisi Satu

DELISERDANG– Perkumpulan Sepakbola (PS) Kwarta lolos ke Divisi I PSSI setelah tim besutan Reswandi itu menempati peringkat ketiga Divisi II Grup J yang berakhir di Stadiun Purwakarta, Jawa Tengah, Sabtu (30/6) lalu.

Hal itu disampaikan pelatih PS Kwarta Reswandi di sela-sela latihan di Lapangan Kwarta, Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan, Deliserdang, Senin (9/7).
“Kita tetap bersyukur meski tidak masuk delapan besar, namun kita lolos ke babak 12 besar dan berhak berlaga di Divisi I,” bilangnya.

Diungkapkanya, dalam perjalanannya untuk lolos ke Divisi I, PS Kwarta berhasil mengumpulkan poin tiga dari tiga laga yang telah dilakoni. Pada laga pertama berhasil mengalahkan PS TGM dengan skor 2-1.

Namun pada laga kedua dan ketiga mereka harus rela menerima kekalahan atas PS Batang dengan skor 1-0, dan pada laga ketiga kalah dengan PS Purworejo dengan skor 3-1. “Kini kita akan menggenjot seluruh pemain sehingga pada musim berikutnya kita bisa lolos ke divisi utama,” bilang Reswandi. (mag-10)

Hari Ini Unpab Wisuda Sarjana dan PPs

PANITIA WISUDA: Ketua Panitia Wisuda Unpab Robby Krisna (4 kanan) bersama sejumlah panitia wisuda di Kampus Unpab, Selasa (10/7). Wisuda Unpab dilaksanakan hari ini di Gedung Selecta Jalan Listrik, Kamis (12/7).//Dedi Mulia Purba/sumutpos
PANITIA WISUDA: Ketua Panitia Wisuda Unpab Robby Krisna (4 kanan) bersama sejumlah panitia wisuda di Kampus Unpab, Selasa (10/7). Wisuda Unpab dilaksanakan hari ini di Gedung Selecta Jalan Listrik, Kamis (12/7).//Dedi Mulia Purba/sumutpos

Universitas Pembangunan Pancabudi (Unpab) menggelar wisuda sarjana dan pascasarjana di Gedung Selecta Jalan Listrik Lantai V Medan, Kamis (12/7) hari ini. Jumlah wisudawan mencapai 460 orang terdiri 21 lulusan pascasarjana (PPs) dan 439 sarjana, Diantara wisudawan ini terdapat 11 mahasiswa berprestasi yang memiliki nilai akademis terbaik.

WISUDA Unpab dilaksanakan melalui sidang senat terbuka dipimpin HM Isa Indrawan SE MM dan akan dihadiri Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, orangtua wisudawan dan undangan lain. Dalam wisuda juga akan ditampilkan sejumlah hiburan.

“Kehadiran Bapak Rahudman akan menyampaikan kata sambutan,’’ kata Ketua Panitia Wisuda Unpab Robby Krisna didampingi sejumlah panitia antara lain Hadi Suprapto SAg MA (Dekan FAI dan Filsafat Unpab), Hasrul Azwar Hasibuan (Humas Unpab), Soly Aryza (dosen Teknik Elektro) dan Sri Shindi Indira ST MSc (Dosen Teknik Arsitektur Lansekap) dan F Rizal (Ketua UKM Centre Unpab) di kampus Unpab, Selasa (10/7).
Robby mengatakan mahasiswa Unpab yang diwisuda telah mendapatkan bekal pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan masing-masing fakultas.

‘’Kita harapkan lulusan Unpab dapat terus memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan Indonesia, termasuk Sumatera Utara,’’ kata Shindi jebolan magister Wageningen University Belanda.

Sedangkan Dekan FAI Unpab yang juga Dekan Filsafat Unpab, Hadi Suprapto SAg MA mengatakan, FAI Unpab dengan program studi Pendidikan Agama Islam diasuh pengajar senior dan junior dari sejumlah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Indonesia, para praktisi dan alumni FAI Unpab. ‘’FAI mengemban visi menjadi lembaga pendidikan Islam yang berkualitas dalam menciptakan sarjana muslim yang berkompetensi.

“Kita tak sekadar cetak guru-guru agama namun guru yang beragama. Tidak ada istilah pengangguran bagi para guru. Sarjana yang dihasilkan diharapkan mampu mengaplikasikan sifat-sifat yang tawaduk, jujur, ikhlas, disiplin, istiqamah, mampu mengawasi diri sendiri dan mengamalkan Islam secara kaffah. Juga mampu mengaplikasikan ilmu Keislaman secara profesional dan mampu melaksanakan penelitian yang diaplikasikan dalam pengabdian kepada masyarakat,’’ terangnya.

Hadi menambahkan Fakultas Filsafat yang menjadi pusat pendidikan, kajian ilmu filsafat dan metafisika kerohanian dalam mengembangkan serta mewujudkan insan paripurna. Sistem pengelolaan Fakultas Filsafat, lanjut dia, dilaksanakan berdasarkan standar operasi prosedur (SOP) dan program kerja fakultas yang disusun dekan bersama pejabat struktural dibawahnya.

“Kita harapkan terciptanya sarjana Filsafat yang berbudi luhur dan berbudaya Islami untuk menuju Islam kaffah. Juga terciptanya sarjana yang memiliki kemampuan meneliti, mengembangkan dan menerapkan teori keilmuan untuk kesejahteraan masyarakat, nusa dan bangsa,’’ terangnya.

Dosen Teknik Arsitektur Lansekap Unpab, Sri Shindi Indira ST MSc menyebut program studi yang sudah hadir sejak tahun 1978 ini menghasilkan sarjana peduli dengan lingkungan sekitar dimana tenaga profesi setara dengan dokter dan pengacara apalagi Teknik Arsitektur Lansekap Unpab merupakan satu-satunya di Sumatera.

“Di kampus yang asri untuk belajar dan praktik desain, kita bukan hanya belajar mendesain sebuah taman juga perencanaan wilayah dan kota, manajemen penanggulangan bencana air, konservasi lahan dan hal lain yang berkaitan dengan alam dan manusia. Disini kita belajar dan dilatih untuk berkreatifitas seni sekaligus menghijaukan bumi. Banyak pilihan lapangan pekerjaan bahkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,’’ ucapnya.

osen Teknik Elektro, Soly Aryza mengutarakan, mahasiswa Teknik Elektro banyak diarahkan mengembangkan teknologi dengan sumber energi alternatif termasuk yang bersumber dari matahari. “Dalam waktu dekat, produk teknologi yang diteliti dan sedang diuji coba mahasiswa Unpab akan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Alat ini akan memiliki daya simpan energi matahari yang lebih lama meski memiliki ukuran lebih kecil,’’ katanya.

Di samping dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi, Ketua UKM Centre Unpab F Rizal mengutarakan, mahasiswa Unpab juga dibekali pengetahuan kewirausahaan. Ia mencontohkan, dua mahasiswa Fakultas Hukum Unpab yakni Octavianus dan Dian Madasari yang saat ini berkompetisi di tingkat nasional dalam pengembangan UKM diversifikasi pangan di Medan. “Ada pula Furi Wulandari, mahasiswa Fakultas Ekonomi yang saat ini berkompetisi di tingkat nasional bidang pemanfaatan limbah,’’ terang Rizal. (*)

RSU Pemerintah Terbaik di Sumut

Mengunjungi RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi

Kehadiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Kumpulan Pane sebagai institusi pelayanan kesehatan publik di Kota Tebingtinggi terus berkarya untuk masyarakat. Kini, warga luar Kota Tebingtinggi banyak mendapatkan perawatan dari rumah sakit yang berdiri sejak tahun 1958 itu.

Rumah sakit yang berdiri di Jalan Kumpulan Pane, Kota Tebingtinggi, terus mengalami perubahan baik dari infrastruktur, fasilitas medis, status kelas rumah sakit dan menciptakan pelayanan profesional. Karena perubahan itulah, RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebinggting dinobatkan menjadi juara pertama untuk kategori rumah sakit (RS) umum pemerintah Kelas B, pada penilaian kinerja rumah sakit pemerintah dan swasta Provinsi Sumatera Utara tahun 2001.

Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaedi Hasibuan MM mengatakan, kehadiran RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
Pelayanan yang dimaksud, paparnya pelayanan yang tidak membatasi masyarakat dari sisi wilayah, melainkan masyarakat luar Kota Tebingtinggi bisa memanfaatkan jasa pelayanan rumah sakit di Kota Tebingtinggi.

“Bukan masyarakat Kota Tebingtinggi saja yang bisa berobat di RSUD Dr H Kumpulan Pane, tapi masyarakat dari Kabupaten Serdangbedagai, Simalungun, Asahan dan Batubara serta kabupaten lainnya bisa berobat, karena RSUD Dr H Kumpulan Pane merupakan rumah sakit pemerintah yang siap memberikan pelayanan kepada pasiennya,” sebutnya.

Dia memaparkan, sekarang ini status RSUD Dr H Kumpulan Pane sudah mengalami perubahan sesuai pertambahan usia dan sistem pengelolaan. Perubahan itu bisa dilihat dari statusnya, semula rumah sakit Kota Praja kemudian ditetapkan sebagai Rumah Sakit pemerintah kelas C sesuai keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 233/Menkes/SK/VI/1983.

Kemudian, untuk diketahui, sebagai bagian untuk mengenang jasa dan pengabdian seorang dokter pribumi yang membuka praktek pertama di Kota Tebingtinggi dan sekaligus tokoh masyarakat yang peduli kesehatan, maka RSU Tebingtinggi dirubah menjadi RSUD Dr H Kumpulan Pane berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 10313/Menkes/SK/IX/2007 tertanggal 6 Desemebr 2007.

Seiring perubahan itu, Umar menyebutkan, sejalan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta menjawab perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran serta kesehatan, maka RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi di tingkatkan kelasnya dari RS Pemerintah kelas C menjadi RS Pemerintah kelas B non pendidikan berdasarkan keputusan dari Menteri Kesehatan RI Nomor : 581/Menkes/SK/VII/2009.

Direktur RSUD Dr H Kumpulan Pane, dr Nanang Fitra Aulia Sp PK mengatakan, diperolehnya sertifikat akreditasi penuh tingkat lanjutnya ada sebanyak 12 pelayanan,  meliputi pelayanan administrasi dan manajemen, pelayanan medis, pelayanan gawat darurat, pelayanan keperawatan, pelayanan rekam medis, pelayanan farmasi, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pelayanan radiologi, pelayanan laboratorium, pelayanan kamar operasi, pengendali infeksi dan pelayanan perinatal resiko tinggi (PRT).

“Sejak 1 Januari 2011, RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah (PPK-BLUD), ini sesusai dengan keputusan Wali Kota Tebingtinggi  Nomor 900/832 tahun 2010 tertanggal 31 Desember 2010,” papar Nanang.

Dengan menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD,  dr Nanang berpendapat, rumah sakit akan semakin mudah untuk melaksanakan visi rumah sakit sebagai rumah sakit yang terpercaya, prefosional, terkini, aman, nyaman dan terjangkau oleh masyarakat Kota Tebingtinggi dan sekitarnya.

Kemudian, sejalan dengan itu, tercapai juga misi rumah sakit sebagai penyelenggara pelayanan rumah sakit dengan didasari komitmen tinggi dan partisipasi pegawai, meningkatakan mutu sumber daya manusia, mengembangkan pelayanan unggulan, meningkatakan sarana dan prasarana mengikuti perkembangan ilmu kedokteran, menyelenggarakan pelayana rumah sakit yang berorentasi dan terfokus pada kepuasan pelanggan, termasuk masyarakat miskin, meningkatakan efekitvitas, efisiensi dan fleksibilitas pengelolaan keuangan dan penghargaan profesional kerja dengan peningkatan kesejahtaeraan pegawai.

Hal lainnya, dr Nanang juga menyampaikan, RSUD Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi memiliki motto sebagai rumah sakit yang adalah peduli dengan kesehatan anda.

Dia menambahkan, RSUD Dr H Kumpulan Pane memiliki komitmen menjalankan tugas, unggul dalam pelayanan, mau dan mampu untuk maju, peduli dengan masyarakat miskin, utama dalam karya, loyal pada pimpinan, aktif dalam tugas, nyaman untuk dikunjungi, potensial dalam bekarya, akuntabel dalam keuangan, netral dalam pelayanan dan empati rasa. (*)

Tenaga Medis Profesional

Keunggulan RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi tak hanya dibatrasi dengan komitmen dan kelengkapan fasilitas saja, melainkan diisi oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan professional.
Dalam melaksanakan pelayanan medis di rumah sakit, ada sebanyak 10 orang dokter spesialis, 35 orang dokter umum, tiga orang dokter gigi, tiga orang magister kesehatan, 18 orang sarjana keperawatan, 11 orang sarjana umum, 14 orang tenaga kefarmasian, sebanyak tiga orang SPRG, dan tiga orang sarjana kesehatan masyarakat (SKM).

Sejumlah tenaga medis itu masih dibantu oleh 72 orang Diploma-3 keperawatan, dua orang Diploma-3 gigi, satu orang Diploma-3 anastesi, dua orang Diploma-3Amro, 26 orang Diploma-3 kebidanan, bidan 4 orang, jureks satu orang, 7 orang Diploma-3 gizi, enam orang Diploma-3 fisioterapi, teknisi medik 26 orang, 15 orang Diploma-3 analisis kesehatan dan lainya. Secara keseluruhan seluruh pekerjanya sebanyak 315 orang.

Sementara itu, untuk tenaga medis dokter, dr Nanang membeberkan, ada dokter spesialis penyakit dalam tiga orang dokter, spesialis bedah dua orang, spesialis kebidanan dan kandungan satu orang, THT,bedah telinga dan leher satu orang, paru dan saluran pernafasan dua orang, neurologi satu orang, patologi klinik satu orang, dokter spesialis anak satu orang,spesialis anastesi satu orang, tropik dan infeksi satu orang, spesialis mata satu orang, spesialis jiwa satu orang, spesialis penyakit kulit dan kelamin satu orang, dokter spesialis jantung satu orang, dokter umum 35 orang dan dokter gigi tiga orang.

Dengan pemenuhuan adanya tenaga medis tersebut, dr Nanang menyebutkan, pelayanan kepada pasien semakin mudah dilaksanakan, karena secara tenaga SDM sudah cukup baik.

“Pasien yang masuk ke RSUD Dr Kumpulan Pane tak usah ragu tidak ada tenaga medis, dan alat. Karena kami hadir hadir untuk melengkapi kesehatan masyarakat, maka sepenuh jiwa dan raga kami memberikan pelayanan terbaik untuk pasien,” katanya. (*)

Dinas Kurang Lihai Kawal Visi dan Misi Wali Kota

Wali Kota Medan sudah selayaknya memberikan warning kepada pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hal itu dikarenakan masih banyaknya SKPD yang kurang lihai dalam bekerja, khususnya dalam menjalankan visi dan misi kepala daerah.

Demikian disampaikan anggota Komisi A DPRD Medan, Drs Aripay Tambunan MM kepada Sumut Pos, Rabu (11/7). Dia memaparkan, rapat Evaluasi Capaian Kinerja Program/Kegiatan SKPD Triwulan II Tahun Anggaran 2012 yang digelar di Hotel Grand Aston City Hall Medan, tidak ada di sampaikan ke DPRD Kota Medan.

Padahal, sebutnya bila dikaitkan dengan undang-undang, eksekutif layak memberikan laporan evaluasi setiap triwulan kepada legislatif. Hal itu sebagai bagian untuk mempertegas agar legislatif bisa mengetahui kinerja pelayanan publik. “Seharusnya Wali Kota Medan harus melaporkan evaluasi kerja SKPD, agar bisa dipantau, tapi sampai saat ini Pemko Medan tak pernah melaporkan hal itu,” ucapnya.

Akibat evaluasi yang tidak pernah dilaporkan Pemko Medan ke DPRD Medan, Aripay menilai banyak anggota Dewan DPRD Kota Medan tidak mengetahui kadis-kadis yang diganti.

“Akibat tidak ada laporan evaluasi, kami sendiri kadang-kandang tidak tahu pergantian Kadis, bagaimana melakukan pengawasan secara maksimal,” tuturnya.

Dia menyampaikan, sudah sebaiknya evaluasi harus dilakukan untuk melihat persentase peningkatan kinerja SKPD, kemudian warning yang diutarakan Wali Kota Medan semoga bisa menjadi motivasi SKPD untuk lebih meningkatkan kinerjanya.

“Warning itu sebagai motivasi para SKPD dalam meningkatkan kualitas dan evaluasi ini bisa melihat sudah sampai mana targetnya tercapai,” sebutnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan para SKPD harus menjalankan visi dan misi Wali Kota Medan dalam melakukan pembangunan Kota Medan yang lebih baik. (gus)

Pimpinan SKPD Di-Warning

Wali Kota Buka Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Program SKPD Triwulan II  

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM memberi warning kepada pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Pasalnya, pimpinan SKPD belum bekerja maksimal dalam melaksanakan program kerja Triwulan II Tahun Anggaran 2012.

DISKUSI: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM (kanan) berdiskusi dengan para Asisten dan Staf Ahli Pemko Medan dalam rapat evaluasi capaian kinerja program SKPD Triwulan II Tahun Anggaran 2012 di Grand Aston City Hall Medan, Rabu (11/7).//redianto/sumut pos
DISKUSI: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM (kanan) berdiskusi dengan para Asisten dan Staf Ahli Pemko Medan dalam rapat evaluasi capaian kinerja program SKPD Triwulan II Tahun Anggaran 2012 di Grand Aston City Hall Medan, Rabu (11/7).//redianto/sumut pos

Pemberian warning keras itu diberikan Wali Kota Medan dalam rapat Evaluasi Capaian Kinerja Program/Kegiatan SKPD Triwulan II Tahun Anggaran 2012 di Hotel Grand Aston, Rabu (11/7).

“Setiap  pimpinan SKPD harus membuat pekerjaan, pikirkan dan renungkan dengan baik. Anda saya berikan mandat menjalankan tugas dengan keikhlasan dan penuh tanggung jawab. Saya perlu bukti kepribadian anda menjalankan tugas ini. Untuk itu,  siapa pun yang menjadi benalu, harus diikhlaskan tidak bersama-sama lagi. Saya tidak mau main perasaan lagi,” kata Rahudman.

Dia menyebutkan, satu persatu SKPD harus dievaluasi dengan baik, mulai dari pimpinan sampai dengan staf. Tidak hanya kinerja, tapi juga sikap dan kepribadian dalam menjalankan tugas.

Dalam melaksanakan tugasnya, Wali Kota Medan mengaku tidak mau main-main lagi, pasalnya kinerja program yang dilakukan saat ini telah memasuki triwulan kedua. Karena itu, rapat evaluasi ini sangat penting sekali. Karena pentingya arti rapat ini, makanya Wakil Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi dan Sekda Ir Syaiful Bahri harus berada di ruangan sebelum rapat evaluasi berakhir.

Pada kesempatan itu, Rahudman mengkritisi kinerja kepala Dinas Bina Marga Kota Medan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, kondisi jalan belakangan ini mulai tidak terkendali. Artinya, jalan belubang mulai ditemui di sejumlah ruas jalan di Kota Medan.

Kemudian, paparnya perawatan drainase hasilnya masih jauh dari yang diharapkan, pasalnya pengerjaanya terkesan tidak terprogram dan asal jadi. Sebagai contoh pengorekan parit, lumpur dibiarkan menumpuk di atas trotoar, padahal trotoar baru selesai diperbaiki.

Lebih lanjut, Rahudman menyoroti persoalan banjir yang acapkali terjadi di tiga kelurahan di Kecamatan Medan Tembung, terutama kawasan Jalan Letda Sujono. “Saya beri kesempatan dua Minggu kepada Kadis Bina Marga untuk bisa mengatasi persoalan banjir di tiga kelurahan di Kecamatan Medan Tembung, terutama kawasan Jalan Letda Sujono. Carilah solusi mengatasinya,” ucapnya.

Tak hanya di Dinas Bina Marga, tapi Dinas Pertamanan juga mendapatkan perintah tugas dari Wali Kota Medan. Dia meminta Kadis Pertamanan untuk siaga penuh menyikapi cuaca ekstrim seperti saat  ini. Karena seringnya hujan deras disertai angin kencang, rentan menumbangkan pohon-pohon dan papan reklame.

“Untuk itu begitu hujan turun, Kadis Pertamanan harus turun ke lapangan, begitu ada pohon tumbang langsung diatasi sehingga tidak mengganggu ketenangan masyarakat,” ujarnya.

Menjelang bulan suci Ramadhan segera tiba, Wali Kota memerintahkan Kadis Pertamanan membuat seluruh perkuburan yang ada di Kota Medan menjadi terang benderang pada malam hari. Sehingga, seluruh perkuburan harus dipasang lampu, begitu juga dengan masjid-masjid harus terang.

“Saya tidak mau melihat ada perkuburan dan masjid yang tidak terang pada malam hari,” ujarnya seraya memerintahkan Dinas Perumahan dan Pemukiman harus memperbaiki seluruh jalan masuk menuju masjid dan perkuburan sehingga menjadi lebih baik.

Berhenti di bidang fisik, Rahudman menyoroti kinerja Kadis Kesehatan, khususnya mengenai puskesmas rawat inap. Selama ini, Wali Kota mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat bahwasannya puskesmas yang telah ditetapkan untuk rawat inap tidak beroperasi 24 jam.

Dia menilai kondisi itu terjadi karena Kadis Kesehatan tidak pernah turun melihat langsung, apakah puskesmas rawat inap beroperasi 24 jam. Padahal puskesmas rawat inap itu merupakan satu program prioritas dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Jadi saya minta kadis Kesehatan untuk turun ke lapangan. Kalau anda tidak turun, bagaimana bisa tahu puskemas rawat inap beroperasi 24 jam,” sebutnya seraya berjanji segera melakukan penyegaran di jajaran kepala Puskesmas.

Atas dasar itulah Wali Kota Medan meminta minta kepada seluruh SKPD, camat, lurah, kepala puskesmas, kepala cabang dinas dan semua staf Pemko Medan untuk lebih mengenali tugas, fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

“Kenali tantangan tugas yang ada, buat alternatif solusi dan kembangkan inisiatif. Jangan seperti paku, diketok dulu baru bekerja. Artinya, harus kreatif dan inovatif,” pesannya.

Selain itu Wali Kota Medan menegaskan rapat evaluasi bukan sekedar memperbaharui tekad dan komitmen, melainkan harus secara objektif mewujudkan perubahan-perubahan nyata ke arah yang lebih baik dan maju lagi.

“Oleh karenanya kalau memang tidak bisa dan tidak mau berubah, dari pada sebagai benalu dan penghalang, siapapun harus ikhlaskan untuk tidak bersama-sama menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang penuh tantangan ini. Sebab, itu akan menjadi penghambat percepatan pembangunan yang diharapkan,” tegasnya. (gus)

Geliat Spurs

LONDON – Dalam beberapa musim terakhir, penjaga gawang menjadi titik lemah Tottenham Hotspur. Musim lalu, Heurelho Gomes yang sering blunder, tersisih dan kalah bersaing oleh kiper gaek Brad Friedel. Sebenarnya juga ada kiper ketiga Carlo Cudicini. Tetapi tidak lebih baik dari dua kiper lainnya.

Tidak berlebihan jika manajer baru Andre Villas Boas menaruh perhatian utama pada sektor tersebut. Prioritas utamanya adalah mendatangkan kiper baru untuk menjadi kiper utama Spurs, julukan Tottenham.
Hugo Lloris disiapkan sebagai pemain keempat yang didatangkan di era Villas Boas. Sebelumnya, mereka sudah mendatangkan gelandang Islandia Gylfi Sigurosson dari Hoffenheim, Ezekiel Fryers (Manchester United), dan Jan Vertonghen (Ajax Amsterdam).

Hanya tidak akan murah untuk mendapatkan tenaga kiper timnas Prancis dan Olympique Lyon itu. Tottenham sudah mengajukan transfer senilai EUR 15 juta atau setara Rp172 miliar. Tetapi Lyon menolaknya mentah-mentah.

Negosiasi masih berlanjut. Boas meminta Tottenham mengajukan tawaran dengan harga baru. Mereka pun menyiapkan EUR 17 juta (sekitar Rp 195 miliar). Namun harga itu masih jauh dari permintaan Lyon sebesar EUR 20 juta (sekitar Rp 229 miliar).

Lyon memang sudah bersedia menjual Lloris kepada tim yang memberikan penawaran bagus. Setidaknya begitulah cara mereka bisa berhemat karena musim ini gagal melaju ke Liga Champions, sehingga pemasukan menurun.

“Lloris telah mengatakan kepada saya bahwa dia ingin pergi dan mendapatkan kesempatan bermain di klub besar. Kalau ada tim yang mampu memenuhi permintaan kami, maka dia bisa pergi,” papar Jean-Michel Aulas, presiden Lyon, seperti dikutip Goal.

Sejatinya, presiden Tottenham Daniel Levy keberatan memenuhi permintaan Lyon. Namun Boas merayu agar tetap mau bernegosiasi. Apalagi, Friedel yang musim lalu menjadi kiper utama karena Gomes labil, sudah berusia 41 tahun.

Rencananya, Friedel segera mengakhiri karir sepak bolanya. Selain itu, Gomes sudah masuk dalam daftar jual. Masalahnya, tidak akan mudah negosiasi dengan Lloris. Sebab, dia punya kontrak hingga 2015 bersama Lyon. (ham/jpnn)

Kejar Lloris dan Incar Dua Striker

LONDON – Hugo Lloris disiapkan sebagai pemain keempat yang didatangkan di era Villas Boas. Sebelumnya, mereka sudah mendatangkan gelandang Islandia Gylfi Sigurosson dari Hoffenheim, Ezekiel Fryers (Manchester United), dan Jan Vertonghen (Ajax Amsterdam).

Hanya tidak akan murah untuk mendapatkan tenaga kiper timnas Prancis dan Olympique Lyon itu. Tottenham sudah mengajukan transfer senilai 15 juta euro atau setara Rp 172 miliar, tetapi ditolak mentah-mentah oleh Lyon.

Negosiasi masih berlanjut, Boas meminta Tottenham agar mengajukan tawaran harga baru. Mereka pun menyiapkan 17 juta euro (Rp 195 miliar). Masalahnya, harga yang diminta Lyon masih lebih tinggi, mereka mematok 20 juta euro (Rp 229 miliar).

Selain memburu Lloris, Andre Villas Boas juga dikabarkan menginginkan tambahan dua striker untuk meningkatkan daya gedor The Lillywhites musim depan.

Penyerang Manchester City, Emmanuel Adebayor yang musim lalu dipinjamkan ke Spurs masuk dalam daftar utama bidikan klub asal London utara tersebut. Kesepakatan antara perwakilan Spurs dan pemain berkebangsaan Togo itu juga tinggal menunggu waktu.

Villas-Boas mengaku terkesan dengan penampilan Adebayor dan berharap Spurs berupaya keras untuk membuat mantan pemain Arsenal itu menjadi milik Spurs secara permanen.

Sementara itu, London Evening Standard melaporkan, Villas-Boas juga meminati mesin gol Borussia Dortmund, Robert Lewandowski. Pemain internasional Polandia tersebut menjadi bidikan Spurs jika mereka telah berhasil memboyong Adebayor.

Lewandoski dipilih untuk berjaga-jaga bila sewaktu-waktu, Jermain Defoe memutuskan hengkang ke klub lain, seperti yang santer dikabarkan belakangan ini.
Sayangnya, harga Lewandowski bisa jadi sangat mahal, karena Dortmund sadar, pemainnya itu juga menjadi incaran klub-klub Eropa lainnya.

Alternatif lain datang dari luar Eropa, Damiao, bomber Internacional ini telah sembilan kali membela Timnas Brasil. Usia Damiao baru 22 tahun dan punya waktu banyak untuk membuktikan diri bisa berkiprah di kompetisi Eropa. (ham/jpnn)

Tingkatkan Semangat Kerja untuk Kesejahteraan

PDAM Tirtanadi Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1433 H

Keluarga Besar Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirtanadi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar perayaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1433 Hijriyah di Masjid Ma’ul Hayah, Komplek Kantor PDAM Tirtanadi Medan, Selasa (10/7) lalu.

SAMBUTAN: Direktur Utama PDAM Tirtanadi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
Ir Azzam Rizal M.Eng.
SAMBUTAN:
Direktur Utama PDAM Tirtanadi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
Ir Azzam Rizal M.Eng.

HADIR dalam kegiatan itu Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi H Ahmad Gazali Syam, Direktur Adm Keuangan PDAM Tirtanadi Ahmad Thamrin SE MPsi, Seluruh Kepala Divisi, Kepala Cabang, Kepala Instalasi, ibu-ibu Darma Wanita dan Pegawai Kantor Pusat PDAM Tirtanadi.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Ir Azzam Rizal M.Eng dalam sambutannya mengatakan, melalui peringatan isra mi’raj ini, seluruh pegawai diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat kerja keras dan kebersamaan untuk memajukan dan mensejahterakan pegawai dalam satu visi yang sama, yaitu melayani dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi penduduk Kota Medan pada 2020 bisa mencapai 5.000 liter air per detik.

“Kita juga optimis pada 2015 bisa tercapai 80 persen kebutuhan air bersih di Kota Medan dengan adanya bantuan penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp200 miliar dan terus bekerja keras mencari tambahan modal dari pihak swasta,” katanya.

Selanjutnya, Azzam  juga mengatakan, nantinya dengan tercapainya target tersebut, PDAM Tirtanadi juga akan memperhatikan nasib kesejahteraan seluruh pegawai dengan menaikkan gaji pokok, memberikan asuransi hari tua dan akan memberangkatkan umroh setiap tahun bagi pegawai yang telah berumur 50 tahun ke atas.

Dijelaskannya, saat ini PDAM Tirtanadi sudah mulai melakukan perbaikan dan pembuatan instalasi air yang baru di Tuntungan, Sunggal, Medan Baru dan Binjai. “Dengan semangat kerja keras dan kebersamaan untuk kemajuan perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan bersama serta selalu menjaga hubungan hablum minannas (sesama manusia) dengan baik, terus meningkatkan pelayanan, layani pelanggan, senangkan hati pelanggan kita jangan susahkan mereka,” ungkapnya.

Sementara Al Ustad Drs H M Nasrul Fakhri Hamyar dalam tausiyah mengungkapkan, inti dari perayaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yaitu perintah salat guna lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab apabila sekali saja kita meninggalkan ibadah salat fardu, ancaman hukumannya 80 tahun, dengan melaksanakan ibadah salat fardu kita dapat memohon rezeki dan jangan lalai sebelum, saat dan sesudah salat.

“Mari kita pelihara amal ibadah salat dengan menjauhkan sifat iri dan dengki dari dalam diri kita, bersihkan hati, kunjungi orang tua sebelum memasuki bulan suci Ramadan, kemudian rencanakan program ibadah selama bulan suci Ramadan agar amal ibadah kita terima Allah SWT, lebih bersyukur terhadap nikmat Allah SWT dan lupakan kebaikan kita terhadap orang juga lupakan keburukan orang terhadap kita,” katanya. (*)

Terobsesi Jadi Vokalis Solo

Indah Nevertari, Vokalis Additional Band

Indah Nevertari //juli rambe/sumutpos
Indah Nevertari //juli rambe/sumutpos

Memiliki wajah cantik dan bakat bernyanyi yang terus terasah, membuat  anak bungsu dari 6 bersaudara ini berkibar di dunia hiburan.
Berbagai audisi dan festival di bidang olah vocal pun rajin diikutinya.

“Mulai suka bernyanyi sejak kelas 6 SD, kemudian orangtua masukkan ke dalam les vokal, agar semakin cinta dengan nyanyi,” ujar Indah Nevertari. Gadis kelahiran Medan 11 Mei 1992 ini awalnya menyukai jenis musik riang seperti India. Saat masih kecil, bila mendengar lagu ini, Indah yang merupakan mahasiswi UMSU Fakultas Akutansi ini akan mulai berdendang.

Smakin mendalami musik semakin cinta Indah akan music. Tak heran kualitas vokal Indah pun patut diacungi jempol. Terbukti, dirinya selalu dipinang oleh band Kota Medan untuk mengisi posisi vokal. “Sering jadi additional vocal,” lanjut juara Favorit Palladium Singging Star tahun 2009 ini.

Karena rasa cinta yang dimilikinya dengan dunia vokal, Indah rela menjaga jenis makanan yang akan dikonsumsinya. Dirinya menjauhi berbagai jenis makanan yang dapat merusak performa suaranya. Seperti makanan pedas, berminyak, makanan berlemak, makanan berkuah, dan minuman es.

Walaupun sudah menjadi vokalis diberbagai band kota Medan, tetapi Indah masih menyimpan obsesi untuk menjadi vokalis solo. “Kalau menurut saya, vokal saya lebih cocok solo dibandingkan dengan band, karena itu saya pingginnya menjadi vokalis solo,” ungkap pemilik tinggi 155 cm.

Saat ini, berbagai kesempatan untuk memajukan kariernya dalam bernyanyi selalu diikuti oleh Indah. Selain untuk menambah pengalaman juga untuk menambah kawan. “Malah kadang dapat ilmu saat mengikuti audisi. Makanya, kalau memungkinkan, saya senang mengikuti audisi,” lanjutnya. (ram)