BANTUAN: Direktur SDM PTPN III HM Rahmat Prawirakusumah, SE, MM menyerahkan bantuan PKBL berupa tong sampah kepada Wali Kota Siantar usai acara zikir bersama di Lapangan Brimob Siantar.PTPN 3 bersama Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN 3 menggelar kegiatan sosial sebagai ungkapan rasa syukur serta kepedulian PTPN 3 terhadap masyarakat Sumut. Rangkaian kegiatan itu mulai dari Zikir Akbar, Apel Akbar, Bhakti Sosial serta Donor Darah yang digelar di berbagai tempat atau di tiga wilayah Polres.
Yakni, di Labuhan Batu, Asahan dan Simalungun atau lokasi pelaksanaannya di Lapangan Ikabina Kabupaten Labuhan Batu, Lapangan Voly Kisaran Kabupaten Asahan, Lapangan Brimob Siantar. “Kegiatan ini sebagai wujud syukur serta kepedulian PTPN 3 kepada masyarakat Sumut,” ujar Direktur SDM PTPN 3 HM Rahmat Prawirakusumah, SE, MM dihadapan ribuan masyarakat yang hadir, jumlahnya mencapai lebih dari tiga ribuan orang.
Kegiatan yang digelar selama tiga hari di tiga Polres ini, sejak tanggal 6,7,8, dihadiri jajaran Direksi PTPN 3 lainnya, di antaranya, Ketua Umum SPBUN PTPN 3 Drs H Mailanta Bangun, MBA, Ketua SPBUN PTPN 3 Ir Marisi Butarbutar MM, Sekretaris Umum SBUN PTPN 3 Ridho Syahputra Manurung, SH, Mhum, para pegawai PTPN 3, mayarakat dan lainnya.
Pada kegiatan zikir, dibimbing Al-ustadz DR H Andian Parlindungan MA. Setelah zikir dilanjutkan dengan upacara atau Apel Akbar yang dipimpinDireksi PTPN III sebagai Inspektur Upacara. Usai kegiatan upacara, acara dilanjutkan dengan kegiatan donor darah dibantu Manager RS Aek Nabara Selatan dan Kusna Hidayat dan lainnya. Acara yang berlangsung di Labuhan Batu, Asahan dan Simalungun ini cukup sukses mendapat apresiasi tinggi masyarakat. (*)
Tuan rumah Inggris Raya harus mewaspadai Uruguay di cabang olahraga sepak bola pada Olimpiade 2012 London. Sebab, mereka berada pada grup yang sama dan Uruguay turun dengan sejumlah bintang mereka saat juara pada Copa America 2011 lalu.
Ya, Inggris Raya yang dilatih Stuart Pearce tergabung di grup A bersama Senegal, Uni Emirat Arab (UEA), dan Uruguay. Uruguay berpotensi menjadi lawan yang menakutkan melihat daftar pemain yang diberangkatkan ke Olimpiade.
Uruguay yang dilatih langsung Oscar Washington Tabarez, pelatih yang membawa mereka menjuarai Copa America 2011 lalu, memboyong beberapa pemain yang ikut merasakan gelar tahun lalu. Makanya, mental juara mereka cukup teruji.
Selain tiga pemain yang berusia di atas 23 tahun, seperti Luiz Suarez, Edinson Cavani, dan Arevalo Rios, masih ada Sebastian Coates, Nicolas Lodeiro, dan Abel Hernandez yang masih muda tetapi sudah ikut merasakan gelar juara tahun lalu.
Di luar sejumlah nama itu, masih ada pemain yang bertalenta hebat dan punya reputasi bagus di level klub seperti Gaston Ramirez yang bersinar bersama klub gurem Italia Bologna atau Tabare Viudez, gelandang serang klub Uruguay Nacional.
Dengan kekuatan seperti itu, Uruguay bukan hanya bisa berbahaya di fase grup saja, mereka bisa mengancam kekuatan tim yang sebelumnya disebut sebagai favorit juara seperti Brazil atau Spanyol. Kebetulan, salah satu kekuatan utama Argentina absen kali ini.
Dengan 60 persen skuad utama dihuni para pemain yang berpengalaman tampil pada Copa America 2011 lalu, Uruguay akan sangat berbahaya. Apalagi, mereka ditangani Tabarez yang paham betul akan keunggulan pasukannya.
“Tim ini seperti tim senior dengan rataan usia yang lebih muda. Kami memiliki sejumlah pemain senior yang bisa membantu tim ini untuk tetap terjaga mentalitas tandingnya. Ini adalah skuad masa depan kami,” bilang Tabarez, seperti dikutip Goal.
Inggris diragukan mampu menahan Uruguay pada fase grup. Dengan hanya mengandalkan pemain-pemain yang minim pengalaman serta Ryan Giggs yang sudah lapuk, serta Daniele Sturridge dan Craig Bellamy, peluang Inggris sangat berat.
Bandingkan dengan Brazil yang memiliki Neymar, Ganso, dan Lucas Moura. Plus tiga pemain berpengalaman seperti Thiago Motta, Marcelo, dan Hulk. Lalu, Spanyol yang dihuni pemain muda bertalenta plus Juan Mata, Javi Martinez, dan Adrian Lopez. (ham/jpnn)
DIALOG: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM berdialog dengan masyarakat tentang pengurusan administrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, beberapa waktu lalu. //ANDRI GINTING/SUMUT POSPenyelenggaraan pelayanan publik masih dihadapkan pada kondisi yang belum sesuai dengan harapan. Kondisi itu terjadi di beberapa instansi penyelenggara pelayanan publik yang masih memprihatinkan. Akibatnya banyak keluhan masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah.
Perilaku aparatur terhadap tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik diatur dalam UU No. 25/2009 tentang pelayanan publik. Dalam aturannya, sangat jelas setiap pegawai negeri sipil (PNS) harus mampu melaksanakan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Aparatur sebagai pelayan masyarakat, sehingga sudah menjadi tugasnya melakukan pekerjaan melayani masyarakat,” kata Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM melalui Wakil Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin MSi dalam sambutannya saat membuka Diklat Pelayanan Prima di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun 2012, di Hotel Antares Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (10/7).
Menurut dia, pelayanan prima selain terkait dengan substansi kepribadian dan perilaku aparatur, khususnya petugas front office (pelayan kantor terdepan, Red) harus memiliki kompentensi terkait dengan prinsip-prinsip atau substansi pelayanan publik seperti keramahan, kesopanan, kecepatan, ketepatan, akuntabilitas dan keadilan. Kemudian, seorang petugas pada front office harus mampu menangani setiap keluhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Eldin mengatakan, sebagai aparatur pelayan masyarakat memiliki kewajiban menyediakan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, baik diminta ataupun tidak diminta.
Bila dahulu pemerintah diposisikan lebih tinggi daripada rakyat atau seolah-olah pemerintah adalah sistem yang tertutup “tidak butuh siapa-siapa”, tapi sekarang pemerintah dan rakyat memiliki posisi yang setara.
Dia berpendapat, petugas front office adalah petugas yang secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang nota be ne menampilkan wajah dan citra dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan, sehingga sangat berperan terhadap kepuasan masyarakat yang dilayani.
Untuk itu, petugas tersebut perlu dipersiapkan sebaik-baiknya terutama dari aspek perilaku, penampilan dan kepribadian.
“Kita harus merubah paradigma, aparat dituntut bersikap profesional dalam melayani masyarakat, karena masyarakat sangat mengharapkan dilayani dengan sikap sopan santun, perhatian dan pelayanan yang cepat terhadap apa yang dibutuhkan,” katanya.
Mantan Sekda Medan itu mengaku, sangat menyayangkan ketidak hadiran pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan stafnya dalam mengikuti diklat ini.
Pasalnya, diklat pelayanan prima adalah upaya meningkatkan kepribadian, seperti sikap yang benar, perhatian yang terarah dan tindakan yang terpuji dalam melayani masyarakat. Sudah sebaiknya Kepala SKPD ikut mendampingi stafnya dalam pembukaam diklat tersebut.
“Kepala SKPD merupakan pimpinan instansi yang bertanggung jawab, jadi sudah sebaiknya mengikuti diklat pelayanan prima. Karena kebijakan teknis untuk memberikan pelayanan terbaik ada di kepala instansi masing-masing,” ujarnya.
Dia menambahkan, dengan perubahan perilaku untuk melayani masyarakat, tentunya masyarakat akan semakin terbantu dan pertumbuhan perekonomian semakin membaik. (gus)
Tingkatkan Kompetensi Aparatur
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kota Medan Drs Abdul Azis mengatakan tujuan dari Diklat pelayanan prima adalah untuk meningkatkan kompetensi aparatur, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik agar bisa melakukan upaya terbaik untuk memberikan pelayanan publik
“Pelayanan prima merupakan satu cara untuk meningkatkan kompetensi aparatur, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik, sehingga bisa melakukan upaya terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dia memaparkan, pelayanan berkarakter yakni pelayanan yang menampilkan kepribadian sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik. Kemudian, dalam prinsip-prinsip pelayan publik harus ditampilkan dalam setiap diri pribadi. Sehingga, pelayanan yang diberikan benar-benar menjadi yang terbaik.
Azis menyebutkan, dalam Diklat pelayanan prima ini diikuti sebanyak 60 orang petugas/aparatur pada front office se-jajaran Pemko Medan. Kegiatan ini secara langsung berkaitan dengan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Dia menyampaikan, dengan dilakukan diklat tersebut diharapkan para peserta bisa menerapkannya di instansinya masing-ma_sing. Tapi, dengan catatan untuk menerapkannya masih dibutuhkan kebijakan tegas dari masing-masing pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
“Tanpa ada kebijakan teknis yang dibuat, maka pelayanan prima sulit tercipta,” tambahnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Diklat sengaja digelar selama 4 hari, mulai 10 Juli hingga 13 Juli 2012. Para peserta Diklat akan diberikan pemahaman dan teknis serta tata cara memberikan pelayanan prima yang terbaik.
“Khususnya instrukturnya didatangkan dari Badan Diklat Kementrian Dalam Negeri, yakni DR Sampara Lukman MSi dan DR Hj Hartini MM,” sebutnya. (gus)
PENUNJUKAN Ryan Giggs sebagai kapten tim Inggris di ajang Olimpiade banyak menimbulkan tanda Tanya, Namun pelatih Inggris Raya Stuart Pearce, menilai Ryan Giggs adalah figur yang tepat menjadi kapten tim.
Menurut Pearce, Ryan Giggs sangat dihormati tim besutannya. Pemain veteran Manchester United, Ryan Giggs, Minggu (8/7/2012), terpilih sebagai kapten tim sepak bola Inggris Raya di Olimpiade London 2012. Nama Giggs dicantumkan pelatih Stuart Pearce sebagai satu dari tiga pemain di atas usia ketentuan (23 tahun), selain Craig Bellamy dan Micah Richards.
Bagi Ryan Giggs , tampil di Olimpiade London 2012 menjadi kesempatan pertamanya tampil di turnamen besar internasional. Sepanjang karir internasionalnya, winger yang akrab disapa Giggsy itu belum pernah tampil bersama tim nasional Wales di turnamen besar seperti Piala Dunia dan Piala Eropa hingga akhirnya pensiun dari tim nasional pada 2007 dengan torehan 64 cap dan 12 gol.
Namun, meski miskin pengalaman bersama tim nasional Wales, Ryan Giggs adalah figur pemain besar yang telah banyak makan asam garam bersama Manchester United. Pemain yang dijuluki The Welsh Wizard itu telah bergelimang prestasi sejak berseragam United pada 1991. Apalagi, winger 38 tahun itu juga pernah menjabat sebagai kapten di Manchester United dan tim nasional Wales.
Pengalaman yang segudang rupanya menjadi alasan utama Stuart Pearce mengangkat pria yang akrab disapa Giggsy itu sebagai kapten tim sepak bola pria Inggris Raya. Menurut mantan pemain tim nasional Inggris itu, Ryan Giggs adalah pemain besar yang sangat dihormati para pemain dan layak memangku jabatan kapten.
“Giggs adalah kapten luar biasa di antara para pemain. Dia mendapat respek dari semua anggota tim dan saya menanti kesempatan untuk bekerja dengannya,” tutur Stuart Pearce.
Bagi Inggris Raya, ini adalah kali pertama mereka menurunkan tim sepak bola di Olimpiade sejak kualifikasi Olimpiade Muenchen 1972.
Pada Olimpiade 2012, Inggris Raya akan berada satu grup dengan Uruguay, Uni Emirat Arab, dan Senegal. Kepemimpinan Giggs akan dilakoni pertama kali ketika memimpin tim Inggris Raya melakoni partai uji coba melawan Brasil di Stadion Riverside, 20 Juli 2012 mendatang. (bbs/jpnn)
PERSIAPAN timnas Inggris Raya benar-benar sedang terganggu setelah beberapa pemain pilarnya cedera. Namun begitu sang pelatih Stuart Pearce mengatakan bahwa dirinya akan menunggu pulihnya Daniel Sturridge.
Sturridge didiagnosa menderita meningitis alias radang otak, bulan lalu. Penyakit yang dideritanya ini membuat dia diragukan untuk tampil bersama Timnas Inggris Raya di ajang Olimpiade. Menurut Pearce, Sturridge tidak akan mengikuti latihan bersama skuad di Spanyol nanti. Namun, pelatih 50 tahun itu menjamin nama Sturridge belum ditarik dari skuad besutannya.
“Dokter kami telah melihat kondisi Sturridge minggu lalu. Dia akan tetap tinggal di sini,” ujar Pearce, seperti dikutip Soccerway, Selasa (10/7).
“Kabar baiknya adalah kami memiliki beberapa minggu untuk memulihkan kesehatannya. Jika dia dapat pulih total, maka dia akan tetap bersama kami. Namun, jika ada keraguan tentang kesehatannya, maka kami akan mencari penggantinya. Kami akan memutuskan semuanya pada tanggal 25 Juli mendatang,” lanjutnya.
Pearce juga menegaskan akan terus memantau kesehatan Sturridge.
Dia berencana akan menurunkan pemain 22 tahun itu di latihan uji coba untuk melihat seberapa besar penyakit tersebut berpengaruh pada penampilannya di lapangan. (bbs/jpnn)
PARIS – Gebrakan langsung dilakukan oleh pelatih anyar Timnas Prancis, Didier Deschamps. Itu terkait dengan keputusannya mendepak pemain yang indispliner. Ia menegaskan bahwa tak ada toleransi soal disiplin di bawah pimpinannya.
Seperti diketahui, kebijakan Deschamps ini tidak lepas dari perilaku buruk sebagian pemain Les Bleus saat Euro 2012 lalu.
Mungkin, yang paling diingat adalah perilaku Samir Nasri yang bersitegang dengan salah satu jurnalis.
Melihat hal tersebut mantan pelatih Olympique Marseille ini takkan segan untuk mencoret pemain dari skuadnya. Meskipun, pemain tersebut adalah pemain dengan nama besar serta kemampuan mumpuni.
“Apabila pemain melakukan hal yang dikira kurang bijaksana, maka saya yang akan memutuskan dirinya akan dipanggil atau tidak. Bukan untuk memberikan ancaman, namun saya menuntut perilaku dari si pemain, “ungkap Deschamps, seperti dilansir Soccerway, Selasa (10/7/2012).
“Para pemain tidak boleh ada lagi yang membuat kesalahan yang sangat besar. Selain, kemampuan dan bakat dari pemain, saya juga memiliki tim dari semangat pemain untuk kepentingan tim ini,” sambungnya.
Terkait peluang timnya untuk lolos ke Piala Dunia 2014, Deschamps mengharapkan timnya bisa langsung lolos tanpa harus berjuang di babak play-off.
Ia juga berjanji akan mengundurkan diri sebagai pelatih Les Bleus apabila gagal lolos ke Piala Dunia di Brasil itu.
“Semoga kami mampu lolos ke babak play-off. Namun, kami akan memberikan yang terbaik demi meraih tiket lolos otomotis. Namun, bila Prancis gagal ke Piala Dunia, maka saya akan berhenti,” pungkasnya. (bbs/jpnn)
RIO DE JANEIRO-Mantan gelandang timnas Belanda yang juga eks gelandang AC Milan, Clarence Seedorf, berambisi membawa Botafogo menjuarai Liga Brasil.
“Impian para penggemar sangat tinggi, yakni memenangi liga. Pada 2004, Yunani sukses menjuarai Piala Eropa, mengapa Bo tafogo tidak?” kata Seedorf dalam konferensi persnya yang dikutip Foot ball Italia.
Setelah dilepas “I Rossoneri” akhir musim lalu, rumor pria berusia 36 tahun itu memilih Brasil sebagai pelabuhan karier berikutnya menjadi kenyataan.
Seedorf mengaku telah memiliki bekal dengan menguasai Bahasa Portugal yang dipakai sebagai alat komunikasi sehari-hari di Brasil.
“Di Real Madrid, teman sekamarku adalah Roberto Carlos. Ia mengajariku bahasa itu,” seloroh Seedorf yang juga beristerikan wanita Brasil. (bbs/jpnn)
COLORADO— Kiper utama timnas AS, Hope Solo, hanya mendapat peringatan setelah terbukti mengonsumsi obat terlarang. Badan anti obat terlarang AS (USADA) mengumumkan hal ini, Selasa (10/7), 16 hari sebelum bergulirnya pertandingan sepak bola olimpiade.
Tim putri AS yang merupakan juara bertahan akan menghadapi Perancis dalam pertandingan pertama di Glasgow, Skotlandia.
Solo (30) terbukti positif mengonsumsi obat yang mengandung canrenone dalam tes yang dilakukan 15 Juni lalu. Hasil tes ini sebenarnya memungkinkan Solo terkena sanksi. Solo mengaku kemungkinan kemasukan kandungan terlarang tersebut melalui obat yang diberikan oleh dokternya.
“Saya minum obat yang diberikan dokter pribadi yang saya tidak tahu mengandung diuretic,” demikian pernyataan tertulis Solo.
“Setelah mengetahui kenyataan ini, saya langsung bekerja sama dengan USADA dan memberi mereka semua informasi sehingga mereka menyatakan ini merupakan kesalahan yang tidak saya sengaja dan konsumsi tersebut bukan ditujukan untuk meningkatkan penampilan,” kata Solo. (bbs/jpnn)
SAO PAOLO – Gelaran Euro 2012 yang baru saja berakhir, ternyata menimbulkan kesan bagi seluruh pecinta sepakbola di seluruh dunia, tak terkecuali para bagi para pemain si kulit bundar itu sendiri.
Pemain muda Brasil Neymar mengungkapkan bahwa ia begitu menikmati permainan Spanyol pada babak final, saat Tim Matador menenggelamkan Italia 4-0 di Euro 2012 lalu. Ia juga mengaku terpikat dengan penampilan sensasional Andres Iniesta.
Selain mengagumi pemain asal Barcelona itu, penyerang Santos tersebut juga terkesima dengan aksi impresif kapten Portugal, Cristiano Ronaldo dan playmaker Jerman Mesut Özil. Namun, baginya pemain bernomor punggung 6 itu layak meraih Player Of The Tournament Award.
“Saya sangat mengagumi Iniesta. Saya pikir, dia merupakan seorang pemain yang sensasional,” kata pemain bernama lengkap Neymar Da Silva, seperti dilansir situs resmi FIFA, Selasa (10/7).
“Cristiano Ronaldo juga sama bagusnya, dan saya juga menikmati penampilan pemain Jerman, Özil. Dia merupakan pemain hebat, dan saya telah lama menjadi penggemar beratnya,” sambung Neymar. (bbs/jpnn)
LONDON- Tak betah hanya dijadikan pemain cadangan, gelandang Manchester United Park Ji-sung akhirnya hijrah ke Queens Park Rangers (QPR). Playmaker asal Korea Selatan tersebut pindah ke QPR dengan banderol 5 juta pound.
“Ji adalah seorang yang saya idamkan bertahun-tahun,” ujar pelatih QPR, Mark Huges, seperti dikutip BBC, Senin (9/7).
QPR sendiri tengah gencar berbelanja pemain di bursa transfer musim depan ini. Sejak promosi ke Premiere League awal musim lalu, QPR hanya mampu bertahan di klasemen bawah. Bahkan, klub milik taipan asal Malaysia Tony Fernandes itu nyaris terdegradasi di akhir kompetisi.
Karena itulah kehadiran bintang dari negeri Ginseng tersebut diharap mampu mengangkat performa tim musim depan. “Dia tenaga dan kemampuan teknis yang hebat dan akan membawa begitu banyak untuk tim,” tambah Huges.
Bersama Manchester, Park Ji-sung telah melakoni 133 laga sejak hijrah dari PSV Eindhoven 2005 lalu. Dia membantu setan merah meraih banyak gelar baik di liga domestik maupun Eropa.
Nama Park sendiri mulai menanjak menyusul penampilan gemilangnya di Piala Dunia 2002 yang digelar di Korea dan Jepang. Atas penampilan itulah PSV menariknya sebelum kemudian dipinang MU.
Pelatih MU Sir Alex Ferguson sendiri menyadari betul kehebatan Park. Namun ketatnya persaingan di starting line-up MU membuat pria 31 tahun tersebut kerap kalah bersaing oleh barisan pemain muda yang banyak didatangkan ke Old Trafford. Hal inilah yang kemudian mendorong Park hijrah agar kesempatan menjadi pemain inti tetap terjaga.
Meski akan menjadi musuh United di musim depan, Park tidak lantas melupakan kenangan indahnya selama tujuh musim berkostum Setan Merah. Dia justru akan terus menyimpan kenangan indah di Old Trafford sepanjang sisa hidupnya.
Terkait keputusannya bergabung dengan QPR, Park mengaku ingin mencari tantangan baru. Selain itu, klub milik pengusaha asal Malaysia ini juga diakuinya punya ambisi besar dalam sepakbola. “Kini, saya akan memberikan segenap kemampuan saya untuk mengarungi tantangan baru bersama QPR,” pungkas mantan kapten Timnas Korsel berusia 31 tahun ini.
Kepindahan Park Ji Sung ke QPR meninggalkan kesedihan bagi rekan-rekannya di MU. Rio Ferdinand mengaku akan rindu dengan pemain yang telah menorehkan 19 gol dari 134 laga yang dilakoninya bersama Setan Merah ini.(zul/jpnn/bbs)