Home Blog Page 13271

Fisikawan Indonesia Terlibat Penemuan Partikel Tuhan

Fisikawan Indonesia, Suharyo Sumowidagdo, terlibat dalam penemuan partikel yang dijuluki sebagai partikel Tuhan, Higgs boson. Lembaga penelitian nuklir Eropa Conseil Europeene pour la Recherche Nucleaire atau CERN mengumumkan penemuan Higgs boson pada 4 Juli 2012.

Dunia fisika dikejutkan dengan penemuan partikel Higgs Bosson. Selama ini keberadaan partikel ini hanya ada dalam model teori standar. “Tanpa partikel ini tak ada akan ada berat, maka tak ada alam semesta. Tak akan ada apa-apa,” kata Haryo saat diwawancara melalui voice chat, 5 Juli 2012.

Partikel Tuhan adalah partikel terakhir dalam teori model standar. Ilmuwan mulai mencarinya sejak tahun 1964.

Dalam model ini, alam semesta tercipta dari 12 partikel dasar dan enam pembawa gaya. Sebelumnya, baru lima partikel pembawa gaya yang ditemukan.

“Selama ini kita melihat benda-benda yang punya berat, ada gravitasi yang membuat bumi berputar. Artinya, harus ada sesuatu yang menghasilkan massa untuk partikel-partikel itu,” kata pria kelahiran Tabanan, Bali ini. Sebuah partikel Higss bisa mempengaruhi massa jutaan partikel lain. Selama ini dia selalu ada di seluruh alam semesta, tapi baru ditemukan.

Haryo SumowidagdoHaryo adalah satu dari dua fisikawan Indonesia yang terlibat dalam penelitian ini. Fisikawan lain, Rahmat Rahmat, bekerja dari laboratorium Fermilab di Amerika Serikat. Adapun Haryo bekerja di laboratorium CERN di Jenewa, Swiss.

Menemukan partikel ini bukan hal yang mudah. Ribuan peneliti yang ada dalam dua kelompok, ATLAS dan CMS, bekerja bersama untuk menemukan partikel tersembunyi ini. “Ini bukan hasil kerja segelintir orang tapi kolaborasi banyak lembaga dari puluhan negara,” kata dia.

Haryo terlibat dalam penelitian CMS di Jenewa, Swiss, untuk menemukan Higgs boson. “Saya bertanggungjawab untuk memastikan komponen detektor beroperasi. Komponen detektor itu harus terus dipelihara, untuk bisa mendeteksi partikel,” kata doktor berusia 36 tahun ini.

Lulus sarjana dan master di Universitas Indonesia, Haryo kemudian mendapatkan beasiswa untuk program doktoral di Florida State University tahun 2001. Di situlah dia mulai terlibat dalam pencarian Higgs Boson, berkolaborasi dengan Fermilab. Pada Januari 2009, Haryo menjadi bagian dari tim CERN di Swiss.

Haryo juga berperan dalam pengambilan data dari percobaan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini. Dia juga disibukkan dengan kolaborasi dengan peneliti-peneliti lain serta diskusi dengan peneliti yang lain. Dia juga terlibat dalam beberapa percobaan lain mengenai fisika partikel.

Pencarian Higgs boson dilakukan dengan mesin Large Hadron Collider yang beroperasi selama 24 jam, tujuh hari seminggu. Haryo sendiri bekerja tak kalah keras, biasanya dimulai pukul delapan pagi hingga sebelas malam.
“Ilmuwan itu dinilai dari produktivitasnya, seperti pengusaha. Kalau tak kerja sebanyak-banyaknya, sulit untuk menang dari peneliti lain,” kata Haryo yang gemar memotret saat senggang. Selain meneliti, Haryo juga menguasai ilmu teknik. Pasalnya, alat penelitian ilmuwan partikel tak bisa dibeli di supermarket terdekat. Mereka harus bisa membuat alatnya sendiri, atau setidaknya tahu cara memelihara dan merawatnya.

Lalu apa sebenarnya guna penemuan partikel Higgs boson untuk umat manusia? “Ini penemuan yang ada di luar imajinasi kita. Pengetahuan baru yang ilmuwan pun belum tahu apa kegunaan praktisnya,” kata pemegang gelar doktor dari Florida State University ini. Kegunaan praktis itu mungkin belum akan diketahui dalam puluhan bahkan ratusan tahun ke depan.

Haryo mencontohkan, penemuan ini seperti teori relativitas Einstein yang ketika diumumkan tujuh puluh tahun lalu belum bisa dipahami. Kini, GPS bekerja berdasarkan teori itu. Tanpa teori Einstein, GPS tak akan bisa menunjukkan lokasi dengan tepat dan akan meleset 50 hingga 100 meter.

“Bagi ilmuwan, mendapat pengetahuan baru tentang dunia dimana kita hidup, akan membawa apresiasi lebih kepada hidup ini,” kata Haryo yang saat dihubungi tengah menghadiri konferensi International Conference for High Energy Physics di Melbourne.

Penemuan Higgs boson istimewa bagi Haryo karena penemuan ini mengingatkannya pada kejadian yang menginspirasi dia menjadi seorang fisikawan partikel. 18 tahun lalu, seorang fisikawan Indonesia bernama Stephan van den Brick ikut membuktikan adanya partikel quark top, salah satu partikel yang juga mendukung model standar.

“Waktu itu saya baru diterima di UI, tak tahu apa-apa. Saya takjub bahwa ada lulusan UI yang bisa menjadi bagian dari penemuan menakjubkan itu,” kata dia. Guntingan koran tahun 1994 itu masih disimpannya hingga sekarang.
Kini, Haryo benar-benar mencapai cita-citanya. Dia ikut menemukan partikel Higgs boson, keping terakhir model standar, kunci dari rahasia besar alam semesta. Namun kerja belum selesai. Penemuan ini baru awal pekerjaan panjang para ilmuwan.

Karenanya, Haryo berharap, penemuan ini menginspirasi anak muda Indonesia untuk menjadi fisikawan.  “Semuanya mungkin asal mau bekerja keras. Jangan takut mencoba dan meninggalkan zona nyaman,” kata Haryo. (yahoo)

Gereja Kristen Bersinar Rakernas di Medan

RAKERNAS: Dari kiri, tokoh pemuda Sumut Ir Ronald Naibaho MSi, F Nainggolan, Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, tokoh masyarakat DR RE Nainggolan MM, Pdt Dr Ruyandi Hutasoit dan Ketua Panitia Rakernas GKB Pdt Petrus Sihombing, usai rakernas. //istimewa
RAKERNAS: Dari kiri, tokoh pemuda Sumut Ir Ronald Naibaho MSi, F Nainggolan, Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, tokoh masyarakat DR RE Nainggolan MM, Pdt Dr Ruyandi Hutasoit dan Ketua Panitia Rakernas GKB Pdt Petrus Sihombing, usai rakernas. //istimewa
Ketua Sinode Gereja Kristen Bersinar Pdt dr Ruyandi Hutasoit SPu MA, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Sinode Gereja Kristen Bersinar di Wisma Menteng Medan, Senin (2/7) yang dihadiri sekitar 150 gereja dari Gereja Kristen Bersinar se-Indonesia.

Acara ini diawali ibadah dan Firman Tuhan disampaikan Pdt dr Ruyandi Hutasoit. Dalam firmannya mantan Ketua Umum DPP PDS ini mengatakan umat Tuhan dilatih untuk menjadi anak agar dapat melayani. Ia juga memotivasi jemaat untuk melayani agar diberkati. Acara ini dilanjutkan persembahan pujian dari rombongan jemaat dan pendeta. Rakernas GKB berlanjut di Hermina Hall, Parapat, Selasa-Kamis (3-5/7).

Ketua Panitia Rakernas GKB Pdt Petrus Sihombing, mewakili Gubsu F Nainggolan, Tokoh Masyarakat Sumut DR RE Nainggolan MM dan Chairuman Harahap masing-masing memberikan kata sambutan.
Dalam sambutannya Ketua Panitia Rakernas GKB Pdt Petrus Sihombing mengharapkan Rakernas GKB menjadi sarana dalam bersekutu dalam pelayanan ke depan. Dalam Rakernas ini akan difokuskan pembahasan peningkatan program tahunan termasuk pengembangan gereja di seluruh Indonesia.

Ditambahkan RE Nainggolan, dalam Rakernas, Gereja Kristen Bersinar telah menjalankan misi pelayanan. “Melalui kegiataan ini diharapkan peserta memiliki human skill, spiritual skill agar gereja dan jemaatnya sejahtera, jadi kita tidak hanya bicara tentang iman tapi membicarakan kesejahteraan kota tempat dimana kita tinggal,” urai RE Nainggolan.

Acara ini dihadiri Ketua DPW PDS Sumut DR (HC) Drs Toga Sianturi didampingi Bendeharanya Pdt  Apul Silalahi BBA STh, Ketua API Kota Medan Pdt Pahotang Sihombing, Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus  dan Tokoh Pemuda Sumut Ir Ronald Naibaho MSi. (rs/tms)

Banjir Landa Rusia, 54 Tewas

RUSIA– Sedikitnya 54 orang tewas akibat banjir yang menerjang wilayah Krasnodar di selatan Rusia, Sabtu (7/7). Banjir datang tiba-tiba di malam hari tanpa ada peringatan dari otoritas setempat.
Dari jumlah itu, sebanyak 43 orang tewas di kota Krymsk, sembilan di Gelendzhik dan dua lainnya di Novorossiisk. Akibat banjir tersebut, pengapalan minyak mentah dari pelabuhan Novorossiisk di Laut Hitam dihentikan. Tim penyelamat sudah dikirim dari Moksow menggunakan pesawat dan helikopter.

Pemerintah daerah Krasnodar menyebutkan sebanyak 13 ribu orang terkena dampak banjir tersebut. Banjir itu sangat kuat menerjang. Bahkan lampu-lampu lalu lintas tersapu. Evakuasi sedang dilakukan,” ujar juru bicara kepolisian Igor Zhelyabin kepada AFP.

Anna Kovalevskaya, yang memiliki saudara di Krymsk, menyatakan melalui Tweeter bahwa banjir yang datang tiba-tiba itu membuat warga tak sempat bereaksi. Harta benda mereka juga tidak terselamatkan.
Operator pengiriman minyak mentah, Transneft, mengatakan pihaknya terpaksa menghentikan pengiriman ke luar dari Novorossiisk. Beruntung, infrastruktur dan pelabuhan tidak terkena dampak banjir itu. (net/jpnn)

Dua Perwira TNI Tewas

Terjadi Saat Latihan SAR

SITUBONDO – Latihan SAR (search and rescue) TNI AL di perairan Pasir Putih, Situbondo kemarin, berubah menjadi operasi penyelamatan yang sebenarnya. Sebab, dua perwira menengah yang sedianya berperan sebagai korban tenggelamnya kapal selam KRI Cakra meregang nyawa karena dekompresi.

Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos (grup Sumut Pos), kejadian itu bermula saat TNI AL melakukan latihan SAR selama dua hari di Pasir Putih. Skenarionya, kapal selam dengan nomor lambung 401 itu karam bersama enam personelnya. Lantas, ada tim yang melakukan penyelamatan dengan menjemput personel melalui conning.

Dalam skenario itu, conning atau tower kapal selam menjadi satu-satunya pintu bagi prajurit untuk keluar. Sebenarnya, dalam latihan dua hari yang rencananya berakhir kemarin itu sudah dipersiapkan dengan matang. Buktinya, sangat banyak armada milik pasukan dengan semboyan Jalesveva Jayamahe itu yang diterjunkan.

Koarmatim melibatkan satu kapal selam, tiga kapal, dua tim dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair), satu Ponton Lumba-Lumba, satu tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska), serta dua Tim Kesehatan dari Lakesla dan RSAL Dr Ramelan Surabaya. Begitu juga dengan unsur udara seperti Pesawat Cassa dan 1 Heli BO-105. ’’Kami tidak menyangka musibah tersebut terjadi,’’ ujar seorang sumber Jawa Pos di lokasi.

Dalam latihan kemarin, pada kesempatan pertama, dua prajurit keluar dari conning dan berhasil sampai di permukaan laut dengan selamat. Proses latihan penyelamatan pada tahap ini bisa dikatakan sangat cepat. Dua orang yang berperan sebagai korban pertama berhasil mencapai permukaan sekitar 15 menit setelah tim penolong turun. Namun, entah kenapa pada sesi kedua untuk korban ketiga dan keempat tidak seperti itu. Waktu 15 menit pertama berlalu tanpa ada tanda-tanda penyelamatan berhasil dilakukan.

Tim yang mencoba tenang lantas tidak bisa menyembunyikan lagi kepanikannya saat melihat dua prajurit itu muncul ke permukaan dengan kondisi mengenaskan. Darah segar keluar dari hidung dan telinga, sedangkan di mulut kedua perwira menengah itu terlihat berbusa.

Saat muncul ke permukaan, keduanya masih mengenakan seragam seperti pelampung berwarna merah. Udara yang berada di seragam itu membuat kedua korban otomatis mencapai permukaan laut.  Melihat itu, semuanya langsung teriak. ”Emergency, emergency. Kena dekompresi,’’ ujar salah seorang anggota SAR.

Tim lantas mengevakuasi korban yang belakangan diketahui sebagai Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Armatim Kolonel Laut (P) Jeffry Stanly Sanggel dan Kepala Kamar Mesin (KKM) Mayor Laut (T) Eko Idang Prabowo tersebut. Berbagai upaya dilakukan dengan keras untuk menyelamatkan keduanya.

Radar Banyuwangi (grup Sumut Pos) melaporkan, setelah diangkat dari air, anggota TNI AL langsung membawa Kolonel Jeffry dan Mayor Eko Idang ke Kapal Ponton Lumba-Lumba yang sudah siap di lokasi. Kondisi keduanya saat itu sudah lemas. Bahkan, salah seorang di antaranya sudah mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Sedangkan seorang lagi juga muntah-muntah.

Wartawan peliput saat itu berada di kapal Ponton Lumba-Lumba. Namun, setelah tubuh Kolonel Jeffy dan Mayor Eko dibawa ke kapal tersebut, para wartawan dibawa menuju pantai dengan kapal cambat Kopaska.
Setelah berusaha ditolong, kondisi keduanya tidak kunjung membaik. Dalam kondisi kritis, tim lantas memutuskan membawa keduanya ke RSAL dr Ramelan Surabaya. Tapi, Tuhan berkehendak lain. Keduanya meninggal. ’’Atas nama Pangarmatim, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami memohon maaf terhadap keluarga dan semoga diberikan ketabahan,’’ kata Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Yayan Sugiana.

Kejadian tersebut tentu saja membuat latihan SAR harus berakhir lebih cepat. Kapal selam buatan Jerman Barat tahun 1977 yang diparkir di kedalaman 21 meter itu lantas dibawa naik ke permukaan. Latihan pun berakhir dengan duka mendalam bagi keluarga TNI AL.

Lebih lanjut Yayan menjelaskan, musibah tersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Dia juga sangat menghormati dua koleganya itu.

Kepala Pusat Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Untung Surapati memastikan kalau kondisi kapal sebenarnya baik. (dim/riq/pri/jpnn/nw)

Wladimir Waspadai Tony Thompson

BERN –Wladimir Klitschko siap menghadang perlawanan Tony Thompson yang mengicar gelar kelas berat versi IBF, WBA dan WBO miliknya. Thompson bukan lawan mudah, apalagi ini akan menjadi pertemuan kedua Wladimir versus Thompson.
Tahun 2008 lalu, Dr. Steelhammer – julukan Wladimir, sudah sempat meng-KO Thompson dan mempertahankan gelar IBF, IBO dan WBO-nya. Meski menang KO, Wladimir mengaku sulit untuk mengkanvaskan petinju yang diibaratkannya bagai laba-laba tersebut.

Dalam laga tarung di Hamburg pada 2008 silam, Wladimir baru bisa menyungkurkan The Tiger  (julukan Thompson) di ronde ke-11, setelah kombinasi Wladimir sukses menetralisir sengatan balik petinju southpaw itu serta membuka celah double cover Thompson.

Hari ini, keduanya akan kembali bersanding di atas ring. Kali ini, pertarungan kedua Wladimir vs Thompson akan digelar di tempat netral, Stade de Suisse Wankdorf, Bern (Swiss).: “Tony Thompsom jelas bukan lawan yang mudah,” terang Wladimir, seperti dilansir Boxing News24. (bbs/jpnn)

Neneng Sri Wahyuni Mengeluh Sakit Perut

JAKARTA – Neneng Sri Wahyuni, tersangka kasus suap proyek PLTS di Kemenakertrans Jumat malam (6/7) lalu sekitar pukul 22.00 mendadak dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Dia dirujuk lantaran mengeluh kesakitan di bagian perut dan pihak KPK menduga istri Muhammad Nazaruddin itu menderita diare.

“Sudah kami bawa ke RS Polri kemarin (Jumat) malam,” kata juru bicara KPK Johan Budi, kemarin (7/7).

Menurut informasi yang diterima Johan Budi, sejak Jumat Neneng mengeluh sakit perut dan sering buang air besar. Nah, karena itulah dia diduga menderita diare.

KPK sepertinya tidak ingin kecolongan dengan kondisi tahanannya. Begitu curiga kondisi kesehatan Neneng berangsur menurun, pada Jumat sore sekitar pukul 19.00 KPK mendatangkan mobil ambulan dari RS Abdi Waluyo untuk mengecek kondisi kesehatan perempuan yang sempat menjadi buron dan bersembunyi di Malaysia itu. Dokter dan paramedis pun memeriksa dengan sesama kondisi Neneng.

Ternyata, Neneng perlu dilarikan ke rumah sakit. KPK lantas berkoordinasi dengan RS Polri Kramat Jati dan membawanya ke sana untuk menjalani perawatan. Namun Johan mengaku tidak mengetahui sampai kapan Neneng akan berada di rumah sakit. (kuh/jpnn)

Kompolnas Inventarisasi Kasus Mandek di Polri

JAKARTA – Sebulan setelah dilantik, Komisi Kepolisian Nasional langsung bekerja cepat. Saat ini, lembaga negara yang bertanggungjawab langsung pada Presiden itu sedang melakukan pendataan laporan publik Termasuk aduan soal kasus-kasus yang tak jelas penanganannya di Mabes Polri.

“Kita inventarisasi ulang kasus-kasus yang mandek. Yang lama prosesnya, kita akan pertanyakan apa halangan Polri,” kata Komisioner Kompolnas Edi S Hasibuan di Jakarta, kemarin.
Hambatan penanganan kasus, lanjut mantan wartawan yang tahunan ngepos di Mabes Polri ini bisa bermacam-macam. “Ada dari faktor alat buktinya, atau dari penyidiknya, bisa juga dari sisi kurangnya anggaran operasional penyidikan,” katanya.

Edi mencontohkan kasus dugaan korupsi alat-alat peraga kesehatan yang hingga kini belum juga tuntas. Kabareskrim Komjen Sutarman pernah menyampaikan, salah satu kendalanya adalah dana penyidikan yang kurang jika harus mengirim personel ke daerah-daerah. “Ini nanti kita bahas, apa solusi yang bisa ditawarkan Kompolnas,” kata Edi.

Anggota Kompolnas yang lain Dr M Nasser menambahkan, komisi juga akan melakukan pengawasan khusus terhadap tindak pelanggaran yang dilakukan anggota polisi. “Kita perlu polisi yang bersih, bebas dari tindak kekerasan, polisi yang perilakunya jadi pengayom masyarakat,” katanya.

Nasser yang juga psikolog itu menjelaskan, tindakan oknum polisi yang melanggar hukum semakin meningkat setiap tahunnya. “Ini harus jadi perhatian khusus Kompolnas. Kita ingin tahun ini tidak ada lagi polisi bermasalah, setidaknya jumlahnya harus berkurang,” katanya.

Kompolnas dilantik SBY pada 4 Juni 2012. Sesuai dengan UU 2/2002 tentang Polri dan PP 17/2011, ketua dan wakil ketua Kompolnas diambil dari unsur pemerintah yang merupakan pejabat setingkat menteri dan ditunjuk Presiden.
Tiga kursi Kompolnas dipegang oleh para menteri yaitu posisi Ketua Kompolnas dipegang oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Djoko Suyanto dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, serta Menteri Hukum dan Ham Amir Syamsuddin menjabat sebagai anggota.

Sedangkan enam anggota Kompolnas lainnya terdiri dari unsur pakar kepolisian dan kriminolog Adrianus Eliasta Meliala, Irjen Pol (Purn) Purn Drs. Logan Siagian, Brigjen Pol (Purn) Syafriadi Cut Ali.  Sedangkan dari  tokoh masyarakat adalah wartawan senior Edi S Hasibuan, guru besar salah satu perguruan tinggi, Hamidah Abdurrachman, dan seorang psikolog, M Nasser. (rdl/jpnn)

KPK Akan Perjelas Status Hambalang

JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi, menyatakan bahwa pada pekan depan komisi pimpinan Abraham Samad itu akan melakukan gelar perkara (ekspose) kasus dugaan korupsi proyek sport center Hambalang. Ekspose itu dimaksudkan untuk mengetahui progres pemeriksaan terhadap saksi-saksi maupun upaya pengumpulan barang bukti dugaan korupsi proyek di Kemenpora itu.
“Kemarin kita sudah minta keterangan kepada sejumlah pihak. Pekan depan, kita gelar perkara lagi,” kata Johan kepada wartawan, Sabtu (7/7) di Jakarta.

Dijelaskan Johan, dari ekspose tersebut akan diketahui apakah penyelidikan kasus Hambalang bisa dinaikkan ke tahap penyidikan dengan diikuti penetapan tersangkanya atau justru KPK masih perlu pendalaman lagi.
“Kemarin dari Senin sampai Jumat kita memerdalam (keterangan) beberapa saksi,” kata Johan.

Apakah KPK akan kembali memanggil Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum” Johan menegaskan, sampai sejauh ini belum ada jadwal pemanggilan lagi untuk pemeriksaan Anas.
“Belum dijadwalkan, kemarin sudah dianggap cukup,” ujar Johan.

Seperti diketahui, Anas sudah dua kali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi proyek Hambalang. Nama Anas berkali-kali disebut mantan bendahara umum PD, M Nazaruddin, terkait aliran uang dari proyek Hambalang. (boy/jpnn)

Cuaca Panas, 46 Warga AS Tewas

Sudah dua minggu gelombang panas memanggang Amerika Serikat, terutama di bagian pusat dan timur. Sebanyak 46 orang tewas akibat cuaca panas meskipun suhu mulai menurun di beberapa negara bagian.
Seperti dilaporkan MSNBC, Sabtu (7/7), angka kematian tertinggi ada di negara bagian Virginia, Maryland dan Illinois dengan jumlah korban berturut-turut 10, 9, dan 6 tewas. Sebagian besar korban berusia 45 hingga 83 tahun, sementara tiga korban masih berusia anak-anak.

Sementara itu, negara bagian Washington DC memecahkan rekor suhu tertinggi dengan suhu 41 derajat Celsius, kurang lebih sama dengan Louisville dan Kentucky. Di belakangnya, menyusul Pittsburgh dengan suhu 39 derajat celsius.
Penduduk menderita, apalagi pasokan listrik juga masih terputus. Yang bisa mereka lakukan hanya mendinginkan badan dengan main air, pergi ke mal, atau tidur walau tidak nyenyak. (net)

Helikopter Jatuh, Tiga Penumpang Hilang

Sebuah helikopter carter hilang di wilayah pegunungan Papua Nugini (PNG). Heli tersebut mengangkut dua warga Australia dan seorang warga berkebangsaan Selandia Baru.

Menurut Hevilift, perusahaan carter pesawat untuk operator pertambangan dan energi, heli Bell 206 tersebut jatuh pada Jumat (6/7) sore waktu setempat di pegunungan wilayah Southern Highlands. Tiga orang berada dalam heli tersebut.
“Pencarian udara segera dilakukan oleh Hevilift dengan semua pesawat yang ada, yang terus melakukan pencarian pagi ini,” ungkap Hevilift yang berbasis di Singapura seperti dilansir AFP, Sabtu (7/7).
“Pesawat belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung,” lanjutnya.(net/jpnn)