Home Blog Page 13313

Tertolong Gol Saha

PSMS vs PSAP

MEDAN- PSMS menutup laga kandang terakhirnya di Stadion Teladan dengan kemenangan, Kamis (28/6) kemarin. Tim besutan Suharto sukses menjungkalkan PSAP Sigli 2-1. Sempat tertinggal lewat gol Sekou Camara menit 28, PSMS berhasil bangkit lewat dua gol Osas Saha di menit 42 dan 67.
Berstatus penghuni juru kunci, PSAP yang dimotori duet Sekou Camara dan Abu Bakar Bah kerap menyulitkan Sasa Zecevic cs. Ancaman Laskar Aneuk Nanggroe dimulai lewat tandukan Sekou di menit ke-5. Edi yang mencoba meninju bola kalah cepat dan syukurnya tandukannya melenceng.

Absennya Wawan Widiantoro meninggalkan lubang di sisi kiri. Area itu kerap dimanfaatkan PSAP untuk membongkar pertahanan PSMS.
Sial bagi PSAP, di menit 13 harus kehilangan kiper andalannya Fakrurrazi yang cedera usai bertabrakan dengan Saha. Posisinya digantikan Sabani yang kali ini harus bereuni dengan mantan klubnya.

Di menit 19, PSMS membuka peluang berawal dari overlapping Rahmad yang diteruskan Nico. Namun tembakan ke sudut sempit itu masih mampu digagalkan Bani.

Tradisi PSMS kebobolan lebih dulu kembali terjadi. Di menit 28, Camara lolos dari kawalan pemain belakang. Usai memperdaya Edi dan tiga pemain belakang lawan, Camara membuat publik tuan rumah terhenyak. PSMS pun mulai panik mengejar ketertinggalan.

Menit ke 35, tendangan bebas Ceh langsung mengarah ke gawang mampu diantisipasi Sabani. Ancaman dari PSAP justru lebih berbahaya tiga menit berselang lewat tendangan voli Abu Bakar menit 38 namun melenceng.

Di menit 41, tendangan bebas Nastja Ceh yang masih mampu diantisipasi Sabani dan menghasilkan tendangan sudut. Dari situ gol PSMS berasal. Sepak pojok Ceh berhasil menciptakan kemelut yang membuat Bani kalut. Saha menanduk bola dan mampu menjebol gawang PSAP. Gol ini menjadi gol ke 16 bagi Saha di musim ini. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-1.

Di babak kedua, PSMS langsung mengancam lewat tendangan keras Saha yang mengenai tiang. Berikutnya, kerjasama apik Antoni dan Zulkarnain diteruskan dengan umpan tarik ke kotak penalti namun Sabani lebih sigap. Menit 59, umpan silang Denny Rumba diteruskan sontekan Zulkarnaen. Namun masih diselamatkan dada Stembiso.

PSMS berhasil comeback di menit 67. Tendangan bebas Saha yang mengarah tajam ke gawang ditanduk Saha. Satu gol lagi dari Saha untuk mantan klubnya itu.

“Sejak tujuh laga terakhir kita selalu kehilangan konsentrasi. Pelatih selalu tekankan untuk konsentrasi di 15 menit awal dan 15 menit terakhir karena itu waktu yang rawan. Tapi instruksi dari coach Suharto dari lapangan tengah harus betul-betul dipressure.  Jadi bola gak sampe ke lini belakang,” kata Asisten Pelatih PSMS, Roekinoy.

Keputusan mengganti Shin menurutnya cukup tepat untuk membongkar pertahanan lawan. “Antoni bisa mengembangkan permainan,” lanjutnya. (mag-18)

Hypnoparenting, Metode Sakti Mendisiplinkan Anak

ilustrasi/net
ilustrasi/net

Saat ini sangat banyak orang tua yang pusing dengan perilaku anaknya. Baik di sekolah maupun di rumah. Masalah yang dihadapi biasanya seputar kecanduan anak pada game, malas belajar, membangkang pada orang tua dan berbagai masalah lainnya. Masalah utamanya bisa saja terletak pada kurangnya pemahaman orang tua pada pribadi anak, belum menguasai tehnik komunikasi yang efektif serta tidak tahu tehnik terapi yang efektif untuk menangani kasus yang dihadapi anak.

Salah satu metode yang bisa dicoba dalam mengatasi berbagai persoalan dalam menghadapi pola laku anak adalah dengan teknik hypnoparenting.  Hypnoparenting terdiri dari dua kata yaitu hipnosis yang berarti proses pemasukan informasi ke dalam pikiran  dan parenting yang berarti segala sesuatu yang berurusan dengan tugas-tugas orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak. Jadi Hypnoparenting adalah cara kita mempetakan dan membuat sistemasi atas segala hal yang berhubungan dengan tugas kita sebagai orangtua ditinjau dari sudut  pandang cara kerja pikiran dan pengaruhnya terhadap masa depan seorang anak.

Hypnoparenting, sebagai teknik pola asuh bekerja langsung pada alam bawah sadar anak. Orang tua dapat menerapkan pola asuh termasuk mendisiplin anak secara mudah tanpa paksaan.  Hal ini dinilai efektif  sebab tindakan dan tingkah laku balita masih sangat banyak dipengaruhi alam bawah sadarnya. Itu sebabnya, ia begitu polos dan spontan, serta mudah di-”program” (diberi sugesti) oleh orang tuanya.

Wahyudi Motivator & Trainer dari PT ABCo Sugesti Multivatindo Cabang Sumut mengebutkan,   ada empat jenis kondisi anak berdasarkan jenis frekwensi gelombang otaknya.  Pertama anak dalam keadaan Beta yaitu dalam kondisi sedang serius. Kedua dalam  kondisi alpha, yaitu anak sedang dalam keadaan santai. Kemudian,  kondisi  ketiga adalah kondisi theta, dimana anak dalam keadaan  sangat  mengantuk (ketika mulai tertidur). ‘’Pada kondisi Theta ini lah moment paling tepat sugesti diberikan. Sebab pada kondisi antara sadar dan tidak ini, anak akan lebih mudah menyerap pesan apa yang akan kita sampaikan,”ujarnya. Sementara di kondisi keempat yang disebut kondisi delta, anak telah tertidur pulas sehingga  sudah tidak bisa menerima pesan.
Ditambahkannya, orang tua harus memilih  kata – kata positif dan  menghindari  kata-kata negative. Seperti, ‘’kamu anak  nakal’, “bandel”, ”  “susah”, dan  sebagainya. ‘’Lebih baik kita mengatakan, kamu anak manis, baik dan sebagainya kepada anak,”sebut. Wahyudi.  (sih/bbs)

Prinsip Dasar Hypnoparenting :

  1. Saat menjelang tidur
  2. Menghindari kata-kata yang mengandung emosi negative
  3. Memberikan pesan mental dengan sentuhan/tindakan dan kata-kata untuk mengasosiasikan kejadian tertentu
  4. Mengagetkan buah hati dengan kata-kata bijak, seperti: suka minum susu, suka makan sayur, rajin belajar, dan sebagainya
  5. Secara filosofis, buatlah kepala anak yang masih kecil mendongak saat bersedih dan tepuk pantatnya secara lembut seirama detak jantung kita. (net)

Kontingen DBL Sumut Siap Unjuk Kebolehan

MEDAN- Sebanyak 13 kontingen Development Basketball League (DBL) dari sejumlah sekolah di Sumatera Utara, siap memberikan kemampuan terbaik di ajang DBL Camp 2012 di DBL Arena, Surabaya pada 1-5 Juli mendatang.

Ke-13 kontingen tersebut terdiri dari 11 pemain, lima putri dan enam putra. Sedangkan sisanya diisi pelatih.

Mereka yang akan bertarung dengan kontestan lain dari seluruh Indonesia adalah, Andi dari SMA Wahidin Medan, Reynaldo Harlie dari SMA Sutomo 1 Medan, Haryanto Wijaya dari SMA Methodist Binjai, Nicholas Ci dari SMA Methodist 2 Medan, Cristopher Stephan Tenadi dari SMA Sutomo 1 Medan, Felix Citra Loeis dari SMA Wahidin, Nurul Chotimah dari SMKN 7 Medan, Poppy Oktaviani Fadilah dari SMAN 5 Medan, Meilawati dari SMA Wahidin, Diana Marcelina dari SMAN 5 Medan, dan Raissa Sati dari SMAN 5 Medan. Sedangkan coach diwakili oleh Dani Andrian Simatupang dari SMKN 7 Medan dan Mario Wijaya dari Santo Thomas 1.

Seluruh kontingen tersebut kemarin (28/6) berkumpul di lantai 2 Gedung Graha Pena Medan untuk menjelaskan technical meeting dari Manajer EO Sumut Pos, Adnan C Nainggolan dan Redaktur Pelaksana Sumut Pos, Iwan Junaidi.

“Pertemuan ini lebih kepada urusan teknis, baik itu soal keberangkatan nanti dan juga apa yang harus dipersiapkan,” terang Anang.
Apakah ada persiapan khusus dari sejumlah kontestan menghadapi DBL Camp 2012 ini? “Pastinya. Kami sudah mempersiapkan diri sejak terpilih mengikuti DBL Camp 2012 di Surabaya. Kami terus berlatih rutin agar tidak kalah dengan kontestan dari daerah lainnya,” beber Cristopher Stephan, foward asal Sutomo 1 Medan.

DBL Camp 2012 adalah basketball camp terbesar di Indonesia yang digelar DBL Indonesia, untuk pemain dan pelatih terbaik Honda DBL 2012 dari 21 provinsi seluruh Indonesia.

Tujuan utama even ini adalah memilih pemain dan pelatih terbaik untuk menjadi DBL Indonesia All-star Team yang akan mengikuti pertandingan internasional di Surabaya maupun di luar negeri.

Nantinya akan dipilih 12 pemain cowok dan 12 pemain cewek serta empat pelatih terbaik, dua cowok dan dua cewek untuk menjadi head coach dan assisten coach DBL Indonesia All-star Team.

Sedangkan untuk DBL Camp Most Valuable Player akan dipilih dua pemain, satu cowok dan satu cewek.
“Ini tahun ketiga kita mengirimkan utusan dari Sumut. Pada tahun pertama, kita sukses. Kita berharap adik-adik yang ikut DBL Camp 2012 ini juga mengikuti jejak pebasket Sumut sebelumnya,” harap Iwan. (ful)

Tim AMS Pertamina Fastron Bidik Hasil Maksimal

MEDAN- Tim-tim balap Kota Medan tak mau kalah mempersiapkan diri menghadapi gelaran Kejurnas Seri II Sergai Rally 2012 yang berlangsung di kawasan kebun Rambong Sialang, Kabupaten Sergai pada 6 hingga 8 Juli mendatang. Adalah Anugerah Motor Sport (AMS) Pertamina Fastron Rally Team Medan yang menyatakan siap tampil dalam kejuaraan Sergai Rally 2012 memperebutkan trofi Bupati Trofi Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi dengan start dan finish di di lapangan replika Sultan Serdang di Jalinsum, Perbaungan, Sergai.

Manager AMS Pertamina Fastron Rally Team Faisal Siregar yang ditemui di markas tim Jalan Sei Serayu Nomor 62 Medan, Kamis (28/6) mengatakan, menghadapi persaingan Sergai Rally 2012 mereka menerjunkan dua pasangan pereli, dengan target bisa menembus hasil yang lebih baik dari dari pencapaian Langkat Rally 2012, sebagai seri I kejurnas, pada April lalu.

Dikatakan, tim AMS tetap mengandalkan pereli senior Daniel Pasaribu bersama navigator Adhe Teguh berlaga di kelompok GR 2, yang  mengandalkan kendaraan Suzuki SX4. Sedangkan jagoan tim satu lagi adalah pasangan Winner Limbong/Norman Omen di katagori grup N-15 juga bersama Suzuki SX4.
“Tim telah mempersiapkan diri sejak dini guna membidik prestasi terbaik, di mana Daniel Pasaribu kita harapkan bisa merebut podium teratas di kelas GR 2.2, sekaligus bisa masuk 10 Besar kejuaraan umum. Memang tidak mudah, tetapi kita optimis,” ucap Faisal didampingi Chief Mekanik, Allan. Pada seri I Langkat Rally 2012 lalu, Daniel tampil sebagai runner-up di kelas GR 2.2 (mobil penggerak dua roda 2.000 cc.

Sementara untuk Winner Limbong, diharapkan dapat merebut gelar N-15 yang tertunda, mengingat pada seri I lalu dia sempat memimpin sebelum kemudian kendaraannya mendapat masalah dan membuat posisi mereka melorot pada hasil akhir kejuaraan.

Daniel Pasaribu sendiri optimis, target yang diusung tim bisa dicapai mengingat persiapan kali ini lebih maksimal.  “Kemarin di seri I kita akui memang kurang maksimal, salah satu diantaranya karena terkendala kurangnya stok ban untuk lintasan  basah. Tetapi kali ini semuanya sudah komplit, yang membuat kami yakin bisa memberikan yang terbaik dalam membela nama Sumut di ajang nasional,” terang Daniel Pasaribu.

Navigatornya Adhe Teguh menambahkan, mereka berdua sudah dua kali melakukan survei ke lokasi SS (Spesial Stages/trayek khusus) di Kebun Lonsum Rambong Sialang untuk lebih mengenal karakter trek. “Dari hasil survet, kita butuh pilihan ban yang tepat, khususnya jika hujan turun. Kalau hujan, lintasan menjadi licin dan berbahaya serta butuh skill tinggi untuk menaklukkan trek. Karenanya, kami masih akan dua kali lagi melakukan survei, termasuk memanfaatkan jadwal resmi pada Kamis (5/7) nanti,” ungkap Adhe Teguh. (jun)

Pendaftar di SMAN 4 Membeludak

Hari Ketiga Penerimaan Siswa Baru

MENDAFTAR: Sejumlah siswa mendaftar ulang di SMA Negri 2 Jalan Karang Sari Medan, Rabu (27/6).//TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
MENDAFTAR: Sejumlah siswa mendaftar ulang di SMA Negri 2 Jalan Karang Sari Medan, Rabu (27/6).//TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
MEDAN- Antusias calon siswa tingkat SMA/SMK/MA Negeri sederajat untuk proses pendaftaran, dalam  penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Medan masih cukup tinggi.

Terbukti, pada hari ketiga pendaftaran di beberapa sekolah negeri di Medan terus membeludak. Di antaranya yakni SMAN 4 Medan.

“Hingga hari ini (hari ketiga masa pendaftaran) sebanyak 974 calon siswa yang sudah mendaftarkan diri di SMAN 4. Sementara kuota yang disediakan hanya 279 siswa yang nantinya akan dibagi dalam 7 lokal,”ujar Kesiswaan SMAN 4 Medan, Riduan Meliala SPd, saat dikonfirmasi Rabu (27/6).
Jumlah ini, bilang Riduan, akan terus bertambah mengingat seleksi akan berakhir tiga hari ke depan atau tepatnya 30 Juni mendatang.

Sementara itu antusias jumlah pendaftar di SMKN 3 Medan juga terlihat cukup tinggi. Memasuki hari ketiga jumlah pendaftar di sekolah tersebut sudah mencapai 393 orang.

“Untuk tahun ini kita memiliki kuota 458 siswa yang terbagi dalam 13 lokal dengan rata-rata siswa per lokalnya diisi maksimal 36 siswa,”ujar Kepesek SMKN 3 Usman Lubis.

Usman juga mengaku jumlah tersebut bisa saja berubah, mengingat dengan status sekolah Rintisan Berstandar Internasional (RSBI), tiap lokal seharusnya maksimal diisi 32 siswa.
“Akan kita lihat jumlah pendaftar, kalau terlalu banyak kita ambil standar Pemko 36 per lokal. Kalau tidak terlalu banyak, kita ambil standar SBI yakni 32 per lokal,”ucapnya.

Sementara itu untuk SMAN 18 Medan, jumlah pendaftar di sekolah tersebut berkisar 198 orang.

Kepala SMAN 18, Yurmaini Siregar mengaku, kuota tahun ini atau pada periode 2012-2013, yakni 200 siswa yang terbagi dalam lima lokal.
“Kemungkinan jumlah pendaftar akan bertambah, mengingat masa pendaftaran berakhir pada pukul 16.00 WIB,”ujarnya.

Kepala dinas Pendidikan Kota Medan, Rajab Lubis saat dikonfirmasi mengatakan, untuk PPDB tahun ini atau periode 2012-2013, memiliki konsep berbeda pada tahun sebelumnya.

Yang mana untuk entry data tiap sekolah di Kota Medan sudah menggunakan sistem online secara internal.

“Seluruh data dan informasi mengenai pendaftaran di sekoah sudah bisa diakses lewat web yang disediakan yakni www.ppdb.co.id. Selain informasi pendaftaran, hasilnya juga akan diumumkan lewat web tersebut sesuai urutan peringkatnya,”terang Rajab.
Sejauh ini, bilang Rajab, proses PPDB belum ditemukan adanya kendala berarti.

Terkait informasi mengenai sistem online tersebut bilang Rajab, diterangkan di tiap sekolah saat melakukan proses pendaftaran.
Sebagaimana diketahui untuk seleksi nilai murni dimulai dari 25-30 Juni 2012 dan akan diumumkan pada 2 Juli 2012. Sedangkan seleksi jalur bina lingkungan dimulai 3 Juli 2012 dan diumumkan 5 juli mendatang.(uma)

Mei, Diare Mendominasi di Pirngadi

MEDAN-Sepanjang Mei 2012 sebanyak 75 penderita diare mendapatkan perawatan inap di RSUD dr Pirngadi Medan.

Jumlah ini merupakan peringkat tertinggi kedua dari jumlah pasien yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit milik Pemko tersebut.
“Untuk peringkat pertama didominasi oleh pasien yang melakukan kemotherapy yakni 92 orang dengan persentase 19,33 persen,” kata Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/6).

Sedangkan penderita diare dan dyspepsia, masing-masing 15,76 persen dan 12,82 persen. Kemudian, TB paru sebanyak 44 orang dengan persentase 9,24 persen, selanjutnya pasien partus lewat operasi sesar sebanyak 40 orang atau 8,40 persen.

“Penderita jantung juga mendominasi perawatan di rumah sakit ini yang masuk urutan kelima, yakni 39 orang atau sekitar 8,19 persen. Sementara itu kecelakaan lalulintas masuk peringkat keenam, yakni sebanyak  34 orang atau 7,14 persen,”ungkapnya.

Masih menurut Edison, untuk penyakit lainnya yang mendominasi yakni keluhan gastritis atau infeksi lambung sebanyak 33 orang atau 6,93 persen. Jumlah yang sama juga pada penderita stroke.

Dan urutan kesepuluh, adalah penderita  typhoid atau tipus dengan penderita 25 orang atau 5,25 persen.

Pengamat kesehatan, Umar Zein menuturkan, tingginya penderita diare terbagi atas dua klasifikasi, yakni diare akut dan kronis.
Diare akut, akan muncul pada saat atau musim tertentu, dan cenderung pada musim panas.

“Sedangkan diare kronis, penyakit yang berawal dari diare akut. Sehingga perlu penanganan serius untuk pengobatannya,”ujar Umar.
Sementara untuk pasien yang menjalani kemotheraphy karena mengidap kanker, merupakan penyakit yang harus diobati secara berkala.
“Kemotheraphy itu tindakan pengobatan penyakit jenis kanker. Dan pengobatan itu dilakukan secara siklus. Minimal tiga minggu sekali harus menjalani theraphy sehingga akan tetap tinggi,” ungkapnya.

Untuk dyspepsia dikatakannya, disebabkan oleh multifaktor. Antaranya disebabkan oleh infeksi lambung, tumor dan kanker. Sedangkan penyakit TB paru, dokter spesialis penyalit tropik ini mengatakan, jika hal tersebut diperlukannya kumpulan diagnostik.

“Rumah sakit harus jelas mendiagnosa klasifikasi dan spesifik penyakit yang diderita pasien. Sehingga penanganan  medis yang harus dilakukan tim medis jelas,” pungkasnya.

[table caption=”10 Penyakit Ditangani RSU Dr Pirngadi”]
1. ,”Kemotherapy 92 orang (19,33 persen)”
2. ,”Diare 75 orang (15,76 persen)”
3. ,”Dyspepsia (asam lambung) 61 orang (12,82 persen)”
4. ,”TB Paru 44 orang (9,24 persen)”
5. ,”Caesar 40 orang (8,40 persen)”
6. ,”Jantung 39 orang (8,19 persen)”
7. ,”Kecelakaan lalu lintas 34 orang (7,14 persen)”
8. ,”Gastritis (infeksi lambung) 33 orang (6,93 persen)”
9. ,”Stroke 33 orang (6,93 persen)”
10. ,”Typhoid (tipus) 25 orang (5,25 persen)”

[/table]
Sumber: Data Mei 2012

Jaksa Terima Penilaian Ahli

Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek SIR Rp7,7 M di rs Pirngadi

MEDAN-Kasus dugaan korupsi dana Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR) di RSUD dr Pirngadi Medan senilai Rp7,7 miliar mulai memasuki babak akhir. Sebab, saat ini Kejatisu sudah menerima hasil penilaian yang dilakukan oleh tim Ahli IT dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Kasi Penkum/Humas Kejatisu, Marcos Simaremare mengatakan, ahli IT USU sudah menyerahkan hasil penilaian kepada tim penyidik dan selanjutnya akan dipelajari kembali.

“Dari hasil penilaian tersebut, tim penyidik akan mengkonfrontirkan dengan alat-alat bukti lain agar dapat disinkronisasikan dan kemudian diambil sikap,” ucap Marcos, Rabu (27/6).

Diterangkannya, penilaian ahli yang dilakukan selama 1 bulan ini merupakan tahap akhir untuk mengambil langkah selanjutnya. Hanya saja, penyidik terlebih dahulu mencocokkan hasil penilaian ahli dengan bukti, dokumen dan saksi-saksi. Begitu juga sejauh ini penyidik belum mengantongi nama-nama yang akan menjadi tersangka.

“Bagi penyidik, keterangan ahli merupakan detik-detik akhir. Jika hasilnya sudah sinkron, sudah dapat disimpulkan. Ya kita lihat saja nanti, dalam waktu dekat kita akan tahu siapa yang bertanggungjawab. Sampai saat ini belum ada gambaran siapa yang akan jadi tersangka,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kejatisu  melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap 20 orang. Mereka yang diperiksa pejabat dari RSUD dr Pirngadi Medan dan PT Buana. Pemeriksaan itu terkait perkara dugaan korupsi pengelolaan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR) senilai Rp7,7 miliar.

Salah satu pejabat yang diperiksa adalah dr Nasrullah Anas, Kepala Instalasi, Bendahara dan Wakil Direktur RSUD Pirngadi Medan. Mereka diperiksa terkait korupsi dana sebesar Rp7,7 miliar pada anggaran 2009-2010 yang bersumber dari swakelola.

Dalam kasus SIR ini RSUD dr Pirngadi bekerjasama dengan PT Buana dalam pengelolaan SIR. Sistem ini dibangun untuk mengetahui transaksi di setiap instalasi di rumah sakit milik pemerintah. Dalam sistem kerjasamanya pengelola SIR bagi hasil sebesar 7 persen dari omset .Tahun 2010 sistem berhenti tapi bagi hasil terus berlangsung. (far)

Usut Dugaan Korupsi Dinas Bina Marga

MEDAN-Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Peduli Pembangunan melakukan aksi unjuk rasa ke Kejari Medan, Rabu (27/6). Massa meminta agar pihak Kejari Medan, melakukan pengusutan terhadap dugaan korupsi di Dinas Bina Marga Kota Medan.

Dalam orasi yang dipimpin Tongam Freddy Siregar mengatakan, kuatnya dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pekerjaan drainase di Dinas Bina Margan kota Medan pada tahun anggaran 2011 yang bersumber dari PAPBD.

Proyek pengerjaan itu, lanjut Tongam, berada di kawasan Kecamatan Medan Selayang sebanyak empat titik, Kecamatan Medan Amplas sebanyak tiga titik, Kecamatan Medan Johor lima titik dan di Kecamatan Medan Tuntungan sebanyak enam titik.

“Modusnya ditemukan pekerjaan yang telah selesai namun tidak sesuai bestek yang ada dalam kontrak dan diduga melanggar aturan Permen No 7 Tahun 2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Kondstruksi dan Jasa Konsultasi dan peraturan lainnya,” tegasnya.

Menurutnya, dalam proyek tersebut diduga Dinas Bina Marga mengerjakannya tidak sesuai bestek. Hal itu didasari fakta di mana kelompoknya mengklaim telah melakukan investigasi di beberapa titik proyek tersebut.

Dengan demikian, Dinas Bina Marga telah melanggar aturan hukum seperti yang tertuang dalam Permen No 7 Tahun 2011, Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No 9/SE/M/2011, PP No 59 Tahun 2010 dan PP No 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Dalam hal ini, Tongam memaparkan tidak sesuainya bestek yang mereka maksud sebagaimana hasil investigasi yang dilakukan empat elemen masyarakat masing-masing  LSM Sakti Sumut, Kelompok Diskusi Nomensen (KDN), Front Pemuda’98 dan Mitra Keadilan Rakyat, yang menemukan pelaksanaan pekerjaan diduga terjadi pencurian volume dan pengurangan mutu material mencapai 20-30 persen dari standar yang diatur dalam Permen No 7 Tahun 2011.

Dalam orasinya, pihaknya juga menilai terjadi praktek pengutipan liar yang dilakukan pekerja pembangunan terhadap warga sekitar di daerah Jalan Garu II dan Kelurahan Tanjung Sari sebesar Rp50 ribu hingga Rp300 ribu.

Menanggapi tuntutan massa, Kasi Intel Kejari Medan Farizal selaku perwakilan dari Kejari Medan mengatakan segera menindaklanjuti pernyataan sikap para pendemo kepada pimpinannya.
“Mereka intinya meminta agar aspirasinya diteruskan pada Kajari Medan. Dikarenakan adanya rapat kerja pada hari ini, pimpinan tidak bisa langsung menanggapi tuntutan massa. Tapi pasti saya kasih surat pernyataan sikap mereka ini kepada pimpinan. Kan ada tahapannya tidak bisa langsung diproses. Harus ada disposisi dari pimpinan,” ucap Farizal.
Mendengar keterangan dari pihak Kejari Medan, massa pun berangsur-angsur membubarkan diri dalam demontrasi yang dilakukan sekitar satu jam tersebut. (far)

Kelurahan Sei Sikambing Perindah Taman PKK

MEDAN-Kelurahan Sei Sikambing C-II, Kecamatan Medan Helvetia memperindah taman PKK dengan cara penanaman bunga dan tumbuhan yang bermanfaat seperti bunga mawar, bunga kertas, dan kunyit.

“Tanaman yang telah kita tanam merupakan suatu bentuk keindahan, kelestarian dan kebersihan,”bilang Lurah Sei Sikambing C-II, Rahmad Zegan
Menurutnya, bila tumbuhan ini tumbung subur akan mencerminkan hati yang bersih.

“Tanaman membuat warga semakin senang datang ke kantor kelurahan. Sehingga warga akan membuat hal serupa di tanaman rumahnya,” bilang Rahmad Zega.

Menurut Rahmad Zega, lingkungan yang bersih dan indah membuat kehidupan tenteram, nyaman, asri dan bersih.

Untuk itu, Rahmad Zega terus mengajak warga agar sama-sama memperindah dan menjaga kebersihan di setiap lingkungan. Sehingga, pada tahuh-tahun yang akan datang Kota Medan bisa mempertahankan Piala Adipura.

“Yang paling penting kita tetap menyarankan warga agar selalu membuang sampah pada wadah yang telah disediakan pihak kelurahan. Jangan sesekali mencoba mengotori lingkungan dengan cara menyerak sampah di pinggiran jalan. Bila ditemukan warga membuang sampah sembarangan maka pihak kelurahan akan segera memberi teguran,” tandasnya.(omi)

Pendaftaran Ulang SNMPTN Unimed hingga 5 Juli

JALUR BIDIK MISI

MEDAN-Universitas Negeri Medan (Unimed) memperpanjang pendaftaran ulang bagi  mahasiswa yang diterima lewat Jalur Bidik Misi, sampai dengan tanggal 5 Juli 2012 mendatang.

Apabila sampai pada batas waktu yang telah ditentukan tersebut, mahasiswa yang bersangkutan tidak juga mendafatar ulang, maka dengan sendirinya mahasiswa tersebut dianggap gugur.

Hal ini disampaikan ketua panitia SNMPTN Unimed Prof Dr Khairil Ansari, MPd, saat dikonfirmasi, Selasa (26/6).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris SNMPTN Panlok Unimed, Prof Dr Biner Ambarita, MPd, menyampaikan nama-nama mahasiswa Jalur Bidik Misi yang diterima di Unimed, namun belum melakukan daftar ulang.

Di antaranya yakni, Agustina Ningsih Jurusan Pendidikan Bimbingan Konseling asal SMAN 1 Batangtoru Kabupaten Tapsel, Desi Puspita Sari Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia asal Sekolah SMAN 1 Perbaungan Kab. Sergei, Rohana Elisabeth Pandiangan Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia asal sekolah SMAN 1 Polung Humbahas, Nuraida Sari Jurusan Sastra Indonesia asal sekolah MAS Alwasliyah Tanjung Tiram Batubara, Candro Situmeang Jurusan Sastra Inggris asal sekolah SMAN 2 Kejuruan Muda  Aceh Tamiang, David Rius Gea Jurusan PPKN asal sekolah SMA Eka Prasetya Kota Medan, Natalia Situmeang Jurusan PPKN asal sekolah SMA Eka Prasetya Kota Medan, Ariska Jurusan Pendidikan Teknik Mesin aasal sekolah SMK Putra Jayati Langkat, Roni Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan asal sekolah SMK 9STM) N 2 Langsa Langsa, Novia Anggiany Jurusan Pendidikan Tata Rias asal sekolah SMAN 1 Stabat Langkat, Agus Setiawan Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif asal sekolah SMK 1 Putra Jayati Langkat, Liawati Jurusan PKO asal sekolah SMAN 1 Toboali  Bangka Selatan, Aryanti Jurusan Akuntansi asal sekolah MAN Kase Rao-Rao Mandailing Natal, Inna Ratnasari Jurusan Akuntansi asal sekolah SMAN 2 Ngadirojo Pacitan.

Biner Ambarita MPd juga menyampaikan kepada nama-nama yang disebutkan di atas agar segera mendaftar ulang.
“Jika mereka tidak mendaftar ulang disayangkan mereka akan gagal. Lagian untuk daftar ulang ini tidak dibebankan biaya pendaftaran dan biaya kelengkapan lainnya,”ujarnya.

Dikatakannya, mahasiswa yang disebutkan tadi, hanya diharuskan membawa berbagai persyaratan seperti SKTL/SKHU dari sekolah, rapor asli dan foto copy yang dilegalisir, kartu peserta jalur undangan, surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa, bukti pembayaran PBB, rekening listrik, rekening air, dan pas photo ukuran 3 x 4.

Beliau juga menyampaikan harapan kepada kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan kepala sekolah mahasiswa yang bersangkutan untuk berkenan memberikan informasi ini kepada mahasiswa yang namanya telah disebutkan di atas.

Seperti diketahui, jalur bidik misi adalah program pendidikan beasiswa yang diberikan kepada masyrakat miskin namun memiliki prestasi di bidang akademik, agar tetap bisa mengenyam bangku pendidikan. (uma)