Home Blog Page 13327

Puting Beliung Rusak 112 Rumah dan 2 Gereja

LUAT PAHAE- Angin puting beliung menghantam Kelurahan Sarulla, Desa Parsaoran Samosir Desa Nahornop Marsada Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (22/6) sekitar pukul 14.37 WIB. Akibatnya, 112 rumah warga dan 2 bangunan gereja mengalami kerusakan.

Informasi yang dihimpun METRO (grup Sumut Pos) sesaat setelah kejadian dari Camat Pahae Jae Elianto Sitompul menyebut, total kerugian pasca kerusakan yang disebabkan angin puting beliung yang disertai hujan deras itu mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau dari data yang kita peroleh saat ini, kita taksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Elianto.

Ia menjelaskan, pasca kejadian, tidak ada korban jiwa. Bahkan, warga di Kelurahan Sarulla Desa Parsaoran Samosir dan Desa Nahornop Marsada tetap tenang berada di rumah masing-masing. “Kejadian puting beliung tadi tidak ada korban jiwa. Masyarakat juga tenang di rumah masing-masing. Upaya perbaikan rumah masing-masing yang rusak juga sebagian sudah dilakukan warga saat ini,” paparnya.

Ditambahkan, pihaknya bekerja sama dengan aparat Dan Ramil Sarulla dan Polsek Pahae Jae sudah langsung turun ke lokasi rumah warga yang rusak untuk membantu proses perbaikan. “Kita sudah tinjau semua rumah warga yang rusak, termasuk dua bangunan rumah ibadah. Kita bekerjasama dengan aparat polsek dan koramil,” imbuhnya.

Ditambahkannya, puting beliung yang melanda Kelurahan Sarulla dan dua desa lainnya itu, juga mengakibatkan dua pohon besar tumbang ke Jalan Lintas Sumatera (jalinsum) di Kelurahan Sarulla. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Kota Tarutung menuju Sipirok Tapanuli Selatan sempat mengalami kemacetan. “Dua pohon yang tumbang ke badan jalan itu memang sempat membuat macet arus lalu lintas. Tapi, kayu yang tumbang itu dapat segera kita bersihkan karena kebetulan ada warga pemilik chainsaw di dekat lokasi pohon tumbang. Jadi, dapat segera kita atasi kemacetan lalu lintas,” ungkap Elianto.

Dua rumah ibadah yang turut mengalami kerusakan atap masing-masing, Gereja GKPI Sarulla dan Gereja HKBP Parsaoran Samosir.

Data terakhir yang diperoleh METRO dari Camat Sarulla Elianto Sitompul, bangunan rumah yang rusak 94 di Kelurahan Sarulla, 9 rumah di Desa Nahornop Marsada, dan 11 rumah di Desa Parsaoran Samosir. Pasca musibah puting beliung tersebut, arus listrik di Kelurahan Sarulla dan sekitarnya sempat padam. Dan kemarin, korban puting beliung ini sudah mulai memperbaiki atap rumah mereka.(roy/hsl/smg)

7,9 Ton Daging Sapi Ilegal Ditangkap

TEBING TINGGI- Sebanyak 395 kotak daging sapi kemasan asal India seberat 7,9 ton dengan 20 kg per kotak, berhasil digagalkan petugas Mapolsek Bandar Khalifah di Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat petang (22/6).

Penangkapan daging sapi kemasan ini, karena tidak memiliki izin atau surat-surat resmi dari pihak berwenang. Daging sapi kemasan ini, dibawa
oleh tiga tersangka, masing-masing, Elyas Siregar (52) nakhoda kapal, warga  Jalan Bangsal PJKA, Kota Tanjungbalai, dan dua anak buah kapal, Udin (45) dan Sutris (25) warga Kota Tanjungbalai.

Ketiga tersangka ini, membawa daging kemasan dari Kota Tanjungbalai menggunakan  Kapal KM Amanah GT/5052 PHB/S.7 warna hijau menuju kawasan laut di daerah Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai.

Menurut Elyas, daging tersebut merupakan pesanan warga Medan. Tergiur dengan imbalan yang cukup besar, dia pun bersedia menyelundupkan daging sapi kemasan itu ke Medan dari perairan Malaysia. “Sehari-hari kami menjadi nelayan, karena mendapat imbalan besar untuk mengantarkan barang ke Bandar Khalifah, kami menuruti perintah toke (juragan kapal),” ujar Elyas. (mag-3)

Sutan Bhatoegana Tak Mau Main Dukun

Silaturahmi bakal calon gubernur Sumatera Utara, Sutan Bhatoegana Siregar, bersama masyarakat Kota Pematang Siantar, Sabtu (23/6) berlangsung hangat.

Suasana keakraban dalam pertemuan itu begitu kental terasa. Salah satu pendiri Partai Demokrat yang kini duduk sebagai Ketua Komisi VII DPR itu, disambut hangat masyarakat yang sudah menunggunya di Hotel Pematang Siantar.

Dalam kesempatan itu hadir Wali Kota Pematang Siantar Hulman Sitorus dan Wakilnya Koni Ismail Siregar. Hulman mengucapkan selamat datang kepada Sutan yang menyempatkan diri bersilaturahmi dengan masyarakat Pematang Siantar serta bertemu kawan-kawan sekolah dulu.
Pria kelahiran Siantar itu mengatakan,  maju sebagai cagub ini adalah untuk berani memerjuangkan rakyat.

Sutan mengingatkan,  jangan kejar-kejar jabatan apalagi dengan melobi-lobi orang. “Jabatan itu amanah. Saya tidak mau lobi Pak SBY mau jadi menteri, apalagi melobi dukun,” ungkapnya.(boy/jpnn)

5 Tumbuhan Unik di Indonesia

Tumbuhan unik di Indonesia sebenarnya banyak. Namun di antara tumbuhan-tumbuhan unik di Indonesia itu, bolehlah kita sebut beberapa tanaman yang paling unik.  Inilah lima daftar tumbuhan unik di Indonesia:

Kantong Semar

1. Kantong Semar, Tumbuhan Karnivora

Kantong semar (Nepenthes sp) memiliki organ berbentuk kantong yang bagian bibirnya beraroma manis sehingga menarik binatang kecil. Binatang yang terpikat akan tergelincir masuk ke kantung antara yang licin. Cairan asam (enzim proteolase) dalam kantung tengah lalu mencerna tubuh mangsa itu. Dari 129 jenis kantong semar di dunia, sedikitnya 64 spesies hidup di Indonesia.

Rafflesia Arnoldi

2. Rafflesia; Bunga Terbesar

Rafflesia dikenal sebagai tanaman ukuran bunganya yang raksasa dan bau busuknya. Rafflesia arnoldii, saat mekar diameternya mencapai 70-110 cm dengan tinggi 50 cm dan berat 11 kg. bunga ini tidak memiliki daun, batang, maupun akar dan hidup sebaai parasit obligat yang tumbuh di dalam batang liana (tumbuhan merambat). Dari 30-an jenis di dunia, Indonesia memiliki sedikitnya 15 spesies rafflesia.

3. Bunga Bangkai; Bunga Tertinggi

Bunga bangkai (Amorphophallus) berbau busuk dan tingginya yang menjulang. Amorphophallus titanum dan Amorphophallus gigas memegang rekor sebagai bunga dengan struktur perbungaan tertinggi di dunia.

Daun Sang

4. Daun Sang;  Daun Terbesar

Daun Sang bisa mencapai panjang panjang 6 meter dan lebar 1 meter. Anggota palem (arecaceae) dengan nama latin Johannesteijsmannia altifrons ini memiliki daun yang menyembul dari batang yang tertanam di tanah. Di Indonesia Daun Sang tumbuh di Sumatera dan Kalimantan. Selain itu juga bisa didapati di Thailand dan Malaysia.

Edelweiss
Edelweiss

5. Edelweiss; Bunga Abadi

Tumbuhan ini hidup di puncak-puncak gunung dan dianggap sebagi perlambang keabadian cinta. Bunga edelweiss tidak akan layu meskipun telah dipetik dari tangkainya, meskipun mengering. Edelweiss yang sering ditemukan di gunung-gunung Indonesia adalah spesies Anaphalis javanica.

11 Malam Begadang Nonton Euro Seorang Pria Tewas

CHINA- Seorang pecinta bola asal China tewas, diduga gara-gara begadang selama 11 malam, demi menonton siaran langsung pertandingan sepak bola Eropa 2012.

Jiang Xiaoshan, nama pria itu, adalah pendukung kesebelasan Inggris dan Prancis dalam ajang pembuktian di benua biru itu. Ia dinyatakan tewas akibat kelelahan, Selasa (19/6) pagi di usia 26 tahun.

Akibat perbedaan waktu antara China dan Eropa, siaran langsung pertandingan sepak bola Piala Eropa ditayangkan dini hari. Saat itulah, Jiang Xiaoshan dilaporkan terjaga sepanjang malam, bersama teman-temannya di depan televisi. Kemudian pergi kerja keesokan harinya. Waktu untuk istirahat dan tidur pun minim.

Setelah menonton pertandingan antara Irlandia melawan Italia, ia pulang ke rumahnya di Changsa pada Selasa dini hari pukul 05.00 waktu setempat. Setelah mandi, ia pun tidur dan tak pernah bangun lagi.

Kepergiannya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga. Sebab ia adalah putra tunggal. “Ia biasanya sangat sehat, bagaimana ia pergi tiba-tiba,” kata ayahnya, seperti dimuat Daily Mail. (bbs)

Korsel-AS Latihan Perang Besar-besaran

SEOUL – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) mengadakan latihan perang laut besar-besaran di Laut Kuning. Latihan ini dilakukan sekaligus memperingati pecahnya Perang Korea, 62 tahun silam.

Latihan yang akan berlangsung selama tiga hari ini, melibatkan 10 kapal perang Korsel ditambah kapal induk AS, USS George Washington. Selain itu, sekira delapan ribu personel militer dan ratusan jet tempur juga turut serta dalam latihan ini.

“Latihan perang dimulai seperti yang sudah dijadwalkan hari ini,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, seperti dikutip AFP, Sabtu (23/6).
Latihan yang dilakukan ditengah memanasnya ketegangan di Semenanjung Korea, memang rutin dilakukan tiap tahunnya. Umumnya latihan tersebut dilakukan di Laut Jepang dan Laut Kuning.

Jumat (22/6) kemarin, Korsel dan AS melakukan latihan tembak untuk merespon ancaman Korea Utara (Korut). Latihan di Pocheon itu, melibatkan dua ribu pasukan, bersamaan dengan jet tempur, tank, helikopter tempur Apache, misil serta peluncur roket. (afp/jpnn)

Nunung Tunda Nikah

Komedian Nunung OVJ, meminta calon suaminya, Iyan Sambiran, untuk menyelesaikan surat cerainya yang palsu. Nunung tidak mau menikah sebelum Iyan menyelesaikan masalahnya.

“Aduh bikin pusing. Kalau bisa prosesnya dipercepat. Ini cobaan. Kalau masih dicoba sama Allah, berarti kita disayang,” kata Nunung di Jalan Pulo Raya Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Meski Iyan belum mampu menunjukan surat cerai yang asli, Nunung tidak meragukan cinta Iyan. “Kayaknya enggak. Iyan masih jalan sama saya. Memang pertama kali saya dengar berita itu kaget. Kok kamu (Iyan) gini sih,” kata Nunung. Mantan pemain ketoprak humor ini menyatakan, bahwa dirinya bukanlah perebut suami orang. Nunung menjelaskan, bahwa dirinya tidak serta menjadikan Iyan sebagai calon suami.

“Berita yang saya terima pertama kali, Nunung merebut suami orang. Saya berkenalan dengan Iyan bukan sehari dua hari, dia manajer profesional. Memasuki tahun 2012 ada hubungan emosional. Tiba-tiba ada berita yang membuat saya kaget,” ungkapnya.

Walaupun diterpa isu tak sedang, niat Nunung untuk menikah dengan Iyan Sambiran tak surut. Pasalnya, Nunung sudah merencanakan pernikahan setelah Idul Fitri 1433 Hijriah.

“Ya, kita tunggu prosesnya, kalau memang cepat, bisa clear, ya kaya planning pertama. Saya sih mau secepatnya,” ucapnya.
Janda dua anak ini juga mengaku siap jika hal terburuk terjadi. Tapi, untuk menyelesaikan ketidakjelasan status Iyan, keluarga besar kedua belah pihak akan kembali bertemu.

“Ya, dibicarakan nanti, ini kan bukan saya dan Iyan, tapi keluarga besar kita juga. Kalau mau diundur, ya diundur, kalau enggak, ya seperti planning pertama,” ucapnya pasrah. (abu/jpnn)

Gatot Serahkan CSR dari PT Perkebunan Sumut

TANJUNG KASAU- Sebagai bentuk komitmen dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat disekitar perkebunan, PT Perkebunan Sumatera Utara melalui Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan beasiswa kepada 556 orang pelajar, 56 anak yatim, dan memberikan peralatan sekolah serta khitanan massal kepada 120 anak.

Penyerahan bantuan CSR itu secara simbolis diserahkan langsung oleh Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST di Lapangan Kebun Tanjung Kasau, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (23/6).

Plt Gubsu dalam sambutanya berterimakasih atas kinerja para direksi dan atas pengawasan komisari sehingga dari waktu ke waktu terus berkembang.
“Kita bersyukur dari waktu kewaktu keuntungan PT Perkebunan Sumut semakin membaik dan terus meningkat,” ujarnya.

Untuk itu, atas nama Pemerintah Provinsi Sumut dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi, komisaris dan karyawan PT Perkebunan Sumut yang dengan dedikasinya turut membantu masyarakat Sumut.

“Semoga apa yang dilakukan ditahun 2011 bisa ditingkatkan lagi ditahun 2012. Dan saya ingin mengulang yang sering disampaikan Presiden, bahwa sukses ditahun 2011 mestinya menjadi referensi untuk menghantarkan sukses di tahun 2012,” katanya.

Sesuai dengan RUPS PT Perkebunan Sumut, lanjut Gatot, di mana pada bulan Desember lalu RUPS mengesahkan anggaran program tahun 2011 dan anggaran tahun 2012 ada beberapa capaian yang direkomendasikan.

“Hendaknya terus disosialisasikan, kepada karyawan untuk bersama-sama membangun kebersamaan mencapai terget-target yang disepakati,” harapnya.
Disamping itu, Gatot juga menekankan, Provinsi Sumut menjadi sebuah kawasan industrialisasi ramah lingkungan.

“Hendaknya program industrialisasi ramah lingkungan tidak hanya menjadi komitmen pemerintah dan jajaran perusahan saja, melainkan komitmen masyarakat Sumut,” tekannya.

Untuk para siswa yang mendapatkan bantuan beasiswa dan bantuan lainya dari CSR PT Perkebunan Sumut, Gatot meminta untuk terus belajar dan belajar. Karena pelajar merupakan penerus kepemimpinan dan pembangunan di Sumut.

“Adik-adik harus lebih baik dari kami, baik itu dari segi ilmu, skil, juga iman dan taqwa,” harapnya.

Direktur Utama PT Perkebunan Sumut Darwin Nasution mengatakan, dalam eksistensinya di wilayah Sumut, PT Perkebunan Sumut ingin mewujudkan kepedulian sosial perusahaan dengan menggulirkan program CSR melalui bantuan beasiswa kepada siswa ranking 1, 2 dan 3  setiap tahunnya.
Disamping itu, Darwin juga berharap doa masyarakat agar di masa mendatang, keuntungan laba semakin bertambah besar karena dengan begitu selain menambah PAD Sumut juga pengelontoran CSR juga semakin besar.

Penyerahan bantuan CSR tersebut, dihadiri Bupati Batubara H OK Zulkarnain SH MM dan unsur Muspida Pemkab Batubara, jajaran Komisaris dan Direksi PT Perkebunan Sumut. (ari)

Diberi Kesempatan Hidup Kedua

Ev Kaleb Otniel Hutahaean STh, Penghotbah Cilik yang Jadi Pengidap HIV/AIDS

Pada tahun 1983, kota Tarutung, Sumatera Utara dibuat heboh oleh seorang anak balita bernama Kaleb Otniel Hutahaean yang dapat menyembuhkan orang sakit hanya dengan berdoa. Dalam waktu singkat namanya menyebar ke berbagai pelosok Indonesia, dan undangan berkotbah untuk Kaleb pun mulai membanjir.

“Orang otomatis mulai mengenal nama saya, dalam satu bulan bisa kurang lebih dua puluh harian di luar rumah,” jelas Kaleb.

Diusianya yang baru tiga tahun, Kaleb sudah harus melayani panggilan berkotbah ke berbagai penjuru kota di Indonesia. Karena hal ini, orangtua Kaleb menitipkannya ke salah satu kerabat di Jakarta.

Sekalipun Kaleb menjadi anak ajaib yang dipakai Tuhan untuk menyembuhkan banyak orang, Kaleb tetap berprilaku seperti anak pada umumnya.
“Kalau dia habis kotbah, dia turun, dia langsung main-main seperti biasa,” jelas Ibu Hutapea, ibu angkat Kaleb yang mengurusnya saat itu.
Selama sepuluh tahun lamanya, Kaleb memberitakan firman Tuhan dengan tekun dan dipakai Tuhan untuk menyembuhkan banyak orang. Namun tidak ada orang yang tahu bahwa ada sebuah pergolakan terjadi di lubuk hatinya.

“Banyak hal yang saya tidak mengerti, mengapa saya harus menjalani kehidupan yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Ketika saya berdoa dan bertanya pada Tuhan, sepertinya Tuhan juga terdiam dan tidak menjawab. Akhirnya saya mencari jawaban-jawaban itu dengan cara saya sendiri.”
Hingga satu titik, Kaleb sudah tidak tahan lagi dan meminta ijin pada orangtuanya untuk berhenti dari pelayanan. Orangtua Kaleb dengan penuh pengertian mengijinkannya, dan Kaleb pun akhirnya bisa menjalani kehidupan normal yang ia impikan.

Di tengah masa remajanya itu, sama seperti anak-anak lain, Kaleb pun melakukan pencarian akan jati dirinya. Namun karena salah pergaulan, ia terperosok pada perangkap narkoba.

“Saya waktu itu memiliki banyak waktu luang dan ngumpul dengan teman-teman. Otomatis ngga mungkin kita ngga ngerokok, ngisep ganja bareng-bareng itu sudah pasti. Suka ngga suka, itu sudah merupakan lambang pergaulan. Kalau ngga begitu, ya ngga punya teman. Ada perasaan bangga yang sebenarnya semu, pada akhirnya saya bisa berontak, keluar dari image anak baik-baik,” demikian Kaleb mengungkapkan masa kelamnya.

Petualangan Kaleb tidak berhenti disitu, ia mulai mencoba putaw dan jarum suntik. Baginya saat itu narkoba lebih penting dari pada makan. Tapi semua itu tidak memberinya kebahagiaan, hati kecilnya berbisik dan membuatnya menyadari apa yang ia lakukan adalah salah, namun Kaleb seperti tak berkutik karena telah menjadi budak narkoba.

“Seringkali saya merasa jijik dengan diri sendiri. Di dalam diri ini menuduh, seharusnya saya bisa memiliki kehidupan yang lebih baik dari ini. Ada keinginan untuk kembali lagi ke dalam rangkulan Tuhan, hanya pada waktu itu saya tidak tahu bagaimana caranya.”

Orangtua Kaleb melihat keadaan anaknya sudah tidak terkendali lagi, untuk itu mereka mengambil langkah untuk membawa Kaleb ke panti rehabilitasi.
“Saat di panti rehabilitasi itulah saya ketemu dengan salah seorang mentor baru dimana kami banyak berbincang-bincang dan berdiskusi. Ada suatu kesan dia itu seperti sahabat, dan banyak menasihati saya dari kebenaran firman Tuhan.”

Persahabatannya dengan sang mentor membawa Kaleb kepada sebuah wawasan baru ketika suatu saat ia mencobai sang mentor.
“Saat itu saya di ruang isolasi, saya minta rokok sama dia.”

Sang mentor saat itu berkata, “Ini yang pertama kali dan yang terakhir kali, saya tidak akan pernah lagi beli.” Namun justru peristiwa itu mengubah Kaleb.

“Justru peristiwa ketika dia kasih rokok sama saya membuat saya merasa, ‘Ini dia sebenarnya yang saya cari. Ketulusan yang seperti ini. Orang yang enggak menggurui dan sungguh mengerti kondisi saya.’ Dari situ saya memutuskan untuk berhenti merokok, saya berhenti dari narkoba dan free sex, karena saya sudah menemukan hati Bapa ketika saya bergaul dengan mentor saya, Redolius,” kenang Kaleb.

Sembuh dari kecanduannya akan narkoba, Kaleb pun memutuskan untuk mencari kehidupan yang baru di sebuah komunitas. Dikomunitas itulah, Kaleb memutuskan untuk menjadikan hidupnya lebih baik. Empat tahun ia jalani dalam keadaan bebas dari keterikatan pada narkoba dan seks bebas serta memberikan hidupnya untuk melayani masyarakat pra sejahtera bersama teman-temannya di komunitas itu, namun sesuatu yang tidak pernah ia duga terjadi.
“Didapati paru-paru kanan saya bolong besar, paru-paru kiri saya bolong kecil-kecil.” Dokter yang menangani Kaleb menyatakan bahwa ia mengidap TBC kelenjar, TBC paru, ada jamur ditubuhnya yang merajalela dan mengalami serangan semacam asma. Namun semua penyakit itu belumlah cukup, vonis dokter yang terakhir ini membuat seakan dunia yang ia miliki hancur.

“Saya positif HIV/AIDS..”

Kaleb bertanya-tanya, mengapa semua itu diijinkan terjadi saat ia sudah bertobat dan sudah kembali melayani Tuhan. Namun dalam kondisinya yang sudah dekat dengan maut saat itu, ia tidak menyalahkan Tuhan.

“Saya menyadari betul siapa saya. Saya sadar perbuatan saya dan saya percaya bahwa Tuhan tidak pernah merencanakan sesuatu yang buruk untuk kehidupan saya.”

Selama berminggu-minggu kondisi Kaleb terus menurun, bahkan untuk bernafaspun ia sulit sekalipun sudah dibantu dengan tabung oksigen. Teman-teman sepelayanan Kaleb terus berdoa dan memberikan semangat kepada Kaleb, mereka memohon kepada Tuhan agar Kaleb diberi kesempatan kedua.

Dukungan yang diberikan oleh rekan-rekannya membuat semangat hidup bagi Kaleb, “Tuhan, kalau Tuhan kasih kesempatan untuk keluar dari ruangan ini, saya akan membuat suatu pertarungan yaitu the last battle yang benar-benar dasyat dan luar biasa. Lalu saya menerima suatu rhema dari Amsal, yaitu ‘Seperti orang yang membuat perhituangan dengan dirinya demikianlah dia.’ Dari ayat itu saya renungkan, saya belajar, baru saya dapati: oh.. ternyata untuk bangkit dari sini saya harus membuat perhitungan yang benar dulu dengan diri saya. Maka dari situ saya mulai mengubah paradigma saya, tidak lagi melihat HIV ini sebagai suatu penghukuman, bukan lagi suatu kutuk, tapi saya melihat HIV ini sebagai suatu kesempatan untuk memuliakan nama Tuhan. Saya melihat ini sebagai suatu amanah, saya melihat ini sebagai suatu tugas. Justru saya melihat seluruh kondisi kehidupan saya ini sebagai suatu kesaksian hidup untuk bercerita kepada orang bahwa pengharapan itu ada.”

Perubahan paradigma pada diri Kaleb membawa perubahan bagi tubuhnya, kondisinya mulai membaik. Setelah menjalani perawatan selama tiga bulan di rumah sakit, hasil cek kesehatan Kaleb menunjukkan sebuah perubahan yang luar biasa. Lobang pada paru-paru kiri dan kanannya telah tertutup semua, bahkan dokter yang melihat hasil roentgen-nya tidak percaya dengan hasil yang ada dan memerintahkan untuk memeriksa ulang.
“Terakhir dia cuma nanya sama saya, ‘Kamu beli nyawa berapa ratus juta?’ Saya cuma tersenyum saja.”

Virus HIV yang merupakan bayang-bayang kematian bagi Kaleb tiba-tiba tidak terdeteksi lagi, bahkan dokter menyatakan bahwa kesehatannya sama seperti orang yang tanpa HIV.

“Hal pertama yang timbul dalam pikiran saya saat itu adalah: ternyata pengharapan itu sungguh ada. Sesudah saya mengetahui fakta-fakta medis yang sangat memuaskan seperti itu, membuat saya semakin bergairah menjalani hidup saya.”

Mengalami mukjizat kesembuhan yang luar biasa itu, membuat Kaleb memutuskan sebuah komitmen yang baru.
“Dulu waktu saya kecil saya melayani berdasarkan kasih karunia, bukan kehendak saya. Komitmen saya kepada Tuhan setelah Tuhan percayakan kehidupan yang kedua ini pada saya, ialah saya melayani dengan hati.”

Perjalanan hidupnya ketika menjalani hidup yang baru ini tidaklah semudah membalik telapak tangan. Masih ada godaan dari teman-temannya yang masih menggunakan narkoba, namun dengan kasih karunia Tuhan dia mampu menolak semua itu. Hatinya tidak lagi tertarik dengan semuanya itu.
“Satu alasan mengapa saya tidak kembali ke kehidupan saya yang lama adalah karena kehidupan yang saya jalani sekarang lebih baik daripada kehidupan saya yang dulu,” ungkap Kaleb sambil tersenyum. (Kisah ini ditayangkan 16 Februari 2011 dalam acara Solusi Life di O’Channel. (tms)

Sumber Kesaksian:
Kaleb Otniel Hutahaean

Bungkam Ditanyai Nikah

Desy Ratnasari

Desy Ratnasari bukan lagi sosok “Mrs No Comment” seperti dulu. Kini ia ramah menjawab apa saja pertanyaan wartawan. Sayang responsnya mulai tak lancar manakala ditanyai seputar hubungan cintanya dengan Irwan Danny Musri, pengusaha yang tujuh tahun dipacarinya. Dia mengalihkan jawaban ke seputar anak semata wayangnya, Najwa Nathania Hamzah.

“Jangan ditanya karena nggak ada jawabannya. Bagaimana urusin Najwa baru dijawab,” jawab Desy saat ditemui, Jumat (22/6).
Pelantun hit Tenda Biru ini juga memperkenalkan band binaannya, Alendra. Ternyata diam-diam Desy menjadi manajer band dengan single Mantan Calon itu.

“Sejauh ini saya masih bisa menguasai pekerjaan, nggak terlalu banyak. Kalau manajer itu saya deal formal, kalau road manager itu adik saya,” paparnya.
Lalu, bagaimana dengan Najwa? “Kita punya hari bersama, Sabtu dan Minggu, tidak boleh dilanggar, kalau dilanggar itu harus ada deal dulu,” tandas Desy.

Kabarnya, Desy akan menikah dengan Irwan paling lambat akhir tahun ini. Desy menanggapinya dengan jawaban mengambang. “Kalaupun nanti kabar bahagia itu datang saya akan kasih tahu,” janjinya.

Selama tujuh tahun pacaran, Desy intens mengakrabkan Irwan dengan Najwa. Sepertinya cara itu lebih safe untuk janda Trenady Pramudya dan Samy Hamzah ini. “Jalan setahun baru saya kenalin ke mas Irwan. Responsnya senang. Suka diajak jalan-jalan juga,” kata Desy.

Diakui bintang film Kun Fayakuun ini, Irwan adalah sosok motivator handal. Dia kerap di-support oleh Irwan untuk melakukan apapun yang ia suka selama dalam koridor yang benar.

“Mas Irwan itu memotivasi, apapun keputusan saya, selalu didukung. Selama saya senang akan didukung karena itu motivasi kehidupan saya,” tukasnya.
Kabarnya, Desy belum mendapatkan restu dari ibunda kekasihnya. Dia kembali bingung untuk menjawab kapan pernikahannya akan dilangsungkan.
“Jangan ditanyain lagi kapan nikah. Pasangan dan saya belum menikah, sekalian klarifikasi ya,” canda Desy.

Di musim liburan sekolah, Desy memboyong Najwa ke Amerika. Ini keinginannya sejak lama, terlebih Najwa berhasil mendapatkan nilai yang baik. (ins/jpnn)