Home Blog Page 13328

Italia pun Takut Sayap Inggris

BEBERAPA waktu lalu striker veteran Ukraina Andrei Shevchenko mengungkapkan bahwa yang paling patut diwaspadai dari timnas Inggris adalah pergerakan dua winger-nya.

Menurutnya, siapapun yang diturunkan sebagai winger akan membahayakan lini pertahanan lawan. Dan apa yang diungkapkan Shevchenko terbukti benar, karena satu-satunya gol Inggris ke gawang Ukraina pada pertandingan terakhir grup D diawali dari serangan dari sayap kanan, sebelum akhirnya sundulan Rooney menghasilkan gol yang mengantarkan Inggris lolos ke babak perempat final.

Memang, deretan winger Inggris seperti, Ashley Young, James Milner, Theo Walcott, Stewart Downing dan Alex Oxlade-Chamberlain dianggap punya kecepatan yang bakal merepotkan barisan belakang tim asuhan Cesare Prandelli.

“Inggris memiliki pemain yang cepat dan mereka merasa mudah untuk melintasi sisi-sisi lapangan,” bilang Cesare Prandelli, pelatih Italia. (jun)

Klose Sinyal Kebangkitan Striker Tua

TAK salah rasanya jika pelatih Jerman Joachim Loew memainkan Miroslav Klose sejak awal laga kemarin. Sebab, keputusan tersebut dibayar tuntas oleh pemain paling senior di timnas Jerman itu. Klose ikut menyumbangkan satu dari empat gol kemenangan Die Mannschaft “ julukan timnas Jerman “ atas Yunani, malam itu.

Klose menciptakan gol tersebut melalui sundulan kepalanya pada menit ke-68 setelah berhasil memanfaatkan umpan manis Mesut Ozil. Gol pemain peraih sepatu emas di Piala Dunia 2006 menjadi bukti awalnya setelah diturunkan Loew dalam empat laga termasuk di penyisihan grup lalu.
Selain itu, satu gol tersebut menambah sumbangan golnya bagi timnas Jerman sejak bergabung 11 tahun silam. Kini dia sudah mencetak 64 gol bagi Jerman. Torehan tersebut semakin mendekatkan Klose pada prestasi legenda Jerman Barat Gerd Muller yang mencetak 68 dalam kurun waktu 8 tahun dari 1966-1974.

Yang spesial bagi Klose, satu gol itu dia ciptakan di negara yang merupakan tanah kelahirannya, Polandia. “Aku senang bisa mendapatkan kepercayaan bermain lagi dari pelatih untuk bermain. Terlebih, saya juga bisa memberi bukti dengan satu gol itu,” kata Klose kepada ZDF.

Dalam pertandingan tersebut, Loew memberikan kesempatan bagi Klose untuk bermain lebih lama. Dalam rotasi Loew tersebut, Klose yang menggantikan peran Mario Gomez diberi kesempatan untuk bertarung selama 80 menit. Sebelum akhirnya dia digantikan Gomez. Untuk pertama kalinya Loew mempercayainya bermain lebih dari satu babak. Padahal, dalam tiga pertandingan penyisihan grup sebelumnya, Klose hanya dimainkan kurang dari 20 menit. Klose menjadi salah satu opsi rotasi Loew. “Ini membuktikan kalau pemain di bangku cadangan kami juga layak diperhitungkan,” klaim pria kelahiran Opole, Polandia itu. (ren/jpnn)

Bangun Kebersamaan lewat Lagu Kebangsaan

Roy Hodgson hanya mendapatkan waktu yang singkat untuk mempersiapkan tim menuju Euro 2012. Itu membuatnya hanya membawa sedikit perbedaan saat memulai kiprahnya menjadi Manajer Inggris. Tapi, kecilnya perbedaan tersebut berdampak besar pada kebersamaan para pemain yang dibawanya ke Euro 2012.

Salah satu perbedaan yang dibawanya adalah mewajibkan seluruh pemain menyanyikan lagu kebangsaan negerinya sebelum laga. Pelatih 64 tahun itu meminta para pemain The Three Lions ikut menyanyikan lagu kebangsaan God Save The Queem untuk menunjukkan jati diri sebagai tim Inggris di turnamen besar. Langkah tersebut telah dimulai sejak Hodgson mendampingi Inggris melakoni laga uji coba melawan Norwegia dan Belgia.

Kesaksian perbedaan itu diungkapkan Jamie Redknapp. Mantan gelandang Inggris yang sekarang menjadi kolumnis itu mengakui bahwa baru di Euro 2012 pertama kali dia bisa melihat seluruh anggota tim menyanyikan lagu kebangsaan.

Perintah yang dikeluarkan Hodgson tak lepas dari peringatan 60 tahun Bertahtanya Ratu Inggris (Queen’s Diamond Jubilee), Ratu Elizabeth II. Selain itu, Hodgson ingin menunjukkan persatuan di timnya. Dengan menyanyikan lagu kebangsaan bersama juga membantu membangun atmosfer positif di dalam tim.

Sementara itu, jelang laga melawan Italia, Inggris juga dihadapkan pada kekhawatiran sanksi akumulasi kartu kuning. Sudah ada lima pemain Inggris yang mengantongi kartu kuning dari laga sebelumnya. Mereka adalah Steven Gerrard, Ashley Young, Ashley Cole, James Milner dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Namun, Hodgson tak mau para pemain-pemain tersebut terlalu memikirkan kemungkinan kartu tambahan. Kekhawatiran Hodgson, mereka malah tampil di bawah performa terbaiknya hingga terlalu hati-hati. Satu hal yang ditekankan Hodgson, para pemainnya harus tampil seperti biasa dan hanya fokus untuk satu pertandingan di depan.

Di saat yang sama, Hodgson juga tak mau berpolemik tentang kemungkinan siapa saja para algojo penalti yang disiapkan jika laga harus ditentukan dengan adu penalti. Seperti diketahui, Inggris memang bersiap secara serius untuk kemungkinan tersebut.  Untuk hal ini, Hodgson memilih untuk merahasiakannya dari para pemain.

Lima pemain yang berpeluang menjadi penendang diperkirakan adalah Gerrard, Cole, Young, Wayne Rooney dan Glen Johnson. Sementara nama penjaga gawang Joe Hart tak dimasukkan. Sebelumnya Hodgson mengungkapkan bahwa dia ingin Hart hanya berkonsentrasi untuk menggagalkan penalti lawan ketimbang harus sekaligus berpikir mengarahkan tendangannya. (ady/jpnn)

Berharap Wibawa Stevie G

PASCA absennya Frank Lampard, praktis pelatih timnas Inggris Roy Hodgson menaruh harapan kepada gelandang senior asal Liverpool Steven Gerrard.
Tak dapat disangkal jika pemain ini memiliki kontribusi yang cukup besar dalam irama permainan Inggris. Itu dibuktikannya dengan tiga assit yang telah dilakukannya di sepanjang fase grup.

Scott Parker yang menjadi tandem Gerrard di lini tengah The Three Lions pun tak menampik besarnya peran Gerrard. Apalagi, Stevie G pun mampu ditempatkan di posisi manapun di garis tengah permainan.

“Steven telah tampil fantastis sejak kami bertemu. Dia adalah pemimpin dan dia banyak memberi masukan saat di lapangan. Bermain bersamanya membuat saya berkembang,” bilang Parker. (jun)

Inggris akan ke Semifinal

MEDAN- Inggris dan Italia akan memperebutkan satu tiket semifinal yang tersisa. Karenanya, kedua tim dipastikan bakal bertarung habis-habisan untuk menjaga eksistensi di ajang Euro 2012 ini.

Lantas, siapa yang layak diunggulkan? Berdasarkan sejarah pertemuan kedua tim, dari 22 kali pertemuan, Inggris sukses mengalahkan Italia 9 kali. Sedangkan Italia menang 7 kali, selebihnya berakhir seri.

Berdasarkan statistik tersebut, Kabag Hubungan Kerjasama Luar Negri dan Dalam Negri Pemko Medan Drs Rivai Nasution menjagokan Inggris memenangkan pertandingan tersebut. Apalagi, kata Rivai, Inggris memiliki striker haus gol seperti Wayne Rooney, Andy Carrol dan lainnya.
“Saya yakin Inggris mampu mengalahkan Italia dengan skor 2-1. Dengan kemenangan itu, Inggris akan melaju ke semifinal menantang Jerman,” bilang Rivai.

Ketua Badan Futsal Daerah (BFD) Sumut, Rafriandi Nasution juga menjagokan Inggris. Menurutnya, walaupun pemain Italia mampu bermain baik di lapangan, namun mereka akan kalah dalam pengusaan bola. Apalagi, Inggris terkenal dengan permainan cepatnya. Untuk skor, mantan anggota DPRD Sumut ini yakin Inggris bakal menang 2-1.

Lurah Padang Bulan Kecamatan Medan Baru, Frans Siahaan juga yakin kalau Inggris mampu membuat Italia pulang kampung. Dia memprediksi, Inggris akan menang tipis, karena pola permainan kedua tim berimbang. “Saya kira Inggris akan menang 1-0, karena kedua tim sama-sama kuat,” pungkasnya.
Sementara atlet taekwondo Sumut yang pernah meraih emas di Sea Gamas, Basuki Nugroho juga yakin kalau Inggris mampu mengungguli Italia dan lolos ke semifinal. Kerjasama tim Inggris lebih baik dari pada Italia. Apalagi, Inggris melaju ke perempat final sebagai juara grup. “Saya yakin Inggris menang dengan skor 2-1,” tegasnya.

Namun begitu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Medan Ir Qamarul Fattah MSi tetap menjagokan Italia dalam laga ini. Menurutnya, Italia akan menang tipis 2-1.

“Italia selalu mengandalkan permainan dengan umpan-umpan pendek, dari kaki ke kaki. Sementara Inggris mengandalkan umpan-umpan panjang dan akan mudah dipatahkan oleh para pemain Italia. Saya yakin Italia bisa lolos ke semifinal,” beber Qamarul Fattah kepada wartawan koran ini, Sabtu (23/6).

Bukan itu saja, mantan Kadis TRTB Kota Medan ini juga mengungkapkan, meski Inggris menjadi pemuncak grup D, namun mereka akan kewalahan menghadapi pola permainan Italia. Apalagi, Italia didukung sejumlah striker andal, sebut saja Antonio Cassano, Mario Balotelli dan lainnya. (omi/mag-10/ril/mag-17)

Spencer West-Gorky, Mendaki Kilimanjaro tanpa Kaki

Jika Anda sempat berpikir untuk menyerah dan putus asa, sebaiknya Anda belajar dari kisah hidup Spencer West (31).

Keterbatasan fisiknya tidak membuat Spencer West (31) berhenti bermimpi bahkan berjuang untuk mewujudkan impiannya. Walaupun tidak mempunyai kaki, West berhasil mendaki Gunung Kilimanjaro yang memiliki ketinggian 5.895 meter.

Kelainan genetik pada tulang punggungnya yang dideritanya sejak bayi membuat pertumbuhan di bagian kakinya terganggu. Dan ketika berusia lima tahun, West harus merelakan kakinya diamputasi. Namun demikian, semua orang terdekatnya bahkan tim medis yang merawatnya mengenal West sebagai pria yang kuat dan mempunyai semangat hidup tinggi.

West menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk berlatih mendaki gunung. Dia benar-benar mempersiapkan kondisi fisiknya sebelum akhirnya pada 12 Juni yang lalu, didampingi rekannya David Johnson dan Alex Meers, dia mengarungi sejumlah medan di Tanzania dalam tujuh hari.

“Tanda dari puncak gunung itu terlihat seperti khayalan. Kami melihat wilayah sekitar dan sadar, setelah tujuh hari perjuangan kami, kami pun sampai. Jari-jari yang berdarah ini pun sangat berguna,” ujar West, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (21/6).

Yang lebih menarik, West mengaku melakukan aksi ini bukan hanya untuk menguji kemampuannya saja, tetapi dia juga ingin dapat menginspirasi orang lain. “Saya mendaki Kilimanjaro tidak hanya untuk mencari tahu apa yang saya bisa lakukan, tetapi juga untuk menginspirasi orang lain dalam menghadapi rntangan dalam hidupnya,” tambahnya.

Keinginan yang sama datang dari seorang pendaki tunadaksa Indonesia. Setelah berhasil mendaki Puncak Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia pada 17 Agustus lalu, Sabar Gorky berniat melakukan pendakian internasional keduanya ke Puncak Kilimanjaro.

“Oktober nanti kemungkinan besar saya akan berangkat ke Puncak Kilimanjaro,” ujar pria dengan hanya memiliki satu kaki ini.

encana pendakian ini tentu saja disusun dengan sangat matang. “Semuanya memerlukan persiapan yang matang. Yang jelas kami ingin menunjukkan jika orang yang cacat seperti saya juga bisa mensejajarkan diri dengan pendaki yang lain,” ujarnya menambahkan.

Sudah banyak pembuktian yang dilakukan orang-orang disabilitas fisik seperti West dan Sabar dengan melakukan sesuatu yang sepertinya mustahil untuk mereka lakukan. Namun demikian, sama seperti orang disabilitas yang mempunyai semangat baja lainnya, West membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk meraih impian. (tms/bbs)

Dua Gereja Diintimidasi Massa

Aksi intoleransi terhadap rumah ibadah masih terus terjadi. Dengan dalih surat izin mendirikan bangunan (IMB), kelompok dan massa yang mengatasnamakan agama dapat melakukan intimidasi, bahkan perusakan terhadap gereja. Setidaknya ada dua gereja yang diintimidasi pada minggu lalu 17 Juni 2012.

Gereja pertama yang mengalami intimidasi adalah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Jatinangor. Di , Kabupaten Sumedang, Jawa Barat itu massa memaksa membongkar pagar pembatas gereja. Saat itu aparat kepolisian dapat menenangkan massa. Dan setelah diadakan perundingan suasana dapat kondusif.

Dari informasi yang diperoleh atas rilis SumedangOnline, warga kesal karena menurut mereka gereja tersebut tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. “Warga kesal karena tempat tersebut masih saja di jadikan tempat ibadah walupun belum mengantongi ijin mendirikan bangunan dan sebelumnya sudah di peringati tetapi para jamaat membandel dan tetap melakukan aktifitas peribadatan,” ujar Kepala Desa Mekargalih, Arief Saefulloh kepada wartawan, Minggu (17/6).

Gereja lainnya yang mengalami intimidasi adalah Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang beraktivitas di sebuah ruko yang beralamat di Jln H.T. Daudsyah No. 47 Kecamatan Kuta Alam Peunayong Banda Aceh. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat intimidasi itu, ruangan yang dipakai ibadah mengalami kerusakan dan diperkirakan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

“Ruko itu dijadikan Gereja Bethel Indonesia namun belum ada izin dari Pemda. Ruko itu milik Riko Tarigan yang juga pimpinan jemaat. Karena sudah bersitegang dan tidak ada kesepakatan, akhirnya warga kecewa dan marah, sehingga terjadi aksi perusakan gereja,” ungkap seorang sumber The Globe Journal . (jc/tms)

Becak Juga Ada di Gdansk

MODA transportasi di Polandia sangat beragam. Di kota-kota penyelenggara Euro 2012, seperti Warsawa, Wroclaw, Gdansk, atau Poznan, terdapat bus, trem, taksi, ataupun kereta api. Bahkan, di Krakow, yang menjadi base camp beberapa kontestan Euro 2012, penyewaan sepeda juga ada.
Di Gdansk, ketika mengunjungi Stare Miasto alias kota tua, Jawa Pos (grup Sumut Pos) sempat menemui becak. Jumlahnya sangat minim dan bentuknya sedikit berbeda dengan becak-becak pada umumnya di Indonesia.

Namun, sama-sama kendaraan roda tiga dengan tenaga manusia yang dikayuh seperti sepeda.
Sayang, itu bukan becak yang beroperasi secara umum. Melainkan hanya becak wisata yang mengelilingi sekitar area Stare Miasto. Banyak pengunjung yang tertarik menjajal becak.

Umumnya anak-anak yang ditemani oleh orang tuanya. Becak di Gdansk cukup mungil dan hanya bisa menampung satu orang dewasa dan anak-anak.
Karena pada saat Euro 2012 berlangsung, banyak pendatang ke kota pelabuhan itu. Terutama fans Spanyol, Italia, Kroasia, dan Republik Irlandia yang kebetulan memainkan sejumlah pertandingan di PGE Arena, Gdansk, ketika melewati fase grup, di grup C.

Mereka pun menjajal becak ala Gdansk. Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup dengan 10 zloty, setiap pengunjung akan diberikan kesempatan untuk berputar-putar di area Stare Miasto hingga Zegluga Gdanska. Lumayan, karena kalau jalan kaki mengitari dua tempat itu bisa menghabiskan waktu 30 menit.

Terkadang ada pengunjung yang iseng meminta agar mengayuh sendiri. Tetapi, sang pemilik Jakub Przybecki menolaknya. Alasannya, dia takut pengunjung tidak bisa mengendalikan laju becak saat ditumpangi dan bisa mengakibatkan kecelakaan.
“Justru saya yang rugi nantinya,” katanya, kepada Jawa Pos.

Hanya, sore itu, dia tidak beroperasi lama. Sebab, anak dan istrinya mengajak jalan-jalan menikmati suasana sore dan keramaian karena banyaknya fans yang mengunjungi kota Gdansk. “Sekalian saja saya ajak menggunakan becak, biar murah dan praktis,” lanjutnya. (ham/diq/jpnn)

Loew Menang Judi

TIM favorit Jerman lolos ke semifinal dengan meyakinkan setelah mengatasi Yunani 4-2 dinihari tadi. Di luar skor, terjadi adu kejelian masing-masing tim untuk memanfaatkan strategi lawannya.

Potensi menariknya laga ini terlihat dari perubahan susunan pemain kedua tim. Satu sama lain sudah saling mengantisipasi sejak awal.

Jerman paling mencolok perubahan susunan pemainnya. Tiga starter di lini depan yang mengantar Jerman lolos babak grup dengan rekor sempurna semuanya dirombak. Mario Gomez diganti Miroslav Klose, Lukas Podolski diganti Andre Schuerrle dan Thomas Mueller diganti Marco Reus.
Sementara Fernando Santos kembali mengutak-atik formasi di lini serang Yunani. Ia melewatkan semua match di babak grup dengan memasang starter yang berbeda-beda di lini depan. Kombinasi antara Theofanis Gekas, Dimitris Salpingidis, Georgios Samaras, dan Sotirios Ninis diacak secara rutin oleh pelatih berpaspor Portugal itu. Hanya Samaras yang selalu bermain sebagai starter.

Kali ini, Santos memilih Salpingidis sebagai striker tunggal dengan diapit oleh Samaras dan Ninis di kedua sisi lapangan. Absennya kapten Karagounis disiasati dengan memasang Katsouranis di jantung lini tengah, dan Grigorius Makos dimainkan untuk pertama kalinya sebagai starter.
Semua perubahan yang dilakukan Loew dan Santos terbukti amat mempengaruhi hasil akhir. Skor besar diakhir pertandingan sungguh diluar perkiraan banyak pengamat.

Ya, pada pertandingan itu Jerman mencetak empat gol lewat aksi Philip Lahm (39’), Khedira (61’), Klose (68’) dan Reus (74’). Sementara itu dua gol Yunani dicetak Samaras (55′) dan Salpingidis (89’)

“Setelah tiga kemenangan di sini, saya bukannya tidak puas dengan tim saya, tapi saya telah berencana membuat perubahan lineup untuk sementara waktu,” jelasnya di situs resmi UEFA.

“Saya pikir kami harus tak terprediksi saat melawan Yunani karena saya pikir mereka sangat siap menghadapi kami. Saya pikir bagus berbuat ‘nakal’ seperti itu dari waktu ke waktu. Memang, itu sebuah perjudian, namun saya bisa memenangkannya,” tambah Loew.

Sesuai rencana Loew, perubahan susunan pemain Jerman memang mengejutkan kubu Yunani. Pelatih Fernando Santos pun mengakuinya.
“Kami tak menduga ada begitu banyak perubahan di lineup Jerman. Pelatih mereka ingin menyegarkan segalanya, dan bagi saya itu adalah langkah yang tepat,” ujarnya.(bbs/jpnn)

Button Tebar Ancaman

VALENCIA-Formula 1 seri GP Eropa menyudahi sesi latihan bebasnya hari ini, Sabtu (23/6) sore WIB. Tampil sebagai pebalap tercepat adalah Jenson Button yang mengungguli duo Lotus Renault.

Driver McLaren Mercedes itu melajukan mobilnya di sirkuit Valencia dengan waktu tercepat yakni 1 menit 38,562 detik setelah melahap 17 lap.
Button unggul 0,093 detik dari Romain Grosjean di posisi kedua. Di posisi ketiga pebalap Renault lainnya yakni Kimi Raikkonen meraih waktu 1 menit 38,759 dan berselisih 0,197 detik dari Button.

Melengkapi posisi lima besar adalah duo Force India-Mercedes Nico Hulkenberg dan Paul Di Resta di posisi keempat dan kelima.

Sebastian Vettel dan Fernando Alonso mengakhiri sesi ketiga di luar 10 besar, yakni Vettel di urutan ke-13 dan Alonso setingkat lebih baik. Yang mencengangkan tentu saja apa yang dicapai oleh Mark Webber. Pembalapa tim Red Bull-Renault itu hanya menempati posisi ke-19. kendati begitu Webber mengaku tetap puas.

“Mobil bekerja sangat baik, tapi ada beberapa area di mana kami bisa melakukan perbaikan. Saya lebih senang dengan ban keras, keseimbangan pada ban lembut tidak terlalu berpengaruh pada hari ini,” ungkap Webber, seperti disitat Crash, Sabtu (23/6).

“Angin juga berperan pada hari ini. Tapi tidak tahu besok. Mengenai perubahan kamu membuatnya untuk mobil, kami ajan tahu pada (balapan) Minggu nanti jika mereka bekerja baik untuk kami,” sambungnya.

Webber saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara pembalap. Dia telah mengoleksi 79 poin dari tujuh balapan yang telah digelar pada musim ini. Pembalap Australia ini sukses meraih podium utama di F1GP Monaco. (bbs/jpnn)