Home Blog Page 13330

PKB Sepakat Usung Wildan Aswan

MEDAN- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara bakal mengusung Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) H Wildan Aswan Tanjung SH menjadi Cagubsu periode 2013-2018.

“Kita butuh pemimpin muda, enerjik dan berpengalaman di bidang birokrasi. Karenanya, kita mendukung Wildan Aswan Tanjung menjadi Gubsu,” kata Ketua DPW PKB Sumut Drs Ance Selian kepada wartawan di Hotel Antares Medan, kemarin (18/6).

Ance mengatakan, sosok Wildan Aswan Tanjung sudah dikenal akrab oleh rakyat Sumatera Utara. Wildan yang masih menjabat sebagai Bupati Labusel saat ini, kiprahnya sudah sudah teruji dan merupakan salah satu calon gubernur Sumut yang diperhitungkan pada Pilgubsu 2013 mendatang.

PKB Sumut kata Ance Selian, sangat mengapresiasi pencalonan Wildan Aswan Tanjung. Dia berjanji akan memproses pencalonan Wildan di internal PKB Sumut. Biasanya, lanjut Selian, calon yang diusung PKB tidak terlalu sulit. “Kita hanya memproses pengusungan calon gubernur, setelah ada deal dengan calon. Dan setelah itu, kita akan merapatkannya di internal PKB seperti rapat pleno penentuan Cagubsu,” kata Ance Selian. Dia juga memuji kepemimpinan Wildan Aswan Tanjung sebagai Bupati Labusel. Selama memimpin 1,5 tahun di Labusel, sudah banyak perubahan yang diperbuat. (ade)

Modal Royalti Buku dan Sumbangan

Komunitas Menara, PAUD Gratis Obsesi Penulis Negeri 5 Menara

Berkat novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna, nama Ahmad Fuadi melejit. Bahkan, novel pertamanya sudah diadaptasi ke layar lebar. Berkat kedua novel itu pula Fuadi bisa membangun yayasan sosial Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Komunitas Menara untuk menampung anak-anak kurang mampu.

SEKARING RATRI/THOMAS KUKUH, Jakarta

Luas lahan yayasan PAUD Komunitas Menara di Bintaro Sektor 3, Jl Beruang II No 69, Tangerang Selatan, itu hanya sekitar 15 x 15 meter. Ruang kelasnya hanya dua. Ruang kelas A dan kelas B. Di depan dua ruang kelas tersebut terdapat semacam pendapa kecil dengan halaman yang juga tidak cukup luas.

Namun, suasana belajar-mengajar di dalam kelas cukup hidup. Semua murid usia prasekolah tampak antusias mengikuti kegiatan. Di ruang kelas B, pagi itu, para murid sibuk belajar menuliskan nama bulan. Sementara murid kelas A asyik bermain pengenalan benda. Ada yang memancing, mengaduk busa sabun, atau mengisikan air ke botol. Beberapa guru mengawasi bocah-bocah itu sambil sesekali menyisipkan “pelajaran” dalam kegiatan bermain tersebut.

Seperti saat memancing, para siswa tidak sekadar bermain. Mereka juga diajari cara berhitung. Saat berhasil mendapatkan ikan dari dalam baskom plastik, anak-anak diminta menghitung hasil tangkapannya. Agar adil, murid kelas A diminta memainkan permainan yang berbeda secara bergilir. Saat beberapa murid sudah ingin bergeser, padahal belum gilirannya, guru yang mendampingi tidak lantas melarang dengan menggunakan kata-kata “jangan” atau “tidak boleh”.

“Kami memilih kata-kata “belum diizinkan”. Jadi, bahasa yang digunakan di sini untuk membangun karakter. Kalau kami bilang jangan, anak-anak malah penasaran,” ujar Atika, salah seorang guru, yang ditemui di sela-sela kegiatan belajar-mengajar PAUD Komunitas Menara, Senin (18/6) lalu.
Menurut penggagas PAUD Komunitas Menara Ahmad Fuadi, meski lembaga pendidikannya tidak berbayar alias gratis, dirinya tidak ingin setengah-setengah dalam mengelola yayasan. Guru yang berjumlah lima orang pun diwajibkan mengikuti pelatihan mengajar. Mereka juga sering mengikuti seminar pendidikan untuk menambah ilmu.

“Ada guru yang kami kirim ke Rumah Perubahan milik Rhenald Khasali. Di sana mereka belajar teknik sentra. Ada juga guru yang kami latih ke IHF (Indonesia Heritage Foundation). Di situ ada pelatihan kurikulum berkarakter untuk anak-anak,” jelas penulis buku laris Negeri 5 Menara itu.
Alhasil, kualitas pendidikan yang diberikan Komunitas Menara tak berbeda dengan yang disajikan di sekolah-sekolah dengan bayaran mahal. Semua murid dari kalangan tidak mampu. Meski begitu, mereka tetap berkesempatan mendapatkan pendidikan yang tidak kalah dengan anak-anak pada umumnya.

Para guru mengajar sesuai dengan kurikulum pendidikan yang berlaku. Mereka selalu menyosialisasikan kata-kata yang positif dan bersifat membangun karakter para murid.

“Karena itu, tidak ada kata-kata yang melarang aktivitas anak-anak,” imbuhnya.

Suami Danya Dewanti itu menuturkan, lima guru yang mengajar di Komunitas Menara dari kalangan profesional yang bergerak di bidang pendidikan. Malah, salah seorang guru, E Lisminarti Dwiani, adalah relawan sekaligus pengajar di sejumlah sekolah gratis.

“Bu Lis (panggilan Lisminarti, Red) juga punya sekolah gratis sendiri. Beliau memang jiwa sosialnya tinggi,” kata Fuadi.

Selain didampingi lima guru, Komunitas Menara memiliki sepuluh relawan. Mereka bergantian datang untuk membantu menjaga anak-anak saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung.

Pada Sabtu, saat sekolah libur, seorang relawan mendongeng di pendapa yang disulap menjadi taman bacaan. Taman bacaan tersebut terbuka untuk umum.

Tidak hanya melibatkan relawan, Komunitas Menara mengikutsertakan para orang tua murid. Mereka diberi jadwal piket untuk membersihkan fasilitas bermain dan belajar putra-putrinya.

Fuadi mengakui, awalnya wali murid ogah-ogahan menjalani jadwal piket tersebut. Namun, setelah pengasuh menanamkan rasa memiliki terhadap komunitas itu, semua berubah.

“Saya beri pengertian kepada mereka bahwa Komunitas Menara adalah milik kita bersama. Akhirnya mereka mau mengerti,” jelasnya.
PAUD Komunitas Menara baru berusia 1,5 tahun. Namun, ide mendirikan yayasan pendidikan bagi anak usia dini itu terpikir sejak Fuadi mulai menulis novel Negeri 5 Menara.

“Karena niat awal buku itu untuk berbagi. Jadi, pada edisi pertama buku sudah ditulis di pengantar dan cover bahwa ada bagian dari buku untuk membuat Komunitas Menara,” urai alumnus program master George Washington University dan Royal Holloway, University of London, itu.
Bersama sang istri, Fuadi sepakat mendirikan yayasan sosial tersebut. Setelah itu, Fuadi beserta tim mulai memposting segala sesuatu tentang Komunitas Menara di situs jejaring sosial Facebook dan Twitter. Dari kedua situs tersebut, Fuadi mengajak para pembaca untuk menjadi relawan. Hasilnya, kini sekitar 600 relawan terdaftar di Komunitas Menara. Selain menjadi relawan, banyak pula yang ingin menjadi donatur komunitas.

“Sampai ada anak SMA yang juga pembaca buku saya yang ingin banget menjadi donatur. Dia rela menyisihkan sebagian uang sakunya untuk didonasikan ke yayasan Rp 50 ribu sebulan. Saya terharu sekali atas perhatian anak SMA itu,” ujar Fuadi.

Meski duit royalti dari novel dan filmnya, lanjut dia, ternyata langkahnya tidak lantas menjadi mudah. Dia masih kesulitan mencari guru dan staf yang benar-benar sesuai dengan komitmen dan misi yayasan sosial tersebut. Meski begitu, akhirnya Februari tahun lalu berdirilah PAUD Komunitas Menara.
Ketika ditanya mengapa memilih yayasan PAUD, Fuadi menuturkan, pendidikan prasekolah sangat penting. Sebab, usia emas (0-8 tahun) adalah masa yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai sosial dan membangun karakter.

“Orang sekarang banyak yang korupsi, mungkin pembentukan karakternya waktu kecil tidak sempurna,” ujarnya.
Sejak berdiri Komunitas Menara memiliki 37 murid. Proses rekrutmen murid tidak gampang. Apalagi, fasilitas ruangnya masih terbatas. Karena itu, yayasan harus melakukan seleksi ketat untuk mendapatkan calon murid. Di antaranya menyurvei calon murid di rumah masing-masing, apakah si calon benar-benar dari keluarga tidak mampu.

“Kami ada check list untuk mengetahui kondisi keluarga calon siswa. Apakah mereka punya kendaraan, pekerjaan orang tuanya apa, rumahnya seperti apa. Kami mencari siswa dengan kondisi paling bawah,” katanya.

Fuadi sangat berharap Komunitas Menara berkembang di seluruh Indonesia. “Banyak relawan yang menanyakan kapan Komunitas Menara buka di daerah mereka. Harapannya, kami bisa terus berkembang, setidaknya seperti Yayasan Dompet Dhuafa,” pungkasnya. (*)

KPK Geledah Rumah Neneng

JAKARTA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Neneng Sri Wahyuni di Pekanbaru, Riau, Jumat (22/6). Ini terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2008.
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan bahwa beberapa penyidik KPK memang diterjunkan untuk menggeledah beberapa tempat berkaitan dengan pengembangan penyidikan Neneng Sri Wahyuni. “Seperti pada umumnya, penggeledahan di beberapa tempat bertujuan untuk menemukan sesuatu yang bisa digunakan untuk pengembangan penyidikan,” kata Johan kemarin.

Menurutnya, selain menggeledah rumah di Pekanbaru Riau, tim penyidik juga diturunkan ke Batam untuk menyisir lokasi-lokasi Neneng masuk dari Malaysia ke Indonesia. “Di sana (Batam) tim memeriksa hotel dan lain-lain terkait perjalanan Neneng yang ditemani Malaysia,” kata dia.
Nah, nantinya, barang-barang yang ditemukan di lokasi tentu saja akan dibawa ke markas KPK di Jakarta untuk ditindaklanjuti. Namun apa hasil penggeledahan tersebut, Johan mengaku tidak mengetahuinya karena itu merupakan kepentingan penyidik.

Sementara itu Sekretaris Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPP Demokrat Bertha Herwati kemarin angkat bicara soal tudingan kepada dirinya tersangkut pelarian Neneng Sri Wahyuni. Dalam rilisnya yang dikirim ke koran ini, perempuan yang sudah dicegah KPK ke luar negeri ini membantah terlibat dalam pelarian dan kepulangan Neneng.

Namun dia mengaku memang mengenal keluarga Nazaruddin sekitar tujuh tahun silam. “Nazaruddin kenal saya sekitar tujuh tahun lalu sebagai klien,” kata perempuan yang berprofesi sebagai notaris tersebut.

Sebagai notaris Bertha mengaku sering diajak konsultasi Nazaruddin dan Neneng. Khususnya pada saat mereka hendak melakukan pembelian aset atau hendak mendirikan perusahaan baru. Tetapi tidak semua pembelian aset dan pendirian perusahaan milik mereka diserahkan kepada saya untuk pembuatan aktenya. Nazaruddin, kata Bertha, malah lebih banyak memakai jasa notaris.   Hubungan diantara mereka lebih condong pada persahabatan, bukan lagi hanya sebagai antara Notaris dengan klient.

Bertha mengaku sempat menemui Nazaruddin dan Neneng ketika keduanya berada di Singapura tahun lalu. Tapi ketika Neneng telah menjadi buronan, Bertha mengaku tidak pernah tahu lagi dimana temannya itu bersembunyi. Bahkan soal kedatangannya pun, dia mengaku sama sekali tidak tahu. “Tetapi dari media saya tahu bahwa dia ada di Malaysia,” imbuhnya. (kuh/dyn)

Penyebab Fokker Jatuh tak Diumumkan

JAKARTA—Markas Besar TNI Angkatan Udara memastikan penyelidikan sebab Fokker-27 dengan nomer ekor A 2708 jatuh bersifat rahasia. Tim investigasi yang bernama Panitia Penyidik Kecelakaan Pesawat Udara (PPKU) akan bekerja dalam tempo 90 hari terhitung sejak kemarin (22/06).
“PPKU akan melaporkan hasilnya pada Kepala Staf TNI AU dan itu bersifat internal atau tertutup,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Azman Yunus di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta kemarin. Sebanyak 11 korban yang meninggal sudah dimakamkan kemarin. Mereka diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusumah pukul 7.30 WIB pagi dengan upacara militer.

Menurut Azman, waktu tiga bulan sebenarnya tidak cukup untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan. “Namun, penyidik dengan kemampuannya semaksimal mungkin akan berupaya,” katanya. Tim akan melibatkan ahli Fokker-27 termasuk penerbang, bagian teknik dan bagian avionik.

Azman berharap semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab. “Ini baru sehari jatuh, penyelidikan baru dimulai. Tentu rekan-rekan pers juga tidak mau membodohi masyarakat dengan dugaan-dugaan tanpa dasar,” katanya.

Dia menyesalkan satu pemberitaan di sebuah media online yang sudah menyebut pesawat jatuh karena hanya satu mesin yang berfungsi. “Itu tidak benar. Kalaupun dalam kondisi darurat, seorang penerbang sudah dilatih untuk kondisi-kondisi emergency,” kata Azman.

Sudah menjadi prosedur tetap, seluruh kondisi pesawat maupun awak pesawat selalu dikontrol oleh kesatuan. Setiap melakukan latihan penerbangan, kru selalu memberikan rilis atau semacam rencana penerbangan. Awak pesawat pun selalu dikenakan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Pesawat itu seberapapun usianya selalu dicek rutin. Setiap hari kru yang akan terbang diperiksa kesehatannya. Setiap skuadron ada dokternya,” katanya.

Jika awak udara tidak fit tidak diperkenankan terbang. “Kita sudah menekankan zero accident (nol kecelakaan), kita cegah sebisa mungkin namun ini musibah dari Allah,”katanya. (rdl/jpnn)

This is Tournament

Spanyol vs Prancis

BABAK perempat final Euro 2012 yang berlangsung dini hari nanti akan mempertemukan dua tim raksasa di tanah Eropa. Spanyol sang penyandang gelar tahun 1964 dan 2008 berhadapan dengan juara tahun 1984 dan 2000, Prancis.

Pertandingan ini dijamin berlangsung seru, selain karena gengsi yang diusung kedua Negara, di sisi lain, kedua tim pun mengusung permainan menyerang yang akan memuaskan pecandu si kulit bundar.

“Kami tahu jika pertandingan ini telah di tunggu-tunggu banyak orang. Mereka mengatakan bahwa Prancis sama hebatnya dengan kami, namun fakta menyebutkan bahwa kamilah juara bertahan di turnamen ini,” bilang Vicente del Bosque, entrenador Spanyol.

Pun demikian Bosque mengatakan bahwa menghadapi Prancis nanti dirinya telah mewanti-wanti seluruh pemain untuk tetap waspada. “Mereka memiliki banyak pemain hebat. Siapa yang meragukan kemampuan Benzema, Hatem Ben Arfa, Samir Nasri, Florent Malouda dan Franck Ribery? Semua orang tahu jika mereka adalah yang terbaik dan bermental juara,” bilang Bosque.

Lebih lanjut Bosque mengungkapkan bahwa dasar optimismenya dapat menjungkalkan Prancis adalah rekor head to head di antara kedua tim yang lebih banyak dimenangkan La Furia Roja (julukan timnas Spanyol).  Ya, dari 30 pertandingan yang telah terjadi di antara keduanya, Spanyol menang 13 kali, Prancis menang 11 kali, sedang 6 pertandingan lainnya berakhir imbang. “Saat terakhir kali bertemu pada friendly match  6 Februari 2008 kami mengalahkan Prancis dengan skor 1-0. Ini modal yang sangat baik menatap laga perempatfinal,” bilang Bosque. Lantas, bagaimana kesiapan Prancis menatap laga ini?

Tersirat jika pelatih Prancis Laurent Blanc kecewa dengan pencapaian Les Bleus yang di babak penyisihan grup hanya mampu mendulang poin empat dari hasil sekali menang (lawan Ukraina), sekali imbang (lawan Inggris) dan sekali kalah (lawan Swedia).

Namun, yang paling mengecewakan mantan pelatih Bordeaux itu tentu saja kekalahan 0-2 yang mereka alami atas Swedia di penghujung babak penyisihan grup.

“Kami tak seharusnya kalah karena kami menguasai permainan. Ada yang salah dengan kekalahan itu. Dan saya berharap pemain kembali menemukan motivasinya sehingga kekalahan itu tak terulang lagi,” bilang Blanc.

“Orang-orang sering membandingkan tim ini dengan tim ketika memenangi Euro dan Piala Dunia. Tapi saya pikir, kami sudah membuktikannya, sedangkan tim ini masih menuju ke sana. Butuh lebih banyak kerja keras untuk menyamai prestasi tim sebelumnya,” bilang mantan kapten tim Prancis ketika memenangi Euro 2000 lalu.

Terkait rekor pertemuan dengan Spanyol yang lebih banyak dimenangkan calon lawannya itu, Blanc justru menegaskan bahwa Euro 2012 adalah sebuah turnamen bukan friendly match saat Spanyol banyak meraih kemenangan atas Prancis. Memang, jika dilihat dari enam pertemuan di even resmi (Pra Euro, Euro dan World Cup) tak sekalipun Spanyol mengalahkan Prancis.

Hasil terbaik yang diraih La Furia Roja atas Prancis adalah menahan imbang 1-1 pada Euro 1996. Selebihnya, lima pertandingan lain justru dimenangkan Prancis.

Jadi, meski Spanyol merupakan juara bertahan di even ini, namun jangan buru-buru menjagokan mereka, karena Prancis terbukti memiliki mental yang lebih bagus jika bertanding di turnamen resmi seperti Euro 2012 ini. (*)

Wali Kota Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Rahudman Safari Jumat di Masjid Al Muhtadin, Medan Tembung

Komitmen Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menjadi wali kota bermanfaat bagi seluruh masyarakat tertanam dari awal kepemimpinannya hingga kini. Bahkan, di sisa tiga tahun masa kepemimpinannya bersama wakil Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S, MSi tetap berusaha keras bisa mensejahterakan masyarakat.

Upaya menjadi wali kota bermanfaat terus digalakkannya, mulai dari aktif melakukan safari Jumat setiap minggunya, safari subuh dan safari magrib. Agenda rutin dilaksanakan itu sebagai bagian untuk menyerap aspirasi masyarakat Kota Medan.

Pada pekan ketiga bulan Juni ini, Jumat (22/6),  Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM bersama Wakil Wali Kota Drs H Dzulmi Eldin MSi serta sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) menggelar safari Jumat di Masjid Al Muhtadin Jalan Bantan Gang Al Muhtadin di Kelurahan Bantan, Medan Tembung.

Kehadiran wali kota beserta rombongannya disambut warga di sekitar Jalan Bantan itu. Dengan gayanya yang ramah kepada setiap orang, langsung menebar senyum dan bersalaman dengan satu persatu warga yang menyambutnya di gang masuk masjid.

Dihadapan warga, Rahudman membeberkan, kehadirannya dalam safari Jumat ini sebagai bagian untuk merekatkan tali silaturahim antara Pemko Medan dengan warga, dan sebaliknya. Hal lainnya, diawal kepemimpinannya safari Jumat memang sudah masuk dalam program Pemko Medan.
“Sejak saya mencalonkan diri menjadi Wali Kota Medan, saya sudah niatkan menjadi wali kota yang berguna bagi masyarakat,” ucapnya.

Di awal kepemimpinannya menjadi Wali Kota Medan, Rahudman mengaku sulit menjadi wali kota yang berguna bagi masyarakat bila jalannya hanya sendiri-sendiri. Sehingga, untuk mewujudkan keinginannya maka diperbanyak pertemuan dengan masyarakat, selain menyerap aspirasi bisa juga mendapatkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

“Maka saying minta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, sangat sulit bisa mewujudkan menjadi wali kota bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dia juga membeberkan, dalam mendapatkan dukungan dan mempererat tali silaturahim antar sesama warga, maka dirinya bersama Wakil Wali Kota Medan serta sejumlah pimpinan SKPD terus mengunjungi masjid di Kota Medan yang jumlahnya sekitar 1.300 masjid. Dalam kunjungannya, tak hanya fokus dalam  agenda safari Jumat saja, melainkan safari Magrib dan Subuh.

Rahudman mengakui, meski telah berupaya keras menata Kota Medan, tapi masih ada kebutuhan warga yang belum terpenuhi. Satu diantaranya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, dia membeberkan beberapa prihal tentang persoalan kota yang sempat memuncak, satu diantaranya retribusi pajak bumi dan bangunan (PBB) yang sempat dikeluhkan masyarakat dan sangat berhubungan dengan hati nurani masyarakat.

“Kini perda tentang PBB sudah direvisi, saya berpikir biarlah pendapatan berkurang, yang paling penting masyarakat bisa tenang,” jelasnya.
Begitu juga dengan masalah pendidikan, Rahudman mengingatkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan benar-benar dalam melaksanakan sistem penerima siswa baru (PSB). Karena pada tahun 2012, PSB bisa menggunakan nilai murni 80 persen, sedangkan 20 persen lagi diterima melalui sistem Bina Lingkungan. Sehingga, sistem penerimaan siswa baru harus dilihat bahwa calon siswa yang bersangkutan benar-benar anak berprestasi, punya keahlian dan kurang mampu.

“Saya juga minta kepada Kadisdik untuk melakukan pendataan. Jangan sampai ada anak yang tidak bersekolah karena ketiadaan biaya. Pemko Medan siap membantunya,” paparnya.

Sebelum mengakhiri arahannya, Walikota kembali mengingatkan lurah dan kepala lingkungan agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di samping itu, lurah dan kepling harus melayani masyarakat, bukan sebaliknya minta dilayani masyarakat.
“Jika ada yang dilayani masyarakat, berarti itu bukan lurah dan Kepling saya!” tegasnya.

Setelah menyampaikan beberapa hal tentang program Pemko Medan, Wali Kota Medan menyerahkan bantuan sebesar Rp30 juta, yang diterima langsung Ketua BKM Masjid Al Muhtadin Asmaluddin Damanik.

Rahudman berharap, bantuan yang diserahkannya itu bisa dipergunakan untuk kemakmuran masjid. Apalagi pihak kenaziran ingin membangun menara dan membangun masjid menjadi dua tingkat. (gus)

Program Safari Jumat Multifungsi

Ketua badan kenaziran masjid (BKM) Al Muhtadin, Asmaluddin Damanik mengapresiasi program Wali Kota Medan tentang safari Jumat, safari Magrib dan Subuh. Karena cara itulah seorang pemimpin bisa mendengarkan apa keluhan masyarakat serta mengaplikasikannya dalam program pemerintah.
Menurut dia, program safari Jumat sudah berlangsung sejak dua tahun ini, bahkan pelaksanaannya rutin dilakukan setiap hari Jumat. Cara silaturahim yang sangat baik ini, masih terlihat jarang dilakukan seorang pemimpin pemerintahan.

“Saya mencatat, baru kali ini ada pemimpin di Kota Medan yang melakukan safari Jumat secara rutin setiap minggu. Bahkan, setiap kunjungannya berubah-ubah setiap minggunya atau setiap harinya,” katanya.

Dia berpendapat, semakin banyak kunjungan seorang pemimpin pemerintahan kepada masyarakat, dan menerima aspirasi. Maka, pada akhirnya semakin mantap dalam menyusun program kerja pemerintah yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Jadi rencana program pemerintah terlaksana, tali silaturahim antar sesama umat beragama semakin erat. Inilah satu program yang memiliki dua fungsi,” sebutnya.

Damanik membeberkan, di Kota Medan sangat banyak masjid berada di dalam gang. Tapi, tak menyurutkan langkah Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM untuk berkunjung menemui setiap masyarakat.

“Semoga program safari Jumat ini bisa mempererat tali silaturahim sesama umat Islam,” ujarnya.

Hal lainnya, diakhir ucapannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM yang telah menyerahkan bantuan dari Pemko Medan senilai Rp30 juta. “Saya ucapkan terima kasih bantuan bapak Wali Kota Medan, semoga uang ini bisa bermanfaat untuk kepentingan dan keperluan masjid,” sebutnya.

“Dengan digelarnya program safari Jumat, Pemko Medan dan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM bisa menjadi pemimpin yang membawa pembangunan Kota Medan yang lebih baik,” tambahnya.(gus)

Tepis Keraguan Fans

BEBERAPA hari lalu fans Les Bleus sempat ketar-ketir terkait kabar yang menyebutkan dua gelandang  andal tim itu Frank Ribery dan Samir Nasri mengalami cedera.

Kegundahan fans semakin tak tertutupi ketika kemarin (231/6) mereka tak melihat Ribery dan Nasri berlatih bersama tim.
Namun kemarin pelatih Prancis Laurent Blanc menegaskan jika kedua pemainnya itu siap dimainkan, karena cedera yang dialami keduanya tidak separah yang dieriraakan.

Dengan tampilnya Ribery dan Nasri maka Blanc tak harus merombak komposisi pemain saat menghadapi Spanyol dini hari nanti. Dua gelandang bertahan Diarra dan Cabaye dapat fokus membantu lini pertahanan, sementara Ribery, Nasri dan Jeremy Menez berfungsi sebagai pensuplai umpan matang ke lini depan yang kemungkinan besar diisi Karim Benzema.

“Sehari setelah menghadapi Swedia seluruh pemain didera kelelahan. Namun kini semuanya sudah kembali normal,” bilang Laurent Blanc. (jun)

Program Sejuta Gambir, Distan Pakpak Bharat Buka 300 Hektar PIR

PAKPAK BHARAT- Untuk mewujudkan program satu juta gambir di Kabupaten Pakpak Bharat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, berencana membuka sedikitnya 300 hektar lahan pertanaman komoditi.

Program yang akan dilaksanakan ini diberi nama Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dengan melakukan penanaman, sejuta pohon gambir yang telah menjadi agenda Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pakpak Bharat, yang selama ini menjadi primadona dan icon kabupaten ini .

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pakpak Bharat Ir. Mukhtar AW, pada Wartawan, Jumat (21/6) mengatakan, PIR merupakan salah satu unit usaha yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Program ini resmi terbentuk pada tahun anggaan (TA) 2012 ini.

‘’Pembetukan PIR merupakan upaya pemerintah kabupaten untuk menjaga kestabilan harga gambir di daerah ini. Teknis pelaksanaannya akan dikelola BUMD. Lokasi kegiatan dipusatkan di Desa Binanga Boang dan Kuta Tinggi, Kecamatan Salak,’’ ucapnya. Lanjut Kadis bahwa masyarakat dan aparatur kedua desa telah sepakat untuk meminjam pakai kan. Tim konsultan tengah melakukan survey untuk menentukan taksasi biaya pematangan lahan, pertanaman hingga pembuatan gudang. “Seluruh perencanaan diprediksi finis Juni ini dan Juli sudah bisa ‘action’,” tegasnya.

Sumber bahan baku daun segar, nantinya akan turut dipasok dari ladang petani yang diperkirakan hingga kini telah mencapai 1200 hektar dan menyebar di beberapa wilayah Kecamatan. Gambir komoditi utama dalam program PIR, karena tanaman perkebunan itu mudah dirawat. Selain tidak akan tergagnggu oleh hama, juga relatif gampang tumbuh pada berbagai topografi kontur tanah.

Peluang pangsa pasar akan terus terbuka lebar, mengingat kebutuhan produk dari bahan tepung gambir semakin meningkat, seperti bahan baku obat-obatan, zat pewarna cat dan kosmetik bahkan ditargetkan akan dijadikan sebagai bahan pewarna alami di dunia petenunan yang kini sedang digalakkan oleh para desiner nasional.

Menteri PDT Bantu Pakpak Bharat Sebesar Rp4,3 miliar.

Sementara itu ditempat terpisah Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ir H A Helmy Faishal Zaini, menyerahkan bantuan pada Kabupaten Pakpak Bharat sebesar Rp4.363.470.000. Penyerahan bantuan ini digelar di Gedung Serbaguna Salak, Kabupaten Pakpak Bharat.
Bantuan menteri PDT pada masyarakat Pakpak Bharat diperuntukkan peningkatan infrastruktur diantaranya pembangunan jalan desa Rp1,5 miliar, Irigasi Rp500 juta dan hand traktor Rp700 juta, untuk kelembagaan Kemandirian Kelembagaan KPPD (5 Kelompok ) Rp75 Juta dan Pengembangan Kemitraan Antar Kelembagaan Sosbud Rp. 50 juta, untuk Penanggulangan Bencana Rp200 juta dan Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) SPDT Rp1,3 miliar lebih.

Helmy Faishal Zaini mengatakan, bahwa Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu daerah tertinggal yang ada di Indonesia sejumlah 183 kabupaten/kota dan 34 daerah merupakan daerah yang baru pemekaran.

“Pemerintah telah mengambil beberapa langkah-langkah atau upaya-upaya untuk melakukan akselerasi percepatan agar percepatan daerah tetingal ini dapat diukur secara lebih pasti”, terang Helmy.

Lebih Jauh Menteri PDT mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi nasional tergantung dari pertumbuhan ekonomi daerah, jika ekonomi daerahnya semua tertinggal maka bangsanya juga tertinggal. (mag-14)

Takuti Benzema

BENAR jika striker Prancis yang bermain di Real Madrid Karim Benzema belum mencetak satu gol pun di ajang Euro 2012. Namun itu tak lantas bisa dijadikan pegangan jika pria berkepala plontos ini adalah striker mandul.

Setidaknya itu diungkapkan oleh bek Spanyol yang juga rekannya di Real Madrid Alvaro Arbeloa. Menurutnya, 32 gol yang dilesakkan Karim Benzema selama berkostum Real Madrid sudah membuktikan ketajamannya.

“Mereka (Prancis) memiliki banyak pemain hebat di lini depan timnya. Namun kami perlu memberi perhatian ekstra kepada tiga pemain Benzema, (Franck) Ribery dan (Samir) Nasri. Mereka adalah pemain-pemain yang bisa mengubah laga,” imbuhnya.

“Karim (Benzema) adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Takkan menyesal memilikinya,” bilang Arbeloa. (jun)

Tunggu Spanyol-Prancis

Portugal vs Rep Ceko

WARSAWA-Portugal akhirnya menjadi tim pertama yang lolos ke babak semi final Euro 2012. Itu setelah anak asuh Paulo Bento menaklukkan Rep Ceko dengan skor 1-0 pada babak perempat final yang berlansgung di National Stadium, Warsawa.

Satu-satunya gol Portugal dicetak bintangnya Cristiano ronaldo pada menit ke-79. Memang, pada pertandingan itu Portugal terlihat lebih mendominasi pertandingan. Kendati begitu Paulo Bento mengatakan bahwa bahwa di awal pertandingan Seleccao tampil buruk.

Menurut catatan UEFA, Cristiano Ronaldo dkk. melepaskan 20 tembakan di sepanjang pertandingan dan lima di antaranya mengarah ke sasaran. Bandingkan dengan Ceko yang hanya melakukan dua tembakan dan tidak ada yang tepat sasaran.

Terus melancarkan serangan, Portugal akhirnya memecah kebuntuan di babak kedua lewat sundulan Ronaldo. Kemenangan 1-0 itu mengantar Portugal ke babak semifinal.

Atas penampilan yang ditunjukkan oleh anak-anak didiknya itu, Bento melontarkan pujiannya. Ia menyebut Portugal bermain lebih baik daripada Ceko dan layak mendapat kemenangan ini.

“Kami tidak memulai pertandingan dengan baik selama 25 menit. Kemudian kami menunjukkan respons di babak kedua, respons yang luar biasa pada Ceko dan itulah mengapa kami layak mendapat kemenangan ini,” ujar Bento seperti dilansir Sky Sports.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan cara terbaik untuk strategi mereka. Kami tahu mereka akan bertahan sangat dalam dan menekan kami lewat serangan balik, karena mereka punya pemain yang cepat yang bagus secara teknik. Saat pertandingan berlangsung, kami menguasai permainan, kami bermain lebih baik dan men ciptakan lebih banyak peluang,” tutupnya.

Di tempat terpisah pelatih Rep Ceko Michal Bilek mengatakan bahwa terlalu sulit menahan gempuran Portugal.
“Portugal berada dalam permainan terbaik. Serangan mereka terlalu gencar. Petr Cech sampai harus melakukan beberapa penyelamatan hebat,” bilang Bilek.

“Sebenarnya kami ingin bermain dengan pertahanan yang solid dan mengandalkan counter-attack. Tapi ketika pertandingan memasuki babak kedua stamina para pemain semakin kedodoran,” pungkas Bilek.

Berkat kemenangan ini di babak semifinal nanti Portugal akan menghadapi pemenang antara Spanyol dan Prancis.
“Spanyol atau Prancis? Kami tidak punya preferensi. Keduanya adalah tim hebat. Kami menunggu mereka. Saya harap saya akan bermain baik di laga semifinal dan membantu kami (Portugal) mencapai final,” bilang bek Portugal Pepe. (bbs/jpnn)