Home Blog Page 13364

Besok UN SD Diumumumkan Serentak

100% Lulus

MEDAN-Hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SD/MI/SDLB di Sumut mencapai nilai sempurna yakni 100 persen lulus. Dengan nila rata-rata jenjang SD 7,48 angka ini meningkat dari tahun sebelumnya  yakni 7,31.

Sementara untuk jenjang MI, rata-rata nilai yang diraih yakni 7,68 atau meningkat dari tahun sebelumnya yakni 7,54. Sedangkan untuk jenjang SDLB mengalami penurunan dari nilai rata-rata 7,30 turun menjadi 7,04.

“Kita cukup puas dengan pencapain hasil UN tingkat SD/MI serta SDLB Sumut yang men capai persentase tingkat kelulusan mencapai 100 persenn
Apalagi  nilai rata-rata untuk semua bidang studi yang diujikan pada UN tahun 2012 mengalami peningkatan dari setiap tahunnya, yakni tahun 2010 nilai rata-rata 6,3, tahun 2011, 7,3 serta tahun ini nilai rata-rata 7,68.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdiksu), Syaiful Syafri saat dikonfirmasi mengatakan, untuk hasilnya baru bisa diumumkan oleh pihak sekolah, Sabtu (16/6) besok.

Adapun peserta UN tingkat SD sederajat pada 2012 diikuti sebanyak 290.328 peserta. Untuk nilai rata-rata tertinggi Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten/kota diraih Padang Sidimpuan dengan nilai 8,35. Untuk jenjang MI, Kota Padang Sidimpuan dengan nilai 8,20 serta SDLB, diraih Binjai dengan nilai rata-rata 8,02.

Sementara sekolah dengan  nilai rata-rata tertinggi ditempati SD Negeri 050671 Kampung Gohor Langkat dengan jumlah nilai 28,43.
Untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI),diraih MIS Air Tawar, Langkat dengan jumlah  nilai 28,38.

Sementara itu siswa dengan jumlah nilai tertinggi dari tingkat MI, yakni Adina Putri Danisa (MIN Pekan Kuala), Nuria Wahyuni (MIN Pekan Kuala) dengan jumlah nilai 28,90.

Untuk tingkat SD, nilai tertinggi dengan jumlah nilai 29,40 yakni Grace Tania (Methodist-3 Medan), Stevanie (Sutomo-1 Medan), Nursaidah Nasution (SDN 086739, Sibolga) serta Norma Amalia Siregar (SDS Sari Putra Padang Sidimpuan). dengan nilai BI (9,40), MM (10,00) serta IPA (10,00).
Sementara itu untuk nilai rata-rata terendah tingkat SD kabupaten/kota yakni Padang Lawas Utara dengan rata-rata 6,46.Tingkat MI yakni Paluta dengan nilai rata-rata 5,77 serta tingkat SDLB yakni Asahan dengan nilai rata-rata 4,89. (uma)

Parkir Berlapis, 5 Mobil Digembok

MEDAN-Personel Polresta Medan menertibkan parkir berlapis di Jalan Imam Bonjol, persis di persimpangan Jalan Listrik Medan. Sedikitnya 5 mobil digembok karena parkir berlapis, Kamis (14/5).

Petugas Lantas Polresta Medan mengatakan, hal itu dilakukan untuk menyadarkan pengendara agar tidak memarkirkan kendaraan berlapis, karena mempersempit jalan.

“Ini peringatan kepada pengemudi mobil,” kata Briptu Muhammad Rafi, petugas Lantas Polresta Medan.
Dari kelima mobil yang digembok, polisi menahan surat kendaraan bermotor dan memberikan surat tilang kepada seluruh pengendara mobil untuk mengikuti sidang di PN Medan.

Lantas Polresta Medan akan terus melakukan razia terhadap kendaraan yang parkir berlapis di sejumlah ruas jalan di Kota Medan.
“Razia kita lakukan secara spontan,” sebutnya.

Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Risya Mustario, SIK mengatakan sedang melakukan penertiban terhadap parkir berlapis. Menurutnya, juru parkir juga suka mengarahkan parkir kendaraan parkir belapis.

Razia parkir berlapis masih banyak terlihat berlapis saat jam pulang di sejumlah sekolah seperti di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Thamrin, Jalan Sutomo.(gus)

Kelurahan Lau Chi Berbenah jadi Bersih

MEDAN-Aparatur Kelurahan Lau Chi, Kecamatan Medan Tuntungan terus membersihkan setiap lingkungann dengan cara gotong royong membersihkan drainase dan memotong rumput, serta pelestarian taman PKK di kelurahan.

Menurut Lurah Lau Chi, Ilyan Chandra Simbolon mengatakan, pelesatarian lingkungan dilakukan dengan cara penanaman bibit trembesi dan mangga di sepanjang pinggiran jalan serta di setiap lingkungan.

Kemudian membersihkan sampah dan meletakkan tempat sampah di setiap gang-gang rumah warga serta pinggiran jalaan. Ini dilakukan untuk mencegah adanya tumpukan sampah yang berserakan di jalan dan di setiap depan rumah warga.

Menurutnya, sampah-sampah itu kemudian diangkut  mulai pukul 07.00 WIB, serta malam hari mulai pukul 19.30 WIB.

Dia berharap kepada warga agara selalu menjaga dan menata keindahan di setiap lingkungan untuk mewujukan kelurahan terbaik di Kota Medan. Dan itu butuh peran serta masyarakat. (omi)

Ditangkap Curi Anjing untuk Tambul

Iwan (22) harus merasakan dinginnya tahanan Mapolsek Belawan. Pasalnya, warga Blok 21 Sicanang, Belawan yang tidak memiliki pekerjaan tetap itu ditangkap polisi karena kedapatan mencuri anjing milik tetangganya, R boru Panjaitan (50).

Ceritanya, Selasa (12/6) malam, Iwan minum tuak bersama tiga temannya di warung tuak milik Ros. Sedang asyik menikmati tuak dengan iringan alat musik gitar, Iwan berpikir untuk mencuri anjing milik tetangganya.

Malam itu, Iwan permisi dengan teman-temannya untuk mencuri anjing. Iwan langsung menuju arah belakang rumah tetangganya. Iwan menyikat anjing boru Panjaitan.

Ternyata, aksi Iwan diketahui tetangga yang lain. Tapi, Iwan langsung membawa anjing tersebut. Sesampainya di warung bu Ros, Iwan bersama teman-temannya memotong anjing tersebut dan langsung dimasak Ros untuk dijadikan tambul.

Ternyata pemilik anjing boru Panjaitan mengetahui dari tetangganya, kalau Iwan mencuri anjingnya. Bersama keluarganya, Iwan langsung mereka tangkap dan diserahkan ke Mapolsekta Belawan.

“Anjing itu cuma untuk tambul tuak kami malam itu, baru kali ini aku nyuri anjing,” kata Iwan di kantor polisi. (ril/smg)

Mantan Sekretaris dan Bendahara Panwaslu Medan Ditahan

Dugaan Korupsi Anggaran Rp6 Miliar

MEDAN-Setelah menjalani pemeriksaan, Kejari Medan akhirnya menahan mantan Sekretaris dan Bendahara Panwaslu Kota Medan tahun 2010, Sabaruddin dan Iskandar, Kamis (14/6). Keduanya langsung diboyong ke LP Tanjung Gusta Medan.

“Sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan secara rutin. Kedua tersangka Sabaruddin dan Iskandar datang mulai pukul 09.00 WIB dan terus menjalani pemeriksaan di Kejari Medan hingga pukul 14.00 WIB. Setelah itu resmi dilakukan penahanan dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Medan, Robinson Sitorus, Kamis (13/6).

Dari hasil penyidikan tim Pidsus Kejari Medan terungkap dari akhir tahun 2011 hingga saat ini, ditemukan beberapa pengeluaran anggaran Rp6 miliar  yang tidak jelas pertanggungjawabannya. “Mulai dari indikasi penggelembungan (mark-up) hingga dugaan kegiatan fiktif,” terangnya.
Penghitungan kerugian berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut kerugian negara diperkirakan sekitar Rp200 juta. Data yang diperoleh melalui sewa kendaraan yang dikeluarkan berkisar Rp6 juta per bulan, setelah dilakukan pengecekan, faktanya tidak sesuai.

Selain kendaraan juga ditemukan pengeluaran untuk perawatan kendaraan sebesar Rp164 juta yang tidak jelas pertanggungjawabanya. Bahkan diduga ada kegiatan fiktif dan penggelembungan harga. Diantaranya mengenai sewa gedung untuk kantor Rp80 juta, pengadaan alat kantor, beberapa laporan kegiatan dan pembayaran perjalanan dinas.

Kejari Medan juga telah melakukan pemanggilan terhadap mantan Ketua Panwaslu Kota Medan, M Aswin beberapa hari lalu. Namun, Kejari Medan belum mau terburu-buru bakal menetapkan mantan Ketua Panwas ini menjadi tersangka. Tapi tidak tertutup kemungkinan M Aswin bakal menjadi tersangka.
“Mengenai mantan Ketua Panwaslukada, M Aswin, Kejari Medan pada beberapa hari lalu telah melakukan pemanggilan. Tapi hanya sebatas meminta keterangan, sedangkan statusnya masih saksi. Namun apabila ditemukan bukti yang cukup, bisa saja M Aswin bakal kita jadikan tersangka juga. Itu tergantung pengumpulan bukti-bukti yang cukup,” ucap Robinson. (far)

Menderita Atresia Billier Sejak Dalam Kandungan

Raja, Bocah 10 Bulan Asal Belawan

MEDAN-Raja, bocah usia 10 bulan asal Belawan yang didignianosa menderita penyakit sirosis hepatis atau mengerasnya hati yang diakibatkan rusaknya fungsi hati, diperkirakan sebagai penyakit turunan yang sudah dialami saat dirinya masih berada di  dalam kandungan.

Sayangnya, kondisi kelainan fungsi hati atau atresia biller yang dideritanya terlambat ditangani, sehingga sulit untuk disembuhkan kecuali dengan langkah operasi pencangkokan hati.

Dokter Berlian SpA (K), selaku dokter yang menangani Raja, saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, awal kelainan bayi yang mengalami kelainan fungsi hati ini bisa dilihat dari kondisi bayi sejak lahir, yakni badan menguning, kotoran yang tidak berwarna  atau seperti dempul, serta air urine berwarna pekat.

Kelainan hati ini, bilang Berlian, dikarenakan empedu yang tertahan, atau tidak keluar saat bayi dilahirkan.

Sehingga empedu yang tertahan itu, merusak kerja hati atau menjadikan hati keras, sehingga tidak bisa mengalirkan darah atau terbendung.
“Empedu itu fungsinya diperlukan untuk metabolisme atau pencernaan, namun karena empedu tertahan menyebabkan hati jadi mengeras atau disebut sirosis hepatis. Otomatis dengan terbendungnya aliran darah akibat empedu  tadi menyebabkan hati tidak bisa menyerap albumin atau protein,”terangnya.

Menurutnya, tidak terserapnya albumin menyebabkan bayi kurang protein sehingga mengalami gizi buruk. Bahkan, akibat hati tadi tidak bisa menyerap albumin, serta darah yang tertahan dan tidak tersalurkan, hati hanya dapat menyerap air, yang menyebabkan terjadinya penumpukan air yang disebut asites.
“Air yang menumpuk inilah yang menyebabkan perut bayi terus membesar,” sebutnya. Sebenarnya, bilang Berlian, anak yang mengalami kelainan hati bisa disembuhkan jika diketahui sejak awal atau sejak usia dua setengah bulan. Cukup dengan melakukan operasi by pass  atau pemasangan saluran dari hati ke usus, untuk membuka saluran empedu yang tertahan.

Karena kondisi si bayi sudah komplikasi dan berusia di atas dua bulan, maka langkah medis yang  harus diakukan saat ini, yakni operasi cangkok hati, dan hanya bisa dilakukan tim medis RS Kariyadi Semarang. Untuk penanganan awal bayi, bilang Berlian,  tim medis RSUD dr Pirngadi Medan, hanya bisa melakukan upaya pengurangan penumpukan air dalam tubuh bayi tersebut.

Langkah ini kita ambil untuk mengurangi penderitaan sang bayi, karena dengan berkurangnya cairan air yang menumpuk di tubuh bayi tersebut akan memudahkan dirinya untuk bernafas.

Namun untuk melakukannnya pasien harus mendapatkan cairan albumin hingga tingkatan normal yakni dengan kadar 3 hingga 5. Karena sebelumnya  albumin bayi tersebut awal kali masuk hanya 1,5. “Kita telah memberikan empat kali albumin dalam tubuh bayi tersebut lewat jarum gantung, beruntungnya bayi itu menggunakan Jamkesmas sehingga ditanggung pemerintah karena harga satuannnya mencapai Rp 2,2 juta. Setelah menjalani tiga kali transfer albumin, kini albumin bayi tersebut sudah mencapai angka 2,5 dan mendekat angka normal. Saat ini kita masih menunggu hasil albuminnya setelah menjalani transfer yang keempat,”sebutnya.

Setelah menormalkan albumin dan memperbaiki kadar gizinya yang rendah, barulah bayi tersebut bisa melakukan fungsi atau penyerapan air dari tubuhnya.

“Saat ini ada mulai tampak perubahan pada kondisi perut bayi dimana saat masuk diameter perut bayi mencapai 70 centimeter dan sekarang berkurang menjadi 67 centimeter. Namun untuk  normalnya seperti yang saya bilang sebelumnya, jalan satu-satunya yakni operasi cangkok hati, sampai menunggu kondisinya membaik ,”terangnya.

Berlian menganjurkan kepada ibu yang mengandung untuk memeriksakan secara rutin kehamilannya.(uma)

AKP Ledowyk dan Bripka Erwin Panjaitan Dipecat

MEDAN-Tiga anggota polisi di jajaran Polresta Medan masing-masing AKP Lodewyk Sihaan, Bripda Erwin Panjaitan serta Bripka Antomi Pasaribu yang tersandung berbagai kasus kode etik, diajukan Propam Polresta Medan untuk dipecat.

“Rencananya, bulan Juli diajukan untuk dipecat dengan tidak hormat (PDTH),” kata Kasi Propam Polresta Medan, AKP Beno Sidabutar.

Menurutnya, AKP Lodewyk Sihaan dipecat karena tidak masuk lebih satu tahun, juga tersandung kasus narkoba dan kini sedang menjalani proses hukum.
Kemudian, katanya, Bripda Erwin Panjaitan karena tersangkut kasus pembunuhan dan perampokan terhadap karyawan Bank BRI Syariah, Sri Wahyuni dan saat ini menjalani hukuman penjara.

Begitu juga Bripka Antomi Pasaribu sedang menjalani masa hukuman, akibat kasus penembakan terhadap petugas medis di Puskesmas Perbaungan, Serdang Bedagai.

“Ketiganya kita usul untuk disidang PDTH,” terangnya.

Sebelumnya, empat anggota polisi juga di-PDTH yakni Brigadir Dian Andika, anggota Sat Shabara Polresta Medan, Tidak masuk dinas lebih dari 30 hari, Briptu Theny Roy Marudut Hutapea, anggota Sat Shabara Polresta Medan tidak masuk dinas lebih dari 30 hari,  Bripda Frantoni Panjaitan, anggota Sat Shabara PolrestaMedan, tidak masuk dinas lebih dari 30 hari.

Sedangkan, Bripda Sarma Siahaan, anggota Sat Shabara Polresta Medan tersandung kasus penganiyaan dan sudah dihukum pidana penjara 7 bulan.(gus)

Astra Jelajahi Dunia Singgah di Medan

MEDAN- Sukses menggelar kegiatan Jelajahi Dunia Astra (JDA) di Jakarta baru-baru ini, kini JDA hadir di Medan untuk memberikan hiburan, dan mengedukasi masyarakat dengan berbagai kegiatan menarik untuk segala usia, di Medan International Convention Center (MICC) Hotel Santika, pada 15-17 Juni 2012.

“Jelajahi Dunia Astra ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur terhadap pencapaian yang telah diraih oleh Grup Astra selama 55 tahun dan juga sebagai wujud apresiasi terhadap semua stakeholders yang telah memberikan kontribusinya sehingga Grup Astra dapat mewujudkan salah satu filosofi dalam Catur Dharma Astra, yaitu menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Head of Public Relation PT Astra Internasional Divisi Medan Yulian Warman kepada wartawan di Swissbell Hotel Medan, Rabu (13/6).

Yulian Warman menyebutkan, tujuan utama dari JDA untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kiprah Grup Astra di berbagai bidang usaha mulai dari otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, infrastruktur dan logistik serta teknologi informasi.
Di samping itu juga memperkenalkan kiprah Astra di bidang sosial yang dilakukan oleh perusahaan bersama anak usaha dan delapan yayasan yang ada di dalamnya.

“Jelajahi Dunia Astra terdiri dari berbagai acara yang dikemas secara menarik yang bukan hanya menghibur, tapi juga edukatif,” kata Yulian Warman yang didampingi Deputi Chief Corporate Human Capital Development Aloysius Budi Santoso, Head of Environment & Social Responsibility Riza Deliansyah, dan Koordinator Wilayah AFFCO Medan Gusyandri.

Di area Pameran Grup Astra, nantinya para pengunjung bisa lebih mengenal tentang bisnis Astra yang hadir dengan produk terkini, mengetahui kiprah Astra dalam membangun bangsa lewat berbagai program tanggungjawab sosial (Corporate Social Responsibility-CSR) serta produk menarik dari usaha kecil menengah (UKM) binaan Astra. Perjalanan Astra sejak kelahirannya tahun 1957, kata Yulian Warman, terangkum dalam Galeri Foto 55 Tahun Astra.
Sementara itu, Aloysius Budi Santoso mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengembalikan apa yang telah diberikan kepada Grup Astra selama ini dan di usia 55 tahun ini Astra ingin memberikan sesuatu kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan rangkaian acara selama satu tahun yang dimulai pada HUT Astra pada 20 Februari dengan branding Jelajahi Dunia Astra yang dilaksanakan di 5 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Balik Papan, Makasar dan Surabaya,” paparnya.

Sepanjang tahun, even-ven yang dilakukan memiliki target yang sifatnya CSR seperti untuk pilar lingkungan menanam 550.000 pohon, pilar kesehatan mengumpulkan 55.000 kantong darah, pilar pendidikan 55.000 jam Astra Berbagi Ilmu, dan pilar pemberdayaan usaha kecil dan menengah dengan 55.000 jam Astra berbagi ilmu dengan UKM.

Kegiatan JDA di Medan akan menggelar Pameran Grup Astra, Alun-alun Astra yang akan diisi dengan berbagai kegiatan yang sifatnya edukasi, hiburan dan permainan. Di Alun-alun Astra menampilkan bintang-bintang favorit seperti Alexa, De Tradisi, Horizon, Modern Dance, komunitas shuffle dance. Kemudian Aksi Kreasi Astra yaitu penampilan karyawan Astra yang berbakat di bidang seni.

“Jelajahi Dunia Astra dihadirkan untuk segala usia, bagi anak-anak bisa bermain di Zona Anak Astra dengan berbagam wahana permainan dan kegiatan di antaranya face painting, hand painting, funny balloons, mewarnai gambar-gambar produk Astra dan belajar mengenal produk Astra di Astrazania. Selain itu terdapat Kedai Astra dengan aneka kuliner khas Sumatera, Lomba Foto Momen Terbaik Jelajahi Dunia Astra, serta aneka games seru,” papar Aloysius Budi Santoso.

Bagi mahasiswa yang tertarik mengetahui tentang bagaimana dunia kerja dan bagaimana menjadi pimimpin bisa bergabung di ‘Astra Berbagi Ilmu’ pada Jumat (15/6) pukul 13:00-17:00 dengan pembicara Aloysius Budi Santoso. Sedangkan bagi yang baru lulus kuliah atau sedang mencari kerja dan ingin bergabung dengan Grup Astra bisa memasukkan CV di drop box area Pameran Grup Astra yang terbuka untuk semua jurusan dari berbagai universitas. (omi)

Italia Wajib Menang

MEDAN- Tiga poin yang diraih Kroasia di laga perdana dengan mengalahkan Republik Irlandia, memberikan kepercayaan diri yang tinggi bagi anak-anak asuh Slaven Bilic. Namun begitu, bukan berarti Kroasia bakal dengan mudah mengalahkan Italia pada Kamis (14/6) malam nanti pukul 23.00 WIB.
Demikian prediksi disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Medan Sabar Syamsurya Sitepu kepada wartawan koran ini, Rabu (13/6). Dia merasa yakin, Kroasia akan mampu mengimbangi permainan para pemain Italia yang bertabur bintang.

Menurutnya, permainan cantik dan ngotot yang diperagakan anak-anak Kroasia akan mampu membongkar pertahanan Italia yang terkenal dengan sistem grendelnya. “Memang pertahanan Italia terkenal kuat dengan sistem grendelnya. Tapi, dengan permainan ngotot, Kroasia pasti mampu mengalahkan Italia,” bebernya.

Apalagi, kata politisi senior Partai Golkar ini, pada pertandingan perdana melawan Republik Irlandia, Kroasia mampu menang telak 3-1. Namun begitu, lanjutnya, Italia juga pasti bakal main habis-habisan untuk menjaga peluang mereka lolos ke babak berikutnya. Pasalnya, pada pertandingan perdana melawan Spanyol, Italia hanya mampu bermain seri.

“Kalau Italia kalah, berarti peluang mereka bakal semakin kecil. Makanya, Italia pasti main ngotot untuk mengalahkan Kroasia. Makanya menurut saya, seri merupakan hasil yang realistis bagi keduanya. Kalau pun ada yang menang, paling skornya tipis,” kata Sabar.
Sementara Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PPP Abdul Rani memprediksi, Italia bakal menang besar. Menurutnya, kualitas para pemain Italia bisa dibilang merata.

“Memang Italia mainnya terkesan lamban, tapi selalu akurat dalam melancarkan serangan. Apalagi, daerah pertahanan mereka cukup sulit di tembus. Ditopang lagi dengan kiper andal sekelas Buffon. Saya yakin Kroasia bakal sulit menembus pertahanan Italia,” bebernya.

Menurut Abdul Rani yang juga Ketua Pusat Perjuangan Pemenangan Fadly Nurzal (P3FN) Kota Medan ini, kemenangan Kroasia pada laga perdana kala melawan Republik Irlandia bukan jaminan bisa mengalahkan Italia. Menurutnya, pola permainan Irlandia dan Italia sangat jauh berbeda. “Kalau Irlandia bisa dikalahkan, Italia belum tentu. Malah sebaliknya, Kroasia yang bakal kewalahan menghadapi serangan-serangan Italia yang dimotori Antonio Cassano, Di Natale dan lainnya. Prediksi saya, Italia menang 2-0,” ungkapnya.

Ketua PPP Kota Medan Aja Syahri juga menjagokan Italia. Menurutnya, partai Italia melawan Kroasia akan menciptakan banyak gol. Pasalnya, kedua tim akan bermain terbuka dan saling menyerang untuk meraih kemenangan.

Apalagi Italia yang bermain seri pada laga perdananya. Karenanya, untuk menjaga kans lolos dari fase grup, Italia wajib menang. “Striker-striker Italia bakal tampil maksimal untuk mendulang banyak gol. Untuk itu, saya memprediksikan skor akhir 3-1 untuk Italia,” bilang Aja.
Sementara untuk pertandingan Spanyol versus Rep Irlandia, Ketua DPD PDI Perjuangan Langkat Syafril mengaku menjagokan Tim Matador. Menurutnya, konsistensi anak-anak Tim Matador tak perlu diragukan meskipun harus berbagi angka dengan Italia di pertandingan kemarin. “Kejeniusan dua punggawa Barcelona Xavi dan Iniesta, tidaklah mudah dihentikan gelandang Rep Irlandia. Kans dari Iker Casilas cs memenangkan pertandingan sangat terbuka. 3-1 untuk Spanyol,” katanya.

Ketua BKD Langkat Amril mengatakan, Spanyol bakalan bangkit setelah ditahan Italia di pertandingan awal mereka. “Meski terkesan sedikit tegang mengawali turnamen, namun pelatih tim matador Vincente Del Bosque sudah mendapatkan performa tim untuk mengatasi perlawanan Rep Irlandia dengan skor 2-0,” katanya.(mag-10/far/omi/ade/mag-4/mag-17)

Dipimpin Wasit Kontroversial

Pertandingan antara Italia dan Kroasia akan dipimpin wasit kontroversial asal Inggris Howard Webb. Dia memiliki pengalaman yang keputusannya pernah merugikan timnas Italia.

Itu dialami Italia saat menjalani pertandingan di Piala Dunia 2002. Kala itu, melawan Korea Selatan. Italia merasa keputusan wasit dari Inggris itu menguntungkan Korea Selatan, sehingga mejadi pengalaman buruk bagi Italia.

Selain itu, dia juga setuju dengan pemakaian alat teknologi dalam membantu wasit. Bahkan, wasit Liga Primer Inggris itu menegaskan bila dirinya menyambut gembira teknologi garis gawang jika hal tersebut jadi diterapkan di Euro 2012 ini.

Berbicara di Polandia, Webb bersikeras skema penambahan ofisial pertandingan yang pernah dilakukan di tengah lapangan memang berdampak positif tetapi dia tetap meyakini perubahan secara radikal dibutuhkan sepakbola.

“Apapun alat yang diberikan nantinya pada wasit, kami akan menggunakannya sebaik mungkin, ini semua demi meningkatkan performa,” katanya.
“Pendekatan pada pertandingan yang kami lakukan memang harus lebih hati-hati. Aksi ditengah lapangan saat ini tidak banyak berubah dan saya rasa orang-orang ingin melihatnya lebih maju,” tandasnya.(net)