Home Blog Page 13401

Sprinter Jepang Bugil di Majalah

SPRINTER Jepang Maya Nakanishi, mengumpulkan dana untuk pergi ke Paralimpik di London dengan berpose bugil untuk kalender.

Paralimpik merupakan olimpiade buat para atlet penyandang cacat fisik. Ajang ini berlangsung setelah berakhirnya olimpiade musim panas.

Nakanishi (27) merupakan sprinter dengan kondisi cacat dan kehilangan kaki kanan. Ia berharap dapat mengumpulkan dana, baik untuk biaya ke London maupun membeli sebuah kaki buatan yang baru.

Kalender yang dikerjakan fotografer profesional Takao Ochi memperlihatkan Nakanishi lengkap dengan kaki buatannya.
Nakanishi berharap, peminat kalender tersebut akan banyak. “Saya tidak menyesal berpose bugil. Saya bangga dapat memperlihatkan Maya Nakanishi apa adanya,” bilangnya.

Menurut Nakanishi, ia gagal mempersembahkan medali buat Jepang dalam kejuaraan dunia 2011 karena ketiadaan biaya untuk pergi. Ia berharap pembuatan kalender ini akan menjadi jalan keluar. (bbs/jpnn)

Tak Peduli Gosip

Prisia Nasution

Seiring dengan melambungnya namanya di dunia film, Prisia Nasution mengaku sudah terbiasa dengan gosip-gosip yang menerpanya. Termasuk, gosip kedekatannya dengan sejumlah pria pasca perceraiannya.

“Nggak peduli dengan gosip itu. Kalau mereka membicarakan aku itu artinya mereka perhatian sama aku,” ujarnya usai syukuran film terbarunya, ‘Laura dan Marsya’ di Jakarta Selatan, Rabu (6/6).

Pia memang sangat cuek dengan berbagai pemberitaan tentang dirinya selama ini. Bahkan ketika dirinya harus menempuh jalur pengadilan untuk bercerai, Pia tidak pernah menampakkan batang hidungnya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Pia dan Ananda menikah pada 12 Agustus 2007. Rumah tangga mereka mulai berguncang saat Ananda mengajukan gugatan cerainya pada 25 Agustus 2011. Keduanya pun resmi bercerai pada 4 Januari 2012.

Setelah resmi bercerai dari Ananda Haris Siregar, Pia terlihat menggandeng pira bule. Pia datang bersama pria bule itu saat menghadiri primere film ‘Soegija’ di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Di dalam bioskop mereka duduk bersebelahan.

Namun saat ditanya, Pia mengaku pria bule itu hanyalah teman kuliahnya. “Ini hanya teman kuliah saya kok. Dia kuliah di Jerman, dia lagi dateng ke sini ya sudah sekalian aja nonton bareng,” paparnya. (bbs/net)

Nathan Robertson Gantung Raket

PEBULUTANGKIS Nathan Robertson memutuskan menggantung raket setelah gagal lolos ke Olimpiade London. Robertson, yang kini berusia 35 tahun merupakan peraih medali perak nomor ganda campuran  di Olimpiade Athena 2004 bersama Gail Emms. Di final mereka dikalahkan ganda China, Gao Ling/Zhang Jun.

Empat tahun kemudian di Beijing, pasangan ini sempat mengalahkan ganda peringkat 2 asal China, Gao Ling/Zheng Bo, namun kemudian kandas di perempatfinmal.

Robertson mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun twitter-nya. “Secara resmi saya umumkan bahwa saya pensiun. Saya berterimakasih atas semua bantuan sepanjang karir saya,” bilangnya.

Robertson merupakan pemain ganda yang tangguh, baik untuk ganda putera mau pun campuran. Namun ia lebih fokus untuk nomor ganda campuran.
Terakhir kali ia berpasangan dengan Jenny Wallwork. Namun pekan lalu, pasangan ini gagal masuk dalam skuad Inggris ke Olimpiade. (bbs/jpnn)

Neraka di Lembah Baliem

Persiwa v PSMS

MEDAN- Tur Papua kali ini benar-benar menjadi mimpi buruk bagi PSMS. Dua kekalahan dengan total kemasukan delapan gol (dari Persiram 3-0 (WO, Red) dan Persipura 5-0, membuat PSMS tak punya opsi lain selain memaksimalkan laga terakhir di Bumi Cenderwasih kontra Persiwa Wamena, malam ini (7/6).

Namun di saat tekad untuk bangkit dikobarkan, ada saja masalah yang mengganggu persiapan skuad besutan Suharto ini. Kemarin, Novi Handriawan Cs tak menggelar sekalipun latihan maupun ujicoba lapangan. Hal itu dikarenakan situasi yang tidak kondusif di Wamena, karena terjadi kerusuhan yang kabarnya sempat diwarnai baku tembak.

“Sama sekali tidak ada persiapan di Wamena. Kita sampai jam 10 pagi tadi. Tapi kita tidak bisa melakukan latihan karena lagi ribut di sini. Suasana tidak kondusif dan kita hanya melakukan pemanasan di hotel. Bahkan sampai sekarang belum ada technical meeting,” ujar Caretaker Pelatih PSMS, Suharto saat dihubungi tadi malam.

Tentu saja ini merugikan bagi PSMS. Praktis skuad PSMS tak sempat melakukan penyesuaian lapangan. Padahal, PSMS sangat canggung dengan kondisi alam di Wamena yang berada di daerah pegunungan dengan ketinggian 3.500 meter di atas permukaan laut.

Udara tipis di Wamena menjadi mimpi buruk bagi lawan yang bertandang. Terbukti musim ini hanya Persipura yang bisa membenamkan tim berjuluk Badai Pegunungan ini di kandangnya. “Kondisi ini memang menyulitkan. Kita nggak sempat menguji strategi latihan dan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Jadi saya hanya akan memberikan motivasi kepada pemain,” tandasnya.

Soal strategi, Suharto kali ini akan menginstruksikan lini keduanya lebih agresif. Antoni yang bertipikal offensif akan mendapat kepercayaan di awal kali ini. Menggantikan Ramadhan yang sebelumnya tampil buruk di Jayapura. Bersama Alamsyah, dan Zulkarnain, ketiganya akan menyokong Saha sebagai striker tunggal di depan. “Skema tetap sama 4-2-3-1 karena memang hanya punya satu striker. Tapi mungkin kali ini kita lebih menempatkan tiga gelandang serang.

Beberapa hal yang harus diperbaiki selain mental bertanding adalah kerjasama tim yang sama sekali tak kelihatan waktu kita kalah dari Persipura. Satu poin cukup realistis jika kita mampu menguasai lini tengah,” katanya.

Namun untuk membentengi gawang Edi Kurnia, Suharto justru harus kehilangan kapten tim, Sasa Zecevic. Bek asal Serbia itu terkena akumulasi kartu. Kondisi ini sangat berbahaya untuk membendung tajamnya Edi Bokay Foday dan Roemaropen. Tri gol Edi ke gawang PSAP Minggu (3/6) lalu menjadi sinyal berbahaya bagi gawang PSMS. “Mungkin kita akan memasang Rahmad di tengah. Kita tidak punya pilihan lain. Yang pasti dua gelandang bertahan ikut membantu pertahanan,” tandasnya.

Sementara itu Asisten Manajer Persiwa, Agus Santoso saat dihubungi membenarkan situasi yang tidak kondusif di Wamena. Namun pihaknya memastikan laga akan digelar pukul 19.00 WIT.

“Memang tadi (kemarin, Red) sempat terjadi insiden tapi murni kriminal bukan politik. Tapi tidak menyebabkan pertandingan ditunda. Soal technical meeting bisa dilaksanakan pagi. Intinya pihak keplisian tetap memberi izin pertandingan dan panpel siap menggelar pertandingan,” katanya.

Persiwa sendiri saat ini siap tempur demi mengamankan target poin penuh dengan skuad yang komplit. Laskar Lembah Baliem, julukan Persiwa lainnya, siap menghadirkan neraka bagi PSMS jika Novi Handriawan Cs tak juga mampu membenahi mental bertarungnya.  “Kita tampil full team dan anak-anak dalam kondisi siap,” pungkas Agus. (mag-18)

hindari Produk yang mengandung vitamin c

Perawatan Wajah Berjerawat

Kulit wanita Asia pada umumnya cenderung berminyak, sehingga lebih rentan berjerawat. Selain itu, kulit berminyak  juga cenderung sensitiv, sehingga sedikit sulit untuk memperoleh produk yang cocok bagi perawatannya.

Salah satu yang harus diperhatikan adalah menghindari pemakian produk yang mengandung vitamin C karena keasaman yang dikandungnya dapat membuat jerawat lebih mekar. “Karena itu, hindari produk yang mengandung vitamin C, karena keasaman yang dikandung vitamin ini dapat membuat jerawat makin meradang,” ujar Staf Coach Body Shop Medan, Farida.

Vitamin C, sangat bagus bila digunakan untuk stamina dan menjaga kecerahan kulit. Tetapi, tidak untuk wajah yang sedang bermasalah. “Kalau untuk kulit biasanya tidak masalah, malah bagus, karena bisa mencerahkan,” tambahnya. Dan ini biasanya yang terjadi bagi wanita yang tinggal di benua Asia, terutama Indonesia yang pada umumnya memiliki kulit yang lembut dan berminyak.

Kulit berminyak dengan cuaca yang panas dan debu dapat member efek buruk  bagi kulit. Salah satunya akan menimbulkan komedo, apalagi kulit tidak dibersihkan dengan baik. “Untuk membersihkan komedo tersebut, usahakan produk yang digunakan yang memiliki scrub, tapi yang lembut,”tambah Farida lagi.

Scrub dalam hal ini, selain berfungsi mengangkat kotoran juga untuk mengangkat sel kulit mati. Sehingga wajah akan terlihat lebih cerah. Pemilihan scrub juga usahakan yang sedikit lembut, hal ini untuk menghindari pengangkatan kulit terlalu dalam. “Kalau kulit yang diangkat terlalu tebal,  kulit akan semakin tipis. Ini memicu kerutan semakin mudah terlihat,” tambahnya.

Untuk menjaga kecerahan kulit, yang harus diperhatikan juga kandungan SPF pada produk. SPF 15, hanya mampu melindungi kulit selama 3 jam di bawah sinar matahari, sedangkan SPF 25, tahan selama 5 jam di bawah matahari. “SPF bukan hanya berfungsi  menjaga kulit cerah, tetapi juga untuk menjaga keganasan sinar matahari,’’lanjutnya.

Saat ini, Body Shop telah mengeluarkan berbagai aneka produk yang mencerahkan sekaligus yang merawat kesehatan kulit wajah, mulai dari Moisture White Shiso, Foaming Facial Wash, Clenasing Oil, Moisturing Essence 1, Eye Serum, Concerate Target Perfector, Whitening Serum, Whitening Moisture Milk, Whitening Night Treatment, Blemis Bulm Cream. “Dan produk ini sangat cocok untuk kulit wanita asia,” lanjut Farida. (ram)

SSB Garuda di Dadaku Gelar Turnamen MSC

MEDAN- Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda di Dadaku bakal menggelar turnamen bertujuk Medan Sport Club (MSC) Cup untuk kelompok umur 10, 12 dan 15 tahun di Lapangan Hoki, Jalan Kejaksaan Medan, mulai 23 Juni hingga 7 Juli 2012. Hal itu disampaikan Ketua SSB Garuda di Dadaku Saiful, didampingi sekretarisnya Abraham dan bendahara Muzni Rizal di sekretariat SSB Garuda di Dadaku, Jalan Kejaksaan Nomor 16, Medan Petisah, kemarin.

Menurut Syaiful, antusias SSB di Sumut untuk mengikuti turnamen ini cukup tinggi. Hal ini ditandai dengan membludaknya jumlah peserta yang mendaftar pada hari pertama pendaftaran, Jumat (1/6) lalu. Menurutnya, panitia membatasi sebanyak 78 SSB yang ikut dalam turnamen ini. Dan kini yang sudah mendaftar hampir setengahnya.

Diungkapkannya, SSB yang mendaftar tidak cuma dari Kota Medan, tapi juga dari daerah lain, seperti Deliserdang, Binjai, Langkat, Karo, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah dan lainnya.
Karenanya, bagi SSB yang berminat, masih dapat menghubungi panitia pelaksana ke nomor kontak 081362361305. Dikatakannya, pendaftaran masih terbuka sebelum pelaksanaan pendaftaran ulang (screaning) pada Jumat (15/6) mendatang.

“Rencanya tahun depan, MSC tidak hanya turnamen sepakbola, melainkan akan kita kembangkan menadi beberapa cabang olahraga lain, seperti tennis lapangan,” ungkapnya lagi.(mag-10)

ASSBI Sumut Gelar Seleksi Pemain U-12

MEDAN-Dalam rangka menghadapi Grassroots Indonesian U-12 Tournament 2012, Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) Sumut menggelar seleksi pemain di Lapangan Pashkas Polonia Medan, Minggu (10/6) .

“Grassroots Indonesian U-12 Tournament merupakan kompetisi antartim U-12 se-Indonesia yang berlangsung di Tangerang Selatan, Banten, pada 16-24 Juni nanti. Tim juara berhak mewakili Indonesia di turnamen Gothia Cup di Swedia pada 15-21 Juli 2012,” ujar Ketua Umum ASSBI Sumut, Sumantraji, didampingi Sekretaris, SF Yudha, Rabu (6/6).

Gothia Cup merupakan turnamen sepakbola usia dini terakbar di dunia yang pertama kali digelar pada 1975 di Gothenburg, Swedia. Format pertandingannya 7 lawan 7 dengan total jumlah pemian per tim 12 orang.

“Gothia Cup menjadi candradimuka bagi pemain-pemain top dunia seperti Alan Shearer, Xabi Alonso, dan Andrea Pirlo. Gothia Cup juga akan menjadi ajang uji nyali bagi tunas muda terbaik,” pungkas Sumantrjadi.

Sekretaris ASSBI Sumut SF Yudha menjelaskan, setiap anggota ASSBI hanya diperbolehkan mengirim dua pemain mengikuti seleksi. (jun)

34 Rumah Diterjang Puting Beliung

LUBUK PAKAM-Sebanyak 34 Kepala Keluarga terancam kehilangan tempat tinggal.Pasalnya dua lokasi di Tanjung Morawa ini , diterjang putting beliung pada Selasa (5/6) sore kemarin. Akibatnya, 34 rumah milik warga berantakan disebabkan peristiwa alam tersebut. Meski tidak ada korban jiwa kerugian diduga mencapai ratusan juta rupiah.

Dua lokasi yang diterjang puting beliung tersebut yakni Dusun VIII Pondok Pulu Desa Limau Manis, sebanyak 27 rumah rusak berat, sedangkan di Desa Tanjungmorawa A Kecamatan Tanjungmorawa sebanyak  7 rumah.

Keterangan Kepala Dusun VII Desa Limau Manis, Sugiadi (40), pada wartawan Rabu (6/6). Mengatakan berdasarkan pendataan yang ia lakukan hingga saat ini 27 rumah warga yang mengalami kerusakan tersebut berada di wilayah Kebun Afdeling V PTPN II.’’ Ini berdasarkan laporan mandor harian Sugiono. Menurut Sugiono data ini telah ia laporkan pada manager kebun,’’ ucap Sugiadi.

Sugiadi juga mengatakan bahwa tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kabupaten Deliserdang bersama aparat Kecamatan Tanjungmorawa telah melakukan pendataan. Tim juga sudah membuka dapur umum juga sudah memberikan bantuan pada masyarakat yang mengalami musibah puting beliung.

“ Bantuan sembako sudah distribusikan, kini tinggal memberikan bantuan tali asih berupa uang. Jumlahnya tergantung tingkat kerusakan rumah warga,”  ucap Fadili dari Tim Tagana.
Secara terpisah,  Humas Kantor Direksi PTPN 2 Rachmuddin menyatakan pihaknya belum medapatkan laporan atas kejadian bencana alam itu.

Tapi PTPN 2 berjanji akan berkoordinasi bersama manager kebun setempat. Bagi rumah warga yang rusak akan diperbaiki. “ Kita akan perbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung. Sedangkan apabila ada korban yang luka akan di rawat di RS GL Tobing milik PTPN 2,” katanya.(btr)

Buyar di Menit Akhir

Semen Padang vs PSMS 2-0

MEDAN- Anak-anak PSMS Medan seharusnya bisa pulang dengan senyum cerah. Namun sayang, skuad besutan Fabio Lopez ini tak mampu mempertahankan konsentrasinya di menit-menit akhir pertandingan.

Ya, hingga menit 89, gawang Decky Ardian masih perawan. Hasil imbang seakan sudah berada di depan mata. Tapi Edward Wilson Junior membuyarkan harapan itu. Dua golnya di menit 89 dan injury time membuat PSMS harus menelan kekalahan 0-2. Padahal sebelumnya, skuad besutan Suhatman Imam itu sempat frustasi menembus ketatnya barisan pertahanan PSMS yang dikomandoi Vagner Luis. Sampai akhirnya ia menempatkan tiga striker dengan memasukkan Suheri Daud dan Pahabol mendampingi Edward.

Namun PSMS melihat ada kejanggalan pada proses gol Edward yang lahir dari titik putih. Wasit R A Mas Agus dinilai kontroversial. Namun kali ini Fabio Lopez yang biasanya rajin memprotes keputusan wasit memilih bungkam namun mengeluarkan pernyataan gusar. “Bagaimana kami main hari ini (kemarin), dan jika di musim ini hasil yang kami raih terjadi karena kesalahan wasit, tanyakan saja kepada mereka,” ujarnya.

Rasa tidak terima atas hasil ini dilontarkan CEO PSMS, Freddy Hutabarat. Ia menyebut kalau kejadian itu sangat kentara menunjukkan keberpihakan wasit. “Kalau selama hampir 90 menit kedudukan 0-0, tiba-tiba satu menit tim tuan rumah dihadiahi tendangan penalti, pastinya ada yang salah dengan wasit. Kalau kemenangan itu wajar, kami juga tidak masalah, tapi kalau dengan jalan tidak fair seperti ini, mau dibawa ke mana sepak bola kita, pasti tidak akan pernah maju,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya bakal melayangkan protes terkait kepemimpinan wasit ke PSSI. “Tidak cuma PSMS yang mengalami seperti ini, banyak klub lain merasakan hal yang sama,” tandasnya.(mag-18)

SSB Disporasu Fokus Peningkatan Mental

MEDAN- Pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) Disporasu semakin menunjukkan dukungannya dalam peningkatkan kualitas anak asuhnya, baik dari segi peningkatan jam latihan maupun penambahan jam terbang dengan mengikuti turnamen Super Seri I kelomok umur 13 tahun yang digelar SSB Patriot di Lapangan SSB Disporasu, mulai Sabtu (9/6).

Hal itu disampaikan Rubes, pelatih SSB Disporasu kepada wartawan ketika dijumpai disela-sela latihan di Stadiom Mini Pancing, Medan, Rabu (6/6).

“Kita akan terus mengadakan latihan intensif sebelum laga itu dimulai, dan hal yang paling riskan kami bangun di dalam diri anak-anak adalah masalah mental di samping kemampuan memainkan bola,” katanya.

Bicara soal target, pelatih yang terbilang sudah lama mengasuh SSB Disporasu itu mengatakan, ingin mengulang kesuksesan maraih juara Piala Forkos Patriot tahun lalu. Karenanya, mereka akan mengadakan kerjasama internal dengan pengurus dengan orangtua dalam membina anak-anak SSB.

Rubes juga berharap, anak asuhnya dapat mengikuti jejak mantan siswa SSB itu memperkuat beberapa klub di Sumut. Diantaranya, Irsan Habib yang masih memperkuat PSMS Junior serta Ronal Sinaga di PSDS. Serta memperkuat PS Kwata di divisi dua nasinal.(mag-10)