Home Blog Page 13400

Bimbingan Konseling Peduli Siswa

Oleh: Hartatiyumi Siregar, S.Pd

Dalam proses pendidikan, pendidik memegang peranan penting terhadap siswa di sekolah agar dapat berjalan dengan optimal. Sesuai UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3 bahwa tujuan pendidikan nasional untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sebutan pendidik tidak hanya untuk guru bidang studi atau guru kelas saja tetapi juga guru Bimbingan Konseling (guru BK) yang sering disebut konselor. Pasal 1 Butir 6 UU No.20 Tahun 2003 mengemukakan keberadaan konselor dalam sistem pendidikan nasional dinyatakan sebagai salah satu kualifikasi pendidik, sejajar dengan kualifikasi guru, dosen, pamong belajar, tutor, widyaiswara, fasilitator, dan instruktur.

Peran konselor atau Guru BK di sekolah begitu penting. Sebagaimana tugas-tugas yang dilakukan guru kelas ataupun guru bidang studi, guru BK juga tak bisa menghindar dari interaksi dengan siswa. Dengan adanya BK di sekolah, siswa harapannya dapat mengenal dan memahami dirinya untuk dapat mengaktualisasikan dirinya demi mencapai kehidupan yang bermakna.

Namun sayangnya peran guru BK belum sepenuhnya didukung oleh fasilitas dan kerja sama yang sinergis dengan guru bidang studi, wakil kepala sekolah bahkan kepala sekolah maupun masyarakat. Kendatipun demikian guru BK harus tetap bekerja sesuai tuntutan kompetensi yang dimilikinya seperti yang terdapat di dalam peraturan Mendiknas RI Nomor 27 tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Konselor.

Untuk dapat menjalankan tugas-tugas BK yang efektif dan bermakna tentu guru BK harus mampu berkonsentrasi pada bidang profesinya, ini artinya kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip BK harus dihindari kegiatan yang dimaksud antara lain sebagai berikut( Buku Panduan Pengembangan Diri Untuk Satuan Dasar dan Pendidikan Menengah  Sesuai KTSP di Jakarta Tahun 2006 ) :

1.     Guru BK merangkap sebagai guru bidang studi.
2.     Guru BK berlaku seperti penegak disiplin di sekolah atau polisi sekolah atau menjadi petugas guru piket sehingga harus menghukum siswa yang melanggar tata tertib. Yang memata-matai ataupun mencari -cari kesalahan peserta didik, seperti bertindak sebagai piket keamanan, razia, pencari pencuri. Dalam hal ini guru BK dapat menerima peserta didik yang terjaring dalam kegiatan “ kepolisian sekolah “ yang dilakukan oleh pihak lain( Guru piket, PKS, GBS, Wali kelas, dll ) untuk mendapatkan pelayanan konseling.

3.    Guru BK yang tidak mampu menyimpan data rahasia kliennya
4.     Guru BK membuat surat perjanjian tertentu dengan siswa yang dapat berakhir pada sangsi hukuman tertentu. Dalam hal ini Guru BK dapat menerima peserta didik yang telah membuat perjanjian dengan pihak lain untuk mendapatkan pelayanan konseling.

5.      Memberikan label kepada peserta didik. Baik perorangan maupun kelompok, dengan cara  apapun, yang berkonotasi negative terhadap peserta didik yang bersangkutan.

Seorang guru pembimbing tentunya harus memahami tentang posisi tugasnya disekolah sehingga dalam melaksanakan tugasnya akan lebih percaya diri  dan terarah. Yaitu memberikan bantuan kepada siswa agar dapat mengenal, memahami dirinya agar dapat mengambil keputusan dalam mengentaskan masalah kehidupan sehari-harinya untuk membangun kemandiriannya, merencanakan masa depannya sehingga hidupnya lebih bermakna.

Selama ini masalah – masalah yang terjadi di sekolah adalah banyaknya pelanggaran tata tertib sekolah oleh siswa seperti terlambat, cara berpakaian yang tidak sesuai dengan aturan sekolah, ribut di dalam kelas, kasus bolos, mencontek, tidak berminat untuk sekolah, malas mengerjakan tugas, merokok, perkelahian, pemalakan, pencurian dan bentuk-bentuk penyimpangan tingkah laku lainnya yang mengkhawatirkan seperti pornografi, seks bebas, keterlibatan dalam narkoba, geng dan berbagai tindakan yang menjurus ke arah kriminal lainnya.

Pelanggaran-pelanggaran tata tertib sekolah oleh siswa yang terjadi terkadang hanyalah merupakan gejala atau tanda yang tampak di balik adanya MASALAH yang di alami oleh siswa.
Masalah terbesar anak atau siswa umumnya berasal dari dalam keluarga. Kebanyakan siswa tidak dapat memecahkan masalahnya dan tidak tahu harus kepada siapa meminta bantuan untuk membantu  memecahkan masalahnya tersebut.

Dalam keadaan bingung, siswa cenderung lebih memilih kepada teman-teman di sekelilingnya yang dianggapnya dapat mengurangi masalahnya. Dan kebanyakan pengaruh teman-teman nya bukan memberikan jalan keluar yang positif serta terbaik malah membawa ke jalan yang negatif atau tidak baik. Sehingga terjadilah hal-hal negatif dan tidak diinginkan oleh sekolah, teman, guru, juga orang tua yang dapat dilihat dari gejala terjadinya pelanggaran tata tertib sekolah sebagai bentuk jalan keluar terbaik menurut siswa.

Agar siswa terhindar dari pengaruh teman-teman nya yang tidak baik yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan lingkungan, siswa membutuhkan tempat curhat untuk membantu memberikan jalan keluar dari masalah yang mereka hadapi. Siswa membutuhkan orang dewasa yang dapat mereka percayai sebagai tempat curahan hati, diskusi dalam membantu menyelesaikan masalahnya.

Sebenarnya tempat curhat terbaik pertama adalah orang tua, namun karena sumber masalah memang datang dari dalam keluarga, anak tidak mungkin melakukannya. Maka tempat curhat terbaik kedua adalah Bapak atau Ibu guru yang ada di sekolah. Di sinilah di tuntut tugas guru BK dalam pemberian layanan bantuan kepada siswa. Namun bagaimana mungkin siswa mau mendatangi guru BK di sekolahnya jika seorang guru BK melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip BK di uraian sebelumnya.

Guru BK yang diinginkan siswa adalah guru BK yang gaul yang dapat mereka jadikan seperti sahabat, yang tidak pemarah dan memberikan perhatian khusus atau lebih kepada mereka, yang membuat mereka merasa nyaman ketika harus berada di dalam ruangan BK, yang terpenting adalah guru BK dapat menjadi pendengar yang baik atas segala curhat mereka baru mereka merasa percaya bahwa guru BK di sekolah nya adalah tempat curhat terbaik mereka sehingga mereka tidak salah mengambil keputusan yang akan mempengaruhi masa depannya.

Sebagai guru BK tentu kita sangat menaruh harapan besar agar BK dapat berjalan efektif di sekolah. Salah satu tugas yang perlu kita lakukan adalah membuat siswa asuh kita di sekolah mengetahui dan mengerti apa fungsi kita di sekolah terutama membuat mereka memahami bahwa BK Peduli dengan mereka. Karena guru memiliki power yang sangat kuat bagi siswa dibanding dengan orang lain. Siswa lebih takut kepada guru nya dibanding orang tuanya. Kelebihan itulah yang dimanfaatkan untuk membuat siswa melakukan perubahan atas tingkah lakunya ke arah yang lebih baik.

Penulis :
Guru BK di SMP Negeri 10 Binjai Juga Wakil Ketua MGBK SMP Kota Binjai

Golkar Fokus Lima Nama

RE, Gus, Wisjnu, Abdillah, dan Chairuman Paling Berpeluang

JAKARTA-Partai Golkar terus memantau tokoh yang akan diusung dalam Pilgubsu 2013 mendatang. Dari dua puluh nama yang selama ini diperhatikan, lima nama diperkirakan merupakan orang yang paling berpeluang diusung Partai Golkar.

Demikian diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Wasekjen DPP) Partai Golkar, Leo Nababan, secara khusus kepada Sumut Pos, kemarin. “Saya ngomong apa adanyan
Bahwa sekarang berdasarkan tingkat elektabilitas yang ada, kita melihat ada lima nama kandidat yang paling berpeluang,” ungkap Leo.

Kelima tokoh yang dimaksud Leo adalah mantan Sekretaris Daerah Pemda Sumut RE.Nainggolan, Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu, dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Wisjnu Amat Sastro. Dua nama lainnya mantan Wali Kota Medan Abdillah dan anggota DPR dari Partai Golkar Chairuman Harahap. “Ini berdasarkan pantauan sehari-hari yang lagi ngetrend. Jadi, kita belum melihat jauh apakah dalam tanda kutip nama-nama ini disebut tersangkut hukum. Tapi kita masih menunggu hasil survey secara resmi nantinya,” jelasnya.

Menariknya dari nama-nama ini, hanya satu tokoh yang berasal dari kader Partai Golkar yakni Chairuman Harahap. Namun bagi Leo, hal tersebut bukanlah merupakan sebuah masalah. Sebab jika ingin menghadirkan tokoh yang benar-benar dapat membangun Sumatera Utara, Partai Golkar harus benar-benar secara jeli dan teliti mengetahui track record dari para tokoh yang ada. Termasuk visi-misi dan program kerja nantinya. “Tapi, tentunya kader-kader internal akan kami utamakan,” tambahnya.

Peluang Usung Sutan Bathoegana
Selain kelima nama di atas, beberapa nama lain menurut Leo, juga memiliki peluang besar. Hanya saja memang popularitasnya masih dibawah kelima nama tersebut. Di antaranya, kader Partai Golkar yang kini menjabat Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi dan mantan Pangkostrad AY Nasution. Menariknya yang mungkin dapat disebut kejutan, ternyata secara diam-diam Partai Golkar juga mengikuti tingkat elektabilitas figur dari Partai Demokrat, Soetan Bathoegana.

Sehingga tidak tertutup kemungkinan Ketua DPP Partai Demokrat yang dengan secara terbuka mendaftarkan diri ikut penjaringan pilgub dari Demokrat ini, juga menjadi salah satu kandidat Golkar nantinya. “Nama-nama ini yang kelihatan ngetrend saat ini, di antaranya juga ada nama Soetan,” tegas Leo.

Namun meski demikian dengan tegas Leo memastikan semua itu masih belum pasti. “Kami tetap konsisten tunggu hasil survei,” kataya.
Untuk itu guna semakin mematangkan langkah memenangkan Pilgubsu, dalam waktu dekat Golkar akan segera membuka pendaftaran bakal calon. “Nanti dari pendafataran kita akan korelasikan dengan hasil survei,” aku Leo.

Langkah ini dinilai sangat penting, sehingga meski partai lain telah lebih dulu membuka pendaftaran, Golkar menurutnya akan sangat serius dalam Pilgubsu kali ini. “Bahkan bagi kami bukan hanya Pilgubsu, memenangkan pilkada-pilkada yang lain juga sangat penting. Sebab itu merupakan batu pertama untuk memenangkan Pemilihan Umum pada 2014 mendatang,” pungkasnya. (gir)

DPP PAN Restui Pencopotan Kamaluddin

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) tidak mempersoalkan langkah yang diambil Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin alias Ondim, yang menarik jabatan Kamaluddin Harahap sebagai wakil ketua DPRD Sumut.Ketua Bidang Komunikasi Politik DPP PAM Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebagai Ketua DPW, Ondim memang punya kewenangan melakukan pergeseran atau rotasi jabatan kader yang ada di fraksi PAN di DPRD Sumut.

“Itu sepenuhnya kewenangan DPW. Sejauh melewati prosedur yang benar, seperti Rapat Pengurus Harian DPW, bagi DPP itu tidak masalah,” ujar Bima Arya kepada Sumut Pos di Jakarta, kemarin (6/6).

Seperti diberitakan, surat pemberhentian Kamaluddin Harahap sebagai wakil ketua DPRD Sumut ditandatangani langsung Syah Afandin selaku Ketua DPW PAN Sumut dan Parluhutan Siregar selaku Sekretaris PAN Sumut yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut.

Sempat muncul dugaan, pergantian ini terkait dengan persaingan internal. Dimana Ondim akan maju sebagai cagub di pilgub 2013, begitu juga Kamaluddin. Namun Ondim sudah membantahnya. Adik kandung Gubernur non aktif Syamsul Arifin itu mengatakan, pergantian ini merupakan hasil keputusan rapat yang sudah berlangsung lama.

Bima Arya menyatakan, jika toh pergantian dikait-kaitkan dengan pencalonan di pilgub Sumut, itu juga dinamika biasa di internal partai. Yang jelas, lanjutnya, dalam melihat persoalan ini, DPP memisahkan antara masalah pergantian dengan masalah pencalonan.
“Kita harus pisahkan antara masalah pilgub dengan pergantian itu,” ujar mantan dosen di Universitas Paramadina Jakarta itu.

Bagaimana jika alasannya terkait efektivitas kerja lantaran Kamaluddin saat ini juga masih wasekjen DPP PAN? Bima tidak mau menanggapi secara tegas. Lagi-lagi, politisi muda yang juga ancang-ancang maju di pemilukada Kota Bogor itu mengatakan, Ondim selaku Ketua DPW punya kewenangan melakukan pergantian.

Bagaimana jika nanti ada dua kader PAN yang maju di Pilgubsu? Bima mengatakan, itu justru baik. “Bagus itu, berarti banyak kader yang bagus,” ujarnya. Namun, lanjutnya, siapa nantinya yang akan diusung PAN, masih harus menunggu hasil survei yang dilakukan tim DPP PAN.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Sumut Pos, Rabu (6/6), surat pencopotan Kamaluddin Harahap dari jabatan Wakil Ketua DPRD Sumut, dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Sumut No.PAN/02/BK-WS/088/IV/2012 tanggal 12 April 2012 langsung diantarkan Parluhutan Siregar dan Muslim Simbolon. Seperti diberitakan, Parluhutan adalah sosok yang akan menggantikan Kamaluddin sebagai wakil ketua DPRD Sumut. Sementara Muslim, juga dirumorkan mengincar posisi Kamaluddin tersebut. (sam/ari)

Tunjangan Profesi Guru Terancam Dicabut

JAKARTA – Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud dinilai telah berhasil meningkatkan kesejahteraan para pendidik. Para guru yang lulus ujian sertifikasi dipastikan akan mendapat tunjangan profesi. Namun, guru bersertifikat ternyata belum tentu berkualitas. Karena itu, mulai tahun ini, pemerintah akan segera memberlakukan pengukuran kinerja guru bersertifikat.

“Kami memang belum melakukan pengukuran secara utuh kinerja guru. Untuk itu, saat ini kita sedang mempersiapkan pengukuran kinerja-kinerja dari guru-guru yangn
sudah disertifikasi,”jelas Mendikbud Muhammad Nuh ditemui usai raker bersama komisi X DPR di gedung DPR, Rabu (6/6).

Nuh menuturkan pihaknya menyiapkan beberapa instrumen untuk mengukur kinerja para guru yang sudah lulus uji sertifikasi. Salah satu instrumen yang menjadi indikator penilaian adalah absentism atau ketidakhadiran. Menurut Mantan Menkominfo tersebut kehadiran guru sangat penting dan memiliki dampak jangka panjang bagi proses belajar mengajar.

“Bisa dibayangkan kalau satu minggu, dia absen satu mata pelajaran. Dalam sebulan, dia bisa absen empat jam. Hal itu akan merusak suasana sekolah, guru absen, anak tidak ada yang mengajar. Akhirnya mereka bisa lepas kendali. Absensi itu hal yang pokok,” jelasnya.

Mantan Rektor ITS tersebut melanjutkan, pengukuran kinerja tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Dia mengungkapkan, dalam satu sekolah, meski para gurunya memiliki sertifikat, kualitas tiap kelas berbeda. “Nilai anak kelas A lebih baik dari kelas B. Padahal masing-masing gurunya sama-sama dapat tunjangan sertifikasi. Karena itu, pengukuran ini perlu. Dari sini, kita juga bisa mengukur keterlibatan guru dalam kegiatan ekskul maupun berapat banyak guru yang melakukan pendampingan,”urainya.

Untuk itu, Nuh memaparkan pihaknya tidak segan-segan menindak para guru bersertifikat yang kinerjanya ternyata tidak baik. Dia sempat menyinggung soal tunjangan profesi. Tidak menutup kemungkinan, pemerintah akan mencabut tunjangan profesi guru yang bersangkutan. “Saya bisa kasih tunjangan atau tidak ada tunjangan,”imbuh dia.

Ketika ditanya soal kemungkinan pengadaan mesin finger print untuk absensi guru, Nuh mengatakan telah mengantisipasi hal tersebut. Dia memastikan, meski pengukuran kinerja menyangkut soal absensi, tidak perlu sampai mengadakan mesin absensi tersebut. “Nanti kalau mau melakukan pengukuran kinerja dari absensi, lalu dihubung-hubungkan dengan pengadaan mesin finger print. Padahal tidak, kalau orang mau ngukur absensi guru kan bisa dilakukan dari siswa dan kepala sekolahnya, tidak perlu sampai harus punya mesin finger print,”jelasnya.

Selain pengukuran kinerja, Juli mendatang pemerintah akan menggelar uji ulang bagi guru yang sudah bersertifikat atau lulus sertifikasi. Hal itu untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan guru pascasertifikasi. Uji ulang tersebut juga menjadi sarana untuk membangung kesadaran para guru untuk terus meningkatkan diri. Menurut rencana sebanyak 1.020.000 guru akan dites ulang sebagai konsekuensi atas peningkatan kualitas mengajar setelah mendapat pendapatan tambahan dari tunjangan profesi. (ken/jpnn)

Rektor IPB Diperiksa, Rektor USU Menyusul

Jadi Saksi Kasus Korupsi Universitas

JAKARTA-Pendalaman kasus suap wisma atlet dan proyek Kemendikbud dengan tersangka Angelina Sondakh mulai menyentuh akademisi di perguruan tinggi negeri. Hari ini KPK memanggil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto sebagai saksi untuk Angie.

Ya, salah satu proyek pengadaan alat pendidikan di kampus tersebut terkait dengan kasus yang menjerat Angie. “Yang bersangkutan (Herry) akan kami panggil sebagai saksi untuk AS (Angelina Sondakh) besok (hari ini),” kata juru bicara KPK Johan Budi di kantornya, Rabu (6/5).

Sebenarnya, pemanggilan Herry hari ini bukan pemanggilan yang pertama Tapi Selasa (4/5) lalu, penyidik KPK sudah melayangkan surat untuk orang nomor satu di kampus yang terletak di Bogor itu. Namun lantaran Herry sedang menjalankan tugas di luar negeri, dia tidak bisa memenuhi panggilan tersebut.

“Ini adalah penjadwalan ulang untuk memanggil yang bersangkutan,” kata Johan. Pria yang pernah mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK itu menjelaskan bahwa keterangan Rektor IPB sangatlah dibutuhkan untuk penuntasan kasus Angie.

Namun saat disinggung apa saja nanti yang akan ditanyakan penyidik kepada Herry, Johan mengaku tidak mengetahuinya. Menurunya, itu adalah kewenangan penyidik yang tidak mungkin dibocorkan.

Seperti diberitakan, Angie diduga kuat menerima pelicin dalam pembahasan proyek pengadaan alat-alat pendidikan di beberapa universitas saat dirinya masih duduk di Komisi X DPR. Pelicin tersebut diberikan Angie dengan harapan parlemen menyetujui anggaran yang untuk proyek-proyek tersebut.

Selain IPB, beberapa kampus yang ikut bermasalah dalam kasus ini diantaranya adalah Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Jakarta, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Malang, dan Institut Pertanian Bogor (IPB). KPK juga beberpa kali memanggil pejabat-pejabat di Kemendikbud sebagai saksi untuk Angie.

Namun saat ditanya apakah KPK akan memanggil rektor-rektor kampus lainnya dalam kasus yang sama, Johan tak mau berspekulasi. Dia hanya menjawab belum mendapatkan informasi dari penyidik dan pimpinan. Tapi, dengan nada tegas dia mengatakan bahwa KPK tidak akan segan memanggil siapaun juga sebagai saksi Angie. “Siapapun akan dipanggil kalau memang keterangannya benar-benar diperlukan,” imbuh alumni Fakultas Hukum UI itu.

Berkas kasus suap wisma atlet dan proyek Kemendikbud, kata Johan akan dijadikan satu sebelum diserahkan ke tahap penuntutan. Jadi saat nanti disidangkan, dua kasus ini menjadi satu berkas.

Terkait Dugaan Mark Up, Nuh Segera Panggil 16 Rektor PTN
Di sisi lain, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengakui dirinya masih harus belajar banyak mengenai aturan-aturan tender. Hal tersebut diungkapkan terkait adanya dugaan mark up di 16 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang saat ini tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya harus belajar banyak bagaimana caranya mengatur tender. Bagaimana caranya mengetahui  apakah PTN memberikan kickback atau uang balik ke A atau B, itu saya tidak tahu. Apakah sampai terjadi seperti itu, saya juga tidak tahu,” ungkap Nuh ketika ditemui usai  rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Jakarta, kemarin.

Nuh mengatakan, dari aspek hukum, Kemdikbud memberi dukungan aparat penegak hukum untuk pengusutan dan investigasi yang terkait adanya dugaan penyimpangan. Namun yang terkait PTN, menurutnya, mekanisme sebenarnya sudah baku.

“Yakni, ada usulan atau proposal kegiatan apa saja seperti sarana prasarana dari PTN dan diolah di ditjen dikti. Setelah diolah lalu diajukan ke DPR karena DPR yang punya hak budget. Di DPR bisa jadi tambah atau kurang kebutuhan anggarannya karena DPR punya hak pembahasan untuk anggaran,” jelasnya.

Selanjutnya, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah ada di masing-masing PTN. Sehingga, dananya juga  langsung dialihkan masuk dari kas negara ke PTN masing-masing. “Jadi tidak singgah di Kemendikbud,” ujarnya.

Mantan Rektor ITS ini menerangkan, setiap satuan kerja terutama di PTN memiliki  keleluasaan untuk melakukan aktivitas mulai dari menentukan harga satuan, mekanisme tender, dan lain sebagainya. Mereka,  lanjut dia, juga dapat mengumumkan lelang di masing-masing PTN. “Jika di dalam mekanisme lelang ada kejanggalan, maka tentunya bisa diproses,” imbuhnya.

Nuh tetap memberikan dukungan kepada masing-masing PTN untuk dapat memberikan penjelasan sejelas-jelasnya mengenai duduk perkaranya kepada KPK. Bahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) dan pihak terkait untuk membahas masalah ini.

“Saya sudah ngobrol dengan Dirjen Dikti. Ada baiknya kita minta penjelasan dari PTN-PTN yang disebut-sebut melakukan penyimpangan. Coba kita clear-kan. Kita akan undang para rektor minggu ini. Kita cek semua. Intinya, minta klarifikasi,” tutur Nuh.
(kuh/cha/jpnn)

Disebut Surga Dunia, Biaya Sekali Jalan Setara Berangkat Haji

Berkunjung ke Raja Ampat, Wisata Dunia yang Terbentuk sejak 15 Juta Tahun Lalu (1)

Indonesia tak hanya memiliki Pantai Kuta di Bali atau Pantai Senggigi di Lombok serta Bunaken di Manado. Kelak destinasi turis dunia akan semakin melirik Raja Ampat. Sebuah wisata geo park yang langka dan masih perawan. Seperti apa Raja Ampat yang disebut perfect island oleh
para diver dunia itu?

IRZAN ASLAM, Raja Ampat

Mentari mulai terlihat di ufuk Timur Papua. Kapal perang milik TNI AL KRI Banjarmasin 592 yang mengangkut rombongan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) mulai merapat ke perairan Kepulauan Raja Ampat, sebuah kabupaten baru di Provinsi Papua Barat. Puluhan kru kapal pengangkut kendaraan militer dan logistik itupun mulai sibuk di sana-sini. Yang paling repot adalah pasukan di bagian buritan kapal yang menyiapkan dua unit kapal kecil berukuran lima meter bernomor lambung 592-1 dan 592-2. Masing-masing kapal hanya bisa memuat 20 orang.

Kapal itu pula yang bisa mengangkut rombongan dari KRI Banjarmasin ke pantai Pulau Wayag, salah satu destinasi utama di Kepulauan Raja Ampat. Maklum, kapal berukuran jumbo tentu tidak akan bisa merapat ke perairan dangkal dan penuh dengan coral reef yang masih perawan.

Usia Raja Ampat sebenarnya baru 9 tahun. Namun, pesona alamnya yang aduhai membuat ribuan turis asing dan domestik mulai melirik wilayah pecahan Kabupaten Sorong ini. Wisata alamnya tidak hanya menawarkan pesona alam di daratan, namun pemandangan bawah lautnya pun sangat unik dan langka. Belum lagi hewan-hewan endemik yang terdapat di daratan maupun perairannya.

Adalah Annette (25), fotografer profesional asal Jerman yang mengaku takjub dengan keindahan alam Raja Ampat. Dia sudah empat minggu berada di Waisai dan Wayag. Waisai adalah ibu kota Kabupaten Raja Ampat. Dirinya sama sekali tak percaya, ada tempat diving semacam ini. Dia tak pernah menemukan di belahan dunia manapun. “Indah sekali, seperti berada dalam surga. Februari tahun depan saya akan kesini lagi,” katanya.

Annette pantas takjub. Raja Ampat memiliki kekayaan alam bawah laut terkaya di dunia. Sebanyak 80 persen spesies laut dunia berada di wilayah yang berbatasan dengan Halmahera ini. Kepulauan pun berjejer melingkar dengan rapi. Bakosurtanal TNL AL menyebut, Raja Ampat memiliki 1.844 pulau. Umumnya berbentuk lime stone, seperti buah lemon yang lonjong dan mengerucut di puncaknya.

Bukan itu saja, perairan bawah lautnya memiliki 553 spesies koral, batuan karang yang indah. Dihuni oleh 1.432 spesies ikan. Jumlah ini merupakan tertinggi di dunia. Bukan itu saja, perairan ini juga terdapat 499 jenis mollusca (hewan bertubuh lunak seperti ubur-ubur) serta 16 jenis cetaceae (ikan berjenis mamalia seperti paus dan lumba-lumba). Adalagi satu jenis dugong atau ikan duyung yang langka. Hewan laut yang endemic yakni hiu karpet, hiu dengan kumis di bibirnya serta walking shark, atau hewan yang yang dapat berjalan dengan gerakan sirip kiri dan kanannya.

Tak hanya itu, pulau seluas 753 meter persegi ini juga memiliki pesona indah di dalam hutannya yang masih perawan. Beberapa hewan endemik itu antara lain, cendrawasih merah dan maleo waigeo. “Raja Ampat tidak hanya menawarkan keindahan daratan, namun kami kami memiliki pesona bawah laut yang sangat tak dapat ditemukan di daerah lainnya. Wilayah ini masih perawan dan sama seperti aslinya sejak 15 juta tahun lalu,’’ kata Yusdi N. Lamatenggo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat kepada INDOPOS (grup Sumut Pos), Minggu (3/6).

Yusdi mengatakan, sejak dua tahun terakhir, pihaknya memang tengah menggenjot pariwisata di wilayahnya. Tak hanya potensi bawah laut dan atraksi budayanya yang unik, dia mengaku juga akan terus memperkenalkan potensi kayaking yang seru. Beberapa lokasi di Raja Ampat yang dipakai untuk kayaking adalah Wayag, Kabui, dan lainnya. “Kami juga memiliki hidden bay, teluk tersembunyi yang lokasinya tidak jauh dari Waisai. Teluknya dikelilingi oleh lime stone yang unik,” katanya.

Untuk melihat pemandangan unik, tak hanya bisa dilihat dari atas kapal. View terbaik bisa disaksikan dari salah satu puncak atol (batuan karang yang menjulang tinggi di atas permukaan laut). Sebanyak 80 deretan atol yang berbentuk formasi cars dapat menjadi pilihan untuk dinaiki. Dari salah satu atol bernama Wayag, dapat dilihat ke dua sisi gugusan pulau.

INDOPOS pun mencoba naik ke atas Pulau Wayag. Batuan karang setinggi 174 meter itu merupakan batuan karang yang sangat keras dan licin. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk mencapai puncak Wayag dengan kemiringan 85 derajat. Tak hanya itu, puncak Wayag juga sangat licin dan curam. Dari lokasi inilah para fotografer profesional mengabadikan momen terbaiknya. ’Wayag biasa dikunjungi para turis asing, karena view 360 derajat terlihat dari sini,’’ kata Yusdi.

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini yang ikut naik ke puncak Wayag juga mengaku sangat kagum. Dia mengatakan, sudah selayaknya Raja Ampat terus digenjot segala fasilitasnya agar sangat layak sebagai destinasi wisata dunia. Kata Helmy, masalah paling krusial di Raja Ampat adalah masalah transportasi. Sejauh ini, lanjut dia, mahalnya biaya sewa kapal dan biaya bahan bakar minyak (BBM) dua kali lipat dari Pulau Jawa. “Kami tengah memikirkan untuk menyumbang kapal-kapal kecil untuk mengembangkan potensi wisata di daerah tertinggal seperti di Raja Ampat,” kata Helmy.

Untuk mengunjungi Raja Ampat, membutuhkan biaya tidak sedikit. Turis dari Jakarta, harus terbang terlebih dahulu ke Makassar, baru tiba di Bandara Domine Edward Osok, Sorong. Dari Sorong baru ke Raja Ampat dengan menempuh perjalanan sekitar 3 jam. Dari Raja Ampat bisa menyewa speed boat untuk mengunjungi gugusan atol. Yang paling mahal adalah menyewa speedboat. Pengelola speedboat mematok harga Rp20 juta untuk seharian jalan mengelilingi pulau.

Maklum, seliter bensin di Raja Ampat seharga Rp10 ribu. Sekali jalan butuh 1.000 liter. “Itu belum termasuk biaya guiding, sewa alat selam dan pemondokan,” kata Yusdi. “Rata-rata turis di Raja Ampat menghabiskan dana Rp25 juta-Rp30 juta untuk masa tinggal tujuh hingga 10 hari,” katanya.

Ya, untuk mencapai surga dunia itu memang sangat mahal. Biayanya jauh lebih mahal dari destinasi wisata dari Jakarta ke Hongkong sekalipun. Juga lebih mahal dari berangkat haji! (bersambung)

Boston Celtics Berbalik Unggul

MIAMI – Boston Celtics hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mendapatkan tiket ke partai pamungkas NBA. Saat ini, Kevin Garnett dkk memimpin dengan skor 3-2 atas Miami Heat.

Garnet menjadi penampil terbaik Celtics dalam pertandingan ini. Forward veteran itu menghasilkan 26 poin dan 11 rebound, sedangkan Paul Pierce menambah lewat raihan 19 poin, saat Celtics mengalahkan Heat 94-90.

Dalam pertandingan yang berlangsung di AmericanAirlines Arena, Rabu (6/6), Heat yang tampil di kandang sendiri sempat bermain gemilang. Mario Chalmers sempat membawa Heat memimpin.
Duel seru terjadi di kuarter empat. Heat sempat memimpin dengan skor 83-82 saat pertandingan tersisa 2 menit; 33 detik lagi, ketika Chalmers mencetak tiga poin. Tidak lama kemudian, Pierce mampu menghasilkan angka untuk membawa Celtics kembali berbalik memimpin 87-85.

Pierce kembali menghasilkan tiga angka untuk membawa Celtics memimpin dengan skor 90-86, saat pertandingan tersisa di bawah satu menit. Wade dan James sempat memperkecil ketinggalan menjadi 92-90. Garnett memastikan kemenangan timnya menjadi 94-90, lewat dua tembakan bebas. (bbs/jpnn)

Bupati Palas-Rohul Ngotot Rebut Wilayah Batas

JAKARTA – Upaya penyelesaian sengketa batas  antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, dan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut, masih mentok.  Bupati Tohul dan bupati Palas sama-sama ngotot, tidak ada yang mau mengalah. Pemerintah pusat sebagai fasilitator pun dibuat pusing.

Direktur Wilayah Administrasi dan Perbatasan Ditjen Pemerintahan Umum (PUM) Kemendagri, Eko Subowo, menjelaskan, sebenarnya kedua bupati sudah melakukan pelacakan tapal batas ke lapangan, seperti yang diminta pemerintah pusat.

Hanya saja, saat kedua bupati dipertemukan, sama-sama ngotot, tidak ada yang mau mengalah, terkait posisi satu pilar batas.

“Satu pilar batas belum disetujui mau diletakkan di mana. Masih eyel-eyelan, yang satu minta di sini, yang satu minta di sana, karena di sana ada kebun sawit. Pusing kita,” ujar Eko kepada koran ini di Jakarta, kemarin (6/6).

Lantas, apa yang akan dilakukan kemendagri? Eko mengatakan, pihaknya siap mengambil alih kembali persoalan ini. Sebenarnya, menurut Eko, berdasarkan pasal 198 UU Nomor 32 Tahun 2004, sudah jelas diatur bahwa sengketa antardua provinsi menjadi kewenangan pusat untuk menyelesaikannya.

Hanya saja, agar Keputusan Mendagri (Kepmendagri) terkait penetapan batas itu tidak digugat lagi begitu dikeluarkan, pusat mencoba menyerahkan masalahnya kepada dua bupati yang bersengketa. Tujuannya, agar tercapai kesepakatan hingga ketika Kepmendagri dikeluarkan, semua pihak menerimanya.

Nah, dengan belum adanya kesepakatan kedua bupati itu, potensi gugatan terhadap Kepmendagri nantinya cukup besar.

Belajar dari kasus Kepmendagri tentang penetapan Pulau Berhala sebagai milik Provinsi Jambi, nyatanya digugat ke MA dan dibatalkan Kepmendagri itu.

“Untuk sengketa Riau dengan Sumut ini, begitu nanti kita putuskan, lantas satu pihak menggugat ke MA, lantas ada putusan lain, mulai dari nol lagi kita, capek. Padahal sudah jelas Kepmendagri itu bersifat final, tapi tetap saja digugat dan dikabulkan. Ini gimana?” ujar Eko, kesal.

Kapan mau diputuskan? Eko mengatakan, pihaknya masih menunggu sikap Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan Gubernur Riau Rusli Zainal. Mestinya, sesuai tenggat yang ditetapkan sejak awal, kedua gubernur sudah menyampaikan sikapnya akhir Mei 2012.

“Mestinya akhir Mei. Ya sudah, kita tunggulah di Juni ini. Tapi kita berharap, begitu diputuskan, semua pihak bisa menerima,” kata Eko. Sebelumnya diberitakan, model penyelesaian yang didahului dengan pelacakan batas di lapangan oleh kedua pihak, merupakan kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan yang difasilitasi Kemendagri di Jakarta, 23 Februari 2012 silam.

Hadir di pertemuan itu, Asisten I Pemprov Riau Abdul Latief, Bupati Rohul Achmad dan Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Riau Rizka Utama, Wakil Bupati Rohil Suyatno.  Juga  hadir Asisten I Pemprov Sumut Hasiholan Silaen, Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung dan Sekda Kabupetan Palas Gusnar Hasibuan. (sam)

Emosi di Ruang Sidang

Mahfud M.D.

SEMBARANGAN mengumbar statemen di media bisa berakibat buruk dalam sidang. Itulah yang terjadi sebelum sidang uji materi pasal 10 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara dibuka Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D., Selasa (5/6).

Mahfud marah-marah kepada Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Pusat Adi Warman yang dinilai banyak bicara, tetapi ngawur. Ceritanya, Adi menuding MK diintervensi pemerintah karena mengulur waktu  sidang hingga lebih dari dua bulan. “Anda terlalu banyak koar-koar di media,” ujar Mahfud.

Sikap tersebut tentu tidak biasa dilakukan Mahfud. Tetapi, itu terpaksa dilakukan karena Mahfud menganggap bahwa tindakan Adi sudah menghina lembaga pengadilan. Nada bicara Mahfud makin tinggi. Dikatakan juga bahwa banyak informasi yang disampaikan GNPK tidak berdasar.

“Pemerintah saja tidak bisa intervensi kami, apalagi LSM!” tegasnya. Suara  itu kontan membuat Adi hanya bisa menunduk. Tidak cukup sampai di situ, mantan menteri pertahanan itu juga menuding Adi terlalu menghebohkan kasus wakil menteri. Padahal, bagi Mahfud, perkara itu biasa saja. (dim/nw/jpnn)

Djokovic Tantang Federer

PARIS-Novak Djokovic harus bersusah payah mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga dalam pertarungan lima set untuk memastikan satu tempat di babak semifinal. Di babak empat besar nanti, Djokovic akan menghadapi Roger Federer.

Dalam pertandingan babak perempatfinal yang dimankan di Court Philippe Chatrier, Rabu (6/6) dinihari WIB, Djokovic meraih kemenangan 6-1, 5-7, 5-7, 7-6 (8/6), 6-1 atas Tsonga.

Djokovic memulai pertandingan dengan cukup baik. Petenis Serbia ini hanya butuh 21 menit untuk menang 6-1 di set pertama.
Namun Tsonga menunjukkan perlawanan di dua set berikutnya. Petenis Prancis itu merebut dua set selanjutnya dengan 7-5 dan 7-5.

Set keempat berlangsung ketat. Tsonga seperti sudah hampir menyudahi laga saat mendapat empat kali match point. Namun Djokovic melakukan perlawanan dan memaksakan tiebreak. Set ini akhirnya dimenangi Djokovic dengan skor 7-6.

Di set penentuan, Djokovic langsung memimpin 4-1. Petenis unggulan pertama ini akhirnya menutup set kelima dengan kemenangan 6-1.

“Dia (Tsonga) adalah pemain yang lebih baik di hampir keseluruhan dari pertandingan ini dan aku beruntung bisa comeback saat Tsonga meraih empat kali match point. Ini adalah pertandingan yang luar biasa,” ujar Djokovic seusai laga seperti dikutip AFP.

Di babak semifinal, Djokovic yang merupakan unggulan pertama itu akan berhadapan dengan Federer yang merupakan unggulan ketiga. (bbs/jpnn)