Home Blog Page 13406

Yayasan Rahmat Indonesia Peringati Hari Lingkungan Hidup

Setiap tanggal 5 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lingkungan Hidup dengan berbagai kegiatan mulai dari tingkat nasional hingga ke tingkat desa/kelurahan.

Sebagaimana biasanya Yayasan Rahmat Indonesia, dipimpin oleh DR H Rahmat Shah, rutin menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, seperti diskusi, penanaman pohon, aksi bersih, serta berbagai aktivitas lainnya.

Untuk tahun ini, Yayasan Rahmat Indonesia mengadakan diskusi tentang lingkungan hidup, bersama dengan komunitas atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aspirasi Karya Rimba Lestari (AKARI) Green Team, dimana Rahmat Shah merupakan Pembina Utamanya, bertempat di Museum Satwa Liar Internasional, Medan, Selasa (5/6).

Kegiatan diskusi ini merupakan bagian dari proses penyadaran kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang selama ini berkecimpung dalam upaya pelestarian lingkungan di Sumatera Utara. “Kelestarian Lingkungan, merupakan kewajiban semua pihak, sehingga dengan demikian perlu terus kita sosialisasikan ke tengah-tengah masyarakat. Apalagi tingkat kerusakan lingkungan semakin lama semakin parah,” ujar Rahmat Shah.

Rahmat mencontohkan, kerusakan lingkungan seperti pencemaran perairan, udara, penggundulan hutan, erosa tanah, hingga pemanasa global, yang mengakibatkan terjadinya multi krisis.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa kepedulian pemerintah terhadap pelestarian lingkungan, relatif tinggi, selain melaksanakan berbagai aktivitas di daerah berupa aneka ragam aksi bersama dengan masyarakat, juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai telah berjasa untuk menyelamatkan dan melestarikan lingkungan.

Rahmat Shah, yang juga Ketua Perhimpunan Kebun Binatang Se Indonesia (PKBSI), mengimbau agar semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, sebagai warisan untuk anak cucu.

“Jika tidak dimulai dari sekarang,  maka kondisi alam kita akan sama nasibnya dengan Negara-negara lain, yang akan kehilangan sumberdaya alam, sebagai akibat eksploitasi yang berlebihan,” pungkas Ketua PMI Sumut. (*/ila)

Botafogo Ngotot Boyong Seedorf

RIO DE JANEIRO–Clarence Seedorf kemungkinan masih akan bertahan di AC Milan musim depan. Namun, Botafogo tampaknya sangat ngotot ingin menggaet pemain veteran tersebut. Bahkan, klub asal Brasil itu dikabarkan membuka kembali negosiasi dengan salah satu perwakilan Seedorf.

Sebenarnya, bulan lalu, kedua pihak telah melakukan negosiasi terkait kontrak yang ditawarkan Botafogo kepada mantan pemain Ajax, Real Madrid, dan Inter Milan tersebut. Namun, saat itu negosiasi tidak berjalan lancar dan Seedorf dikabarkan lebih memilih menandatangani kontrak baru bersama Rossoneri.

Seperti dilaporkan Goal, Rabu (6/6), salah satu perwakilan Seedorf telah tiba di Rio de Janeiro, Selasa (5/5) lalu. Kabarnya, presiden Botafogo Mauricio Assumpcao turun tangan untuk bernegosiasi mengenai nilai kontrak yang ditawarkan.

Sementara itu, Lancenet melaporkan, salah satu sumber yang dekat dengan klub yakin bahwa pemain yang berstatus free transfer itu akan segera menjadi pemain Botafogo akhir pekan ini. Kendati demikian, tidak disebutkan berapa nilai kontrak yang ditawarkan oleh klub berjuluk O Glorioso itu. (net/bbs)

Lamar Audy, Iko Cuma Bawa Martabak Bangka

Iko Uwais mengaku bahagia telah resmi melamar kekasihnya, Audy, Senin (5/6).  Kebahagiaannya juga bertambah karena menurutnya keluarga Audy tak pernah menuntut apapun. Iko bahkan tak memberikan cincin untuk Audy sebagai tanda pertunangan. Saat melamar itu, ia malah membawa martabak!

“Saya cuma bawain martabak bangka dan telor, sudah, besok dateng lagi bawa lagi, senang deh, nggak sampai Rp50 ribu,” ungkapnya saat ditemui di Studio Perdatam, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).

Namun, Audy tak mempermasalahkan itu. Ia menilai keluarga Iko begitu menyayanginya. Bahkan, menurutnya mereka sudah menganggap dirinya sebagai anak sendiri. “Alhamdulillah sama keluarga Iko saya disayang banget,” tutur Audy seraya tertawa.

Ibunda Audy, Evie Aquanthie Aziz mengatakan  sangat bahagia dengan pertunangan anaknya itu. Ia pun tak lupa bersyukur karena proses lamaran itu berlangsung dengan lancar. “Alhamdulillah, semua dimudahkan Tu­han,” ucapnya.

Meski sudah membicarakan akad nikah, namun belum ada pembicaraan resepsi. “Baru bicara akad saja. Kalau resepsi kan harus lebih detil,’’ ujarnya.

Jalinan asmara Iko Uwais dan Audy me­mang kontroversial. Berawal dari kabar-kabar miring tentang perselingkuhan, kisah itu kini akan berakhir bahagia. Sebelumnya Iko dikenal sebagai kekasih Jane Shalimar. Tak heran jika Jane sejak awal dengan tegas menuding Audy sebagai orang ketiga yang merebut Iko dari pelukannya.

Menariknya lagi, drama itu bergulir tak lama setelah Iko meraih puncak popu­la­ritasnya. Film laga yang dibintanginya, The Raid, sukses secara internasional dan me­lambungkan nama Iko yang sebelumnya bermain dalam film Merantau. Sebelum dipacari Jane, Iko juga diketahui hanyalah sopir di sebuah perusahaan. (bbs/net)

Diputus Catania, Montella ke Fiorentina

ROMA- Teka-teki masa depan Vincenzo Montella akhirnya terjawab setelah Catania mengonfirmasi, mereka telah sepakat memutus kerja sama dengan pelatih berusia 37 tahun itu.

Masa depan Montella di Catania memang diragukan setelah dirinya digadang-gadang sebagai suksesor Luis Enrique di AS Roma. Kendati baru menangani Catania satu musim, spekulasi kedekatan Montella dengan Giallorossi tidak juga mereda.

Kini, manajemen klub Catania mengumumkan keputusan mereka untuk memutus kontrak kerja sama dengan Montella. Namun, Montella dipastikan tidak akan mengambil alih kepelatihan Roma, mengingat klub ibukota baru saja menunjuk Zdenek Zeman sebagai arsitek permanen mereka.

“Pihak klub mengumumkan secara prinsip kami telah sepakat untuk mengakhiri hubungan kerja sama dengan pelatih Vincenzo Montella,” kata pihak Catania lewat situs resmi mereka.

Sejumlah pihak melansir, Montella kini menuju Fiorentina yang juga kehilangan pelatih. Kendati demikian, kabar tersebut masih terbatas spekulasi.(net/bbs)

25 Agustus, Serie A Bergulir Lagi

ROMA- Otoritas Liga Italia telah mengumumkan jadwal Seri A untuk musim 2012/2013. Kompetisi kasta tertinggi di Italia itu akan mulai bergulir pada 25-26 Agustus 2012.

Dilansir dari Football Italia, Seri A akan dimulai pada 25-26 Agustus mendatang dan berakhir pada 19 Mei 2013. Sebelumnya, laga Supercoppa Italia antara Juventus melawan Napoli yang dimainkan pada 19 Agustus akan membuka musim baru nanti.

Di musim depan, akan ada tiga jadwal yang akan dimainkan pada tengah pekan, yaitu 26 September, 31 Oktober, dan 8 Mei.

Seri A musim depan juga diisi dengan empat kali jeda. Seri A akan libur pada 9 September, 14 Oktober, dan 24 Maret karena adanya pertandingan internasional. Sedangkan jeda musim dingin akan dimulai pada 30 Desember.

Selain jadwal Seri A, jadwal Coppa Italia juga diumumkan. Putaran awal Coppa Italia akan dimulai pada 5 Agustus. Sedangkan laga final akan dimainkan pada 26 Mei 2013.(net/bbs)

BANSOS

MAAF, tulisan ini tidak bermaksud provokatif. Menarik saja mengikuti pengusutan korupsi dana bantuan sosial alias bansos Pemprovsu tahun anggaran 2009 dan 2011. Menariknya bukan karena Kejatisu mulai jor-joran menetapkan enam tersangka di kasus tersebut, namun apa pengungkapannya ada relevansin
dengan Pilgubsu?

Saya enggan berspekulasi soal itu. Tapi yang pasti dana bansos memang mata anggaran empuk untuk dibidik dari tahun ke tahun. Bagai mereka yang biasa bermain anggaran pemerintahan jamak diketahui dana bansos ini menjadi pilihan ‘nikmat’ mengingat adanya ketidakjelasan pengaturan alokasi dana tersebut. Faktanya aturan yang dikeluarkan Kemendagri tidak membatasi berapa dana maksimal yang dapat dialokasikan. Peraturan Mendagri itu hanya menyebutkan alokasi bansos disesuaikan dengan keuangan daerah masing-masing.

Wilayah ini terkadang tak disadari orang. Dengan regulasi yang lemah dan relatif tak terkontrol, bagi-bagi dana bansos relatif mulus. Saya mendapat informasi dari kawan yang pernah mencicipi anggaran ini, lemahnya regulasi menjadi pangkal penyebabnya. Misalnya saja tak ada kawajiban bagi penerima dana bansos membuat laporan pertanggungjawaban jika nominal dana yang diterima kurang dari Rp500 juta. Wah, enak juga!

Info lain lagi: ‘’Ssssst…. selain masyarakat awam, penerima bantuan adalah organisasi kemasyarakatan yang bila diusut lebih jauh memiliki kaitan dengan politisi atau pejabat tinggi di Pemprovsu,’’ bisiknya. Saya mengecek literatur. Korupsi bansos di sejumlah daerah hampir seluruhnya melibatkan birokrasi dan politisi, pemerintah dan anggota DPRD. Modus operandi penyelewengan jenis ini menyumbang angka tertinggi dalam korupsi keuangan daerah (APBD) setelah item penyalahgunaan pengadaan barang dan jasa.

Teringat Pilgubsu, saya teringat Pilkada DKI Jakarta yang akan dilaksanakan sebentar lagi. Hasil riset korupsi ICW dan LBH menyampaikan beberapa temuan gejala korupsi menjelang Pilkada DKI Jakarta yang- salah satunya- lewat penyaluran dana hibah dan bantuan sosial. Ada potensi penyalahgunaan anggaran publik untuk kepentingan kampanye.

Riset ICW dan LBH (2010) menyebutkan beberapa kandidat khususnya incumbent mendapatkan keuntungan dalam berpotensi menggunakan dana publik untuk kepentingan kampanye. Riset itu juga memaparkan adanya sinyalemen alokasi dana hibah yang melonjak tajam dari tahun sebelumnya adalah dana taktis untuk pemenangan incumbent dalam Pilkada DKI.

Ayo sejenak melihat data olahan ICW dan LBH. Berdasarkan APBD DKI Jakarta 2010-2012 terdapat tren lonjakan dana hibah yang mencapai Rp500 miliar. Pada tahun 2010 dana hibah ‘cuma’ disalurkan Rp400 miliar, kemudian tahun 2011 naik dua kali lipat mencapai Rp800 miliar, hingga pada tahun 2012 melonjak gila-gilaan menyentuh angka Rp1,3 triliun. ICW dan LBH menyimpulkan ada banyak modus untuk mengucurkan dana hibah.

Kedua institusi anti-korupsi itu cepat mengendus kecenderungan alokasi dana hibah dan bansos di sejumlah daerah. Pasalnya- lagi-lagi menurut riset ICW dan LBH- dari pengalaman pilkada di beberapa daerah, terdapat modus korupsi dalam alokasi dana hibah untuk pemenangan pilkada. Diantaranya adalah lembaga penerima fiktif, lembaga penerima alamatnya sama, serta aliran dana hibah ke lembaga yang dipimpin oleh keluarga dan kroni gubernur. Modus lain yang digunakan adalah dana hibah disunat, serta sebagian besar penerima bansos tak jelas.

Mari berbelok ke literatur lain. Anggota BPK Rizal Djalil (2011) melansir temuan adanya Rp300 triliun dana bansos tahun 2007-2010 yang berpotensi diselewengkan untuk keperluan Pilkada. Data itu disampaikan di seminar nasional ‘’Akuntabilitas Dana Politik Indonesia’’ di Jakarta  pada 28 November 2011 silam.

Sejatinya, dana bansos didistribusikan untuk rakyat kurang mampu. Tujuannya mulia tapi dibelokkan. Sedihnya lagi, dana ‘karet’ ini malah dimanfaatkan sebagai kapital untuk berpolitik. Jadi nggak usah sedih-sedih amat bila pengusutan kasus ini juga seperti ‘berbau-bau’ politik. Agak mirip motifnya. Ya, istilah bocah sekarang: beti-lah: beda-beda tipis! He..he..he… (*)

Joey Barton Dihukum 12 Pertandingan

Liverpool- Pengadilan menyatakan Joey Barton terbukti bersalah menyikut Carlos Tevez dan menendang Sergio Aguero dalam pertandingan Queen Park Rangers (QPR) melawan Manchester City. Akibatnya, gelandang bengal ini dihukum larangan bermain 12 pertandingan. Namun, QPR tetap harus membayar gaji pemain itu 75 ribu poundsterling atau sekitar Rp1,1 miliar per pekan, meski tidak bermain.

QPR juga dipusingkan dengan aksi adu otot Barton di sebuah bar di Liverpool, Senin (3/6) lalu. Barton disebut bertengkar dengan dua pria di luar klub malam itu. Dari keterangan saksi, Barton terlihat tanpa pakaian dikawal dari belakang oleh polisi dan seorang wanita. Klub milik pengusah asal Malaysia, Tony Hernandez itu kesulitan memecat Barton karena terganjal kalusul dalam kontrak. Untuk menjualnya pun, tak ada klub yang bermint dengan pemain yang selalu berulah tersebut.(net)

Masih Trauma Gagal Nikah

Ayu Dewi

Ayu Dewi pernah merasakan sakitnya gagal menikah ketika ditinggalkan oleh tunangannya, Zumi Zola. Menjelang pernikahannya dengan Regi Datau, kegagalan itu ternyata masih menghantui.
Hal itu disampaikan  sahabat Ayu, Olga Syahputra. Ia mengungkapkan, rasa trauma itu terkadang masih dirasakan oleh rekannya itu.

“Dia (Ayu) juga pernah trauma sama kejadian yang dulu, jadi doakan aja yang terbaik untuk dia ke depannya,” tutur Olga Rabu (6/6).

Namun Olga yakin pernikahan Ayu dan Regi bisa berjalan lancar. Ia pun bercerita bagaimana hingga akhirnya Ayu dan Regi bertemu dan akhirnya merencanakan pernikahan. “Dia cerita kalau nggak salah temen SMP atau apa gitu saya lupa, itulah namanya jodoh kita nggak akan nyangka-nyangka, kalau jadi ya jadi. Teman lama akhirnya bisa ketemu, pacaran seru,” paparnya.

Meski masih menyembunyikan tanggal pernikahannya dengan Regi Datau,  namun berhembus kabar bahwa mereka akan menikah pada 16 Juni.  (bbs/net)

Mesin Baru Belum Puaskan Lorenzo

BARCELONA – Pemuncak klasemen sementara MotoGP Jorge Lorenzo tidak puas dengan kinerja mesin baru yang digunakan Yamaha. Menurut pembalap asal Spanyol tersebut, seharusnya mesin baru bisa menambah kekuatan dan kecepatan motor, namun sejauh ini belum ada perubahan berarti.

Mesin baru dicoba oleh Lorenzo dalam tes resmi MotoGP yang dilakukan di Sirkuit Katalunya, Spanyol. Uji coba tersebut Lorenzo lakukan sehari, setelah ia menjuarai seri lima MotoGP 2012 yang berlangsung di tempat yang sama.

“Kemarin, kami mencoba mesin baru yang secara teori sangatlah bertenaga. Namun, sampai sekarang kami belum menemukan kemajuan yang berarti. (Memakai mesin ini) ada sedikit keuntungan dan sedikit kerugian,” ujar Lorenzo, seperti dilansir Autosport, Rabu (6/6).

Sementara, itu rekan setim Lorenzo, Ben Spies lebih santai menanggapi kinerja mesin baru Yamaha. Spies mengatakan, meski tidak terlalu signifikan, tapi mesin baru mengalami peningkatan performa. Meski begitu, ia mengatakan kalau para pembalap sulit untuk mencapai puncak kepuasan.

“Mesin (baru) mengalami sedikit peningkatan, tapi, Anda tahu sendiri para pembalap. Kami selalu ingin mencapai kecepatan paling lambat 10 km/ jam saat di trek lurus,” canda Spies.
“Di Aragon, kami akan mencoba sejumlah modifikasi dan siapa tahu kami bisa mendapatkan sesuatu,” pungkas pembalap asal negeri Paman Sam itu. (bbs/jpnn)

Seleksi Delapan Balon Cagubsu dan Dua Balon Cawagubsu

Melihat Pertarungan Berebut ‘Tiket’ di Partai Demokrat

Pendaftaran Cagubsu/Cawagubsu lewat Partai Demokrat resmi ditutup pada Selasa (6/6). Tercatat sepuluh nama suadh menyerahkan dokumen sebagai syarat administrasi pencalonan.

Baik kader maupun non-kader akan menunggu tahapan seleksi selanjutnya. Ini baru tangga pertama. Banyak anak tangga lain yang harus dilewati. Jalan mereka masih panjang dan berliku untuk bisa terpilih sebagai Cagubsu/Cawagubsu dari partai pemenang Pemilu 2009 ini.

TAHAPAN selanjutnya adalah surveitim independen untuk pemeringkatan siapa yang paling mendapat sambutan ditengah masyarakat. Meski demikian, tetap saja hasil surveitersebut tidak langsung membuat peringkat teratas otomatis diusung partai untuk menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu).

Anggota tim sembilan Partai Demokrat Sumut, Tahan Manahan Panggabean dalam sesi penutupan pendaftaran Cagubsu/Cawagubsu 2013 di Kantor Sekretariat PD Sumut, Jalan Multatuli Medan, Rabu (6/6), mengatakan hasil surveiini hanya menjadi pertimbangan bagi majelis tinggi Demokrat yang diketuai oleh SBY.

“Mengenai jaminan sendiri, kami tidak bisa memastikan. Karena pertimbangannya ada di Majelis Tinggi Partai yang diketuai Pak SBY,” katanya.
Terkait parameter survey, Tahan mengatakan, parameter surveiditentukan sendiri oleh UI sebagai surveyor.

“Nanti akan diputuskan oleh Majelis Tinggi dengan berbagai pertimbangan. Jadi, setelah survei selesai mungkin sebulan atau dua bulan ke depan, hasilnya akan disampaikan ke DPP. Selain itu juga akan ada pertimbangan internal partai termasuk dari tim 9 maupun DPD Demokrat Sumut,”  ungkap Sekretaris DPD I Partai Demokrat Sumut tersebut.

Terkait 10 nama yang resmi mendaftar, Tahan menjabarkan, delapan diantaranya mendaftar sebagai orang balon Gubsu adalah Sutan Batoegana, Cornel Simbolon, Benny Pasaribu, Gus Irawan Pasribu, AY Nasution, Amri Tambunan, HT Milwan dan T Erry Nuradi. Sementara yang melamar cawagub, yakni Mindo Tua Siagian dan Nurhasanah.

Dan terdapat delapan orang lainnya yang mengambil formulir tapi tidak mendaftar, atau tidak mengembalikan formulir. “Artinya dengan adanya sepuluh nama ini, maka tugas kami di Tim-9 adalah menyampaikan data lengkap dan berkas sepuluh nama ini untuk disurvei. Hasil survei akan kami laporkan ke DPP untuk disampaikan kepada Majelis Tinggi. Keputusan akhir ada di Majelis Tinggi,” katanya.

Secara terpisah, Sutan Bathoegana Siregar tampak semakin percaya diri bakal bisa maju sebagai Cagubsu yang diusung Partai Demokrat. Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Demokrat itu fokus menggenjot sosialisasi dirinya agar diterima masyarakat Sumut.

Ditanya apakah sudah melirik kandidat cawagub yang akan dijadikan pasangannya, Sutan mengatakan, untuk saat ini dirinya belum memikirkan soal pasangannya itu. “
Saya belum ada berpikir cari cawagubsu untuk saat ini, masih terlalu dini,” kilahnya saat ditanya koran ini di Jakarta, kemarin (6/6).

Sutan merupakan tokoh dengan latar belakang murni politisi. Sementara, banyak kandidat yang muncul, latar belakangnya cukup beragam. Mulai dari mantan tentara, mantan birokrat, dan politisi.

Sejumlah kalangan menilai, idealnya seorang politisi harus menggaet birokrat yang sudah paham seluk-beluk pemerintahan, agar saat berkuasa nantinya bisa langsung menjalankan roda pemerintahan.

Bagaimana dengan Sutan? Salah seorang dari sembilan tokoh pendiri Partai Demokrat itu menyatakan, dirinya tidak akan melihat latar belakang kandidat yang akan dipilih menjadi pasangannya. Dia tak peduli apakah dia bekas jenderal, politisi, ataupun mantan birokrat.

“Saya tidak akan lihat latar belakangnya,” ujar Sutan. Yang terpenting, katanya, orang tersebut disukai rakyat dan sosok yang mau bekerja keras untuk kepentingan rakyat. Satu kriteria lagi, orang tersebut tidak berpotensi memunculkan terjadinya pecah kongsi.

“Harus bisa bekerja sama dengan gubernur, dalam suka dan duka untuk membangun Sumut yang lebih mantab,” ujar Sutan yang sudah gencar mendengungkan slogan MANTAB (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Asri, Bersih) itu. (ari/sam)