Home Blog Page 13437

Angelina Sondakh Siapkan Album Lagu

MAIA Estianty meluangkan waktu menengok sahabatnya, Angelina Sondakh yang kini ditahan di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terjerat kasus korupsi Kemenpora dan Kemendiknas.

Usai menemui Angie di dalam Rutan, Maia mengatakan sahabatnya itu dalam keadaan sehat walafiat. Bahkan Maia menyebutkan keinginan Angie setelah keluar dari tahanan nanti.

“Nanti kalau keluar dari sini, dia bikin satu album katanya. Jadi kayak banyak banget, kata nya gitu,” ungkap musisi yang juga Janda Ahmad Dhani itu usai membesuk Angie, Kamis (31/5).

Ditanya soal lagu apa yang akan dibuat Angie, Maia tidak mengatakan detailnya. Yang jelas menurut Maia, Angie ingin menelurkan album setelah menjalani cobaan ini.

“Ya yang pasti dia pengen. Disini kan dia lebih sering mendekatkan diri kepada Tuhan,” jawab Maia. Selain lagi, Maia menyebut Angie juga sering menulis di dalam rutan.

Maia juga merasa mengaku bisa merasakan apa yang dialami Angie, apalagi sebagai istri dan seorang Ibu. Makanya Maia memberikan dukungan agar Angie lebih sabar.

“Aku kan pernah juga kehilangan suami, anak, harta, jabatan, segala macem dan aku bilang, liat dong aku karena aku sabar dan jalani kehidupan dengan baik, lakonnya di jalani dengan baik, Insyaallah reward-nya nanti pasti ada,” pungkas Maia.(fat/jpnn)

Rachel Dougall Minta Dibebaskan

BALI – Seorang perempuan Inggris yang dihadapkan pada hukuman mati setelah ditangkap akibat mengatur penyelundupkan narkoba jenis kokain ke Bali. Dirinya memohon untuk dibebaskan dari tahanan dan mengklaim dirinya sudah dijebak.

Rachel Dougall mengklaim menjadi korban penjebakan, setelah dirinya ditangkap oleh Kepolisian Bali, terkait penangkapan seorang ibu rumah tangga asal Inggris Lindsay Sandiford yang bertindak sebagai kurir. Sandiford ditangkap setelah kedapatan membawa kokain seberat 4,8 kilogram (kg) di dalam sebuah koper.

Usai ditangkap, Sandiford dikabarkan bersedia untuk membeberkan otak dari jaringan penyelundupan narkoba itu. Salah satu diantara yang disebut Sandiford adalah Rachel Dougall. Selain itu, warga Inggris lainnya Julian Ponder dan Paul Beales serta satu orang warga negara India.

Dougall dan Ponder yang diyakini sebagai pasangan tanpa ikatan pernikahan dan sudah memiliki seorang puteri ini, tampak tidak terima saat Kepolisian Denpasar meringkusnya ke tahanan. Dougall pun berteriak dirinya menjadi korban penjebakan. “Ini semua sudah diatur. Carikan kami pengacara yang hebat,” ujar Dougall yang berteriak dari luar sel tahanannya, seperti dikutip ITV, Kamis (31/5).

Bagi Sandiford asal, Inggris, mengaku bertindak sebagai kurir narkoba karena dirinya diancam. (net)

Hidup Sehat tanpa Tembakau

Memperingati Hari Tembakau Dunia

MEDAN-Puluhan massa dari Komunitas Kretek Wilayah Medan (KKWM) menggelar aksi dengan turun ke jalan untuk memperingati hari tembakau sedunia, Kamis (31/5). Mereka mangajak masyarakat agar hidup sehat tanpa tembakau.

Koordinator Komunitas Kretek Wilayah Medan (KKWM) Khaidir Harahap SH mengatakan, pada tanggal 31 Mei adalah hari yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan dunia (WHO) sebagai hari tembakau dunia tersebut mengusung jargon-jargon kesehatan.

Dalam orasinya, setelah anti tembakau merambah di Indonesia, fakta yang muncul adalah produksi dan konsumsi rokok tidak mengalami penurunan, sebaliknya impor tembakau semakin meningkat. Tidak tanggung setiap tahun kenaikkan impor tembakau dari tahun 2004 hingga 2008 mencapai 86,87 persen pertahun. Bisa dibayangkan usaha tembakau di Indonesia sangat menggiurkan dan menjanjikan keuntungan yang besar.

Berdasarkan data yang dikutip dari KKWM, impor sebesar 29.579 ton ditahun 2003 naik menjadi 35.171 ton ditahun 2004. Tahun 2005 naik lagi menjadi 48.142 ton. Tahun 2006 terus naik menjadi 48.287 ton, tahun 2007 menjadi 61.687 ton, tahun 2008 mencapai 77.302.

“Hitungan 5 tahun, sejak 2003-2008 impor tembakau naik lebih 250 persen. Sekarang, 30 persen tembakau asing mendesak stok Indonesia,” terang dia. (gus)

Truk Kontra Mini Bus, 2 Tewas

TEBINGTINGGI-Kecelakaan mobil, truk Fuso BL 8535 VL kontra mini bus GrandMax BK 1663 JJ terjadi di Jalan Umum Tebingtinggi-Seirampah, tepatnya di Perkebunan PTPN III Rambutan, Desa Payabagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Kamis (31/5) sekitar pukul 04.30 WIB. Sopir dan penumpang mini bus GrandMax tewas di tempat. Kedua korban itu,Rober Situmorang (41) warga Dusun II,Desa Pematangterang, Kecamatan Tanjungberingin, Kabupaten Serdangbedagai dan penumpangnya seorang wanita, Sri Mersa Hutasoit (41) warga Kampung Pasir Putih, Kecamatan Batuajim, Batam.

Keduanya dibawah ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk menjalani visum. Setelah itu diserahkan kepada pihak keluarga.
Kecelakaan lalulintas tersebut sempat memacatkan jalan sepanjang 2 kilometer, karena kedua mobil yang tabrakan berada di tengah-tengah badan jalan. Petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tebingtinggi mengevakuasi kedua korban tewas dari dalam mini bus dan membawanya ke rumah sakit. Satu jam kemudian arus lalulintas kembali normal setelah dua mobil ditarik ke pinggir jalan.

Sopir truk Fuso, Junaedi (42) mengaku pagi itu melihat mini bus datang dengan kecepatan tinggi dari arah Kota Tebingtinggi menuju Medan. Sedangkan truk fuso yang dikendarai warga Jalan Sunda, Lingkungan III, Bakaranbatu, Deliserdang ini datang dari Medan menuju Tebingtinggi dengan kecepatan tidak begitu kencang. Sopir mini bus tampak tidak konsentrasi begitu mobil yang dikendarainya mengarah ke truk yang dikendarai Junaedi. Seketika mobil mini bus menghantam depan truk dengan keras.

“Saya melihat mini bus itu datang dari arah berlawanan mencoba menyalip truk lainnya dengan kecepatan tinggi. Spontan saya (truk fuso) memberikan sinyal lampu dan membunyikan klakson panjang, tapi mini bus itu tidak bisa menghindari truk yang saya kendarai dan langsung menghantam bagian depan dengan kerasnya,” kata Junaedi merinci kronologis tabrakan itu di Kantor Satlantas Polres Tebingtinggi.

Kata Junaedi, akibat tabarakan itu, mini bus ringsek bagian depan dan dua orang di dalam mobil mini bus terjepit badan bus mini yang ringsek ke dalam. Warga sempat memberikan pertolongan dengan cara membuka paksa depan mini bus, tetapi dua orang di depannya, si sopir dan penumpangnya tewas terjepit. “ Keduanya tewas di lokasi kejadian dengan posisi terjepit badan mini bus. Sementara truk Fuso hanya penyok bagian depan saja,” kata Junaedi.
Kasat Lantas Polres Tebingtinggi,AKP Nuraeni Manalu mengakui kejadian lakalantas mobil truk fuso kontra mini bus GrandMax yang menewaskan seorang sopir dan penumpang itu. “Untuk penyebab lakalantas tersebut diduga akibat kecerobohan sopir mini bus GrandMax yang melaju dengan kecepatan tinggi tanpa control kendaraan yang baik,” katanya. (mag-3)

Demo Guru di Siantar Berlanjut

PEMATANGSIANTAR- Dua ratusan guru negeri dan swasta di Kota Pematangsiantar kembali melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD dan kantor Wali Kota Pematangsiantar, Kamis (31/5). Para guru itu menuntut hak mereka dari pemerintah setempat termasuk meminta pungli (pungutan liar) di Dinas Pendidikan diberantas.

Demo kali ini merupakan kali ketiga yang dilakukan Forum Guru Siantar (FGS), tempat guru bernaung memperjuangkan tunjangan profesi (sertifikasi) untuk bulan Desember 2010 dan Desember 2011, serta insentif dari Pemerintah Provinsi Sumater Utara (Pemprovsu).

Aksi kali ini tidak membuat proses belajar mengajar di sekolah terganggu. Karena para guru memilih melakukan aksi pada siang hari selepas jam belajar. Setelah berkumpul di Balai Bolon Lapangan Haji Adam Malik, massa FGS langsung bergerak ke gedung wakil rakyat.
Begitu tiba di sana, kehadiran guru disambut Ketua DPRD Pematangsiantar, Marulitua Hutapea SE, Wakil Ketua, Zainal Purba dan sejumlah anggota dewan. Massa FGS-pun diajak melakukan pertemuan di ruang rapat gabungan komisi.

Tampak hadir di ruangan rapat gabungan komisi, Ketua FGS, Hendri Edwin Tampubolon, Ketua Dewan Pendidikan, M Natsir Armaya Siregar, Ketua LSM Toppan, Jamansen Purba, Kadis Pendidikan Kota Pematangsiantar, Setia Siagian, Kadis PPKAD (Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), Setiawan Girsang bersama Ketua DPRD, Wakil Ketua, Ketua Komisi II, Kennedy Parapat dan anggota dewan, Rudolf Hutabarat.
Pertemuan itu tidak berlangsung lama. Tidak begitu banyak yang dipertanyakan guru. Karena tuntutan mereka sudah jelas dan sudah disampaikan pada demo demo sebelumnya.

Hanya saja, Ketua DPRD Pematangsiantar, membatasi permasalahan, dengan hanya membahas 5 topik. Sedangkan masalah hukum dan persoalan copot mencopot pejabat, tidak menjadi bagian pembahasan.

Kadis Pendidikan, Setia Siagian yang diminta FGS segera dicopot dari jabatannya, kembali melontarkan janji, akan segera merealisasikan tunjangan sertifikasi Desember 2010,  Desember 2011 dan insentif. Bahkan sebagian sudah direalisasikan.
Menyikapi aksi itu, perwakilan guru mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa, dengan jumlah massa yang jauh lebih banyak, jika janji Kadis Pendidikan itu tidak segera direalisasikan. (mag-20)

Bandar Sabu-sabu Tebingtinggi Diringkus

TEBINGTINGGI- Bandar sabu-sabu, Romulu Tambunan (29) bersama ayahnya, Edi Tambunan (55) warga Jalan Langsat Kota Tebingtinggi ditangkap Satuan Resmob dan Polres Tebingtinggi, Kamis (31/5) sore. Selain itu polisi juga menangkap tiga kawanan lainnya, yakni Muhammad Haidil Tanjung (30) warga Jalan Sakti Lubis Kota Tebingtinggi beserta Novi (16) dan Araimbi (16) warga Jalan Sakti Lubis Kota Tebingtinggi.

Barang buktiyang disita, uang Rp182 juta, sepujuk sofgun lengkap dengan peluru 39 butir, ganja 7 gram, pil ekstasi 23 butir, sabu-sabu 28 gram, alat hisap bong, handphon 14 buah, 2 timbangan elektronik, perhiasan emas lengkap dengan mainannya, dompet serta mobil putih BK 3 AO dan mobil Avanza BK1942 NH. Kesemua barang bukti itu milik Romulu Tambunan dan ayahnya Edi Tambunan.

Pengakuan Romulu Tambunan, dirinya menjadi bandar sabu sejak 7 bulan lalu. Barang haram didapatkan dari Medan. Untuk barang bukti uang senilai Rp182 juta adalah milik orang tuanya yang dititipkan kepadanya. “ Uang tersebut bukan milik saya, itu uang milik ibuku, tetapi sabu dan barang lainnya adalah milikku,” kata Romulu.

Orang tua Romulu, Edi Tambunan mengaku tidak mengetahui barang tersebut milik siapa, tetapi dirinya tidak menepis bahwa barang tersebut adalah milik anaknya.

Dua cewek yang ditangkap, Novi dan Arimbi mengaku hanya menumpang mobil milik ayah Romulu yang sedang keluar membeli goreng pisang. Sebelumnya mereka berdua tidak mengenal dengan Edi Tambunan. “ Kami tak kenal pak, kami tadi menumpang mobilnya untuk beli goreng, eh malah ditangkap petugas,” kesal Novi dan Arimbi.

Disebut-sebut oknum petugas polisi Mapolres Tebingtinggi ikut tertangkap, yakni berpangkat Brigadir CT .
Kasubag Humas Polres Tebingtinggi AKP Ngemat Surbakti mengaku pihaknya belum menerima laporan secara jelas tentang adanya penangkapan CT itu. “ Besok Kapolres Tebingtinggi langsung  memberikan keterangan,” kata AKP Ngemat. (mag-3)

3.265 Desa di Sumut tak Punya Kantor

MEDAN- Sebanyak 3.265 desa tidak memiliki kantor desa, atau sama artinya sebesar 62 persen pemerintahan desa di Sumatera Utara (Sumut) tak memiliki kantor. Saat ini jumlah desa yang memiliki kantor desa di Sumut, hanya 1.963 desa.

Berkaitan dengan itu, Pelaksana tugas (Plt) Gubsu H Gatot Pujo Nugroho meminta pemerintah kabupaten/kota memperhatikan keberadaan fasilitas dasar desa, salah satunya ketersediaan kantor pemerintahan desa.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, dari 5.228 desa yang ada di Sumut, sebanyak 3.265 desa tidak memiliki kantor desa. Padahal  kantor desa merupakan fasilitas dasar yang sudah seharusnya dimiliki setiap desa,” ujar Gatot di hadapan 500 Kepala Desa (Kades) peserta sosialisasi Pemberian Batuan Keuangan Pemprov Sumut kepada Pemerintahan Desa Angkatan II di Lembaga Pendidikan Perkebunan, Kamis (31/5).

Gatot menyatakan akan segera menyurati  bupati dan walikota agar memberi perhatian pengadan sarana dan prasarana minimal di tingkat desa dan kelurahan. Dimana yang paling utama adalah penyedian kantor pemerintahan. Disamping itu, dia juga akan mengingatkan agar setiap kabupaten/ kota dapat menganggarkan alokasi  dana desa yang mencukupi.

Sebelumnya salah seorang peserta sosialisasi, Bahagia Tarigan, Kepala Desa Liangpematang STM Hulu mengungkapkan keluhan atas minimnya fasilitas. “Desa Liang Pematang sudah ada sejak jaman kemerdekaan. Bukan desa yang baru dimekarkan. Tapi hingga saat ini kantor desa belum juga berdiri. Padahal di desa kami didirikan tugu perjuangan, tapi tidak kantor desa,” kata Tarigan. Tarigan juga mengatakan apa yang dirasakannya juga banyak dirasakan kepala desa lainnya.

Menanggapi tersebut, Gatot mengatakan bahwa pemberian bantuan Rp50 juta per desa untuk 1.000 desa tertinggal di Sumut adalah bentuk upaya pemerintah provinsi memajukan desa. “Kami berharap apa yang dilakukan ini bisa menjadi stimulus dan pemicu, bersama komponen masyarakat membangun desa,” ujar Gatot.

Gatot kemudian mengatakan adanya berbagai pertanyaan mengenai bantuan bagi desa tertinggal lain yang belum mendapat alokasi pada tahun ini. Dari 2.876 desa tertinggal, Pemprovsu baru dapat mengalokasikan bantuan bagi 1.000 desa.

Namun Gatot berjanji akan menganggarkan bantuan bagi 1.876 desa tertinggal  lainnya pada perubahan APBD Tahun 2012.
“Memang di tahun  ini baru 1.000 desa dari 2.876 desa tertinggal yang mendapatkan bantuan. Mudah-mudahan, nanti di PABD akan dianggarkan sisanya. Semoga mendapat dukungan DPRD” ujar Gatot.(ari)

Diet Sehat dan Sederhana

Pahami Kondisi Tubuh

Diet sehat bukanlah sekedar mengurangi porsi makan melainkan menggunakan menu diet sehat untuk mengontrol pola makan agar tidak berlebihan dan kekurangan.

Kebanyakan orang melakukan diet dengan cara-cara yang ekstrim yaitu dengan mengurangi porsi makan secara drastis agar tidak gemuk atau obesitas. Namun, hal ini justru tidak akan membawa kebaikan bagi tubuh kita, bahkan akan membawa penyakit karena kita memaksakan tubuh kita untuk bekerja keras setiap hari dengan porsi makan yang sangat kurang. Pola makan yang seperti ini akan merusak tubuh dan akan menjadi lebih mudah  terserang penyakit. Karena itulah, anjuran untuk diet adalah dengan memperhatikan jenis makanan sehat yang akan disantap.

‘’Banyak wanita yang salah melakukan diet dengan tidak menjaga pola makannya dan menganggap dengan tidak makan dapat mengurangi berat badan dan membuat tubuh lebih langsing. Padahal melakukan program diet sebaiknya tidak membuat sengsara,”ujar Ahli Gizi Sumut, Sairi Saragih.
Dikatakan Sairi, banyak perempuan yang melakukan diet ketat sampai-sampai lupa pada kebutuhan tubuh akan asupan zat-zat penting. ‘’Bahkan tak jarang kita lihat, perempuan yang hanya makan sehari sekali untuk mendapatkan tubuh langsing,” sebutnya. Padahal, tambah Sairi, pola diet yang sehat  adalah mengkonsumsi makanan yang sesuai kebutuhan tubuh. ‘’Tidak memakan makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, minyak dan lainnya,”sambungnya.

Menurutnya, makanan yang dikonsumsi haruslah seimbang mengandung gizi sesuai kebutuhan tubuh, baik jumlah maupun jenis zat gizinya. Makanan yang dikonsumsi dapat dikatakan seimbang bila tercukupi karbohidrat, vitamin, protein dan lemak secara optimum. Selain itu kandungan fiber juga harus mencukupi kebutuhan harian.

“Misalnya saja, pada remaja, makanan yang dikonsumsi mencapai sekitar 1900 kalori/harinya baik makanan padat maupun makanan selingan seperti snack. Remaja tidak boleh sembarangan melakukan diet ketat karena tubuhnya masih memerlukan banyak nutrisi untuk pertumbuhan,” jelasnya.
Sairi yang juga Humas RSUP H Adam Malik Medan ini menambahkan, akibat kekurangan gizi, tubuh akan malas beraktifitas, produktifitas otak menjadi menurun, kekurangan gairah, hingga terserang penyakit seperti asam lambung, anemia dan lainnya.
Ditambahkannya lagi, jangan sekali-kali mengikuti pola diet orang lain.

Saat Anda mengenal cara kerja tubuh sendiri, maka akan lebih mudah untuk memenuhi apa yang dibutuhkannya. “Untuk melakukan diet, harus diketahui bagaimana kondisi tubuh kita. Sebab dari situlah kita akan lebih mudah mengetahui kebutuhan diet harian. Konsumsilah makanan sehat seperti buah, sayuran serta yang berserat supaya saluran dalam perut menjadi lancar. Selain itu, minumlah air putih yang banyak. Jangan sembarang mengkonsumsi obat diet, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu,” bebernya. (mag-11)

Wali Kota se-Indonesia Berkumpul, Suvenir Dipromosikan

Musyawarah Nasional IV APEKSI Promosikan Kota Medan di Manado

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar musyawarah nasional (Munas) IV di Manado, Sulawesi Utara. Pada kesempatan itu, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap menjadi satu kandidat calon Ketua APEKSI periode 2012-2016.

Nama Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM muncul dalam pencalonan Ketua APEKSI periode 2012-2016 merupakan hal yang tanpa disengaja. Ketika seluruh wali kota se-Indonesia tiba dan berkumpul dalam acara Welcome  Dinner di Manado Convention Centre, Rabu (30/5) malam, dukungan itu mulai muncul.

“Saya memang tidak ada target menjadi ketua, yang jelas misi Pemko Medan datang untuk ikut memamerkan produk di Kota Manado. Tapi bila terpilih menjadi ketua APEKSI, saya siap,” katanya usai acara Welcome Dinner.

Rahudman membeberkan, kesiapannya tentu tidak bisa hanya dalam ucapan saja, melainkan butuk dukungan dari seluruh anggota APEKSI apabila terpilih menjadi Ketua APEKSI.

“Yang jelas, bila mendapat dukungan dari seluruh anggota yang hadir. Saya siap memimpin APEKSI periode 2012-2016,” ucapnya didampingi istrinya  Hj Yusra Siregar dan Sekda Ir Syaiful Bahri.

Dalam acara welcome dinner yang sengaja di gelar Wali Kota Manado, DR Ir G S Vicky Lumentut. Rahudman duduk berdampingan dengan Wali Kota Binjai M Idham dan istrinya.

Dia menerangkan, keikutrsertaan Pemko Medan dalam Pawai Budaya dan Indonesia City Expo 2012 sebagai bagian rangkaian kepesertaan Munas IV APEKSI 2012 bersama98 wali kota se-Indonesia.

“Sebanyak 98 wali kota mengikuti Munas IV APEKSI diminta berpartisipasi. Tentu momen ini bagi Pemko Medan digunakan memamerkan produk-produk hasil UMKM dari Kota Medan. Dengan harapan, pemasarannya bisa terbuka peluang untuk memasarkan hasil-hasil produk unggulan UMKM,” bebernya.

Rahudman menyampaikan, dalam Pawai Budaya dan Indonesia City Expo 2012 menjadi satu kesempatan bagi Kota Medan untuk mempromosikan multietnisnya. Hal inilah yang tak dimiliki kota-kota lainnya di seluruh Indonesia.

“Inilah yang membuat kebanggaan bagi Kota Medan dibandingkan kota-kota lainnya, di samping itu produk UMKM asal Kota Medan juga cukup membuat peserta takjub,” katanya.

Lebih jauh, dia membeberkan, kehadirannya di Munas IV APEKSI di Kota Medan sebagai bagian rangkaian mempromosikan Kota Medan kepada seluruh perwakilan daerah se-Indonesia.

“Mudah-mudahan, dengan promosi ini menarik orang untuk berkunjung ke Kota Medan, kota yang memiliki kaya budaya dan sejarah,” sebutnya.
Usai acara welcome dinner, pagi harinya, Kamis (31/5), Rahudman bersama istrinya meluangkan waktu mengunjungi taman wisata laut Bunaken yang terkenal dengan keindahannya terumbu karang dan panorama lautnya hingga ke manca negara,  kawasan itu juga  memiliki jutaan jenis ikan.

Rahudman bersama istri dan rombongan APEKSI dan Indonesia City Expo 2012 serta beberapa pengerajin, penari maupun pendukung pawai budaya. Diberi kesempatan menggunakan kapal laut milik Dinas Perhubungan Pemko Manado, sedangkan  beberapa Wali kota lainnya menggunakan perahu bermotor yang disediakan oleh panitia.

“Biasanya perahu bermotor itu, untuk disewakan kepada pengunjung yang dating. Khususnya untuk melihat keindahan Bunaken dengan tarif sekitar Rp600 ribu untuk 10 orang,” ujar Tommy seorang pemandu yang mendampingi rombongan Pemko Medan.

Perjalanan dari Dermaga Mega Mas Manado hingga ke lokasi wisata berlangsung sekitar 45 menit, Rahudman beserta rombongan tiba di kawasan yang memiliki keindahan terumbu karang dan panorama dasar laut  yang cukup indah. Untuk menikmati langsung keindahan itu, Rahudman harus berganti dengan kapal Subsee. Dengan menggunakan kapal buatan Australia itu,  rombongan bisa melihat keindahan terumbu karang dan  panorama dasar laut bahkan ribuan jenis ikan tanpa harus ke dalam laut.

“Sejak kapal Subsee dioperasikan sejak tahun 1995, wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang mengunjungi Bunaken semakin banyak. Sebab, untuk  melihat keindahan terumbu karang dan jutaan jenis ikan tidak perlu menyelam, cukup masuk kapal Subsee,” jelas Tommy.

Rahudman sangat mengagumi pemandangan keindahan terumbu karang, panorama dasar laut dan jutaan jenis ikan laut di Bunaken yang dapat dilihat dari dalam kapal Subsee. “Pemandangan lautnya sangat indah sekali,  benar-benar luar biasa,” puji Rahudman setelah keluar dari Kapal Subsee.(adl)

Wali Kota se-Indonesia Berkumpul, Suvenir Dipromosikan

Wali Kota Manado, DR Ir G S Vicky Lumentut mengucapkan selamat datang kepada seluruh wali kota yang menjadi peserta Munas  IV APEKSI, termasuk  tim kesenian dan peserta yang akan mengkuti Indonesia City Expo 2012.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus APEKSI karena telah menunjuk  Kota Manado sebagai tuan rumah APEKSI. Ini sangat membanggakan bagi warga dan Kota Manado, ini merupakan pertama  kalinya Kota Manado didatangi wali kota yang jumlahnya cukup banyak. Semoga kegiatan ini meningkatkan kebersamaan di antara kita,” katanya.

Vicky menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemko) Manado menyiapkan suvenir asli daerahnya untuk diberikan kepada seluruh peserta Munas IV APEKSI . Suvenir yang diberikan kepada seluruh peserta adalah patung coelacanth dari kayu kelapa, bagea buatan Manado, manisan pala, abon Manado, dan kue kering kelapa atau klapeertat.

Dikatakannya, semua suvenir yang disiapkan tersebut, adalah asli buatan Manado baik bahannya maupun lokasi pembuatannya. Sesuai permintaan wali kota, seluruh bahannya asli dari sini, sehingga benar-benar bisa mengangkat derajat para pengrajin dan usaha kecil Manado.
Menurut dia, untuk tas yang akan digunakan bisa mengisi seluruhnya buatan dari Mahakeret, kue-kue buatan dari toko suvenir kawanua dan kerajinan tangan buatan pengrajin Paniki Mapanget.

“Semua suvenir diberikan dengan tujuan membuat seluruh peserta merasa senang dan betah selama berada di Manado, serta bisa selalu mengingat kota ini,” jelasnya.

Vicky membeberkan,  suvenir dan kue-kue asli Manado tersebut bisa didapatkan para peserta secara gratis, dan rombongan bisa ikut serta untuk mendapatkan di pameran. Terpenting, semua suvenir asli buatan Manado, bisa terpromosi di pameran dan dibawa keluar daerah asal para peserta, sehingga akan banyak dicari oleh orang dari berbagai daerah. (adl)

Cewek Kafe Dihajar Pengunjung

TELUKMENGKUDU- Pengunjung kafe aniaya pelayan kafe milik Asnah (45) yang berada di Dusun Simpang Tanahraja, Desa Seibuluh, Kecamatan Telukmengkudu, Serdangbedagai. Kamis (31/5) sekira pukul 01.30 wib dini hari. Keterangan korban saat buat pengaduan di Mapolsek Teluk Mengkudu, mengatakan. Malam itu Suhaimi (23) dan M Rizal (29) keduanya warga Dusun II, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai dan 2 temannya datang dengan kondisi mabuk kemudian datang pesan tuak di café Asnah.

Merasa tidak dilayani cewek, 4 pelaku langsung marah, saat joget, pelaku sempat memukul tamu yang lagi joget. Akibatnya, kedua tamu tersebut luka kena pukul pelaku.

Usai memukuli tamu, keempat pelaku langsung memecahi gelas dan botol yang ada di dalam café, tidak puas, pelaku kemudian menusuk Siti Rahma (14) yang datang menjemput kakaknya Lia untuk pulang kerumah yang tidak jauh dari lokasi.

Akibatnya siku Rahma mengalami luka akibat kena tusukan gelas pecah. Melihat adiknya luka kemudian pelayan kafe, Lia (30) sedang duduk dengan tamu langsung bangkit dan duel dengan pelaku.

“Kami dipaksa melayani mereka, karena mereka memeluk dan menciumi kami, kami gak mau,” ucap lia.

Pengakuan pelayan lainnya, Ita, melihat Lia duel, dirinya mencoba membantu, namun pelaku langsung menarik dan menyeret dirinya keluar café, akibatnya wajah, tangan dan kaki Ita lecet.

Kapolsek Teluk Mengkudu AKP Drs Maimun AR mengakui laporan pengaduan korban. Dua dari empat pelaku sudah diamankan mereka. (lik/smg)