Home Blog Page 13475

Mancini di City hingga 2015

MANCHESTER– Usai bertemu dengan Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani Senin (21/5) lalu, pelatih Manchester City Roberto Mancini langsung terbang ke Abu Dhabi.

Kabarnya, di Abu Dhabi Mancini berbincang dengan sang pemilik, Sheikh Mansour dan juga presiden klub Khaldoon Al Mubarak dan telah menandatangani perpanjangan kontraknya hingga 2015 senilai 5 juta pounds per tahun.

Selama di Abu Dhabi, Mancini ditemani asisten pelatih David Platt, direktur administrasi sepakbola Brian Marwood, dan pimpinan eksekutif sementara John MacBeath.

Pembicaraan ini juga diyakini menyinggung tentang target City untuk mendatangkan banyak pemain pada bursa transfer musim panas ini. City memang tengah mengincar beberapa pemain, seperti gelandang Lille Eden Hazard, penyerang Arsenal Robin van Persie, dan juga bek Milan Thiago Silva.(net/bbs)

Lazio Terancam Keluar dari Serie A

Roma- Perseteruan Lazio dengan Komite Olahraga Italia (CONI) terus berlanjut. Bahkan, perseteruan tersebut dapat berdampak pada dikeluarkannya klub berjuluk Biancocelesti itu dari kompetisi Serie A.

Pemicunya soal sewa-menyewa Stadion Olimpico milik CONI yang selama ini sering digunakan Lazio menggelar laga kandang. Namun, belakangan ini Presiden Lazio Claudio Lotito sering memprotes biaya yang mesti dikeluarkan klubnya untuk menyewa stadion yang diresmikan pada 1937 itu.

Kontan protes Lolito itu memicu reaksi keras dari Presiden CONI, Gianni Petrucci. Dia pun mengancam akan tak mengikutsertakan Lazio di Serie A.
“Permasalahannya masih sama seperti yang sudah-sudah. Lazio belum juga melakukan kontak, dan jika terus begini, mereka tak akan diikutsertakan dalam kompetisi Serie A musim depan,” ancam Gianni Petrucci.

Saat ini, Lazio sedang berusaha menggunakan Stadion Barbera di Palermo untuk memainkan laga kandang mereka di Liga Europa musim depan.(net/bbs)

Piala Raja, Kado untuk Guardiola

BARCELONA- Prestasi Barcelona dalam musim kompetisi 2011-2012 ini bagaikan anti klimaks dari tahun-tahun sebelumnya. Tak satu pun gelar prestisius dari level Liga Champions Eropa maupun Liga Primera Spanyol singgah ke Camp Nou. Satu-satunya asa skuad El Barca kini hanya tertuju pada gelar di Piala Raja.

Barca akan ditantang Athletic Bilbao dalam final Piala Raja, Sabtu (26/5) dinihari WIB. Gelar yang akan menjadi pelipur lara itu bakal menjadi target Gerard Pique dkk sebelum mengakhiri musim kompetisi tahun ini. “Kami sudah lapar dengan gelar, jadi tak ada alasan untuk melepaskannya,” ujar gelandang Cesc Fabregas seperti yang ditulis di dalam situs resmi Barca.

Gelar Piala Raja ini bukan hanya akan menjadi gelar satu-satunya bagi Barca, melainkan juga yang terakhir untuk Pep Guardiola. Pasalnya, musim depan pelatih yang sudah mempersembahkan banyak gelar bagi Barca itu sudah tidak lagi diperpanjang kontraknya.

Fabregas mengakui, peran Guardiola di balik kursi kepelatihan Barca cukup besar. Baik bagi seluruh pemain ataupun penggemar Barca sendiri. Sehingga, tak ada kata lain untuk memberi kado perpisahan bagi Guardiola selain trofi Piala Raja itu. “Mengakhirinya dengan satu gelar juara tentu sangat spektakuler,” lanjut mantan gelandang andalan Arsenal itu.

Senada dengan Fabregas, penjaga gawang cadangan Barca Jose Pinto. Dia juga bertekad memenangkan partai final nanti sebagai kado perpisahan untuk Guardiola. “Tak mudah bagi kami untuk berpisah dengannya. Pertandingan terakhir dengannya tentu sangat menyedihkan. Hanya gelar juara yang bisa mengakhiri segalanya dengan indah,” tutur Pinto.

Pique pun menyatakan kesiapannya mengakhiri kebersamaan Guardiola di Barca dengan pesta juara. Baginya, Guardiola merupakan sosok yang penting dalam perjalanan karirnya. “Kepergiannya akan membuat kami traumatis,” ungkap mantan bek MU itu. Piala Raja akan menjadi gelar ke-14 Guardiola sejak membesut Barca.

Nah, dengan mengusung semangat itulah Barca memerlukan dukungan komposisi yang kuat. Salah satunya di lini depan. Penyerang David Villa yang masih cedera diharapkan sudah bisa bermain di laga pamungkas nanti. “Saya ingin dia ikut bergabung dengan kami di babak final,” jelas Pique.
Villa sendiri telah absen memberkuat Barcelona sejak pertengahan Desember lalu. Mantan penyerang Valencia itu dihantam cedera patah tulang fibula, saat memperkuat Barca kontra Al Sadd di Piala Dunia Antarklub. Akibatnya, pemain 30 tahun itu harus naik meja operasi dan istirahat panjang. (ren/jpnn)

Berkat Gomes

(3)Munchen v Belanda(2)

MUNCHEN- Pertandingan ujicoba unik klub versus negara digelar di Allianz Arena dini hari kemarin. Yang berlaga tuan rumah Bayern Munchen menjamu Timnas Belanda. Laga itu disudahi dengan kemenangan Munchen 3-2.

Pada laga itu, Belanda membuka permainan dengan menyerang. Bayern Munchen mencoba mengimbangi agresivitas tim tamu dengan bermain terbuka. Alhasil pertandingan berlangsung seru sejak menit pertama.

Gol baru tercipta ketika laga berjalan 16 menit. Tony Kroos berhasil melepas tembakan jarak jauh yang tak mampu dijangkau kiper Michel Vorm. Gol itu membuat Bayern unggul 1-0 dari tamu mereka, Belanda.

Belanda seakan tersengat. Satu menit kemudian tim tamu langsung membalas lewat Klaas-Jan Huntelaar. Penyerang Schalke 04 itu membuat skor imbang 1-1 setelah melepas tembakan keras dari sisi kiri kotak penalti Bayern, usai memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah.

Pada menit ke 20 Belanda berbalik unggul. Umpan terobosan dari lini tengah Belanda berhasil didapat oleh Luciano Narsingh. Dengan tenang Narsingh melepas bola mengelabui Hans-Jorg Butt dan golnya membuat Belanda unggul 1-2 dari Bayern.

Pertandingan kedua tim berjalan seru dan menghibur karena kedua tim tidak ada yang berhenti menyerang. Pada menit 26 Bayern berhasil menyamakan kedudukan setelah Nils Petersen mencetak gol lewat sundulan, mengkonversi umpan silang Ivica Olic.

Tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum usai babak pertama, karena tidak ada peluang berhasil dituntaskan menjadi gol. Hal itu membuat skor 2-2 tetap bertahan untuk kedua tim.

Memasuki babak kedua permainan kedua tim cenderung mengendur dalam sisi agresifitas. Keduanya menikmati penguasaan permainan dengan umpan-umpan pendek dan lebih mengoptimalkan kerja sama tim.

Peluang emas bagi Bayern muncul setelah laga babak kedua berjalan 30 menit. Franck Ribbery mengancam gawang Belanda ketika sukses menggiring bola melewati Hans-Jorg Butt di sisi kiri kotak penalti Belanda, sayang tendangannya masih melebar dari gawang.

Memasuki menit-menit akhir Bayern tampil menekan. Pada menit 82 Vorm melakukan penyelamatan gemilang setelah menepis tendangan keras Takeshi Usami, sehingga Bayern hanya mendapat tendangan penjuru.

Pada akhirnya Mario Gomez tampil sebagai penyelamat timnya. Berawal dari aksi Ribery yang mengecoh lini pertahanan De Oranje, gelandang lincah asal Prancis itu melepas umpan ke Mario Gomes yang tak terjaga dan langsung menceploskan bola. Gol itu membuat skor berubah 3-2 untuk keunggulan Bayern.

Hingga akhir babak kedua tidak ada gol yang tercipta karena peluang yang muncul tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh kedua tim, sehingga skor 3-2 untuk kemenangan Bayern atas Timnas Belanda bertahan hingga laga usai. Pada laga itu, kedua tim menurunkan skuad terbaiknya.

Bayern Munchen diperkuat H. Butt, Rafinha, A. Timoshchuk (Lahm /45’), H. Badstuber, D. Alaba (D. Contento/72’), Luiz Gustavo, D. Pranjic, T. Mueller (T. Usami/34’), T. Kroos (J. Boateng/45’), I. Olic (F. Ribery/72’), N. Petersen (M. Gomez/72’). Sedangkan Timnas Belanda memainkan M. Vorm, K. Boulahrouz, R. Vlaar, J. Mathijsen, J. Willems, N. de Jong, R. van der Vaart, L. Narsingh (Robben/76’), W. Sneijder, D. Kuyt, K. Huntelaar. (bbs/jpnn)

Robben Dicemooh Fans Sendiri

KEGAGALAN Arjen Robben mengeksekusi penalti bagi Munchen saat meladeni Chelsea di final Liga Champions berbuntut panjang. Kini pemain asal Belanda itu tak dicintai fans.

Robben, masuk sebagai pemain pengganti Oranje dalam laga persahabatan kontra Bayern. Winger Die Roten itu tak mendapat sambutan hangat dari fans sendiri yang justru mencemooh dia setiap kali memperoleh bola.

“Itu adalah aib Ketika Anda melihat apa yang sudah dicapai Robben di kariernya,” sembur Van Bommel, rekan senegara Robben dalam wawancaranya dengan SBS6 seusai pertandingan.

Kekecewaan juga turut dilontarkan oleh pelatih Belanda Bert van Marwijk. “Reaksi dari fans menggangguku. Aku sangat kecewa, memperlakukan pemain sendiri seperti demikian adalah aib,” sengatnya.

Wesley Sneijder juga ikut kecewa. Ia pun menyarankan Robben untuk hengkang dari Bayern. Memang Robben pasti sakit hati. Winger Bayern itu dicemooh oleh penonton tiap kali memperoleh bola.

“Reaksi fans sangat memalukan. Dan yang patut diperhatikan tidak ada orang di Bayern yang membelanya,” ujar Sneijder seperti dilansir ESPN Star.
“Mereka menyingkirkannya dari klub dengan cara seperti ini. Ini malam yang sangat mengecewakan untuk Arjen.”  (bbs/jpnn)

Derita Ferdinand-Carrick

LONDON- Ketika sudah berada di ujung karir sebagai pemain sepak bola, adalah kebanggaan besar bila dipanggil membela timnas pada major event. Apalagi, kalau sebelumnya mereka terbiasa mendapat panggilan dari negaranya.

Makanya, Rio Ferdinand sangat kecewa namanya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil ke timnas Inggris untuk Euro 2012. Padahal, itu adalah peluang terakhirnya untuk membela The Three Lions, julukan Inggris, di major event.

Sekarang usianya sudah mencapai 33 tahun. Sulit baginya untuk menembus persaingan timnas Inggris pada major event berikutnya, yakni Piala Dunia 2014 di Brazil, di mana bek Manchester United itu sudah mencapai 35 tahun.

Manajer timnas Inggris Roy Hodgson terpaksa meninggalkan Ferdinand karena lebih memilih memakai tenaga John Terry. Kebetulan, hubungan kedua pemain renggang akibat skandal rasis yang dilakukan Terry kepada adik Ferdinand, Anton Ferdinand. Namun, Hodgson beralasan, lebih memilih Phil Jones yang bisa bermain di dua posisi sekaligus. “Jones bisa bermain di posisi kanan. Kebetulan, kami tidak bisa membawa Kyle Walker yang absen,” bilang Hodgson.

Hanya, dengan tidak dipanggilnya dia kali ini, maka Ferdinand nyaris dipastikan tidak pernah bermain di Euro sepanjang karirnya. Pada 2000, manajer Kevin Keagan tidak memanggilnya, lalu pada 2004 tersandung masalah doping, dan pada 2008, Inggris tidak lolos ke Euro.

Selain Ferdinand, rekannya sesama pemain United lainnya, yakni Michael Carrick juga tidak berangkat ke Euro 2012. Namun alasannya berbeda. Carrick menolak dipanggil ke timnas apabila hanya menjadi pemain cadangan. (ham/jpnn)

Giliran Given Tepar

MALAHIDE- Kepala pelatih timnas Republik Irlandia Giovanni Trapattoni semakin pening. Belum juga pulih kapten Robbie Keane dan bek andalan John O’Shea, mereka malah kehilangan kiper utamanya Shay Given yang cedera lutut.

Cedera itu dialami kiper Aston Villa itu ketika menjalani latihan Senin (21/5) di pemusatan latihan Irlandia di Malahide. “Shay Given mengalami cedera pada lututnya pada latihan Senin,” bilang juru bicara FAI (asosiasi sepak bola Irlandia), seperti dikutip Reuters.

Kondisi cedera Given langsung diperiksa secara mendetail dan diperkirakan tidak begitu parah. “Setelah menjalani scan, mungkin dia tidak bisa latihan dalam beberapa hatri ke depan. Tetapi, kami tidak akan mengambil risiko,” lanjutnya.

Memang hanya cedera ringan. Tetapi, bila dipaksakan bisa berbahaya di saat kick-off Euro 2012 tinggal 16 hari lagi. Makanya, kiper berusia 36 tahun itu diminta istirahat total. Dia juga tidak akan dipaksakan ketika Irlandia menghadapi Bosnia Herzegozina pada friendly game, Sabtu (26/5) mendatang.

Given bukan hanya sekadar kiper utama, melainkan pemain paling berpengalaman di Irlandia. Dia memiliki caps paling banyak (121 laga). Lagipula penggantinya tidak sepadan dengan Given. Pelapisnya adalah kiper pelapis Sunderland Keiren Westwood dan kiper Milwall David Forde. Jam terbang keduanya di level internasional dan juga klub jauh di bawah Given. Makanya, Irlandia memilih untuk memberinya istirahat supaya bisa fit ketika bertarung di Euro 2012. (ham/jpnn)

Kalah, Salahkan Penalti Lawan

(2) Palestina v Indonesia (1)

HEBRON- Pupus sudah asa timnas Indonesia untuk mencapai partai final turnamen Al Nakbah di Palestina. Langkah para penggawa tim merah putih terhenti di semifinal setelah takluk 1-2 dari tuan rumah, Palestina, kemarin (23/5)dinihari.

Kekalahan ini cukup menyesakkan karena sebelumnya Indonesia sempat unggul terlebih dahulu lewat kaki Irfan Bachdim pada menit ke XX. Gol tersebut adalah hasil dari kejelian dan kecepatan pemain Persema Malang itu memanfaatkan kesalahan lawan.
Berawal dari umpan pemain belakang yang terbaca, Irfan sukses memotong bola. Setelah itu, Irfan langsung melakukan solo run dan melewati satu pemain belakang lainnya sebelum akhirnya menaklukkan penjaga gawang Palestina.

Unggul 1-0, ternyata tak meningkatkan semangat bertanding para pemain Indonesia. Mereka malah terlihat lebih santai dan mengurangi tekanan. Imbasnya, Palestina berhasil mengembangkan permainan dan balik menekan Indonesia.

Terus ditekan, pemain belakang Indonesia akhirnya melakukan kesalahan. Pada menit ke 37, Palestina mendapatkan Penalti setelah pemain belaKang Indonesia melanggar pemain Palestina. Hadiah Penalti ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Abu Saleh dan membuat skor sama 1-1.Skor imbang pun bertahan sampai babak pertama Usai.

Pada babak kedua, Kedua tim masih bertahan dengan komposisi pemain yang sama. Namun, kali ini para penggawa Palestina menerapkan startegi berbeda dan terus menekan dengan mengandalkan bola-bola pendek dan bernain lebih keras.

Starategi itu rupanya sukses dan membuat permainan Indonesia semakin tak berpola. Hasilnya, akibat salah komunikasi, Pemain Indonesia kehilangan bola dan harus dibayar mahal karena itu berbuah gol. Roberto Kettlun sukses memenfaatkan bola muntah dan membuat Endra Prasetya harus memungut bola untuk kali kedua.

Menyikapi kekalahan ini, manajer timnas Ramadhan Pohan mengaku  permainan Indonesia kurang beruntung.
“Beginilah sepak bola, main bagus tidak selalu bisa menjadi juara,” katanya melalui pesan singkat kepada Jawa Pos (Grup Sumut Pos). Dia beralasan jika mental pemain Indonesia menurun setelah lawan mendapatkan hadiah Penalti. Sebaliknya, lanjut dia, saat pemain Indonesia jelas-jelas dijatuhkan di kotak Penalti malah tidak mendapat hadiah.

“Kami kurang beruntung. Kami puji kesabaran pemain yang tetap meresponnya secara positif,” tuturnya.

Kegagalan ini layak membuat Indonesia malu karena secara profesionalitas kompetisi dan kesehatan Liga, Indonesia lebih baik. Selain itu, Palestina bukanlah negara yang memiliki perkembangan sepak bola sebagus Indonesia. Pasalnya, Palestina sampai saat ini masih dalam proses pemulihan setelah dilanda perang dengan Israel.

Menurut Ramadhan, kekalahan anak asuhnya juga disebabkan karena minimnya pengalaman bertanding di luar negeri dari Wahyu Wiji Astanto dkk. Dia menilai hasil ini bukan berarti kegagalan keseluruhan dari timnas Indonesia.
“Pemain kami mayoritas debutan dan pemain muda. Mereka sudah maksimal, kami ucapkan selamat kepada Palestina. Selanjutnya kami bersiap untuk turnamen yang lain,” elaknya. (aam/jpnn)

Menanti Prediksi Citta dan Psychic

Siapa jawara Euro 2012? Setiap orang tentu memiliki prediksi masing-masing. Terinspirasi dari Paul, gurita peramal di Piala Dunia 2010, Polandia dan Ukraina memilih masing-masing seekor hewan yang ditunjuk untuk menebak hasil pertandingan Euro nanti.

Untuk Polandia, pilihan jatuh kepada Citta. Dia adalah gajah perempuan keturunan India dari kebun binatang di Krakow. Citta mengalahkan beberapa hewan lainnya sebelum terpilih.

“Dia mengalahkan seekor keledai, burung kakak tua, dan seekor gajah lainnya,” kata Josef Skotnicki seperti dilansir Associated Press.
Citta yang diketahui berumur 33 tahun itu pun sudah membuktikan dirinya peramal andal setelah dengan benar menebak Chelsea sebagai juara Liga Champions. Yakni, dengan mengambil apel yang berada di ata logo Chelsea ketimbang apel yang ada di atas logo Bayern Munchen. Metode yang sama akan digunakan saat Citta menebak 31 pertandingan selama Euro.

Sementara Ukraina memilih babi sebagai tukang ramal mereka. Babi berusia 2 tahun yang diberi nama Psychic Pig itu diketahui doyan minum bir. Tapi, bukan karena alasan itu yang membuat kemampuan Psychic masih dirahasiakan, melainkan karena yang bersangkutan disebut sangat pemalu terhadap manusia.

“Kami ingin memastikan dia tenang dulu dan tidak ketakutan,” kata Svitlana Bokun, juru bicara wanita pemerintah kota Kiev.
Jika Psychic mampu mengatasi rasa malunya, dia akan ditempatkan di sebuah rumah khusus di Kiev. Lokasinya persis di sebelah Stadion Olimpiysky, venue utama Euro alias stadion penyelenggara final.

Hampir mirip seperti Paul, metode ramal Psychic adalah memakan sepiring makanan yang diletakkan di atas bendera negara yang akan berlaga. (dns/jpnn)

Proyek Positif untuk Ukraina

KIEV – Tiga pekan lagi pesta sepak bola terakbar di Eropa akan dilangsungkan. Ukraina dan Polandia yang menjadi host Euro kali ini bakal mendapat sorotan penuh dari penggila bola seluruh dunia. Dan Ukraina mendapat angka merah dibandingkan Polandia dalam menyambut even empat tahunan itu.

Banyak hal membuat orang pesimis Ukraina bakal sukses sebagai tuan rumah Euro. Mulai dari mahalnya tiket kendaraan massal, minimnya akomodasi tempat tinggal bagi suporter, bus jemputan di bandara yang tak pasti ada, hingga jumlah volunteer yang minim. Nah, dipandang sebelah mata dan dikritik terus membuat sekelompok warga Ukraina jengah. Seperti diberitakan AFP (22/5) lalu, dengan program “The Friendly Ukraine”  beberapa orang mengkampanyekan Ukraina sebagai negara yang murah, ramah, dan menyenangkan.

“Kami sedang mengusahakan satu citra positif bagi negara kami tercinta. Kami tak mau dipandang minor oleh dunia. Terutama sebagai host Euro tahun ini. Ukraina adalah negara yang bersahabat dan ramah bagi siapa pun,” kata kordinator program Viktoria Svitlova.

Program “The Friendly Ukraine” tersebut memang menjanjikan banyak kemudahan bagi para suporter yang mengunjungi Ukraina. Mulai penginapan yang gratis dari masyarakat, kemudahan informasi soal jalur transportasi di Ukraina, hingga tumpangan gratis dari warga kepada para suporter. (dra/jpnn)