Home Blog Page 13476

4 Siswa Patah Tulang, 3 Guru Terluka

Bus Rombongan Wisata Pelajar SD Terguling

LANGKAT- Bus angkutan umum Murni yang membawa lebih kurang 30 pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 050754 Teluk Meku Kecamatan Pangkalan Brandan terguling di Dusun VII Batu Malenggang Desa Cempa Kecamatan Hinai-Langkat, Rabu (23/5) pagi. Kendati tidak ada korban jiwa, namun tiga guru dan empat siswa SD megalamu luka-luka. Seluruh korban kemudian dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tanjungpura.

“Penumpangnya lebih kurang 30 yaitu puluhan pelajar SD dan beberapa guru yang ikut mendampingi,” kata Kasat Lantas Porles Langkat AKP M Sitorus di lokasi kejadian tempat perkara (TKP).

Kata M Sitorus, angkutan bus Murni bernomor polisi BK 7697 trayek Medan-Pangkalan Brandan itu disewa pihak sekolah untuk berwisata ke Pantai Cermain Serdangbedagai usai menjalani ujian akhir kelas VI SD. “Rencananya mereka hendak piknik (berlibur) ke lokasi wisata Pantai Cermin di Serdangbedagai,” terangnya

Terjungkalnya bus angkutan umum itu disebabkan sopir kehilangan kendali karena melaju kencang. Tiba-tiba muncul kendaran lain datang dari arah berlawanan. Sang sopir mini bus langsung banting stir sehingga keseimbangan mobil tidak stabil saat melintas di Dusun VII Batu Melenggang Desa Cempa Hinai Langkat. “Mobil terguiling lalu masuk ke parit,” katanya lagi.

Sebelum masuk ke dalam parit, kata AKP M Sitorus bus sempat menabrak pohon mahoni persis di pinggir jalan lintas sumatera (Jalinsum). Tidak lama kemudian, polisi lalu lintas (Polantas) tiba di TKP dan langsung mengevakuasi sejumlah korban.
“ Diantara penumpang yang menderita luka serius menjalani perawatan di RSU Tanjungpura, sementara yang luka ringan menjalani perawatan biasa,” jelas M Sitorus.

Mendengar kecelakaan yang dialami sejumlah muris SD dan guru, Kapolres Langkat AKBP L Eric Bhismo bersama Waka Polres Kompol Drs Safwan Khayat MHum dan unsur pejabat di Pemerintah Kabupaten Langkat langsung mendatangi RSU Tanjungpura guna memastikan kondisi sejumlah korban.

Seorang guru yang menjadi korban dalam peristiwa itu, Nurmala Rambe (36) mengatakan, saat itu sopir yang membawa mobil yang mereka tumpangi melaju  kencang. Mengetahui mobilnya oleng ia pun menjerit setelah itu Nurmala tidak mengetahui keadaannya lagi.”Saya tak mampu mengingat persis kejadian sebab merasa kejadiannya begitu cepat terjadi,” aku Nurmala.

Agus Salim (12), yang ikut dalam rombongan wisata itu muntah-muntah usai kecelakaan tersebut. Diduga, Agus Salim mengalami benturan keras di bagian kepala. Atas insiden itu seluruh siswa/siswi SD yang ikut dalam rombongan wisata ke Pantai Cermin tampak trauma.

Waka Polres Langkat, Kompol Drs Safwan Khayat MHum membantu sejumlah korban dengan memberikan sejumlah pakaian kepada pelajar, karena pakaian yang mereka kenakan basah akibat percikan air parit. Selain itu, Safwan mencoba menghibur sejumlah korban agat tidak mengalami trauma atas insiden tersebut. (mag-4)

2 Wanita Pencuri Emas Nyaris Diamuk Massa

RANTAUPRAPAT-Dua orang wanita kepergok mencuri emas dihari yang sama,selasa(22/5). Keduanya, nyaris dimasakan massa.
Seorang wanita paruh baya tanpa identitas, kepergok mencuri kalung emas di toko mas Tiga Berlian Jalan Ahmad Yani sekira pukul 15.30 Wib.

Sementara ,Nia (23), cewek berkulit hitam manis, penduduk Desa Aek Pamingke Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura,juga hampir dimasakan ketika ketahuan menukar sebuah cincin emas dengan imitasi miliknya di toko mas Ginsu yang berlokasi di areal Pasar Gelugur Rantauprapat, Selasa (22/5) siang, sekitar pukul 13.00 wib.

Aksi pencurian ini dilakukan oleh kedua orang perempuan itu dengan modus yang sama,yaitu dengan cara menukar emas milik pemilik toko mas dengan perhiasan imitasi milik pelaku yang sengaja dibawanya dari rumah masing-masing.

Pemilik toko mas Ginsu yang menjadi korban adalah Ani Br Sembiring (31), penduduk jalan Siringo-ringo, Gang Cempaka, Rantau Utara. (zul/smg)

GMPI Usung Fadly Nurzal

PEMATANGSIANTAR- Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Sumatera Utara terus melakukan konsolidasi internal dalam rangka membenahi struktur organisasi hingga ke tingkat bawah. Konsolidasi ini merupakan salah satu upaya untuk merapatkan barisan GMPI guna memangkan Fadly Nurzal sebagai Gubsu 2013-2018.

Penegasan itu disampaikan Ketua PW GMPI Sumut Jafaruddin Harahap SPd MSi saat membukan Muscab III PC GMPI Kota Pematangsiantar di Aula MUI Siantar Jalan Kartini, kemarin.

Jafar menyebutkan, Muscab PC GMPI ini merupakan momentum penting dan langkah awal dalam rangka evaluasi, menyusun program kerja dan kepengurusan baru GMPI di Kota Pematangsiantar. Untuk itu, Jafar meminta kepada seluruh kader dan pengurus GMPI agar serius dalam melaksanakan musyawarah cabang (muscab) tersebut.

“Saat ini kita memiliki tanggungjawab besar menghantarkan kader terbaik kita menjadi Gubsu. Tujuan itu harus seiraman dengan program kerja yang akan disusun nantinya,” sebutnya.

Jadi, tegas Jafar, ada tiga agenda penting yang harus dilakukan GMPI, yakni membenahi struktur organisasi, rekrutmen kader-kader melalui pendidikan, pelatihan dan kaderisasi . (ade)

Pilgubsu, Bikin Ruhut Resah

JAKARTA- Banyaknya tokoh internal Partai Demokrat (PD) yang tertarik ikut dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara, rupanya menimbulkan kegelisahan sendiri bagi Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul. Dia pun langsung meminta rekan-rekannya itu untuk bersabar dalam mengambil sikap.

Kegelisahan tersebut terlihat saat Sumut Pos berbincang dengan anggota Komisi III tersebut, usai rapat dengar pendapat dengan Forum Umat Islam di gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/5). Menurutnya, dia memang mengetahui jika selama ini Sutan Bathoegana sangat tertarik untuk maju. Namun untuk beberapa nama lainnya semisal Kastorius Sinaga dan Jhonny Allen Marbun, Ruhut mengaku belum mendengar. Menariknya, saat Sumut Pos menyebutkan kedua nama tersebut, terlihat raut wajah Ruhut berubah. “Kepada kawan-kawan yang tertarik mau maju, aku cuma mau bilang tunggulah putusan majelis tinggi. Nggak usahlah itu diteruskan,” katanya.

Belum jelas apa yang dimaksud Ruhut dengan kalimat ini. Apakah karena melihat ada dari tokoh tersebut yang berusaha melakukan langkah-langkah di luar ketentuan partai atau ada hal-hal lainnya. Saat coba ditanyakan, Ruhut berkilah bahwa arti dari ucapannya lebih kepada harapan agar mereka yang tertarik untuk bersabar menunggu. “Karena siapa nantinya yang akan diusung partai, itu seutuhnya diputuskan dalam rapat Majelis Tinggi,” elaknya.
Menariknya kepada mereka yang sangat berambisi untuk maju, Ruhut secara tidak langsung meminta mereka untuk meniru langkahnya. “Si Poltak aja milik Sumut kalau maju, menang. Tapi lebih bahagia di DPR RI,” ungkapnya sambil tersenyum.

Apakah ini berarti ia memang tidak tertarik untuk maju? Padahal sebelumnya ia menyatakan ketertarikan. “Aku hanya penggembira, siapa pun yang mau maju minta aku menyukseskan, termasuk Sutan. Dan aku dengan senang hati siap mendukung,” jelasnya.

Sementar, Wakil Ketum PD, yang juga anggota Majelis Tinggi, Jhony Allen Marbun, membeberkan, Majelis Tinggi dalam menetapkan cagub, akan mengkaji hasil penelitian formal, yakni survei, dan informasi informal. “Nah, informasi informal itu adalah masukan dari para tokoh ke Majelis Tinggi.

Seperti TB Silalahi, tapi kan tak cuma beliau, tokoh asal Sumut itu banyak. Pendapat-pendapat mereka nantinya akan dijadikan referensi,” ujar Jhony Allen Marbun, kemarin. “Tapi hasil survei tetap yang menjadi pertimbangan utama,” imbuhnya. (gir/sam)

Kadis Pertanian Tebingtinggi Ditangguhkan

Dugaan Penadah Ranmor Curian

TEBING TINGGI- Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kota Tebingtinggi, Ir Leo Lopulisa Haloho (47) akhirnya menghirup udara segar, setelah ditangkap dalam kasus penadah barang curian kendaraan bermotor (curanmor) oleh Polres Asahan, Sabtu (19/5) kemarin. Tersangka yang merupakan warga Pematangsiantar itu ditangguhkan setelah mendapat jaminan dari Wakil Wali Kota Tebingtinggi Irham Taufik SH melalui Kabag Hukum dan pengacara.

Irham Taufik mengakui setelah menerima laporan dari pihak Polres Asahan tentang ditangkapnya Kadis Pertanian Leo Lopulisa karena sebagai penadah curanmor yang dijual dua tersangka warga Medan, kemarin.

Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi kemudian mengirimkan surat tertulis kepada Polres Asahan ahar Ie Leo ditangguhkan. “Kita masih menjaga azas praduga tak bersalah, keputusan hukum salah atau tidaknya seseorang harus melalui keputusan majelis hakim dengan ketetapan hukum nantinya di depan persidangan,” kata Irham.

Untuk masalah proses upaya penangguhan penahanan yang dilakukan Pemko kepada Polres Asahan itu bukan merupakan bebas dari jeratan hukum, tetapi kata Irham Taufik itu sebagai upaya untuk kepedulian Pemko Tebingtinggi terhadap bawahannya. “ Walapun ditangguhkan bukan berarti Kadis Pertanian bebas dari jeratan hukum dan kami selaku pimpinan kepala daerah meminta Leo Lopulisa bisa diproses secara hukum berlaku apabila bersalah,” katanya.

Masalah pemecatan dari jabatan sebagai kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Tebingtinggi, menurut Irham itu bisa saja terjadi, tetapi harus memandang aspek adanya keputusan tetap di Pengadilan Negeri setempat.”Kalau Leo Lopulisa bersalah dan diproses secara hukum juga tetap bersalah, baru kita mengambil tindakan tegas,” kata Irham Taufik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kota Tebingtinggi Ahmad Kaloko SE mendapatkan kesulitan atas pekerjaan yang dilakukannya setelah ditangkapnya Kadis Pertanian Leo Lopulisa. “Penandatangan berkas dan pencaiaran dana menjadi terganggu, berkas menumpuk di kantor. Kita belum berani mengambil sikap sebelum ada perintah dari pihak atasan,” ujar Kaloko.  (mag-3)

Raihaanun Bersaing Dengan Nani Wijaya di IMA

Sempat cuti dari dunia hiburan, kini, aktris Raihaanun kembali muncul lewat film terbarunya ‘Lovely Man’. Dalam film ini, jebolan gadis sampul itu beradu akting dengan Donny Damara.

Melalui film terbarunya, Raihanuun mendapat respon positif. Lewat film itu, wanita yang akrab disapa Haanun itu bahkan berhasil masuk nominasi, Indonesian Movie Awards 2012 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Terfavorit.  “Ini kedua kalinya menjadi nominasi di IMA, pertama di Badai Pasti Berlalu sebagai pemeran pendukung, Alhamdulilah sekarang masuk jadi pemeran utama wanita,” ujarnya saat ditemui di acara konferensi pers IMA 2012, di Hard Rock Cafe Jakarta, Rabu (25/5).

Istri dari sutradara Teddy Soeriaatmadja itu mengaku senang dan tidak menyangka dirinya bisa masuk nominasi dan disejajarkan oleh aktris lain seperti Wulan Guritno, Nani Wijaya, Cut Mini, dan Adinia Wirasti.

“Saya nonton Dilema, Jakarta Maghrib, semuanya. Kapasitas akting saya disejajarkan sama mereka semua merupakan sebuah kehormatan. Saya baru 3 film, terus bisa disejajarkan dengan mereka yang jam terbangnya udah banyak. Jadi saya gak berani nyebut nama siapa yang akan menang,” ungkap wanita yang saat ini sedang mengandung anak keduanya.

Sementara itu, ajang Indonesian Movie Awards akan dihelat pada tanggal 30 Mei 2012 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Acara itu juga akan menghadirkan insan-insan perfilman di Indonesia seperti Nia Zulkarnaen, Ari Sihasale, Mieke Wijaya, Nani Wijaya, Wulan Guritno, Reza Rahardian, dan masih banyak lagi. (bbs/net)

5 Ribu Liter Minyak Tanah Diamankan

TEBING TINGGI-Sebanyak 5.000 liter minyak tanah non subsidi milik UD Insan Jaya diamankan Polres Tebingtinggi di Jalan KL Yos Sudarso Simpang Beo Kota Tebingtinggi, Selasa (22/5) sore. Diduga, UD Insan Jaya milik pengusaha Medan itu tidak memiliki dokumen yang resmi dalam penyaluran minyah tanah non subsidi itu.

Kasat Reskrim AKP Lili Astono menuturkan pihaknya berhak melakukan peyidikan lebih lanjut untuk mengetahui asal minyak tanah non subsidi itu. “Kita masih melakukan penyidikan lebih lanjut dan kami akan mendatangkan pihak Pertamina untuk memeriksa kandungan minyak tanah ini apakah murni minyak tanah yang dibeli dari Pertamina atau bukan,” kilah Lili Astono.

Menurutnya, penangkapan minyak tanah non subsidi milik UD Insan Jaya itu berdasar laporan dari masyarakat yang menyebutkan, mobil tanki BK 9539 CF yang dikemudikan oleh Udin (35) warga Kota Medan sering melintasi kota Tebingtinggi membawa minyak tanah non subsidi untuk dijual ke agen di Kota Tebingtinggi,Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun. Berdasarkan laporan itulah Polres Tebingtinggi mengamankan minyak tanah milik UD Insan Jaya itu. (mag-3)

Nikmati Wisata Kuliner Shanghai

Nadine Alexandra

Putri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi baru kembali dari Shanghai untuk menghadiri beberapa acara di sana. “Saya di sana empat hari. Ada acara di sana. Sekalian lihat-lihat kota Shanghai itu seperti apa,” ujarnya. Nadine yang ditemui di kantor Headline Management di Kemang, Jakarta, tersebut menyempatkan diri untuk bertemu dengan Miss China Luo Zilin. “Saya sempat ketemu sama Miss China yang sama-sama ikut Miss Universe 2011. Dia kan dari Shanghai. Ya kami ngobrol-ngobrol. Lepas kangen,” lanjutnya.

Tak lupa, dia pun mendatangi tempat-tempat yang biasanya jadi tujuan wisatawan. Satu lagi, wisata kuliner. Malam pertama tiba di Shanghai, Nadine langsung mencoba makanan. “Enggak tahu namanya apa. Pokoknya terbuat dari telur yang sudah difermentasi dan bentuknya sedikit aneh. Sebenarnya, rasanya juga sedikit aneh. Tapi, berkesan lah buat saya,” kisah dia.

Ini merupakan kali pertama Nadine pergi ke Shanghai. Jadi, meski terkadang ada sesuatu yang aneh menurutnya, tetap saja dinikmati. Sebab, itu bagian dari kebudayaan Shanghai dan memang terasa tidak biasa buat dirinya. Selain makanan, yang membuatnya tertarik adalah gaya hidup penduduk di sana.
Menurut dia, di Shanghai banyak tersedia fasilitas umum. Tempat-tempat tersebut dibuat senyaman mungkin sehingga penduduknya pun enak menggunakannya. “Kalau orang sana kan, lebih banyak berjalan kaki. Mereka suka jalan ke taman,’’ lanjutnya  (jan/c14/tia/jpnn)

Tercantik Versi Maxim

Bar Refaeli

Majalah Maxim kembali merilis daftar 100 wanita tercantik. Tahun ini, peringkat pertama ditempati model cantik Bar Refaeli. Disusul artis Olivia Munn di posisi kedua dan Mila Kunis di peringkat ketiga.

“Saya terkejut, karena di antara wanita-wanita cantik ini, saya menempati peringkat satu,” ujar Refaeli.
“Terima kasih banyak telah memilih saya. Saya benar-benar merasa terhormat. Ini adalah gelar yang tak akan pernah saya lupakan,” tambah mantan pacar Leonardo DiCaprio ini.

Dalam wawancara terpisah dengan New York Magazine, Refaeli mengaku tak terbiasa mendapat julukan wanita seksi. “Karena ketika saya bangun di pagi hari, saya mengenakan jeans baggy serta t-shirt dan saya merasa tak sedikit pun seksi,” ujarnya.  (rm/jpnn)

Divonis Dua Tahun Brigadir Fadil Senyum-senyum

Sidang Oknum Polres Langkat Kasus Pengguna Sabu-sabu

ULAH oknum polisi Brigadir Fadil Anugrah Fitra Simbolon (32), yang tercatat bertugas di Polres Langkat ini jangan ditiru. Pasalnya, alat negara ini bukannya memberikan contoh yang bagus kepada masyarakat. Sebaliknya, dia malah menggunakan sabu-sabu, akibatnya, bapak dua anak ini divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin (23/5). Hal itu terkuak dalam amar putusan majelis hakim yang dipimpin Serliwaty,SH.

“Bahwa setelah mempertimbangkan terhadap tuntutan jaksa penuntut umum, maka kami majelis hakim berpendapat bahwa terdakwa secara sah dinyatakan bersalah melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf A Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ucap hakim.

Dalam surat putusannya itu, terdakwa dibebaskan untuk membayar uang pengganti, dan tidak dikenakan denda sebagaimana terdakwa pengguna narkotika lainnya. Namun, nota pembelaan penasehat hukum terdakwa yang isinya meminta agar terdakwa dimasukkan ke panti rehabilitasi narkoba, ditolak majelis hakim karena alasan tidak menampakkan gejala sebagaimana pecandu berat narkotika.

Tetapi terdakwa dalam putusan tersebut cukup beruntung. Sebab,  hukuman yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oki Yudhatama SH, yang sebelumnya meminta agar majelis hakim menjatuhi hukuman 4 tahun penjara denda Rp800 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap terdakwa.

Kasus ini sendiri bermula dari tertangkapnya terdakwa Fadil oleh oknum Brimobdasu, setelah keluar dari Kampung Keling (Kampung Kubur) menuju ke Jalan Putri Hijau Medan. Setibanya di depan Hotel Dharma Deli Medan, lelaki yang sudah kecanduan sabu-saabu hampir kurang lebih tiga tahun ini, kemudian langsung dibekuk oleh tim Brimobdasu yang telah mengintai terdakwa sejak berada di Kampung Kubur.

Saat ditangkap, terdakwa Fadil sempat melawan dan berkilah bahwa dirinya tidak memiliki sabu-sabu sebagaimana yang telah dituduhkan kepadanya. Tetapi ketika dibekuk, petugas Brimob melihat terdakwa memegang sesuatu di genggaman tangannya. Ketika diminta untuk membuka genggaman tangannya, terdakwa kembali melawan dengan mengatakan bahwa benda yang berada di genggamannya bukanlah sabu, melainkan kunci sepeda motor.

Petugas yang mulai kehabisan kesabaran lantas menginjak lengan terdakwa dengan sepatu bootnya. Merasa kesakitan, terdakwa akhirnya pasrah dan membuka genggaman tangannya. Saat itu, petugas menemukan bungkusan satu paket kecil sabu seberat 0,4 gram ditangan terdakwa Fadil. Setelah ditangkap, terdakwa diboyong menuju markas kepolisian untuk diamankan.

Dalam persidangan sebelumnya, JPU sempat memanggil Kompol Karjana yang tak lain adalah dokter yang pernah merawat terdakwa. Dalam kesaksiannya, Karjana tidak membantah bila terdakwa Fadil adalah seorang pecandu berat sabu. Karjana juga mengatakan, untuk tingkat kesembuhan terdakwa sangat sulit dilakukan. “Karena terdakwa telah mengkonsumsi barang haram itu sejak 3 tahun,” terangnya pada sidang sebelumnya.

Setelah selesai sidang, oknum polisi bukanya sedih seperti yang biasa dilakukan terdakwa lainnya, dia malah senyum-senyum sambil meninggalkan ruang sidang cakra 2 menuju tahanan PN Medan. (gib/smg)