Home Blog Page 13524

Rumah Pedagang Mie Disatroni Maling Berkelewang

MEDAN-Kawanan pencuri  rumah toko (ruko) menggunakan kelewang dan linggis beraksi di rumah pedagang mie bernama Linda alias Amoi, di Jalan Manggala No 34, Medan Kota, Minggu (13/5) malam.

Keterangan yang dihimpun, pelaku diketahui berjumlah empat orang mengendarai sepeda motor matic. Saat itu Linda bersama keluarganya keluar rumah menaiki mobil untuk makan malam.

Pelaku masuk ke dalam ruko dengan cara merusak pintu besi menggunakan linggis. Setelah berhasil merusak kedua pintu depan, pelaku masuk ke dalam ruko dan menggasak barang-barang korban.

Sementara, Eva Sari (30), warga Jalan Mestika, Medan Tembung, dirampok dua pengendara sepeda motor saat melintas di Jalan M Yamin, tepatnya di depan Gang Istirahat, Senin (14/5) siang. Akibatnya, perhiasan ibu beranak satu itu lewong dibawa kabur pelaku.

Informasi yang dihimpun, saat itu Eva berniat ke Plaza Medan Fair. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bersama anaknya korban melintas di Jalan M Yamin.  Tiba-tiba sepeda motornya dipepet oleh pelaku mengendari Yamaha Jupiter. Kedua tersangka yang memakai helm menodongkan senjata api dan pisau ke arah korban dan merampas kalung emas milik korban. Kemudian pelaku langsung kabur.(gus/adl)

Gelar Ganda

Borussia Dortmund vs B ayern Munchen

BERLIN-Pelatih Borussia Dortmund sukses membuat sejarah di stadion Olimpiade Berlin usai membawa timnya meraih kemenangan pada partai final DFB Pokal atas lawannya Bayern Munchen dengan skor 5-2.

“Saya telah memimpikan hal ini sejak masih kecil, bagi saya bertanding di stadion itu sama seperti bertanding di Stadion Wembley,” jelas Klopp.
Setelah sukses mencetak sejumlah rekor, termasuk total poin dan rentetan pertandingan tak terkalahkan dalam satu musim, Klopp sukses meraih gelar ganda pertama Dortmund dalam sejarah 103 tahun mereka.

Di sisi lain, sukses ini merupakan yang pertama diraih Dortmund di ajang yang sama dalam 23 tahun terakhir. Sementara bagi Bayern, kekalahan ini merupakan hasil yang buruk jelang final Liga Champions  melawan Chelsea pekan depan.

Pada pertandingan kemarin, baru memasuki menit ketiga, Dortmund sudah menghentak. Luiz Gustavo memberikan umpan balik yang lemah. Bola mengarah kepada Jakub Blaszczykowski yang tidak langsung menendangnya ke arah Manuel Neuer. Bola diumpan mendatar dan diselesaikan dengan baik oleh Shinji Kagawa karena gawang sudah ditinggal Neuer.

Menit ke-25 Bayern menyamakan kedudukan. Mario Gomez terlepas sendirian sehingga dilanggar Roman Weidenfeller di dalam kotak penalti. Kartu kuning untuk sang penjaga gawang dan dengan dingin Arjen Robben menuntaskan eksekusi penalti. Artinya, Robben membayar kesalahan ketika gagal mengeksekusi penalti ke gawang Dortmund di liga.

Perlawanan Bayern seolah hanya sampai di situ. Koordinasi antarlini mereka benar-benar kacau sehingga mudah diterobos Dortmund hanya dengan umpan-umpan sederhana. Empat menit sebelum jeda, Dortmund mengembalikan keunggulan. Jerome Boateng terlambat menekel Kuba. Eksekusi penalti berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Mats Hummels.

Memasuki menit terakhir babak pertama, Dortmund menjauhkan diri. Robert Lewandowski berhasil memanfaatkan kejelian Kagawa dalam melepas umpan. Tendangan Lewandowski menerobos sela-sela kaki  Neuer yang tidak berdaya.
Dortmund kian tak terkejar. Menit 58, tanpa pengawalan berarti Lewandowski memanfaatkan umpan Kevin Grosskreutz dari sayap kiri dengan tendangan menyilang.

Franck Ribery sempat membalas satu gol melalui keterampilan individual pada menit ke-76. Namun, lima menit berselang, Lewandowski menggenapi hat-trick dengan menyundul umpan Lukas Piszczek.

“Ini adalah final kompetisi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh para pemain Dortmund. Kami sangat bagus dalam penyelesaian akhir dan mencetak gol-gol yang sangat bagus. Sulit untuk mengatakan mengenai apa yang sedang terjadi pada kami,” ujar Klopp di AFP.
Di tempat terpisah, pelatih Bayern Munchen Jupp Heynckes tak dapat menutupi kekecewaanya. Namun begitu dia tak menampik jika Dortmund tampil lebih baik dibanding timnya.

“Kami tidak bisa mengeluh. Secara keseluruhan pertahanan kami sangatlah buruk. Kami tak boleh menyalahkan siapapun dan memang tidak pantas untuk menang,” tegas pelatih berusia 66 tahun itu.
“Kami masih punya misi penting di dalam pikiran kami dan saya pikir kami sudah bisa bangkit dari kekalahan ini untuk final Liga Champions. Pertandingan akan berjalan berbeda di sana,” tandas Heynckes. (bbs/jpnn)

Fergie Pantau Shinji Kagawa

Ferguson diyakini menyaksikan langsung final Piala Jerman untuk melihat permainan Kagawa.
Kagawa termasuk pemain yang diincar beberapa klub top Eropa berkat permainannya yang gemilang bersama Borussia Dortmund dalam  dua musim terakhir ini.

Manchester United kerap dikabarkan paling berpeluang mendapatkan gelandang asal Jepang tersebut. Disebutkan jika Manchester  United sudah melayangkan tawaran pada Dortmund untuk Kagawa pada April lalu.

Dortmund menyambut positif tawaran tersebut dan memberi pertanda kalau Kagawa akan hengkang pada musim panas ini, tapi belum bersedia mengungkapkan kalau United yang akan mendapatkan pemain berusia 23 tahun tersebut.
Ferguson yang sebelumnya mengirimkan perwakilannya, kali ini ditengarai menyimak langsung penampilan Kagawa saat Dortmund menghadapi Bayern Munich di final Piala Jerman, Sabtu (12/5)  waktu setempat.

Dortmund sendiri berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Munich dengan skor 5-2 dan salah satu gol dicetak Kagawa. Itu berarti, ia sudah mencetak 22 gol dalam 50 gim bersama Dortmund. (bbs/jpnn)

Something Stupid Sir?

Sunderland VS Manchester United

SUNDERLAND- Mungkin kakek 70 tahun ini sudah menyerah memburu gelar. Maka itu, dia hanya berharap pesaing utamanya: Manchester City membuat kebodohan di partai akhir kontra QPR.

Jika itu terjadi, ya kebodohan yang dimaksud Sir Alex Ferguson itu berupa kekalahan, atau minimal seri sajalah, maka kans Manchester United merengkuh gelar ke-20 jadi terbuka. Itupun masih dengan syarat mesti menang di Stadiun of Light, markas Sunderland.
“Kami hanya bisa melakukan yang terbaik dan mencoba memenangkan pertandingan. Dan kami berharap sesuatu yang bodoh terjadi dengan City,” kata Ferguson seperti dilansir dari Soccerway kemarin.

Setelah menjalani 25 musim bersama United, perburuan gelar musim ini mungkin yang paling menyita perhatian mantan pelatih Aberdeen itu. Ketika dia sudah tahu tetangganya semakin kaya dengan sokongan dana milyuner Qatar, Fergie sempat melabel Manchester City sebagai tetangganya yang gaduh.
Dan benar saja, mereka benar-benar gaduh ketika sukses mempermalukan Mancunian-sebutan fans United, di seluruh dunia ketika menang 1-6 di Old Trafford. Lalu di pertemuan kedua musim ini awal Mei lalu, City menang lagi. Laga itu harusnya bisa minimal berakhir imbang, agar United tetap memimpin klasemen. Namun gol tunggal Kompany dengan meyakinkan mengkudeta posisi United.

Poin sih sama-sama 86. Tapi musim ini City bagus dalam membuat gol banyak ke gawang awaln. Ujungnya, dia sukses mengkudeta United dengan keunggulan selisih gol. Petaka, karena pada laga terakhir di akhir musim, kedua tim masih sama-sama punya poin sama.

Lalu, Fergie juga tak lupa menyemangati QPR. Kebetulan pelatihnya, Mark Hughes adalah eks United. Hubungan keduanya masih bagus. Mungkin saja keduanya telfon-telfonan untuk berbagi trik mengalahkan City di Etihad Stadium. Tapi itu tak pernah terungkap oleh media. Yang terungkap bahwa Fergie memanasi dengan pengalamannya zaman dulu kala. 1983, ketika dia masih membesut Aberdeen, klub di Skotlandia tempat dia dilahirkan.
Aberdeen waktu itu sukses bikin dunia tercengang karena mampu mengandaskan Real Madrid di final Winner Cup. Bagai liliput melawan raksasa, nyatanya Aberdeen bisa menang lewat tambahan waktu.

“Padahal waktu tim kami dihuni pemain muda yang pemain paling senior baru berusia 27 tahun. QPR harus bisa menjadi Aberdeen dalam konteks saat itu. Itu tantangan bagi mereka,” suntik Fergie mengompori.

Well, daripada mengurusi laga orang lain, mending mengulas utak atik strategi melawan Sunderland. Ya kalaupun QPR dapat keajaiban dan bisa menahan imbang City, sementara United kandas hasilnya sama saja. “Kalau kami gagal juara tahun ini, banyak yang bilang bahwa era United sudah tamat. Saya rasa itu tak akan terjadi. Kami tak akan mati, karena masih banyak bakat di sini,” timpal Patrice Evra, kapten tim di situs resmi klub.

Bagi Sunderland, target finish di posisi 10 bisa saja terjadi andai mereka menang dari United. Kini mereka di peringkat 11 dengan 45 angka.
“Jelas akan mengecewakan jika kehilangan posisi 10 besar, karena kami ingin berbuat lebih baik musim ini,” kata kiper Sunderland, Simon Mignolet di Sunderland Echo. (*)

Diburu The Gunners, Spurs dan Magpies

Persaingan Zona Eropa

LONDON- Persaingan di Liga Primer Inggris musim ini tak hanya untuk merengkuh gelar juara. Persaingan di zona Eropa juga seru. Pesaing di zona ini ada tiga tim sekaligus: Arsenal, Tottenham dan Newcastle.

Pertama, Arsenal tentu saja yang paling berpeluang. Duduk di peringkat tiga kini tim asuhan Arsene Wenger itu sudah kemas 67 poin. Lalu disusul Tottenham di peringkat empat dengan perolehan 66 angka. Di posisi selanjutnya, Newcastle bercokol dengan 65 poin. Hanya beda satu angka saja untuk memastikan tiket ke Liga Champions.

Sesuai kofisien UEFA, Liga Primer Inggris dapat jatah empat tiket. Tiga peringkat paling atas lolos langsung ke fase grup Liga Champions. Sedangkan peringkat empat harus lewat babak play off. Sedangkan peringkat lima hanya akan bertanding di Europa League.

Chelsea yang tercecer ke peringkat enam tak bisa berbuat banyak. Mereka bisa langsung lolos ke Liga Champions musim depan, tapi harus jadi juara di final Liga Champions kontra Bayern Munchen.

Sedangkan Liverpool yang musim ini juga kacau dan tercecer di peringkat delapan, masih lebih baik nasibnya. Mereka memastikan lolos ke putaran kualifikasi ketiga Europa League karena sukses jadi juara piala liga.

Di partai pamungkas musim ini, Arsenal akan melawat ke markas Wes Bromich. Partai ini diwarnai perpisahan arsitek West Brom, Roy Hodgson yang sudah resmi dipinang Timnas Inggris. “Saya tahu ini akan jadi kehilangan bagi West Brom. Tapi bagi kami tetap penting untuk memainkan permainan terbaik,” kata Arsene Wenger di Soccerway.

Shane Long, striker West Brom percaya dia dan rekan satu timnya akan berjuang maksimal untuk memberi akhir istimewa bagi Hodgson. “Tim senang bermain di bawah Roy. Kami mendapat berbagai hal baru di sepak bola,” katanya di situs resmi klub.

Di partai lainnya, Spurs akan menjamu Fulham.  Bek Spurs, Younes Kaboul optimis timnya mampu mengikuti duo Manchester ke Liga Champions. “Arsenal dan Newcastle bagus, tapi musim ini kami yang lebih konsisten. Dengan begitu, kami layak bermain di Liga Champions musim depan,” katanya kepada Soccerway saat penyerahan penghargaan pemain Afrika Terbaik di London belum lama ini.

Dan yang agak berat tentu saja kans Newcastle karena harus melawat ke tim yang sedang bangkit, Everton. Alan Pardew, arsitek Newcastle masih mengandalkan ketajaman Papiss Cisse. “Saya masih yakin dia (Cisse) masih akan mencetak gol sebelum musim ini berakhir,” kata Pardew di Sunderland Echo.

Bagi Everton sendiri, finish di atas rival abadinya, Liverpool adalah kebanggaan tersendiri. Kini mereka punya kans untuk itu, karena posisi Everton ini di peringkat 7 setingkat di atas Liverpool.

“Finish dengan kemenangan di kandang sendiri adalah kebahagian bagi kami,” kata Phil Jagielka bek Everton di Liverpool Echo.
So yang pasti, partai pamungkas musim ini sangat ketat. Apapun masih bisa terjadi, sebelum peluit panjang dihembuskan. (ful)

Dua Trofi, Dua Selebrasi

OTORITAS Premier League dibuat kerepotan menyiapkan selebrasi  untuk tim juara musim ini. Sebab, kepastian juara harus menunggu hasil dari dua laga di dua tempat yang berbeda. Selain di Stadion Etihad (Manchester City versus QPR), juga di Stadium of Light (Sunderland versus Manchester United).

Alhasil, pihak Premier League dipaksa mempersiapkan dua trofi, dua set medali emas sembilan karat, maupun dua setingan selebrasi yang meliputi podium, kembang api beserta hiasannya, hingga rekaman lagu presentasi. Rencananya, selebrasi dilakukan dengan protokol ala militer.

Hanya, pihak Premier League enggan menyebutkan di mana trofi asli ditempatkan, Etihad atau Stadium of Light? Sebagai catatan, trofi asli sebelumnya ada di markas United sebagai juara bertahan, sedangkan replika adalah buatan sponsor (Barclays).

“Kami tidak bisa memastikan karena setiap saat selalu ada perubahan rencana. Yang bisa dikonfirmasi adalah kami memang menyiapkan dua skenario pesta juara,” kata juru bicara Premier League kepada Manchester Evening News.

Kali terakhir Premier League harus menyiapkan dua selebrasi juara adalah pada musim 2007-2008. Yakni, ketika United dan Chelsea memiliki peluang juara di laga pemungkas karena mengoleksi angka sama (84). United harus bertanding di kandang Wigan Athletic, sedangkan Chelsea menjamu Bolton Wanderers.

Kala itu, trofi asli telah disiapkan di Stamford Bridge, kandang Chelsea. Tapi, Chelsea ternyata gagal menjadi juara setelah hanya bermain imbang 1-1. Di sisi lain, United mampu menang dua gol tanpa balas, tapi harus menerima trofi replika.

Terkait selebrasi juara, United telah meminta izin kepada Premier League agar memberi kesempatan Nemanja Vidic menerima medali juara. Vidic memang kapten United musim ini, tapi sudah absen karena cedera sejak awal Desember tahun lalu.

Dengan hanya enam kali tampil di liga, Vidic seharusnya juga tidak bisa masuk dalam daftar pemain yang berhak menerima medali. Hanya pemain yang tampil minimal dalam sepuluh laga yang memenuhi kriteria tersebut. Tapi, tentu saja, itu dengan catatan apabila United meraih juara.
Sebab, United terancam mengulang cerita musim 2004-2005 atau ketika mereka mengakhiri musim tanpa satu pun gelar. Jika itu terjadi, United juga diestimasi bakal merugi sedikitnya 20 juta pounds (Rp297 miliar). Itu sudah termasuk 5 juta pounds sebagai prize money dari UEFA mengingat juara dan runner-up liga di setiap negara nominalnya berbeda.

Di sisi lain, kubu Sunderland optimistis bisa menggagalkan ambisi juara United.  Sunderland masih punya kepentingan di laga terakhir. Mereka masih mengincar posisi 10 besar dengan harapan bisa menerima prize mone sebesar 8,32 juta pounds.  Tapi jika kalah dan terlempar dari sepuluh besar, Sunderland hanya menerima 5,3 juta pounds.
“Kami tetap mengincar posisi yang lebih tinggi,” tandas Nicklas Bendtner, bomber Sunderland. (dns/bas/jpnn)

Klopp pun Terkejut

Berlin– Pelatih Jurgen Klopp mengaku terkejut atas keberhasilan Borussia Dortmund menghancurkan Bayern Munchen dengan skor telak 5-2 di final DFB-Pokal 2011/2012.  Klopp tidak pernah membayangkan pasukannya dapat bermain seperti ini.

“Itu adalah sebuah pertandingan final yang tidak pernah dibayangkan semua pihak yang berada di Dortmund,” ujar Klopp, sebagaimana dikutip dari Goal, Minggu (13/5).

“Penyelesaian akhir kami sangat dingin dan mampu mencetak gol hebat. Sangat sulit diungkapkan dengan kata-kata, mengenai apa yang sedang terjadi terhadap kami saat ini,” lanjutnya.

Kemenangan ini, sekaligus mempertegas dominasi Dortmund terhadap Bayern pada musim ini. Selain memborong dua gelar juara DFB-Pokal dan Bundesliga, Dortmund juga unggul lima kali pertemuan dengan Ribery dkk.

Sementara Pelatih Bayern Munchen Jupp Heynckes, mengakui bila timnya memang bermain dengan cukup buruk. Lima gol dari Dortmund berhasil dicetak Shinji Kagawa dan Met Hummels, sedangkan tiga gol lagi diciptakan Robert Lewandowski. Sementara dua gol dari Munchen dilesatkan oleh Arjen Robben dan Frank Ribbery.

Dengan kemenangan ini, Dortmund berhasil mengawinkan gelar dengan trofi Bundesliga. Bagi Munchen ini kedua kalinya mereka harus kembali dipermalukan oleh rivalnya tersebut setelah hanya mampu menjadi runner-up di Bundesliga dan DFB Pokal.

Melihat raihan timnya tersebut Heynckes menuturkan bila lini pertahanan timnya memang bermain cukup buruk. Bahkan, melihat permainan anak asuhnya tersebut Heynckes merasa timnya memang tak pantas menang.

“Kami tak pantas untuk mengeluh. Secara keseluruhan lini pertahanan kami sangatlah buruk. Kami tak berhak menyalahkan siapa-siapa karena kekalahan ini dan kta memang tak pantas menang,” ujar Heynckes seperti dilansir AFP, Minggu (13/5).

Meski begitu, Heynckes tak ingin tim larut dalam kesedihan dalam kekalahan ini dan segera bangkit kembali. Pasalnya, Munchen akan menghadapil laga final lainnya, yaitu melawan Chelsea di ajang Liga Champions. “Kami harus segera bangkit dari kekalahan ini untuk final Liga Champions,” pungkasnya.(net/bbs)

Saya Berada di Tempat yang Tepat…

Robert Lewandowski

Penampilan menawan Robert Lewandowski kala menaklukkan Bayern Munchen Minggu (13/5) dini hari, telah menunjukkan bahwa dirinya layak untuk ditempatkan dalam posisi yang sama sebagai striker terbaik Eropa. Striker asal Polandia ini menjadi bintang pada final Piala DFB Pokal setelah mencetak hattrick ke gawang Bayern Munchen yang dikawal Manuel Neuer.

Hanya sedikit pecinta bola yang pernah mendengar nama Lewandowski ketika ia bergabung dengan Dortmund dari Lech Poznan, dengan nilai 4,5 juta Euro pada 2010 lalu. Nilai yang sangat murah jika melihat penampilannya yang menganggumkan kini. Dirinya adalah pemain kedua setelah sebelumnya Dortmund melakukan penawaran yang dinilai menggelikan sebesar 350.000 Euro untuk Shinji Kagawa.

Kecepatan, kemampuan dua kaki yang sama bagus, sundulan bola yang kuat, dan teknik luar biasa adalah kualitas yang dimiliki Lewandowski yang memungkinkan dirinya menjadi pencetak gol terbanyak bagi Dortmund sejauh ini.

Lewandowski jelas tahu bagaimana cara mencetak gol. Dirinya adalah pemain haus gol saat membantu Lech merebut gelar juara Liga Polandia pada 2010. “Saya berada di tempat yang tepat,” kata Lewandowski menanggapi prestasinya saat ini.

Lebih dari sekedar pencetak gol dan pembuka peluang bagi pemain lain, Lewandowski adalah pemain yang bekerja sangat keras untuk tim.
Bahkan dia rela membantu daerah pertahanan guna menghalau serangan lawan. Ini melambangkan sebuah dedikasi tinggi yang telah memberi Dortmund dua gelar juara.

Robert Lewandowski telah menjadi pemain luar biasa mengingat bahwa ini barulah musim keduanya di Bundesliga, dan bahwa ia telah menjadi pilihan pertama untuk Klopp dan bukan lagi sebagai pemain pengganti dari Barrios yang cedera di musim panas lalu pada ajang Copa Amerika.
Di usianya yang masih menginjak 23 tahun, Lewandowski memiliki banyak waktu untuk memperbaiki dan meningkatkan segala potensi yang dimilikinya. Ini akan sangat menarik untuk dinanti, namun yang terpenting adalah untuk melihat bagaimana ia menangani harapan besar yang pasti akan ditumpuk padanya menjelang musim depan.

Sebuah kekhawatiran besar bagi Klopp dan pendukung Dortmund adalah Lewandowski belum mengikat kontrak baru di luar kesepakatan saat ini yang akan berakhir pada 2014 mendatang.

“Kami kecewa dengan tawaran itu,” kata Cezary Kucharski, agen Lewandowski, pada TV Polandia baru-baru ini setelah Dortmund ingin mengajukan kesepakatan baru. Kucharski dengan cepat menerima teguran secara terbuka dari klub karena membuat pernyataan publik mengenai ketidakpuasannya.
Sementara itu Lewandowski hanya menyatakan, “Saya tidak tahu apapun tentang tawaran atau orang-orang yang terlibat. Saat ini semua perhatian saya tertuju pada Bundesliga dan Euro 2012.”

Dortmund pantas kuatir, Bayern dikabarkan telah berancang-ancang untuk memboyong Lewandowski, dan tentu saja beberapa klub kelas berat benua Eropa lainnya mungkin akan melakukan hal yang sama pada Juni mendatang. (net)

Tahan Fenerbahce, Galatasaray Juara

ISTANBUL- Galatasaray memastikan gelar ke-18 juara Liga Turki setelah bermain imbang tanpa gol melawan Fenerbahce, Sabtu (12/5) malam. Gelar juara liga utama Turki ditentukan melalui putaran play-off yang diikuti empat besar klasemen akhir musim kompetisi reguler.

Pasukan Fatih Terim itu tampil terdepan di fase tersebut dengan keunggulan sembilan poin. Di putaran play-off, meski tidak memiliki rekor bagus saat menghadapi Fenerbahce, Galatasaray bisa melalui pertandingan dengan baik sekaligus mengunci gelar juara.

Ini merupakan gelar pertama Galatasaray di liga sejak 2008 lalu. Terim sekaligus mengukir rekor sebagai pelatih paling sukses dengan merengkuh total lima gelar liga selama berkiprah dan mematahkan rekor yang dipegang mantan pelatih Trabzonspor, Suat Ozyaici.

Sementara, pesta kemenangan Galatasaray di stadion diwarnai kerusuhan. Ratusan pendukung Fenerbahce bentrok dengan polisi dan mulai melakukan pelemparan usai pertandingan. Mereka kecewa dengan hasil pertandingan yang dimenangkan ‘musuh’ bebuyutan tim mereka, Galatasaray.

Polisi menggunakan tameng untuk melindungi pemain Galatasaray dari lemparan para pendukung Fenerbahce di stadion Sukru Saracoglu.
Kerusuhan pun berlanjut ke luar stadion, ketika para pendukung Fenerbahce melempari mobil polisi. Para perusuh kemudian melempar kaleng bekas dan memukul jendela toko yang berada di sekitar stadion.(net/bbs)

MKGR Gelar Musda VII

Medan-Ketua Bidang OKK DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Suryo Negoro AS SH mengatakan,  kader-kader MKGR  harus mampu lebih berkarya nyata untuk mewujudkan kembali visi misi organisasi di tengah kehidupan bermasyarakat. “Sesuai visi dan misi MKGR, maka NKRI merupakan harga mati yang tidak bisa diganggu gugat lagi. “Soalnya, kita sudah pernah menjadi negara federal, tapi tidak berhasil. Jadi, NKRI jangan diubah lagi,” ujarnya saat membuka Musda VII DPD Ormas MKGR Sumut di Hotel Dharma Deli Medan, Jumat (11/5).

Termasuk juga soal sistem multipartai yang sudah pernah diadopsi. Ternyata sistem multipartai tidak berhasil. Sekarang, pascareformasi, multipartai diulang lagi. “Harusnya cukup beberapa partai saja. Di luar negeri juga tidak banyak partai. Jadi, bisa lebih fokus dalam pembangunan,” tegasnya.
Mewakili Ketua Umum DPP Ormas MKGR Prio Budi Santoso,  Suryo menambahkan, Ormas MKGR tetap pada kaidah awal, yakni, sebagai ormas. Walaupun untuk aspirasi politiknya berafiliasi ke Partai Golkar. “MKGR tetap Ormas. Jangan mimpi mengubah menjadi Parpol. Aspirasi politiknya ke Golkar,” tambah Suryo lagi.

Ketua Bidang Ormas DPD I Partai Golkar Daudsyah MM menyampaikan, Golkar mendukung kiprah MKGR. Musda diharapkan untuk konsolidasi sekaligus proses kaderisasi. Sebagai Ormas yang berafiliasi ke Partai Golkar, MKGR diharapkan mampu mendongkrak suara partai berlambang pohon beringin itu dalam menghadapi agenda politik baik di 2013 dengan Pilgubsu, pemilu legislatif dan pemilu presiden di 2014 nanti.

Sebelumnya, Ketua DPD Ormas MKGR Sumut Wagirin Arman menegaskan, pada prinsipnya organisasi yang dipimpinnya selama ini tetap mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam mengambil satu kebijakan. “Jika memang ada yang lebih bagus dari saya memimpin MKGR ini, dipersilakan. Di sini, tidak ada rebutan pimpinan. Semuanya berjalan dengan musyawarah,” jelas Wagirin.

Musda juga dihadiri Ketua Dewan Kehormatan MKGR Chairuman Harahap, M Zaki Abdullah dan tokoh pemuda serta organisasi yang didirikan Partai Golkar serta unsur pemuda. Musda berlangsung dua hari dan diakhiri hari ini, Sabtu (12/5) dengan agenda pelantikan pengurus baru.(*/ila)